LAPORAN EVALUASI DIRI
B. Profil Institusi
5. Dosen dan Tenaga Kependidikan
Bagian ini berisi informasi ringkas jumlah dan kualifikasi SDM (dosen dan tenaga kependidikan), kecukupan dan kinerja, serta prestasi monumental yang dicapai.
Kecukupan dosen tetap Universitas Jayabaya memiliki 165 dosen tetap Gambar B.5.1, terdiri dari 61 orang dengan kualifikasi doktor (37 %) dan 102 orang dengan kualifikasi magister (61,8
%). Dalam 3 tahun terakhir terdapat peningkatan yang signifikan dalam jenjang jabatan akademik dosen, Guru Besar menjadi 6 orang. Lektor Kepala menjadi 18 orang, Lektor menjadi 83 dosen, Asisten Ahli 36 dosen, dan dosen dengan status TP masih sebanyak 23 orang adalah dosen yang baru diangkat. Rasio dosen: mahasiswa adalah 1:22,8. Setiap dosen sudah melalui tahap perekrutan yang dilakukan bagian SDM di mana Kepala personalia memastikan dosen tetap di Universitas Jayabaya memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi pendidik dengan mengikuti tahapan assesment, sehat jasmani dan rohani dengan mengikuti tes kesehatan serta kejiwaan, memiliki sertifikasi sesuai dengan program studi, serta memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan pendidikan dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan seperti yang tercantum pada Standar Mutu SDM tentang Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan.
Tenaga Kependidikan di Universitas Jayabaya berasal dari berbagai latar belakang pendidikan sesuai penugasan dan fungsinya di dalam Universitas. Di dalam melakukan proses rekrutmen, Universitas Jayabaya mengedepankan prinsip kesetaraan dan senantiasa memfasilitasi pengembangan Tenaga Kependidikan, antara lain memberikan fasilitas studi lanjut, sertifikasi kompetensi, pelatihan bahasa asing, pelatihan pemanfaatan teknologi, dll. Universitas Jayabaya memiliki tenaga kependidikan lulusan S2 sebanyak 22 orang (37%), lulusan S1 sebanyak 34 orang (57%) dan 4 orang berpendidikan D3 (7%). Sumber calon tenaga kependidikan Universitas Jayabaya sebagian besar berasal dari JABODETABEK dengan berbagai etnis dan kesetaraan gender serta memiliki kualifikasi S1 dan S2, yang merupakan alumni dari program sarjana dan Magister Manajemen Universitas Jayabaya.
Kinerja Dosen dan Tenaga Kependidikan di Universitas Jayabaya dinilai berdasarkan pemenuhan. KPI Dosen meliputi unsur Pendidikan/Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta unsur penunjang. Sedangkan KPI Tenaga Kependidikan meliputi unsur kehadiran, keterlibatan dalam kegiatan Universitas, pengembangan diri, dan pelayanan kepada stakeholder.
Prestasi monumental dosen Universitas Jayabaya yang telah diraih antara lain: mendapatkan hibah penelitian hibah kompetitif (PFR), hibah P2M, hibah Program kampus Mengajar. Beberapa dosen juga menjadi mitra bestari pada Jurnal Internasional bereputasi maupun jurnal nasional terakreditasi, invited speaker pada pertemuan ilmiah tingkat internasional, menjadi pemakalah terbaik pada seminar internasional, menjadi staf ahli di Legislatif maupun Eksekutif, Pemerintahan dan Kementerian, serta memiliki paten.
Prestasi monumental Tenaga Kependidikan Universitas Jayabaya yang telah diraih antara lain memperoleh sertifikasi kompetensi yang diselenggarakan oleh BNSP dan LSP lainnya.
19 Laporan Evaluasi Diri Universitas Jayabaya
Gambar B.5.1 Kualifikasi Dosen Universitas Jayabaya
Gambar B.5.2 Sebaran (A) Sertifikasi Dosen; (B) Jabatan Fungsional Dosen 6. Keuangan dan Sarana Prasarana
Berisi deskripsi ringkas kecukupan, kelayakan, kualitas, dan aksesibilitas sumber daya keuangan, sarana dan prasarana.
Jumlah dana operasional penyelenggaraan pendidikan dalam 3 tahun terakhir sebesar Rp 19.786.741, per mahasiswa pertahun, dana penelitian per dosen per tahun sebesar Rp 23,125,848 dan dana PkM sebesar Rp 5,050,505 dengan penyerapan dana tridharma diatas dapat menjamin pembentukan capaian pembelajaran lulusan dan produktifitas ilmiah dosen dan mahasiswa. Akses keuangan terhadap sarana dan Prasarana ditunjukkan dengan keterlibatan partsipasif Fakultas, Pascasarjana dan unit kerja terkait baik dalam pengelolaan maupun penggunaan keuangan, sarana dan prasarana sebagaimana yang terlihat pada Gambar B.6.
