PEMERINTAH KOTA MATARAM
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH RENCANA KERJA ( RENJA )
TAHUN ANGGARAN 2017
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas curahan Rahmat, Taufiq dan HidayahNya, sehingga Penyusunan Renja BPBD Kota Mataram ini dapat diselesaikan, meski masih banyak terdapat kekurangan.
Penyusunan Renja 2019 ini disamping untuk memenuhi kewajiban admnistratif sesuai UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, juga merupakan Rencana Kerja Tahunan SKPD sebagai penjabaran dari Renstra SKPD. Selain itu, Penyusunan Renja ini dihajatkan dalam rangka sinkronisasi dan pemaduan Perencanaan dari semua pemangku kepentingan, sehingga tidak terjadi tumpang tindih program/kegiatan.
Dalam Renja ini disajikan sekilas Evaluasi pelaksanaan Renja tahun 2018, Tujuan, sasaran, Program/KegiatanTahun 2019, serta menyajikan capaian kinerja pelayanan BPBD Kota Mataram tahun 2018, dilengkapi dengan penyajian Tabel, Gambar kegiatan dan sejumlah Lampiran yang dipandang perlu untuk disajikan sebagai bahan pertimbangan pengambil Kebijakan dalam pengalokasian Anggaran tahun 2020, hal ini dikarenakan dalam penyusunan renja 2019 ini dilakukan dalam tahun anggaran 2019 triwulan kesatu yang sedang berjalan sehingga untuk penyajian data capaian kinerja tahun berjalan belum bisa disajikan secara utuh dan menyeluruh sehingga dalam penyusunan Rencana Kerja Tahun 2019 ini digunakan capaian kinerja tahun 2018.
Meskipun Penyusunan Renja ini telah diupayakan secara maksimal, namun kami menyadari masih banyak terdapat kekurangan. Untuk itu sangat diharapkan koreksi, saran, masukan untuk penyempurnaan Renja tahun berikutnya.
Semoga Renja ini bermanfaat untuk perbaikan kinerja pelayanan SKPD, dan bermanfaat untuk bahan refrensi para pemangku kepentingan serta Pengambil Kebijakan dalam Pengambilan Keputusan.
Mataram, Januari 2019 Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram,
Ir. Dedy Supriady, SH Pembina Utama Muda (IV/c) NIP. 19630722 199203 1 006
DAFTAR ISI
COVER
KATA PENGANTAR ...
i
DAFTAR ISI
...
ii
DAFTAR TABEL
...
iii
DAFTAR GAMBAR
...
iv
DAFTAR LAMPIRAN
...
v
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
...
1
1.2 Landasan Hukum
...
2
1.3 Maksud dan Tujuan
...
3
1.4 Sistematika Penulisan
...
4
BAB II HASIL EVALUASI PELAKSANAAN RENJA BPBD TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja BPBD Tahun lalu dan Capaian Renstra BPBD ...
5
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
...
12
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi BPBD ...
15
2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD
...
17
2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat ...
18
BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN
3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional
...
20
3.2 Tujuan dan Sasaran Renja BPBD
...
22
3.3 Program dan Kegiatan
...
23
BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
...
33
5.2 Kaidah-kaidah Pelaksanaan
...
34
5.3 Rencana Tindak Lanjut
...
34
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Program/Kegiatan yang Tidak Memenuhi Target Kinerja yang Direncanakan dan
Faktor-Faktor Penyebabnya
5
Tabel 2.2 Capaian Program/Kegiatan yang Memenuhi Target Kinerja yang Direncanakan
danFaktor-Faktor Pendukungnya
6
Tabel 2.3 Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Tahun 2018 dan Perkiraan
Capaian Renja Tahun 2019
8
Tabel 2.4 Pencapaian Kinerja Pelayanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Kota Mataram
12
Tabel 2.5 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD tahun 2020 Kota Mataram 17
Tabel 2.6 Usulan Program dan Kegiatan dari Para Pemangku Kepentingan
Tahun 2021 Kota Mataram
18
Tabel 3.1 Prioritas Nasional dan Program Prioritas dalam Rancangan RKP Tahun 2020 20
Tabel 3.2 Tujuan dan Sasaran Renja BPBD Kota Mataram Tahun 2021 22
Tabel 3.3 Rumusan Rencana Program dan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2020 dan
Perkiraan Maju Tahun 2021 Kota Mataram
27
Tabel 4.1 Program/Kegiatan BPBD Kota Mataram
28
Gambar 1.1 Hubungan Renja Perangkat Daerah Dengan Dokumen Perencanaan Lainnya...2
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran : 1 Bagan Struktur Organisasi
Lampiran : 2 Peta Rawan Bencana Kota Mataram 2019 Lampiran : 4 PetaRawanBencana Kota Mataram
………..
