• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perusahaan Daerah

Dalam dokumen BUKU MATERI POKOK HUKUM BISNIS (Halaman 158-170)

E. BENTUK USAHA MILIK NEGARA

3. Perusahaan Daerah

Menurut ketentuan Pasal 2 Undang-undang No. 5 Tahun 1962 (Selanjutnya disingkat UUPD) yang dimaksud dengan Perusahaan Daerah adalah semua perusahaan yang didirikan berdasarkan undang-undang ini yang modalnya untuk seluruh atau untuk sebagian merupakan kekayaan

Daerah yang dipisahkan, kecuali jika ditentukan lain dengan atau berdasarkan undang-undang.

Dalam Pasal 4 UUPD ditentukan, Perusahaan Daerah didirikan dengan peraturan daerah atas kuasa undang-undang ini. Perusahaan Daerah tersebut adalah badan hukum yang berkedudukan sebagai badan hukum diperoleh dengan berlakunya peraturan daerah yang bersangkutan. Peraturan daerah tentang pendirian Perusahaan Daerah itu mulai berlaku setelah mendapat pengesahan instansi atasan. Menurut ketentuan Pasal 1 angka (d) UUPD yang dimaksud dengan instansi atasan adalah Menteri Dalam Negeri bagi daerah Tingkat I, dan Kepala Daerah Tingkat I bagi daerah Tingkat II.

Menurut ketentuan Pasal 5 ayat (1) dan (2) UUPD Perusahaan Daerah merupakan badan usaha pemberi jasa, penyelenggara, kemanfaatan umum, dan memupuk pendapatan. Perusahaan Daerah bertujuan untuk turut serta melaksanakan pembangunan daerah khususnya dan pembangunan ekonomi nasional umumnya guna memenuhi kebutuhan rakyat dengan mengutamakan industrialisasi, ketenteraman dan kesenangan kerja dalam perusahaan.

Modal Perusahaan Daerah terdiri atas seluruh atau sebagian dari kekayaan Daerah yang dipisahkan. Modal Perusahaan Daerah yang seluruhnya terdiri dari kekayaan satu Daerah yang dipisahkan tidak terdiri atas saham-saham. Apabila modal Perusahaan daerah terdiri atas kekayaan beberapa daerah yang dipisahkan, modal perusahaan itu terdiri atas saham- saham. Modal Perusahaan Daerah yang untuk sebagian terdiri dari kekayaan Daerah yang dipisahkan terdiri atas saham-saham.

Dalam Pasal 8 UUPD ditentukan bahwa saham-saham perusahaan daerah terdiri atas saham-saham prioritas dan saham-saham biasa. Saham- saham prioritas hanya dapat dimiliki oleh Daerah, sedangkan saham-saham biasa dapat dimiliki oleh Daerah, warga negara Indonesia dan/atau badan hukum yang didirikan berdasarkan undang-undang Indonesia dan yang pesertanya terdiri dari warga negara Indonesia. Besarnya jumlah nominal saham-saham prioritas dan saham-saham biasa ditetapkan dalam peraturan pendirian Perusahaan Daerah. Pembayaran saham-saham dengan goodwill tidak dibolehkan.

1) Jelaskan apa yang dimaksud dengan usaha, perusahaan dan pengusaha!

Apakah setiap orang yang menjalankan usaha selalu pengusaha?

2) Apa yang dimaksud dengan Hukum Perusahaan? Di mana Hukum Perusahaan diatur?

3) Sebutkan dan jelaskan secara singkat siapa saja yang termasuk pembantu pengusaha!

4) Jelaskan apa yang dimaksud dengan Firma? Bagaimanakah tanggung jawab para sekutu dalam Firma?

5) Jelaskan apa yang dimaksud dengan Persekutuan Komanditer?

Bagaimanakah tanggung jawab para sekutu dalam Persekutuan Komanditer?

6) Jelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan badan hukum dan sebutkan pula karakteristik dari suatu badan hukum!

7) Apa yang dimaksud dengan Perseroan Terbatas? Sebutkan pula apa saja unsur-unsurnya!

