His favorite dish is Pizza
BIOTEKNOLOGI
Ilmu Pengetahuan Alam
1
Kelas IX / Fase DIDENTITAS MODUL
Penyusun Instansi Jumlah JP
Kompetensi Awal Profil Pelajar Pancasila Sarana dan prasarana Target Pelajar
Model pembelajaran : : : : : : : :
Yosi Elza Fitri
PPG Prajabatan UNP 13 JP
Peserta didik mampu mengidentifikasi produk bioteknologi konvensional dibidang pangan
Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, bernalar kritis
Alat tulis, Laptop
Pelajar Pada Fase D (Kelas IX)
Discovery Learning, Projeck Based Learning
KOMPONEN INTI
A. Capaian Kompetensi
Peserta didik mampu menganalisis keterkaitan sistem organ reproduksi dengan fungsi serta kelainan yang muncul, mengidentifikasi pewarisan sifat, melakukan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari–hari, memahami gejala kelistrikan dan kemagnetan, membuat rangkaian listrik, mengelaborasikan pemahaman tentang posis relatif bumi–bulan–matahari, serta memahami struktur lapisan bumi.
B. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik melakukan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari- hari.
C. Indikator Ketercapaian Pembelajaran Pertemuan 1
Peserta didik mampu menjelaskan prinsip dasar bioteknologi
Peserta didik mampu menjelaskan perbedaan prinsip dasar pengembangan bioteknologi konvensional dan modern
Peserta didik mampu mampu mengidentifikasi penerapan bioteknologi konvensional dibidang pangan
1.
2.
3.
Pertemuan 2
Peserta didik mampu menjelaskan prinsip rekayasa genetika dan hasil produknya.
Peserta didik mampu mengidentifikasi mengidentifikasi penerapan bioteknologi modern dalam kehidupan sehari-hari.
1.
2.
Pertemuan 3
Peserta didik mampu menganalisis perbedaan kandungan gizi bahan baku bioteknologi dengan produk bioteknologi.
Peserta didik mampu menganalisis keuntungan dan kerugian dari penerapan bioteknologi dalam berbagai bidang.
1.
2.
Pertemuan 4
Peserta didik mampu membuat produk tape dengan bahan baku yang dipilih.
Peserta didik mampu memamerkan hasil olahan tape menjadi makanan.
1.
2.
Pertemuan 5 UH
D. Pemahaman Bermakna
Tidak satupun makhluk hidup ciptaan tuhan yang sia-sia. Bahkan makhlu terkecil seperti mikroorganisme bakteri dan jamur justru sangat bermanfaat bagi manusia. Tempe, kecap, dan keju merupakan contoh produk makanan yang dibuat dengan bantuan bakteri dan jamur. Mikroorganisme tersebut dapat membantu berbagai proses fermentasi. Proses fermentasi oleh mikroorganisme mampu memberikan solusi dalam penyediaan sumber pangan baru untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan kualitas baik untuk manusia. Dengan berbagai manfaat yang terdapat pada makhluk hidup , kita patut bersyukur dengan segala sesuatu yang telah diciptakan tuhan demi memnuhi kebutuhan manusia.
Ilmu Pengetahuan Alam
3
E. Pertanyaan Pemantik
Pernahkah ananda memakan tempe? Bahan baku tempe berasal dari kedelai. Kacang kedelai awalnya berbentuk butiran, kemudian setelah menjadi tempe kenapa bisa menyatu membentuk struktur yang kompak? Seperti pada gambar dibawah ini.
F. Persiapan pembelajaran
Pernahkah ananda memakan tempe? Bahan baku tempe berasal dari kedelai. Kacang kedelai awalnya berbentuk butiran, kemudian setelah menjadi tempe kenapa bisa menyatu membentuk struktur yang kompak? Seperti pada gambar dibawah ini.
Kelas IX / Fase D
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1
Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran
A. Pendahuluan 1.
a. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa b. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin 2. Guru mengajukan pertanyaan:
Pernahkah ananda memakan makanan olahan nata de coco dan keju? Apakah bahan baku dari nata de coco dan keju? Mengapa terjadi perubahan bentuk dan rasa dari kedua bahan makanan tersebut?
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
4. Peserta didik menyimak penyampaian guru mengenai manfaat pembelajaran hari ini.
Langkah 1 Stimulation B. Kegiatan Inti
Peserta didik diberikan pertanyaan mengenai contoh penerapan bioteknologi konvensional:
Pernahkah ananda memakan tempe? Bahan baku tempe berasal dari kedelai.
