• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembayaran Tunggal atau Pembayaran Angsuran

Dalam dokumen Ebook Pengelolaan keuangan pribadi (Halaman 119-133)

Pinjaman juga dapat dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan jenis pengaturan pembayaran; pembayaran tunggal atau angsuran. Untuk pembayaran pinjaman tunggal yang dibuat untuk jangka waktu tertentu, pada akhir jatuh tempo pembayaran dilakukan secara penuh (pokok ditambah bunga). Umumnya pinjaman ini memiliki jangka waktu yang berkisar antara 30 hari hingga satu tahun dan jarang berjalan selama lebih dari satu tahun.

Terkadang pinjaman pembayaran tunggal dibuat untuk membiayai pembelian atau membayar tagihan ketika diketahui bahwa uang tunai yang akan digunakan untuk pembayaran akan tersedia dalam waktu dekat. Dalam hal ini pinjaman digunakan sebagai bentuk pembiayaan sementara. Dalam situasi lain, pinjaman pembayaran tunggal digunakan oleh konsumen yang ingin menghindari pembayaran angsuran bulanan dan memilih untuk melakukan satu pembayaran yang besar di akhir pinjaman.

Sebaliknya, terdapat angsuran pinjaman yang dilunasi dalam rangkaian tetap, pembayaran dijadwalkan bukan dalam satu jumlah bulat. Pembayaran ditetapkan secara bulanan dengan masing-masing angsuran yang terdiri dari sebagian pokok dan bunga pinjaman. Misalnya total pembayaran cicilan bulan Rp750.000 terdiri dari Rp500.000 pokok pinjaman dan Rp250.000 bunga pinjaman. Pinjaman ini biasanya dibuat untuk membiayai pembelian barang atau jasa. Jangka waktu pengembalian dapat berkisar dari 6 bulan sampai 6 tahun atau lebih. Angsuran pinjaman telah menjadi gaya hidup bagi banyak konsumen. Hal ini populer karena pinjaman menyediakan cara yang mudah untuk “beli sekarang dan bayar kemudian”, di mana angsuran tetap bulanan dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam anggaran keluarga.

Pinjaman Bunga Tetap atau Variabel

Kebanyakan kredit konsumen dilakukan dengan tingkat bunga tetap; yaitu, tingkat bunga yang dikenakan dan pembayaran bulanan tetap sama selama masa kewajiban. Namun, laju variabel pinjaman juga dibuat seiring dengan meningkatnya frekuensi, terutama pada pinjaman angsuran jangka panjang.

106 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN

Seperti pada penyesuaian KPR (Kredit Pemilikan Rumah), tingkat bunga yang dikenakan pada pinjaman tersebut berubah secara berkala sesuai dengan kondisi pasar yang berlaku. Jika suku bunga pasar naik, tingkat bunga pinjaman akan naik, seperti halnya dengan pembayaran pinjaman bulanan. Pinjaman ini memiliki tanggal penyesuaian berkala (misalnya, bulanan, kuartalan, atau semester), di mana tingkat bunga dan pembayaran bulanan disesuaikan dengan keperluan. Setelah penyesuaian dibuat, tarif baru tetap berlaku sampai dengan tanggal penyesuaian berikutnya. Banyak tingkat pinjaman variabel memiliki peningkatan maksimum per periode penyesuaian dan selama masa pinjaman.

Secara umum, pinjaman dengan tingkat bunga variabel diinginkan jika suku bunga diperkirakan turun selama pinjaman. Sebaliknya, pinjaman dengan suku bunga tetap lebih baik jika suku bunga diperkirakan akan meningkat; apakah bunga pinjaman tetap atau variabel, di mana tren biaya pinjaman berubah sesuai dengan kondisi pasar. Sebagai aturan, suku bunga yang bergerak (naik atau turun) di pasar akan menentukan biaya pinjaman konsumen. Tentunya, akan ada waktu di mana biaya kredit menjadi terlalu tinggi untuk membenarkan pinjaman sebagai cara untuk melakukan pembelian besar. Sehingga, ketika harga pasar mulai bergerak naik, Anda harus bertanya kepada diri sendiri terkait dengan biaya pembelian apa yang benar-benar layak.

Keuangan Anda mungkin akan jauh lebih baik dengan menunda pembelian sampai tingkat suku bunga turun.