8) Siapakah yang merupakan organ dari Perseroan Terbatas dan apa tugasnya masing-masing?

9) Sebutkan dan jelaskan secara singkat apa saja yang termasuk Badan Usaha Milik Negara?

10) Apakah tujuan dari pendaftaran perusahaan di dalam Daftar Perusahaan?

Petunjuk Jawaban Latihan

1) Definisi perusahaan secara resmi dirumuskan dalam Undang-Undang No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan. Menurut Pasal 1 huruf b UU No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan, yang dimaksud perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menerus dan didirikan, bekerja serta berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia, untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba.

Pengusaha adalah orang yang menjalankan perusahaan atau menyuruh menjalankan perusahaan. Apabila pengusaha menjalankan perusahaan

LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah latihan berikut!

dengan bantuan pekerja, maka dalam hal ini dia mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai pengusaha dan sebagai pemimpin perusahaan.

Mungkin juga pengusaha tidak menjalankan sendiri perusahaannya, melainkan menyuruh orang lain menjalankan perusahaan. Dalam hal ini dia tidak turut serta menjalankan perusahaan. Pengelolaan perusahaan dikuasakan kepada orang lain. Orang lain yang diberi kuasa ini menjalankan perusahaan atas nama pemberi kuasa, dia disebut pemimpin perusahaan atau direktur atau manajer. Umumnya pemberian kuasa semacam ini terdapat pada perusahaan persekutuan terutama badan hukum seperti Perseroan Terbatas.

2) Yang dimaksud dengan Hukum Perusahaan adalah keseluruhan aturan hukum yang mengatur tentang bentuk usaha dan jenis usaha. Hukum Perusahaan diatur dalam UU No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan.

3) Pembantu pengusaha yaitu setiap orang yang melakukan perbuatan membantu pengusaha dalam menjalankan perusahaan dengan memperoleh upah. Pemimpin perusahaan tidak termasuk dalam pembantu pengusaha karena dia memperoleh kuasa menjalankan perusahaan menggantikan kedudukan pengusaha, atau karena pemimpin perusahaan dirangkap oleh pengusaha sendiri.

Dalam hal pengusaha memberi kuasa kepada pemimpin perusahaan untuk menjalankan perusahaan, maka pembantu pengusaha adalah mereka yang membantu pemimpin perusahaan dalam menjalankan perusahaan.

Hal ini penting dari segi hubungan kerja. Apabila pengusaha menjalankan sendiri perusahaannya, maka pembantu pengusaha mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha. Apabila pengusaha memberi kuasa kepada pemimpin perusahaan untuk menjalankan perusahaannya, maka pembantu pengusaha mempunyai hubungan kerja dengan pemimpin perusahaan atas nama pengusaha.

4) Firma adalah persekutuan perdata yang didirikan untuk menjalankan perusahaan dengan nama bersama (Pasal 16 KUHD). Setiap sekutu bertanggung jawab secara pribadi atas semua perikatan Firma, yang dibuat oleh sekutu lain, termasuk juga perikatan karena perbuatan melawan hukum.

5) Persekutuan komanditer (CV) adalah Firma yang mempunyai satu atau beberapa orang sekutu komanditer.

Tanggung jawab sekutu komanditer disamakan dengan tanggung jawab sekutu komplementer secara pribadi untuk keseluruhan.

Dalam hal hubungan hukum ke luar, hanya sekutu komplementer yang dapat mengadakan hubungan hukum dengan pihak ketiga. Pihak ketiga hanya dapat menagih sekutu komplementer sebab sekutu inilah yang bertanggung jawab penuh. Sekutu komanditer hanya bertanggung jawab kepada sekutu komplementer dengan menyerahkan sejumlah pemasukan (Pasal 19 ayat (1) KUHD). Sedangkan yang bertanggung jawab kepada pihak ketiga hanya sekutu komplementer. Dengan kata lain, sekutu komanditer hanya bertanggung jawab ke dalam, sedangkan sekutu komplementer bertanggung jawab ke luar dan ke dalam.

