BARISAN DAN DERET
BARISAN
Definisi
Barisan bilangan didefinisikan sebagai fungsi dengan daerah asal merupakan bilangan asli.
Notasi: f: N R
n f(n ) =an
Fungsi tersebut dikenal sebagai barisa n bilangan riil {an} dengan an adalah suku ke-n.
Bentuk penulisan dari barisan :
1. bentuk eksplisit suku ke-n
2. ditulis barisannya sejumlah berhingga sukuawalnya.
3. bentuk rekursi
Contoh: an= 1 n
1 , 1 ,1
2 3 4
1, , ...
n
a
n1 a
a
1 1, a
n 1
KEKONVERGENAN BARISAN
Definisi
Barisan {a
n} dikatakan konvergen menuju L atau berlimitL dan ditulissebagai
Sebaliknya, barisan yang tidak konvergen ke suatu bilangan L yang terhingga dinamakan divergen.
lim a
n L
n
Jika untuk tiap bilangan positif , ada bilangan positif N sehingga untuk
n N a
n L
3
CATATAN
Banyak persoalan konvergensi barisan.
Menggunakan fakta berikut:
Fakta tersebut memudahkan karena dapat memakai kaidah I’Hospital untuk soal peubah kontinu.
x
Jika lim f ( x ) L , maka
nlim f (n)
L
4
SIFAT LIMIT BARISAN
Sifat dari limit barisan, jika barisan {a
n} konvergen ke L dan barisan {b
n} konvergen ke M, maka
n n n
1. lim a
n b
n lim a
n lim b
n L M
2. lim a
n.b
n lim a
n . lim b
n L.M
n n n
L lim
bn Mlim a
n
n
n
3. lim a
n
n
b
n
, untuk M 0 Barisan {a
n} dikatakan
a. Monoton naik bila a
n+1 a
nb. Monoton turun bila a
n+1 a
n5
CONTOH
Tentukan konvergensi dari barisan di bawah ini:
2x 1 2 x 1 lim f (x) lim
x x
n
n
2n 1 a
1.
artinya barisan a konvergen menuju ½.
Jawab: x
Ambil :f (x)
2x 1
Dalam hal ini, menurut kaidah I’Hospital,
2n 1 2 n 1 limn
Jadi,
CONTOH
x
e1 e
xx 1
2.
1
n
a
n 1 n
Jawab:
Ambil
1x f (x) 1
x
Dalam hal ini, menurut kaidah I’Hospital,
artinya barisan an konvergenmenuju e.
e n
n
1n lim 1 Jadi,
1
x x
x 1 x
1
ln1
x
explim
2 explim
1
.
explim
x
12 x
x x 1
x
1 x 1 x
xlim1 x xlim exp.ln1 x exp lim x.ln1
LATIHAN
2n 3 3n 2 2
n 1 n an
n 1
na n n 4n ln(n) a n
, 3,
4,
5 ...
2
1 2 3 4
, ...
1, 2 ,3 , 4 5
3 5 7 9
... 3 4
, ,
2 3
1 2
1 1 1
1 1 1
1,
... 1 5 4
3 2
1 1 1
2 3 4 5
1 , 2 , 3 , 4
n+1 2 n 1
a = 1 + 1 a , a =1
1. a n n2 2. a n
10.
9.
8.
7.
6.
5.
4.
3.
Tentukan konvergensi dari barisan di bawah ini:
4n21
DERET TAK HINGGA
Bentuk deret tak hingga dinotasikan dengan notasi sigma, sebagai berikut:
a n a 1 a 2 a 3 ... a n ...
n1
dengan a
nadalah suku ke-n.
BARISAN JUMLAH PARSIAL
Misalkan S
nmenyatakanjumlah parsial ke-n suku deret
i1 ai , makaa
i
i1Dari jumlah parsial ini di dapat bahwa S – S =a .
S1 =a1 S2 = a1 +a2 .
.