Kacang kedelai awalnya berbentuk butiran, kemudian setelah menjadi tempe kenapa bisa menyatu membentuk struktur yang kompak?
Langkah 2 Problem Statement
Peserta didik berdiskusi dengan teman sebangku untuk menganalisis jawaban dari pertanyaan yang diberikan guru.
Langkah 3 Data Colection
Guru membagikan peserta didik kedalam beberapa kelompok dan membagikan LKPD kepada masing-masing kelompok.
Peserta didik mencatat hasil pengamatan dari LKPD 1 tentang penerapan bioteknologi konvensional yang telah diberikan guru.
1.
2.
Ilmu Pengetahuan Alam 5
Langkah 4 Data Processing
Peserta didik berdiskusi dengan anggota kelompok tentang peranan mikroorganisme dalam pembentukan produk bioteknologi sesuai dengan LKPD 1.
Langkah 5 Verification
Peserta didik menyajikan hasil diskusi kelompok secara tulisan dan lisan terkait LKPD 1.
Langkah 6 Generalization
Peserta didik menarik kesimpulan dengan bantuan guru terkait materi yang telah dipelajari peserta didik.
Peserta didik dan guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari
Pesera didik menerima tugas dari guru untuk mempersiapkan acara pameran mengenai produk hasil olahan bioteknologi konvensional
Peserta didik dapat menambah pengetahuan dengan menonton video materi perbedaan bioteknologi konvensional dan modern melalui QR Code di bawah.
Guru memberikan penghargaan kepada peserta didik yang sudah aktif dalam kerja kelompok
Pembelajaran diakhiri dengan berdoa 1.
2.
3.
4.
5.
C. Penutup
Kelas IX / Fase D
Pertemuan 2
Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran
A. Pendahuluan 1.
a. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa b. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin 2.Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
3. Peserta didik menyimak penyampaian guru mengenai manfaat pembelajaran hari ini.
Langkah 1 Stimulation B. Kegiatan Inti
Guru memberikan rangsangan untuk memusatkan perhatian peserta didik dengan cara memberikan pertanyaan:
Bioteknologi modern dikembangkan berdasarkan rekayasa dan manipulasi DNA. Rekayasa genetika inilah yang dapat menghasilkan organisme yang memiliki susunan gen dengan kromosom yang sudah dimanipulasi sesuai kebutuhan manusia sehingga dapat diperoleh sifat yang menguntungkan.
Produk hasil rekayasa genetika ini sering disebut dengan istilah produk rekayasa genetika (PRG) atau Genetically Modified Organism (GMO). Bagaimana rekayasa genetika tersebut dilakukan?
Langkah 2 Problem Statement
Peserta didik untuk memberikan pendapat mengenai pertanyaan yang diberikan guru.
Guru membagikan peserta didik kedalam beberapa kelompok dan membagikan LKPD kepada masing-masing kelompok.
Peserta didik mencatat hasil pengamatan dari LKPD 2 mengenai bioteknologi modern.
1.
2.
Langkah 3 Data Colection
Langkah 4 Data Processing
Peserta didik berdiskusi dengan anggota kelompok tentang hasil pengamatan yang ada pada LKPD 2.
Ilmu Pengetahuan Alam 7
Langkah 5 Verification
Peserta didik menyajikan hasil diskusi kelompok secara tulisan dan lisan terkait LKPD 2.
Langkah 6 Generalization
Peserta didik menarik kesimpulan dengan bantuan guru terkait materi yang telah dipelajari peserta didik.
Peserta didik dan guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari
Peserta didik dapat menambah pengetahuan dengan menonton video materi bioteknologi modern melalui QR Code di bawah.
1.Peserta didik menerima tugas dari guru untuk mempelajari materi selanjutnya tentang dampak positif dan negatif dari bioteknologi diberbagai bidang.
Guru memberikan penghargaan kepada peserta didik yang sudah aktif dalam kerja kelompok
Pembelajaran diakhiri dengan berdoa 1.
2.
3.
4.
5.
C. Penutup
Kelas IX / Fase D
Pertemuan 3
Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran
A. Pendahuluan 1.
a. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa b. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin 2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
3. Peserta didik menyimak penyampaian guru mengenai manfaat pembelajaran hari ini.
Langkah 1 Stimulation B. Kegiatan Inti
Guru memberikan rangsangan untuk memusatkan perhatian peserta didik dengan cara mengamati gambar berikut.
