TESIS. Oleh. M. HENDRA PRATAMA GINTING /M.Kn FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN Universitas Sumatera Utara
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Akibat hukum atas pelaksanaan pemberian wakaf atas tanah yang dibuat dibawah tangan yang tidak disetujui oleh ahli waris yaitu status tanah
Erwin Harris Rahman : Tindak Pidana Penggelapan Yang Dilakukan Pejabat Notaris Dikaitkan Dengan Sumpah Jabatan Notaris (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Medan 2601/Pid.B/2003/
Adapun hal ini terlihat dari pendapat Majelis Hakim yang melihat perbedaan yaitu Penggugat mengetahui peralihan hak atas tanah kepada orang lain atas Surat Pelepasan
Dalam tesis ini yang menjadi titik permasalahan adalah bagaimana kedudukan hukum ahli waris golongan II setelah terbitnya penetapan pengesahan yang dilakukan setelah pewaris
ditandatangani oleh seluruh ahli waris, kepala desa dan camat serta saksi-saksi sebagai alat bukti yang memiliki kekuatan hukum yang kuat dalam menentukan ahli waris yang
Isi amar Putusan Pengadilan Tinggi Nomor: 311/PDT/2009/ PT.SBY Nomor 3 tentang pembagian warisan Almarhum Agus Wijaya kepada ahli warisnya tidak sesuai menurut Kitab
Perselisihan tersebut terjadi sejak adanya pengumuman/aanmaning yang dilakukan oleh VN selaku kuasa hukum dari ahli waris pemilik tanah yang pada intinya menyatakan terhadap tanah
Pada dasarnya tesis ini merupakan upaya untuk memahami tentang bagaimana pengadilan (hakim) di Indonesia — khususnya di lokasi penelitian — mempraktekkan ketentuan