• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

36

BAB IV

PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

4.1 Tinjauan Umum Perusahaan

Tinjauan umum mengenai perusahaan yakni meliputi profil perusahaan, sejarah, lokasi, visi dan misi yang ada pada PT Kingsmen Indonesia.

4.1.1 Profil Perusahaan

Gambar 4.1 : foto profil PT. Kingsmen Indonesia

FaktaKingsmen

*Didirikan pada tahun 1976 *SGXterdaftarpada tahun 2003

(2)

*Lebih dari1.400profesional kreatifdanmanajer proyek *18kantor di seluruh dunia

*Lebih dari890.000sqftfasilitas manufakturdiAsiaPasifik dan TimurTengah *SegmenBisnis

>>PenelitiandanDesain

>> InteriorRetaildan Corporate >>Pameran dan Acara

>>TematikdanMuseum >>PemasaranAlternatif

Kamimemahami pentingnyakomunikasi yang efektif, desain yang baik, dan pelayanan prima. Tim yang dinamiskamiberkomitmen untuk memenuhisetiap kebutuhanklien kamimelalui kemampuanterpadu kami. Dari desain canggih namun fungsional, lingkungan ritel pengalaman, pameran kontemporer dana cara khas, untuk solusi komunikasi terpadu terbaru.

Mari kitamendefinisikan pengalaman merek Anda.

4.1.2 Sejarah Perusahaan

Dari tahun 1992 hingga 2005, Kingsmen waralaba di Indonesia dikenal sebagai PT. Kingsmen Trisekawan Manunggaljaya. Pada tahun 2005, nama perusahaan berubah menjadi PT. Kingsmen Indonesia. Kingsmen Indonesia telah berkembang dari Desain Interior, kantor, ritel dan juga terkenal untuk kualitas karya desain interior. Sekarang, Kingsmen telah memperluas ke Pameran (lokal &

(3)

Internasional) dan acara.Selain itu, Grup menambah nilai pendekatan one-stop shop melalui layanan dalam komunikasi pemasaran terpadu.

Reputasi Kingsmen untuk kreatif dan kualitas desain dan produksi karya dapat dikreditkan ke desain yang dipimpin, kualitas dan pelayanan didorong budaya tertanam secara mendalam. Kami memiliki 8200 meter persegi manufaktur & fasilitas kantor, yang dikelola oleh lebih dari 140 berpengalaman dan berdedikasi tukang yang terampil, desainer dan tim proyek.

Kingsmen Indonesia memiliki basis lama klien termasuk nama-nama terkenal seperti Procter & Gamble, Mitra Adiperkasa, Nokia, Nissan, DBS Bank, Matahari Department Store, Christian Dior, Garuda Indonesia dan Telkomsel.

4.1.3 Visi dan Misi

Visi

• Desain yang dipimpin, kualitas dan layanan-Driven.

Misi kami

• Untuk mempertahankan posisi kami sebagai salah satu pemimpin di Asia Pasifik.

• Untuk menjadi pemain global yang aktif dan diakui sebagai salah satu rumah komunikasi pemasaran elit global.

• Untuk memberikan kesempatan karir yang menarik dan memuaskan bagi semua anggota melalui ekspansi terus-menerus dan belajar terus menerus.

(4)

4.1.4 Jam Kerja

a. Hari Kerja : Senin – Jum’at, ( Sabtu )

b. Jam Kerja : 08.00 – 16.00, ( 08.00 – 12.00 ) WIB c. Jam Istirahat : 12.00 – 13.00 WIB

4.2 Proses Produksi

Pada PT. Kingsmen Indonesia proses produksi divisi work wood dibagi menjadi 5 section yaitu, section 1 ( order material ), section 2 ( pemotongan bahan material ), section 3 ( pembuatan rangka ), section 4 ( pemasangan backing plywood ), section 5 ( finishing ).

Berikut ini merupakan bagan atau alur proses produksi secara umum pada PT. Kingsmen Indonesia, berawal dari proses order material sampai dengan proses finishing.

Gambar 4.2 : Bagan Alur Produksi secara Umum

Section 2 Pemotongan Bahan Material Section 1 Order Material Section 3 Pembuatan Rangka Gudang Material Section 4 Pemasangan Backing Plywood Section 5 Finishing

(5)

4.2.1 Section 1 ( Order Material )

Proses produksi order material adalah proses permintaan material yang dibutuhkan sesuai dengan detail pada gambar kerja.