. n
Barisan {S
n} dinamakan barisan jumlah parsial deret
Sn=a1+a2+a3+a4+…+ an=
aii1
KEKONVERGENAN DERET TAK HINGGA
i1
jika barisan jumlah-jumlah parsialnya {S
n} konvergen ke S.
Sebaliknya, apabila {S
n} divergen maka deret divergen.
Deret tak hingga a
ikonvergen dan mempunyai jumlah S
DERET GEOMETRI
Bentuk umum deret geometri adalah
n1
ar
n1= a +ar +a r
2+ ... + a r
n-1+ ...
dengan a 0.
Jumlah parsial deret ini
S
n=
ari1= a +ar +a r
2+ ... + a r
n-1dan dapat ditulis sebagai S
n=
1r
a
1rn , r 1.
i1
n
SIFAT DERETGEOMETRI
1. Jika r < 1 maka barisan {r
n} konvergen ke 0 karena
n
lim r
n= 0,
maka deretnya konvergen ke a 1 r2. Jika r > 1 maka barisan {r
n} divergen karena lim r
n= ,
n
maka deretnya jugadivergen.
CONTOH [1]
(SELIDIKI KEKONVERGENANNYA)
. . . 1 1 1 1 1
2 4 8 16 32
1.
Jawab:
Kalau kita perhatikan
S
1=
1= 1 -
1S
2=
1 1=
3= 1 – (
1)
22 2 2 4 4 2
2 4 8 8 2
S
3=
1 1 1=
7= 1 – (
1)
3Sehingga kita peroleh jumlah parsial ke-n-nya
S
n= 1 – (
12)
ndan
lim Sn
n n 2
1 n
=
lim(1 – ( ) ) = 1
Jadi karena barisan jumlah-jumlah parsialnya konvergen ke 1, maka deret di atas juga konvergen.
CONTOH [2]
i(i 1)12.
i1Jawab:
Kalau kita perhatikan
Jadi karena barisan jumlah parsialnya konvergen ke 1, maka deret di atas juga konvergen.
1
=
1-
1i(i1) i i1
Dari sini kita peroleh bahwa jumlah parsial ke-n-nya
Dan n
n
n
n 1 lim S = lim 1 1 = 1
(Deret Kolaps)
𝑆𝑛 = 1 −1
2 + 1 2 − 1
3 + 1 3 −1
4 + ⋯ … + 1
𝑛 − 1
𝑛 + 1 = 1 − 1 𝑛 + 1
CONTOH [3]
3.
Sehingga didapatkan limit Sn untuk n menuju tak hingga adalah tak hingga juga. Jadi deret harmonik di atas adalah deret divergen.
Jawab:
Dari soal diuraikan menjadi:
𝑖=1
∞ 1
𝑖 (𝑑𝑒𝑟𝑒𝑡 ℎ𝑎𝑟𝑚𝑜𝑛𝑖𝑘)
𝑆𝑛 = 1 + 1
2+ 1
3 + 1
4 +1
5 +1
6 + 1
7 + 1
8+ …..+ 1
𝑛
𝑆𝑛 = 1 +1
2 + 1
3 + 1
4 + 1
5 + 1
6 + 1
7+ 1
8 + …..+ 1
𝑛
≥ 1 +1
2 + 1
4 + 1
4 + 1
8 +1
8 + 1
8+ 1
8 + …..+ 1
𝑛
= 1 +1
2 + 1
2 + 1
2 +1
2 …..+ 1
𝑛
UJI KEDIVERGENAN DENGAN SUKU KE-N
n1 n
Apabila
an konvergen, makalim a
n 0
,ekivalen
lim a
n 0
maka deretdivergen.n
Catatan:
deret konvergen
(bisa konvergen atau divergen) sehingga perlu pengujian deret positif.
n
n1
Jika lim a
n 0 , maka belum tentu
anContoh:
Buktikan bahwa
n1 3n 2 3n4 n2divergen.
Bukti:
lim
2n
2 3n 4
n
3n
=n
2n
lim 1
n
3 3 4
1
=
3
(Tidak Nol)divergen.
