CIRI AKUSTIK TUTURAN MODUS DEKLARATIF BAHASA
JAWA PENUTUR DI MEDAN (PERBANDINGAN DENGAN
CIRI AKUSTIK TUTURAN MODUS DEKLARATIF
BAHASA JAWA PENUTUR DI SOLO)
TESIS
WAWAN PRIHARTONO NIM 107009006
SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2012
CIRI AKUSTIK TUTURAN MODUS DEKLARATIF BAHASA
JAWA PENUTUR DI MEDAN (PERBANDINGAN DENGAN
CIRI AKUSTIK TUTURAN MODUS DEKLARATIF
BAHASA JAWA PENUTUR DI SOLO)
TESIS
Diajukan sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Magister Program Studi Linguistik pada Sekolah Pascasarjana
Universitas Sumatera Utara
Oleh
WAWAN PRIHARTONO NIM 107009006
SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2012
Judul Tesis
Thesis Title
Nama Mahasiswa
Nomor Induk Mahasiswa Program Studi : : : : :
Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Medan (Perbandingan dengan Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Solo)
Characteristics of Acoustic Java Language Speech of Declarative Mode Native In Medan (Comparison With Characteristics of Acoustic Java Languages Speech of Declarative Mode Native In Solo)
Wawan Prihartono 107009006 Linguistik Mengetahui, Pembimbing I Dr. Hj. T. Syarfina, M.Hum.
Judul Tesis
Nama Mahasiswa
Nomor Induk Mahasiswa Program Studi
:
: : :
Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Medan (Perbandingan dengan Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Solo)
Wawan Prihartono 107009006 Linguistik Menyetujui, Pembimbing I Dr. Hj. T. Syarfina, M.Hum. Pembimbing II Dr. Gustianingsih, M.Hum.
Ketua Program Studi Linguistik
Prof. T. Silvana Sinar, M.A.,Ph.D.
Direktur Sekolah Pascasarjana
Telah diuji pada Ujian Tertutup Telah Dinyatakan Lulus
Tanggal 19 Juli 2012
Panitia Penguji Tesis
Ketua : Prof. T. Silvana Sinar, M.A.,Ph.D. Anggota : 1. Dr. Isda Pramuniati, M.Hum.
2. Dr. Hj. T. Syarfina, M.Hum. 3. Dr. Gustianingsih, M.Hum.
PERNYATAAN
CIRI AKUSTIK TUTURAN MODUS DEKLARATIF BAHASA JAWA PENUTUR DI MEDAN (PERBANDINGAN DENGAN CIRI AKUSTIK TUTURAN MODUS
DEKLARATIF BAHASA JAWA PENUTUR DI SOLO)
Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis ini adalah benar merupakan hasil karya saya sendiri yang disusun sebagai syarat untuk memperoleh gelar Magister dari program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.
Adapun pengutipan yang saya lakukan pada bagian-bagian tertentu dari hasil karya orang lain dalam penulisan tesis ini telah saya cantumkan sumbernya secara jelas sesuai dengan norma, kaidah, dan etika penulisan ilmiah.
Apabila di kemudian hari ternyata ditemukan seluruh atau sebagian tesis ini bukan hasil karya saya sendiri atau adanya plagiat dalam bagian-bagian tertentu, saya bersedia menerima sanksi pencabutan gelar akademik yang saya sandang dan sanksi-sanksi lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penulis,
Medan, 19 Juli 2012
Motto
Kesadaran adalah matahari,
Kesabaran menjadi bumi, dan
Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Medan (Perbandingan dengan Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Solo). Tujuannya adalah mengukur rerata dan signifikansi perbedaan intensitas, frekuensi, dan durasi bunyi silabis tuturan modus deklaratif bahasa Jawa yang dituturkan oleh penutur bahasa Jawa di Medan dan Solo.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Populasi penelitian ini adalah penutur bahasa Jawa yang berdomisili di wilayah Medan dan Solo. Besarnya Populasi tidak diperhitungkan karena data bersifat homogen. Maka, penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan NonProbability Sampling dengan Purposive Sampling dengan jumlah sampel 40 orang. Data penelitian ini berupa data rekaman tuturan modus deklaratif performatif (kalimat verdiktif, kalimat eksersitif, kalimat komisif, kalimat behatitif, dan kalimat ekspositif). Data diolah menggunakan program praat versi untuk mengetahui ukuran intensitas, frekuensi dan durasi. Setelah diukur, dilakukan uji statistik menggunakan program SPSS (Statistics Package for Social Scientist) yang menerapkan Independent Sample T–Test untuk mengetahui signifikan tidaknya perbedaan rerata indeks dari dua kelompok variabel.