6) Badan hukum merupakan subjek hukum buatan manusia berdasarkan hukum. Badan hukum sebagai pendukung hak dan kewajiban dapat mengadakan hubungan bisnis dengan pihak lain. Untuk itu dia memiliki kekayaan sendiri, yang terpisah dari kekayaan pengurus atau pendirinya.

Segala kewajiban hukumnya dipenuhi dari kekayaan yang dimilikinya itu.

Karakteristik dari badan hukum adalah sebagai berikut.

a) Memiliki kekayaan sendiri.

b) Anggaran Dasar disahkan oleh Menteri.

c) Ada pengurus.

d) Mempunyai tujuan sendiri.

7) Yang dimaksud dengan Perseroan Terbatas (perseroan) adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham, dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang ini, serta peraturan pelaksanaannya.

Perseroan memiliki unsur-unsur sebagai berikut.

a) Badan hukum.

b) Didirikan berdasarkan perjanjian.

c) Melakukan kegiatan usaha.

d) Modal dasar.

e) Memenuhi persyaratan undang-undang.

8) Menurut ketentuan Pasal 1 UUPT, organ perseroan adalah sebagai berikut.

a) Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

b) Direksi.

c) Komisaris.

RUPS adalah organ perseroan yang memegang kekuasaan tertinggi dalam perseroan dan memegang segala wewenang yang tidak diserahkan kepada Direksi atau Komisaris.

Direksi adalah organ perseroan yang bertanggung jawab penuh atas pengurusan perseroan untuk kepentingan dan tujuan perseroan serta mewakili perseroan, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.

Komisaris adalah organ perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan atau khusus serta memberikan nasihat kepada Direksi dalam menjalankan perseroan.

9) Yang termasuk Badan Usaha Milik Negara a) Perusahaan Umum (Perum)

Perum adalah badan usaha milik negara, di mana seluruh modalnya dimiliki negara berupa kekayaan negara yang dipisahkan dan tidak terbagi atas saham.

b) Perusahaan Perseroan (Persero)

Perusahaan Perseroan (Persero) adalah badan usaha milik negara yang berbentuk Perseroan Terbatas yang seluruh atau paling sedikit 51% saham yang dikeluarkannya dimiliki oleh negara melalui penyertaan modal secara langsung. Sebagai Perseroan Terbatas, maka terhadap Persero berlaku prinsip-prinsip Perseroan Terbatas sebagaimana diatur dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1995.

c) Perusahaan Daerah

Perusahaan Daerah adalah semua perusahaan yang modalnya untuk seluruh atau untuk sebagian merupakan kekayaan Daerah yang dipisahkan, kecuali jika ditentukan lain dengan atau berdasarkan undang-undang.

10) Tujuan dari pendaftaran perusahaan di dalam daftar Perusahaan adalah:

a) untuk melindungi perusahaan yang dijalankan secara jujur dan terbuka dari kemungkinan kerugian akibat praktik usaha yang tidak jujur, seperti persaingan curang, penyelundupan;

b) untuk melindungi masyarakat atau konsumen dari kemungkinan akibat perbuatan yang tidak jujur atau insolvabel suatu perusahaan;

c) untuk mengetahui perkembangan dunia usaha dan perusahaan yang didirikan, bekerja, serta berkedudukan di Indonesia melalui daftar perusahaan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan;

d) untuk memudahkan pemerintah melakukan pembinaan, pengarahan, pengawasan, dan menciptakan iklim dunia usaha yang sehat melalui

data yang dibuat secara benar dalam daftar perusahaan, sehingga dapat dijamin perkembangan dunia usaha dan kepastian berusaha.

Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus-menerus dan didirikan, bekerja serta berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia, untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba. Mengacu pada pengertian tersebut, yang dimaksud dengan Hukum Perusahaan adalah keseluruhan aturan hukum yang mengatur tentang bentuk usaha dan jenis usaha.

