PT FU-LI INDONESIA
(1) Identitas LVLK :
a. Nama Lembaga : PT TRANsTRA PERMADA b. Nomor Akreditasi : LVLK-009-IDN
c. Alamat : Jl. Petung No. 2 Papringan Sleman Yogyakarta d. Nomor telepon/faks/E-mail : 0274 8529991
e. Direktur : Ir. Tri Madiyono
f. Standar : Peraturan Direktur Jendral Pengelolaan Hutan Produksi Lestari No. P.14/PHPL/SET/4/2016 tanggal 29 April 2016
g. Tim Audit : Anik Sulistyowati S.Hut, MM (Lead Auditor Disupervisi)
Batanur Begawaningtyas (Auditor)
Wahyu Kurniawan, S.Hut (Supervisor Lead Auditor)
h. Pengambil Keputusan : Soelistyo Wibowo, S.Hut
(2) Identitas Auditee :
a. Nama Pemegang Izin : PT FU-LI INDONESIA
b. Akta Perusahaan : - Akta Pendirian Nomor 02, tanggal 2
September 2003 oleh Notaris Kiagus Daud, S.H. MKn di Semarang
- Akta Perubahan Terakhir No. 02 tanggal 03
September 2015 oleh Notaris W.Tri Marwoto Sulistiyanto, S.H.,M.Kn
c. SK IUI : IUI Nomor: 11/33/T/INDUSTRI/2004 tanggal 18 Maret 2004, dikeluarkan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
d. Kapasitas Izin & Investasi : 1.500 m3/tahun dan US $ 550,000.00
e. Alamat Kantor : Ds. Sengon Bugel RT 05 RW 03. Kec. Mayong Kab. Jepara, Jawa Tengah
f. Pabrik : Ds. Sengon Bugel RT 05 RW 03. Kec. Mayong Kab. Jepara, Jawa Tengah.
g. Telp/Fax/ : -
h. Pengurus : Tuan Wang, Cheng Chung (Presiden Direktur) Tuan Cheng, Yu Ping (Direktur)
Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan
Pertemuan Pembukaan Senin, 10 April 2017, Pkl: 12.30 –13.00 WIB
Tempat : Kantor PT FU-LI INDONESIA
Perkenalan Tim Audit, Tujuan kegiatan verifikasi, konfirmasi ruang lingkup, rencana kerja verifikasi, metodologi dan mekanisme verifikasi, jaminan kerahasiaan data auditee.
Verifikasi Dokumen dan Verifikasi Lapangan
Senin, 10 April 2017, Pkl: 13.00 –17.00 WIB
Rabu, 11 April 2017, Pkl: 09.00 –13.00 WIB
Tempat : Kantor PT FU-LI INDONESIA
Dilakukan pengecekan dokumen legalitas perusahaan, dokumen bahan baku, dokumen dan proses produksi, dokumen penjualan, uji petik bahan baku, dokumen dan implementasi K3, Dokumen ketenagakerjaan Pertemuan Penutupan Selasa, 11 April 2017, Pkl:
13.00 –14.00 WIB
Tempat : Kantor PT FU-LI INDONESIA
Disampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang baik, ringkasan hasil verifikasi lapangan, tanggapan auditee terhadap hasil verifikasi, penyampaian mekanisme penyusunan laporan dan pengambilan keputusan, penyampaian mekanisme banding terhadap hasil keputusan, penandatanganan BA Pertemuan Penutupan
Pengambilan Keputusan Yogyakarta, 12 Mei 2017 Menetapkan Keputusan PK pada PT FU-LI INDONESIA bahwa dinyatakan LULUS dan dipertahankan SERTIFIKAT LEGALITAS KAYU yang telah diberikan sebelumnya dan berhak menggunakannya sebagaimana ketentuan.