Hasil analisis menunjukan bahwa: (1) rerata intensitas tuturan modus deklaratif performatif yang dituturkan oleh penutur Medan tidak menunjukan signifikansi perbedaan dengan rerata intensitas tuturan modus deklaratif performatif yang dituturkan oleh penutur Solo; (2) dan rerata frekuensi/struktur melodik tuturan modus deklaratif performatif yang dituturkan oleh penutur Medan menunjukan signifikansi perbedaan dengan rerata frekuensi/struktur melodik tuturan modus deklaratif performatif yang dituturkan oleh penutur Solo; (3) rerata durasi bunyi silabis tuturan modus deklaratif performatif yang dituturkan oleh penutur Medan tidak menunjukan signifikansi perbedaan dengan rerata durasi bunyi silabis tuturan modus deklaratif performatif yang dituturkan oleh penutur Solo.
ABSTRACT
The thesis title is Characteristics of Acoustic Java Language Speech of Declarative Mode Native in Medan (Comparison with Characteristics of Acoustic Java Languages Speech of Declarative Mode Native in Solo). The goal of the study is to measure the meaning and the significan of differences in intensity, frequency, and duration of speech sounds silables declarative mode of the Java language which is spoken by native speakers of Javanese in Medan and Solo.
This study uses quantitative method with experimental approach. This population is Javanese speakers which domicile in Medan and Solo. The amount of population is not counted because the data is homogeneous. Thus, the determination of the samples in this study are using nonprobability purposive sampling with 40 people as samples. This data research is recording data mode declarative of performative utterance (verdiktive sentence, eksersitive sentences, commissive sentences, behatitive sentences, and ekspositive sentences). Data processed using praat program to identity of intensity, frequency and duration. Once measured, performed statistical tests which using SPSS (Statistics Package for Social Scientist) apply Independent Sample T-Test to determine whether significant differences in the average indices of the two groups of variables.
The analysis showed that: (1) the average intensity of the declarative mode of performative speech spoken by speakers of Medan did not show a significance difference to the average intensity of the declarative mode of performative speech spoken by speakers of Solo, (2) and the mean frequency / melodic structure of the performative utterance is a declarative mode spoken by speakers of Medan to show the significance of differences in the mean frequency / melodic structure of the declarative mode of performative speech spoken by speakers of Solo, (3) the average duration of the sound silabis declarative mode of performative speech spoken by speakers of Medan did not show any significance difference in the mean duration of speech sounds silabis mode declarative performative spoken by speakers of Solo.
PRAKATA
Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Berkat rahmat dan hidayah-Nya penelitian Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Medan (Perbandingan dengan Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Solo), sebagai tugas akhir dalam menyelesaikan studi pada sekolah pascasarjana USU, dapat diselesaikan sesuai dengan target yang direncanakan.
Pemilihan judul penelitian Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Medan (Perbandingan dengan Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Solo) bukan sebuah kebetulan melainkan sebuah dedikasi yang diawali dengan proses reduksi pemikiran yang cukup matang, yaitu kajian ciri akustik dengan menggunakan program praat merupakan produk kajian fonetik akustik yang relatif baru di Indonesia sehingga diperlukan pengayaan kajian mengingat Indonesia memiliki kekayaan bahasa dan budaya. Kemudian, pemilihan bahasa Jawa sebagai fokus kajian bukan semata karena subyektivitas penulis sebagai ethnis Jawa, melainkan sebuah wujud dedikasi dalam usaha mempertahankan eksistensi bahasa Jawa yang dahulu merupakan bahasa yang besar yang memiliki peringkat ke-15 dari segi jumlah penuturnya di seluruh dunia. Kenyataannya berindikasi lain, penutur bahasa Jawa terus berkurang yang disebabkan oleh sikap toleran yang cukup tinggi masyarakat Jawa terhadap eksistensi bahasa nasional, yaitu bahasa Indonesia.