Jika ananda diminta memakan semangka, semangka manakah yang akan anada makan? Jika ananda memakan semangka tanpa biji apakah akan berdampak pada kesehatan? mengingat semangka tanpa biji merupakan tanaman hasil rekayasa genetika.
Langkah 2 Problem Statement
Peserta didik memberikan pendapat mengenai pertanyaan stimulus yang diberikan guru.
Guru membagikan peserta didik kedalam beberapa kelompok dan membagikan LKPD kepada masing-masing kelompok.
Peserta didik mencatat hasil pengamatan dari LKPD 3 mengenai dampak negatif dan positif dari bioteknologi dalam berbagai bidang.
1.
2.
Langkah 3 Data Colection
Ilmu Pengetahuan Alam 9
Langkah 4 Data Processing
Peserta didik berdiskusi dengan anggota kelompok tentang hasil pengamatan yang ada pada LKPD 3.
Langkah 5 Verification
Peserta didik menyajikan hasil diskusi kelompok secara tulisan dan lisan terkait LKPD 3.
Langkah 6 Generalization
Peserta didik menarik kesimpulan dengan bantuan guru terkait materi yang telah dipelajari peserta didik.
Peserta didik dan guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari
Peserta didik dapat menambah pengetahuan dengan menonton video materi dampak positif dan negatif bioteknologi diberbagai bidang melalui QR Code di bawah.
Peserta didik menerima tugas dari guru untuk mempersiapkan acara pameran mengenai olahan produk bioteknologi konvensional
Guru memberikan penghargaan kepada peserta didik yang sudah aktif dalam kerja kelompok
Pembelajaran diakhiri dengan berdoa 1.
2.
3.
4.
5.
C. Penutup
Kelas IX / Fase D
Pertemuan 4
Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran
A. Pendahuluan 1.
a. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa b. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin 2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
3. Peserta didik menyimak penyampaian guru mengenai manfaat pembelajaran hari ini.
4. Guru membimbing penyusunan posisi peserta didik untuk pameran produk
Langkah 1 Pertanyaan Mendasar
B. Kegiatan Inti (Model Projeck Based Learning)
Guru peserta didik diberikan pertanyaan mengenai bioteknologi konvensional:
Pernahkah ananda memakan tempe? Bahan baku tempe berasal dari kedelai.
Kacang kedelai awalnya berbentuk butiran, kemudian setelah menjadi tempe kenapa bisa menyatu membentuk struktur yang kompak? (Pertemuan 1)
Langkah 2 Mendesain Perencanaan Produk
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi dalam menentukan produk biotenologi konvensional yang akan dibuat.
Peserta didik membuat perencanaan mengenai olahan yang akan dibuat dari bahan dasar produk bioteknologi yang telah dibuat sebelumnya.
(Diluar jam pembelajaran) 1.
2.
Peserta didik bersama anggota kelompok menyusun jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan. (Diluar jam pembelajaran)
Langkah 3 Menyusun Jadwal
Langkah 4 Monitoring Perkembangan Produk
Peserta didik melaksanakan pembuatan produk bioteknologi konvensional kemuadian mengolahnya menjadi makanan.
Guru memonitoring perkembangan produk yang dilaksanakan peserta didik dan mendiskusikan masalah yang muncul selama pengerjaan 1.
2.
Ilmu Pengetahuan Alam 11
Guru membimbing pelaksanaan market day
Peserta didik memamerkan hasil olahan produk bioteknologi konvensional yang telah dibuat sesuai dengan bahan baku yang dipilih
1.
2.
Langkah 5 Menguji Hasil
Peserta didik membuat laporan sederhana mengenai produk bioteknologi konvensinal yang dibuat bersama anggota kelompok
Peserta didik memberikan komentar atas hasil olahan bioteknologi konvensional yang dibuat kelompok lain.
Guru memberikan komentar dan kesimpulan atas hasil olahan yang telah dibuat peserta didik.
1.
2.
3.
Langkah 6 Evaluasi Pengalaman Belajar
Peserta didik dan guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari.
Peserta didik menerima tugas dari guru untuk mempelajari materi untuk penilaian harian pada pertemuan selanjutnya.
