BAB I
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1
1.1 LataLatar Belar Belakangkang Dal
Dalam am kehikehidupadupan n manmanusiusia a kitkita a menmengenagenal l adaadanya nya bangbangunan unan komkomersersial ial sebsebagaagaii sarana untuk melakukan berbagai kegiatan. Gedung sebagai salah satu bangunan komersial sarana untuk melakukan berbagai kegiatan. Gedung sebagai salah satu bangunan komersial berfungsi
berfungsi sebagai sebagai tempat tempat bekerja bekerja dan dan tempat tempat hunian. hunian. Di Di dalam dalam bangunan bangunan gedung gedung kitakita dapat melakukan berbagai kegiatan seperti kegiatan usaha, kegiatan sosial dan budaya, dapat melakukan berbagai kegiatan seperti kegiatan usaha, kegiatan sosial dan budaya, keagam
keagamaan, jasa aan, jasa kesehakesehatan atau tan atau kegiakegiatan tan khusus lainnykhusus lainnya. a. Ciri utama bangunan Ciri utama bangunan komerkomersialsial biasanya
biasanya mempunyai mempunyai gaya gaya arsitektur arsitektur modern modern dan dan berada berada dalam dalam kota kota serta serta mempunyaimempunyai lokasi yang strategis.
lokasi yang strategis. Sebagai
Sebagai tolok tolok ukur ukur dalam dalam menampmenampilkan ilkan percepercepatan patan pembangpembangunan unan di di ProviProvinsinsi X, !ota X harus dapat menyediakan berbagai fasilitas pendukung X, !ota X harus dapat menyediakan berbagai fasilitas pendukung utilitas kota seperti bangunan komersial rumah sakit yang dapat memaksimalkan fungsi utilitas kota seperti bangunan komersial rumah sakit yang dapat memaksimalkan fungsi pelayanan kesehatan, pendidikan, bisnis, pari"isata, dan sektor ekonomi lainnya.
pelayanan kesehatan, pendidikan, bisnis, pari"isata, dan sektor ekonomi lainnya.
Sejalan dengan trend dan tuntutan pembangunan berkelanjutan dan ber"a"asan Sejalan dengan trend dan tuntutan pembangunan berkelanjutan dan ber"a"asan lin
lingkungkungangan, , pempembangbangunaunan n #um#umah ah SakSakit it XX dildilaksaksanakanakan an dengdengan an memmemperperhathatikaikann aspek lingkungan secara menyeluruh yang
aspek lingkungan secara menyeluruh yang didahuldidahului ui dengan pengkajian lingkungadengan pengkajian lingkungan n yangyang dilaksanakan le"at penyusunan dokumen $paya Pengelolaan %ingkungan &idup '$!%( dilaksanakan le"at penyusunan dokumen $paya Pengelolaan %ingkungan &idup '$!%( dan $paya Pemantauan %ingkungan &idup '$P%(.
dan $paya Pemantauan %ingkungan &idup '$P%(.
1.2
1.2 DasDasar Har Hukuukumm Pe
Peraratuturaran n peperurundndanang)g)undundanangagan n yayang ng memenjnjadadi i rurujukjukan an dan dan dadasasar r hukhukum um dadalalamm penyusunan dokumen $!% dan $P% ini, adalah *
penyusunan dokumen $!% dan $P% ini, adalah * +.
+. $ndang)$ndang)undang undang omor omor - /- /ahun ahun +01- te+01- tentang ntang PeratuPeraturan Daran Dasar Posar Pokok)Pokkok)Pokok 2ok 2grarigraria.a. 3.
3. $ndang)$ndang)undang undang omor omor -+ /-+ /ahun ahun +04- t+04- tentang entang !esel!eselamatan amatan !erja!erja.. 5.
5. $ndang)$ndang)undang omundang omor -5 /or -5 /ahun +ahun +003 tenta003 tentang 6aming 6aminan Sosinan Sosial /al /enagenaga !erjaa !erja.. 7.
7. $ndang)$ndang)undang undang omor omor 35 /35 /ahun ahun +003 t+003 tentang entang !eseha!esehatan.tan. .
. $ndang)$ndang)undang undang omor omor +5 /+5 /ahun ahun 3--5 t3--5 tentang entang !etenag!etenagakerjaakerjaan.an. 1.
1. $ndang)$ndang)undang undang omor omor 31 /31 /ahun ahun 3--4 t3--4 tentang entang PenataaPenataan #uann #uang.g. 4.
8.
8. $ndang)$ndang)undang omundang omor 33 /or 33 /ahun 3ahun 3--0 tenta--0 tentang %alu %ing %alu %intas dan ntas dan 2ngk2ngkutan 6alutan 6alan.an. 0.
0. $n$ndadangng)u)undndanang g oomomor r 53 53 //aahuhun n 3-3--0 -0 tetentntanang g PePerlrlinindudungngan an dadan n PePengngelelololaaaann %ingkungan &idup.
%ingkungan &idup. +-.
+-. !eputu!eputusan Presidesan Presiden #9 n #9 omor 57 /aomor 57 /ahun 3--5 tentang !ebijakahun 3--5 tentang !ebijakan asional di :idangn asional di :idang Pertanahan.
Pertanahan. ++.
++. !eputu!eputusan ;enteri egara %ingkusan ;enteri egara %ingkungan &idup omor 78 ngan &idup omor 78 /a/ahun 3--3 hun 3--3 tentatentang :akung :aku /ingkat !ebisingan.
/ingkat !ebisingan. +3.
+3. !eputu!eputusan ;enteri egara %ingkusan ;enteri egara %ingkungan &idup omor - ngan &idup omor - /a/ahun +001 hun +001 tentatentang :akung :aku /ingkat !ebauan.
/ingkat !ebauan. +5.
+5. !eputusan ;enteri egara !eputusan ;enteri egara Pekerjaan $mum omor Pekerjaan $mum omor -3<!P/S<+08 tentang !etentuan-3<!P/S<+08 tentang !etentuan pencegahan
pencegahan dan Penanggulangan !ebakaran pada Gedudan Penanggulangan !ebakaran pada Gedung.ng. +7.
+7. !eputusan ;enteri egara !eputusan ;enteri egara Pekerjaan $mum omor Pekerjaan $mum omor +-<!P/S<3--- tentang !etentuan+-<!P/S<3--- tentang !etentuan /e
/eknis Pengamanan /erhadap :ahaya !ebakaran pada Gedung knis Pengamanan /erhadap :ahaya !ebakaran pada Gedung dan %ingkungan.dan %ingkungan. +.
+. !eputusan ;enteri !eputusan ;enteri !esehatan #9 omor !esehatan #9 omor 838<;=!=S<S!<9X<3--8 tent838<;=!=S<S!<9X<3--8 tentang Petunjuk ang Petunjuk /e
/eknis Pelayanan ;inimal :idang !esehatan di knis Pelayanan ;inimal :idang !esehatan di !abupaten<!ota.!abupaten<!ota. +1.
+1. PerPeratuaturan ran ;en;enterteri i egaegara 2grara 2graria < ria < !ep!epala ala :ada:adan n PerPertantanahan ahan asasionional al omomor or -3-3 /a
/ahun +000 hun +000 tentang 9jin %okasi.tentang 9jin %okasi. +4.
+4. PeratPeraturan ;enteri !esehatan #9 uran ;enteri !esehatan #9 omor +74<;=!omor +74<;=!=S<P==S<P=#<9<#<9<3-+- tentang 3-+- tentang PerijPerijinaninan #umah Sakit.
#umah Sakit. +8.
+8. PerPeratuaturan ran ;ent;enteri eri egegara ara %in%ingkungkungan gan &id&idup up omomor or - - //ahahun un 3-+3 tentan3-+3 tentang g 6en6enisis #encana $saha dan<atau !egiatan yang >ajib ;emiliki 2nalisis ;engenai Dampak #encana $saha dan<atau !egiatan yang >ajib ;emiliki 2nalisis ;engenai Dampak %ingkungan &idup.
%ingkungan &idup. +0.
+0. PeratPeraturan ;enteri egara %ingkunuran ;enteri egara %ingkungan &idup omor +5 gan &idup omor +5 /a/ahun 3-+- hun 3-+- tentatentang $payang $paya Pengel
Pengelolaan %ingkungan &idup dan olaan %ingkungan &idup dan $paya Pemantaua$paya Pemantauan n %ingku%ingkungan &idup ngan &idup dan Suratdan Surat Pernyataan !esanggupan Pengelolaan dan Pemantauan %ingkungan &idup.
Pernyataan !esanggupan Pengelolaan dan Pemantauan %ingkungan &idup. 3-.
3-. PeratPeraturan uran ;enter;enteri i !eseha!esehatan tan omor 57-<;=!=omor 57-<;=!=S<P=#<S<P=#<999<999<3-+- 3-+- tentantentang g !lasi!lasifikasfikasii #umah Sakit.
#umah Sakit. 3+.
3+. PeratPeraturan uran ;ente;enteri ri !eseha!esehatan tan omor 47+<;=!omor 47+<;=!=S<P==S<P=#<?99#<?99<3--8 tentang Standar <3--8 tentang Standar Pelayanan ;inimal :idang !esehatan di !abupaten<!ota.
Pelayanan ;inimal :idang !esehatan di !abupaten<!ota.
3 3
8.
8. $ndang)$ndang)undang omundang omor 33 /or 33 /ahun 3ahun 3--0 tenta--0 tentang %alu %ing %alu %intas dan ntas dan 2ngk2ngkutan 6alutan 6alan.an. 0.
0. $n$ndadangng)u)undndanang g oomomor r 53 53 //aahuhun n 3-3--0 -0 tetentntanang g PePerlrlinindudungngan an dadan n PePengngelelololaaaann %ingkungan &idup.
%ingkungan &idup. +-.
+-. !eputu!eputusan Presidesan Presiden #9 n #9 omor 57 /aomor 57 /ahun 3--5 tentang !ebijakahun 3--5 tentang !ebijakan asional di :idangn asional di :idang Pertanahan.
Pertanahan. ++.
++. !eputu!eputusan ;enteri egara %ingkusan ;enteri egara %ingkungan &idup omor 78 ngan &idup omor 78 /a/ahun 3--3 hun 3--3 tentatentang :akung :aku /ingkat !ebisingan.