Sumber Pinjaman

Pinjaman dapat diperoleh dari sejumlah sumber, seperti bank komersial (bank umum), perusahaan koperasi simpan pinjam, perusahaan pembiayaan penjualan, pegadaian, atau teman dan kerabat. Bank komersial mendominasi sebagai sumber pinjaman di lapangan dan menyediakan hampir setengah dari seluruh pinjaman konsumen. Dominasi sumber pinjaman selanjutnya adalah lembaga pembiayaan konsumen dan koperasi simpan pinjam. Secara keseluruhan, sekitar 75 persen dari semua pinjaman konsumen berasal dari tiga lembaga keuangan berikut.

Bank Komersial. Karena bank komersial menawarkan berbagai jenis pinjaman pada tingkat bunga yang menarik, lembaga ini menjadi sumber populer untuk pinjaman konsumen. Satu hal yang menarik dari bank komersial adalah bahwa mereka biasanya mengenakan tarif lebih rendah dibandingkan kebanyakan pemberi pinjaman yang lain, terutama karena pihak bank hanya mengambil

©penerbit

©

©

© salemba

risiko kredit terbaik dan dapat memperoleh dana yang relatif murah dari deposan mereka. Permintaan pinjaman di bank komersial umumnya tinggi, dan pihak bank mempertimbangkan secara selektif dalam membuat pinjaman konsumen.

Bank komersial biasanya memberikan pinjaman hanya untuk pelanggan dengan peringkat kredit yang baik yang dapat dengan mudah menunjukkan kemampuan untuk membayar kembali pinjaman sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Pihak bank juga memberikan preferensi kepada pemohon pinjaman yang merupakan pemegang rekening di bank tersebut. Pertimbangan bahwa pemohon sudah menjadi pelanggan yang baik dari bank tersebut dapat meningkatkan peluang dalam mendapatkan persetujuan untuk pembiayaan yang diminta. Meskipun bank lebih memilih untuk memberikan pinjaman yang dijamin dengan beberapa jenis agunan, mereka juga memberikan pinjaman tanpa jaminan kepada pelanggan mereka. Tingkat bunga yang dikenakan pada pinjaman bank dapat dipengaruhi oleh ukuran pinjaman, persyaratan, dan apakah pinjaman tersebut dijamin dengan beberapa jenis agunan

Koperasi impan Pinjam. Koperasi simpan pinjam adalah lembaga keuangan koperasi yang dimiliki dan dikendalikan oleh para anggota yang menggunakan jasa dari lembaga tersebut. Hanya para anggota yang dapat memperoleh angsuran pinjaman dan jenis-jenis kredit dari lembaga tersebut.

Namun demikian, serikat kredit dapat menawarkan keanggotaan untuk siapa saja yang mereka inginkan dan tidak hanya terbatas untuk kelompok tertentu.

Karena koperasi simpan pinjam adalah organisasi nirlaba dengan biaya operasi yang minimal, koperasi simpan pinjam mengenakan tarif yang relatif rendah pada pinjaman. Koperasi simpan pinjam memberikan pinjaman, baik pinjaman yang aman atau tidak aman, tergantung pada ukuran dan jenis pinjaman yang diminta. Secara umum, keanggotaan dalam serikat kredit memberikan peluang tersedianya pinjaman yang paling menarik, karena suku bunga dan persyaratan pinjaman yang sering kali lebih menguntungkan dibandingkan sumber pinjaman konsumen yang lain.

Mengelola Pinjaman (Kredit)

Meminjam uang untuk melakukan pembelian adalah cara yang sehat dan sah untuk mengelola keuangan. Dari perspektif perencanaan keuangan, Anda harus memberikan dua pertanyaan kepada diri sendiri ketika mempertimbangkan penggunaan pinjaman konsumen: (1) apakah pembelian ini sesuai dengan rencana keuangan Anda? dan (2) bagaimana memilih pinjaman yang sesuai

108 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN

dengan anggaran kas bulanan Anda? Ketika pertimbangan diberikan tidak hanya untuk kebutuhan aset atau hal-hal terkait tetapi juga untuk pembayaran utang berikutnya, hal ini menghasilkan manajemen kredit yang sehat.

