Kontak:
Equity & Index Valuation Division Phone: (6221) 7278 2380
[email protected] “Pernyataan disclaimer pada halaman akhir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen ini” www.pefindo.com
Fortune Indonesia, Tbk
Laporan Kedua
Equity Valuation
8 Maret 2013 Target Harga Terendah Tertinggi 270 295 Marketing Communication Kinerja Saham 0 100 200 300 0 500 1,000 1,500 2,000 2,500 3,000 3,500 4,000 4,500 5,000Feb-12 Apr-12 Jun-12 Aug-12 Oct-12 Dec-12 FORU IHSG
IHSG FORU
Sumber: Bloomberg
Informasi Saham Rp
Kode Saham FORU
Harga Saham Per 7 Maret 2013 139 Harga Tertinggi Penutup 52 minggu terakhir 182 Harga Terendah Penutup 52 minggu terakhir 121 Kapitalisasi Pasar Tertinggi 52 minggu (miliar) 85 Kapitalisasi Pasar Terendah 52 minggu (miliar) 56 Penilaian Saham Sebelumnya Saat ini
Tertinggi 230 295
Terendah 210 270
Market Value Added & Market Risk
0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 -98 -96 -94 -92 -90 -88 -86 -84 -82 9M11 9M12 M ar ke t R isk M VA
Market Value Added Market Risk
Sumber:Bloomberg, Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing
Pemegang Saham (%)
PT Grhaadhika Fortune 38,82 PT Fortune Daksa Pariwara 6,32 Publik (masing-masing dibawah 5%
kepemilikan) 54,86
*Catatan: per 30 September 2012
Siap Mengejar Pertumbuhan yang Lebih Kuat
Didirikan pada tahun 1970, PT Fortune Indonesia Tbk (Foru) adalah satu-satunya perusahaan jasa komunikasi pemasaran terintegrasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada akhir 2012, FORU menjual kepemilikan mayoritasnya di PT Fortune Travindo (Travindo), agen perjalanan, untuk lebih fokus pada bisnis intinya. FORU saat ini didukung oleh tiga anak perusahaan: PT Fortune Pramana Rancang (public relation), PT Pelita Alembana (periklanan) dan PT Fortune Adwicipta (desain grafis). Dengan 41 tahun pengalaman, FORU telah mendapatkan kepercayaan dari perusahaan-perusahaan besar dari berbagai sektor, termasuk Agung Podomoro Group, Astra Honda Motor, Bank Madiri, Djarum, Campina, XL Axiata (Excelcomindo), Breadtalk, Johnny Andrean, Indocement, Indofood , Pertamina, Optik Melawai, Taman Impian Jaya Ancol, Sinarmas Group, Tupperware, Mustika Ratu, Ultrajaya, Lenovo dan Oriflame.
“Pernyataan disclaimer pada halaman akhir merupakan bagian tak terpisahkan dari dokumen ini” www.pefindo.com
Fortune Indonesia, Tbk
8 Maret 2013 Halaman 2 dari 9
Penyesuaian Target Harga
Kami melakukan beberapa penyesuaian terhadap proyeksi sebelumnya dan menyesuaikan target harga saham naik menjadi Rp270 – Rp295
per saham, berdasarkan pertimbangan – pertimbangan sebagai berikut: Optimisme pada industri periklanan dalam negeri. Di 2012, belanja iklan nasional meningkat sebesar 24% year-on-year (YoY) menjadi Rp107 triliun, terutama disebabkan oleh strategi promosi yang agresif dari beberapa sektor bisnis. Sejalan dengan pemilu nasional 2014, dimana kampanye dimulai pada semester pertama tahun 2013, kami memperkirakan belanja iklan nasional pada tahun ini meningkat sebesar 16% YoY.
Kinerja keuangan FORU. Selama 9M12, FORU berhasil mencetak kenaikan pendapatan 9% menjadi Rp361 miliar, berkat melonjaknya pendapatan iklan. Namun, untuk FY2012, kami menyesuaikan proyeksi pendapatan kami menjadi IDR481 miliar, lebih rendah dari proyeksi kami pada laporan sebelumnya, karena penjualan saham mayoritas FORU pada agen perjalanan PT Fortune Travindo (Travindo).
Asumsi risk free rate, equity premium dan beta masing-masing adalah sebesar 5,4%, 7,2% dan 0,4x.
