Instrumen Untuk Kepala Sekolah (Ibu Hj. Noor Islamiyah)
1. Bagaimana visi dan misi SDN Keraton 4 Martapura? Apakah mencakup dukungan terhadap pendidikan inklusif atau anak berkebutuhan khusus?
2. Bagaimana kebijakan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif, khususnya bagi siswa tunagrahita?
3. Sejak kapan sekolah ini mulai menyelenggarakan program pendidikan inklusif?
4. Bagaimana kebijakan sekolah dalam merekrut dan menempatkan Guru Pendamping Khusus (GPK), khususnya di kelas 3?
5. Bagaimana Bapak/Ibu memahami peran dan tanggung jawab GPK di sekolah ini?
6. Apa saja tugas utama GPK dalam mendampingi anak tunagrahita menurut kebijakan sekolah?
7. Apakah GPK dilibatkan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran bersama guru kelas?
8. Bagaimana peran GPK dalam membantu anak tunagrahita membentuk kemandirian, baik dalam aspek personal (misalnya makan sendiri, merapikan alat tulis) maupun aspek akademik (mengikuti pelajaran)?
9. Apakah terdapat program khusus dari sekolah atau dari GPK yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak tunagrahita?
10. Apakah Bapak/Ibu pernah melihat langsung proses GPK dalam membimbing anak tunagrahita? Dapatkah Bapak/Ibu menceritakan pengamatan tersebut?
11. Apa saja tantangan yang biasa dihadapi GPK dalam menjalankan peran mereka, khususnya di kelas 3?
12. Bagaimana cara sekolah mengevaluasi kinerja GPK serta perkembangan kemandirian anak tunagrahita?
13. Apakah orang tua turut dilibatkan dalam proses pembentukan kemandirian anak tunagrahita? Jika ya, bagaimana bentuk keterlibatan tersebut?
14. Apa harapan Bapak/Ibu terhadap peran GPK ke depan, baik dari sisi profesionalisme maupun dampaknya bagi anak tunagrahita?
15. Apakah sekolah menyediakan pelatihan atau pembinaan khusus bagi GPK untuk mendukung pelaksanaan tugas mereka?