Sebaliknya, jika pengeluaran tersebut akan membahayakan rencana keuangan atau jika membayar kembali pinjaman tersebut akan mengganggu anggaran kas, maka Anda harus mempertimbangkan kembali pembelian tersebut. Mungkin pembelian tersebut dapat ditunda, atau Anda dapat melikuidasi beberapa aset untuk membayar uang muka. Anda bahkan mungkin harus mengubah beberapa pengeluaran dalam rencana keuangan. Cara apa pun yang Anda pilih, titik kuncinya adalah memastikan bahwa kredit tersebut akan sepenuhnya sesuai dengan rencana keuangan dan anggaran kas sebelum melakukan pinjaman serta menggunakan uang tersebut.

Beban Keuangan

Berapa beban keuangan yang akan saya bayar? Itulah salah satu hal pertama yang kebanyakan orang ingin ketahui ketika mengambil pinjaman. Hal tersebut tepat, karena peminjam harus mengetahui berapa jumlah yang akan mereka bayar untuk mendapatkan uang. Sesuai dengan hukum yang berlaku, pemberi pinjaman diwajibkan untuk menyatakan dengan jelas semua biaya keuangan dan biaya administrasi pinjaman lainnya. Anda perlu mengetahui tingkat efektif dari bunga yang harus Anda bayar dari pinjaman serta apakah pinjaman tersebut menggunakan tingkat bunga tetap atau variabel.

Dalam hal ini, Anda meminta kreditur untuk menghitung berapa bunga pinjaman per tahun, karena akan lebih mudah (dan jauh lebih relevan) untuk membandingkan tingkat persentase pada pengaturan pinjaman daripada jumlah rupiah dari biaya pinjaman. Tingkat bunga yang dikenal sebagai tingkat persentase tahunan atau APR (Annual Percentage Rate) tidak hanya mencakup biaya dasar uang tetapi juga biaya tambahan yang mungkin diperlukan untuk pinjaman. Hal penting lainnya adalah bagaimana pemberi pinjaman membuat penyesuaian berkala; apakah ukuran pembayaran bulanan atau jumlah pembayaran bulanan yang akan berubah. Untuk menghindari masalah di masa depan, akan lebih baik untuk mengetahui hal-hal tersebut sebelum melakukan pinjaman.

Biaya kredit membuat Anda stres? Berbicara mengenai biaya kredit, Anda harus selalu mempertimbangkan manfaat dari membeli sebuah barang secara kredit atau membelinya secara tunai. Kita semua dapat mengalami kesulitan keuangan jika kita tidak memahami cara menggunakan kredit dan kapan waktu

©penerbit

©

©

© salemba

yang tepat untuk menggunakan kredit. Menurut institusi keuangan, terdapat bermacam-macam sumber kredit. Institusi keuangan tersebut memegang peranan penting dalam perekonomian dan mereka menawarkan jasa keuangan dengan jangkauan yang luas. Dengan mengevaluasi pilihan kredit, Anda dapat mengurangi beban keuangan (finance charges), sehingga Anda dapat menentukan keputusan untuk meminjam uang, menemukan pinjaman yang murah, atau menemukan pemberi pinjaman dengan bunga rendah.

Sebelum Anda memutuskan untuk meminjam sejumlah uang, Anda perlu bertanya kepada diri sendiri; Apakah saya membutuhkan pinjaman? Apakah saya mampu untuk membayar pinjaman tersebut? Apakah saya memenuhi persyaratan untuk mengambil pinjaman? Anda harus menghindari kredit dalam dua situasi. Situasi pertama adalah ketika Anda tidak begitu membutuhkan atau menginginkan barang tersebut. Akses yang mudah untuk melakukan kredit terkadang mendorong konsumen untuk melakukan pembelian barang secara kredit. Situasi kedua adalah ketika Anda mampu membeli barang tersebut secara tunai. Anda harus mempertimbangkan biaya peluang (opportunity cost). Sudah dapat dipastikan pembelian barang secara tunai akan jauh lebih murah dibandingkan dengan menggunakan kredit. Apalagi, banyak toko yang menawarkan sejumlah diskon untuk pembelian barang secara tunai.

Tingkat Bunga Nominal dan Tingkat Bunga Efektif

Menjadi hal penting bagi konsumen dan pengusaha untuk membuat perbandingan yang objektif mengenai tingkat suku bunga. Dalam membandingkan biaya pinjaman atau tingkat pengembalian investasi dari berbagai periode pembangunan, harus dibedakan antara tingkat bunga nominal dan tingkat bunga efektif. Tingkat bunga nominal (stated interest rate) adalah tingkat bunga yang ditentukan/ditetapkan oleh yang meminjamkan atau yang dijanjikan oleh peminjam. Tingkat bunga efektif (effective interest rate) adalah tingkat bunga yang sesungguhnya dibayarkan/diterima.

