151
11
PERAN MSDM TERHADAP
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
152
dalam organisasi sudah lama ada dan istilah lama yang digunakan seperti Manajemen Personalia, Administrasi Kepegawaian atau kata-kata lainnya yang bermakna sama.
Dalam penggunaan istilah, tidak merubah makna dari peran manusia dalam sebuah organisasi karena penggunaan nama tentunya menyesuaikan dengan zamannya, namun pada hakikatnya sama, memberikan pedoman yang sistematis tentang bagaimana memperlakukan manusia dalam sebuah organisasi.
Manusia dalam sebuah organisasi melakukan suatu kegiatan baik itu yang menghasilkan maupun yang tidak mengahasilkan secara finansial, masing-masing tentunya sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Manusia sebagai makhluk sosial yang bermoralitas dapat melakukan kegiatan di mana saja dalam memenuhi kebutuhannya, sebagaimana gambar di bawah ini:
Gambar 1. Manusia sebagai Sumber Daya bagi Organisasi (Hadari Nawawi, 2016)
Pengertian Organisasi
Organisasi dalam bahasa Latin disebut organum atau organon yang diartikan sebagai wadah atau tempat.
Organisasi adalah kerja sama yang dilakukan dua orang atau lebih dalam mencapai tujuan secara bersama.
Amirullah (2015) mengatakan organisasi adalah sebagai
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
153
suatu pengaturan orang-orang secara sengaja untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Barnard dalam Wursanto (2005) menjelaskan bahwa organisasi merupakan sebuah sistem usaha bersama antara dua orang atau lebih, sesuatu yang tidak berwujud dan tidak bersifat pribadi, yang sebagian besar mengenai hubungan-hubungan kemanusiaan. Menurut Weber dalam Thoha (2014), organisasi adalah suatu batasan- batasan tertentu (boundaries), dengan demikian seseorang yang melakukan hubungan interaksi dengan lainnya tidak atas kemauan sendiri karena mereka dibatasi oleh aturan-aturan tertentu. Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa organiusasi adalah suatu hubungan yang terjadi antara dua orang atau lebih yang saling berinteraksi dengan aturan-aturan tertentu dengan tujuan tertentu. Amirillah (2015) menggambarkan sebuah organisasi dengan adanya tiga karekteristik sebagaimana gambar berikut.
Gambar 2. Karakteristik Organisasi
Karekteristik pertama terlihat bahwa masing-masing organisasi mempunyai tujuan bersama dan karekteristik kedua adanya orang-orang untuk mencapai tujuan secara bersama dan karekteristik ketiga adanya sistem dan prosedur yang dijalankan.
Organisasi yang terus berkembang seiring dengan perkembangan dan perubahan yang ada, sehingga organisasi harus dinamis dalam menghadapi perubahan
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
154
tersebut, yang dimaksud dengan dinamis di mana organisasi bisa bekerja sama dalam rangka menjalankan organisasi secara efisien dan efektif, organisasi yang mempunyai banyak kegiatan dan adanya interaksi antarmanusia baik secara formal maupun informal.
Beberapa mamfaat yang dapat diambil dari sebuah organisasi yaitu:
1. Organisasi dapat merubah perilaku.
2. Organisasi dapat merubah tatanan kehidupan.
3. Organisasi dapat merubah masyarakat.
4. Organisasi sebagai wadah untuk mencapai tujuan.
5. Organisasi tempat berkarir dan mengembangan karir.
6. Organisasi sebagai menimba ilmu pengetahuan.
7. Organisasi melatih berbagi.
8. Organisasi melatih berjiwa sosial.
Sebagaimana disampaikan oleh Cumming dan Worley (2005) bahwa organisasi sebagai sebuah sistem terbuka di mana komponen yang ada seperti manusia dan teknologi sangat dipengaruhi oleh lingkungan ekternal. Sehingga organisasi dapat digambarkan sebagai sebuah komponen input, trranformasi dan keluaran. Hal ini sejalan yang disampaikan oleh E.J Miller dan A.K Rice dalam Gibson (1992) dikatakan bahwa dalam teori sistem, menguraikan perilkau organisasi baik secara intern di mana orang saling berinteraksi dan secara eksternal, yakni adanya hubungan organisasi dengan organisasi dan lembaga lainnya. Sehingga dalam hubungan teori sistem dipandang sebagai suatu unsur dari sejumlah unsur yang saling berhubungan dan saling ketergantungan.