4.2.2 Section 2 ( Pemotongan Bahan Material )

Proses produksi pemotongan bahan material adalah proses pemotongan bahan sesuai dengan ukuran pada gambar kerja.

4.2.3 Section 3 ( Pembuatan Rangka )

Proses pembuatan rangka adalah proses membuat rangka untuk membuat loose fixture sesuai dengan bentuk dan ukuran yang ada pada gambar kerja.

4.2.4 Section 4 ( Pemasangan Backing Plywood )

Proses ini merupakan proses pemasangan plywood setelah rangka selesai untuk backing finishing yang sesuai pada keterangan gambar kerja.

4.2.5 Section 5 ( Finishing )

Proses finishing adalah pengerjaan terakhir setelah ke 4 section diatas, biasanya finishing loose fixture mengikuti keterangan gambar kerja yang ada. Finishing akhir dengan laminet, kulit kayu, spray paint dan lain-lain. Khusus pembuatan pola atau cutting PT. Kingsmen Indonesia masih menggunakan jasa subcontractor, kemudian baru masuk ketahap quality control atau double cek sebelum installasi onsite.

(6)

4.3 Produk

Gambar produk atau loose fixture hasil produksi PT. Kingsmen Indonesia dapat dilihat dari contoh gambar dibawah ini.

(7)

4.4 Mesin CNC Router Patrix Z2

Berikut ini adalah gambar mesin CNC Router Patrix Z2 yang akan menjadi pertimbangan investasi di PT. Kingsmen Indonesia.

Gambar 4.4 : CNC Router Patrix Z2

4.4.1 Spesifikasi Mesin SCM

Tipe:

TECH Z 2, OLIMPIC K 800,SIGMA IMPACT 87

Tahun konstruksi: 2011

Menawarkan jenis:

Digunakan mesin menawarkan

(8)

1) Machining Center SCM TECH Z 2 4 axis work area long ago the axis XYZ 3050-1300 -180 The length of the plate (due to vibration machining) 1390 mm Equipment The portable control F18 g owica wiertarska Frease 11 KW Fourth axis VECTOR function with Penta Electrical Spindelmit 2 outputs for horizontal Freasen the horizontal Frease with independent motor. R6 automatic tool magazine TR10seiten tool magazine NET LINE skaner bar the centrale automatic lubrication pneumatic bar ermoglichende loading and unloading of items Vacuum Pump: 90 m / h 2) edge bander SCM OLIMPIC K 800 - With Vorfräs and corner rounding - Guillotine - 2 x Crosscut - Milling - Cyclin flat - cyclin Profile - polishing - "NET LINE" Barcode Scanner 3) Platenaufteilseage SCM SIGMA IMPACT 87 Working width / working depth of 3,200 / 3,200 - program for cutting WIN CUT - Printer for barcode labels - software for printing labels – Option for postforming, scoring saw 300 mm.

The data are mechanically translated in the english language. Translation errors are possible. No guarantee for printed data and pricing.

Menambahkan nomor: A1939244

(9)

4.4.2 Gambar Produk Mesin

Berikut adalah gambar contoh hasil pembuatan pola atau cutting dengan bahan material mdf, laminet, acrilic dan plywood. Dan selama ini PT. Kingsmen Indonesia masih mengunakan jasa subcont :

Gambar 4.5 : Pola Dengan Cutting MDF

(10)

4.5 Data Variabel Investasi

Pada penelitian ini beberapa aspek biaya yang diambil pada penelitian investasi mesin CNC Router Patrix Z2 adalah sebagai berikut.

Tabel 4.1 : Data Variabel Investasi

NO SPESIFIKASI MESIN KETERANGAN

1 JENIS MESIN CNC ROUTER PATRIX Z2

2 KONSUMSI LISTRIK 11 KW 3 HARGA MESIN 1.080.000.000 4 UMUR MESIN 8 TH 5 NILAI SISA 700.000.000 6 BUNGA 12% 7

COST SUBCONT /TH ( Asumsi cost subcont

menjadi pendapatan /th apabila memakai mesin CNC

) 900.000.000

JENIS BIAYA TOTAL BIAYA

1 BIAYA PERAWATAN 6.060.000 / TH

2 KENAIKAN BIAYA PERAWATAN / TH 363.600 / TH

3

BIAYA OPERASIONAL (GAJI OPERATOR &

HELPER) 56.160.000 / TH

4

KENAIKAN BIAYA OPERASIONAL (GAJI

OPERATOR & HELPER) / TH 3.369.600 / TH

5 BIAYA LISTRIK 33.606.144 / TH

(11)