Penelitian ini adalah dokumentasi awal ciri akustik tuturan deklaratif bahasa Jawa. Jika suatu saat nanti bahasa Jawa, terutama di Medan, harus punah, setidaknya penelitian ini dapat dijadikan rujukan untuk memperkenalkan kembali ciri akustik bahasa Jawa kepada generasi selanjutnya.
Medan, 16 Mei 2012 Penulis,
UCAPAN TERIMA KASIH
Penelitian Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Medan (Perbandingan dengan Ciri Akustik Tuturan Modus Deklaratif Bahasa Jawa Penutur di Solo) berhasil dilaksanakan sesuai dengan target yang direncanakan dengan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Maka dari itu, diucapkan terima kasih kepada:
1) Dr. Hj. T. Syarfina, M.Hum. selaku ketua pembimbing dan Dr. Gustianingsih, M.Hum. selaku anggota pembimbing. Beliau berdua telah memberikan bimbingan cukup inten, baik dalam tahap awal proposal hingga hasil akhir penelitian;
2) Prof. T. Silvana Sinar, M.A.,Ph.D., selaku Ketua Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana USU yang telah memberi saran dan pendapat, baik dalam ujian kolokium, ujian seminar hasil, siding meja hijau ataupun dalam diskusi-diskusi di luar kegiatan akademis;
3) Dra. Yeyen Maryani, M.Hum. selaku sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang telah memberikan izin kuliah;
4) Prof. Amrin Saragih, M.A. Ph.D. selaku kepala Balai Bahasa Medan periode 2007—2012 yang telah memberikan rekomendasi izin kuliah;
5) Bapak dan Ibu orang tua tercinta, yang senantiasa mendoakan dalam kasih orang tua supaya anaknya senantiasa mendapat rahmat, hidayah, keberkahan, keselamatan dan keridoan dari Allah SWT;
6) Damay Hawani, Wanda, Adil, Kens, dan Kirana yang turut memberi semangat dalam penyelesaian penelitian ini;
7) Rekan-rekan di Balai Bahasa Medan, khususnya Novi Kristanto, Harimurti, Zufri Hidayat, Sriasrianti, Rosliani, Suyadi, dan Juliana yang telah membantu dalam proses pengumpulan data penelitian di Medan;
8) Keluarga besar dan rekan-rekan di Solo, khususnya Asih Tri Handayani, Om Peno, Rubi, Sukatno, Mas Panji yang telah membantu dalam proses pengumpulan data penelitian di Solo;
9) Rekan-rekan mahasiswa Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana USU, khususnya angkatan 2010 dan semua pihak yang telah memberi dorongan semangat, saran, dan pendapat kalian sangat berarti dalam penelitian ini.
DAFTAR RIWAYAT HIDUP I. Data Pribadi
Nama : Wawan Prihartono NIM : 107009006
Program Studi : Linguistik
Tempat dan Tanggal Lahir : Karanganyar, 28 Oktober 1976 Jenis Kelamin : Laki-laki
Pekerjaan : PNS pada Balai Bahasa Medan NIP : 19761028 200112 1 005
Alamat : Jalan Pusaka Pasar XI Dsn. 16 Kel. Bandar Klippa, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Propinsi Sumatera Utara
Contact Person : 081362014257
II. Riwayat Pendidikan
SD : SDN II Karangpandan SMP : SMPN I Karangpandan SMA : SMAN I Karangpandan
SI : Universitas Sebelas Maret Surakarta S2 : Universitas Sumatera Utara
DAFTAR ISI
Halaman ABSTRAK ……… ……… ……… ………. PRAKATA ……… … ……… ………. UCAPAN TERIMA KASIH ………… … …… ……….. DAFTAR RIWAYAT HIDUP ……… ……… ……… DAFTAR ISI ... ... ... ... ... DAFTAR SINGKATAN ... ... ... DAFTAR GAMBAR ... ... ... ... DAFTAR GRAFIK ... ... ... DAFTAR TABEL ... ... ... BAB I PENDAHULUAN ... ... ... 1.1Latar Belakang Masalah ... ... ... ... 1.2Identifikasi dan Pembatasan Masalah ... ... ... 1.3Perumusan Masalah ... ... ... ... 1.4Tujuan Penelitian ... ... ... ... 1.5Manfaat Penelitian ... ... ... 1.5.1Manfaat Teoretis ... ... ... 1.5.2Manfaat Praktis ... ... ... ... ..
BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN KAJIAN PUSTAKA ... ... 2.1Konsep ... ... ... 2.1.1Fonetik Akustik ... ... ... 2.1.2Ciri-Ciri Fonetik Akustik ... ... ... 2.1.2.1Frekuensi ... ... ... i iii v vii viii xiv xv xvi xvii 1 1 8 11 11 12 12 12 13 13 13 17 19
2.1.2.2Intonasi ... ... ... 2.1.2.3Durasi ... ... ... 2.1.2.4Intensitas ... ... ... 2.1.2.5Resonansi ... ... ... 2.1.3Tuturan Modus Deklaratif ... ... 2.1.4Bahasa Jawa Dialek Standar ... ... 2.1.5Bahasa Jawa Dialek Deli (Medan) ... ... 2.2Kerangka Teoritis ... ... ... 2.2.1Fonetik dan Fonologi ... ... ... 2.2.2Pendekatan Kajian Fonetik ... ... ... 2.2.2.1Fonetik Impresionistik ... ... ... 2.2.2.2Fonetik Eksperimental ... ... 2.3Kajian Pustaka ... ... ... 2.3.1Sarah Hawkins, dkk ... ... ... 2.3.2F.X. Rahyono ... ... ... 2.3.3Sugiono ... ... ... 2.3.4T. Syarfina ... ... ... 2.3.5Viraci Silalahi ... ... ... 2.3.6Asni Barus ... ... ... 2.3.7 2.3.8
2.3.9Jonas Lindh and Anders Eriksson ... ... ...
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... ... ... 3.1Lokasi dan Waktu Penelitian ... ... ... 3.2Pendekatan dan Metode yang Digunakan ... ... ... 3.3Populasi dan Sampling ... ... ... 3.4Prosedur Penelitian ... ... ... ... 21 22 23 25 27 31 33 35 36 37 37 38 39 39 40 42 43 43 44 45 46 47 48 48 48 49 50
3.5Teknik Pengumpulan Data ... ... ... 3.6Teknik Analisis Data ... ... ...
BAB IV PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN ... ………….. 4.1Pengukuran Rerata Intensitas, Frekuensi, dan Durasi …….. ……….. 4.2Pengukuran Rerata Intensitas, Frekuensi, dan Durasi Penutur Medan .. … .. 4.2.1Pengukuran Rerata Intensitas Penutur Medan …….. ... ... .... 4.2.1.1Rerata Intensitas Dasar (ID) Penutur Medan ... .... ... 4.2.1.2Rerata Intensitas Final (IF) Penutur Medan ... ... ... 4.2.1.3Rerata Intensitas Atas (IA) Penutur Medan ... ... ... 4.2.1.4Rerata Intensitas Bawah (IB) Penutur Medan ... ... ... 4.2.2Frekuensi/Struktur Melodik Penutur Medan ... ... ... 4.2.2.1Rerata Nada dasar (ND) Penutur Medan ... ... ... 4.2.2.2Rerata Nada Final (NF) Penutur Medan …………. ……… ... 4.2.2.3Rerata Puncak Nada (PN) Penutur Medan ... ………. …... 4.2.2.4Rerata Nada Rendah (NR) Penutur Medan ……….. ... 4.2.3Rerata Durasi Bunyi Silabis Penutur Medan ………… ………… …..