Guru memberikan penghargaan kepada peserta didik yang sudah aktif dalam kerja kelompok.
Pembelajaran diakhiri dengan berdoa.
1.
2.
3.
4.
C. Penutup
Pertemuan 5
Penilaian Harian
Kelas IX / Fase D
MATERI PEMBELAJARAN
Bioteknologi yaitu penggunaan organisme atau bagian dari organisme untuk membuat suatu produk atau jasa sehingga dapat mensejahterakan manusia. Bioteknologi konvensional memanfaatkan secara langsung mikroorganisme seperti bakteri maupun jamur secara langsung, enzim yang dihasilkan mikroorganisme dan melibatkan proses fermentasi untuk menghasilkan produk, contoh tempe, tape, keju, roti, dan yogurt.
A. Bioteknologi Konvensional
B. Bioteknologi Modern
Bioteknologi modern dalam bidang pertanian dilakukan dengan menrapkan teknik rekayasa genetika untuk meningkatkan produksi tanaman budidaya dan mengurangi pemakaian bahan kimia berbahaya seperti pestisida. Manipulasi susunan gen terjadi pada tanaman jagung, padi, kedelai, tomat, dan papaya.
Bioteknologi juga dapat diaplikasikan dalam bidang kesehatan atau bidang medis, misalnya pembuatan antibiotik, insulin sintetis dan vaksin.
C. Rekayasa Genetika
Teknik rekayasa genetika merupakan proses mengkombinasikan DNA suatu organisme kedalam DNA organisme lain. Rekayasa genetika ini dapat digunakan untuk mengembangkan hewan ternak agar tahan terhadap penyakitm, misalnya pengembangan sapi transgenik yang tahan terhadap penyakit mastitis. Salah satu teknik yang banyak digunakan pada bioteknologi dalam bidang peternakan yaitu teknik kloning, misalnya kloning domba.
Ilmu Pengetahuan Alam 13
C. Rekayasa Genetika
Dampak terhadap lingkungan
Organisme transgenik jika tidak dikelola dengan baik, akan dapat mencemari keanekaragaman gen yang ada dilingkungan alami dan merusak plasma nutfah.
Plasma nutfah merupakan materi yang membawa sifat suatu makhluk hidup.
Pencemaran ini disebut polusi gen.
Dampak terhadap kesehatan
Berdasarkan hasil penelitian terhadap tanaman kedelai transgenic yang mengandung gen dari kacang Brazil dapat memicu reaksi alergi pada orang tertentu yang sensitive terhadap kacang Brazil. Beberapa contoh produk bioteknologi lainnya, sepert alkohol dapat disalah gunakan untuk dibuat menjadi minuman beralkohol yang apabila dikonsumsi terus menerus dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.
Kelas IX / Fase D
DAFTAR PUSTAKA
Zubaidah Siti, dkk. 2017. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas IX Semester 1. Jakarta : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Zubaidah Siti, dkk. 2017. Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas IX Semester 1.
Jakarta : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
GLOSARIUM
Antibiotik
Fermentasi
Kloning
Plasmid
Tamanan transgenik
Senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain khususnya bakteri
Proses penguraian senyawa-senyawa organik untuk menghasilkan energy sehingga terjadi perubahan bahan dasar menjadi produk baru oleh mikroorganisme pada kondisi anaerob
Proses pembentukan suatu individu yang identik secara genetik, melalui proses pemisahan embrio atau penggantian inti sel
Suatu DNA yang terbentuk sirkuler dan mampu melakukan duplikat secara mandiri.
Tanaman yang susunan gennya telah dimanipulasi.
:
:
:
:
:
Ilmu Pengetahuan Alam 15
SOAL PENILAIAN HARIAN
Jawablah pertanyaan berikut dengan memberikan tanda silang (X) pada salah satu pilihan jawaban a, b, c, dan d!
Berikut ini yang termasuk bioteknologi adalah...
1.
Pemanfaatan kedelai menjadi tahu
Pemanfaatan bakteri untuk pengomposan
Menggabungkan dua sifat tanaman dengan cara okulasi Pemanfaatan bakteri untuk pembatan asam cuka
Raisa membantu ibu membuat donat untuk dijual. Sebelum dicetak dan digoreng, terlebih dahulu adonan didiamkan untuk beberapa menit. Raisa menemukan fakta bahwa adonan yang didiamkan tersebut
mengembang. Apa yang
menyebabkan adonan
mengembang?