Jadi terbukti bahwa
UJI KEDIVERGENAN DENGAN SUKUKE-N
3n4 3n2
n2
MASALAH BARU
Dalam banyak kasus bahwa
lim a
n = 0, tetapi dari sini kita sangat sulit menentukan apakah deret tersebutnkonvergen atau divergen.
Sebagai contoh deretharmonik,
n1n1 =1+
n
2 3 4 5 6 7 8
1
1
1
1
1
1
1
. . . 1
+ . . .Jelas bahwa
lim a
n = 0, tetapi deret harmonik adalahn
deret yang divergen.
Oleh karena itu, perlu dilakukan uji-uji untuk deret positif.
UJI DERETPOSITIF
1. Tes Integral
Misalkan fungsi f kontinu monoton turun dan f(x) >0 pada selang [1,)
a. Jika integral tak wajar
1f (x) dxkonvergen, maka deret
f (n) konvergen.divergen, maka deret
n1
b. Jika integral tak wajar
f (n)divergen.
n1
1f (x) dxCONTOH
2
n enn1
1. Selidiki kekonvergenan dari
Jawab:
Kita ambil
f (x) x e
x2, sehinggax e dx
1
x2
blim
1bx e x2 dx
1b2
b lim 1b 1
1 lim ex 22 b
e
x21
e1
1
lim2
be
b2 2ed(x2 ) 1
= =
= = =
Jadi karena
x e
1
x2
dx
konvergen, maka
n e n2n1
juga konvergen.
2. Selidiki kekonvergenan dari
Jawab:
Kita ambil , sehingga
Jadi karena divergen, maka juga divergen.
n2 n lnn
1xlnx f (x) 1
b bdx
2
dx lim
x ln x
b
d (ln x)
2
ln x
2
x ln x
blim
lim ln ln x lim ln ln b ln ln 2
b b
2x dx ln x
n lnn1CONTOH
LATIHAN
n2n ln n
2
1
4n
2 1 2n 1
1
n1
4 3n
231 2.
4.
n1
5.
n1
3.
1.
Selidiki kekonvergenan deretberikut:
n3
n
22
1
1
UJI DERET POSITIF
2. Uji Deret - P
Deret-p atau deret hiperharmonik mempunyai bentuk umum
1
i1i
pDengan menggunakan tes integral, kita dapatkan
1
1 1
p p
x x
dx lim
t x
1p
tt
1p1
t
dx lim lim
1 p
t
1 p
1 t
1
Kalau kita perhatikan,untuk
1. p =1 diperoleh deret harmonik, sehingga untuk p =1 deret divergen.
2. p > 1 maka
lim t
1p = 0, sehingga diperoleh deret yang konvergen.t
UJI DERET POSITIF
3. p < 1 maka
lim t
1pt
=∞, sehingga diperoleh deret yang divergen.
4. p < 0, suku ke-n deret
i1ni 1
P , yaitu, tidak menuju 0.nP 1 Jadi deret divergen menurut Uji Suku ke-n
Sehingga dapat kita simpulkan untuk uji deret-p, yaitu:
1. Deret-p konvergen apabila p > 1 2. Deret-p divergen apabila 0 p 1
CONTOH
Apakah deret berikut konvergen atau divergen?
1.
1,0011n1 n
1,001
Berdasarkan uji deret-p, deret
1n1 n konvergen karena p = 1,001 > 1
2.
Berdasarkan uji deret-p, deret divergen karena p = ½ < 1
112n1
n
112n1
n
UJI DERET POSITIF
3. Tes Perbandingan dengan deretlain
Andaikan
an n1` dan n
1`bn n1`
n1`
1. Jika
bn konvergen, maka n1`
deret positif, jika an bnmaka
n1`
an konvergen2. Jika
an divergen, maka
bn divergenCONTOH
Selidiki Kekonvergenan deretberikut:
1.
n3n n25
Jawab:
Akan kita bandingkan deret ini dengan
a
n=
1n danb
n n n
2 5
kita tahu bahwa
,
n1
1
n adalah deret harmonik dan n
5
1
n , sehingga karena
n1
1 n
n2
2 5 n
n
deret divergen, maka deret yang divergen.
