Analisis Kandungan Besi, Seng, Tembaga dan Timbal Pada Biji Melinjo (Gnetum gnemon L.) Segar dan Emping Secara Spektrofotometri Serapan Atom
Teks penuh
Dokumen terkait
Skripsi berjudul Evaluasi In Vitro Antioksidan Senyawa Fenol Biji Melinjo (Gnetum gnemon L.) Selama Proses Pengolahan Emping Melinjo Berdasarkan SNI 01-3712- 1995 telah diuji
Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang kandungan mineral besi, kalsium, magnesium dan seng yang terdapat pada sayuran oyong
Skripsi berjudul “Karakteristik Perubahan Biokimia Biji Melinjo (Gnetum gnemon) pada Awal Perkecambahan” telah diuji dan disahkan oleh Fakultas Pertanian
Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang kandungan mineral besi, kalsium, magnesium dan seng yang terdapat pada sayuran oyong
Metode penelitian yang dilakukan secara destruksi kering terhadap cacing tanah ( Fridericia sp.) dan penetapan kadar mineral besi, tembaga dan seng dilakukan secara
Metode penelitian yang dilakukan secara destruksi kering terhadap cacing tanah (Fridericia sp.) dan penetapan kadar mineral besi, tembaga dan seng dilakukan secara
Data Hasil Uji Perolehan Kembali Besi, Tembaga, dan Seng dalam Cacing Tanah Fridericia sp.. Contoh Perhitungan Uji Perolehan Kembali Besi, Tembaga, dan Seng
Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan flavonoid daun melinjo ( Gnetum gnemon L) pada desa Kayu Putih lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan flavonoid daun melinjo