2.
a.
b.
c.
d.
Ragi yang digunakan ukurannya bertambah besar
Zat tepung yang digunakan mengalami pemuaian
Gas oksigen hasil fermentasi terperangkap pada adonan Gas karbondioksida hasil fermentasi yang terperangkap pada adonan
a.
b.
c.
d.
Dalam penerapannya, boteknologi konvensional memiliki perbedaan dengan bioteknologi modern yaitu...
3.
Menggunakan peralatan yang canggih
Menggunakan bagian
mikroorganisme seperti potongan gen
Sifat mikroorganisme yang digunakan tidak mengalami perubahan
Sifat mikroorganisme yang
digunakan mengalami
perubahan karena adanya rekombinasi DNA
a.
b.
c.
d.
Pembuatan alkohol dengan pemanfaatan Saccharomyces sp.
Pembuatan nata de coco
dengan memanfaatkan
Acetobacter xylinum
Pemisahan logam dari bijinya
dengan pemanfaatan
Thiobacillus ferrooxidans
Pembuatan hormon
pertumbuhan dengan
pemanfaatan Escherichia coli Pernyataan berikut merupakan penerapan prinsip bioteknologi
1.
2.
3.
4.
Produksi yang menerapkan prinsip bioteknologi konvensional adalah...
4.
a. (1) dan (4) b. (1) dan (2) c. (3) dan (4) d. (2) dan (4)
Kelas IX / Fase D
Semakin meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia, mendorong dikembangkannya bioteknologi yang dapat memenuhi kebutuhan bahan pangan dengan kualitas tinggi.
Berikut upaya yang dapat
dikembangkan untuk
menyelesaikan permasalahan tersebut, kecuali...
5.
Pengembangan hewan transgenik
Pengembangan cloning Pengembangan protein sel tunggal
Pengembangan teknik fermentasi makanan a.
b.
c.
d.
Tanaman hasil rekaya genetika diperoleh dengan mengambil gen yang mempunyai keunggulan tertentu dari suatu organisme untuk disisipkan ke dalam DNA tanaman tertentu melalui suatu perantara yang dikenal dengan nama...
6.
a. Enzim restriksi b. Enzim ligase c. Sel donor d. Plasmid
Golden rice adalah varietas padi transgenic hasil rekayasa genetika yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan pangan yang berkualitas. Rekayasa genetika yang dilakukan adalah hasil beras yang memiliki kandungan beta- karoten (pro vitamin A) pada
bagian endospermanya.
Kandungan zat ini menyebabkan warna beras tampak kuning. Gen- 7.
asing yang ditambahkan pada tanaman padi berasal dari mikroba...
a. Erwinia uredovora b. Escherichia coli
c. Thiobacillus ferrooxidans d. Lactobacillus bulgaricus
Dampak negatif penerapan buoteknologi modern dibidang kesehatan antara lain seperti dibawah ini, Kecuali...
8.
Menyebabkan alergi
Dapat menyerang system imunitas manusia
Cikal bakal pengembangan bioteknologi modern
Munculnya penyakit tertentu a.
b.
c.
d.
Bioteknologi memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat. Berikut yang merupakan manfaat bioteknologi bagi lingkungan adalah
9.
Menemukan cara mengatasi
sampah dengan
memanfaatkan mikroorganisme
Menghasilkan makanan dengan gizi tinggi
Menghasilkan produk
pertanian yang berkualitas Menghasilkan individu dengan sifat yang diinginkan
a.
b.
c.
d.
Ilmu Pengetahuan Alam 17
Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan produksi pangan tidak mampu mencukupi kebutuhan. Hal ini juga dipicu semakin sempitnya area budidaya tanaman karena banyak yang digunakan untuk pemenuhan lahan hunian. Di sisi lain, intensifikasi budidaya pertanian (melalui penggunaan pupuk kimia dan pestisida) menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan juga dapat menimbulkan bahaya residu pada produk yang dikonsumsi sehingga berbahaya bagi konsumen. Solusi yang dapat diterapkan untuk menjawab permasalahan tersebut dengan...
10.
Pembuatan tanaman
transgenik yang tahan terhadap serangan hama, penyakit, dan tahan terhadap pestisida
Melakukan persilangan tanaman yang mempunyai bibit unggul
Melakukan budidaya tanaman secara vertikulur
Meningkatkan impor pangan a.
b.
c.
d.