(4) Resume Hasil Penilaian :
Kriteria/Indikator/Verifier Nilai Ringkasan Justifikasi
Prinsip 1. Pemegang Izin Usaha Mendukung Terselenggaranya Perdagangan Kayu Sah Kriteria 1.1. Unit Usaha Dalam Bentuk :
(B) Eksportir produk olahan memiliki Izin yang sah
Indikator 1.1.1. Unit usaha adalah produsen yang memiliki izin yang sah Verifier 1.1.1 (a) Akte
pendirian perusahaan
dan/atau perubahan terakhir
Memenuhi Tersedia akta pendirian perusahaan No.02 tanggal 2 September 2003 oleh Notaris Kiagus Daud, SH.MKn, Notaris di Semarang yang telah mendapatkan pengesahan oleh Kemenkumham No. C-23095 HT.01.01.TH.2003 tanggal 29 September 2003 dan tersedia Akta Perubahan Terakhir PT FU-LI INDONESIA No. 02 tanggal 03 September 2015 oleh Notaris W.Tri Marwoto Sulistiyanto, S.H.,M.Kn yang telah mendapat pengesahan juga oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : AHU-AH.01.03-0961984 TAHUN 2015 tertanggal 04 September 2015
Verifier 1.1.1 (b) Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Izin Perdagangan yang tercantum dalam Izin Industri
Memenuhi Tidak tersedia Surat Ijin Usaha Perdagangan, namun PT FU-LI INDONESIA telah memiliki Surat Persetujuan Penanaman Modal Asing dari Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal No. 594/I/PMA/2003 tanggal 4 September 2003 dan Izin Usaha Industri yang diterbitkan oleh Kepala Badan Penanaman Modal Kementerian Perdagangan Nomor:
11/33/T/INDUSTRI/2004 tanggal 18 Maret 2004. Barang/jasa dagangan utama yang tercantum dalam Izin Usaha Industri sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan yang tercantum dalam Akta Pendirian PT FU-LI INDONESIA
Verifier 1.1.1 (c) Izin HO (izin gangguan lingkungan sekitar industri)
Memenuhi Tersedia Izin Gangguan (HO) atas nama PT FU-LI INDONESIA awal pendirian Nomor: 503/IG/067 Tahun 2004 tanggal 17 Februari 2004 dan Izin Gangguan perpnjang terakhir No. 502.6 / IG.ITU / 21 /2016 tanggal 10 Februari 2016 yang diterbitkan dan disahkan oleh Kepala Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Jepara. Izin Gangguan ini berlaku sampai tanggal 7 Mei 2020 dan sesuai dengan ruang lingkup usahanya
Verifier 1.1.1 (d) Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
perubahan ke-2 tanggal 31 Maret 2016 dengan No. 112613100483. TDP disahkan oleh Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu kabupaten Jepara, dengan kegiatan usaha pokok Industri Furniture dari kayu
Verifier 1.1.1 (e) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Memenuhi Tersedia NPWP PT FU-LI INDONESIA dengan No. 02.116.182.3.516.000 tanggal 2 Juni 2008, SKT dengan No. S-5983KT/WPJ.10/KP.1303/2016 tanggal 23 Mei 2016 dan SPPKP No PEM-0169187/WPJ.10/KP.1303/2009 tanggal: 30 Oktober 2009. Dimana 9 nomor digit awal NPWP sudah sesuai dengan dokumen lainnya.
Verifier 1.1.1 (f) AMDAL/Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) – Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL)/ Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL)/Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)/Surat Izin Lingkungan (SIL)/Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH)
Memenuhi Telah tersedia Dokumen UKL-UPL PT FU-LI INDONESIA yang lengkap dan sah sesuai dengan kegiatan usahanya. Tersedia pula laporan semester 1 dan 2 tahun 2016 sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap pelaksanaan UKL-UPL di perusahaan. Laporan tersebut juga telah diterima oleh instansi terkait.
