• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penjaminan Mutu PkM

Dalam dokumen LED UNIVERSITAS JAYABAYA UPLOAD FINAL (Halaman 178-181)

Tahap III 2032-2036), Leading Stage

C.8. Pengabdian kepada Masyarakat 1. Latar Belakang

7. Penjaminan Mutu PkM

Laporan Evaluasi Diri Universitas Jayabaya 155 a) Faktor Pendukung Keberhasilan

Keberhasilan yang tercatat dalam kegiatan PkM didukung oleh beberapa faktor, antara lain:

• Dukungan manajemen Universitas Jayabaya, yang tercermin dari peningkatan jumlah dana untuk proposal PkM yang disetujui, yang semula sebesar Rp 2.000.000,- menjadi Rp 5.000.000,-, berdasarkan Peraturan Rektor No. 119 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan Proposal Kegiatan PkM di Universitas Jayabaya.

• Lokasi Universitas Jayabaya yang dekat dengan pusat bisnis, memungkinkan pemanfaatan keahlian dan kegiatan pengabdian di universitas berjalan dengan baik.

• Pendampingan pengabdian hibah DRTPM yang telah berhasil dalam tiga tahun terakhir, dengan beberapa proposal pengabdian yang lolos seleksi untuk pendanaan DRTPM.

b) Faktor Penghambat Ketercapaian

eberapa faktor penghambat yang ditemukan dalam proses pencapaian tujuan PkM antara lain:

• Ketidaksinergian antara pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, yang menghambat pelaksanaan kegiatan PkM dengan biaya luar negeri yang dapat menghasilkan KI, paten, atau paten sederhana.

• Kurangnya produk atau luaran PkM yang memenuhi kualifikasi untuk diajukan sebagai KI, paten, atau paten sederhana, yang menjadi penghalang utama dalam meningkatkan jumlah pengajuan hak cipta.

c) Tindak Lanjut

Untuk mengatasi masalah dan hambatan yang ditemukan, LPPM Universitas Jayabaya melakukan beberapa upaya perbaikan, di antaranya:

● Menguatkan sinergi antara Tridarma Perguruan Tinggi (pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) pada setiap program kerja sama, termasuk dengan mencantumkan pelaksanaan PkM dalam surat perjanjian kerja sama.

● Mengidentifikasi produk-produk PkM dosen yang telah ada dan memenuhi kualifikasi untuk diajukan sebagai KI, paten, atau paten sederhana.

● Mendorong dosen untuk menghasilkan produk atau luaran PkM yang dapat diajukan sebagai KI, paten, paten sederhana, atau TTG, dengan mengadakan rapat evaluasi rutin setiap 3 bulan dengan ketua program studi.

● Memfasilitasi dosen dalam pendaftaran KI, paten, atau paten sederhana melalui lembaga kampus yang tersedia.

● Menyelenggarakan sosialisasi dan bimbingan teknis mengenai penyusunan proposal PkM, khususnya yang terkait dengan hibah DRTPM, dengan menghadirkan narasumber ahli secara berkala.

Laporan Evaluasi Diri Universitas Jayabaya 156 implementasi penjaminan mutu Pendidikan.

1) Perumusan Standar terkait PkM

Perumusan standar untuk PkM dilakukan oleh Tim Adhoc, yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor: 048 Tahun 2019 tentang Pengangkatan Tim Pemutakhiran Standar Sistem Penjaminan Mutu Internal Universitas Jayabaya.

2) Penetapan Standar terkait PkM

Penetapan standar terkait Pendidikan dilakukan oleh Yayasan Universitas Jayabaya melalui SK Yayasan Nomor 138/KYJ/X/2019 tertanggal 18 Oktober 2019, setelah memperoleh persetujuan dari Senat Universitas yang tertuang dalam SK Senat Universitas Nomor 05/Senat/UJ/X/2019 tertanggal 8 Oktober 2019.

3) Pelaksanaan Standar terkait PkM

Pelaksanaan standar PkM berada di bawah tanggung jawab Wakil Rektor Bidang Akademik serta Kepala LPPM, yang mengawasi pelaksanaan standar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

4) Evaluasi Pelaksanaan Standar terkait PkM

Evaluasi terhadap pelaksanaan standar Pendidikan dilakukan oleh tim auditor internal melalui kegiatan Audit Mutu Internal (AMI), yang berada di bawah pengendalian Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), untuk memastikan bahwa standar yang ditetapkan dipatuhi dan dilaksanakan dengan baik.

