• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk Sekolah Dasar

N/A
N/A
Unggul Bagus Subekti

Academic year: 2023

Membagikan "Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk Sekolah Dasar"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk Sekolah Dasar

Pusat Asesmen dan Pembelajaran

Badan Penelitian, Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,

Riset dan Teknologi

(2)

Iman kepada Rasul-Rasul Allah

Sekolah Dasar Kelas 4

Alokasi Waktu: 3 Pekan/12 JP Ahmad Faozan, M.Pd.

SDN Indramayu Jawa Barat Diselesaikan pada 17 Juni 2021 Modul Ajar

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

ISL.B.AHF.4.7.

(3)

Alur Tujuan Pembelajaran Fase B Elemen Akidah

Kelas 3 Kelas 4

3. 7. Menjelaskan iman kepada Kitab-kitab Allah, dapat membuat karya berupa gambar pohon iman kepada Kitab-kitab Allah secara

berkelompok sehingga

menumbuhkan sikap gotong- royong dan saling menghargai, serta meyakini kebenaran adanya kitab-kitab Allah dengan benar.

(Durasi 3 Pekan/ 12 Jam Pelajaran)

4. 7. Menjelaskan arti iman kepada Rasul, menyebutkan sifat-sifat Rasul, dapat membuat karya poster tentang keteladanan sifat rasul sidiq, amanah, tabligh, dan

fathonah, sehingga menumbuhkan sikap berani, jujur, dapat dipercaya, dan cerdas, serta meyakini adanya rasul Allah.

(Durasi 3 Pekan/ 12 Jam Pelajaran) Kata Kunci: Iman kepada Rasul, Sifat-Sifat Rasul

Pertanyaan Inti (essensial question):

o Bagaimana perumpamaan iman? Mengapa perlu menjadikan Nabi Muhammad dan para rasul sebagai teladan dan idola?

o Apa yang bisa kalian lakukan setelah mengetahui sifat-sifat Rasul? Bagaimana caranya?

o Mengapa ada nabi dan rasul? Apa tujuan diutusnya rasul?

(4)

Tujuan

Pembelajaran

▪ Menjelaskan arti iman kepada Rasul.

▪ Menyebutkan sifat-sifat Rasul.

▪ Menjelaskan tujuan diutusnya Rasul.

▪ Membuat karya poster tentang keteladanan sifat

rasul sidiq, amanah, tablig, dan fatanah.

▪ Menunjukkan sikap berani,

jujur, dapat dipercaya, dan

cerdas

(5)

Profil Pelajar Pancasila

Peserta didik menjadi pribadi yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia (mengenali unsur-unsur

utama agama/kepercayaan (simbol-simbol keagamaan dan sejarah agama/ kepercayaan, membiasakan melakukan refleksi tentang pentingnya bersikap jujur dan berani

menyampaikan kebenaran atau fakta) serta

menjadi pribadi yang bergotong royong dan

bernalar kritis.

(6)

02 03

Tahapan dalam Modul Ajar

Makna Iman kepada Rasul

▪ Menyanyi lagu Rukun Iman

▪ Diskusi untuk pembelajaran

berbasis pengalaman

Tujuan Diutusnya Rasul

▪ Menyanyi lagu 25 Rasul

▪ Bermain stik berbicara (talking stick)

▪ Menjawab teka- teki kata (word square)

Sifat-Sifat Rasul

▪ Permainan tepuk Sifat-Sifat Rasul

▪ Memasangkan sifat rasul dan artinya

▪ Mengomentari poster

▪ Membuat poster

01

(7)

o Komputer dan Printer o Ruang kelas dengan

pengaturan tempat duduk untuk kelompok kecil

o Catatan: Guru dapat menggunakan alat dan bahan yang mudah

didapat dan murah untuk membuat kartu

permainan

Sarana

Prasarana

(8)