Kelas IX / Fase D
No
Kunci Jawaban
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10 c
d
c
b
b
d
d
c
a
a
KUNCI JAWABAN
Pengayaan dan Remedial
Jika peserta didik mendapatkan nilai 55 kebawah remedial diseluruh bagian Jika peserta didik mendapatkan nilai 55-70 remedial pada soal yang dijawab salah
Jika peserta didik mendapatkan nilai 71-85 dinyatakan sudah mencapai ketuntasan
Jika peserta didik mendapatkan nilai 86-100 dinyatakan sudah mencapai ketuntasan dan perlu pengayaan atau tantangan lebih
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
Memberikan penugasan untuk menjadi tutor sebaya kepada peserta didik yang remedial.
Memberikan penugasan berupa alisis kasus yang berhubungan dengan bioteknologi untuk melatih kemampuan berfikir kritis peserta didik
Pengayaan
Mengikuti kegiatan pembelajaran bersama teman yang menjadi tutor sebaya Mengerjakan kembali soal yang diberikan sebelumnya oleh guru dan memberikan soal tentang materi yang belum dipahami
Remedial
Ilmu Pengetahuan Alam 19
Penilaian Profil Pelajar Pancasila
No Nama Peserta didik
Beriman, Bertaqwa dan Berakhlak Mulia
Bernalar Kritis
Gotong Royong
1.
2.
3.
4.
5.
dst
60-70 : Belum berkembang 71-80 : Sudah berkembang
81-90 : Berkembang sesuai harapan 91-100 : sangat berkembang
Kriteria Penilaian
Refleksi Peserta Didik Dan Guru
Gambarkanlah perasaan pada saat ini dengan memilih emoticon berikut!
Kelas IX / Fase D
Lembar Kerja Peserta Didik (1)
Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Bioteknologi Modern
A. Tujuan
Melalui pengamatan gambar, peserta didik mampu menggunakan konsep bioteknologi untuk mengidentifikasi penerapan bioteknologi konvensional dalam bidang pangan.
Melalui studi literatur, peserta didik mampu mengidentifikasi mikroorganisme yang berperan dalam pembentukan produk bioteknologi konvensional
Melalui studi literatur, peserta didik dapat menemukan perbedaan prinsip dasar pengembangan bioteknologi konvensional dan modern.
1.
2.
3.
B. Langkah Kegiatan
Pada kegiatan ini Ananda akan mengidentifikasi beberapa jenis produk olahan pangan hasil bioteknologi yang ada dalam kehidupan sehari-hari dengan memanfaatkan organisme tertentu yang bekerja pada olahan pangan tersebut.
Kegiatan 1
Ilmu Pengetahuan Alam 21
No Jenis pangan
Nama Produk
Bahan Dasar
Produk
1.
Tempe
Kedelai
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Tabel 1. Berbagai Jenis Prodik Bioteknologi Konvensional Dibidang Pangan
Kelas IX / Fase D
Dalam perkembangannya, ilmu pengetahuan memungkinkan untuk mengembangkan bioteknologi dengan melibatkan cabang ilmu pengetahuan seperti biokimia, biologi molekuler dan rekayasa genetika. Bioteknologi modern tidak terlepas dari penemuan enzim yang membantu dalam proses rekayasa genetika yang lebih dikenal dengan istilah DNA rekombinan. Pada proses ini dilakukan upaya mengkombinasi DNA suatu organisme ke dalam DNA organisme lain. Organisme ini selanjutnya disebut dengan organisme transgenik atau produk rekayasa genetika (PRG) atau Genetically Modified Organism (GMO).
Kegiatan 2
Pada kegiatan 2 Ananda akan menemukan perbedaan prinsip bioteknologi konvensional dan modern dengan cara menganalisis berbagai produk bioteknologi. Berikan alasan pengelompokan yang kelompok ananda lakukan.
Sebetulnya Ananda sudah mengenal dengan baik berbagai produk bioteknologi konvensional ketika melakukan kegiatan 1
Tabel 2. Berbagai Macam Produk Bioteknologi Konvensional dan Modern
Ilmu Pengetahuan Alam 23
C. Diskusikan
Kegiatan 1
Berdasarkan pencarian informasi yang ananda lakukan, apa jenis mikroorganisme yang berperan menghasilkan produk pangan diatas?
Tuangkan jawaban kedalam tabel 3.
Setelah ananda mengidentifikasi table 1. Diskusikan hal-hal berikut.
