• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi dan Pengelolaan Pemangku Kepentingan

Keberlanjutan, Materiallitas,

Kelengkapan Stakeholder Involvement

Sustainabillity Context, Materiality,Completeness Keterlibatan Pemangku

Kepentingan Konteks Keberlanjutan, Materiallitas,

Kelengkapan Stakeholder Involvement

Sustainabillity Context, Materiality,Completeness

Keterlibatan Pemangku Kepentingan Konteks Keberlanjutan, Materiallitas,

Kelengkapan Stakeholder Involvement

Sustainabillity Context, Materiality,Completeness Keterlibatan Pemangku

Kepentingan Konteks Keberlanjutan, Materiallitas,

Kelengkapan Stakeholder Involvement

Sustainabillity Context, Materiality,Completeness

Identifikasi dan Pengelolaan Pemangku Kepentingan

Pupuk Kaltim memiliki komitmen untuk meningkatkan pencapaian kinerja yang berimbang pada aspek ekonomi, sosial dan lingkungan sekaligus memenuhi harapan para pemangku kepentingan. Pemangku Kepentingan didefinisikan sebagai individu atau kelompok yang berkepentingan terhadap keberhasilan pencapain kinerja dan keberlangsungan bisnis Perusahaan.

Pemetaan diawali dengan proses identifikasi pemangku kepentingan di seluruh wilayah operasional Perusahaan, selanjutnya menggali harapan mereka serta menetukan metode/format yang pas untuk mengelola hubungan dengan baik. Identifikasi pemangku kepentingan tersebut dilakukan berdasarkan hasil penelitian sesuai metodologi identifikasi pemangku kepentingan yang tertera pada AA1000 Stakeholder Engagement Standard (AA1000SES).

Tabel Metode Identifikasi Kelompok Pemangku Kepentingan Berdasarkan AA1000SES Table of Stakeholder Identification Methods based on AA1000SES

Dependency (D) Pupuk Kaltim memiliki ketergantungan pada pihak tertentu atau sebaliknya Pupuk Kaltim is dependent on certain parties or vice versa

Responsibility (R) Pupuk Kaltim memiliki tanggung jawab legal, komersial atau etika terhadap sesorang atau sebuah organisasi Pupuk Kaltim has legal, commercial, or ethical responsibilities towards an individual or an organization

Tension (T)

Pihak tertentu atau sebuah organisasi memiliki pengaruh terhadap Pupuk Kaltim terkait isu ekonomi, sosial atau lingkungan tertentu

Certain parties or organizations have an influence on Pupuk Kaltim regarding specific economic, social, or environmental issues

Influence (I) Pihak tertentu atau sebuah organisasi memiliki pengaruh terhadap Pupuk Kaltim atau strategi atau kebijakan pemangku kepentingan lain

Certain parties or organizations influence Pupuk Kaltim’s strategies or other stakeholder policies

Diverse Perspective (DP)

Pihak tertentu atau sebuah organisasi memiliki pandangan yang berbeda yang dapat mempengaruhi situasi dan mendorong adanya aksi yang tidak ada sebelumnya

Certain parties or organizations hold different views that can influence the situation and drive unprecedented actions

Proximity (P) Pihak tertentu atau sebuah organisasi memiliki kedekatan geografis dan operasional dengan Pupuk Kaltim Certain parties or organizations have geographical and operational proximity to Pupuk Kaltim

Selain itu, dalam mengidentifikasi pemangku kepentingan, Pupuk Kaltim juga menggunakan standad ISO 26000 untuk memandu proses identifikasi tersebut. Hasil dari pemetaan pemangku kepentingan tersebut dimanfaatkan untuk melakukan pembinaan hubungan dengan pemangku kepentingan (stakeholder engagement), pengelolaan isu, dan merumuskan program pengembangan masyarakat yang sesuai dengan konteks lokal.

Hasil pemetaan menunjukkan 8 (delapan) kelompok Pemangku Kepentingan utama yang memiliki pengaruh langsung terhadap keberlanjutan Pupuk Kaltim, antara lain Pemegang Saham, karyawan, pelanggan, Kementerian dan Pemerintah, mitra kerja, masyarakat, aparat keamanan, dan media. Agar dapat memenuhi harapan mereka, Manajemen Pupuk Kaltim senantiasa menjaga agar hubungan antara Perusahaan dengan para pemangku kepentingan tersebut terjalin dengan kondusif serta bermartabat sesuai dengan asas kewajaran dan kesetaraan berdasarkan ketentuan yang berlaku bagi masing- masing pihak. [2-29]

Perusahaan juga melakukan pendekatan dan berdialog dengan masing-masing pemangku kepentingan dengan tujuan untuk menyamakan pemahaman dan persepsi masing-masing pihak dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan demi terciptanya tata hubungan yang harmonis antara Perusahaan dan pemangku

The mapping process begins with the identification of stakeholders across the company’s operational areas, followed by exploring their expectations and determining suitable methods/formats for managing relationships effectively. Stakeholder identification is conducted based on research results following the stakeholder identification methodology outlined in the AA1000 Stakeholder Engagement Standard (AA1000SES).