Jumlah Peserta Didik

Target dan Jumlah Peserta Didik serta Ketersediaan Materi

Perangkat ajar ini dapat digunakan guru untuk

mengajar:

Peserta didik reguler/tipikal

Target

Maksimum 28 peserta didik per kelas

(disesuaikan dengan kondisi actual pembelajaran)

Ketersediaan Materi

o Pengayaan untuk siswa berpencapaian tinggi: YA / TIDAK

o Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit memahami konsep:

YA / TIDAK

(9)

Moda Pembelajaran, Materi Ajar, Alat dan Bahan

Alat dan Bahan

Hand out:lagu Rukun Iman dan 25 Rasul, tema diskusi untuk pembelajaranExperiential Learning,

tepuk Sifat-Sifat Rasul untuk pembelajaransmart game,

Matching Card (Kartu Pasangan) untuk pembelajaranmake a match

▪ Kertas hvs/kertas buram/kertas bekas dan spidol warna atau menggunakan teknologi informasi untuk pembelajaranPoster Comment

▪ Stick untuk pembelajarantalking stick

▪ Hand out word square

Moda Pembelajaran

Paduan Tatap Muka dan Daring (Blended Learning)

Biaya

Disesuaikan dengan ketersediaan. Guru dapat membuat kartu dan lembar kerja

menggunakan fasilitas dalam jaringan atau kertas bekas

Sumber Belajar Utama

▪ Faozan, Ahmad, dan Jamaluddin, Buku Siswa PAI dan BP untuk Kelas 4 SD, Kemdikbud, 2021.

▪ Faozan, Ahmad, dan Jamaluddin, Buku Pegangan Guru PAI dan BP untuk Kelas 4 SD, Kemdikbud, 2021.

▪ Shihab, M. Quraish, Islam yang Saya Anut:

Dasar-Dasar Ajaran Islam, (Tangerang:

Penerbit Lentera Hati, 2018), Cet. I.

▪ Shihab, M. Quraish, Menjawab Pertanyaan Anak tentang Islam. Tangerang: Penerbit Lentera Hati, 2014.

(10)

Individu Berpasangan Berkelompok

Kegiatan Pembelajaran Utama

Pengaturan

Peserta Didik Model

Pembelajaran

Concept Song; Strategi Analogi; Experiential Learning; Smart Game

“Tepuk Sifat-Sifat Rasul” ; Make a Match ; Poster Comment; Talking Stick;

Word Square

(11)

Asesmen

Bagaimana guru menilai

ketercapaian tujuan pembelajaran?

o Asesmen Individu o Asesmen Kelompok

o Performa o Tertulis

Jenis Asesmen

(12)

Persiapan Pembelajaran

Membaca

Materi tentang Iman kepada

Rasul-Rasul Allah, Sifat Rasul

dan Tujuan Diutusnya Rasul

Menyiapkan

Alat dan bahan yang digunakan

dalam pembelajaran seperti hand out, kartu permainan

dan stik

Menyiapkan

Lembar Kerja Siswa baik

Individual maupun kelompok

Menyiapkan

Ruang kelas dengan pengaturan kelompok kecil

30’ 20’ 20’ 20’

Estimasi waktu dalam menit bersifat fleksibel

(13)

Bagaimana perumpamaan iman? Mengapa perlu menjadikan Nabi Muhammad dan para rasul sebagai teladan dan idola?

PAI & BP SD KELAS 4

Pemahaman Bermakna

Perumpamaan makna iman, “Ada sahabatmu berkata, “Di saku celanaku ada uang sebanyak sepuluh riburupiah.” Hatimu membenarkan yang diucapkan sahabatmu. Itu berarti kamu percaya ada uang dalam saku. Tetapi jika sebelumnya kalian telah melihat uang itu di saku sahabatmu, lalu mendengar ucapan di atas, itu tidak dinamai percaya, tetapi tahu.”

Iman kepada rasul-rasul Allah berarti kalian percaya bahwa Allah mengutus rasul-rasul-Nya sebagai teladan dan contoh bagi manusia.