/ingkat !ebisingan. +3.
+3. !eputu!eputusan ;enteri egara %ingkusan ;enteri egara %ingkungan &idup omor - ngan &idup omor - /a/ahun +001 hun +001 tentatentang :akung :aku /ingkat !ebauan.
/ingkat !ebauan. +5.
+5. !eputusan ;enteri egara !eputusan ;enteri egara Pekerjaan $mum omor Pekerjaan $mum omor -3<!P/S<+08 tentang !etentuan-3<!P/S<+08 tentang !etentuan pencegahan
pencegahan dan Penanggulangan !ebakaran pada Gedudan Penanggulangan !ebakaran pada Gedung.ng. +7.
+7. !eputusan ;enteri egara !eputusan ;enteri egara Pekerjaan $mum omor Pekerjaan $mum omor +-<!P/S<3--- tentang !etentuan+-<!P/S<3--- tentang !etentuan /e
/eknis Pengamanan /erhadap :ahaya !ebakaran pada Gedung knis Pengamanan /erhadap :ahaya !ebakaran pada Gedung dan %ingkungan.dan %ingkungan. +.
+. !eputusan ;enteri !eputusan ;enteri !esehatan #9 omor !esehatan #9 omor 838<;=!=S<S!<9X<3--8 tent838<;=!=S<S!<9X<3--8 tentang Petunjuk ang Petunjuk /e
/eknis Pelayanan ;inimal :idang !esehatan di knis Pelayanan ;inimal :idang !esehatan di !abupaten<!ota.!abupaten<!ota. +1.
+1. PerPeratuaturan ran ;en;enterteri i egaegara 2grara 2graria < ria < !ep!epala ala :ada:adan n PerPertantanahan ahan asasionional al omomor or -3-3 /a
/ahun +000 hun +000 tentang 9jin %okasi.tentang 9jin %okasi. +4.
+4. PeratPeraturan ;enteri !esehatan #9 uran ;enteri !esehatan #9 omor +74<;=!omor +74<;=!=S<P==S<P=#<9<#<9<3-+- tentang 3-+- tentang PerijPerijinaninan #umah Sakit.
#umah Sakit. +8.
+8. PerPeratuaturan ran ;ent;enteri eri egegara ara %in%ingkungkungan gan &id&idup up omomor or - - //ahahun un 3-+3 tentan3-+3 tentang g 6en6enisis #encana $saha dan<atau !egiatan yang >ajib ;emiliki 2nalisis ;engenai Dampak #encana $saha dan<atau !egiatan yang >ajib ;emiliki 2nalisis ;engenai Dampak %ingkungan &idup.
%ingkungan &idup. +0.
+0. PeratPeraturan ;enteri egara %ingkunuran ;enteri egara %ingkungan &idup omor +5 gan &idup omor +5 /a/ahun 3-+- hun 3-+- tentatentang $payang $paya Pengel
Pengelolaan %ingkungan &idup dan olaan %ingkungan &idup dan $paya Pemantaua$paya Pemantauan n %ingku%ingkungan &idup ngan &idup dan Suratdan Surat Pernyataan !esanggupan Pengelolaan dan Pemantauan %ingkungan &idup.
Pernyataan !esanggupan Pengelolaan dan Pemantauan %ingkungan &idup. 3-.
3-. PeratPeraturan uran ;enter;enteri i !eseha!esehatan tan omor 57-<;=!=omor 57-<;=!=S<P=#<S<P=#<999<999<3-+- 3-+- tentantentang g !lasi!lasifikasfikasii #umah Sakit.
#umah Sakit. 3+.
3+. PeratPeraturan uran ;ente;enteri ri !eseha!esehatan tan omor 47+<;=!omor 47+<;=!=S<P==S<P=#<?99#<?99<3--8 tentang Standar <3--8 tentang Standar Pelayanan ;inimal :idang !esehatan di !abupaten<!ota.
33.
33. !eputu!eputusan Gubernur Xsan Gubernur X omor 1+ omor 1+ /a/ahun 3--3 hun 3--3 tentantentang g PedomaPedomann P
Peneneettaappaan n ::aakku u ;;uuttu u %%iimmbbaah h CCaaiir r !!eegigiatataan n ##uummaah h SaSakkiit t ddi i PPrroovviinnssii X /ahun 3--5.
X /ahun 3--5. 35.
35. !eputu!eputusan :apedal omor -5 tahun +00 tentang kualitas incisan :apedal omor -5 tahun +00 tentang kualitas incineratonerator dan r dan emisi yangemisi yang dikeluarkannya.
dikeluarkannya. 37.
37. Peraturan Pemerintah omor Peraturan Pemerintah omor 34 /34 /ahun 3-+3 tentahun 3-+3 tentang 9jin %ingkungan.ang 9jin %ingkungan. 3.
3. Peraturan Pemerintah omor Peraturan Pemerintah omor 7+ /7+ /ahun +000 tentahun +000 tentang Pengendalian Pencemaran $dara.ang Pengendalian Pencemaran $dara. 31
31.. PePeraratuturaran n PePememeririntntah ah oomomor r 83 83 //aahuhun n 3-3--+ -+ PePengngelelololaaaan n !u!ualalititas as 22ir ir dadann Pengendalian Penc
Pengendalian Pencemaran 2iremaran 2ir.. 34.
34. Peraturan Pemerintah omor 87 /Peraturan Pemerintah omor 87 /ahun 3--+ tentang Pengendalian Pencemaran ahun 3--+ tentang Pengendalian Pencemaran 2ir2ir.. 38.
38. PerPeratuaturan ran PemPemerierintantah h omomor or +8 +8 tahtahun un +00+000 0 tententantang g PengPengolaolahan han :ah:ahan an %im%imbahbah :erbahaya dan :eracun.
:erbahaya dan :eracun. 30
30.. PerPerataturauran n DaDaererah ah !o!ota ta XX omomor or 3- 3- //aahun hun 3-3--4 -4 tetentntanang g PenPencecegagahan han dadann Penanggulangan :ahaya !ebakaran di !ota X.
Penanggulangan :ahaya !ebakaran di !ota X. 5-.
5-. PeratPeraturan Daerah !ota X uran Daerah !ota X omor +3 /ahomor +3 /ahun 3-++ tentang #encana /aun 3-++ tentang #encana /ata #uangta #uang >ilayah !ota X tahun 3-++ @ 3-5-.
>ilayah !ota X tahun 3-++ @ 3-5-. 5+.
5+. PerPeratuaturan ran DaeDaerah rah !ot!ota a XX omomor or ++ /a++ /ahun hun 3-+3 tenta3-+3 tentang ng #en#encancana a DetDetail /aail /atata #uang !ota X /ahun 3-++ @ 3-5-.
#uang !ota X /ahun 3-++ @ 3-5-.
1.3
1.3 TuTujuan dan Kegjuan dan Kegunaanunaan 1
1..33..11 TTuujjuuaann /u
/ujuajuan n dardari i penypenyusuusunan nan dokudokumen men $!%$!%)$P)$P% % renrencancana a usausaha ha dan<dan<ataatau u kegkegiatiatanan pembangunan
pembangunan #umah #umah Sakit Sakit X X di di !elurahan !elurahan X X !ecamatan !ecamatan X X !ota!ota X, adalah *
X, adalah *
+(
+( ;enyaji;enyajikan infkan informasi ormasi lingkunlingkungan sebegan sebelum adanylum adanya kegiataa kegiatan rumah san rumah sakit.kit. 3(
3( ;engur;enguraikan aikan kegiatkegiatan yaan yang akan ng akan dilakudilakukan rkan rumah sumah sakitakit.. 5(
5( ;en;engurguraikaikan an komkomponponen en renrencana usahcana usaha a dandan<at<atau au kegkegiatiatan an yanyang g akan meniakan menimbumbulkalkann dampak ter
dampak terhadap linhadap lingkugan hidugkugan hidup p akibat pemakibat pembangunan dan penbangunan dan pengoperagoperasian rumsian rumahah sakit.
sakit.
5 5
7( ;enguraikan tindakan pihak rumah sakit dalam program pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.
1.3.2 Kegunaan
!egunaan dari dokumen $!%)$P% rencana usaha dan<atau kegiatan pembangunan #umah Sakit X di !elurahan X !ecamatan X !ota X, adalah * +( :agi Pemerintah
a( Sebagai bahan pertimbangan bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan, pelaksanaan, pengembangan, penga"asan dan pengendalian pembangunan.
b( Sebagai pedoman bagi Pemerintah !ota X dan instansi terkait dalam melakukan penga"asan dan pemantauan lingkungan hidup.
3( :agi Pemrakarsa
a( ;embantu pemrakarsa dalam pengambilan keputusan sehubungan dengan perencanaan dan pengelolaan lingkungan hidup dari rencana usaha dan<atau
kegiatan #umah Sakit X.
b( Sebagai bahan acuan dalam upaya pemberdayaan masyarakat sebagai akibat dari kegiatan pengoperasian rumah sakit dan fasilitas penunjangnya.
c( Sebagai instrument pengikat dan acuan bagi pemrakarsa dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.
d( Sebagai bahan pertimbangan dalam permohonan rekomendasi kelayakan lingkungan hidup terhadap pembangunan dan pengoperasian rumah sakit.
5( :agi ;asyarakat.
a( !emudahan memperoleh fasilitas pengobatan yang memadai, yang setara dengan rumah sakit di luar negeri seperti di Singapura serta fasilitas Dokter 2hli yang memadai baik dalam jumlah maupun kualitas pelayanan bagi pasien ra"at inap, ra"at jalan maupun pelayanan lainnya dengan harga yang bersaing dan terjangkau oleh masyarakat.
b( /erbukanya kesempatan kerja seperti penyediaan bahan pangan dan sayuran serta buah)buahan dari "arga sekitar rumah sakit serta penyediaan berbagai jasa pendukung aktivitas lainnya oleh "arga di sekitar rumah sakit.
c( /erjalin pola kemitraan dengan usaha lain.