CONTOH
Jawab:
Akan kita bandingkan deret ini dengan b =n dan a =n kita tahu bahwa adalah deret hiperharmonik dengan
, Sehingga karena
deret yang konvergen.
2.
2 5n1 n 1
konvergen, maka
5n1 n2 1
1
1 n2 5
1
n2 n2 5
n2 1
n1 n2
1p = 2 >1dan
n1n 2
1 deretLATIHAN
Selidiki kekonvergenan deretberikut
n1
n
2 5 n
n3 21
1
n12
nn 5 1
2n3
n 2
1
n1
2n 1
2.
1
4.
5.
3.
1.
UJI DERETPOSITIF
4. Tes Banding limit
Andaikan andan bnderet positif dan
n
b
nlim a
n =Lsama-sama
2. Jika L =0 dan
bnn1`
n1`
dan
bn
konvergen maka
an konvergen.
n1`
konvergen atau divergen 1. Jika 0 <L < maka
anCONTOH
Selidiki kekonvergenan dari deret berikut :
5n27
n1 n3
2n 3
1.
lim an
nbn
n3 5n272n 3 konvergen.
=2
Jadi karena L = 2dan
12n1 n Jawab:
Kita gunakan Uji Banding Limit. Kalau kita perhatikan deret tersebut, suku umumnya mirip dengan bn= 1
n2
sehingga
1n2 2n 3
lim
n
3 2
n3 5n2 7 lim 2n 3n
nn35n2 7
konvergen, maka deret
CONTOH
Selidiki kekonvergenan dari deret berikut :
2.
sehingga
an
nlimbn
divergen.
=1
Jadi karena L=1 dan
n1 n2 4 1
divergen, maka deret
n1 n2 4 1
Jawab:
Kita gunakanUji Banding Limit. Kalau kita perhatikan deret tersebut, suku umumnya mirip dengan bn= 1
n
1n 1
lim n2 4
n 2
n2 n 4
= =limn
n11 n
LATIHAN
Selidiki kekonvergenan dari deret berikut:
n1 2
n1 3n 3n 1
n1
n
n 2n 3 1
n1
n
2n 1 2n 3
n1n
2n 4 ln n
2.
4.
5.
3.
1.
UJI DERET POSITIF
5. Tes HasilBagi
k1
a k
klim aak1 k
Diketahui merupakan suatu deret dengan suku-suku yang positif.
1. Jika < 1 maka deret konvergen Misalkan
k1
akk1
ak divergen2. Jika > 1 maka deret
= 1 maka uji deret ini tidak dapat dilakukan.
3. Jika
CONTOH
Selidiki kekonvergenan deretberikut:
1.
3n n1n!3
nn! , maka sukuke-n+1 adalah an+1= 3n1
n1
! sehinggaKarena nilai limit r = 0 ( < 1), maka deret
3n!n konvergenJawab:
Misalkan suku ke-n adalah an=
lim 3 0
lim 3n1n!
n3n
n 1
! n
n 1
3n n !
lim3n1
n 1
!an n
lim an 1
n
CONTOH
2.
3n n1 n23
nMisalkan suku ke-n adalah an=
n
2 , maka suku ke-n+1 adalah an+1= 3n1
n 1
2 sehinggaKarena nilai limit r = 3 (> 1), maka deret
2n1
3n
n divergen
Jawab:
3 3n2
lim 3n1n2 lim
n3n
n 1
2 n
n 1
2n2 3n
n 1
2 lim 3n1 an n
lim an 1
n
LATIHAN
Selidiki kekonvergenan dari deret berikut:
n1n
n
n1n ! 5 n
n1
2 n n !
n
n14
nn !
n
n1
2n !
n ! n
32.
4.
5.
3.
1.
UJI DERETPOSITIF
k
39
a k
6. Tes Akar
Diketahui merupakan suatu deretdengan
konvergen divergen
k1
suku-suku yang positif, misalkan lim k ak a
1.