Pengusaha adalah orang yang menjalankan perusahaan atau menyuruh menjalankan perusahaan. Menjalankan perusahaan artinya mengelola sendiri perusahaannya. Apabila pengusaha menjalankan perusahaan dengan bantuan pekerja, maka dalam hal ini dia mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai pengusaha dan sebagai pemimpin perusahaan.

Dalam menjalankan kegiatannya pengusaha dibantu oleh pembantu pengusaha. Pembantu pengusaha dibedakan antara pembantu dalam lingkungan perusahaan dan pembantu luar perusahaan. Pembantu dalam lingkungan perusahaan meliputi Pemegang Prokurasi, Pengurus Filial, Pelayan Toko, Pekerja Keliling. Selanjutnya yang termasuk pembantu luar perusahaan meliputi Agen Perusahaan, Bank, Makelar, Komisioner, Notaris dan Pengacara.

Perusahaan dilihat dari segi jumlah pemiliknya, dapat diklasifikasikan menjadi perusahaan perseorangan dan perusahaan persekutuan. Perusahaan dilihat dari status pemiliknya, dapat diklasifikasikan menjadi perusahaan swasta dan perusahaan negara.

Perusahaan dilihat dari bentuk hukumnya, dapat diklasifikasikan menjadi perusahaan yang berbadan hukum dan perusahaan bukan badan hukum.

Perusahaan badan hukum ada yang dimiliki oleh pihak swasta, yaitu Perseroan Terbatas (PT) dan ada pula yang dimiliki oleh negara, yaitu Perusahaan Umum (Perum) dan Perusahaan Perseroan (Persero), sedangkan perusahaan bukan badan hukum dapat berupa perusahaan perseorangan dan perusahaan persekutuan, dan hanya dimiliki oleh pihak swasta.

Dilihat dari bentuk hukumnya, perusahaan diklasifikasikan menjadi perusahaan yang berbadan hukum dan perusahaan bukan badan hukum.

Perusahaan berbadan hukum yang dimiliki oleh swasta dapat berupa Perseroan Terbatas dan Koperasi, sedangkan yang dimiliki oleh negara adalah Perusahaan Umum (Perum) dan Perusahaan Perseroan (Persero).

RANGKUMAN

Perseroan Terbatas yang selanjutnya disebut perseroan adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham, dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang ini, serta peraturan pelaksanaannya.

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. Pendirian koperasi dimulai dengan rapat pembentukan koperasi, mengajukan surat permohonan kepada Menteri Koperasi, pengesahan dan pendaftaran akta pendirian di dalam buku daftar umum serta pengumuman akta pendirian dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Perum adalah suatu badan usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara dan tidak terbagi atas saham, sedangkan Perusahaan Perseroan adalah Perseroan Terbatas yang 51% sahamnya atau lebih dimiliki oleh negara.

Dalam menjalankan aktivitasnya suatu perusahaan harus memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan urusan perusahaan yang meliputi akta pendirian, nama perusahaan, surat izin usaha perdagangan, pendaftaran perusahaan dan dokumen-dokumen perusahaan.

1) Hukum Perusahaan adalah keseluruhan peraturan hukum yang mengatur tentang ….

A. perusahaan B. kegiatan usaha

C. bentuk usaha dan jenis usaha D. pengusaha dan pembantu pengusaha

2) Pengertian perusahaan mengandung unsur-unsur berikut ini, kecuali ….

A. kegiatannya dalam bidang perekonomian B. dilakukan secara terus-menerus

C. bersikap tetap

D. dilakukan oleh pengusaha

3) Suatu kegiatan yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama, tidak mengalami perubahan atau berganti kegiatan lain, maksudnya adalah ….

A. kegiatannya dalam bidang perekonomian B. dilakukan secara terus-menerus

TES FORMATIF 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

C. bersikap tetap

D. dilakukan oleh pengusaha

4) Tujuan utama dalam menjalankan suatu perusahaan adalah ….

A. mengembangkan usaha B. menyerap tenaga kerja C. menarik modal swasta D. mencari keuntungan

5) Orang yang menjalankan pekerjaan tetapi tidak dilakukan secara rutin dan terus-menerus adalah ….