Prasarana Universitas Jayabaya meliputi:
Ruang kerja yaitu: Ruang Pimpinan; Ruang Rapat; Ruang Pelayanan Administrasi; Ruang Dosen; Ruang Admisi; Ruang UPM; Ruang UP2P. Ruang mengajar yaitu: Ruang Seminar;
Ruang Kelas/Perkuliahan; Ruang Laboratorium; Ruang belajar mandiri. Ruang istirahat yaitu;
Kantin; lobby; Toilet; Sarana Ibadah yaitu: Masjid; Mushola. Lapangan Olah Raga yaitu:
Lapangan Bulutangkis; Panjat tebing; Lapangan volley; lapangan futsal; Lapangan basket; Meja pingpong; lapangan tenis. Fasilitas OKH yaitu: jalur kursi roda dan ram toilet standar untuk pengguna kursi roda; ramp yang dipasang pada loby gedung A, B, C, D dan ke arah ruang kegiatan mahasiswa. di Kampus C. Ruang Server Untuk mengelola, menyimpan, dan mendistribusikan data atau layanan ke berbagai perangkat yang terhubung ke jaringan. Klinik untuk Fasilitas pelayanan Kesehatan. Lapangan parker Parkir kendaraan dosen dan mahasiswa, serta Pos Satpam..
20 Laporan Evaluasi Diri Universitas Jayabaya
Gambar B.6 Mekanisme Penyusunan RKAT 7. Sistem Penjaminan Mutu
Berisi deskripsi sistem penjaminan mutu yang paling tidak berisi kebijakan, organisasi, dokumen SPMI, implementasi, monitoring dan evaluasi, laporan audit, dan tindak lanjut. Pada bagian ini juga tercakup sistem penjaminan mutu internal (dengan siklus PPEPP yang dilakukan oleh institusi), pengakuan mutu dari lembaga audit eksternal (bukan BAN-PT), lembaga akreditasi, dan lembaga sertifikasi.
Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Universitas Jayabaya ditetapkan oleh Yayasan Jayabaya melalui Surat Keputusan Yayasan No 138/KYJ/X/2019 tentang penetapan Standar Mutu Pendidikan Universitas Jayabaya yang mengacu pada UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang dikuatkan oleh UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi Pasal 51-53, Permendikbud No. 3/2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Permenristekdikti No. 62/2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi.
Organisasi Sistem Penjaminan Mutu (Gambar B7.1) di Universitas Jayabaya berbentuk Lembaga yang dipimpin oleh seorang Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dengan dua Kepala Biro penjaminan Mutu Internal dan Kepala Biro penjaminan Mutu Eksternal. Di dalam struktur organisasi Penjaminan Mutu terdapat pula Unit Penjaminan Mutu (UPM) dan Auditor Mutu Internal yang ditugaskan setiap tahun.
Gambar B7.1 Struktur Organisasi LPM Universitas Jayabaya (SK Rektor No. 104 Tahun 2024)
21 Laporan Evaluasi Diri Universitas Jayabaya
Dokumen SPMI Universitas Jayabaya terdiri dari dokumen kebijakan SPMI, dokumen manual SPMI, dokumen standar SPMI, dan formulir SPMI. Seluruh dokumen SPMI Universitas Jayabaya disimpan dan dipublikasikan melalui website penjaminan mutu dan dilaporkan kepada kementerian.
Implementasi SPMI Universitas Jayabaya SPMI Universitas Jayabaya kemudian dilaksanakan, dievaluasi, dikendalikan dan dikembangkan secara mandiri oleh Universitas Jayabaya untuk mengendalikan dan meningkatkan mutu penyelenggaraan Pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan melalui implementasi proses Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan (PPEPP) Standar Dikti yang disesuaikan dengan ciri khas, nilai dan cita-cita dari Universitas Jayabaya.
Monitoring dan Evaluasi SPMI di Universitas Jayabaya dilakukan setiap tiga bulan, dan mekanisme utama monitoring dan evaluasi adalah audit mutu internal (AMI) setiap tahun. AMI dilaksanakan sesuai dengan pedoman AMI Universitas dan menghasilkan laporan AMI yang disampaikan pada Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). Mekanisme RTM menghasilkan tindak lanjut untuk hasil AMI dan perumusan peningkatan mutu untuk proses berikutnya seperti pada Gambar B7.2.
Gambar B7.2 Alur Audit Mutu Internal Universitas Jayabaya
Praktik Baik terlaksananya budaya mutu di Universitas Jayabaya dibnuktikan dengan capaian akreditasi dapat dilihat disini