4.2.3.1Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Ver Penutur Medan ... ... 4.2.3.2Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Exe Penutur Medan … …. .. 4.2.3.3Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Kom Penutur Medan … …... 4.2.3.4Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Beh Penutur Medan … …… 4.2.3.5Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Eks Penutur Medan ... ... ... 4.3Pengukuran Rerata Intensitas, Frekuensi, dan Durasi Penutur Solo .. …. … 4.3.1Pengukuran Rerata Intensitas Penutur Solo .... ……….. ………. …… 4.3.1.1Rerata Intensitas Dasar (ID) Penutur Solo …….. ……… …… 4.3.1.2Rerata Intensitas Final (IF) Penutur Solo ….. ……. …………. 4.3.1.3Rerata Intensitas Atas (IA) Penutur Solo ……… …… ……… 4.3.1.4Rerata Intensitas Bawah (IB) Penutur Solo …… …….. ……..
51 52 61 61 64 64 64 65 66 67 68 68 69 70 71 73 73 74 75 76 77 78 78 78 79 80 81
4.3.2Frekuensi/Struktur Melodik Penutur Solo ………. ………. …….. …. 4.3.2.1Rerata Nada dasar (ND) Penutur Solo ………. ………. …….. 4.3.2.2Rerata Nada Final (NF) Penutur Solo ……….. …….. ……… 4.3.2.3Rerata Puncak Nada (PN) Penutur Solo ………. …….. …….. 4.3.2.4Rerata Nada Rendah (NR) Penutur Solo ……… ……. ……… 4.3.3Rerata Durasi Bunyi Silabis Penutur Solo ……… ……….. ……… ... 4.3.3.1Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Ver Penutur Solo ….. ... ... 4.3.3.2Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Exe Penutur Solo …. .... ... 4.3.3.3Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Kom Penutur Solo .... .... ... 4.3.3.4Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Beh Penutur Solo ... ... ... 4.3.3.5Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Eks Penutur Solo .... ... ...
BAB V PEMBAHASAN TEMUAN PENELITIAN ... ... ... .... 5.1 Pengukuran Signifikansi Perbedaan Intensitas, Frekuensi, dan Durasi pada
Dua Kelompok Penutur ... ... ... ... ... 5.1.1Pengukuran Signifikansi Perbedaan Intensitas ... ... ... …. 5.1.1.1Signifikansi Intensitas Dasar Penutur Laki-Laki …… ………. 5.1.1.2Signifikansi Intensitas Final Penutur Laki-Laki ……… …….. 5.1.1.3Signifikansi Intensitas Atas Penutur Laki-Laki ... ……. …... 5.1.1.4Signifikansi Intensitas Bawah Penutur Laki-Laki …. ……….. 5.1.1.5Signifikansi Intensitas Dasar Penutur Penutur Perempuan …. . 5.1.1.6Signifikansi Intensitas Final Penutur Penutur Perempuan .. …. 5.1.1.7Signifikansi Intensitas Atas Penutur Penutur Perempuan .. ….. 5.1.1.8Signifikansi Intensitas Bawah Penutur Penutur Perempuan …. 5.1.2Pengukuran Signifikansi Perbedaan Frekuensi/Struktur Melodik .. ... 5.1.2.1Signifikansi Nada Dasar Penutur Laki-Laki ……….. ….. …... 5.1.2.2Signifikansi Nada Final Penutur Laki-Laki ……. …….. ……. 5.1.2.3Signifikansi Puncak Nada Penutur Laki-Laki ……… ….. …..