Prospek Usaha
Dengan indikator ekonomi Indonesia yang baik, seperti yang terlihat pada konsumsi domestik yang kuat, tingkat inflasi di bawah 5% dan suku bunga acuan (BI rate) rendah 5,75%, kami percaya sektor-sektor bisnis akan berusaha mengambil keuntungan dengan meningkatkan produksi dan memperluas pasar mereka. Hal ini, pada gilirannya, akan lebih mendorong industri periklanan. Oleh karenanya, belanja iklan nasional pada tahun ini diperkirakan naik 16% YoY menjadi Rp124 triliun. Selanjutnya, menjelang pemilu nasional dan Piala Dunia 2014, kami yakin bahwa industri periklanan akan mendapatkan keuntungan dari kegiatan promosi kedua event besar tersebut. Melihat semua peluang tersebut ditambah dengan citra FORU dalam industri periklanan dalam negeri, kami memperkirakan pendapatan FORU dapat tumbuh dengan
compound annual growth rate (CAGR) dari 9% selama 2011-2016.
Tabel 1: Ringkasan Kinerja
2009 2010 2011 2012P 2013P
Penjualan [Rp Miliar] 408 489 506 481 530
Laba sebelum pajak
[Rp miliar] 10 14 18 15 17
Laba bersih [Rp miliar] 7 10 13 11 12
EPS [Rp] 14,1 20,7 27,8 24,6 26,7
Pertumbuhan EPS [%] (27,7) 46,6 34,3 (11,7) 8,7
P/E [x] 6,4 5,4 5,2 5,7* 5,2*
PBV [x] 0,4 0,5 0,6 0,7* 0,6*
Sumber: PT Fortune Indonesia Tbk, Estimasi Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing *Berdasarkan harga saham FORU per 7 Maret 2013 – Rp139 per lembar
“Pernyataan disclaimer pada halaman akhir merupakan bagian tak terpisahkan dari dokumen ini” www.pefindo.com
Fortune Indonesia, Tbk
Growth-Value Map memberikan gambaran akan ekspektasi pasar untuk perusahaan-perusahaan yang tercatat di BEI. Metrik Current Performance (“CP”), sumbu horisontal, adalah bagian dari nilai pasar saham saat ini yang dapat dihubungkan dengan nilai perpetuitas dari kinerja profitabilitas perusahaan. Metrik
Growth Expectations (“GE”), sumbu vertikal, merupakan perbedaan antara nilai pasar saham saat ini dengan nilai current performance. Kedua metrik tersebut dinormalisasikan dengan nilai buku perusahaan.
Growth-Value Map membagi perusahaan-perusahaan ke dalam empat klaster, yaitu:
Excellent value managers (“Q-1”)
Pasar memiliki ekspektasi terhadap perusahaan-perusahaan di Q-1 melebih benchmark mereka dalam hal profitabilitas dan pertumbuhan.
Expectation builders (“Q-2”)
Pasar memiliki ekspektasi yang relatif rendah terhadap profitabilitas perusahaan-perusahaan di Q-2 dalam jangka pendek, tetapi memiliki ekspektasi pertumbuhan yang melebihi benchmark.
Traditionalists (“Q-3”)
Pasar memiliki ekspektasi yang rendah terhadap pertumbuhan perusahaan-perusahaan di Q-3, walaupun mereka menunjukkan profitabilitas yang baik dalam jangka pendek.
Asset-loaded value managers (“Q-4”)
Pasar memiliki ekspektasi yang rendah terhadap profitabilitas dan pertumbuhan perusahaan-perusahaan di Q-4.
Berdasarkan laporan keuangan dan data pasar, FORU diklasifikasikan dalam klaster Asset-loaded Value Managers (Q-4), yang berarti pasar memiliki ekspektasi yang rendah terhadap profitabilitas dan pertumbuhan perusahaan. Namun, dengan melihat prospek pertumbuhan di industri periklanan dalam negeri, kami percaya FORU secara bertahap dapat pindah ke klaster Excellent Value Managers (Q-1). Selain itu juga perlu untuk memperkuat sistem internal dan secara teratur memperbarui keberhasilan ekonomi mereka kepada masyarakat.