Nabi Muhammad saw. juga rasul-rasul lain adalah manusia biasa.

Ya, mereka makan, minum, mempunyai keluarga dan anak-anak, juga bekerja. Mengapa kita perlu menjadikan mereka teladan dan idola? Karena mereka memiliki akhlak yang baik. Allah

mengangkat mereka menjadi rasul, karena memiliki empat sifat yang baik.

Pertanyaan Pemantik

Bagaimana perumpamaan iman?

Ceritakan pengalamanmu bertemu dengan orang yang kalian kagumi!

Mengapa kalian menjadikannya idola?

Manakah tokoh idola yang patut dicontoh?

Mengapa kita perlu menjadikan Nabi Muhammad saw. juga rasul- rasul lain sebagai teladan dan idola?

Pertanyaan Kunci

Tips untuk Guru

Guru dapat memandu diskusi dengan pertanyaan berikut:

Bagaimana analogi iman? Ceritakan pengalamanmu bertemu dengan orang yang kalian kagumi! Mengapa kalian

menjadikannya idola?

Guru tidak perlu membenarkan apalagi menyalahkan jawaban peserta didik. Apabila ada yang perlu diluruskan pemahaman peserta didik dapat diluruskan dengan penguatan dalam bentuk pertanyaan“menurutmu, manakah tokoh idola yang patut dicontoh? Mengapa? Allah mengutus rasul-rasul-Nya sebagai teladan dan contoh bagi manusia dalam menjalani kehidupan.

Anak-Anak, tahukah kalian bahwa Nabi Muhammad saw. juga rasul-rasul lain adalah manusia biasa? Mengapa kita perlu menjadikan mereka teladan dan idola?”

Indikator Keberhasilan

Peserta didik dapat menjelaskan analogi iman

Peseta didik dapat menjelaskan tokoh idola yang patut dicontoh

Peserta didik dapat menjelaskan perlunya menjadikan Nabi Muhammad dan para rasul sebagai teladan dan idola

Metode

Concept Song; Strategi Analogi ; Experiential Learning;

(14)

Bagaimana perumpamaan iman? Mengapa perlu menjadikan Nabi Muhammad dan para rasul sebagai teladan dan idola?

PAI & BP SD KELAS 4

Pertanyaan Kunci

Apersepsi

a. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya, “Anak-Anak, tahukah kalian apakah iman itu?”

b. Peserta didik menjawab pertanyaan guru. Peserta didik menyanyikan lagu rukun Iman.

Pemantik/Pemanasan

a. Guru bertanya“Anak-Anak, tahukah kalian, bagaimana iman itu?”

b. Peserta didik menjawab pertanyaan guru. Guru memberikan penguatan dengan strategi analogi makna iman, “Ada sahabatmu berkata, “Di saku celanaku ada uang sebanyak sepuluh ribu rupiah.” Hatimu membenarkan yang diucapkan sahabatmu. Itu berarti kamu percaya ada uang dalam saku. Tetapi jika sebelumnya kalian telah melihat uang itu di saku sahabatmu, lalu mendengar ucapan di atas, itu tidak dinamai percaya, tetapi tahu.” Guru memberikan penguatan tentang pengertian iman kepada Rasul

Kegiatan Inti

a. Peserta didik membentuk kelompok kecil (4-5 orang). Peserta didik menentukan ketua kelompok. Peserta didik melakukan diskusi kelompok dengan tema yang terdapat dalam rubrik Aktivitas Kelompok, yaitu a) Ceritakan pengalamanmu bertemu dengan orang yang kalian kagumi!, b) Tuliskan tokoh idola kalian?, c) Mengapa kalian menjadikannya idola?

b. Setiap kelompok memaparkan hasil diskusi kelompok. Guru memberikan penguatan atas hasil diskusi dengan bertanya,

