MODUL AJAR
“(
Meneladani Jejak Langkah Ulama Indonesia yang Mendunia)” A. INFORMASI UMUMElemen Pembelajaran
: SKI Capaian
pembelajaran
: Peserta didik mampu menganalisa dalam kehidupan sehari hari Nama Penyusun : SYAMSUL ARIFIN, S.Pd.I
Institusi : SMK Negeri 2 Pamekasan Tahun penyusunan : 2022
Jenjang sekolah : SMK
Kelas : XI
Alokasi Waktu : 9 JP
Kompetensi Awal : Peserta didik mampu meneladani jejak langkah ulama indonesia yang mendunia dalam menyebarkan ajaran Islam
Profil Pelajar Pancasila
: Mandiri: Dapat memahami peran tokoh ulama dalam meneladani jejak langkah ulama indonesia yang mendunia
Kreatif: Mampu mempresentasikan paparan mengenai sejarah perjuangan meneladani jejak langkah ulama indonesia yang mendunia
Tanggung jawab : Membiasakan sikap kesederhanaan, tekun, damai kesungguhan dalam mencari ilmu, dan semangat menghargai adat istiadat dan perbedaan keyakinan orang lain Sarana dan
Prasarana
: LCD projector, speaker active, laptop, Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI), handphone, kamera, kertas karton, spidol warna atau media lain yang dibutuhkan.
Target peserta didik : 1) Peserta didik dengan tipikal 2) Peserta dengan kesulitan belajar 3) Peserta didik dengan pencapaian tinggi Model Pembelajaran : Tatap Muka
B. KOMPONEN INTI
Tujuan Pembelajaran : 1) Melalui metode discovey learning dan information search, mampu menganalisis peran meneladani jejak langkah ulama indonesia yang mendunia dalam menyebarkan ajaran Islam;
2) Melalui metode timeline, mampu mempresentasikan paparan mengenai sejarah perjuangan dan meneladani jejak langkah ulama indonesia yang mendunia;
3) Melalui metode mask party, mampu meyakini metode dakwah yang moderat, bi al-hikmah wa al-mau’idlatil hasanah adalah perintah Allah Swt.;
4) Melalui metode problem-based learning, mampu membiasakan sikap kesederhanaan, tekun, damai kesungguhan dalam mencari ilmu, dan semangat menghargai adat istiadat dan perbedaan keyakinan orang lain.
Pemahaman Bermakna
: Meneladani jejak langkah ulama indonesia yang mendunia dalam menyebarkan ajaran Islam
Pertanyaan Pemantik
: 1) Mengapa kita harus mengetahui bagaimana cara meneladani jejak langkah ulama indonesia yang mendunia dalam
menyebarkan ajaran Islam
2) Dengan cara apa kita mengetahui meneladani jejak langkah ulama indonesia yang mendunia dalam menyebarkan ajaran Islam
3) Langkah apasaja agar bisa mengetahui p meneladani jejak langkah ulama indonesia yang mendunia dalam menyebarkan ajaran Islam
Asesmen : Jenis Asesmen
1) Asesmen diagnostik
Tes lisan: kamu lebih suka melihat atau mendengar?
(dari hal tersebut kita bisa mengelompokkan anak berdasarkan kesukaanya).
2) Asesmen formatif : keaktifan murid, sikap murid 3) Asesmen sumatif
Aspek penilaian:
1) Pengetahuan :pengetahuan teoritis (objek penilaian), tes tertulis (teknik penilaian), daftar pertanyaan tertulis (instrumen
penilaian)
2) Keterampilan : unjuk kerja (objek penilaian), tes unjuk kerja (teknik penilaian), lembar kerja (instrumen penilaian)
3) Sikap : tanggung jawab, ketepatan dalam menyelesaikan tugas Pengayaan dan
Remedial
: 1) Pengayaan diberikan diberikan pada siswa yang sudah mencapai target pembelajaran
2) Remedial diberikan pada siswa yang masih belum mencapai target pembelajaran
Kegiatan
Pembelajaran
: Pertemuan 1 (3 JP ) Pendahuluan
(15 menit)
: 1) Mengawali pembelajaran dengan berdoa 2) Mengecek kehadiran siswa
3) Memberikan pertanyaan pemantik sesuai tujuan pembelajaran 4) Menyampaikan tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti (65 menit)
: 1) Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan cakupan materi.