BAB II
IDENTITAS PE!AKA!SA DAN DESK!IPSI !EN"ANA KE#IATAN
2.1 Ident$tas Pemrakarsa
+ ama :adan $saha * XXXXXXX?????????
3 ama Penanggungja"ab #encana $saha dan atau !egiatan
*
5 2lamat !antor *
2.2 !en%ana Usa&a dan'atau Keg$atan +
.
ama #encana $saha dan<atau !egiatan
* Pembangunan #umah Sakit X !ota X.
3 .
%okasi #encana $saha dan<atau !egiatan
* 6l. X, !elurahan X, !ecamatan X, !ota X.
5 .
9nformasi !egiatan * #encana kegiatan terletak pada ka"asan dengan peruntukan sesuai penataan ruang adalah
ka"asan jasa dan perdagangan.
7 .
Skala $saha dan<atau !egiatan * #umah Sakit tipe 2.
2.2.1 Keg$atan K(nstruks$
!egiatan pembangunan #umah Sakit X !ota X secara garis besar dikelompokan menjadi 4 'tujuh( jenis kegiatan utama *
+. Pekerjaan Persiapan 3. Pekerjaan /anah 5. Pekerjaan Struktur 7. Pekerjaan 2rsitektural . Pekerjaan Pelengkap 1. Pekerjaan Mekanical dan Electrical 4. Pekerjaan Landscape
Secara jelas deskripsi kegiatan pembangunan #umah Sakit X !ota X nantinya dapat dilihat pada tabel +.
/abel +. Data /eknis !egiatan Aisik #umah Sakit X !ota X
No Uraian Rencana Kegiatan Volume Satuan
Kegiatan A Pekerjaan Persiapan
1 Mobilisasi de Mobilisasi 1,00 Unit
2 Pembersihan Lapangan 9.750,00 m2
3 Uitzet & Bouwplank 540,00 m2
4 Pagar Pengaman Keliling 300,00 m
5 ire!si keet "0,00 m2
" #ir $ Listri! Ker%a 1,00 Unit
7 Papan nama Pro&e! '120 (240) *m 1,00 Unit B Pekerjaan Tanah
1 +alian pematangan lahan 37,25 m3
2 +alian tanah pondasi str!tr 1.502,79 m3
3 Urgan dan pemadatan tanah peninggian
ele-asi gedng 1.372,53 m
3
4 Urgan pasir "09,29 m3
C Pekerjaan Struktur C.
1 Pekerjaan Beton Su Struktur
1 Lantai !er%a Pondasi 239,20 m3
2 Pondasi Footplat 422,7" m3
3 Pondasi bored pile 273,00 m3
4 Pile cup 25",77 m3
C.
! Pekerjaan Beton Upper struktur
1 /eton /ertlang Ground Floor 420,42 m3
2 /eton /ertlang 2nd Floor 3, m3
3 /eton /ertlang 3rd Floor 74,11 m3
4 /eton /ertlang Roof Floor 39,59 m3
5 /eton /ertlang angga 1,00 Unit
" /eton /ertlang angga arrat 2,00 Unit
" Pekerjaan Arsitektural ".
1.
Pekerjaan Pasangan #an Plesteran
12.014,59 m2
1 Plesteran dan #*ian 19.370,93 m2
".
!. Pekerjaan Pintu #an jen#ela #an Partisi
1 Pe!er%aan Pint dan endela 411,00 /h
2 Pe!er%aan Partisi 350,00 m2
".
$. Pekerjaan Finishing %antai #an "in#ing
1 Pe!er%aan lantai Marmer 9.417,"0 m3
2 Pe!er%aan lantai dan dinding Kerami! ".339,00 m2
4 Pe!er%aan inding ACP 1.",00 m2 5 Pe!er%aan dinding Lapis imbel 'Lar dalam) 720,00 m2 " Penge*atan dinding nterior dinding 4.520,4" m2
7 Pe!er%aan dinding at epoxy ,00 m2
Pe!er%aan aterpro!n" #tap 1 Unit
".
&. Pekerjaan Plafond/Celling
1 Plafond #!sti! t 15 mm 6ang!a Menti
Cro##ti .00",25 m
2 2 Plafon Fin ACP 6ang!a +al-alm 4"2,75 m2
3 Lis gipsm arsite!tral 2."25,00 m2
4 Penge*atan interior plafond 11.17,00 m2
5 Pe!er%aan Plafond at epoxy 5"0,00 m2
' Pekerjaan Pelengkap
1 Railin" angga 1,00 Unit
2 Pen&e!at Urinoir 42,00 Unit
3 Canopy eras$G% 5",9 m2
4 Canopy eras amping 200,00 m2
5 Pedestrian 323,31 m2
" Rap $G% 32,75 m2
7 angga amping 14,42 m2
Rap loadin"' unloadin" 12,57 m2
9 Pe!er%aan +edng (ortuary 1,00 Unit
10 Pe!er%aan 6mah Gen#et dan pompa 1,00 Unit
11 Pe!er%aan nstalasi Power )uply 1500 K8# 1,00 Unit
12 Logo an Plan! ama 1,00 Unit
( Pekerjaan Mecanical #an Electrical (.1
. Pekerjaan Mecanical #an Electrical )e#ung
1 Pe!er%aan nstalasi Listri! dan penerangan 1,00 Unit
2 Pe!er%aan nstalasi *ift ,00 Unit
3 Pe!er%aan nstalasi AC dan +x,au#t fan 1,00 Unit
4 Pe!er%aan nstalasi Fire alar 1,00 Unit
5 Pe!er%aan nstalasi ata ara 1,00 Unit
" Pe!er%aan nstalasi elepon dan outlet data
)y#te 1,00 Unit
7 Pe!er%aan nstalasi penang!al Petir 1,00 Unit
Pe!er%an nstalasi air Limbah 1,00 Unit
9 Pe!er%aan nstalasi air /ersih 1,00 Unit
(.!
. Pekerjaan Mecanical #an Electrical Landscape 1 Pe!er%aan nstalasi Listri! dan penerangan
Komple!s 1,00 Unit
2 Pe!er%an nstalasi air Limbah !a:asan 1,00 Unit 3 Pe!er%aan nstalasi air /ersih taman 1,00 Unit
4 Pe!er%aan Ground re#er-oar air bersih 1,00 Unit
5 Pe!er%aan andon #ir 1,00 Unit
" Pe!er%aan nstalasi Pengolahan Limbah air
'P#L) 1,00 Unit
7 Pe!er%aan nstalasi pengolahan limbah padat
'$ncenerator ) 1,00 Unit
) Pekerjaan Landscape
1 Pe!er%aan alan mas! dan area par!ir 1,00 Unit
2 Pe!er%aan ata aman 1,00 Unit
3 Pe!er%aan alran drainase perm!aan 1,00 Unit
2.2.2 )as$l$tas Pela*anan !uma& Sak$t +,,,, K(ta +,,,,
Pembangunan #umah Sakit X !ota X direncanakan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti*
+. Aasilitas Pokok, terdiri dari * a. 9nstalasi #a"at Darurat b. 9nstalasi #a"at 6alan
c. 9nstalasi #a"at 9nap d. 9nstalasi :ersalin e. 9nstalasi #adiologi f. 9nstalasi %aboratorium g. 9nstalasi Intensif Care Unit h. 9nstalasi :edah Sentral
i. 9nstalasi Pemulasaran 6enasah j. 9nstalasi Rehab Medic
3. Aasilitas Pendukung, terdiri dari * a. 9nstalasi Aarmasi
b. 9nstalasi GiBi c. 9nstalasi Sterilisasi d. 9nstalasi &emodialisis
5. Aasilitas Penunjang, terdiri dari *
c. 9nstalasi 2ir :ersih dan 2ir %imbah
d. 9nstalasi %istrik, /elepon < Aa, AC , 9nternet, dan lain)lain. e. 9nstalasi Pemadam !ebakaran
f. Security Service g. Lift service
h. /angga Darurat i. Ramp Pasien
7. Aasilitas $mum, terdiri dari * a. Sarana Perparkiran
b. Cafetaria
c. Pelayanan AM d. /aman
Selain itu rumah sakit ini dilengkapi dengan layanan umum, antara lain layanan ;obil Ambulance, layanan Medical Chek Up, layanan!isum and Repertum, layanan !: #umah Sakit dan layanan M"# $Medical "peratif #anita%.
Dalam usaha mendukung kegiatan utama, yaitu pelayanan jasa kesehatan dan penyediaan jasa yang berhubungan dengan kesehatan pasien, maka #umah Sakit X !ota X memiliki kapasitas 355 tempat tidur serta berbagai fasilitas pendukung seperti terlihat pada tabel 3.
/abel 3. Sarana dan Prasarana Pendukung #umah Sakit X !ota X
N(. )as$l$tas !uma& Sak$t +,,,, Keterangan + I&', #uang :ersalin, #uang perasi, #uang Sterilisasi,
&emodialisis, !linik #a"at 6alan, Medical Rec(rd) ICU) Rehab Medic) Lab(rat(rium) Aarmasi < 2potek, #uang Dokter, Pusat AM) Gudang, Dapur $mum, #uang Pemulasaran 6enasah,
9P2%, 9ncenerator, #umah Pompa, #umah&enset) Pos Satpam, Parkiran !endaraan.
%antai Satu
3 !antor,Cafetaria, !linik, #uang Sterilisasi, ICU , #adiologi, #uang Dokter, #uang Pera"at, #uang #a"at 9nap, #uang Cuci dan strika.