Rumus tingkat bunga efektif:

EAR= +⎛

⎝⎜⎜⎜ ⎞

⎠⎟⎟⎟−

1 i 1

m Di mana:

EAR = Effective Annual Rate

i = tingkat bunga nominal = APR (Annual Percentage Rate) m = frekuensi dibungakan

110 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN CONTOH:

Aldo ingin mengetahui tingkat bunga efektif untuk perusahaannya, jika tingkat bunga nominal (i) adalah 12% dengan bunga majemuk ( om oun in inte e t), hitunglah tingkat bunga efektif untuk:

a. Bunga majemuk dengan bunga dibayarkan tahunan (annually om oun in / m=1).

b. Bunga majemuk dengan bunga dibayarkan 1 tahun 2 kali ( emiannually/

m=2).

c. Bunga majemuk dengan bunga dibayarkan 1 tahun 4 kali ( ua te ly/m=4).

Substitusikan ke dalam rumus.

a. Bunga majemuk dengan bunga dibayarkan tahunan (annually om oun in / m=1)

EAR EAR

= +

⎜⎜⎜

⎟⎟⎟⎟− = +( )

= + − = =

1 0 12

1 1 1 0 12 1

1 0 12 1 0 12 12 , 1

,

, , %

b. Bunga majemuk dengan bunga dibayarkan 1 tahun 2 kali ( emiannually om oun in /m=2)

EAR EAR

= +

⎜⎜⎜

⎟⎟⎟⎟ − = +( )

= − = =

1 0 12

2 1 1 0 06 1

11236 1 0 1236 1

2

, 2

,

, , 22 36, %

c. Bunga majemuk dengan bunga dibayarkan 1 tahun 4 kali ( ua te ly/m=4)

EAR EAR

= +

⎜⎜⎜

⎟⎟⎟⎟ − = +( )

= − = =

1 0 12

4 1 1 0 03 1

11255 1 0 1255 1

4

, 4

,

, , 22 55, %

CONTOH:

Sebuah perusahaan pembiayaan (lea in ) menawarkan kredit mobil kepada Anda dengan bunga ( nnual e enta e ate) sebesar 18 persen. Berapakah bunga tahunan efektif ( ffe tive nnual ate/ EAR) yang dikenakan oleh perusahaan pembiayaan tersebut?

EAR= 1+APR m

m

⎜⎜⎜

⎟⎟⎟⎟ −

= +

⎜⎜⎜

⎟⎟⎟⎟ −

= +( ) 1 1 0 18

12 1

1 0 015 , 12

, 112

12

1 0 015 1 0 1956 19 56

=

=

= , ,

, %

©penerbit

©

©

© salemba

Sehingga, tingkat suku bunga tahunan efektif (EAR) yang dikenakan adalah sebesar 19,56 persen.

Angsuran Pinjaman

Angsuran pinjaman (loan amortization) adalah sejumlah pembayaran pinjaman yang sama di akhir setiap tahun dan dibayarkan kepada yang memberi pinjaman yang terdiri atas bunga dan pokok pinjaman untuk suatu jangka waktu tertentu.

Rumus untuk angsuran pinjaman:

Angsuran besarnya pinjaman

= ×

( + ) i i n

1 1

1 Di mana:

i = suku bunga pinjaman n = lama pinjaman

CONTOH:

Sella meminjam uang sebesar Rp12.000.000 dengan tingkat bunga 10 persen dan setuju untuk membayar setiap akhir tahun dalam jumlah yang sama selama 4 tahun guna melunasi pinjaman tersebut. Uang yang dibayarkan setiap akhir tahun adalah:

Angsuran Rp

Rp

= ×

( + )

=

12 000 000 10

1 1

1 10 3 785 489

4

. . %

% . .