Verifier 1.1.1 (g) IUIPHHK, Izin Usaha Industri (IUI) atau Izin Usaha Tetap (IUT)
Memenuhi PT FU-LI INDONESIA mempunyai dokumen Ijin Usaha Industri (IUI) yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal a.n Menteri Perindustrian dan ditandatangani oleh Achmad Kurniadi sebagai Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal. Dari hasil verifikasi dan observasi lapangan, kegiatan usaha yang dilakukan sesuai dengan izin yang diberikan yaitu industri Furniture dari kayu dan logam. IUI PT FU-LI INDONESIA masih berlaku selama perusahaan masih beroperasi. Informasi yang terdapat dalam IUI sesuai dengan dokumen legalitas yang lain
Pemenuhan Bahan Baku Industri (RPBBI) untuk IUIPHHK
Diaplikasikan dan/atau kayu bulat sedang dan/atau kayu bulat kecil menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Karena bukan industri primer maka tidak wajib membuat RPBBI sebagaimana Permenhut No. P.09/Menhut-II/2012 Pasal 3 ayat (1) Setiap Pemegang Izin Usaha Industri Primer Hasil Hutan Kayu (IU-IPHHK) wajib menyusun RPBBI setiap tahun, sehingga verifier ini tidak dilakukan verifikasi lebih lanjut (Not Applicable).
Kriteria 1.2. Importir Kayu dan produk kayu
Indikator 1.2.1. Importir adalah importir yang memiliki izin yang sah
Dokumen identitas importir Tidak diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA bukan importir. Bahan baku berasal dari domestik, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Indikator 1.2.2. Importir memiliki sistem uji tuntas (due diligence)
Panduan/pedoman/prosedur pelaksanaan dan bukti pelaksanaan sistem uji tuntas (due diligence) importir
Tidak diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA bukan importir. Bahan baku berasal dari domestik, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Kriteria 1.3 Unit usaha dalam bentuk kelompok
Indikator 1.3.1. Kelompok memiliki akte notaris pembentukan kelompok atau dokumen pembentukan kelompok
Akte notaris pembentukan kelompok atau dokumen pembentukan kelompok
Tidak diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA dalam memperoleh SLK dengan skema mandiri, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Internal Audit anggota kelompok
Tidak diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA dalam memperoleh SLK dengan skema mandiri, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Prinsip 2. Unit Usaha Mempunyai dan Menerapkan Sistem Penelusuran Kayu yang Menjamin Keterlacakan Kayu dari Asalnya
Indikator 2.1.1 Unit usaha mampu membuktikan bahwa bahan baku yang diterima berasal dari sumber yang sah.
Verifier 2.1.1.(a) Kontrak suplai bahan baku dan/atau dokumen jual beli
Memenuhi Seluruh penerimaan bahan baku berupa muebel setengah jadi PT FU-LI INDONESIA dari Pemasok dilengkapi dengan dokumen jual beli yang berupa surat jalan dan bukti kas keluar sebagai bukti tanda terima barang dan pembayarannya. Hasil verifikasi juga menunjukkan bahwa seluruh bahan baku meubel setengah jadi yang diterima berasal dari 6 (enam) pemasok yang sudah memiliki kontrak suplai dengan PT FU-LI INDONESIA
Verifier 2.1.1.(b) Daftar Pemeriksaan Kayu Bulat
Tidak diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA dalam proses produksinya tidak menggunakan bahan baku kayu bulat atau kayu bulat dari hutan negara, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.1.(c ) Bukti serah terima kayu selain kayu bulat dari hutan negara, dilengkapi dengan dokumen angkutan hasil hutan yang sah
Memenuhi Seluruh penerimaan bahan baku mebel/furniture setengah jadi dari Pemasok disertai dengan Surat Jalan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak sebagai bukti serah terima barang antara Pemasok dengan PT FU-LI INDONESIA. Pada periode April 2016 s.d Maret 2017 terdapat 47 kali penerimaan bahan baku meubel/furniture setengah jadi. Seluruh pengiriman juga dilengkapi dengan DKP karena seluruh pemasok PT FU-LI INDONESIA belum memiliki Sertifikat LK Verifier 2.1.1.(d) Dokumen