Jika a<1 maka deret
akk1
2.
Jika a >1 maka deret
akk1
3. Jika a =1 maka uji deret ini tidak dapat dilakukan.
CONTOH
Selidiki kekonvergenan deret
1.
n1 n1
2n2n
Jawab:
Misalkan suku ke-n adalah a =n
n1
2n2
nmaka nilai limitnyaadalah
2 n1
2n 2 lim n an lim
n n
Karena nilai limit r = 2 (> 1), maka deret
2nn12n divergenCONTOH
2.
n1 2n1
n 2 n
Jawab:
Misalkan suku ke-n adalah a =n
2n1
n 2
nmaka nilai limitnya adalah
n2 1
n 2n1 2
lim n an lim
n
Karena nilai limit r = ½ (< 1), maka deret
n1 n1
2n2n
konvergen
LATIHAN
Selidiki kekonvergenan dari deret berikut:
1
n1
n ln n
n1
2n 1
3n 2
n
n1
n3n 2
n
1
n1
2
1
nn
2. 4.
1. 3.
DERET GANTI TANDA DAN KEKONVERGENAN MUTLAK
Deret Ganti Tanda
Deret ini mempunyai bentuk sebagai berikut
1
n1a
n a
1 a
2 a
3 a
4 ...
n1
dengan an > 0, untuk semua n.
Contoh penting adalah deret harmonik berganti tanda, yaitu
. ..
1 1 1 1
n 1 2 3 4
1
n 1
n 1UJI DERET GANTI TANDA
Andaikan deret ganti tanda, deret tersebut dikatakan konvergen jika
1. an+1< an
2.
lim a
n 0
n
Contoh
Tentukan kekonvergenan deret ganti tanda berikut 1.
2.
1
1
1
1
...2 3 4
1
1
1
1
...2! 3! 4!
CONTOH
1. Jawab (uji ganti tanda)
n n
Dari soal diatas kita punya a =1
, dan a
n+1= 1 n1 tersebut konvergen jika,deret
a. 1
1 1 n n
n1 1n1
1n an
an1 an>an+1
b.
lim a lim 1 0
n
n
n n
Karena a dan b terpenuhi maka deret di atas konvergen.
CONTOH
1
n !
, dan a n+1 = n 1 1 !
a.
2. Jawab (uji ganti tanda)
Dari soal diatas kita punya an= deret tersebut konvergenjika
1 an
an1 n! n11 1
(n1)!
an>an+1
b.
lim a lim 1 0
n
n!
n n
Karena a dan b terpenuhi maka deret di atas konvergen.
LATIHAN
Selidiki kekonvergenan dari deret ganti tanda berikut:
1 2
n1n1
3n 1
n1
1
n3 n
n
1
2 n1n
n n
n 3
1
n1
n(n 1)
2.
3.
4.
n1
1.
n1 n1
bndikatakan konvergen
mutlak jika
bn konvergen. n1
divergen,
konvergen.
Dan dikatakan konvergen bersyarat jika
bntetapi
bnKONVERGEN MUTLAK DAN KONVERGEN BERSYARAT
Suatu deret dikatakan konvergen mutlak bila harga mutlak deret tersebut konvergen.
Atau dengan kata lain :
PENGUJIAN KEKONVERGENAN MUTLAK
dengan a
n
0dan an1 annlim r Misalkan
ann1
Maka
1. Jika r < 1, makaderet konvergen mutlak 2. Jika r > 1, maka deret divergen
3. Jika r = 1, maka tesgagal
CONTOH
Selidiki deret berikut konvergen bersyarat, konvergen mutlak atau divergen
1.
1
2n1
n n1
n!
2
n
! an n n1 nan1
n
1
1
n22n1lim
r lim
n 1
! limn
2n1n!
n
lim 2
2
n1
! nn 1 n!n1
2
n n2, dan
a
n1 1 n 2
n1 1 !