> TABEL 6.1 Jadwal amortisasi pinjaman

(Pokok pinjaman Rp12.000.000, bunga 10%, periode pengambilan 4 tahun) Akhir

tahun Ke-

Cicilan utang (jt Rp)

1

Awal Tahun Pokok Pinjaman

(jt Rp) 2

Pembayaran Pokok Pinjaman Akhir tahun

(jt Rp) [(2) – (4)]

5 Bunga

(jt Rp) [0,10×(2)]

3

Pokok (jt Rp) [(1) – (3)]

4 1

2 3 4

3.785,48 3.785,48 3.785,48 3.785,48

12.000,00 9.414,52 6.570,49 3.442,07

12.00,00 941,45 657,05 344,21

2.585,48 2.844,03 3.128,43 3.441,27

9.414,52 6.570,49 3.442,07 -) ) perbedaan Rp0,80 karena pembulatan

) dalam ribuan.

112 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN

Mengukur Kapasitas Kredit

Sebelum Anda mengambil pinjaman, tanyakan pada diri sendiri apakah Anda akan dapat memenuhi semua pengeluaran dan tetap mampu membayar angsuran bulanan. Anda dapat melakukan perhitungan dengan dua cara. Pertama ialah dengan memasukkan semua dasar pengeluaran bulanan kemudian kurangi total keseluruhannya dengan pembayaran yang Anda terima. Jika perbedaannya tidak dapat mencukupi pembayaran bulanan dan masih meninggalkan uang untuk pembayaran lainnya, Anda tidak mampu untuk melakukan pinjaman.

Kedua dan merupakan cara yang lebih andal yaitu tanyakan pada diri sendiri terkait apa yang Anda rencanakan untuk memberikan jaminan untuk pembayaran pinjaman bulanan. Jika Anda sekarang menyimpan sebagian dari penghasilan dan jumlah tersebut lebih baik dari pembayaran bulanan, Anda dapat memanfaatkan tabungan tersebut untuk membayar tagihan pinjaman bulanan. Tetapi jika Anda melakukan hal tersebut, Anda tidak dapat menggunakannya untuk hiburan, peralatan yang baru, atau bahkan kebutuhan.

Apakah Anda bersedia untuk trade-off? Meskipun sulit untuk menentukan tepat atau tidak-nya kapasitas kredit, Anda dapat mengikuti beberapa peraturan tertentu yang sesuai.

Pembayaran Utang terhadap Rasio Pendapatan

Pembayaran utang terhadap rasio pendapatan dihitung dengan membagi pembayaran angsuran utang bulanan (tidak termasuk pembayaran rumah, yang mana termasuk pada utang jangka panjang) dengan pendapatan bulanan bersih Anda. Para ahli menyarankan bahwa Anda tidak dapat mengeluarkan lebih dari 20 persen dari pendapatan bersih (setelah pajak) untuk pembayaran kredit konsumen. Sehingga, seseorang yang memiliki penghasilan Rp10.000.000 per bulan setelah pajak tidak dapat mengeluarkan lebih dari Rp2.500.000 untuk pembayaran kredit per bulan.

Rasio Utang terhadap Ekuitas

Rasio utang terhadap ekuitas dihitung dengan cara membagi total utang (kewajiban) dengan pendapatan bulanan bersih. Dalam perhitungan rasio ini, jangan masukan nilai rumah. Jika rasio utang ekuitas bernilai sekitar 1, maka utang cicilan konsumen kurang lebih sama dengan pendapatan bulanan Anda (tidak termasuk nilai rumah Anda). Rasio utang terhadap ekuitas untuk bisnis perusahaan berada dalam kisaran umum antara 0,33 hingga 0,50. Semakin besar

©penerbit

©

©

© salemba

rasio, semakin berisiko situasi tersebut bagi pemberi pinjaman dan peminjam.

Tentu saja, Anda dapat menurunkan rasio dengan cara membayar utang.

Tidak ada satupun cara terbaik untuk masing-masing individu; batasan tersebut diberikan hanya sebagai panduan. Hanya dengan berdasarkan uang yang dihasilkan, kewajiban obligasi, dan perencanaan keuangan di masa depan, Anda dapat menentukan jumlah pasti dari kredit yang dibutuhkan dan yang dapat dicapai. Anda harus mampu menjadi manager kredit untuk diri sendiri.

Rasio utang terhadap ekuitas liabilitas pendapatan bersih

=

CONTOH: MENGHITUNG RASIO UTANG TERHADAP EKUITAS

Kekayaan bersih Shayna adalah Rp1,5 miliar. a memiliki utang (kewajiban) sebesar Rp600 juta yang termasuk tagihan medis, rekening tagihan, dan saldo kartu kredit di mana ia menyeimbangkan jatuh tempo pada kredit mobil dan pinjaman perbaikan rumah. Shayna memiliki rumah dengan nilai pasar sebesar Rp2,1 miliar dan berutang Rp1,8 miliar. Berapa rasio utang terhadap ekuitas Shayna?