“Menurutmu, manakah tokoh idola yang patut dicontoh? Mengapa?” Peserta didik menjawab pertanyaan guru. Guru memberikan penguatan kembali dengan bertanya, “Anak-Anak, tahukah kalian bahwa Nabi Muhammad saw. juga rasul- rasul lain adalah manusia biasa? Mengapa kita perlu menjadikan mereka teladan dan idola?” Peserta didik menjawab pertanyaan guru

Kegiatan Penutup: Refleksi dan Kesimpulan

Proses Asesmen: Guru mengamati proses aktivitas kelompok

(15)

Lirik: Tanjung Perak

Rukun Iman ada enam Satu Allah, dua Malaikat

Tiga Kitab, empat Rasul Lima Hari Kiamat

Yang keenam qada dan qadar.

Hand Out Lagu Rukun Iman

(16)

Ceritakan

pengalamanmu bertemu dengan orang yang kalian kagumi!

Tuliskan tokoh idola kalian!

Mengapa kalian menjadikannya idola?

Aktivitas Kelompok dan Aspek Penilaian

Aktivitas Kelompok Aspek Penilaian

(Skor 1-4)

Diskusi Presentasi Kerjasama Isi Presentasi Kemampuan

menjelaskan Suara Kemampuan

menerima pendapat

Penggunaan media

(17)

“Apa yang bisa kalian lakukan setelah mengetahui sifat-sifat Rasul? Bagaimana caranya?”

PAI & BP SD KELAS 4

Pemahaman Bermakna

Rasul memiliki empat sifat wajib artinya empat sifat yang harus dimiliki rasul, yaitu sidik, tablig, amanah, dan fatanah, disingkat STAF.

Kebalikan dari sifat wajib bagi rasul yaitu sifat mustahil. Sifat mustahil bagi rasul artinya sifat yang tidak boleh dan tidak mungkin dimiliki rasul, yaitu, kizib, kitman, khianat dan baladah.

Kita perlu meniru sifat-sifat wajib rasul dan menghindari sifat- sifat mustahil rasul. Caranya dengan selalu berucap dan bertindak dengan benar, berani karena benar, menepati janji, menjaga titipan, dan rajin belajar. Jika sahabatmu bertanya tentang pelajaran, bantulah ia.

Pertanyaan Pemantik

Apa sajakah empat sifat baik yang dimiliki rasul?

Apa arti sifat wajib rasul? Apa sajakah empat sifat wajib bagi rasul?

Apa arti sifat mustahil bagi rasul? Apa sajakah sifat mustahil bagi rasul?

Apa yang bisa kalian lakukan setelah mengetahui sifat-sifat Rasul? Bagaimana caranya?

Pertanyaan Kunci

Tips untuk Guru

Guru dapat memandu diskusi dengan pertanyaan berikut: Allah mengangkat seseorang menjadi rasul, karena memiliki empat sifat yang baik. Tahukah kalian, apa sajakah empat sifat baik yang dimiliki rasul? Apa arti sifat wajib rasul? Apa sajakah empat sifat wajib bagi rasul? Apa arti sifat mustahil bagi rasul?

Apa sajakah sifat mustahil bagi rasul? Apa yang bisa kalian lakukan setelah mengetahui sifat-sifat Rasul? Bagaimana caranya?

Guru tidak perlu membenarkan apalagi menyalahkan jawaban peserta didik. Apabila ada yang perlu diluruskan pemahaman peserta didik dapat diluruskan dengan menanyakan jawaban kepada peserta didik yang lain

Indikator Keberhasilan

Peserta didik dapat meyebutkan sifat wajib Rasul

Peseta didik dapat meyebutkan sifat mustahil Rasul

Peserta didik dapat memasangkan sifat Rasul dan artinya

Peserta didik dapat membuat contoh meniru sifat wajib Rasul

Metode

smart game Tepuk Sifat-Sifat Rasul, make a match dan poster comment.