Lampiran : 5 StikerPeringatanKewaspadaanBencana
………
Lampiran : 6 GambarHasil Monitoring PotensiBencanaTahun 2013………
Lampiran : 7 GambarPenyerahanBantuan logistic KorbanBencanaTahun 2013….
Lampiran : 8 DokumentasiKejadianBencana di Kota Mataramtahun 2013
…………
Lampiran : 9 Data KejadianBencana di Kota Mataramtahun 2013
……….
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah mengamanatkan bahwa Perangkat Daerah menyusun Renstra Perangkat Daerah dan Renja Perangkat Daerah.
Sehubungan dengan hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram menyusun Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram Tahun 2019 yang memuat program, kegiatan, lokasi, dan kelompok sasaran yang disertai indikator kinerja dan pendanaan sesuai dengan tugas dan fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram. Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram Tahun 2019 disusun dengan berpedoman pada Perubahan Renstra Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram Tahun 2019 dan mengacu pada RKPD Kota Mataram Tahun 2019. Sebagai dokumen perencanaan Perangkat Daerah, Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram Tahun 2019 disusun dengan tahapan sebagai berikut:
a. Persiapan penyusunan, b. Penyusunan rancangan awal, c. Penyusunan rancangan,
d. Pelaksanaan forum Perangkat Daerah, e. Perumusan rancangan akhir, dan f. Penetapan.
Renja Perangkat Daerah merupakan dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 1 tahun kedepan. Renja Perangkat Daerah menjadi pedoman Perangkat Daerah dalam menyusun RKA Perangkat Daerah. Proses penyusunan Renja Perangkat Daerah dilakukan secara simultan dan sifatnya saling memberi masukan dengan proses penyusunan RKPD. Secara lebih rinci, hubungan Renja Perangkat Daerah dengan dokumen perencanaan lainnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini:
Gambar 1.1
Hubungan Renja Perangkat Daerah dengan Dokumen Perencanaan Lainnya Hubungan Renja Perangkat Daerah dengan Dokumen Perencanaan Lainnya
1.2. LANDASAN HUKUM.
Dalam penyusunan Renja SKPD BPBD Kota Mataram Tahun 2019mengacu pada peraturan Perundang-undangan yang berlaku yaitu:
1. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
2. Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang PenanggulanganBencana;
3. Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan UndangUndang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas UndangUndang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan
5. Peraturan Pemerintah Tahun 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana;
6. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008, tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana;
7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;
8. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 3 Tahun 2010 tentang Rencana Nasional PenanggulanganBencana;
9. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Aksi Nasional Penanggulangan ResikoBencana;
10. Peraturan Daerah Nomor 20 tahun 2009 tentang Pembentukan Badan Penggulangan Bencana Daerah(BPBD);
11. Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 5 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Mataram Tahun2011-2031;
12. Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Mataram;
13. Peraturan Daerah Kota Mataram No. 8 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Mataram Tahun 2016 – 2021;
14. Peraturan Walikota Mataram Nomor 20 Tahun 2010, tentang Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram.
1.3. MAKSUD DAN TUJUAN
Penyusunan Rencana Kerja BPBD Kota Mataram Tahun 2019 ini dimaksudkan untuk :
1. Menjabarkan Renstra BPBD Kota Mataram dalam Rencana Kerja Tahunan.
2. Menjadi pedoman dan acuan bagi Aparatur dijajaran BPBD Kota Mataram dalam melaksanakan program/kegiatan.
3. Menjaga konsistensi dan sinkronisasi program dan kegiatan RKPD dan Renstra BPBD.
Sedangkan Tujuan Penyusunan Renja BPBD ini adalah :
a. Untuk Menetapkan program dan kegiatan yang akan dituangkan dalam RKA BPBD.
b. Untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan.
c. Untuk memudahkan evaluasi dan pelaporan pencapaian kinerja pelaksanaan kegiatan.
d. Untuk memudahkan penyusunan LAKIP dan LPPD.
1.4. SISTIMATIKA PENULISAN
Penyusunan Rencana Kerja BPBD Kota Mataram Tahun 2019 ini disusun dengan Sistimatika Penulisan sbb :
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Penulisan
BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA BPBD TAHUN LALU.