Gambar 1: Growth Value Map FORU (Industri Periklanan, Percetakan dan Media)
-4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 0 1 2 3 4 5 6 Grow th Exp e ct ati on s Current Performance (CP) Q-1 Q-3 Q-2 Q-4 JTPE FORU MNCN EMTK SCMA
Sumber: Bloomberg, Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing GROWTH VALUE MAP
“Pernyataan disclaimer pada halaman akhir merupakan bagian tak terpisahkan dari dokumen ini” www.pefindo.com
Fortune Indonesia, Tbk
8 Maret 2013 Halaman 4 dari 9
Optimisme pada Industri Periklanan di 2013
Indonesia merupakan salah satu tujuan investasi yang paling menarik saat ini karena basis populasi usia muda dan produktif serta tingkat pendapatan yang meningkat. Hasilnya, banyak perusahaan lokal dan internasional mengambil keuntungan dari peluang besar tersebut melalui promosi yang agresif. Belanja iklan nasional saat ini didominasi oleh perusahaan-perusahaan yang antara lain di sektor telekomunikasi, fast-moving consumer goods, perbankan dan otomotif. Pemilihan umum nasional pada 2014 mendatang juga memberi pertanda baik bagi industri ini, karena iklim politik yang cenderung memanas. Kami percaya bahwa industri ini akan lebih sibuk pada kampanye politik, khususnya untuk legislatif, pada bulan April 2013, dengan kampanye yang akan dimulai pada Juli 2013. Oleh karena itu, belanja iklan nasional diprediksi mencapai Rp124 triliun tahun ini, pertumbuhan 16% dibandingkan 2012.
Gambar 2: Belanja Iklan di Indonesia
49 60 86 107 124 0 20 40 60 80 100 120 140 2009 2010 2011 2012 2013P (Rp triliun)
Belanja Iklan Nasional
Sumber: PT Fortune Indonesia Tbk, Estimasi Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing Lebih Fokus pada Bisnis Utama
Pada akhir 2012, FORU menjual kepemilikan mayoritas di PT Fortune Travindo (Travindo), agen perjalanan. Langkah tersebut diambil dalam rangka untuk lebih fokus pada bisnis inti yaitu periklanan. Tanpa PT Fortune Travindo, kami memperkirakan pendapatan FORU tahun 2012 akan mencapai Rp481 miliar. Saat ini, FORU masih didukung oleh tiga anak perusahaan: PT Fortune Pramana Rancang (Fortune PR, public relations), PT Fortune Adwicipta (Adwicipta, pada desain grafis) dan PT Pelita Alembana (Pelita, iklan).
Gambar 3: Beberapa Anak Perusahaan FORU
Sumber: PT Fortune Indonesia Tbk, Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing
INFORMASI USAHA
“Pernyataan disclaimer pada halaman akhir merupakan bagian tak terpisahkan dari dokumen ini” www.pefindo.com
Fortune Indonesia, Tbk
Pertumbuhan Pendapatan Positif, namun Bottom Line Terpangkas
Selama 9M12, FORU mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 9% YoY, dimana terlihat moderat bila dibandingkan dengan 12% pertumbuhan tahunan rata-rata dari 2009-2011. Sementara itu, kami melihat marjin laba kotor FORU tetap stabil pada level 15,2%. Namun demikian, beban penjualan yang lebih tinggi menyebabkan turunnya laba operasi menjadi 1,1% dan laba bersih 0,9% dari masing-masing 2,5% dan 2,0% pada 9M11. Tetapi dengan potensi peningkatan pendapatan yang tinggi pada kuartal keempat, kami memperkirakan marjin laba operasi dan laba bersih FORU mencapai masing-masing 3,1% dan 2,4% pada akhir 2012.
Figure 4: Pendapatan dan Marjin Laba Kotor, Laba Operasi serta Laba Bersih
0.00% 2.00% 4.00% 6.00% 8.00% 10.00% 12.00% 14.00% 16.00% 18.00% 0 100 200 300 400 500 600 2010 2011 9M11 9M12 (Rp miliar)
Pendapatan Laba Kotor Laba Operasi Laba Bersih
Sumber: PT Fortune Indonesia Tbk, Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing Kondisi Neraca yang Baik
Hal yang perlu dicatat adalah upaya FORU dalam mengelola kondisi keuangannya, seperti yang terlihat dalam peningkatan likuiditas dan penurunan
leverage. Kami melihat bahwa selama 9M12, rasio lancar FORU sebesar 2,16x, dibandingkan 1,96x di 9M11, terutama karena penurunan utang bank jangka pendek. Oleh karenanya, rasio utang terhadap ekuitas dan rasio utang berbunga terhadap ekuitas FORU juga membaik menjadi masing-masing 0,85x dan 0,02x pada 9M12, dibandingkan dengan 1,08x dan 0,07x di 9M11.