%antai Dua 5 Gudang, Pantry, #uang Pera"at, #uang Dokter, #uang 9solasi,
#uang #a"at 9nap. %antai /iga
7 #uang ;esin %ift, #uang ;=, #uang !ompresor AC , #uang
/andon 2ir. 2tap
/abel 5. Deskripsi layanan dan kapasitas fasilitas utama
-en$s Pela*anan -umla& !uang Kaas$tas /(rang0
9nstalasi#a"atDarurat +
3-9nstalasi#a"at6alan +
5-9nstalasi #a"at 9nap 'jumlah tempat tidur( 355 355
9nstalasi:ersalin + +
9nstalasi #adiologi$US&) MRI) R(ntgen) *(t() C Scan% +
+-9nstalasi %aboratorium +
+-9nstalasi Intensif Care Unit + +3
9nstalasi:edahSentral + +
9nstalasi Pemulasaran 6enasah +
9nstalasi Rehab Medic +
3-/abel 7. Deskripsi layanan dan kapasitas fasilitas pendukung
-en$s Pela*anan -umla& !uang Kaas$tas /(rang0
9nstalasiAarmasi +
9nstalasiGiBi +
+-9nstalasiSterilisasi +
+-9nstalasi &emodialisis +
2ula kecil< Meeting R((m +
5- Restaurant+Cafeteria +
-/abel . Deskripsi layanan dan kapasitas fasilitas penunjang
-en$s Pela*anan -umla& !uang
' Un$t Kaas$tas 9nstalasi Pemeliharaan Sarana *
a. Genset b. Pompa 2ir
c. :ak Penampung 2ir :ersih d. /andon 2ir + + + + +7-- !?2 + liter < detik +3 m5 71 m5 9nstalasi Pengolahan %imbah dan Pemusnahan Sampah *
a. 9P2% b. 9ncenerator + + +-- m5< hari 8- kg < jam 9nstalasi %istrik, /elepon < Aa, 2C, 9nternet, dll *
a. %istrik b. /elepon < Aa c. 2C d. 9nternet + + + + +-- !?2 line 3.+3.--- :/$ <6am "ifi
9nstalasi Pemadam !ebakaran +
3
53 sprinkle &ydrant umum
Security Service + 3- orang
Lift service , a. %ift Pasien b. %ift $mum c. %ift :arang 7 5 + + bed +- person 7-- kg /anggaDarurat 3 ) #ampPasien + )
2.3 #ar$s Besar Usa&a *ang en$mulkan Damak
Secara garis besar komponen pembangunan rumah sakit yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan dapat dibagi menjadi 7 'empat( tahapan kegiatan, yaitu * tahap pra konstruksi, tahap konstruksi, tahap operasi dan tahap pasca operasi.
a. /ahap Pra !onstruksi
Pada tahap pra konstruksi kegiatan yang dilakukan yaitu survey, pengukuran lokasi, sosialisasi kepada masyarakat !ota X khususnya masyarakat di !elurahan X. !egiatan ini diperkirakan akan menimbulkan dampak berupa keresahan pada masyarakat.
b. /ahap !onstruksi
+( Perekrutan tenaga kerja
!ebutuhan tenaga kerja menurut jenis dan posisi untuk proyek ini disajikan pada tabel 1.
/abel 1. !ebutuhan /enaga !erja !onstruksi
N( P(s$s$ -umla& /rang0 Ses$$kas$
+ ;anajerproyek + S)+ 3 Site;anajer + S)+ 5 !euangan 3 S)+ 7 /enaga2dministrasi 3 D)5 logistik +- S;2<S/; 1 Sopir S;2<S/; 4 Pelaksana 3- S;2<S/; ++
8 ;andor S;2<S/;
0 !epala/ukang +- S;2<S/;
+- /ukang 5- S;2<S/;
++ /enaga :uruh +-- SD, S;P, S/;
+3 Security +- S;2
-umla&T(tal 145 (rang
!egiatan penerimaan tenaga kerja untuk konstruksi berpotensi menimbulkan dampak negatif berupa keresahan masyarakat, jika perekrutan tenaga kerja tidak memprioritaskan tenaga kerja lokal.
3( -ase camp
Pembagunan base camp berfungsi sebagai kantor pelaksana, P5!, penginapan pekerja, bengkel pera"atan dan perbaikan alat berat serta gudang penyimpanan
material, disamping itu dilengkapi dengan sarana ;C!.
!egiatan yang berpotensi menimbulkan dampak adalah penumpukan material konstruksi, kebisingan, lalu lintas pengangkutan material dan aktivitas para pekerja yang bisa menimbulkan konflik dengan masyarakat setempat. Selain itu kegiatan ini juga memberikan dampak positif berupa kesempatan usaha.
5( Penyiapan %ahan
!egiatan penyiapan lahan meliputi kegiatan pembersihan dan pengupasan lahan, pagar keliling lokasi pembangunan. !egiatan ini dapat menimbulkan dampak berupa debu, kebisingan, hilangnya sejumlah vegetasi dan fauna lokal, dan
gangguan terhadap lalu lintas. 7( Pekerjaan !onstruksi
$raian pekerjaan konstruksi disajikan secara lengkap dalam tabel 4. /abel 4. $raian pekerjaan konstruksi
No Uraian Rencana Kegiatan Volume Satuan
Kegiatan A Pekerjaan Persiapan
1 Mobilisasi de Mobilisasi 1,00 Unit
2 Pembersihan Lapangan 9.750,00 m2
3 Uitzet & Bouwplank 540,00 m2
4 Pagar Pengaman Keliling 300,00 m
5 ire!si keet "0,00 m2
7 Papan nama Pro&e! '120 (240) *m 1,00 Unit
B Pekerjaan Tanah
1 +alian pematangan lahan 37,25 m3
2 +alian tanah pondasi str!tr 1.502,79 m3
3 Urgan dan pemadatan tanah peninggian ele-asi gedng
1.372,5 3 m 3 4 Urgan pasir "09,29 m3 C Pekerjaan Struktur C. 1
Pekerjaan Beton Su Struktur
1 Lantai !er%a Pondasi 239,20 m3
2 PondasiFootplat 422,7" m3
3 Pondasibored pile 273,00 m3
4 Pile cup 25",77 m3
C. !
Pekerjaan Beton Upper struktur
1 /eton /ertlangGround Floor 420,42 m3
2 /eton /ertlang2nd Floor 3, m3
3 /eton /ertlang3rd Floor 74,11 m3
4 /eton /ertlangRoof Floor 39,59 m3
5 /eton /ertlang angga 1,00 Unit
" /eton /ertlang angga arrat 2,00 Unit
" Pekerjaan Arsitektural ".
1
Pekerjaan Pasangan #an Plesteran
12.014,5
9 m
2
1 Plesteran dan #*ian 19.370,9
3 m
2 ".
!
Pekerjaan Pintu #an jen#ela #an Partisi
1 Pe!er%aan Pint dan %endela 411,00 /h
2 Pe!er%aan Partisi 350,00 m2
". $.
Pekerjaan (inishing %antai "an "in#ing
1 Pe!er%aan lantai Marmer 9.417,"0 m3
2 Pe!er%aan lantai dan dinding Kerami! ".339,00 m2
3 Pe!er%aan inding lapis +ranit 510,93 m2
4 Pe!er%aan inding ACP 1.",00 m2
5 Pe!er%aan dinding Lapis imbel 'Lar
dalam) 720,00 m
2
" Penge*atan dinding nterior dinding 4.520,4" m2
7 Pe!er%aan dinding Cat epoxy ,00 m2
Pe!er%aanaterpro!n" #tap 1 Unit
". &.
Pekerjaan Plafond/Celling
1 Pla;ond #!sti! t 15 mm 6ang!a
MentiCro##ti .00",25 m
2
2 Plafon Fin ACP 6ang!a Gal-alu 4"2,75 m2 +5
3 *i# "ip#u ar#itektural 2."25,00 m2 4 Penge*atan interior plafond 11.17,0
0 m
2 5 Pe!er%aanPlafond Cat epoxy 5"0,00 m2 ' Pekerjaan Pelengkap
1 Railin" angga 1,00 Unit
2 Pen&e!at Urinoir 42,00 Unit
3 Canopy eras$G% 5",9 m2
4 Canopy eras amping 200,00 m2
5 Pedestrian 323,31 m2
" Rap $G% 32,75 m2
7 angga amping 14,42 m2
Rap loadin",unloadin" 12,57 m2
9 Pe!er%aan +edng (ortuary 1,00 Unit
10 Pe!er%aan 6mah Gen#et dan pompa 1,00 Unit 11 Pe!er%aan nstalasi Power )uply 1500
K8# 1,00 Unit
12 Logo an Plan! ama 1,00 Unit
( Pekerjaan Mecanical #an
Electrical
(.1 .
Pekerjaan Mecanical #an
Electrical )e#ung
1 Pe!er%aan nstalasi Listri! dan
penerangan 1,00 Unit
2 Pe!er%aan nstalasi *ift ,00 Unit
3 Pe!er%aan nstalasi AC dan +x,au#t
fan 1,00 Unit
4 Pe!er%aan nstalasi Fire alar 1,00 Unit
5 Pe!er%aan nstalasi ata ara 1,00 Unit
" Pe!er%aan nstalasi elepon dan outlet
data )y#te 1,00 Unit
7 Pe!er%aan nstalasi penang!al Petir 1,00 Unit
Pe!er%an nstalasi air Limbah 1,00 Unit
9 Pe!er%aan nstalasi air /ersih 1,00 Unit
(.! .
Pekerjaan *ekanikal #an
Electrical Landscape
1 Pe!er%aan nstalasi Listri! dan
penerangan Komple!s 1,00 Unit
2 Pe!er%an nstalasi air Limbah !a:asan 1,00 Unit 3 Pe!er%aan nstalasi air /ersih taman 1,00 Unit 4 Pe!er%aanGround re#er-oar air bersih 1,00 Unit
5 Pe!er%aan andon #ir 1,00 Unit
" Pe!er%aan instalasi pengolahan limbah
*air 'P#L) 1,00 Unit
7 Pe!er%aan nstalasi pengolahan limbah
padat '$ncenerator ) 1,00 Unit
1 Pe!er%aan alan mas! dan area par!ir 1,00 Unit
2 Pe!er%aan ata aman 1,00 Unit
3 Pe!er%aan alran drainase
perm!aan 1,00 Unit
!egiatan tersebut di atas akan menimbulkan dampak berupa kebisingan, debu, peningkatan emisi gas buangan, sedimentasi, peningkatan aliran permukaan. !egiatan yang berpotensi menimbulkan dampak adalah penumpukan material konstruksi, kebisingan, lalu lintas pengangkutan material dan aktivitas para pekerja yang bisa menimbulkan konflik sosial dengan masyarakat setempat. Selain itu kegiatan ini juga memberikan dampak positif berupa lapangan kerja dan kesempatan berusaha.