Dalam menghitung rasio utang terhadap ekuitas, jumlah kewajiban Shayna dibagi dengan kekayaan bersih (tidak termasuk nilai rumah dan jumlah KPR).

Rasio utang terhadap ekuitas liabilitas pendapatan bersih

R

=

= pp600 juta Rp1,5 miliar

=0 4,

Standar Kredit

Ketika pemberi pinjaman memperluas kredit kepada pelanggan, pemberi pinjaman mengakui bahwa beberapa pelanggan akan mampu atau tidak mampu membayar pembelian mereka. Oleh karena itu, pemberi pinjaman harus menetapkan kebijakan untuk menentukan siapa yang akan menerima kredit. Kebanyakan pemberi pinjaman kredit membuat kebijakan dari lima C kredit: character, capacity, capital, collateral, dan condition.

Character (karakter) adalah sikap peminjam terhadap kewajiban kredit.

Manajer kredit sangat menganggap bahwa karakter merupakan faktor yang paling penting dalam memprediksi apakah Anda akan melakukan pembayaran tepat waktu dan akhirnya membayar kembali pinjaman.

Capacity (kapasitas) adalah kemampuan keuangan Anda untuk memenuhi kewajiban kredit, yaitu, untuk melakukan pembayaran pinjaman biasa sesuai

114 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN

memeriksa pernyataan gaji Anda dan sumber pendapatan lain, seperti dividen dan bunga. Kewajiban lain dan pengeluaran bulanan dalam keuangan juga dipertimbangkan sebelum kredit disetujui.

Capital (modal) mengacu pada aset atau kekayaan bersih. Secara umum, semakin besar modal Anda, semakin besar kemampuan Anda untuk membayar pinjaman. Pemberi pinjaman menentukan kekayaan bersih Anda dengan mengharuskan Anda untuk menyelesaikan pertanyaan kredit tertentu. Anda harus mengizinkan atasan Anda dan lembaga keuangan untuk memberikan informasi untuk mengonfirmasi klaim yang dibuat dalam aplikasi kredit.

Collateral (jaminan) merupakan perjanjian yang melibatkan agunan kepada lembaga keuangan untuk memperoleh pinjaman. Jika Anda gagal untuk mematuhi ketentuan perjanjian kredit, pemberi pinjaman dapat menarik agunan yang dilaporkan dan kemudian menjualnya untuk membayar utang.

Condition (kondisi ekonomi) mengacu pada kondisi ekonomi secara umum yang dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk membayar pinjaman. Pertanyaan mendasar berfokus pada jaminan baik pekerjaan Anda dan perusahaan yang mempekerjakan Anda.

Kreditor menggunakan kombinasi yang berbeda dari lima C tersebut untuk mencapai keputusan kredit. Beberapa kreditor menetapkan standar yang sangat tinggi, dan tidak hanya membuat beberapa jenis pinjaman. Kreditor juga menggunakan berbagai jenis sistem rating. Beberapa secara ketat mengandalkan naluri dan pengalaman mereka sendiri. Sedangkan yang lain menggunakan credit scoring atau sistem statistik untuk memprediksi apakah pemohon memiliki risiko kredit yang baik. Mereka menetapkan sejumlah poin untuk setiap karakteristik yang telah terbukti menjadi indikasi yang dapat dipercaya bahwa peminjam akan membayar kredit dan menilai pemohon pada skala ini.

Mengajukan Permohonan Kredit

Ani dan Adi mempunyai jumlah pendapatan bersama yang lebih dari cukup untuk membeli rumah impian mereka. Namun, pihak pemberi pinjaman menolak permohonan pinjaman jangka panjang mereka dan mengatakan bahwa Ani mungkin akan hamil dan meninggalkan pekerjaannya. Bagaimanapun, hal ini merupakan pelanggaran bagi seorang kreditor untuk bertanya atau mengasumsikan apa pun mengenai rencana persalinan. Bahkan hal ini merupakan pelanggaran untuk mencoba menghalangi Adi mengajukan permohonan pinjaman karena Ani berada pada usia subur kehamilan. Selain itu, pemberi pinjaman harus mengakui pendapatan Ani. Menjadi hal yang penting untuk membangun dan melindungi riwayat kredit Anda sendiri.