4.5.1 Present Worth Analysis

Present worth analysis (analisis nilai sekarang) didasarkan pada konsep ekuivalensi dimana semua arus kas masuk dan arus kas keluar diperhitungkan terhadap titik waktu sekarang pada suatu tingkat pengembalian minimum yang diinginkan (minimum attractive rate of return – MARR).

Usia pakai berbagai alternatif yang akan dibandingkan dan periode analisis yang akan digunakan bisa berada dalam situasi:

1. Usia pakai sama dengan periode analisis 2. Usia pakai berbeda dengan periode analisis 3. Periode analisis tak terhingga

Untuk menentukan apakah investasi ini menguntungkan tidaklah hanya bisa dilihat dari table diatas, maka perlu dilakukan analisa dari beberapa metode seperti uraian dibawah ini.

 Biaya investasi (Nilai sekarang bersih ongkos = NSBo) a. Perhitungan biaya investasi

0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH Pa = 1.080.000.000 I = 12% A A A A A A A N = 8 Pa P ' Pa = P + P' Pa = F (P/F.i %. N) Pa = 1.080.000.000 (P/F.12 %. 8)

(12)

Pa = 1.080.000.000 (0.4039) Pa = 436.212.000 Pa= 1.080.000.000 + 436.212.000 Pa = 1.516.212.000 b. Biaya perawatan 0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH Pb = 6.060.000 I = 12% A A A A A A A A N = 8 Pb Pb = A (P/A.i %. N) Pb = 6.060.000 (P/A.12 %. 8) Pb = 6.060.000 (4.9676) Pb = 30.103.656

c. Kenaikan biaya perawatan

0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH Pc = 363.600 G I = 12% G N = 8 Pc G G G G G G Pc = G (P/G.i %. N) Pc = 363.600 (P/G.12 %. 8) Pc = 363.600 (14.4714) Pc = 5.261.801

(13)

d. Biaya oprasional 0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH Pd = 56.160.000 I = 12% A A A A A A A A N = 8 Pd Pd = A (P/A.i %. N) Pd = 56.160.000 (P/A.12 %. 8) Pd = 56.160.000 (4.9676) Pd = 278.980.416

e. Kenaikan biaya oprasional

0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH Pe = 3.369.600 G I = 12% G N = 8 Pe G G G G G G Pe = G (P/G.i %. N) Pe = 3.369.600 (P/G.12 %. 8) Pe = 3.369.600 (14.4714) Pe = 48.762.829

(14)

f. Biaya listrik 0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH Pf = 33.606.144 I = 12% A A A A A A A A N = 8 Pf Pf = A (P/A.i %. N) Pf = 33.606.144 (P/A.12 %. 8) Pf = 33.606.144 (4.9676) Pf =166.941.880

g. Kenaikan biaya listrik

0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7TH 8 TH Pg = 4.032.737 G I = 12% G N = 8 Pg G G G G G G Pg = G (P/G.i %. N) Pg = 4.032.737 (P/G.12 %. 8) Pg = 4.032.737 (14.4714) Pg = 58.359.350

(15)

Total biaya investasi = Pa+Pb+Pc+Pd+Pe+Pf+Pg

1.516.212.000+30.103.656+5.216.801+278.980.416+48.762.829+166.94 1.880+58.359.350 = 2.104.631.932

 Penerimaan (Nilai sekarang bersih penerimaan = NSBp)

a. Pendapatan per tahun

0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH Pa = 900.000.000 I = 12% A A A A A A A A N = 8 Pa Pa = A (P/A.i %. N) Pa =900.000.000 (P/A.12 %. 8) Pa =900.000.000 (4.9676) Pa = 4.470.840.000 b. Nilai sisa F' 0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH Pb = 700.000.000 I = 12% N = 8 Pb Pb = F + F' Pb = F (P/F.i %. N) Pb = 700.000.000 (P/F.12 %. 8) Pb = 700.000.000 (0.4039) Pb = 282.730.000 Pb = 700.000.000 + 282.730.000 Pb = 982.730.000

