• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengembangan lembar kegiatan siswa (lks)

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "pengembangan lembar kegiatan siswa (lks)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI

SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL UNTUK SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH

PADANG PANJANG

JURNAL

NAHARA RAHMI NIM: 12050083

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

(STKIP) PGRI SUMATERA BARAT PADANG

2017

(2)

Nahara Rahmi*), Anna Cesaria*), Ratulani Juwita**)

*) Mahasiswa Program StudiPendidikanMatematika STKIP PGRI SUMBAR

**) Dosen Program StudiPendidikanMatematika STKIP PGRI SUMBAR

ABSTRACT

The research background showed that there was a need to teaching material facilitating and guiding the students to learn independently, making them get easy to find out and understand the concept well. The Availability of textbooks in schools still lacking and has not been able to grasp and remember the mathematical concepts with good on textbooks. Therefore, a guided discovery based student’s worksheet on linear equation system of two variables subject is needed. The research aimed at developing a valid, practical and effective math guided discovery based student’s worksheet. The development procedures used followed 4-D development model consisting 4 stages i.e. define, design, develop, and disseminate. The student’s worksheet was developed by filling up 6 guided discovery based- learning principals i.e. explaining the purposes, student’s orientation to problems, defining the hypothesis, discovery activities, presenting the findings and evaluating. Based on the data analysis, it can be concluded that the research produces a valid, practical and effective math guided discovery based student’s worksheet on linear equation system of two variables subject for Senior High School at X class SMA Muhammadiyah Padang Panjang.

Keywords: Students’ Worksheet, Guided Discovery, Linear Equation System of Two Variables

PENDAHULUAN

Matematika merupakan salah satu ilmu yang berperan penting dalam pembentukan pola pikir siswa, yang bertujuan untuk membekali siswa agar memiliki kemampuan berfikir logis, kritis, kreatif dan sistematis.Disamping itu matematika juga berperan dalam

menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari – hari, namun secara umum matematika dapat diartikan sebagai segala hal yang berkaitan dengan pola, aturan dan bagaimana aturan itu dipakai untuk menyelesaikan berbagai macam permasalahan. Hal ini menyebabkan

1

(3)

2

matematika dipelajari disemua jenjang pendidikan.

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMA Muhammadiyah Padang Panjang pada tanggal 21 - 26 September 2015, terlihat bahwa dalam pembelajaran matematika guru dan siswa menggunakan bahan ajar berupa buku teks. Buku teks merupakan salah satu bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran. Namun hanya sebagian siswa yang menggunakan buku teks, akibatnya masih banyak siswa yang kurang memahami materi sistem persamaan linear dua variabel.

Hasil wawancara yang dilakukan dengan guru, diperoleh informasi bahwa siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran, siswa kesulitan ketika disuruh memahami materi secara mandiri dan siswa belum mampu menafsirkan solusi terhadap soal-soal yang dimanipulasi ke bentuk lain. Hal tersebut membuktikan bahwa siswa hanya menghafal konsep dan tidak memahami konsep secara utuh.

Akibatnya ketika ingin memulai mengerjakan latihan siswa mengalami kesulitan. Selain itu, diperoleh informasi

dari beberapa orang siswa, bahwa masih banyak siswa yang kurang paham dan kurang menguasai materi sistem persamaan linear dua variabel.Hal ini berdampak pada rendahnya hasil Ulangan Harian siswa kelas X di SMA Muhammadiyah Padang Panjang.

Berdasarkan permasalahan di atas maka diperlukan upaya untuk membantu siswa dalam memahami materi sistem persamaan linear dua variabel. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mengembangkan bahan ajar berupa Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Metode pembelajaran yang dapat digunakan adalah metode penemuan terbimbing.

Tujuan dari lembar kegiatan siswa dengan pendekatan penemuan terbimbing ini yaitu siswa melakukan penemuan sebuah konsep yang sudah diketahui oleh guru, sedangkan guru membimbing mereka ke arah yang tepat.

Bimbingan dimaksudkan agar penemuan yang dilakukan siswa terarah, memberi petunjuk siswa yang mengalami kesulitan untuk menemukan sesuatu konsep/prinsip, dan waktu pembelajaran lebih efisien.

(4)

Berdasarkanuraian di atasrumusanmasalahdaripenelitianiniada lahbagaimanakah mengembangkan LKS berbasis penemuan terbimbingyang valid, praktis, danefektifpada materi sistem persamaan linear dua variabel untuk siswa kelas XSMA

Muhammadiyah Padang

Panjang.Penelitianinibertujuanuntukmen gembangkan LKS berbasis penemuan terbimbingyang valid, praktis, danefektifpada materi sistem persamaan linear dua variabel untuk siswa kelas X SMA Muhammadiyah Padang Panjang.Pengembangan LKS difokuskan pada indikator menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel.