Gambar 5: Rasio Lancar, DER serta Utang Berbunga FORU 1,63 1,74 1,96 2,16 1,63 1,29 1,08 0,85 0,02 0,06 0,07 0,02 0,00 0,50 1,00 1,50 2,00 2,50 2010 2011 9M11 9M12
Rasio Lancar DER Utang Berbunga terhadap Ekuitas
Sumber: PT Fortune Indonesia Tbk, Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing
“Pernyataan disclaimer pada halaman akhir merupakan bagian tak terpisahkan dari dokumen ini” www.pefindo.com
Fortune Indonesia, Tbk
8 Maret 2013 Halaman 6 dari 9
Prospek Usaha FORU
Kami optimis terhadap prospek industri periklanan nasional di tahun-tahun mendatang, terutama karena indikator ekonomi yang baik seperti konsumsi domestik yang kuat, tingkat inflasi di bawah 5% dan suku bunga acuan yang rendah (BI rate) yaitu 5,75%, dimana akan meningkatkan kegiatan bisnis. Dengan demikian, belanja iklan nasional pada tahun ini diprediksi tumbuh 16% YoY menjadi Rp124 triliun. Menjelang pemilu nasional dan Piala Dunia pada tahun 2014, kami percaya bahwa industri periklanan akan mendapatkan keuntungan dari kegiatan promosi kampanye dan sepak bola. Mengingat semua peluang tersebut ditambah dengan citra FORU dalam industri periklanan dalam negeri, kami perkirakan pendapatan FORU dapat tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 9% selama 2011-2016.
Gambar 6: Estimasi Pendapatan FORU
506 481 530 637 703 775 0 100 200 300 400 500 600 700 800 900 2011 2012P 2013P 2014P 2015P 2016P (Rp miliar) Estimasi Pendapatan
Sumber: PT Fortune Indonesia Tbk, Estimasi Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing
“Pernyataan disclaimer pada halaman akhir merupakan bagian tak terpisahkan dari dokumen ini” www.pefindo.com
Fortune Indonesia, Tbk
VALUASI Metodologi
Kami mengaplikasikan metode discounted cash flow (DCF) sebagai metode penilaian utama dengan pertimbangan bahwa pertumbuhan pendapatan adalah merupakan faktor yang sangat mempengaruhi nilai (value driver) bagi FORU jika dibandingkan dengan pertumbuhan aset.
Kami tidak mengkombinasikan perhitungan DCF ini dengan metode Guideline Company Method (GCM) di dalam valuasi ini, disebabkan tidak terdapat peers
yang benar-benar dapat diperbandingkan dengan FORU di Bursa Efek Indonesia.
Penilaian ini berdasarkan pada nilai 100% saham FORU per 7 Maret 2013, menggunakan laporan keuangan FORU per 30 September 2012 sebagai dasar dilakukannya analisa fundamental.
Estimasi Nilai
Kami menggunakan Cost of Capital sebesar 7,9% dan Cost of Equity sebesar 7,9% berdasarkan asumsi-asumsi berikut:
Tabel 2: Asumsi
Risk free rate [%]* 5,3
Risk premium [%]* 7,2
Beta [x]* 0,4
Cost of Equity [%] 7,9
Marginal tax rate [%] 25,0
Interest Bearing Debt to
Equity Ratio [x] 0,02
WACC [%] 7,9
Sumber: Bloomberg, Estimasi Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing *Catatan: Per 7 Maret 2013
Estimasi Target harga saham untuk 12 bulan berdasarkan posisi penilaian pada tanggal 7 Maret 2013 dengan menggunakan metode DCF dan asumsi tingkat diskonto 7,9% adalah sebesar Rp270 – Rp295 per lembar saham.