Total pendapatan adalah = Pa+Pb

(16)

Metode Nilai Sekarang (Present Worth analysis ) NSB = NSBpendapatan – NSBongkos

NSB = 5.453.570.000 – 2.104.631.932 NSB = 3.348.938.068

4.5.2 Annual Cash Flow analysis

Metode nilai tahunan digunakan untuk mengetahui arus kas yang sama tiap tahunnya

 Biaya investasi (Nilai tahunan bersih ongkos = NTBo)

a. Perhitungan biaya investasi

0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH P = 1.080.000.000 I = 12% A A A A A A A N = 8 P A1 = P (A/P.i %. N) A1 = 1.080.000.000 (A/P.12 %. 8) A1 = 1.080.000.000 (0.2013) A1 = 217.404.000 b. Biaya perawatan 0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH A2 = 6.060.000 I = 12% A A A A A A A A N = 8 P

(17)

c. Kenaikan biaya perawatan 0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH A3= 363.600 G I = 12% G N = 8 P G G G G G G A3 = G (A/G.i %. N) A3 = 363.600 (A/G.12 %. 8) A3 = 363.600 (2.9131) A3 = 1.059.203 d. Biaya oprasional 0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH A4 = 56.160.000 I = 12% A A A A A A A A N = 8 P

(18)

e. Kenaikan biaya oprasional 0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH A5 = 3.369.600 G I = 12% G N = 8 P G G G G G G A5 = G (A/G.i %. N) A5 = 3.369.600 (A/G.12 %. 8) A5 = 3.369.600 (2.9131) A5 = 9.815.982 f. Biaya listrik 0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH A6 = 33.606.144 I = 12% A A A A A A A A N = 8 P

(19)

g. Kenaikan biaya listrik 0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7TH 8 TH A7 = 4.032.737 G I = 12% G N = 8 P G G G G G G A7 = G (A/G.i %. N) A7 = 4.032.737 (A/G.12 %. 8) A7 = 4.032.737 (2.9131) A7 = 11.747.752

Total nilai tahunan pengeluaran = A1+A2+A3+A4+A5+A6+A7

217.404.000+6.060.000+1.059.203+56.160.000+9.815.982+33.606.144+ 11.747.752 = 335.853.081

 Penerimaan (Nilai tahunan bersih penerimaan = NTBp)

a. Pendapatan per tahun

0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH A1 = 900.000.000

I = 12%

A A A A A A A A N = 8

P

(20)

b. Nilai sisa F 0 TH 1 TH 2 TH 3TH 4TH 5TH 6TH 7 TH 8 TH A2 = 700.000.000 I = 12% N = 8 P A2 = F (A/F.i %. N) A2 = 700.000.000 (A/F.12 %. 8) A2 = 700.000.000 (0.0813) A2 = 56.910.000

Total nilai tahunan pendapatan adalah = A1+A2 900.000.000 + 56.910.000 = 956.910.000

Metode Nilai Tahunan (Annual Cash Flow Analysis) NTB = NTBpendapatan – NTBongkos

NTB = 956.910.000 – 335.853.081 NTB = 621.056.919

4.5.3 IRR

Metode tingkat pengembalian internal (IRR) adalah metode tingkat pengembalian yang paling luas digunakan dimana metode ini memberi solusi untuk tingkat suku bunga yang menunjukan persamaan dari ekivalen dari arus kas masuk pada nilai ekivalen arus kas keluar.

(21)

Dengan menggunakan metode nilai sekarang (Present Worth Analysis) NSpendapatan – NSpengeluaran = 0

N = 8

NSpendapatan :(A(P/A.i %. N) + F(P/F.i %. N))

Nspengeluaran :(P + A(P/A.i %. N) + G(P/G.i %. N) + A(P/A.i %. N) + G(P/G.i %. N) + A(P/A.i %. N) + G(P/G.i %. N))

Dari persamaan tersebut untuk menghitung tingkat suku bunga dengan menggunakan methode trial and error.