5) Pengendalian Standar terkait PkM

Pengendalian terhadap standar PkM dilakukan oleh Unit Pengelola Teknis (UPT) yang bertanggung jawab dalam memastikan pemenuhan standar bersama dengan Wakil Rektor Bidang akademik, serta pengawasan yang dilakukan oleh LPM setelah pelaksanaan AMI, termasuk implementasi tindakan korektif bila diperlukan.

6) Peningkatan Standar terkait PkM

Peningkatan standar terkait Pendidikan dilakukan oleh Tim Adhoc Peningkatan Standar yang berada di bawah tanggung jawab LPM. Tim ini bertugas untuk melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan pada standar PkM sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan universitas.

8. Kepuasan Pengguna

a). Deskripsi sistem untuk mengukur kepuasan pengguna proses PkM (pengabdi dan mitra), termasuk kejelasan instrumen yang digunakan, pelaksanaan, perekaman dan analisis datanya.

Mekanisme dalam mengukur kepuasan pengguna layanan PkM, dilakukan dalam hal ini mitra pengguna layanan melalui penyebaran kuisioner. Data yang digunakan dalam analisis selanjutnya diperoleh dari jawaban responden terhadap pertanyaan yang diajukan dalam kuesioner yang telah disebarkan. Kuesioner ini digunakan untuk mengetahui indeks kinerja rata-rata terhadap pelayanan yang diberikan oleh Universitas Jayabaya. Hasil analisis terhadap nilai indeks kepuasan masyarakat (IKM) rata-rata sebesar 3,87 seperti dapat dilihat pada Gambar C8.2

Laporan Evaluasi Diri Universitas Jayabaya 157

Gambar C8.2 Hasil Survey Kepuasan Pengguna Layanan PkM Tahun 2023 Tabel C8.2 Pernyataan Analisis Survey

No Kriteria Penilaian

1 Bagaimana menurut Bapak/Ibu terhadap kualitas kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Dosen Universitas Jayabaya?

2 Apakah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan bersama Dosen Universitas Jayabaya mempunyai nilai manfaat dan sesuai dengan harapan Bapak/Ibu?

3 Berikan penilaian Anda untuk pemateri [Kejelasan materi]

4 Respon dari fasilitator dalam membantu peserta dan memberikan pelayanan jasa atau informasi

5 Bagaimana sikap dari narasumber/anggota yang terlibat, di setiap keluhan atau pertanyaan atau permasalahan yang Bapak/Ibu ajukan ditindaklanjuti dengan baik?

6 Bagaimana penilaian peserta pelatihan terhadap kecukupan materi, aksesbilitas, kualitas sarana, dan prasarana?

7 Bagaimana prospek terhadap produk yang dihasilkan dari pelatihan yang diselenggarakan oleh Dosen Universitas Jayabaya?

b). Ketersediaan bukti yang sahih tentang hasil pengukuran kepuasan pengabdi dan mitra yang dilaksanakan secara konsisten, dan ditindaklanjuti secara berkala dan tersistem.

Survei kepuasan pengguna layanan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Universitas Jayabaya dilakukan secara teratur, minimal sekali setahun, untuk mengukur tingkat kepuasan peserta terhadap berbagai aspek pelayanan. Selain itu, setiap kegiatan PkM juga dilengkapi dengan survei kepuasan yang bertujuan untuk mendapatkan umpan balik yang komprehensif.

Survei ini mencakup penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan, kualitas narasumber, materi atau bahan yang disampaikan oleh narasumber, serta saran dan rekomendasi untuk perbaikan dan peningkatan pelaksanaan kegiatan di masa depan. Umpan balik yang dikumpulkan dari survei ini akan digunakan untuk menilai efektivitas program PkM dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, sehingga kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan dan lebih sesuai dengan

Laporan Evaluasi Diri Universitas Jayabaya 158 kebutuhan serta harapan masyarakat.

Dalam dokumen LED UNIVERSITAS JAYABAYA UPLOAD FINAL (Halaman 178-181)