2) Guru memberikan permasalahan terkait meneladani jejak langkah ulama indonesia yang mendunia dalam menyebarkan ajaran Islam.
3) Peserta didik mendiskusikan jawaban atas rumusan masalah.
4) Peserta didik melakukan aktivitas pengumpulan data dan informasi dari referensi buku-buku yang relevan, sumber dari internet dan referensi yang tersedia di perpustakaan sekolah untuk menjawab rumusan masalah.
5) Peserta didik melakukan pengolahan data dan informasi dengan mendiskusikan di dalam kelompoknya.
6) Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.
7) Secara bersama-sama menyimpulkan hasil temuan yang diperoleh.
Penutup (10 menit)
: 1) Peserta didik dan guru melakukan refleksi dari materi yang sudah dipelajari
2) Menyampaikan skenario pembelajaran untuk pertemuan yang akan datang
3) Melakukan doa bersama untuk mengakhiri pembelajaran Pertemuan 2 (3 JP )
Pendahuluan (15 menit)
: 1) Mengawali pembelajaran dengan berdoa 2) Mengecek kehadiran siswa
3) Memberikan pertanyaan pemantik terkait materi sebelumnya 4) Menyampaikan tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti (65 menit)
: 1) Guru membagi kelas menjadi empat kelompok.
2) Guru menyampaikan tentang tujuan pembelajaran
3) Setiap kelompok diberikan satu paket kartu yang telah disiapkan oleh guru seukuran kartu-kartu remi/kartu uno. Satu paket berisi minimal 9 kartu kosong (atau lebih jika dibutuhkan)
4) Berikan tugas kepada kelompok untuk menuliskan pada setiap kartu nama-nama masing-masing tokoh ulama mendunia, tahun lahir, tahun wafat, sanad guru dan tempat memperdalam ilmu agama Islam, wilayah dakwah, metode dakwah dan pemikiran dari setiap wali tersebut
5) Siapkan kertas asturo/kertas manila untuk setiap kelompok 6) Kartu-kartu yang sudah berisi tentang proil para wali tersebut,
kemudian disusun urut secara kronologis berdasarkan tahun yang lebih awal di atas kertas asturo/kertas manila
7) Buatlah garis lurus dan kartu-kartu yang sudah diurutkan
ditempel dengan lem kertas sehingga membentuk timeline (garis waktu) tentang urutan masa dan periode meneladani jejak langkah ulama indonesia yang mendunia
8) Setelah semua kelompok selesai membuat timeline, kemudian kesimpulan dibuat bahan presentasi untuk dipaparkan di kelas Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas
9) Guru memberikan reinforcement atau penguatan terhadap presentasi dari masing-masing kelompok dan menyimpulkan capaian kompetensi pembelajaran.
Penutup (10 menit)
: 1) Mengevaluasi pengalaman saat merancang dan membuat proyek, dan bersama-sama melakukan refleksi.
2) Melakukan berdoa bersama untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran
Pertemuan 3 (3 JP ) Pendahuluan
(15 menit)
: 1) Mengawali pembelajaran dengan berdoa 2) Mengecek kehadiran siswa
3) Memberikan pertanyaan pemantik terkait materi sebelumnya 4) Menyampaikan tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti (65 menit)
: 1) Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan cakupan materi 2) Guru memberikan permasalahan terkait materi yang
disampaikan.
3) Bagilah kelas menjadi 9 (sembilan kelompok)
4) Setiap kelompok diberi nama sesuai jejak langkah ulama indonesia yang mendunia secara berurutan
5) Guru menyiapkan image/foto/gambar dari para tokoh ulama
indonesia yang mendunia kemudian dicetak pada kertas sampul yang cukup tebal.
6) Siapkan kaitan untuk tali seperti tali masker
7) Mintalah kelompok untuk mengaitkan tali di bagian yang sejajar dengan gambar telinga
8) Kelompok memilih salah satu anggota yang akan mengenakan masker/topeng representasi para tokoh ulama indonesia yang mendunia tersebut.