( /ahap perasi #umah Sakit
a. Perekrutan tenaga kerja operasi
/enaga kerja yang mendukung kegiatan operasional rumah sakit diperkirakan 3-- karya"an baik medis maupun non medis, dengan rincian sebagai berikut *
+( Direktur $tama * + orang
3( >akil Direktur :idang !euangan dan 2dministrasi * + orang 5( >akil Direktur :idang Pelayanan !esehatan * + orang 7( >akil Direktur :idang #a"at 9nap * + orang
( Dokter 2hli<Spesialis * 0 orang
1( Dokter $mum * ++ orang
4( *r(nt "ffice * 3- orang
8( Pera"at *71 orang
0( :idan * + orang
+-( /enaga 2dminitrasi #umah Sakit * - orang
++( antry dan Restaurant * +- orang
+3( Laundry / Engineering * + orang
+5( Satpam *3- orang
!egiatan perekrutan ini dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif terhadap masyarakat lokal. Dampak positif berupa terbukanya +
kesempatan kerja baru. Dampak negatif yang mungkin terjadi bah"a kesempatan kerja yang dita"arkan dengan spesifikasi tertentu beresiko terhadap tenaga kerja lokal yang tidak tersedia sesuai kebutuhan berupa keresahan, kecemburuan dan bisa menimbulkan konflik sosial.
b. Pengoperasian rumah sakit, meliputi * +( 9nstalasi #a"at 6alan
Aasilitas yang digunakan sebagai tempat konsultasi, penyelidikan, pemeriksaan dan pengobatan pasien oleh dokter ahli di bidang masing) masing yang disediakan untuk pasien yang membutuhkan "aktu singkat untuk penyembuhannya atau tidak memerlukan pelayanan pera"atan. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis.
3( 9nstalasi Ga"at Darurat.
Aasilitas yang melayani pasien yang berada dalam keadaan ga"at dan terancam nya"anya yang membutuhkan pertolongan secepatnya. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis, juga peningkatan kebisingan.
5( 9nstalasi #a"at 9nap.
Aasilitas yang digunakan mera"at pasien yang harus di ra"at lebih dari 37 jam 'pasien menginap di rumah sakit(. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis.
7( 9nstalasi Pera"atan 9ntensif$Intensive Care Unit 0 ICU%.
Aasilitas untuk mera"at pasien yang dalam keadaan sakit berat sesudah operasi berat atau bukan karena operasi berat yang memerlukan pemantauan secara intensif dan tindakan segera. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis. ( 9nstalasi !ebidanan dan Penyakit !andungan.
Aasilitas menyelenggarakan kegiatan persalinan, perinatal, nifas dan gangguan kesehatan reproduksi. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis.
Suatu unit khusus di rumah sakit yang berfungsi sebagai tempat untuk melakukan tindakan pembedahan<operasi secara elektif maupun akurat, yang membutuhkan kondisi steril dan kondisi khusus lainnya. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis.
4( 9nstalasi Aarmasi.
Aasilitas untuk penyediaan dan membuat obat racikan, penyediaan obat paten serta memberikan informasi dan konsultasi perihal obat. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis.
8( 9nstalasi #adiodiagnostik dan #adioterapi.
Aasilitas untuk melakukan pemeriksaan terhadap pasien dengan menggunakan energi radioaktif seperti sinar gamma, berkas elektron, foton, proton dan neutron dalam proses diagnosis dan pengobatan penyakit.
!egiatan ini menimbulkan dampak berupa peningkatan sampah medis, non medis dan limbah radioaktif. !arena alasan adanya radiasi bahan radioaktif, maka desain ruangan untuk instalasi tersebut dirancang secara khusus sesuai dengan standar yang berlaku sebagaimana yang ada dalam gambar rencana.
0( $nit &emodialisa
Aasilitas ini digunakan sebagai tempat pasien melakukan cuci darah. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis.
12%9nstalasi Sterilisasi Pusat $CSS'+ Central Supply Sterili3ati(n 'epartement%
9nstalasi Sterilisasi Pusat 'Central Sterile Supply 'epartment 0 CSS'(. Aasilitas untuk mensterilkan instrumen, linen, bahan perbekalan. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis.
++( 9nstalasi %aboratorium.
Aasilitas kerja khususnya untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan ilmiah 'misalnya fisika, kimia, higiene, dan sebagainya(. !egiatan ini berdampak pada peningkatan sampah medis maupun non medis, gas buangan dan kebauan.
+3( 9nstalasi #ehabilitasi ;edik.
Aasilitas pelayanan untuk memberikan tingkat pengembalian fungsi tubuh dan mental pasien setinggi mungkin sesudah kehilangan < berkurangnya fungsi tersebut. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis.
+5( :agian 2dministrasi dan ;anajemen
Suatu unit dalam rumah sakit yang merupakan tempat melaksanakan kegiatan administrasi pengelolaan<manajemen rumah sakit serta tempat melaksanakan kegiatan merekam dan menyimpan berkas)berkas jati diri, ri"ayat penyakit, hasil pemeriksaan dan pengobatan pasien yang diterapkan secara terpusat<sentral. !egiatan ini berdampak pada peningkatan sampah non medis.
+7( 9nstalasi Pemulasaran 6enaBah dan Aorensik.
Aasilitas untuk meletakkan<menyimpan sementara jenaBah sebelum diambil oleh keluarganya, memandikan jenaBah, pemulasaraan dan pelayanan forensik. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis.
+( 9nstalasi GiBi<Dapur.
Aasilitas melakukan proses penanganan makanan dan minuman meliputi kegiatan pengadaan bahan mentah, penyimpanan, pengolahan, dan penyajian makanan)minuman. !egiatan ini berdampak pada peningkatan
sampah medis maupun non medis, gas buangan dan kebauan, limbah padat dan cair.
Aasilitas untuk melakukan pencucian linen rumah sakit. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah medis padat dan cair serta sampah non medis.
+4( :engkel ;ekanikal dan =lektrikal '#(rksh(p(
Aasilitas untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan ringan terhadap komponen)komponen sarana, prasarana dan peralatan medik. !egiatan ini menimbulkan dampak peningkatan sampah non medis padat dan cair serta kebisingan.
+8( 9nstalasi 2ir :ersih
2ngka kebutuhan air bersih #umah Sakit X diprediksi berdasarkan standar kebutuhan air bersih masyarakat perkotaan sesuai ketentuan Dir6en Cipta !arya '3-- ltr<org<hr untuk pasien rumah sakit(, karya"an dan pengunjung 5- ltr<org<hr, dan rata)rata tingkat hunian rumah sakit dalam "ilayah !ota X tahun 3-+3. Perhitungan kebutuhan air bersih untuk #umah Sakit X dapat dilihat pada tabel 8.
/abel 8. Perhitungan !ebutuhan 2ir :ersih untuk #umah Sakit
N(. -en$s La*anan rang )as$l$tas ' Peralatan Pemaka$an A$r /ltr'&r0 -umla& Keuutu&an A$r /ltr'&r0 +. Pasien #a"at 9nap 355 ) 3-- 71.1--,--3. /enaga !erja #umah Sakit 3-- ) 5- 1.---,--5. on #a"at 9nap 'lain)lain( 0- ) 5- 3.4--,--7. Pengunjung 'on Pasien( 711 ) 5- +5.08-,--6umlah 18.18-,--!ebutuhan air untuk pera"atan gedung 3-E +5.451,--Cadangan air untuk pemadam kebakaran E 5.757,--Cadangan Persediaan 2ir :ersih +-E 1.818,--T(tal Keutu&an A$r Bers$& 42.617899
Dari tabel diatas diperoleh total kebutuhan air bersih untuk aktivitas harian #umah Sakit X sebesar 03.4+8,-- liter<hari atau 03,43 m5<hari
atau 5, 815 m5<jam. Sesuai dengan kebutuhan akan air bersih di atas, akan
dibangun reservoar ba"ah yang mampu menampung air sebesar +3 m5
dan reservoar atas dengan daya tampung sebesar 3- m5.
Dampak yang mungkin ditimbulkan dari pemanfaatan air bersih berupa limbah cair.
+0( 9nstalasi Pengelolaan 2ir %imbah
Dari jumlah pemanfaatan air bersih di atas diperkirakan 8-E dari 03.43 m5<hr, maka akan terbuang sebagai air limbah, sehingga debit 'F( air limbah atau limbah cair yang dihasilkan dalam satu hari 47,+41,-- m5<hr atau 47,3 m5<hr atau 5,+ m5<jam. $ntuk mengelola air limbah cair tersebut diperlukan unit pengelolaan limbah cair dengan kapasitas sebesar +--m5<hr, dengan teknologi sistem biofilter aerob dan anaerob, seperti dalam gambar rencana. !egiatan ini menimbulkan dampak negatif berupa limbah padat. Sedangkan limbah cair yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk
kebutuhan penyiraman taman dan kolam, juga dapat dipakai sebagai cadangan untuk pemadam kebakaran.
3-( 9nstalasi Pengelolaan %imbah Padat
;enurut S9 5373 tahun 3--8 tentang limbah padat<sampah untuk pemukiman kota menunjukan bah"a rata)rata limbah padat per hari sebesar ltr<org<hr atau sebesar 3, kg <hari. :erdasarkan standar tersebut, untuk limbah padat rumah sakit diperkirakan 5 ltr<org<hr untuk sampah medis dan 3, ltr<org<hr untuk limbah non medis. Dengan demikian jumlah sampah medis yang dihasilkan sebesar 51 5 ltr<org<hr +.-0 ltr<hr atau +,-0 m5<hr 'dihasilkan oleh fasilitas pelayanan medis(. Sedangkan untuk sampah non medis sebesar 575 3, ltr<org<hr 84, ltr<hr atau -,84 m5<hr 'dihasilkan oleh fasilitas pelayanan non medis(.
$ntuk mengelola limbah padat medis tersebut di atas telah disiapkan + unit incenerator medis tipe Ma4pell dengan kapasitas 8- kg sampah < jam. Sedangkan limbah padat non medis pengelolaannya bekerja sama dengan Dinas !ebersihan !ota X.
Dampak dari kegiatan pengelolaan limbah padat medis maupun non medis berupa kebauan, polusi udara, gas buangan dari hasil pembakaran.
