• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA RISALAH SIDANG PERKARA NOMOR 21/PUU-XIV/2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA RISALAH SIDANG PERKARA NOMOR 21/PUU-XIV/2016"

Copied!
74
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

persetujuan wakil rakyat di lembaga perwakilan, yaitu DPR atau DPRD, seperti Undang-Undang dan Peraturan Daerah. Sedangkan Mahkamah berada dalam posisi menguji apakah pembatasan

Lebih dari itu, Yang Mulia, menurut kami Pihak Terkait bahwa menghilangkan konteks frasa telah menikah dan adanya delik aduan justru bertentangan dengan hak warga negara

Tapi kalau Pak Boyamin sendiri yang mau maju menjadi ini, tentu harus ada penguraian yang berbeda karena Anda bukan korban yang ini, tidak ada kerugian hak konstitusional yang

Atau jika Majelis Hakim Konstitusi berpendapat dan menganggap Pasal 263 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang

Sebagaimana penetapan pada sidang pemeriksaan atau dismissal, untuk tidak menerima permohonan pemeriksaan perkara Pemohon yang dikuatkan oleh majelis hakim pelawanan dan majelis

Sebagai seorang aparatur sipil negara yang bekerja berdasarkan peraturan yang berlaku dan sesuai dengan asas-asas pemerintahan yang baik (good governance). Dengan

Bahwa ini pintu masuk kerugian materil bisa saja, tetapi nanti ujungnya adalah Saudara harus menggambarkan bahwa dengan berlakunya norma Pasal 4 … Pasal 4A ayat (2) huruf B itu

Karena berdasarkan ketentuan undang-undang kan kalau permohonan sudah ditolak atau diputuskan oleh Mahkamah itu kan tidak dapat diuji … dimohonkan pengujian