1.
Tabel 3. Mikroorganisme dalam Produk Pangan Bioteknologi Konvensional
Indonesia adalah negeri yang kaya akan keberagaman kuliner yang termasuk olahan hasil fermentasi yang merupakan hasil produk bioteknologi. Masih banyak produk pangan yang sangat dikenal masyarakat diolah dengan menerapkan prinsip bioteknologi. Cobalah bersama kelompok mencari informasi tentang produk-produk pangan hasil fermentasi yang menerapkan konsep bioteknologi yang cukup terkenal didaerah kelompok ananda. Buatlah berupa infografis mengenai produk yang kelompok ananda dapatkan.
2.
Kelas IX / Fase D
Kegiatan 2
Pada penerapan bioteknologi konvensional apakah mikroorganisme yang digunakan dalam bentuk utuh atau komponen dalam mikroorganisme tersebut misalnya DNA?
Apakah pada penerapan kedua bioteknologi tersebut membutuhkan penguasaan disiplin ilmu biologi seperti genetika, mikrobiologi, biokimia, biomolekuler, kultur jaringan, dan lain sebagainya?
Berdasarkan hasil analisis pada tabel 2. Diskusikan hal-hal berikut bersama kelompok
1.
2.
D. Kesimpulan
Berdasarkan hasil kegiatan yang telah ananda lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa:
...
...
...
...
...
...
Lembar Kerja Peserta Didik (2)
Ilmu Pengetahuan Alam 25
Bioteknologi Modern Di Berbagai Bidang
A. Tujuan
Melalui aktivitas diskusi dan studi literature, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan bioteknologi modern dengan tepat.
Melalui aktivitas diskusi dan studi literature, peserta didik dapat menjelaskan prinsip rekayasa genetika dan hasil produknya
1.
2.
B. Langkah Kegiatan
Pada kegiatan berikut ananda akan belajar untuk menggunakan konsep bioteknologi dalam mengidentifikasi penerapan bioteknologi dari berbagai bidang. Diskusikan dengan kelompok ananda untuk melengkapi informasi berikut.
Tabel 1. Penerapan Bioteknologi Modern pada Berbagai Bidang
Kelas IX / Fase D
C. Diskusikanlah
Mengapa perlu menerapkan bioteknologi modern melalui rekayasa genetika?
Salah teknik rekayasa genetika yang dikembangkan adalah kloning. Teknik ini dilakukan untuk menghasilkan keturunan yang memiliki sifat identik dengan induknya. Jelaskan bagaimana proses kloning dilakukan oleh ilmuan!
Setelah melakukan kegiatan diatas, diskusikanlah bersama kelompok ananda untuk menjawab pertanyaan dibawah ini
1.
2.
D. Kesimpulan
Berdasarkan hasil kegiatan yang telah ananda lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa:
...
...
...
...
...
...
Ilmu Pengetahuan Alam 27
Lembar Kerja Peserta Didik (3)
Dampak Positif dan Negatif Penerapan
Bioteknologi A. Tujuan
Peserta didik mampu menganalisis perbedaan kandungan gizi bahan baku bioteknologi dengan produk bioteknologi
Melalui aktivitas menyimak bacaan, ananda dapat menganalisis keuntungan dan kerugian penerapan bioteknologi.
1.
2.
B. Langkah Kegiatan
Bacalah teks berikut dengan cermat!
Bioteknologi Sebagai Solusi Hadapi Krisis Pangan
Bioteknologi adalah jalan keluar atau solusi menghadapi tantangan dan ancaman krisis pangan dunia, termasuk Indonesia. Koordinator Asia bidang Program Keamanan Hayati (Program for Biosafety System) Julian Adams, mengatakan bahwa rekayasa genetika tanaman pangan dengan bioteknologi harus dilakukan dan dikembangkan demi mengantisipasi ancaman krisis pangan dunia yang diramalkan akan memuncak mulai tahun 2050 kelak.