Dikatakan bahwa organisasi sebagai sebuah sumber (input) dari suatu sistem yang luas (lingkungan) dan memprosesnya dalam bentuk yang sudah berubah yakni output. Sebagai mana dalam gambar berikut:
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
155
Gambar 3. Organisasi sebagai Suatu Sistem Pengembangan Organisasi
Pengembangan sebuah organisasi sangat diperlukan hal ini dilakukan guna peningkatan kemampuan sebuah organisasi dalam memecahkan sebuah masalah dan juga untuk menghadapi perubahan lingkungan. Sehingga sebuah pengembangan organisasi tentunya harus terencana sehingga sebuah organisasi akan efektif.
Organisasi harus mampu memperluas kemampuannya untuk terus hidup dalam jangka panjang. Sehingga pengembangan sumber daya manusia dalam sebuah organisasi merupakan sasaran utama dari upaya pengembangan organisasi itu sendiri. Sebagaimana yang disampaikan oleh Miles dan Schmuck dalam Umar Nimran (2012) mengatakan pengembangan organisasi adalah sebagai usaha terencana dan berkelanjuan untuk menerapkan ilmu perilaku guna pengembangan sistem dengan menggunakan metode refleksi dan analisis diri.
Umar Nimran (2012) mengemukakan bahwa pengembangan organisasi adalah suatu pendekatan yang sistematik, terpadu dan terencana untuk meningkatkan efektivitas organisasi. Adapun proses pengembangan organisasi sebagai berikut Umar Nimran (2012):
1. Pengenalan Masalah
Dalam melakukan pengembangan organisasi, tentunya ada beberapa alasan di antaranya adalah terjadi suatu masalah, sehingga masalah itu harus dicari keberadaan dan kebenarannya.
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
156 2. Diagnosis Organisasional
Pimpinan sebuah organisasi mengundang ahli untuk mengdiagnosis masalah yang terjadi dalam sebuah organisasi, dengan mengumpulkan semua informasi yang ada.
3. Pengembangan Strategi Perubahan
Setelah didiagnosa, maka tim ahli melakukan beberapa alternatif pemecahan masalah dan tentunya ada langkah-langkah untuk penyelesaian masalah dan pengembangan sebuah organisasi.
4. Intervensi
Setelah ada langkah-langkah yang perlu diambil, maka jika perlu adanya perubahan stuktur, prosedur atau sistem agar organisasi dapat berkembang lebih baik lagi dan kinerja meningkat.
5. Pengukuran dan Evaluasi
Setelah dilaksanakan pengembangan organisasi atau perubahan, maka dilakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana adanya perubahan kea rah yang lebih baik ataukah adanya kemunduran, sehingga hal ini sangat penting untuk dilakukan minimal tiga bulan setelah perubahan dimulai.
Gambar 4. Model Proses Pengembangan Organisasi Peran MSDM
Manusia sebagai bagian dari sebuah organisasi sebagai motor penggerak dalam kegiatan dalam organisasi sehingga manusia dikatakan sebagai suatu aset penting dalam sebuah organisasi yakni aset sumber daya manusia. Sumber daya manusia dengan kreativitasnya
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
157
akan membawa sebuah dampak baik kemajuan maupun kemunduran dari organisasi itu sendiri.