angkutan hasil hutan yang sah
Memenuhi Seluruh penerimaan bahan baku meubel/furniture setengah jadi PT FU-LI INDONESIA periode April 2016 s.d Maret 2017 sebanyak 47 kali peneriman, selalu disertai dengan dokumen angkutan hasil hutan yang sah yaitu berupa Surat Jalan. Penerimaan bahan baku meubel/furniture setengah jadi dengan jenis kayu Jati yang berasal dari IRT sebanyak 47 kali dengan jumlah sebanyak 1.728 pcs dengan volume
53,1434 m3. Dari hasil uji petik bahan baku
barang, jumlah, dan jenis kayu di lapangan dengan dokumen angkutan serta pada saat observasi dokumen dan lapangan. Jumlah satuan dan volume di dalam dokumen angkutan hasil hutan yang sah sesuai dengan stock/Laporan Mutasi Kayu pada periode yang sama. PT FU-LI INDONESIA tidak terdapat menggunakan kayu lelang. Verifier 2.1.1.(e) Nota dan
Dokumen Keterangan (Berita Acara dari petugas kehutanan kabupaten/kota atau dari Aparat Desa/Kelurahan) yang dapat menjelaskan asal usul untu kayu bekas/hasil bongkaran, serta Deklarasi Kesesuaian Pemasok
Tidak diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA tidak menggunakan bahan baku dari kayu bekas/hasil bongkaran sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.1.(f) Dokumen angkutan berupa Nota untuk kayu limbah industri
Tidak diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA tidak menggunakan bahan baku dari kayu bekas/limbah industri, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.1.(g) Dokumen S-LK/S-PHPL yang dimiliki pemasok dan/atau DKP dari Pemasok
Memenuhi Seluruh penerimaan bahan baku meubel/furniture setengah jadi untuk periode April 2016 s.d Maret 2017 ( 47 kali) sudah dilengkapi DKP karena seluruh pemasok PT FU-LI INDONESIA belum memiliki Sertifikat Legalitas Kayu. Tersedia juga prosedur pemeriksaan DKP dan personel yang ditunjuk untuk bertanggung jawab dalam pemeriksaan terhadap dokumen DKP yang diterima dari pemasok beserta laporan hasil pemeriksaannya Verifier 2.1.1.(h) Informasi
terkait VLBB untuk pemasok baku kayu dari pemasok yang telah memiliki SLK dan DKP, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan.
Verifier 2.1.1.(i) Dokumen Pendukung RPBBI
Tidak diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA bukan IUIPHHK yang berkewajiban membuat RPBBI dan dokumen pendukungnya, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). Indikator 2.1.2. Importir mampu membuktikan bahwa kayu yang diimpor berasal dari sumber yang sah
Verifier 2.1.2.(a) Pemberitahuan Impor Barang
Tidak diaplikasikan
(PIB) pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.2.(b) Bill of Lading
(B/L)
Tidak diaplikasikan
Bahan baku yang digunakan oleh PT FU-LI INDONESIA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.2.(c) Packing List
(P/L)
Tidak diaplikasikan
Bahan baku yang digunakan oleh PT FU-LI INDONESIA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.2.(d) Invoice Tidak diaplikasikan
Bahan baku yang digunakan oleh PT FU-LI INDONESIA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.2.(e) Deklarasi Tidak diaplikasikan
Bahan baku yang digunakan oleh PT FU-LI INDONESIA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.2.(f) Bukti Pembayaran Bea Masuk (bila terkena bea masuk)
Tidak diaplikasikan
Bahan baku yang digunakan oleh PT FU-LI INDONESIA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.2.(g) Dokumen lain yang relevan untuk kayu yang dibatasi perdagangannya
Tidak diaplikasikan
Bahan baku yang digunakan oleh PT FU-LI INDONESIA adalah berjenis kayu Jati, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.2.(h) Bukti penggunaan kayu dan produk turunannya.