Furthermore, in identifying stakeholders, Pupuk Kaltim also uses the ISO 26000 standard to guide the identification process. The results of stakeholder mapping are utilized for fostering stakeholder engagement, managing issues, and formulating community development programs that are appropriate to the local context.

The mapping results show 8 (eight) main Stakeholder groups that have a direct influence on Pupuk Kaltim’s sustainability, including Shareholders, employees, customers, Ministries and Government, business partners, the community, security authorities, and the media. To meet their expectations, Pupuk Kaltim’s management consistently ensures that the relationship between the company and its stakeholders is conducted in a conducive and dignified manner, based on the principles of fairness and equality according to applicable regulations for each party. [2-29]

The Company also engages in approaches and dialogues with each stakeholder to align the understanding and perceptions of each party in carrying out social and environmental responsibilities, and to create a harmonious relationship between the company and stakeholders.

Tabel Pembinaan Hubungan dengan Pemangku Kepentingan [2-29, 3-1]

Table of Relationship Development with Stakeholders [2-29, 3-1]

Pemangku Kepentingan

Stakeholders

Basis Identifikasi Identification

Base

Topik Utama

Main Topics Tingkat, Metode, dan Frekuensi

Level, Method, and Frequency Pemegang Saham

Shareholders D.R.I.P 1. Menjaga aset serta peningkatan investasi untuk mencapai target dalam Rencana Kerja Anggaran Tahunan dan Key Performance Indicator (KPI) Perusahaan

2. Menghormati hak-hak pemegang saham sesuai Undang-undang dan Anggaran Dasar Perusahaan

3. Pertanggung-jawaban kinerja ekonomi, lingkungan dan sosial Perusahaan 1. Maintaining assets and increasing

investments to achieve targets in the Annual Budget and Key Performance Indicators (KPI) of the Company.

2. Respecting the rights of shareholders according to the Law and the Company’s Articles of Association.

3. Being accountable for the economic, environmental, and social performance of the Company.

1. Pemberian Informasi dan Pelibatan 2. Publikasi rutin (Laporan Tahunan, Laporan

Keuangan, Laporan Kinerja Kuartalan) dan Website 3. Forum multi-pemangku kepentingan,

penyelenggaraan RUPS, minimal 1 kali dalam setahun

1. Providing Information and Engagement 2. Regular publications (Annual Reports, Financial

Reports, Quarterly Performance Reports) and Website

3. Multi-stakeholder forums, holding Annual General Meetings (AGMs), at least once a year

Karyawan dan Serikat Pekerja Employees and Labor Unions

D.R.T.I.P 1. Kesejahteraan Karyawan

2. Terjaminnya kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja

3. Kesetaraan

4. Kepastian jenjang karier dan remunerasi 1. Employee Welfare

2. Ensuring well-being, safety, and occupational health

3. Equality

4. Career advancement certainty and remuneration

1. Pemberian Informasi, Konsultasi, Negosiasi dan Pelibatan

2. Buletin di korporasi, buletin di unit bisnis, komunikasi melalui e-mail dan internet, website

3. Survei keterikatan karyawan, yang meliputi: culture, satisfaction, persepsi dan lain-lain

4. Penyusunan dan penetapan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) untuk jangka waktu tiga tahun 5. Forum bipartit antara Pupuk Kaltim dan Serikat

Pekerja

1. Providing Information, Consultation, Negotiation, and Engagement

2. Corporate bulletins, business unit bulletins, communication via email and internet, website 3. Employee engagement surveys, covering: culture,

satisfaction, perceptions, and others

4. Preparation and establishment of Collective Labor Agreements (PKB) for a period of three years 5. Bipartite forums between Pupuk Kaltim and Labor

Unions Pelanggan

Customers

D.R.I.P 1. Kualitas Produk dan Pelayanan 2. Tingkat kepuasan dan penyelesaian

masalah terhadap pelanggan terpenuhi 1. Product and Services Qualities

2. Level of customer satisfaction and resolve problems

1. Pemberian dan Konsultasi

2. Pembuatan kontrak penjualan produk dengan prinsip 6T

3. Survei Kepuasan Pelanggan yang dilaksanakan minimal 1 tahun sekali [SEOJK F.30]

4. Layanan Pengaduan Pelanggan 1. Provision and Consultation

2. Contractual product sales based on the 6T principles

3. Customer Satisfaction Surveys conducted at least once a year [SEOJK F.30]

4. Customer Complaint Services

Tabel Pembinaan Hubungan dengan Pemangku Kepentingan [2-29, 3-1]

Table of Relationship Development with Stakeholders [2-29, 3-1]