3+( /ahap Pemeliharaan Sarana dan Prasarana #umah Sakit
Pemeliharaan yang dilakukan dengan tujuan untuk memperpanjang usia layanan, meliputi pemeliharaan unit medis, non medis, sanitasi dan fasilitas penunjang. !egiatan ini menimbulkan dampak polusi udara, kebisingan,
55% (6er Suply
2gar dapat beroperasi secara maksimal, #umah Sakit X membutuhkan suplay arus listrik dari P/ P% sebesar +7-- !?2. $ntuk menjaga kesinambungan operasi rumah sakit saat terjadi pemadaman bergilir yang dilakukan P/ P% Persero Cabang X maka disediakan + unit&enset Silent ype $s(und pr((f% dengan daya terpasang +7-- !?2. Dampak yang timbul dari instalasi dan operasinya berupa kebisingan, polusi, ceceran oli, dan lain)lain.
35( Pemadam !ebakaran
$ntuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, maka disediakan sarana pemadam kebakaran berupa tabung gas untuk ruangan, 3 'dua( unit hydrant di luar ruangan serta dilengkapi dengan sistem deteksi kebakaran dalam gedung. Dampak yang timbul dari kegiatan ini adanya kebutuhan tambahan tenaga kerja dengan keahlian khusus dan terhindar bahaya kebakaran pada gedung rumah sakit.
1( /ahap Pasca perasi
Potensi dampak lingkungan terkait pengalihan fungsi lahan dan pemutusan hubungan kerja.
BAB III
KNDISI UU !NA LIN#KUN#AN A:AL
3.1 Asek )$s$k
3.1.1 Letak8 Luas dan Batas :$la*a& L(kas$ Usa&a
#umah Sakit X berlokasi di !elurahan X #/* +4 #>* - !ecamatan X !ota X dengan batas)batas lokasi usaha dengan koordinat sebagai berikut * /abel 0. :atas):atas %okasi $saha #umah Sakit X !ota X
T$t$ k K((rd$nat /90 Keterangan + ; 9 +-- -0 51,07H S +35- 51 7-,08H = Selatan %okasi 99 +-- -0 51,+1H S +35- 51 73,85H = Selatan %okasi 999 +-- -0 53,53H S +35- 51 7+,-H = $tara %okasi 9? +-- -0 55,3+H S +35- 51 50,34H = $tara %okasi
Secara geografis !ota X memiliki luas "ilayah sebesar +8-,34 !m3 atau +8.-34 &a. :atas "ilayah !ota X diapit oleh "ilayah !abupaten X dan %aut /eluk X yaitu pada Sebelah $tara, berbatasan dengan teluk X, Sebelah Selatan, berbatasan dengan !ecamatan X :arat, !abupaten X, Sebelah /imur, berbatasan dengan kecamatan X /engah, !abupaten X, Sebelah :arat, berbatasan dengan !ecamatan X :arat, !abupaten X. :atas "ilayah administrasi !ota X dapat dilihat pada gambar +.
Gambar +. Peta >ilayah 2dministrasi !ota X
3.1.2 T((gra$
!ondisi !ota X secara geografis dapat dijelaskan, terletak pada dataran pantai pulau /imor dengan topografi bergelombang dari arah timur ke barat dengan memiliki kemiringan <+- E dan memiliki ketinggian tertinggi berkisar antara +-)5-- m dan daerah terendah berkisar antara -)- m dari permukaan laut.
Gambar 3. Peta /opografi %okasi #encana Pembangunan #umah Sakit X !ota X 3.1.3 Struktur #e(l(g$ K(ta +,,,,
&ir seluruh !ota X berada di atas bentang alam kars yang berpuncak hampir datar, punggungan batu gamping mirip morfologi plato, yang memanjang dengan arah utara)selatan. Di antara punggungan tersebut dibatasi oleh lembah sungai yang landai)agak terjal.
Di sebelah barat !ota X, seperti daerah antara /enau dan :olok, punggungan tersebut mempunyai perbedaan ketinggian 'elevasi( yang cukup besar dengan dataran pantai di sebelah utaranya, dan di samping itu dibatasi oleh tebing yang agak terjal hingga terjal. Sementara itu Praptisih '+001(, mengemukakan bah"a batu gamping terumbu koral di daerah !ota X membentuk morfologi perbukitan memanjang 'hampir utara)selatan(, seperti di daerah /enau mempunyai ketinggian "ilayah kira)kira 4 m dpl.
Pada bagian lereng dan lembah punggungan batu gamping di daerah ;anulai) :atuplat dan !olhua, terdapat singkapan napal dan batu lempung 'batuan yang berumur lebih tua(, diperkirakan karena daerah tersebut dilalui oleh sesar mendatar berarah utara) selatan.
Perbukitan di dekat pelabuhan /enau, morfologinya merupakan satu seri teras yang terdiri dari tujuh teras dan satu teras modern yang mempunyai umur Plistosen 2khir 'Praptisih, +001(. /eras)teras tersebut lebarnya antara 5-)+-- m dengan tinggi teras antara 3,8 ) 43, m.
Proses pembentukan teras adalah indikasi dari pengangkatan maupun pengaruh sesar 'baratlaut)tenggara( yang ada di daerah /enau yang erat kaitannya dengan dinamika tektonik.
Pedataran aluvium 'pantai dan sungai(, dari sebelah utara !ota X meluas ke arah timur hingga aliran sungai ;atahitu dan /ilong, diperkirakan merupakan daerah depresi akibat dari pengaruh sesar mendatar 'de4tral (, yang arahnya hampir barat)timur.
:erdasarkan pengamatan terhadap sebaran jalur sesar, berturut)turut dari barat ke timur, arahnya timurlaut)baratdaya, baratlaut) tenggara, hampir utara)selatan, dan di bagian timur terdapat sesar yang arahnya baratlaut)tenggara. 6alur)jalur sesar tersebut hampir melingkar dan menggambarkan bentuk konsentrik, yang mengindikasi suatu bentuk cekungan, mencakup daerah :akunase, aikolan dan Sikumana '!ecamatan X dan ;aulafa(. Di daerah tersebut dijumpai endapan lempung hitam, ciri khas endapan danau, sehingga merupakan cekungan dari dolina<kompleks dolina atau telaga.
Di bagian barat daerah cekungan, dari !ota X ke arah selatan melalui ;anulai, terdapat jalur sesar mendatar ' sinistral ( yang berarah hampir utara)selatan. 6alur sesar tersebut membentuk pematang bukit dan diperkirakan merupakan batas dari cekungan tersebut menyebabkan tersingkapnya napal dan batu lempung ke permukaan. 2kibatnya lebuh jauh adalah daerah tersebut mudah terjadi erosi dan gerakan tanah yang intensif.
Dari kenampakan di lapangan, semakin ke arah timur, "ilayah !ecamatan !elapa %ima, batu gamping telah mengalami pelapukan cukup lanjut, sehingga tertutup oleh tanah pelapukan 'terarosa( yang tebal, dan di banyak tempat pada lembah terdapat bahan rombakan maupun sisa erosi.
3.1.< K(nd$s$ #e(tekn$k L(kas$ !en%ana Pemangunan
Penyebaran batuan di daerah telitian 'c(verage area rencana #umah Sakit X( merupakan endapan batuan sediment berapa berupa batu gamping dengan sisipan napal, breksi dan lanau, tufa yang berselingan dengan batugamping pasiran. /ufa berselingan dengan batu gamping ber"arna putih , berbutir halus, keras, menyudut sampai menyudut tanggungm serta apal ber"arna kecoklatan, berbutir halus, padat.
3.1.=. K(nd$s$ #e(tekn$k dan ekan$ka Tana&.
$ntuk mengetahui kondisi geoteknik lapisan tanah $sub s(il% di lokasi rencana dilakukan dengan pengeboran inti$c(re drill%) pengujian penetrasistatis pada beberapa titik di lokasi rencana. Disamping itu dilakukan juga pengambilan beberapa contoh tanah untuk diuji di laboratorium /anah Politeknik $ndana X.
:erdasarkan hasil penyelidikan tanah, diketahui lapisan tanah di lokasi rencana Pembangunan #umah Sakit X dapat dibagi menjadi 3 'dua( bagian lapisan yang secara fisik nampak adanya perbedaan.
%apisan pertama terdiri dari t(p s(il) dengan campuran lanau kelempungan abu) abu pekat mengandung fargmengamping coral, serta bahan sisa pelapukan tumbuh) tumbuhan $(rganic s(ft s(il%. !onsistensi dari adanya unsur (rganic s(ft s(il) dan sejumlah mineral lempung dalam tanah permukaan di lokasi tidak akan berpengaruh terhadap karakteristik teknis tanah terhadap perubahan cuaca, ketebalan lapisan ini bervariasi antara -.- m sampai -,8- m.
%apisan kedua terdiri dari batu gamping ber"arna putih kompak dengan ketebalan bervariasi antara +-.-- @ 3-.-- m.
Pada umumnya lapisan ini terbentuk pada jaman plitosenakhir sehingga terkonsolidasi sangat baik.
3.1.5. Has$l Pen*el$d$kan Tana& a. -(r L(g.
Penampang stratigrafi hasil penyelidikan tanah dengan menggunakanc(re drill di sejumlah titik dalam ka"asan rencana diketahui relativ seragam sampai pada
kedalaman +-.-- m, dengan nilai )SP/ berkisar antara - @ 8. seperti pada lampiran hasil S(il investigati(n Rep(rt .
b. &asil Penyelidikan %aboratorium
Dari hasil penyelidikan laboratorium terhadap sejumlah sampel yang di ambil dari lokasi rencana diketahui secara teknis kondisi tanah<batuan di lokasi rencana sangat kompak dan mampu mendukung mendukung beban konstruksimulti st(reys) hal ini terlihat dari nilai daya dukung tanah yang di peroleh, yakni berkisar antara +4.--kg<cm3 sampai 3.-- +4.--kg<cm3. seperti pada lampiran hasil S(il investigati(n Rep(rt .