Tidak diaplikasikan
Bahan baku yang digunakan oleh PT FU-LI INDONESIA seluruhnya berasal dari pemasok domestik, tidak ada yang berasal dari kayu impor, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Indikator 2.1.3. Unit usaha menerapkan sistem penelusuran kayu
Verifier 2.1.3.(a) Tally sheet penggunaan bahan baku hasil produksi
periode April 2016 s.d Maret 2017 yang dapat menunjukkan informasi ketertelusuran asal usul bahan baku yaitu dengan menggunakan identitas no Surat Jalan.
Verifier 2.1.3.(b) Laporan produksi hasil olahan
Memenuhi Terdapat laporan produksi meubelair/furniture sebanyak 1.703 pcs dengan volume sebesar 53,9987 m3, dari penggunaan bahan baku meubel/furniture setengah jadi sebanyak 1.703 pcs dengan volume sebesar 53,9987 m3, dengan rendemen sebesar 100 %. Laporan produksi sesuai dengan LMK periode yang sama, dan terdapat hubungan yang logis antara input-output dan rendemen
Verifier 2.1.3.(c) Produksi industri tidak melebihi kapasitas produksi yang diizinkan.
Memenuhi Jenis produk sesuai dengan izin usaha auditee yaitu meubelair dari kayu. Realisasi produksi meubelair PT FU-LI INDONESIA periode April 2016 s.d Maret 2017 sebesar
1.703 pcs dengan volume sebesar 53,9987
m3, tidak melebihi kapasitas produksi yang tercantum dalam Surat Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Kementrian Perindustrian Nomor: 11/33/T/INDUSTRI/2004 tanggal 18 Maret 200418 Maret 2004 yaitu sebesar 1.500
m3/tahun. Verifier 2.1.3.(d) Hasil
produksi berasal dari kayu lelang dipisahkan.
Tidak Diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA tidak menggunakan bahan baku dari kayu lelang, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.3.(e) Dokumen catatan/laporan mutasi kayu
Memenuhi Hasil verifikasi menunjukkan tersedia laporan mutasi kayu PT FU-LI INDONESIA. Dokumen Laporan Mutasi Kayu menunjukkan bahwa terdapat kesesuaian informasi dalam laporan tersebut dengan dokumen pendukungnya seperti Laporan Penerimaan bahan baku, Laporan produksi dan laporan penjualan
Indikator 2.1.4. Proses pengolahan produk melalui jasa dengan pihak lain (industri lain atau pengrajin/industri rumah tangga)
Verifier 2.1.4.(a) Dokumen S-LK atau DKP (Verifier tidak berlaku bila penyedia jasa bukan
Tidak Diaplikasikan
industr pengolahan kayu) Applicable).
Verifier 2.1.4.(b) kontrak jasa pengolahan produk antara auditee dengan pihak penyedia jasa (pihak lain)
Tidak Diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA tidak menggunakan jasa pihak lain dalam proses produksinya, semua ditangani/dilakukan sendiri/mandiri, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). semua dilakukan sendiri, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable). Verifier 2.1.4.(d) Ada
pemisahan produk yg dijasakan pada perusahaan jasa pemisahan produk yang dijasakan, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Verifier 2.1.4.(e) Adanya pendokumentasian bahan baku, proses dan produksi dan ekspor apabila ekspor dilakukan melalui industri jasa.
Tidak Diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA tidak melakukan ekspor melalui industri jasa, sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Prinsip 3. Keabsahan perdagangan atau pemindahtanganan hasil produksi
Kriteria 3.1. Perdagangan atau pemindahtanganan hasil produksi dengan tujuan domestic Indikator 3.1.1 Unit usaha menggunakan dokumen angkutan hasil hutan yang sah untuk perdagangan atau pemindahtanganan hasil produksi dengan tujuan domestik.