Menurut uji hasil bagi mutlak, deret ini konvergen mutlak Jawab:
Dari soal diatas kita memiliki a
n 1
sehingga
0
CONTOH
2.
n1 11 n
n1Jawab:
n1
1
n1 1n
Dengan uji deret ganti tanda deret
n1 11 n
adalah deretdivergen
n1
1 n
an
n1 n1
Jadi deret
konvergen
(karena merupakan deret-p dengan p= ½ < 1)
adalah konvergen bersyarat.
(buktikan!!), sedangkan
LATIHAN
1
5
n1 n n n
(1)
nn1
3n 2
1 1
n1n
n n 1
n1(1)
n1
n1n ln n
(1)
n1n n 1
1.
2.
3.
4.
5.
Selidiki apakah deret tersebut konvergen mutlak, konvergen bersyarat atau divergen:
DERETPANGKAT
Deret pangkat secara umum ada dua bentuk 1. Deret pangkat dalam x didefinisikan
anxn n0= a0 + a1 x + a2 x2 + . . .
2. Deret pangkat dalam (x –b) didefinisikan
n0n
a nx b = a + a (x-b) + a (x-b) + . . .0 1 2 2
Untuk kali ini kita bicara selang kekonvergenan / untuk
harga x berapa saja deret pangkat tersebut konvergen.
SELANG KEKONVERGENAN
Selang kekonvergenan ditentukan dengan uji hasil bagi mutlak sebagai berikut:
Misalkan
n0
n
an
x b
dana (x n b)n L lim an 1(x b)n1
n
1. Jika L < 1, maka deretkonvergen.
2. Jika L =1, tidak dapat diambil kesimpulan gunakan uji deret sebelumnya.
SOAL
Tentukan selang kekonvergenanderet xn
n0
(n1)2nxn
n0 (n1)!
n0 1.
2.
3.
(n 1)!xnJAWAB [1]
1. Kita akan gunakan Uji Hasil Bagi Mutlak, untuk menyelidiki kekonvergenan mutlak.
Jadi deret tersebut konvergen mutlak apabila L< 1, yaitu –2 < x < 2
Kemudian akan kita cek untuk titik ujung intervalnya, yaitu x = 2 atau x = -2 .
Pada x =2
xn1 xn
n1 n
n 2
x (n1) x
L lim : lim 2
n 2 (n 2) (n2) (n1)2
1
2n
n1 n1
n1 n 1 2
n
deret ini adalah deret harmonik yang divergen.
JAWAB [2]
Pada x =–2
deret ini adalah deret harmonik berganti tanda yang konvergen.
Sehingga selang kekonvergenannya adalah –2 x< 2
n1 n1
1
n
n1
2
n
n1
2 n
57
JAWAB [3]
2. Kita akan gunakan Uji Hasil bagi Mutlak, untuk menyelidiki kekonvergenan mutlak.
x
n1x
nx
L lim : lim 0
n
n 2 ! n 1 !
n n 2
Karena L = 0 < 1, maka deret selalu konvergen untuk semua nilaix.
Jadi selang kekonvergenannya adalah (-,)
JAWAB [4]
3. Kita akan gunakan Uji Hasilbagi Mutlak, untuk menyelidiki kekonvergenan mutlak.
Jadi deret tersebut konvergen hanya untukx = 0.
n n
n 2
!xn1L lim
n Lim
n 2
x
n1
!x
0, jika x 0
, jika x 0TEOREMA 1
Himpunan kekonvergenan deret pangkat a
nx
nn0
selang yang berupa salah satu dari ketiga jenis berikut:
1. satu titik x =0
2. selang (-c, c), mungkin ditambah salah satu atau keduanya titikujungnya.
3. seluruh himpunan bilangan riil
berbentuk
TEOREMA 2
• Himpunan kekonvergenan deret pangkat
an(xb)nn0
• Berbentuk selang yang berupa salah satu dari ketiga jenis berikut :
1. satu titik x =b
2. selang (b-c, c+b), mungkin ditambah salah satu atau keduanya titikujungnya.