Percobaan 1 Jika i% = 10% NSpendapatan = 900.000.000 (P/A.10%.8) +700.000.000 (P/F.10%.8) = 900.000.000 (5.3349) + 700.000.000 (0.4665) = 4.801.410.000 + 326.550.000 = 5.127.960.000 NSpengeluaran = 1.080.000.000 + 6.060.000 (P/A.10%.8) + 363.600 (P/G.10%.8) + 56.160.000 (P/A.10%.8) + 3.369.600 (P/G.10%.8) + 33.606.144 (P/A.10 %.8) + 4.032.737 (P/G.10 %.8) = 1.080.000.000 + 6.060.000 (5.3349) + 363.600 (16.0287) + 56.160.000 (5.3349) + 3.369.600 (16.0287) + 33.606.144 (5.3349) + 4.032.737 (16.0287)

(22)

=1.080.000.000+32.329.494+5.828.035+299.607.984+54.010.3 07+179.285.417+64.639.531

= 1.715.700.768

NSpendapatan – Nspengeluaran = 0

5.127.960.000 - 1.715.700.768= 3.412.259.232

Dengan suku bunga 10% nilai yang dihasilkan adalah 3.412.259.232

Percobaan 2 Jika i% = 50% NSpendapatan = 900.000.000 (P/A50%.8) +700.000.000 (P/F.50%.8) = 900.000.000 (1.9220) + 700.000.000 (0.0390) = 1.729.800.000 + 27.300.000 = 1.757.100.000 NSpengeluaran = 1.080.000.000 + 6.060.000 (P/A.50%.8) + 363.600 (P/G.50%.8) + 56.160.000 (P/A.50%.8) + 3.369.600 (P/G.50%.8) + 33.606.144 (P/A.50 %.8) + 4.032.737 (P/G.50 %.8) = 1.080.000.000 + 6.060.000 (1.9220) + 363.160 (3.2196) + 56.160.000 (1.9220) + 3.369.600 (3.2196) + 33.606.144 (1.9220) + 4.032.737 (3.2196)

(23)

=1.080.000.000+11.647.320+1.169.230+107.939.520+10.848.7 64+64.591.008+12.983.800

= 1.288.815.642

NSpendapatan – Nspengeluaran = 0

1.757.100.000 – 1.288.815.642 = 468.284.358

Dengan suku bunga 50% nilai yang dihasilkan adalah 468.284.358

4.5.4 Payback Period

Payback period digunakan untuk melihat lamanya waktu pengembalian investasi. Periode pengembalian = Total biaya = 2.104.631.932 Total penerimaan = 5.453.570.000 Umur pakai = 8 th Periode pengembalian =

=

0.4th

Gambar

Gambar 4.1 : foto profil PT. Kingsmen Indonesia
Gambar 4.2 : Bagan Alur Produksi secara Umum
Gambar produk atau loose fixture hasil produksi PT. Kingsmen Indonesia  dapat dilihat dari contoh gambar dibawah ini
Gambar 4.5 : Pola Dengan Cutting MDF

Referensi

Dokumen terkait

Berikut hasil rekapitulasi kuisioner tertutup kepentingan atribut untuk Kipas angin KAD-927 PL dapat dilihat pada tabel 4.5.. Tabel 4.5 Rekapitulasi Kuesioner

Namun apabila setelah dikur dan dicek ternyata didapat ukuran material yang mendekati ukuran yang diminta atau dengan kata lain allowance material terlalu sedikit bahkan sudah

Data yang tersedia adalah data ketebalan dan ukuran shell , sedangkan yang dibutuhkan untuk pengolahan lebih lanjut (perhitungan biaya inventory ) adalah ketebalan dan ukuran

Berdasarkan total waktu baku dari hasil perbaikan pada proses penjahitan style kemeja lengan panjang one pocket adalah sebesar 20,879 menit untuk membuat satu

Pembuatan Kuisioner ini terdiri dari 3 level yaitu pada level 1 adalah 5 proses utama, Level 2 yaitu terdiri dari 5 atribut kinerja dalam SCOR , Level 3 yaitu

Sehingga seluruh konstruksi pipa akan terkait dengan penyangga dan equipment serta fasilitas yang lain dan tidak akan berpengaruh pada jalur perpipaannya dengan

Pelletizing section , dan Mill Support section. 2) Flour Silo and Bulk Departement bertanggung jawab atas penyimpananan tepung terigu di dalam silo khusus sebelum dikemas dalam

Setelah melakukan tahap mengidentifikasi data yang membuat data menjadi lebih terurut, maka dapat dibuat sebuah jaringan kerja pada setiap kegiatan proses CPCP