Tabel 3: Ringkasan Penilaian dengan Metode DCF
Konservatif Moderat Agresif
PV of Free Cash Flows [Rp miliar] 20 21 22
PV Terminal Value [Rp miliar] 81 86 90
Non-Operating Asset [Rp miliar] 27 27 27
Net Debt [Rp miliar] (2) (2) (2)
Total Equity Value [Rp miliar] 127 132 137
Number of Share [juta saham] 465 465 465
Fair Value per Share [Rp] 270 285 295
Sumber: Estimasi Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing
TARGET HARGA
“Pernyataan disclaimer pada halaman akhir merupakan bagian tak terpisahkan dari dokumen ini” www.pefindo.com
Fortune Indonesia, Tbk
8 Maret 2013 Halaman 8 dari 9
Tabel 4:Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
(dalam Rp Miliar) 2009 2010 2011 2012P 2013P
Penjualan 408 489 506 481 530 Harga Pokok Penjualan (354) (427) (424) (400) (441)
Laba Kotor 55 62 82 81 89
Beban Operasi (46) (50) (64) (67) (72)
Laba Operasi 9 12 18 15 17
Pendapatan [Beban] lain-lain 1 1 0 0 (0)
Laba Sebelum Pajak 10 14 18 15 17
Pajak (3) (4) (5) (4) (4)
Laba Bersih 7 10 13 11 12
Sumber: PT Fortune Indonesia Tbk, Estimasi Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing
Tabel 5:Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam Rp Miliar) 2009 2010 2011 2012P 2013P Aset
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 34 43 29 26 27 Piutang Usaha 118 165 155 132 136 Aset jk pendek lainnya 59 52 62 74 83 Aset Tetap 10 9 10 10 16 Aset Lain-lain 9 8 10 13 13
Total Aset Lancar 230 276 266 254 275
Kewajiban Hutang Usaha 113 144 118 99 109 Hutang Jk, Pendek 1 2 7 6 6 Hutang Jk, Pendek lainnya 9 14 17 12 12 Hutang Jk, Panjang - - 0.3 - - Hutang Jk, Panjang lainnya 10 12 8 12 12 Total Kewajiban 133 171 150 129 139 Total Ekuitas 97 105 116 125 135
Sumber: PT Fortune Indonesia Tbk, Estimasi Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing
Gambar 7: P/E dan P/BV Historis
0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 2009 2010 2011 P/E (x) P/BV (x)
Sumber: PT Fortune Indonesia Tbk, Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing Gambar 8: ROA, ROE dan TAT Historis
1.70 1.75 1.80 1.85 1.90 1.95 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 8.00 9.00 10.00 2009 2010 2011 (x) (%)
ROA (%) ROE (%) TAT (x)
Sumber: PT Fortune Indonesia Tbk, Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing Indexing Tabel 6: Rasio Penting
Rasio 2009 2010 2011 2012P 2013P Pertumbuhan [%] Penjualan 13,1 19,8 3,3 (4,9) 10,3 Laba Operasi (20,2) 37,4 44,5 (15,1) 12,7 Laba Bersih (27,7) 46,6 34,3 (11,7) 8,7 Profitabilitas [%]
Marjin Laba Kotor 13,4 12,7 16,2 16,9 16,8 Marjin Laba Operasi 2,2 2,5 3,5 3,1 3,2 Marjin EBITDA 2,3 2,6 3,7 3,6 3,7 Marjin Laba Bersih 1,6 2,0 2,6 2,4 2,3 ROA 2,9 3,5 4,9 4,5 4,5 ROE 6,8 9,2 11,2 9,1 9,2
Solvabilitas [X]
Rasio Kewajiban Terhadap Ekuitas 1,4 1,6 1,3 1,0 1,0 Rasio Kewajiban Terhadap Aset 0,6 0,6 0,6 0,5 0,5
Likuiditas[X]
Rasio Lancar 1,7 1,6 1,7 1,9 1,9 Rasio Cepat 1,2 1,3 1,3 1,3 1,3 Sumber: PT Fortune Indonesia Tbk, Estimasi Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing
“Pernyataan disclaimer pada halaman akhir merupakan bagian tak terpisahkan dari dokumen ini” www.pefindo.com
Fortune Indonesia, Tbk
DISCLAIMER
Laporan ini dibuat berdasarkan sumber-sumber yang kami anggap terpercaya dan dapat diandalkan, Namun kami tidak menjamin kelengkapan, keakuratan atau kecukupannya, Dengan demikian kami tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang diambil berdasarkan laporan ini, Adapun asumsi, opini, dan perkiraan merupakan hasil dari pertimbangan internal kami per tanggal penilaian (cut-off date), dan kami dapat mengubah pertimbangan diatas sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Kami tidak bertanggung jawab atas kekeliruan atau kelalaian yang terjadi akibat penggunaan