Ketika organisasi menetapkan sebuah tujuan dengan merancang dan menghasilkan baik barang maupun jasa, mengalokasikan sumber daya keuangan, mengendalikan mutu, memasarkan barang/jasanya dan menetapkan semua strateginya maka peran mausia sangat penting, tanpa sumber daya manusia semua itu tidak akan berjalan dengan baik. Sebagaimana yang disampaikan oleh Jeffrey Pfeffer dalam Edy Sutrisno (2017) mengatakan sumber daya manusia merupakan sumber daya keunggulan daya saing yang mampu menghadapi berbagai tantangan.
Sebagaimana kita ketahui dari mulai revolusi industri 1.0 sampai dengan revolusi industri 4.0 dan akan muncul lagi revolusi industri 5.0 peran sumber daya manusia tidak bisa tergantikan, teknologi yang canggih akan bertahan pada masanya dan lama kelamaan akan menjadi sesuatu yang tradisional dan konvensional.
Menurut Bianca (2018) Peran MSDM antara lain:
1. Bekerja Bersama
Bagian manajemen sumber daya manusia hendaknya dapat bekerja bersama untuk memajukan sebuah organisasi di mana mereka menginfokan kepada manajer-manajer sebagai contoh tentang pentingnya peningkatan kemampuan karyawan dengan adanya pelatihan, dan lain sebagainya.
2. Bangunan Komitmen
Bagian manajemen sumber daya manusia juga menyarankan untuk dapat meningkatkan komitmen karyawan dengan membantu mengembangkan perusahaan dengan menawarkan kepada pelanggan.
3. Membangun Kapasitas
Bagian manajemen sumber daya manusia hendaknya dapat membantu organisasi dalam mengembangkan kompetitif dengan melibatkan pengembangan
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
158
kapasitas perusahaan sehingga dapat menawarkan barang dan jasa kepada pelanggan.
4. Mengatasi Masalah
Bagian manajemen sumber daya manusia hendaknya dapat membantu bila ada perubahan dalam organisasi seperti perubahan pimpinan, perubahan pasar, sehingga disini perlunga bagian manajemen sumber daya manusia mempunyai suatu rencana strategis, mulai dari penerimaan pegawai sampai dengan pension sudah menjadi perhatiannya.
Hadari Namawi (2016) mengatakan sumber daya manusia adalah:
1. Manusia yang bekerja di lingkungan suatu organisasi.
2. Potensi manusiawi seagai penggerak organisasi dalam mewujudkan eksistensinya.
3. Potensi yang merupakan aset dan berfungsi sebagai modal didalam organisasi bisnis, yang dapat mewujudkan menjadi personil nyata secara fisik dan nonfisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi.
Edy Sutrisno (2017) mengatakan bahwa sumber daya manusia tetap bertahan karena manusia memiliki kompetensi yang manajerial yakni kemampuan untuk merumuskan visi dan strategi perusahaan serta serta kemampuan untuk memperolah dan mengarahkan sumber-sumber daya yang lainnya dalam rangka mewujudkan visi dan strategi perusahaan. Manajemen sumber daya manusia mampu menggali dan mendorong sumber daya lainnya yang ada dalam sebuah organisasi untuk mencapai tujuan sebagaimana yang telah direncanakan yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah bagi organisasi.
Dalam melaksanakan kompetensi manajerial, harus ada upaya untuk pencapaiannya dengan cara bagaimana pengelolaan dari sumber daya manusia itu sendiri secara efektif dan efisien. Saat ini, berkembang bahwa sumber daya manusia bukan saja sebagai sumber daya manusia, namun manusia diistilahkan sebagai human capital yang
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
159
artinya manusia sebagai aset yang sangat bernilai, dapat dilipatgandakan, dan dapat dikembangkan untuk mencapai tujuan organisasi. Agar sumber daya manusia dapat bekerja secara efektif dan efisien, untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan tentunya harus ada sistem peneloaan yang tepat.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Soetjipto dalam Edy Sutrisno (2017) mengatakan ada tiga prinsip pengeloaan sumber daya manusia di antaranya:
1. Pengelolaan dengan orientasi pelayanan.
2. Pengelolaan dengan memberikan kesempatan seluas luasnya kepada sumber daya manusia yang berperan dan aktif dalam perusahaan.