MenurutPrastowo (2011: 204) mengemukakan “Lembar Kegiatan Siswa (LKS) adalah suatu bahan ajar yang berisi materi, ringkasan dan petunjuk-petunjuk pelaksanaan tugas yang harus diselesaikan siswa yang mengacu pada kompetensi dasar yang harus dicapai”. Bahan ajar LKS dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, mendorong siswa untuk mampu bekerja

sendiri, serta membimbing siswa ke arah pengembangan konsep.

LKS yang dikembangkanadalah LKS berbasispenemuanterbimbing, Zuhdan Kun Prasetyo dkk (2001: 17) dalam Suprihatiningrum berpendapat bahwa belajar penemuan (discovery learning) dibedakan menjadi dua, yaitu penemuan bebas (free discovery) dan penemuan terpadu/terpimpin/terbimbing (guided discovery). Dalam pelaksanaannya, penemuan yang dipandu oleh guru (guided discovery) lebih banyak dijumpai karena dengan petunjuk guru siswa akan bekerja lebih terarah dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

LKS

berbasispenemuanterbimbingadalahlem

barkegiatansiswa yang

dikembangkandenganmenggunakankara kteristikpenemuanterbimbing,

Suprihatiningrum (2013 : 246) yang menuntutsiswauntukmenemukan suatu konsep dan prinsip umum yang

diberikanoleh guru

dalammenyelesaikantugas-

tugasatausoal-soal yang

adapadalembarkegiatansiswatersebut.

(5)

4

METODE PENELITIAN

Jenispenelitianiniadalahpenelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D).Dalampenelitianini produk yang dikembangkanadalah LKS berbasispenemuanterbimbingpadamateri sistem persamaan linear dua variabel.Waktupelaksanaanmulaidariper siapanpenelitiansampaipelaporanhasilpe nelitianiniadalahpadatanggal 3

November 2016

sampaitanggal25November

2016.Penelitianinidilaksanakan di SMA Muhammadiyah Padang Panjang.

Desainpenelitianinimenggunakan model 4-D yang dikemukakandalam Trianto (2009: 177). ProsedurPenelitian yang dilakukanterdiridari 4 tahapyaitupendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Padatahapdefine yang dilakukanadalahanalisis ujung depan, analisissiswa, analisiskonsep,

dananalisistugas yang

bertujuanuntukmengetahuimasalah yang dihadapidalampembelajaranmatematika dan pendekatan yang relevan untuk

mengatasi masalah tersebut.

Padatahapdesignyang

dilakukanadalahmerancang LKS berbasispenemuanterbimbinguntukmater isistem persamaan linear dua variabel.

Tahapdevelop yang

dilakukanadalahvalidasi LKS yang telahdirancangdanujicobapraktikalitas LKS

berbasispenemuanterbimbing.Tahapdiss eminatedilakukanuntukmelihatkeefektif

an LKS

denganmelihathasilbelajarsiswasetelahb

elajarmenggunakan LKS

berbasispenemuanterbimbing.

Instrumen yang

digunakanadalahlembar pedomanobservasi,

pedomanwawancarapadatahapdefine, studidokumentasi, lembar validasi, angket praktikalitas, pedoman wawancarasaatpraktikalitas, soalkuis.

Data yang diperoleh melalui berbagai instrumen dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif.Analisis data tahapdefinedanwawancarapadasaatprakti kalitasdianalisissecarakualitatif. Analisis data hasilvalidasidananalisis datapraktikalitasdisajikandalambentukta

(6)

bel.Analisis data efektivitasdilakukanberdasarkanketuntas

an belajar siswa

(individual)danketuntasanbelajarklasikal yang

dikemukakanolehSuryosobroto(1983:

43).

HASIL DAN PEMBAHASAN Setelahdilakukanpenelitian,

diperoleh LKS

berbasispenemuanterbimbingpadamateri sistem persamaan linear dua variabel.Kegiatanuntukmendapatkan LKS berbasispenemuanterbimbing yang

valid, praktis,

danefektifdiawalidenganmelewatitahapp endefinisian.

Berdasarkanproduk yang dirancangdiperolehhasilvalidasi LKS menurutpakar.Hasilvalidasi LKS berbasispenemuanterbimbing secara keseluruhan dikategorikan sangat valid

dengan nilai akhir

81,98%.Sedangkanhasilanalisis angket praktikalitas guru sebesar 93,58% dan angket praktikalitas siswa sebesar 86,98% dengan kategori masing- masingsangat praktis, hasil wawancara dengan guru dan siswa juga

menunjukkan LKS yang sangat praktis.