82 82 84 85 86 87 87 88 89 90 91 93 93 94 94 95 96 97 98 99 100 101 102 102 103 104
5.1.2.4Signifikansi Nada Rendah Penutur Laki-Laki …. ….. ………. 5.1.2.5Signifikansi Nada Dasar Penutur Penutur Perempuan …. …… 5.1.2.6Signifikansi Nada Final Penutur Penutur Perempuan … …….. 5.1.2.7Signifikansi Puncak Nada Penutur Penutur Perempuan … ….. 5.1.2.8Signifikansi Nada Rendah Penutur Penutur Perempuan …. …. 5.1.3Pengukuran Signifikansi Perbedaan Durasi Bunyi Silabis … … ……. 5.1.3.1Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Tuturan Verdiktif Penutur
Laki-Laki ………. ………. …….. 5.1.3.2Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Tuturan Eksersitif Penutur
Laki-Laki ………. ……… ……… 5.1.3.3Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Tuturan Komisif Penutur
Laki-Laki ... ……….. ………. ………… 5.1.3.4Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Tuturan Behatitif Penutur
Laki-Laki
5.1.3.5Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Tuturan Ekspositif Penutur Laki-Laki ... ………. ……… …… 5.1.3.6Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Tuturan Verdiktif Penutur
Perempuan ... ... ... ... 5.1.3.7Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Tuturan Eksersitif Penutur
Perempuan ... ... ... ... 5.1.3.8Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Tuturan Komisif Penutur Perempuan ... ... ... ... 5.1.3.9Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Tuturan Behatitif Penutur
Perempuan ... ... ... ... 5.1.3.10 Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Tuturan Ekspositif
Penutur Perempuan ... ... ... ... 5.2 Deskripsi Hasil Pengukuran Intensitas, Frekuensi, dan Durasi …. …….. … 5.2.1Deskripsi Intensitas Kalimat Deklaratif ……….. ………… …………
105 106 107 108 109 110 110 112 114 116 118 120 122 124 126 128 130 130
5.2.2Deskripsi Struktur Melodik Kalimat Deklaratif ... ……. …………. 5.2.3Deskripsi Durasi Bunyi Silabis Kalimat Deklaratif …… ……… ……
BAB VI SIMPULAN DAN SARAN ………… ……… ……….. 6.1Simpulan ……… ………. ……... 6.2Saran ………… ……… ……….. ………... DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN 1 ARAHAN TUTURAN DALAM PENELITIAN LAMPIRAN 2 IDENTITAS RESPONDEN
LAMPIRAN 3 DATA INTENSITAS DAN FREKUENSI PENUTUR LAKI-LAKI MEDAN
LAMPIRAN 4 DATA INTENSITAS DAN FREKUENSI PENUTUR LAKI-LAKI SOLO
LAMPIRAN 5 DATA INTENSITAS DAN FREKUENSI PENUTUR PEREMPUAN MEDAN
LAMPIRAN 6 DATA INTENSITAS DAN FREKUENSI PENUTUR PEREMPUAN SOLO
LAMPIRAN 7 DATA DURASI BUNYI SILABIS KAL_VER LAMPIRAN 8 DATA DURASI BUNYI SILABIS KAL_EXE LAMPIRAN 9 DATA DURASI BUNYI SILABIS KAL_KOM LAMPIRAN 10 DATA DURASI BUNYI SILABIS KAL_BEH LAMPIRAN 11 DATA DURASI BUNYI SILABIS KAL_EKS
136 146 153 153 156 158 161 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174
DAFTAR GAMBAR
Halaman Gambar 1 Gelombang Murni
Gambar 2 Gelombang Kompleks Gambar 3 Digitalisasi Suara Gambar 4 Segmentasi Bunyi
Gambar 5 Salinan Kontur Frekuensi
Gambar 6 Penyederhanaan Salinan Kontur Frekuensi Gambar 7 Salinan Kontur Frekuensi (Pitch Tier) Gambar 8 script data pitch tier
Gambar 9 Salinan Kontur Intensitas Gambar 10 Organ Suara Manusia
16 16 53 54 55 56 57 58 59 131
DAFTAR GRAFIK
Halaman Grafik 1 Diagram Gelombang Suara
Grafik 2 Gerak Gelombang Grafik 3 Kurva Respon Frekuensi
Grafik 4 Signifikansi Intensitas Penutur Bahasa Jawa Kelompok Laki-laki Grafik 5 Signifikansi Intensitas Penutur Bahasa Jawa Kelompok Perempuan Grafik 6 Signifikansi Struktur Melodik Kalimat Deklaratif Penutur Kelompok
Laki-laki