©penerbit

©

©

© salemba

Berikut adalah beberapa langkah untuk membantu Anda dalam membangun dan melindungi riwayat kredit.

DAFTAR YANG HARUS DIPERHATIKAN UNTUK MELIHAT RIWAYAT KREDIT

JIKA ANDA LAJANG:

1. Buka rekening tabungan.

2. Ambil pinjaman kecil dari bank dan lakukan pembayaran tepat waktu.

JIKA ANDA INGIN MENIKAH:

1. Membangun kredit nama calon istri Anda atau nama pertama Anda.

2. Membuka rekening (account) Anda sendiri.

3. Cobalah untuk memiliki rekening kartu kredit terpisah dengan nama Anda sendiri.

4. Meninjau rekening bersama Anda.

5. Pastikan bahwa kreditor melaporkan sejarah kredit Anda ke biro kredit pada kedua nama.

JIKA ANDA TELAH MENIKAH:

1. Beritahukan kepada kreditor Anda dan meminta mereka untuk terus menjaga data kredit Anda secara terpisah.

2. Anda dapat memilih untuk menggunakan nama depan dan nama istri Anda (Susi Hartono), nama depan dan nama belakang suami Anda (Susi Gunawan), atau nama depan dan nama belakang gabungan (Susi Hartono Gunawan).

3. Gunakan nama yang Anda pilih secara konsisten.

JIKA ANDA SEDANG MENGAJUKAN PERCERAIAN :

1. Tutup semua rekening bersama Anda. Catatan kredit Anda dapat bermasalah jika mantan pasangan Anda menunggak dalam pembayaran kredit.

2. Temui kreditor dan hapus catatan kredit Anda jika mantan pasangan Anda bermasalah dengan peringkat kredit Anda.

JIKA ANDA ADALAH JANDA/DUDA:

1. Beritahu semua kreditor dan informasikan kepada mereka apakah Anda atau eksekutor warisan akan menangani pembayaran.

2. Transfer semua pinjaman bersama yang ada untuk nama Anda sendiri.

116 BAGIAN II DASAR-DASAR PENGELOLAAN KEUANGAN

3. Transfer rekening kartu kredit bersama untuk nama Anda sendiri atau mengajukan permohonan kembali untuk akun (account) baru.

4. Carilah penasihat profesional kartu kredit, jika diperlukan, untuk akun dengan nama Anda.

Dan ingat bahwa kreditor tidak bisa:

1. Menolak Anda untuk kredit perorangan atas nama Anda sendiri jika Anda adalah pengguna kredit yang baik.

2. Perlu bersama-sama menandatangani kontrak pinjaman. Setiap orang yang layak kredit dapat menjadi orang yang membayarkan utang Anda jika memang diperlukan.

3. Bertanya tentang praktik pengendalian kelahiran atau rencana keluarga atau menganggap bahwa penghasilan Anda akan terganggu untuk memiliki anak.

4. Mempertimbangkan apakah Anda memiliki daftar telepon pada nama Anda.

Seorang kreditor harus:

1. Mengevaluasi Anda atas dasar yang sama seperti pemohon kredit laki-laki atau yang memiliki status perkawinan yang berbeda.

2. Mempertimbangkan pendapatan dari kerja paruh waktu.

3. Mempertimbangkan tunjangan, tunjangan anak atau pembayaran pemeliharaan.

4. Mempertimbangkan riwayat pembayaran semua rekening bersama yang secara akurat mencerminkan riwayat kredit Anda.

5. Melaporkan riwayat pembayaran pada akun jika Anda menggunakan akun secara bersama dengan pasangan Anda

6. Mengabaikan informasi tentang akun jika Anda dapat membuktikan bahwa hal tersebut tidak mencerminkan kemampuan atau kesediaan Anda untuk membayar.

PERENCANAAN KEUANGAN

Berikut ini merupakan apa yang dicari oleh pemberi kredit untuk menentukan apakah Anda layak kredit.

1. Character: Apakah Anda akan membayar kembali pinjaman? Ya Tidak RIWAYAT KREDIT

Apakah Anda memiliki sikap yang baik terhadap kewajiban kredit? _ _ Pernahkah Anda menggunakan kredit sebelumnya? _ _

©penerbit

©

©

© salemba

Dalam dokumen Ebook Pengelolaan keuangan pribadi (Halaman 119-133)