laporan ini, Kinerja dimasa lalu tidak selalu dapat dijadikan acuan hasil masa depan, Laporan ini bukan merupakan rekomendasi penawaran, pembelian atau menahan suatu saham tertentu , Laporan ini mungkin tidak sesuai untuk beberapa investor, Seluruh opini dalam laporan ini telah disampaikan dengan itikad baik, namun sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, dan disajikan dengan benar per tanggal diterbitkan laporan ini , Harga, nilai, atau pendapatan dari setiap saham Perseroan yang disajikan dalam laporan ini kemungkinan dapat lebih rendah dari harapan pemodal, dan pemodal juga mungkin mendapatkan pengembalian yang lebih rendah dari nilai investasi yang ditanamkan , Investasi didefinisikan sebagai pendapatan yang kemungkinan besar diterima dimasa depan, namun nilai dari pendapatan yang akan diterima tersebut kemungkinan besar juga akan berfluktuasi , Untuk saham Perseroan yang penyajian laporan keuangannya didenominasi dalam mata uang selain Rupiah, perubahan nilai tukar mata uang tersebut kemungkinan dapat menurunkan nilai, harg a, atau pendapatan investasi pemodal, Informasi dalam laporan ini bukan merupakan pertimbangan pajak dalam mengambil suatu keputusan investasi .
Target harga saham dalam Laporan ini merupakan nilai fundamental, bukan merupakan Nilai Pasar Wajar, dan bukan merupakan harga acuan transaksi yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Laporan target harga saham yang diterbitkan oleh Pefindo Divisi Valuasi Saham dan Indexing bukan merupakan rekomendasi untuk membeli, menjual, atau menahan suatu saham tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai nasehat investasi oleh Pefindo Divisi Valuasi Saham dan Indexing yang behubungan dengan cakupan Jasa Pefindo kepada, atau kaitannya kepada, beberapa pihak, termasuk emiten, penasehat keuangan, pialang saham, investment banks, institusi keuangan dan perantara keuangan, dalam kaitannya menerima imbalan atau keuntungan lainnya dari pihak tersebut.
Laporan ini tidak ditujukan untuk pemodal tertentu dan tidak dapat dijadikan bagian dari tujuan investasi terhadap suatu saham dan juga bukan merupakan rekomendasi investasi terhadap suatu saham tertentu atau suatu strategi investasi, Sebelum melakukan tindakan dari hasil laporan ini, pemodal disarankan untuk mempertimbangkan terlebih dahulu kesesuaian situasi dan kondisi dan, jika dibutuhkan, mintalah bantuan penasehat keuangan .
PEFINDO memisahkan kegiatan Valuasi Saham dengan kegiatan Pemeringkatan untuk menjaga independensi dan objektivitas dari proses dan produk kegiatan analitis , PEFINDO telah menetapkan kebijakan dan prosedur untuk menjaga kerahasiaan informasi non-publik tertentu yang diterima sehubungan dengan proses analitis, Keseluruhan proses, metodologi dan database yang digunakan dalam penyusunan Laporan Target Harga Referensi Saham ini secara keseluruhan adalah berbeda dengan proses, metodologi dan database yang digunakan PEFINDO dalam melakukan pemeringkatan.
Laporan ini dibuat dan disiapkan Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing dengan tujuan untuk meningkatkan transparansi harga saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, Laporan ini juga bebas dari pengaruh tekanan atau paksaan dari Bursa maupun Perseroan yang dinilai , Pefindo Divisi Valuasi Saham & Indexing akan menerima imbalan sebesar Rp . 20.000.000,- masing-masing dari Bursa Efek Indonesia dan Perseroan yang dinilai untuk 2 (dua) kali pelaporan per tahun, Untuk keterangan lebih lanjut, dapat mengunjungi website kami di
http://www,pefindo,com
Laporan ini dibuat dan disiapkan oleh Pefindo Divisi Valuasi Saham dan Indexing, Di Indonesia Laporan ini dipublikasikan pada website kami dan juga pada website Bursa Efek Indonesia.