A. pengusaha

B. pengusaha tidak tetap C. pembantu pengusaha D. pekerja

6) Orang yang mewakili pengusaha untuk mengadakan dan melaksanakan pekerjaan dengan pihak ketiga atas nama pengusaha adalah ….

A. pemegang prokurasi B. pengawas filial C. makelar

D. agen perusahaan

7) Orang yang menjalankan perusahaan dengan menghubungkan pengusaha dengan pihak ketiga untuk mengadakan berbagai perjanjian adalah ….

A. pemegang prokurasi B. pengawas filial C. makelar

D. agen perusahaan

8) Bentuk usaha yang menjalankan kegiatan usaha yang bukan merupakan badan hukum adalah ….

A. Persekutuan Komanditer B. Perseroan Terbatas C. Badan Usaha Milik Negara D. Perusahaan Umum

9) Persekutuan Perdata yang didirikan dengan tujuan untuk menjalankan perusahaan dengan nama bersama adalah ….

A. Perseroan Terbatas B. Persekutuan Komanditer

C. Perusahaan Umum D. Firma

10) Dalam suatu Persekutuan Komanditer, apabila ada kerugian maka beban kerugian tersebut harus ditanggung oleh ….

A. sekutu komplementer B. sekutu komanditer

C. sekutu komplementer dan komanditer secara bersama-sama D. kekayaan persekutuan

11) Badan hukum sebagai pendukung hak dan kewajiban memiliki karakteristik adalah ….

A. memiliki kekayaan yang mandiri B. anggaran dasarnya disahkan oleh menteri C. memiliki organisasi pengurus

D. semua benar

12) Suatu Perseroan Terbatas memiliki semua unsur berikut ini, kecuali ….

A. didirikan berdasarkan suatu perjanjian B. adanya modal dasar

C. melakukan kegiatan usaha

D. bertujuan untuk kesejahteraan anggota

13) Perseroan Terbatas memperoleh status sebagai badan hukum pada saat Akta Pendiriannya ….

A. ditandatangani oleh Notaris B. disahkan oleh Menteri Kehakiman

C. diumumkan dalam Tambahan Berita Negara D. didaftarkan dalam Daftar Perusahaan

14) Organ Perseroan Terbatas yang memegang kekuasaan dan kewenangan tertinggi adalah ….

A. Rapat Umum Pemegang Saham B. Direksi

C. Komisaris D. Direktur Utama

15) Tujuan utama dari badan usaha Koperasi adalah ….

A. mencari keuntungan setinggi-tingginya B. mencari anggota sebanyak-banyaknya C. kesejahteraan anggota-anggotanya D. memperluas jaringan usaha

16) Suatu badan usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia adalah ….

A. Perusahaan Umum B. Perusahaan Perseroan C. Perusahaan Daerah D. semua benar

17) Prinsip-prinsip yang diatur dalam UU No. 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas juga berlaku terhadap ….

A. Perusahaan Umum B. Perusahaan Perseroan C. Perusahaan Daerah D. semua benar

18) Perbedaan yang paling utama antara Perusahaan Umum dengan Perusahaan Perseroan adalah pada ….

A. kepemilikannya B. struktur modalnya C. tujuannya D. pengelolanya

19) Badan usaha yang diwajibkan untuk memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan adalah ….

A. Firma

B. Perseroan Terbatas C. Koperasi

D. memiliki nilai investasi di atas 200 juta di luar tanah dan bangunan 20) Badan usaha yang diwajibkan untuk didaftarkan dalam Daftar

Perusahaan adalah ….

A. Firma

B. Persekutuan Komanditer C. Perseroan Terbatas D. semua benar

Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.

Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.

Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali 80 - 89% = baik 70 - 79% = cukup < 70% = kurang

Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang belum dikuasai.

Tingkat penguasaan = Jumlah Jawaban yang Benar Jumlah Soal 100%

Kegiatan Belajar 2

Hukum Perseroan Terbatas berdasarkan

UU No. 40 Tahun 2007

Dalam dokumen BUKU MATERI POKOK HUKUM BISNIS (Halaman 158-170)