Grafik 7 Signifikansi Struktur Melodik Kalimat Deklaratif Penutur Kelompok Perempuan
Grafik 8 Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Kal_Ver Penutur Laki-Laki Grafik 9 Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Kal_Ver Penutur Perempuan Grafik 10 Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Kal_Exe Penutur Laki-Laki Grafik 11 Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Kal_Exe Penutur Perempuan Grafik 12 Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Kal_Kom Penutur Laki-Laki Grafik 13 Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Kal_Kom Penutur Perempuan Grafik 14 Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Kal_Beh Penutur Laki-Laki Grafik 15 Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Kal_Beh Penutur Perempuan Grafik 16 Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Kal_Eks Penutur Laki-Laki Grafik 17 Signifikansi Durasi Bunyi Silabis Kal_Eks Penutur Perempuan
15 17 26 132 134 138 142 147 147 149 149 151 151 150 150 151 151
DAFTAR TABEL
Halaman Tabel 1 Frekuensi Resonansi yang Efektif
Tabel 2 Perbandingan Ethnis di Kota Medan pada tahun 1930,1980, dan 2000 Tabel 3 Tingkat Signifikansi Perbedaan Berdasarkan T-Tes Sampel Bebas Tabel 4 Rerata Intensitas Dasar (ID) Penutur Laki-Laki Medan
Tabel 5 Rerata Intensitas Dasar (ID) Penutur Perempuan Medan Tabel 6 Rerata Intensitas Final (IF)Penutur Laki-Laki Medan Tabel 7 Rerata Intensitas Final (IF) Penutur Perempuan Medan Tabel 8 Rerata Intensitas Atas (IA) Penutur Laki-Laki Medan Tabel 9 Rerata Intensitas Atas (IA) Penutur Perempuan Medan Tabel 10 Rerata Intensitas Bawah (IB) Penutur Laki-Laki Medan Tabel 11 Rerata Intensitas Bawah (IB) Penutur Perempuan Medan Tabel 12 Rerata Nada Dasar (ND) Penutur Laki-Laki Medan Tabel 13 Rerata Nada Dasar (ND) Penutur Perempuan Medan Tabel 14 Rerata Nada Final (NF) Penutur Laki-Laki Medan Tabel 15 Rerata Nada Final (NF) Penutur Perempuan Medan Tabel 16 Rerata Puncak Nada (PN) Penutur Laki-Laki Medan Tabel 17 Rerata Puncak Nada (PN) Penutur Perempuan Medan Tabel 18 Rerata Nada Rendah (NR) Penutur Laki-Laki Medan Tabel 19 Rerata Nada Rendah (NR) Penutur Perempuan Medan
Tabel 20 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Ver Penutur Laki-Laki Medan Tabel 21 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Ver Penutur Perempuan Medan Tabel 22 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Exe Penutur Laki-Laki Medan Tabel 23 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Exe Penutur Perempuan Medan
26 34 60 64 64 65 65 66 66 67 68 68 69 69 70 70 71 71 72 73 73 74 74
Tabel 24 Rerata Bunyi Silabis Durasi Kal_Kom Penutur Laki-Laki Medan Tabel 25 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Kom Penutur Perempuan Medan Tabel 26 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Beh Penutur Laki-Laki Medan Tabel 27 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Beh Penutur Perempuan Medan Tabel 28 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Eks Penutur Laki-Laki Medan Tabel 29 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Eks Penutur Perempuan Medan Tabel 30 Rerata Intensitas Dasar (ID) Penutur Laki-Laki Solo