Verifier 3.1.1. Dokumen angkutan hasil hutan yang sah
Tidak Diaplikasikan
PT FU-LI INDONESIA tidak melakukan penjualan domestik, 100 % ekspor sehingga verifier ini tidak diaplikasikan (Not Applicable).
Kriteria 3.2 Pengapalan kayu olahan untuk ekspor
Indikator 3.2.1. Pengapalan kayu olahan untuk ekspor harus memenuhi kesesuaian dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)
Verifier 3.2.1. (a) Produk hasil olahan kayu yang diekspor
Memenuhi Hasil verifikasi menunjukkan PT FU-LI INDONESIA memiliki dokumen produksi dan ekspor periode April 2016 s.d Maret 2017, dimana produk kayu (furniture) yang diekspor merupakan hasil produksi sendiri Verifier 3.2.1. (b)
Pemberitahuan Ekspor Barang
(P E B) setiap kegiatan ekspor PT FU-LI INDONESIA yang sesuai dengan dokumen ekspor lainnya
Verifier 3.2.1. (c) Packing List Memenuhi Setiap penjualan ekspor telah dilengkapi dengan dokumen Packing List (P/L). Berdasarkan hasil verifikasi dokumen
Packing List diperoleh informasi bahwa data mengenai deskripsi produk, jumlah produk dan volume produk, serta negara tujuan, yang tercantum dalam dokumen Packing List sesuai dengan data informasi yang tercantum dalam Invoice, Bill Of Lading, PEB dan NPE.
Verifier 3.2.1.(d) Invoice Memenuhi Verifikasi dilakukan terhadap data kegiatan ekspor yaitu dokumen ekspor/transaksi
Invoice sebanyak 9 kali yang berisi informasi tentang deskripsi produk, jumlah
pieces produk, penerima dan negara tujuan, nilai transaksi. Hasil pemeriksaan terhadap PT FU-LI INDONESIA dapat menunjukkan kelengkapan dokumen
Invoice dalam setiap kegiatan ekspornya. Data pada invoice sesuai dengan data PEB, Packing List, Bill Of Lading dan NPE. Verifier 3.2.1.(e) Bill of Lading Memenuhi Verifikasi dilakukan terhadap data kegiatan
ekspor yaitu dokumen ekspor/ transaksi invoice sebanyak 9 kali. Hasil pemeriksaan terhadap PT FU-LI INDONESIA menyatakan bahwa industri dapat menunjukkan kelengkapan dokumen Bill Of Lading dalam setiap kegiatan ekspornya serta terdapat kesesuain dengan dokumen ekspor lainnya (PEB, Packing List, Invoice).
Verifier 3.2.1.(f) Dokumen V‐Legal untuk produk yang wajib dilengkapi dengan Dokumen V-Legal
Memenuhi Berdasar hasil verifikasi pada periode April 2016 s.d Maret 2017 terdapat 7
penggunaan dokumen V-Legal, dan data dalam dokumen V-Legal sesuai dengan data dalam dokumen-dokumen ekspor lainnya, dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang,
Invoice, Packing List dan Bill of Lading serta tidak dibuktikan bahwa PT FU-LI INDONESIA menggunakan bahan baku dari kayu hasil lelang. Seluruh kegiatam stuffing
dilakukan di industri PT FU-LI INDONESIA Verifier 3.2.1.(g) Hasil
verifikasi teknis (Laporan Surveyor) untuk produk yang wajib verifikasi teknis
Tidak diaplikasikan
Verifier 3.2.1. (h) Bukti pembayaran bea keluar bila terkena bea keluar
Tidak diaplikasikan
Produk PT FU-LI INDONESIA berupa furniture tidak termasuk dalam produk yang terkena kewajiban membayar bea keluar ekspor sehingga verifier ini tidak diverifikasi lebih lanjut (Not Applicable).