3. seluruh himpunan bilanganriil
LATIHAN
Tentukan selang kekonvergenan deret pangkat berikut:
n0
n 1
2(x 1)
n x 2
3ln 3 x 2
4ln 4
...
3!
2!
2
...
3.27 4.81
x 2
3 x 2
2.9
x 2
1.
2.
x 2
2ln 2
3.
OPERASI DERET PANGKAT
Dalam pasal sebelumnya untuk
1 x 1 deret a1 x
axn
axn1 n0 n1
Pertanyaan yang muncul mengenai sifat-sifat deret kuasa di
atas (misalS(x)=
n0
didiferensialkan dan jika S(x) diintegralkan.
axn)misalkan bagaimana jika S ( x)
TEOREMA
Andaikan S(x) adalah jumlah sebuah deret pangkat pada sebuah selang I,
jadi
S(x)
anxn a0 a1xa2x2 a3x3...2 3
0 1 2 3
0 2 3
0 0
1 1
2 3
n n
x x
n n
D a
a x
n1
1. S '(x) x d [a a x a x a x ...]
2. S(t)dt a t dt a x a1x2 a x ... n n1
n0a12a2x3a3x2...
ann xn1n1
n0
maka :
CONTOH
Sesuai teorema diatas, 1 x
1 = 1 + x + x2 + x3 + . . . untuk -1< x<1
a. 1
1 x2 b. ln(1 –x)
Tentukan:
Jawab:
a. Dengan menurunkan suku demi suku, kita peroleh
2 3
D x
D 1 x x x ...
x 1 1 x
1
1 2x 3x2...
1 x
2
n xn1, 1 x 1n1
CONTOH
b. ln (1 –x)
Sedangkan dengan mengintegralkan suku demi suku, kita peroleh juga
2 0
x
ln(1 x) 1 dt 1 t t t3 ...dt 1t
x0
4 1 3
1 2
1
0
x x2 x3 x4 ...
t4 ...
t t2 t3
x
-1< x <1
1 1 1
2 3 4
xn
,
1 ln(1 x)
nn1
LATIHAN
f (x) 1
x
1 x f (x) x
2 21
1 x f (x ) ln 1 x 1 x
1
1 x
2f (x)
1.
3.
2. 6.
5.
2 1 3x
f (x )
1 x
7.1 1 x
2f (x)
4.
Tentukan (Petunjuk : Lihat contoh a dan b di atas)
f (x) tan
1x
DERET TAYLOR DAN DERET MACLURIN
Deret Taylor
• Definisi:
Misalkan f(x) dapat diturunkan sampai n kali pada x=b, maka f(x) dapat diperderetkan menjadi deret kuasa dalam bentuk
n
n! 2!
n0
f (n)(b)
xb
f (b) f '(b)(x b) f ''(b)(x b)2 ...f (x)
deret di atas disebut Deret Taylor dengan pusat x =b. Bila b =0, kita peroleh Deret Mac Laurin, yaitu
f (n)(0)
x
n f ''(0) x2n! 2!
n0
f (0) f '(0) x ...
f (x)
CONTOH
Perderetkan fungsi berikut dengan deret maclaurin:
1. f(x)= sinx Jawab:
f(0) =0
f’(0) =1
f’’(0) =0
f’’’(0) =-1
f lV(0) =0
3! 5! 7! . . .
x
3x
5x
7f(x) = sinx f ’(x) = cos x f ’’(x) = - sinx f ’’’(x) = - cosx f lV (x) = sinx Sehingga,
f (x) sin x x
n0
1
n
2nx
2n11
!CONTOH
f(0) =1
f’(0) =1
f’’(0) =1
f’’’(0) =1
f lV(0) =1
2! 3! 4! . . . x
2x
3x
4 1 x
2. f(x)= ex Jawab:
f(x) =ex f ’(x) =ex f ’’(x) =ex f ’’’(x) =ex f lV (x) =ex
Sehingga,
f ( x) e
x
n0
n !
x
n