Tabel 31 Rerata Intensitas Dasar (ID) Penutur Perempuan Solo Tabel 32 Rerata Intensitas Final (IF) Penutur Laki-Laki Solo Tabel 33 Rerata Intensitas Final (IF) Penutur Perempuan Solo Tabel 34 Rerata Intensitas Atas (IA) Penutur Laki-Laki Solo Tabel 35 Rerata Intensitas Atas (IA) Penutur Perempuan Solo Tabel 36 Rerata Intensitas Bawah (IB) Penutur Laki-Laki Solo Tabel 37 Rerata Intensitas Bawah (IB) Penutur Perempuan Solo Tabel 38 Rerata Nada Dasar (ND) Penutur Laki-Laki Solo Tabel 39 Rerata Nada Dasar (ND) Penutur Perempuan Solo Tabel 40 Rerata Nada Final (NF) Penutur Laki-Laki Solo Tabel 41 Rerata Nada Final (NF) Penutur Perempuan Solo Tabel 42 Rerata Puncak Nada (PN) Penutur Laki-Laki Solo Tabel 43 Rerata Puncak Nada (PN) Penutur Perempuan Solo Tabel 44 Rerata Nada Rendah (NR) Penutur Laki-Laki Solo Tabel 45 Rerata Nada Rendah (NR) Penutur Perempuan Solo
Tabel 46 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Ver Penutur Laki-Laki Solo Tabel 47 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Ver Penutur Perempuan Solo Tabel 48 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Exe Penutur Laki-Laki Solo Tabel 49 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Exe Penutur Perempuan Solo
Tabel 50 Rerata Durasi Bunyi Silabis Durasi Kal_Kom Penutur Laki-Laki Solo Tabel 51 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Kom Penutur Perempuan Solo
75 75 76 76 77 77 78 79 79 80 80 81 81 82 82 83 84 84 85 85 86 86 87 87 88 88 89 89
Tabel 52 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Beh Penutur Laki-Laki Solo Tabel 53 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Beh Penutur Perempuan Solo Tabel 54 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Eks Penutur Laki-Laki Solo Tabel 55 Rerata Durasi Bunyi Silabis Kal_Eks Penutur Perempuan Solo Tabel 56 T-Tes Sampel Bebas Intensitas Dasar (ID) Penutur Laki-Laki Tabel 57 T-Tes Sampel Bebas Intensitas Final (IF) Penutur Laki-Laki Tabel 58 T-Tes Sampel Bebas Intensitas Atas (IA) Penutur Laki-Laki Tabel 59 T-Tes Sampel Bebas Intensitas Bawah (IB) Penutur Laki-Laki Tabel 60 T-Tes Sampel Bebas Intensitas Dasar (ID) Penutur Perempuan Tabel 61 T-Tes Sampel Bebas Intensitas Final (IF) Penutur Perempuan Tabel 62 T-Tes Sampel Bebas Intensitas Atas (IA) Penutur Perempuan Tabel 63 T-Tes Sampel Bebas Intensitas Bawah (IB) Penutur Perempuan Tabel 64 T-Tes Sampel Bebas Nada Dasar (ND) Penutur Laki-Laki Tabel 65 T-Tes Sampel Bebas Nada Final (NF) Penutur Laki-Laki Tabel 66 T-Tes Sampel Bebas Puncak Nada (PN) Penutur Laki-Laki Tabel 67 T-Tes Sampel Bebas Nada Rendah (NR) Penutur Laki-Laki Tabel 68 T-Tes Sampel Bebas Nada Dasar (ND) Penutur Perempuan Tabel 69 T-Tes Sampel Bebas Nada Final (NF) Penutur Perempuan Tabel 70 T-Tes Sampel Bebas Puncak Nada (PN) Penutur Perempuan Tabel 71 T-Tes Sampel Bebas Nada Rendah (NR) Penutur Perempuan Tabel 72 T-Tes Sampel Bebas Bunyi Silabis Kal_Ver Penutur Laki-Laki Tabel 73 T-Tes Sampel Bebas Bunyi Silabis Kal_Exe Penutur Laki-Laki Tabel 74 T-Tes Sampel Bebas Bunyi Silabis Kal_Kom Penutur Laki-Laki Tabel 75 T-Tes Sampel Bebas Bunyi Silabis Kal_Beh Penutur Laki-Laki Tabel 76 T-Tes Sampel Bebas Bunyi Silabis Kal_Eks Penutur Laki-Laki Tabel 77 T-Tes Sampel Bebas Bunyi Silabis Kal_Ver Penutur Perempuan Tabel 78 T-Tes Sampel Bebas Bunyi Silabis Kal_Exe Penutur Perempuan Tabel 79 T-Tes Sampel Bebas Bunyi Silabis Kal_Kom Penutur Perempuan
90 90 91 91 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 112 114 116 118 120 122 124
Tabel T-Tes Sampel Bebas Bunyi Silabis Kal_Beh Penutur Perempuan Tabel 81 T-Tes Sampel Bebas Bunyi Silabis Kal_Eks Penutur Perempuan Tabel 82 Ukuran Nada Piano Merk Yamaha PSR - 275 (C=do)
126 128 137