9) Ciptakanlah situasi di kelas sebagai forum musyawarah para tokoh ulama indonesia yang mendunia
10) Masing-masing perwakilan kelompok yang telah mengenakan topeng wali tersebut kemudian bertindak seolah-olah sebagai wali dan memberikan banyak ide, gagasan dan tokoh ulama indonesia yang mendunia.
11) Semua anggota kelas harus menyimak dan memahami pesan- pesan moral dari aktivitas ini.
12) Guru memberikan reinforcement atau penguatan terhadap presentasi dari masing-masing kelompok dan menyimpulkan capaian kompetensi pembelajaran.
Penutup (10 menit)
: 1) Peserta didik dan guru menyimpulkan hasil pembelajaran 2) Peserta didik dan guru melakukan refleksi terhadap materi
yang sudah dipelajari
3) Melakukan berdoa bersama untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran
C. LAMPIRAN Lembar Kerja Peserta Didik
: 1) Tes Tertulis Uraian 2) Pilihan Ganda
3) Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
Penskoran : 1) isi teks : - tepat (skor 30), kurang tepat (skor 20), tidak tepat (10)
2) ketepatan menuliskan struktur dan kaidah teks: tepat (skor 30), kurang tepat (20), tidak tepat (skor 10)
3) ketepatan dalam menuliskan teks berdasarkan struktur dan kaidah : tepat (30), kurang tepat (20), tidak tepat (10) Bahan Bacaan Guru
dan Peserta Didik
: Modul utama (buku pegangan guru) Bahan bacaan dari internet
Glosarium : Teladan : Memberi contoh yang baik dalam semua aspek Karya : Hasil perbuatan
Daftar Pustaka : Buku paket Agama dan Budi pekerti
https://sumberbelajar.seamolec.org/Media/Dokumen/59cb17ba865 eac06184466d7/67790c0613011c13ca3026e2ff3a8779.pdf
Lampiran: Literasi
1. Indonesia merdeka tidak lepas dari peran para Ulama Indonesia. Banyak sekali nama-nama yang dapat kita sodorkan dan menjadi pengingat tentang jejak mereka dalam memerdekakan Indonesia, yang sudah kita kenal, antara lain: Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, Pangeran Antasari, dll.
2. Materi ajar ini, agak berbeda yakni Ulama Indonesia yang bukan hanya memberi sumbangsih besar untuk Indonesia, tetapi mewarnai wajah dunia sampai saat ini.
Mereka itu, antara lain: Abu Abdul Mu’thi Nawawi al-Tanari al-Bantani, Syaikh Yusuf Abul Mahasin Tajul Khalwati alMakasari, Abdus Samad bin Abdullah al-Jawi al- Palimbani, Nuruddin bin Ali ar-Raniri, Syekh Abdurauf bin Ali al-Singkili, Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani, Hamzah al-Fansuri.
3. Syekh Nawawi pernah menjadi imam di Masjidil Haram. Gelarnya Sayyidul Hijaz. Di kawasan Asia Tenggara, khususnya di dunia pesantren, karya-karyanya masih dipelajari, dikaji, dan ditelaah.
4. Jejak dakwah Syekh Yusuf Tajul Khalwati dimulai dari Gowa, Sulawesi Selatan, lalu diasingkan ke Srilanka (Asia Selatan, dekat India) ke Afrika Selatan. Presiden Nelson Mandela menyebutnya sebagai ‘Salah Seorang Putra Afrika Terbaik’.
5. Syekh Abdus Samad merupakan pelopor perkembangan intelektualisme Nusantara Indonesia. Ketokohannya melengkapi ulama seangkatannya, misalnya Nuruddin ar- Raniri, Muhammad Arsyad al-Banjari, Hamzah Fansuri, Yusuf al-Makasari, dan masih banyak lainnya.
6. Ilmu Syekh Nuruddin sangat luas yang meliputi bidang sejarah, politik, sastra, filsafat, fikih, dan mistisisme (tasawuf). Beliau juga negarawan, ahli fikih, teolog, sufi, sejarawan dan sastrawan penting dalam sejarah Melayu pada abad ke-17.
Mengetahui,
Pamekasan, 18 Juli 2022 Kepala Sekolah
Hj. Sri Indrawati, S.Pd., MM.
NIP. 19660716 198903 2 008
Guru Mata Pelajaran,
Syamsul Arifin, S.Pd.I.
NIP. 19890426 202012 1 008