(18)

PAI & BP SD KELAS 4

Apersepsi

Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan pembelajaran sebelumnya dengan bertanya dan mengulang pembelajaran sebelumnya, “Anak-Anak, tahukah kalian bahwa Nabi Muhammad saw. juga rasul-rasul lain adalah manusia biasa? Ya, mereka makan, minum, mempunyai keluarga dan anak-anak, juga bekerja. Mengapa kita perlu menjadikan mereka teladan dan idola? Karena mereka memiliki akhlak yang baik. Allah mengangkat mereka menjadi rasul, karena memiliki empat sifat yang baik.”

Pemantik/Pemanasan

a. Guru bertanya,“Tahukah kalian, apa sajakah empat sifat baik yang dimiliki rasul?”

b. Peserta didik menjawab pertanyaan guru.

c. Guru menyampaikan,“Ayo,kita belajar tentang sifat-sifat Rasul!

Kegiatan Inti

a. Peserta didik bermain tepuk Sifat-Sifat Rasul berulang-ulang secara klasikal

b. Peserta didik mencari pasangan tempat duduk dan bermain tepuk Sifat-Sifat Rasul berulang-ulang dengan teman sebangku.

c. Guru memberikan penguatan pembelajaran dengan bertanya,“Anak-anak, tahukah kalian, apa arti sifat wajib rasul?

Apa sajakah empat sifat wajib bagi rasul?” Kebalikan dari sifat wajib bagi rasul yaitu sifat mustahil. Anak-Anak, tahukah kalian apa arti sifat mustahil bagi rasul? Apa sajakah sifat mustahil bagi rasul?

d. Peserta didik menjawab pertanyaan guru dan melakukan pencarian tentang sifat-sifat Rasul.

Apa yang bisa kalian lakukan setelah

mengetahui sifat-sifat Rasul? Bagaimana

caranya?” Pertanyaan Kunci

(19)

PAI & BP SD KELAS 4

Kegiatan Inti (Lanjutan)

e. Peserta didik membentuk kelompok kecil (4-5 orang). Guru dapat mengelola pengelompokan kelas dengan cara yang variative. Peserta didik menentukan ketua kelompok. Peserta didik secara berkelompok mendapatkan amplop berisi kartu pasangan (matching card) sifat rasul kemudian menyusun pasangan sifat rasul dengan benar. Peserta didik secara berkelompok mempresentasikan pembelajaran make a match. Peserta didik mengerjakan rubrik Aktivitasku Pasangkan Sifat Rasul dan Artinya.

f. Guru menyampaikan pertanyaan reflektif, “Anak-Anak, apa yang bisa kalian lakukan setelah mengetahui sifat-sifat Rasul? Bagaimana caranya?”

g. Tiap kelompok mendapatkan kertas hvs/kertas buram/kertas bekas atau menggunakan teknologi informasi.

h. Peserta didik secara berkelompok mengamati contoh poster pada rubrik Aktivitas Kelompok Membuat Poster. Peserta didik secara berkelompok membuat poster ajakan untuk meniru sifat wajib rasul atau ajakan untuk menghindari sifat mustahil rasul.. Peserta didik secara berkelompok memajang hasil karya poster. Setiap kelompok berkeliling mengamati hasil karya poster kelompok lain dan menuliskan komentar di ruang yang tersedia di bawah poster.

Kegiatan Penutup: Refleksi dan kesimpulan

Proses Asesmen: Guru memeriksa asesmen individu memasangkan sifat Rasul dan artinya serta mengamati aktivitas kelompok dalam mengomentari poster.

Apa yang bisa kalian lakukan setelah

mengetahui sifat-sifat Rasul? Bagaimana

caranya?” Pertanyaan Kunci

(20)

TEPUK SIFAT WAJIB BAGI RASUL

Sidik jujur

Tablig menyampaikan Amanah terpercaya

Fatanah cerdas

TEPUK SIFAT MUSTAHIL BAGI RASUL

Kizib dusta

Kitman menyembunyikan

Khianat berkhianat

Baladah bodoh

Hand Out Tepuk Sifat Rasul Allah

(21)

Lembar Kerja Matching

Pasangkan Sifat Rasul berikut dengan artinya!