Pemangku Kepentingan

Stakeholders

Basis Identifikasi Identification

Base

Topik Utama

Main Topics Tingkat, Metode, dan Frekuensi

Level, Method, and Frequency Kementerian

dan Pemerintah Ministry and Government

D.R.T.I.DP.P 1. Pupuk Kaltim taat dan patuh pada peraturan yang berlaku

2. Pembayaran Pajak dan Kewajiban kepada Negara

3. Untuk mensinergikan program Pemerintah Daerah dengan Perusahaan dalam rangka pembangunan daerah

4. Sinergi kegiatan pembangunan daerah dengan Master Plan CSR Korporasi Pupuk Kaltim

1. Pupuk Kaltim complies with applicable regulations

2. Tax Payments and Obligations to the State 3. Synergizing with Local Government

programs for regional development 4. Synergy in regional development activities

with the Pupuk Kaltim Corporate CSR Master Plan

1. Pembinaan Hubungan dengan Pemangku Kepentingan

2. Penerapan Regulasi

3. Pelaporan rutin (AMDAL, OJK, LHK dll)

4. Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dengan Perusahaan

5. Forum Komunikasi CSR

1. Stakeholder Engagement Management 2. Regulatory Compliance

3. Regular Reporting (Environmental Impact Assessment, Financial Services Authority, Ministry of Environment, etc.)

4. Coordination Meetings with Regional Leadership Forums (FKPD) and the Company

5. CSR Communication Forum

Mitra Kerja (Vendor, Supplier, dan Distributor) Business Partners (Vendors, Suppliers, and Distributors)

D.R.T.P 1. Optimalisasi penggunaan E-Auction dalam rangka transparansi pengadaan barang dan jasa

2. Terciptanya hubungan yang baik antara Perusahaan dengan Mitra Kerja

3. Menghindari benturan kepentingan antara Perusahaan dengan mitra kerja

4. Kinerja Ekonomi, Sosial dan Lingkungan 1. Optimization of E-Auction usage for

procurement transparency of goods and services

2. Establishment of good relations between the Company and Business Partners 3. Avoidance of conflicts of interest between

the Company and business partners 4. Economic, Social, and Environmental

Performance

1. Pemberian informasi melalui Sosialisasi, pembinaan dan pelatihan pada Vendor

2. Gathering yang dilaksanakan setahun sekali 3. Penyelenggaraan penawaran (tender) kontrak kerja

reguler secara terbuka dan transparan, dokumen kontrak kerja yang memuat ketaatan pada hukum, termasuk aspek K3 dan Lingkungan

4. Penandatangan Pakta Integritas untuk setiap Mitra Kerja

1. Providing information through dissemination, mentoring, and training for Vendors 2. Annual gatherings held once a year 3. Conducting open and transparent regular

contract bidding (tender) offers, and contract documents that include compliance with the law, including Occupational Health and Safety (K3) and Environmental aspects

4. Signing Integrity Pacts for each Business Partner Aparat Keamanan

Security Authorities

D.R.T.P Pengamanan terhadap aset Perusahaan yang merupakan vital nasional

Security of Company assets that are vital to the nation

1. Pemberian Informasi dan Kolaboras

2. Kooardinasi dengan jajaran POLRI dan TNI terkait pengamanan aset Pupuk Kaltim dan penegakan hukum

1. Provision of Information and Collaboration 2. Coordination with the Indonesian National Police

(POLRI) and Indonesian National Armed Forces (TNI) regarding the security of Pupuk Kaltim’s assets and law enforcement

Tabel Pembinaan Hubungan dengan Pemangku Kepentingan [2-29, 3-1]

Table of Relationship Development with Stakeholders [2-29, 3-1]

Pemangku Kepentingan

Stakeholders

Basis Identifikasi Identification

Base

Topik Utama

Main Topics Tingkat, Metode, dan Frekuensi

Level, Method, and Frequency Media

Media T.I.D.P 1. Menyampaikan informasi terkait kinerja Perusahaan ke media daerah dan nasional 2. Membangun hubungan yang harmonis

antara awak media dengan Perusahaan 3. Sosialisasi dan penyaluran dan CSR 4. Pendampingan dan Pemberdayaan

Masyarakat

5. Kepatuhan terhadap Regulasi

6. Pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan dan sosial industri Pupuk

1. Conveying information regarding the company’s performance to local and national media

2. Building harmonious relationships between the media personnel and the company 3. Dissemination and distribution of CSR 4. Community mentoring and empowerment 5. Compliance with regulations

6. Management of economic, environmental, and social impacts of the fertilizer industry

1. Pemantauan, Pemberian Informasi, Konsultasi dan Pelibatan

2. Siaran Pers sesuai kebutuhan 3. Media Monitoring harian 4. Media Gathering setahun sekali

1. Monitoring, providing information, consultation, and engagement

2. Press releases as needed 3. Daily media monitoring 4. Annual media gatherings