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja BPBD Tahun lalu dan Capaian Renstra BPBD.
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan SKPD.
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi BPBD.
2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD.
2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat.
BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN.
3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional 3.2 Tujuan dan Sasaran Renja BPBD
3.3 Program dan Kegiatan BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan
4.2 Kaidah Pelaksanaan 4.3 Rencana Tindak Lanjut.
BAB II
HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja BPBD Tahun lalu dan Capaian Renstra BPBD
Evaluasi terhadap pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 dan capaian Renstra Perangkat Daerah Tahun 2016-2021 merupakan kajian (review) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun 2018 dan perkiraan capaian Renja Perangkat Daerah Tahun2019.
Berdasarkan hasil evaluasi terhadap Renja Badan Penanggulangan BencanaDaerahKota MataramTahun2018,dapatdijelaskanbeberapahal sebagaiberikut:
1. Kinerja program/kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja yang direncanakan dan faktor-faktor penyebab tidak tercapainyaadalah:
Tabel 2.1
Program/Kegiatan yang Tidak Memenuhi Target Kinerja yang Direncanakan dan Faktor-Faktor Penyebabnya
No Program/Kegiatan yang Tidak
Memenuhi Target Kinerja Faktor Penyebab 1. Program Perbaikan Perumahan
Akibat Bencana Alam/Sosial Tingkat Realisasi pada Tahun 2018 sebesar 98,46%
- Peningkatan dan Rehabilitasi
Rumah Akibat Bencana Sosial Tidak tercapainya target realisasi yang
ditetapkan disebabkan oleh rendahnya tingkat konflik yang terjadi dimasyarakat Kota
Mataram 2. Program Pelayanan Administrasi
Perkantoran
Tingkat realisasi Nilai AKIP pada tahun 2018 sebesar 98,70% atau sudah masuk dalam kategori sangat baik.
Capaian tersebut belum dapat mencapai target yang ditetapkan yang disebabkan masih adanya kelemahan dalam publikasi di website resmi BPBD masih perlu dilengkapi.
- Penyediaan Makanan dan
Minuman Realisasi makan minum tamu dan makan minum rapat tidak terserap maksimal yang disebabkan jumlah kunjungan tamu dibawah target yang
ditetapkan serta adanya efisiensi konsumsi rapat internal.
3. Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam
Tingkat realisasi pada Tahun 2018 sebesar 93,31%.
- Pengadaan Logistik Dan Obat- Obatan Bagi Penduduk di Tempat Penampungan Sementara
Capaian tersebut belum dapat mencapai target yang ditetapkan yang disebabkan oleh
kurangnya fasilitas pendukung berupa gudang penampungan logistik.
2. Kinerjaprogram/kegiatanyangmemenuhitargetkinerjayang direncanakan dan factor- faktor pendukung terpenuhinyaadalah:
Tabel 2.2
Program/Kegiatan yang Memenuhi Target Kinerja yang Direncanakan Dan Faktor-Faktor Pendukungnya
No Program/Kegiatan yang
Memenuhi Target Kinerja Faktor Pendukung 1. Program Peningkatan Sarana dan
Prasarana Aparatur
Realisasi Indikator cakupan saranadan prasarana sebesar 99,47% atau mencapai 100% dari target yangditetapkan
Hal tersebut didukung adanya realisasi komitmen penyediaan sarana dan prasarana aparatur yang menunjang
pencapaian kinerja organisasi.
- Pengadaan Perlengkapan Gedung
Kantor Adanya komitmen pimpinan dan dukungan
SDM serta anggaran dalam pelaksanaan kegiatan
- Pengadaan Peralatan Gedung
Kantor Adanya komitmen pimpinan dan dukungan
SDM serta anggaran dalam pelaksanaan kegiatan
- Pemeliharaan Rutin/Berkala
Gedung Kantor Adanya komitmen pimpinan dan dukungan SDM serta anggaran dalam
pelaksanaan kegiatan
- Pemeliharaan Rutin/Berkala
Kendaraan Dinas/Operasional Adanya komitmen pimpinan dan dukungan SDM serta anggaran dalam
pelaksanaan kegiatan
- Pemeliharaan Rutin/Berkala
Peralatan Gedung Kantor Adanya komitmen pimpinan dan dukungan SDM serta anggaran dalam
pelaksanaan kegiatan 2. Program Peningkatan Pengembangan
Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
Nilai Hasil Evaluasi Kinerja pada tahun 2018 sebesar 98,14%.