Sidik Tablig Amanah Fatanah Kizib Kitman Khianat Baladah

Menyampaikan Jujur

Cerdas

Dapat dipercaya Berkhianat

Menyembunyikan Bodoh

Dusta

(22)

Buatlah karya poster bersama kelompok kecil berupa:

a. Ajakan untuk meniru sifat wajib rasul

b. Ajakan untuk menghindari sifat mustahil rasul

Karya poster dapat dibuat di kertas hvs/kertas buram/kertas bekas atau menggunakan teknologi informasi.

Pajanglah hasil karya kalian! Berikan komentar hasil karya poster kelompok lain!

ُه ُ

قْي ِد َص َّ

ل ق ُه َ ُ

ق ْد ِص َّ

ل ق ْن َم َ

Orang yang sedikit kejujurannya, sedikit temannya

Amati poster berikut!

(23)

Mengapa ada nabi dan rasul? Apa tujuan

diutusnya rasul? PAI & BP SD KELAS 4

Pemahaman Bermakna

Salah seorang sahabat bernama Abu Żarr.a. yang bertanya kepadaNabi Muhammad saw., “Berapa banyak nabi dan rasul?” Nabi Muhammad saw. menjawab, “Ada seratus dua puluh empat ribu nabi dan tiga ratus tiga belas rasul.” Ketika itu Nabi saw. tidak menyebutkan nama-nama mereka.

Allah Mahabaik, Maha Penyayang dan Maha Pengasih. Allah berkehendak untuk memberi petunjuk kepada seluruh

manusia. Allah memilih manusia pilihan yang memiliki kemampuan untuk menerima penjelasan tentang ajaran agama. Manusia pilihan Allah inilah yang dinamai nabi dan rasul.

Rasul diutus Allah Swt. dengan tugas khusus

menyampaikan wahyu kepada manusia. Rasul diutus dengan tugas menyampaikan pesan berupa kabar gembira dan kabar buruk. Rasul juga diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia.

Pertanyaan Pemantik

Ada berapa jumlah rasul?

Siapa sajakah mereka?

Mengapa ada nabi dan rasul?

Apa tujuan diutusnya rasul?

Pertanyaan Kunci

Tips untuk Guru

Guru dapat memandu diskusi dengan pertanyaan berikut:

Ada berapa jumlah rasul? Siapa sajakah mereka?

Mengapa ada nabi dan rasul? Apa tujuan diutusnya rasul?

Guru tidak perlu membenarkan apalagi menyalahkan jawaban peserta didik. Apabila ada yang perlu diluruskan pemahaman peserta didik dapat diluruskan dengan menanyakan jawaban kepada peserta didik yang lain

Indikator Keberhasilan

Peseta didik dapat meyebutkan 25 Rasul

Peserta didik dapat menjelaskan tujuan diutusnya Rasul

Metode

Concept song, talking stick dan word squre.

(24)

PAI & BP SD KELAS 4

Apersepsi

a. Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan pembelajaran sebelumnya dengan bertanya, “Anak-Anak, tahukah kalian, ada berapa jumlah rasul? Siapa sajakah mereka?”

b. Peserta didik menyanyikan lagu 25 Rasul dengan lirik“Balonku.”Guru dapat berimprovisasi menggunakan lagu lain dengan tema yang sama

Pemantik/Pemanasan

a. Guru bertanya, “Anak-Anak, tahukah kalian, mengapa ada nabi dan rasul? Apa tujuan diutusnya rasul?”

b. Peserta didik menjawab pertanyaan guru.