3.1.6. Kegemaan d$ K(ta +,,,,
!eberadaan struktur geologi !ota X tidak dapat dipisahkan dengan proses tektonik yang sedang berlangsung. 9ndikasinya adalah batuan yang terlipat, sesar mendatar, sesar normal, dan sesar naik, '#osidi, dan /jokrosapoetro, +040(. Diduga keberadaan punggungan yang berpuncak hampir datar tersebut merupakan sumbu lipatan maupun jalur sesar.
6alur sesar tersebut memanjang dari "ilayah sebelah timur 'di luar !ota X( hingga /anjung esapa dan daerah pantai !ota X. >ilayah ini akan semakin tidak stabil, terlebih lagi apabila sesar mendatar 'de4tral ( tersebut merupakan sesar aktif yang memungkinkan terakumulasinya pusat gempa. Seperti halnya kejadian gempa bumi tahun +041 dan +048, teridentifikasi adanya retakan di permukaan akibat dari pengangkatan dan penurunan tegak di "ilayah tersebut '#osidi, dan /jokrosapoetro, +040(. ;aka pertimbangan konstruksi tahan gempa untuk pekerjaan ini sangat berkaitan dengan aktivitas gempa bumi yang harus dipertimbangkan secara serius.
Gambar 5. Posisi titik)titik penyelidikan tanah di lokasi #umah Sakit X !ota X
Gambar 7. Grafik Stratigrafi hasil C(re drill $deep b(ring% Geoteknik di %okasi #umah Sakit X
/abel +-. Summary test result s(il pr(perties /anah dari lokasi #umah Sakit X !ota X '%ab Politeknik $ndana, 3-+3(
Gambar . Struktur Geologi %ingkungan !ota X dalam satuan batuan
3.1.7.S$stem Keamanan Keakaran Pada #edung !uma& Sak$t +,,,, +,,,,.
Sistem keamanan kebakaran pada gedung adalah suatu cara yang digunakan untuk dapat mencegah dan menanggulangi masalah kritis bila terjadi kebakaran pada gedung #umah Sakit X !ota X.
6enis)6enis sistem keamanan gedung yang digunakan untuk menanggulangi terjadinya kebakaran pada bangunan gedung #umah Sakit X sebagai berikut *
+. $nit /abung Pemadam !ebakaran
$nit tabung pemadam kebakaran adalah unit pemadam kebakaran yang terbuat dari tabung kecil yang terisi dengan gas dan digunakan untuk kebakaran) kebakaran kecil yang dibuat dari bahan)bahan kimia. /abung pemadam kebakaran di letakkan pada tempat yang mudah terlihat dan mudah dicapai.
3. *ire 7ydrant 'hidran pemadam kebakaran(
*ire hydrant adalah alat pemadam kebakaran, dimana padahydrant terdapat selang hydrant yang panjangnya 5- meter dengan tekanan air sejauh meter. &ydrant dikategorikan dalam 5 'tiga( jenis, yaituhydrant gedung,hydrant halaman danhydrant kota.
:erdasarkan nama hydrant) maka hydrant gedung adalah hydrant yang perletakannya di dalam gedung. 7ydrant halaman adalah hydrant yang perletakannya di halaman suatu lokasi gedung. Dan hydrant perkotaan adalah hydrant yang hampir sama denganhydrant halaman namunhydrant kota memiliki dua sampai tiga selang kebakaran. Dan juga perletakannya berada di titik)titik tertentu perkotaan yang memungkinkan unit pemadam kebakaran suatu kota mengambil cadangan air.
!omponen hydrant kebakaran terdiri dari sumber air, pompa)pompa kebakaran, selang kebakaran, penyambung dan perlengkapan lainnya.
$ntuk perhitungan jumlah dan kebutuhan air pada hydrant dapat pula dinyatakan dengan rumus *
a. 6umlahhydrant
7ydrant bangunan * + unit < 8-- m3 Dimana *
% bangunan %uas bangunan dalam satuan m3. b. !ebutuhan air pada sebuahhydrant bangunan gedung
+ unithydrant * 7-- liter<menit
!ebutuhan air Ihydrant 7-- liter<menit
$ntuk hydrant kebakaran, diperlukan persyaratan teknis sesuai ketentuan sebagai berikut *
+. Sumber persediaan air untukhydrant harus di perhitungkan untuk pemakaian selama 5- menit.
3. Pompa kebakaran dan peralatan listrik lainnya harus mempunyai aliran listrik tersendiri dan memiliki sumber daya listrik darurat.
5. Selang kebakaran dengan diameter minimum +, inci '5,8 cm( harus terbuat dari bahan yang tahan panas, dengan panjang maksimum 5- meter.
7. &arus di sediakan kopling penyambung yang sama dengan kopling dari :arisan<$nit pemadam kebakaran.
. Semua peralatanhydrant harus dicat dengan "arna merah.
2dapun pemasangan hydrant kebakaran juga memperhatikan hal)hal sebagai berikut *
+. Pipa pemancar sudah harus terpasang pada selang kebakaran
3. 7ydrant bangunan yang menggunakan pipa tegak 'riser ( ukuran 1 inci '+ cm( harus dilengkapi dengank(pling (utlet dengan diameter 3, inci yang bentuk dan ukurnnya sama dengan kopling dari barisan<unit pemadam kebakaran dan ditempatkan pada tempat yang mudah dicapai oleh petugas pemadam kebakaran.
5. 7ydrant halaman harus di sambungkan dengan pipa induk dengan ukuran diameter minimum 1 inci '+ cm( dan mampu mengalirkan air +---liter<menit. ;aksimal jarak antarahydrant adalah 3-- meter dan penempatan hydrant harus mudah dicapai oleh mobil pemadam kebakaran.
5. Sprinkler
Spinkler adalah suatu alat semacam n(33le 'penyemprot( yang dapat memancarkan air secara pengabutan ' *(g ( dan bekerja secara otomatis. Sprinkler juga merupakan sistem keamanan kebakaran yang digunakan di gedung untuk
memberikan peringatan dini pada penghuni atau pengujung gedung tersebut saat terjadi kebakaran, meskipun tidak digunakan terus menerus namun alat ini berfungsi sebagai pemberi tanda agar agar barisan pemadam kebakaran dapat segerah menanggulangi kebakaran yang terjadi.
2da beberapa jenis sprinkler, diantaranya yang sering digunakan adalah sprinkler tabung dan sprinkler segel. Perletakan sprinkler biasanya di pasang pada plafon ruangan, di pasang juga pada ruangan)ruangan yang isinya mahal, sprinkler juga bekerja jika ruangan mencapai suhu panas tertentu, dengan therm(stat sprinkler akan membuka dan menyemprotkan air.
$ntuk perhitungan jumlah dan kebutuhan air pada sprinkler dapat dinyatakan dengan rumus * a. 6umlah sprinkler 2rea +head * 3 m3 + 3(ne * +1 unit b. !ebutuhan air + 3(ne * 8- liter
!ebutuhan air I sprinkler 8- liter.
Pada saat sprinkler bekerja maka, tekanan air dalam pipa akan menurun dan sensor otomatis akan memberikan tanda bahaya 'alarm( dan lokasi yang terbakar akan terlihat pada panel pengembalian kebakaran. ;eskipun sistem sprinkler tidak perna aktif dalam jangka "aktu yang cukup panjang, namun sistem tersebut harus ada dalam keadan siap sehingga bila se"aktu)"aktu terjadi kebakaran tidak mengalami permasalahan.
c. Susunan pipa cabang sprinkler
+( Susunan cabang tunggal dengan kepala sprinkler dan pemasokan air di tengah.
3( Susunan cabang tunggal dengan tiga kepala sprinkler dan pemasokan air di ujung.
5( Susunan cabang ganda dengan tiga kepala sprinkler dan pemasokan air di tengah.
7( Susunan cabang ganda dengan tiga kepala sprinkler dan pemasokan air di ujung.
7. Sistem Deteksi dan /anda :ahaya !ebakaran
:erdasarkan S9 -5)+451)3--- bangunan ini dilengkapi dengan sistem tanda bahaya jika terjadi kebakaran yang panel induknya berada dalam ruang pengendali kebakaran, sedangkan sub panelnya dipasang di setiap lantai berdekatan dengan kotak hidran 'lihat skema instalasi kebakaran(. Pengoperasian tanda bahayanya dapat dilakukan secara manual dengan cara memecahkan kaca tombol saklar tanda kebakaran atau bekerja secara otomatis, dimana tanda bahaya kebakaran dihubungkan dengan sistem detektor 'detektor asap atau panas( atau sistem
Sprinkler .
. /angga Darurat
Pada bangunan ini dilengkapi dengan 3 'dua( tangga darurat di sisi kiri)kanan gedung, yang berfungsi untuk mengevakuasi seluruh orang dalam gedung dengan cepat pada saat terjadi kebakaran. /angga kebakaran ini langsung berhubungan dengan udara luar baik dari lantai dasar sampai atap gedung. $ntuk jelasnya dapat dilihat pada gambar diba"ah ini.
Gambar 1. Skema sistem 7ydrant #umah Sakit X !ota X
3.2 Ikl$m dan "ua%a
!arakteristik iklim pada "ilayah !ota X, yaitu iklim kering yang dipengaruhi oleh angin ;onsoon dengan hujan pendek 'rata)rata 5 bulan per tahun( sekitar bulan ovember sampai ;aret, dengan memiliki suhu udara berkisar antara 3-,+0C sampai dengan 5+-C. Sedangkan bulan 2pril sampai dengan a"al :ulan ovember sebagai musim kering dengan suhu udara relatif panas berkisar antara 30,+0C sampai dengan 570C. Dan suhu udara rata)rata kota sekitar 31,08-C.
Gambaran pola iklim dan curah hujan pada "ilayah !ota X seperti terlihat pada table ++.