“Bioteknologi juga bisa menjadi jawaban perubahan iklim global, krisis air, sekaligus pengurangan pestisida dan emisi karbon dunia,” ujar Julian Adams usai berbicara dalam seminar Agricultural Biotechnology di Universitas Jember, Kamis, 27 September 2012. Pakar bioteknologi dari University of Michigan itu menambahkan badan pangan dunia (FAO) meramalkan akan terjadi peningkatan kebutuhan pangan sebanyak 60 persen agar penduduk dunia tidak terpuruk dalam kemiskinan dan kelaparan. “Pemuliaan varietas tanaman pangan seperti beras, jagung, tebu, dan gandum dengan memanfaatkan bioteknologi harus terus dilakukan,” kata Julian
Rekayasa genetika mendesak dilakukan untuk mendapatkan beberapa varietas tanaman yang memiliki ketahanan perubahan iklim. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir perubahan iklim tidak bisa diprediksi. Akibatnya, mulai banyak terjadi kekeringan dan banjir yang sangat merugikan tanaman para petani sebagai produsen pangan.
Kelas IX / Fase D
Pakar ilmu biologi molekuler dari Universitas Jember, Bambang Sugiharto, mengatakan, perubahan iklim serta pertumbuhan penduduk yang semakin cepat merupakan ancaman ketahanan pangan. Dampak perubahan iklim yang membuat terganggunya organisme tanaman dan kondisi tanah ikut berpengaruh pada produksi pangan. “Pemerintah dan praktisi pertanian harus serius mencari solusi yang cepat dan tepat guna. Bioteknologi bisa menjadi jawabannya,”
katanya.
Bioteknologi untuk pemuliaan varietas tanaman saat ini berbeda dengan beberapa tahun lalu. “Dulu, bioteknologi dengan cara eksploitasi potensi kimiawi mikroba untuk menghasilkan barang atau jasa, sekarang dengan memilih dan mengembangkan sifat genetis yang unggul,” katanya. Dengan teknologi rekayasa genetika atau genetic engineering, para pemulia dapat merakit varietas- varietas baru yang tahan dengan permasalahan pertanian, seperti penyakit dan hama, genangan air, salinitas, dan kekeringan. Rekayasa genetika itu, kata dia, membuat “organisme baru” produk bioteknologi dengan sifat-sifat yang menguntungkan bagi manusia seperti jagung dan padi tahan hama serta tahan cuaca ekstrim.
Di beberapa negara seperti Jepang dan Thailand, kata Sugiharto, penggunaan bioteknologi mulai dari hulu sampai hilir sudah bisa dimanfaatkan masyarakat, termasuk para petani. “Mereka telah mendapatkan manfaat secara ekonomis dengan meningkatnya produksi pangan, pengurangan biaya pestisida dan tenaga kerja, efisiensi lahan dan pengolahan tanah serta dampak positif terhadap lingkungan dengan berkurangnya emisi gas rumah kaca,” kata penemu tebu yang tahan terhadap kekeringan itu (Mahbub Djunaidy). (Dikutip dari Tempo.Co.Jember)
C. Diskusikanlah
Produk boiteknologi apa yang harus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia?
Apa saja keuntungan yang diperoleh dengan menerapkan bioteknologi modern?
Apa dampak negatif yang mungkin timbul dari penerapan produk bioteknologi dalam bidang kesehatan, lingkungan dan sosial ekonomi?
1.
2.
3.
D. Kesimpulan
Berdasarkan hasil kegiatan yang telah ananda lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa:
...
...
...
Ilmu Pengetahuan Alam 29
LEMBAR PENILAIAN PRODUK
PENERAPAN BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DIBIDANG PANGAN
A. Tujuan
Peserta didik mampu membuat produk bioteknologi konvensional dalam bidang pangan
Peserta didik mampu menampilkan hasil produk bioteknologi konvensional yang diolah menjadi makanan
1.
2.
B. Petunjuk Pengisian
Tentukanlah pewakilan kelompok yang akan mendatangi stand pameran kelompok lain.
Datangilah stand pameran tersebut kemudian galilah informasi yang berhubungan dengan produk makanan hasil bioteknologi konvensional yang dibuat oleh kelompok tersebut.
Berikanlah penilaian mengenai hasil produk kelompok tersebut dengan menggunakan skala penilaian berikut
1.
2.
3.
4 = Sangat Bagus 3 = Bagus
2 = Cukup Bagus 1 = Kurang Bagus
Berikanlah komentar atau saran mengenai hasil produk yang dibuat kelompok lain dan masukkanlah dalam tabel penilaian produk di bawah Kembalilah ke kelompok asal dan bergantian dengan anggota kelompok lain untuk mendatangi dan menilai hasil produk kelompok lainnya
4 . 5.
Kelas IX / Fase D
C. Rubrik Penilaian