Kegiatan Inti

a. Peserta didik membentuk kelompok kecil (4-5 orang) dengan bimbingan guru. Guru menyiapkan sebuah tongkat setiap kelompok. Peserta didik menerima, membaca dan mempelajari materi tentang Tujuan Diutusnya Rasul. Guru menyediakan tongkat dan secara acak dan bergiliran memberikan kepada peserta didik, boleh dengan iringan musik Islami. Setelah itu peserta didik dari kelompok lain memberikan pertanyaan atau memberikan kesempatan untuk menjelaskan materi yang telah dikuasainya. Peserta didik yang mendapat giliran memegang tongkat harus menjawab atau menjelaskannya, demikian seterusnya hingga mayoritas peserta didik mendapat giliran untuk memberikan jawab atau penjelasan setiap pertanyaan. Peserta didik membuat kesimpulan pembelajaran dengan bimbingan guru.

b. Peserta didik secara berkelompok mengerjakan rubrik Aktivitas Kelompok Temukan 10 Nama Rasul Dalam Kotak (word square). Peserta didik secara bersama-sama mengoreksi hasil aktivitas kelompok.

c. Peserta didik mengerjakan sumatif asesmen Refleksi dan kesimpulan

Proses Asesmen: Guru memeriksa formatif asesmen tentang menemukan 10 nama Rasul dan sumatif asesmen individu memasangkan sifat Rasul dan artinya serta mengamati aktivitas kelompok dalam mengomentari poster.

Mengapa ada nabi dan rasul? Apa tujuan

diutusnya rasul? Pertanyaan Kunci

(25)

Lirik: Balonku

Adam, Idris, Nuh, dan Hud Saleh, Ibrahim dan Lut

Ismail, Ishak, Yakub Yusuf, Ayub dan Syueib Musa, Harun, Zulkifli, Daud

Sulaiman, Ilyas, Ilyasa Yunus, Zakaria, Yahya Isa akhirnya Muhammad

Hand Out Lagu 25 Rasul

(26)

Lembar Kerja Word Square

Temukan 10 nama rasul dalam kotak ini secara menurun dan mendatar!

(27)

Asesmen Formatif

1

Iman artinya percaya. Berikan contoh perbedaan percaya dan tahu!

2

Mengapa Allah mengangkat seseorang menjadi

rasul?

3

Tulislah contoh meneladani sifat

wajib rasul!

4

Tulislah contoh menghindari sifat

mustahil rasul!

5

Apa tujuan

diutusnya rasul?

(28)

02

Remedial

Bimbingan Individual

Jika terdapat beberapa peserta didik yang memiliki kesukaran variatif sehingga membutuhkan bimbingan belajar perorangan.

Bimbingan Kelompok

Jika ada beberapa peserta didik memiliki kesamaan kesukaran belajar.

Pembelajaran ulang dilakukan menggunakan metode dan media yang berbeda jika seluruh peserta didik memiliki kesukaran.

01

Bimbingan belajar perorangan dan kelompok dapat diberikan melalui tugas-tugas latihan. Bimbingan ini dapat dilakukan dengan menyediakan tutor sebaya. Bimbingan

belajar dilakukan oleh pendidik jika tingkat kesukaran belajar peserta didik membutuhkan bimbingan khusus. Bimbingan ini dapat dilakukan secara perorangan

maupun kelompok.

(29)

02 03

Pilihan Pengayaan

Membaca Kisah Teladan

Di antara 25 rasul, terdapat rasul-rasul pilihan. Mereka memiliki keteguhan hati yang kuat. Rasul-rasul ini dikenal dengan rasul ulul azmi. Mereka adalah Nabi Nuh a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s., dan Nabi Muhammad saw.

Bacalah salah satu kisah teladan rasul ulul azmi!

Menceritakan Kembali Kisah

Ceritakan kembali kisah teladan yang telah kalian baca di depan kelas!