/abel ++. #ata)#ata curah hujan kota X menurut bulan dari tahun 3--8 ) 3-++
N( Bulan "ura& Hujan /mm0
2997 2994 2919 2911 + 6anuari 17 7 08,5 -0,3 3 Pebruari ++14 77 3-8,5 5+1, 5 ;aret 35- +- +53,4 58-,7 7 2pril +-0 5 +40 351,1 ;ei - 7- +37 -,+
1 6uni - - +- -4 6uli - 3 3 4, 8 2gustus - - 57,+ -0 September - - 34,1 -+- ktober - - +-0,7 3+,7 ++ opember 80 3- 55,+ +-7, +3 Desember +++3 1 313,3 300,7
Sumber, !ota X Dalam 2ngka /ahun 3-++
/abel +3. #ata)rata /emperatur $dara !ota X menurut bulan, dari tahun 3--8 ) 3-++
N( Bulan Temeratur Udara /
("0 2997 2994 2919 2911 + 6anuari 34,7 34,7 31,0 31, 3 Pebruari 31,0 31,5 34,0 31,4 5 ;aret 31,4 31,7 34, 31,5 7 2pril 34,3 31,0 34,1 31,5 ;ei 34,7 34,- 34,1 31,+ 1 6uni 31,3 3,5 31,4 37,3 4 6uli 3,5 37,5 31,1 3, 8 2gustus 3,4 3,5 31,1 3,1 0 September 31,4 31,4 38,3 31,0 +- ctober 38, 30,1 38, 30,7 ++ opember 38,0 30,3 30,- 38,4 +3 Desember 38,- 31,0 34,5 34,5
Sumber, !ota X Dalam 2ngka /ahun 3-++
/abel +5. Persentase Penyinaran ;atahari !ota X menurut :ulan, /ahun 3--8 @ 3-++
N( Bulan Persentase Pen*$naran ata&ar$
2997 2994 2919 2911 + 6anuari 74 + 7 30 3 Pebruari 37 5 45 4 5 ;aret 73 45 40 3 7 2pril 10 0 48 5 ;ei 48 8 4+ 80 1 6uni 45 0 80 04 4 6uli 48 03 8 80 8 2gustus 48 0+ 03 08 0 September 44 08 83 00 +- ktober 47 08 48 0-++ opember 1- 8+ 81 80 +3 Desember 51 4- 77
1-Sumber, !ota X Dalam 2ngka /ahun 3-++
/abel +7. #ata)rata !ecepatan dan 2rah 2ngin !ota X /ahun 3--8 ) 3-++ N( Bulan Ara& dan Ke%eatan Ang$n /kn(ts0
2997 2994 2919 2911 + 6anuari 7 " 1 " 7 " 7 " 3 Pebruari 1 " 1 " 5 " 7 " 5 ;aret 1 " 7 " 3 " 3 " 7 2pril 7 = 1 " 5 " 7 Se 54
;ei 8 Se 8 Se Se<e 5 Se 1 6uni 1 Se 8 Se 8 Se<e 1 Se 4 6uli +- Se +- Se 0 Se<e 8 Se 8 2gustus +- Se ++ Se 8 Se<e 1 Se 0 September 8 Se 0 Se 4 Se<e 1 Se +- ctober 8 = +- " 1 " 0 Se ++ opember 1 " 4 " 5 " " +3 Desember 4 " 8 " 5 " 8 "
3.3 !en%ana Struktur K(ta +,,,,
:erdasarkan #evisi #encana /ata #uang >ilayah '#/#>( tahun 3--5)3-+5, !ota X dibagi menjadi 4 'tujuh( :agian >ilayah !ota ':>!( sebagai berikut*
+ :>! 9 * !a"asan !ota %ama, Pusat :>! ini berada di !elurahan X pada persimpangan jalan &ere"ila dengan jalan Soeprapto.
3 :>! 99* !a"asan Pemerintahan, Pusat :>! ini berada dalam ka"asan !elurahan ebufu yang didominasi oleh kegiatan pemerintahan dan direncanakan sebagai %okasi Pusat !ota yang baru,
5 :>! 999* !a"asan Perdagangan, :>! ini terletak di ka"asan /imur !ota X dan merupakan pintu gerbang !ota X. Pusat :>! terletak di !elurahan %iliba.
7 :>! 9?* !a"asan Pengembangan 9ndustri dan Pelabuhan, >ilayah ini pusatnya berada di ka"asan !elurahan 2lak dan merupakan ka"asan paling :arat !ota
X. Dominasi kegiatan adalah industri 'berat(, Pelabuhan dan pergudangan. :>! ?* !a"asan Pengembangan Permukiman, Pusat :>! ini terletak di
ka"asan !elurahan ;aulafa dan berfungsi sebagai ka"asan pengembangan permukiman.
1 :>! ?9* !a"asan Pengembangan !ota :aru, :>! ini terletak di ka"asan !elurahan ;anulai dan !elurahan aioni dan merupakan :>! yang terletak di bagian Selatan !ota X.
4 :>! ?99* !a"asan Pengembangan !ota :aru, :>! ini terletak berdampingan dengan :>! ?9 dan terletak di !elurahan :elo dan !elurahan Aatukoa. 'Sumber #evie" #/ #> !ota X, 3--(. :agian "ila yah !ota X.
Gambar 4. Peta peruntukan penggunaan lahan !ota X
3.< Sumer A$r Bers$&
Pada saat ini sumber daya air yang umum dimanfaatkan untuk kebutuhan pelayanan air bersih bagi kebutuhan !ota X diambil dari sumber mata air yang
keluar pada beberapa "ilayah, dialirkan dan ditampung pada reserv(ir dengan ketinggian tertentu lalu didistribusikan secara gravitasi. amun kenyataannya akhir) akhir ini sumber)sumber air yang biasa dipakai untuk melayani penduduk !ota X mengalami penurunan debit yang besar antara 1-E ) 4-E seperti mata air baumata dari 4 ltr<dtk turun menjadi +8 @ 3- ltr<dtk.
/abel +. Potensi Debit 2ir Permukaan /ersedia $ntuk !ebutuhan 2ir :ersih !ota X N( Sumer A$r ata A$r De$t us$m Hujan De$t us$m Kemarau
+ ;.aeba 31+ 7-3 ;.aDendeng 3-,5 +-5 !aliDendeng 80- -7 ;.aepura ++8 3 ;.a!olhua 5, + 1 !ali!olhua - 4 4 ;.a&aukoto +4,8 + 8 ;.a2mnesi +3-,
3-0 ;.a2irSagu99 +47,8 5
+- ;.aefeu -
-++ !aliSembunyi 5+4 +
+3 ;.aetona 7,33 7
+5 ;.akali sembunyi +,3
-+7 !aliAatukoa 41-
1-+ ;.2irlabat 535
3-+1 ;.a!aliAatukoa +3,-3 +
+4 ;.a2ir%obang 31,8 +
+8 2irSagu'PD2;( +-
5-+0 2irona ++-
+-T(tal De$t 3.3==891 23=.99
Sumber* %aporan ;asterplan air bersih !ota X tahun 3--1
Dengan menipisnya potensi sumber air yang ada, maka saat ini 0- E kebutuhan air bersih !ota X memanfaatkan potensi air tanah 'Dinas Pertambangan dan =nergi !ota X 3--4( mengunakan sumur bor yang tersebar di beberapa cekungan air tanah.
Cekungan air tanah di !ota X dan sekitarnya menurut %aporan 2khir Penelitian Potensi Pengembangan Pengelolan dan Jonasi 2ir tanah di !ota X '3--4( dapat dibedakan menjadi 1 'enam( kelompok, yaitu Cekungan 2ir /anah :olok @ 2lak @ /enau ) amosain, Cekungan 2ir /anah /abun ) Sikumana ) :ello, Cekungan
2ir /anah ebufu )nX, Cekungan 2ir /anah Pasir Panjang @ %iliba @ esapa ) /arus, Cekungan 2ir /anah Penfui dan Cekungan 2ir /anah :aumata. Pada Cekungan 2ir /anah :olok @ 2lak ) /enau ) amosain, potensi air tanah yang dapat diambil dari daerah cekungan ini adalah 3,0 +-1 m5<tahun.
Cekungan air tanah ini dapat dibedakan lagi menjadi sub cekungan amosain dengan potensi air tanah yang dapat diambil adalah +0 ltr<dtk dengan pemompaan selama 37 jam n(n st(p selama setahun, sub cekungan /enau 2lak dengan potensi air tanah yang dapat diambil pada sub cekungan 2lak ) /enau adalah +-4.11 ltr<dtk dengan pemompaan selama 37 jam n(n st(p selama setahun, dan sub cekungan :olok yang berada dalam "ilayah !abupaten X.
:erdasarkan data dari hasil penelitian potensi air tanah di !ota tahun 3--4, terdapat sebanyak 5+-- sumur gali, dan 47 sumur bor tersebar di sekitar !ota X.
:eberapa data potensi air tanah yang ada di kota yang dikelolah oleh PD2; !ab X dan $P/D !ota X, seperti ta bel diba"ah ini.
/abel +1. Data potensi air tanah tersedia di kota yang di kelola oleh PD2; !abupaten dan $P/D !ota X. N(. Sumur Pem$l$k' Pengel(la& Ele>as$ /m0 De$t maks /ltr'dtk0 De$t aka$ /ltr'dtk0 +3 PD2;!ab 14 5+ + 5 PD2;!ab +4+ 5- +-++ PD2;!ab 41 5- + 57 PD2;!ab 41 3- + 7 $P/D!ota +4+ 5- +-30 $P/D!ota 34 5- 1 15 $P/D!ota +88 31 4 55 $P/D!ota 43 3 4, 0 $P/D!ota 1+ +1 1 +0 $P/D!ota 71 + 37 PD2; 30 + 3, 7+ $P/D!ota 31 + 1 73 PD2; 1- + +-77 PD2; 74 + +-7 $P/D!ota 7- + +1- PD2; 1- + +-+ PD2; 31+ +3 +-71 #ujab>alikota 54 +- 3, 71 $P/D!ota 53 +- 4, 78 $P/D!ota 1- +- 1 70 PD2; ++5 +- 1 +51 $P/D!ota 14 3, 7+ :undaranP$ 14 3, -11 :elo 5++ 34 4
Sedangkan sumur bor lainnya merupakan milik perorangan maupun instansi yang dimanfaatkan untuk kebutuhan sendiri.
3.<.1 K(nd$s$ a?al A$r
2ir bersih untuk kebutuhan #umah Sakit X direncanakan disuplai dari 2ir :or esapa dan 2ir :or X. 2dapun alasan dan perkiraan akan kebutuhan air