3. Pengeloaan sumber daya manusia yang mampu menumbuh kembangkan jiwa wirausaha dalam diri setiap individu dalam perusahaan.
Pengelolaan sumber daya manusia menurut Prastowo Soebagio (2015):
1. Tipe Konstruktif, dengan ciri sebagai berikut:
a. Berani mengemban tanggung jawab, b. Dapat dipercaya,
c. Mampu memahami dan menginprestasikan keinginan atasan,
d. Tidak sekedar meniru atasan, tetapi memilik pemikiran yang kreatif,
e. Berpenpandangan luas ke depan, meilik ambisi serta tanggap terhadap berbagai situasi.
Cara pengelolaan tipe ini:
a. SDM tipe konstruktif ini sangat potensial untuk dikembangkan.
b. Berikan sasaran yang ingin dicapai, kemudian menyerahkan teknis pelaksanaan tugas kepada bawahan tersebut.
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
160
2. Tipe Rutin, dengan ciri sebagai berikut:
a. Tingkat kemampuan intelektual dan daya imajinasinya masih dibawah tipe konstruktif.
b. Kurang memiliki inisiatif.
c. Cenderung gampang jika tanpa diberi petunjuk dan arahan yang jelas dari atasan.
d. Jika diarahkan dengan benar oleh atasan, ia dapat bekerja dengan loyal dan sepenuh hati.
Cara pengelolaan tipe ini:
a. SDM tipe rutin dapat bekerja efektif jika diberi arahan yang jelas.
b. Berikan saran yang hendak dicapai, kemudian berikan arahan dan prosedur yang jelas. Jika perlu diberi target waktu.
3. Tipe Impulsif, dengan ciri sebagai berikut:
a. SDM tipe ini sangat tidak imajinatif,
b. Melakukan tugas atas dasar suka atau tidak suka pada atasan,
c. Cenderung mudah berubah mengikuti lingkungan (seperti bunglon),
Cara pengelolaan tipe ini:
a. Utamakan melakukan pendekatan personal serta berikan arahan dan petunjuk yang lengkap beserta target.
b. Agar SDM dapat bekerja dengan baik atasan harus berikan perhatian dan teladan.
4. Tipe Subversif, dengan ciri sebagai berikut:
a. SDM tipe ini sulit dikontrol.
b. Tidak memiliki prinsip yang kuat.
c. Cenderung memikirkan keuntungan pribadi.
d. Dapat menghalalkan berbagai cara untuk mencapai keinginannya (provokasi).
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
161 Cara pengelolaan tipe ini:
a. SDM tipe ini harus diberikan tugas dengan penekanan pada sasaran yang hendak dicapai.
b. Jika memungkinkan janjikan imbalan atau hukuman yang sesuai (reward and punishment).
Aktivitas Pokok MSDM Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang
sangat penting dalam sebuah organisasi, sehingga sumber daya manusia harus dikelola dengan baik dengan cara meningkatkan efektivitas efisiensi organisasi, dalam pengeloaan sumber daya manusia di kenal dengan manajemen sumber daya manusia.
Stephen P Robbins dalam Ilham Fahmi (2016) mengatakan manajemen sumber daya manusia (human resaoucer manajement) adalah rangkaian aktivitas organisasi yang diarahkan untuk menarik, mengembangkan dan mempertahankan tenaga kerja yang efektif.
Menurut Ilham Fahmi (2016), tujuan dari manajemen sumber daya manusia adalah untuk memberikan kepusan kerja yang maksimal kepada pihak manajemen yang mampu membawa pengaruh pada nilai perusahaan (company value), baik jangka pendek maupun jangka panjang sebagai mana dalam gambar berikut.