Hasilanalisis data

efektivitasdenganmelihatpersentaseketu ntasanbelajarsiswakelas

Xadalah83,33%. Hal

inimenunjukkanbahwa LKS

berbasispenemuanterbimbingsangat valid, sangatpraktis, danefektif.

LKS

berbasispenemuanterbimbingpadamateri sistem persamaan linear dua variabelsudahsangat valid berdasarkanhasilpenilaiandari validator sebagaiberikut :

1 Materi yang disajikantelahsesuai dengan kompetensi dasar, indikator, dantujuanpembelajaran.

2 PenyajianmateripadaLKS telahmemuatunsur-

unsurpenemuanterbimbing.

3 Penggunaan bahasa pada LKS berbasis penemuanterbimbing telah sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia serta mudah dipahami siswa.

4 Desaincoversudahmenarikdantelahm enggambarkanisisecarakeseluruhanse rtapenggunaanwarnapada LKS sudahkonsisten.

(7)

6

LKS

berbasispenemuanterbimbingpadamateri sistem persamaan linear dua variabelsudahsangatpraktisberdasarkanh

asilpenilaiandari guru

dansiswasebagaiberikut :

1 LKS mudahdigunakanbaikoleh guru maupunsiswakarenamateripada LKS disajikandenganjelasdansederhanaseh inggamampumembimbingsiswauntuk menemukansuatukonsep.

2 LKS

berbasispenemuanterbimbingsudahefi sienterhadapwaktusehinggasiswadapa tbelajarsesuaidengankecepatanbelajar masing-masing.

3 LKS

mudahdiinterpretasikankarenasoal-

soalpada LKS

sudahterkondisidenganbaikdarimuda h, sedanghinggasulit.

4 LKS

berbasispenemuanterbimbingmemilik iekivalensi yang samadenganbahan

ajar lain

karenadapatdijadikanvariasidalammat eri yang samapadamaterisistem persamaan linear dua variabel.

KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan hasil

penelitiandanhasilanalisis data yang dilakukandapatdisimpulkan bahwa penelitianmenghasilkanLKS berbasis penemuanterbimbing pada materi sistem persamaan linear dua variabelyang valid, praktis, danefektifuntuksiswakelas X SMA Muhammadiyah Padang Panjang.

Saran yang

dapatdikemukakanpadapenelitianinidian taranyasebagaiberikut:

1. LKS berbasis penemuanterbimbing yang valid, praktis, danefektifdapat digunakan sebagai bahan ajar bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran untuk materi sistem persamaan linear dua variabel.

2. LKS berbasis penemuanterbimbing dapat dijadikan contoh bagi peneliti lainnya dalam mengembangkan LKS berbasis penemuanterbimbing.

3. Cover pada LKS susah ditulis untuk menulis nama dan kelas.

DAFTAR PUSTAKA

Prastowo, Andi. 2011. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif.

Yogyakarta: Diva Press.

(8)

Suprihatiningrum, Jamil. 2013. Strategi Pembelajaran Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: AR- RUZZ MEDIA.

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif- Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan (i) menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis etnomatematika tenun Timor pada topik pola bilangan yang valid dan praktis;

Adapun tujuan pembelajaran ini adalah (!) Menghasilkan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis konstruktivisme materi operasi hitung bentuk aljabar yang valid dan praktis untuk

Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Ular Tangga untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Bhakti Malang yang dikembangkan memiliki kriteria penilaian bahan ajar LKS

PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA LKS DENGAN PENDEKATAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN KELAS X SMKN 6 PADANG Oleh Untung Padri*, Anna Cesaria**,

Lembar Kegiatan Siswa LKS Bahasa Indonesia Berbasis Komik pada Materi Menulis Teks Berita Siswa Kelas VIII SMP N 3 Batang Anai Tergolong Sangat Efektif Efektivitas LKS dapat diketahui

Hasil dari instrumen validasi kemudian diolah dan dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa LKS berbasis Problem Based Learning PBL, sudah sangat valid dengan perolehan persentase

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA LKS BERBASIS PENDEKATAN REALISTIK PADA MATERI PERSAMAAN LINGKARAN DI KELAS XI IPA SMA PGRI 2 PADANG Ira Patricia*, Melisa**, Anna Cesaria** *

Hal ini sesuai dengan fungsi LKS sendiri menurut Prastowo 2011:205 yang menyatakan fungi 1 LKS sebagai bahan ajar dapat memaksimalkan peran guru 2 sebagai bahan ajar dapat memberikan