Verifikasi 3.2.1.(i) Dokumen lain yang relevan untuk jenis kayu yang dibatasi perdagangannya
Tidak diaplikasikan
Produk PT FU-LI INDONESIA berbahan baku jenis kayu Jati, tidak termasuk dalam jenis yang dibatasi perdagangannya sehingga verifier ini tidak diverifikasi lebih lanjut (Not Applicable).
Verifier 3.3.1 Tanda V-Legal yang dibubuhkan sesuai Ketentuan
Memenuhi Verifikasi dilakukan terhadap penggunaan tanda V-Legal dimana PT FU-LI INDONESIA telah membubuhkan tanda V-Legal dalam dokumen ekspornya yaitu Packing List dsan
Invoice sesuai ketentuan. PT FU-LI INDONESIA tidak menggunakan kayu lelang (sitaan, temuan, rampasan) serta tidak membubuhkan Tanda V-Legal pada produk kayu lelang.
Prinsip 4. Pemenuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan
Kriteria 4.1. Pemenuhan Ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Indikator 4.1.1. Prosedur dan Implementasi K3 Verifier 4.1.1. (a)
Implementasi Prosedur K3
Memenuhi Hasil verifikasi menunjukkan PT FU-LI INDONESIA telah memiliki prosedur K3 dan menunjuk personil penanggung jawab K3 dalam rangka menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di perusahaan
Verifier 4.1.1.(b) Ketersediaan jalur evakuasi dan peralatan K3 seperti Alat Pemadam Api Ringan, peralatan P3K dan Alat Pelindung Diri
Memenuhi Tersedia peralatan APAR, kotak P3K dan peralatan K3 berupa APD yang berfungsi dengan baik. Peralatan juga tersedia sewaktu-waktu apabila dibutuhkan. Terdapat jalur evakuasi dan tempat berkumpul di areal yang aman dan terdapat tanda-tanda peringatan dilarang merokok dan agar menjaga keselamatan kerja. Verifier 4.1.1.(c) Catatan
kecelakaan kerja
Memenuhi Pada periode April 2016 s.d Maret 2017 tidak ada kecelakaan kerja yang terjadi di PT FU-LI INDONESIA, namun
Kriteria 4.2. Pemenuhan hak‐hak tenaga kerja
Indikator 4.2.1. Kebebasan berserikat bagi pekerja Verifier 4.2.1. Ada serikat
pekerja atau kebijakan perusahaan (Auditee) yang membolehkan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja
Memenuhi Hasil verifikasi menunjukkan PT FU-LI INDONESIA memiliki pernyataan dari Mu Chuan Yao No. 01/FULI-PER/V/2015 tanggal 4 Desember 2015 selaku direktur PT FU-LI INDONESIA yang membolehkan karyawan untuk membentuk dan terlibat dalam serikat pekerja. Hal ini diperkuat dengan hasil wawancara yang menyatakan bahwa perusahaan memberikan kebebasan dalam hal berserikat
Indikator 4.2.2. Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP) Verifier 4.2.2. Ketersediaan
Dokumen KKB atau PP
yang
mengatur hak-hak pekerja
Memenuhi Hasil verifikasi menunjukkan PT FU-LI INDONESIA memiliki Peraturan Perusahaan yang masih berlaku beserta surat pengesahaannya dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara No. Kep. 560 / 116 / 2016 yang isinya mengatur hak-hak pekerja
Indikator 4.2.3. Tidak Mempekerjakan Anak Dibawah Umur
Verifier 4.2.3. Tidak ada pekerja yang masih di bawah umur
Memenuhi Hasil verifikasi PT FU-LI INDONESIA menunjukkan bahwa tidak terdapat karyawan anak-anak/pekerja masih di bawah umur. Karyawan termuda atas nama Eliya Susilowati yang lahir di Jepara pada tanggal 17 Oktober 1994. Saat ini yang bersangkutan berusia 22 tahun 6 bulan
Yogyakarta, 12 Mei 2017