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
162
Gambar 5. Konsep Dasar Manajemen Sumber Daya Manusia Apa yang menjadi aktivitas pokok manajemen sumber daya manusia sebagaimana yang disampaikan oleh Sedarmayanti (2016), bahwa aktivitas pokok manajemen sumber daya manusia di antaranya:
1. Organisasi
Bagaimana desain organisasi dengan mengembangkan organisasi guna memenuhi semua kegiatan yang dibutuhkan dan mengelompokkannya selanjutnya.
2. Hubungan Ketenagakerjaan
Dengan memperbaiki hubungan ketenagakerjaan, dengan menciptakan sebuah kepercayaan, hubungan kemanusiaan yang lebih baik.
3. Pemberdayaan
Membuat perencanaan yang terhadap sumber daya manusia dengan memegang prinsip the right man and the right place.
4. Manajemen Kinerja
Memperbaiki kinerja invidu, kelompok dan organisasi agar lebih baik.
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
163
5. Pengembangan Sumber Daya Manusia
Mengadakan pengembangan sumber daya manusia dengan pembelajaran organisasi dan individu, pengembangan manajemen, memberikan peluang belajar, manajemen karier dengan mengembangkan sumber daya manusia secara profesional.
6. Manajemen Imbalan
Sistem pembayaran yang layak dan adil serta transparan, baik berupa imbalan finansial maupun nonfinansial.
7. Hubungan Karyawan
Mengelola dan mempertahankan hubungan formal dan tidak formal dengan serikat pekerja dan anggotanya, keterlibatan dan partisipasi karyawan dengan memberikan kepada mereka sebuah pilihan, menyampaikan informasi, berkomunikasi dengan karyawan.
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
164 Daftar Pustaka
Amirullah. (2015). Pengantar Manajemen Fungsi Proses dan Pengendalian. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Audra, Bianca. (2018). The Role of Human Resource Management in Organizations (online). Available at:
https://mvpjogja.com/peran-manajemen-sdm- dalam-organisasi. (Accessed, 8 Januari 2022)
Cummings & Worley. (2005). Organizational Development.
South Western: Thompson.
Gibson, Ivanceevich dan Donnely. (1992). Organisasi dan Manajemen Perilaku Stuktur Proses. Jakarta:
Erlangga.
Hadari Nawawi (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Prastowo, Soebagio. (2015). Tips Mengelola SDM. Available
at https://www.djkn.
Kemenkeu.go.id/artikel/baca/8317 (Accessed, 7 Januari 2022).
Sutrisno, Edy. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia.
Jakarta: Kencana.
Thoha. (2014). Perilaku Organisasi Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Umar, Nimran. (2012). Perilaku Organisasi. Sidoarjo:
Laros.
Wursanto. (2005). Dasar-Dasar Ilmu Organisasi.
Yogyakarta: Andi.
PERAN MSDM TERHADAP KEMAJUAN ORGANISASI
165 Profil Penulis
Rachmatullaily Tinakartika Rinda, S.E., M.M.
Penulis yang lulus S-1 Jurusan Perusahaan dari Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya pada tahun 1986 dan setelah lulus melamar menjadi dosen di Universitas Ibnu Khaldun Bogor yang mengajar sampai dengan sekarang. Selanjutnya, melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 di Sekolah Tinggi IMMI Jurusan Manajemen dan lulus tahun 2005, dan sekarang sedang mengambil S-3 jurusan Ilmu Manajemen di Univeritas Pakuan Bogor. Profesinya sebagai dosen memberikan pengajaran melalui penelitaian dan pengabdian pada masyarakat dan mendorong ketertarikannya di bidang ilmu manajemen dan kewirausahaan. Sehingga selain dosen, penulis juga seorang pengusaha properti, dan penulis juga dalam kegiatan social lainnya sehingga penulis mendiriakn Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan beberapa Pos PAUD serta bergabung dengan Yayasan Yatim dan Dhuafa, penulis juga aktif dalam kegiatan penulis Fiksi dalam Nubar dengan nama samaran “Rinda”.
E-mail Penulis: [email protected]
166
167