Mencari Ayat tentang Rasul Ulul Azmi

Carilah salah satu ayat Al-

Qur’an

yang menjelaskan tentang rasul ulul azmi!

01

(30)

Lampiran

Refleksi Guru

▪ Apa yang bisa diperbaiki dari seluruh kegiatan ini?

▪ Apabila bisa diulang, apa yang akan dilakukan untuk membuat

pembelajaran lebih baik?

▪ Bagaimana keterlibatan peserta didik?

▪ Apa saja kesulitan yang dialami oleh peserta didik?

Daftar Pustaka

▪ Arends, Richard I. 2013. Belajar untuk Mengajar, Edisi 9, Buku 2. Jakarta: Humanika.

▪ Faozan, Ahmad, dan Jamaluddin, 2021. Buku Siswa PAI dan BP untuk Kelas 4 SD, Kemdikbud,.

▪ Faozan, Ahmad, dan Jamaluddin, 2021. Buku Pegangan Guru PAI dan BP untuk Kelas 4 SD, Kemdikbud.

▪ Faozan, Ahmad, Ragam Pengaturan Kelompok dan Peran di Kelas Besar, dalamGuru BelajarEdisi VII Tahun Kedua Desember 2017.

▪ Huda, Miftahul. 2017. Cooperative Learning: Metode, Teknik, Struktur dan Model Penerapan. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

▪ Shihab, M. Quraish, 2018. Islam yang Saya Anut:

Dasar-Dasar Ajaran Islam, Tangerang: Penerbit Lentera Hati, Cet. I.

▪ Shihab, M. Quraish, 2014. Menjawab Pertanyaan Anak tentang Islam. Tangerang: Penerbit Lentera Hati.

▪ Silberman, Mel. 2014. Handbook Experiential Learning. Bandung: Nusa Media.

▪ Tim Puslitbang, 2014.Kamus Istilah Keagamaan, Jakarta: Puslitbang Lektur dan Khazanah

Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI,.

Glosarium

Rasul: manusia yang dipilih dan diangkat oleh Allah Swt. untuk

menyampaikan wahyu kepada umat manusia sebagai pesan keagamaan yang diterima dari Allah Swt. melalui perantaraan malaikat Jibril a.s.; utusan Allah

(31)

َنْي ِم َ ل ٰع ْ

لا ِ ب َر ِ لِلّ ُد ْمَح ه ِ ْ ل َ

ا

Referensi

Dokumen terkait

Pembelajaran dimulai dengan pengamatan terhadap beberapa ilustrasi yang tertera pada buku teks. Peserta didik secara klasikal/kelompok diminta untuk mencermati ilustrasi.

3. Memeriksa kehadiran, kerapiran dan posisi tempat duduk. Guru menyampaikan materi pokok dan meminta peserta didik menyimak tujuan pembelajaran. Apersepsi : peserta didik

Untuk kriteria tidak mencapai KKM, remedial dilakukan dengan tujuan agar peserta didik dapat mencapai kriteria minimal yang telah ditetapkan dalam Indikator Capaian

Modul Pembelajaran Daring (Dalam Jejaring) Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam ini disusun sebagai upaya alternatif dalam membantu pelayanan Pendidikan untuk peserta didik yang

a) Pembelajaran dimulai dengan pertanyaan yang merangsang peserta didik agar mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. b) Mendesain perencanaan proyek misalnya mengenai

Modul Pembelajaran Daring (Dalam Jejaring) Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam ini disusun sebagai upaya alternatif dalam membantu pelayanan Pendidikan untuk peserta didik yang

Modul Pembelajaran Daring (Dalam Jejaring) Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam ini disusun sebagai upaya alternatif dalam membantu pelayanan Pendidikan untuk peserta didik yang

Salat, Azan, dan Iqamah C-1 C-2 C-2 C-2 C-1 C-3 Disajikan pertanyaan, Peserta didik dapat menyebutkan pengertian azan dengan benar PG 10 Disajikan pertanyaan, Peserta