Target tahun 2018 belum ditentukan dalam RPJMD maupun Renstra.
- Penyusunan Pelaporan Keuangan
Semesteran Adanya komitmen pimpinan dan dukungan SDM serta anggaran dalam
pelaksanaan kegiatan
- Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Adanya komitmen pimpinan dan dukungan SDM serta anggaran dalam
pelaksanaan kegiatan
Sebagaimana faktor-faktor penyebab dan pendukung yang disajikan pada Tabel 2.1 dan Tabel 2.2, maka kebijakan/tindakan perencanaan dan penganggaran pada Tahun 2019 yang perlu diambil sehingga seluruh kinerja program/kegiatan yang direncanakan dapat tercapai adalah sebagaiberikut:
1. Peningkatan Nilai AKIP melalui peningkatan koordinasi, monitoring dan evaluasi program dan kegiatan secaraberkala.
2. Peningkatansaranadanprasaranaaparaturyangmendukungpencapaian indikator kinerja perangkatdaerah.
3. Peningkatan tingkat kedisiplinanaparatur.
4. Simplifikasi kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsiorganisasi.
Rekapitulasi evaluasi hasil pelaksanaan Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram Tahun 2018 dan Perkiraan Capaian Renja Tahun 2019 disajikan pada tabel berikut:
Tabel 2.3
Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Tahun 2018 dan Perkiraan Capaian Renja Tahun 2019 Nama Perangkat Daerah: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram
Kode Urusan/Bidang Urusan Program/Kegiatandan
Indikator Kinerja Progam/Kegiatan
Target dan Realisasi Tahun 2018 Target dan Perkiraan Realisasi Tahun 2019
Target Kinerja Tahun 2018
Realisasi Kinerja Tahun
2018
Tingkat Realisasi
(%)
Target Kinerja Tahun 2019
Perkiraan Realisasi Kinerja
Tahun 2019
Tingkat Realisasi
(%)
(1) (2) (3) (6) (7) (8) =
(7)/(6) (9) (10) (11) =
(10)/(9) 1. Program Perbaikan
Perumahan Akibat Bencana Alam/Sosial
Jumlah rumah yang tertangani 100 98,46 98,46
Peningkatan dan Rehabilitasi Rumah Akibat Bencana Alam
Jumlah rumah yang tertangani
Akibat Bencana Alam 1 kegiatan 1 kegiatan 100
Peningkatan dan Rehabilitasi Rumah Akibat Bencana Alam
Jumlah rumah yang tertangani
Akibat Bencana Sosial 1 kegiatan 1 kegiatan 73,13
2. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Meningkatnya kualitas penatausahaan administrasi perkantoran yang tertib, lancar dan akuntabel.
1 Tahun 1 Tahun 98,70 1 Tahun 1 Tahun 98,74
- Penyediaan Jasa
Surat Menyurat Lancarnya pelayanan adm.
Perkantoran 220 lembar 220 lembar 100 220 lembar 220 lembar 100
- Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air &
Listrik
Tersedianya sumber daya telepon, air dan listrik.
12 rekening 12 rekening 91,24 12 rekening 12 rekening 71,39
- Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan
Lancarnya kegiatan operas. Badan. 1 Tahun 1 Tahun 59,62 1 Tahun 1 Tahun 82,82
Kode Urusan/Bidang Urusan dan Program/Kegiatan
Indikator Kinerja Progam/Kegiatan
Target dan Realisasi Tahun 2018 Target dan Perkiraan Realisasi Tahun 2019 Target Kinerja
Tahun 2018
Realisasi Kinerja Tahun
2018
Tingkat Realisasi (%)
Target Kinerja Tahun 2019
Perkiraan Realisasi
Kinerja Tahun 2019
Tingkat Realisasi
(%)
(1) (2) (3) (6) (7) (8) =
(7)/(6) (9) (10) (11) =
(10)/(9) - Penyediaan Barang
Catakan dan Penggandaan
Lancarnya pelayanan adm
perkantoran 1 Tahun 1 Tahun 100 1 Tahun 1 Tahun 100
- Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor
Lancarnya pelayanan
administrasi perkantoran 1 Tahun 1 Tahun 100 1 Tahun 1 Tahun 100
- Penyediaan peralatan dan perelengkapan kantor
Terciptanya lingkungan kerja
yang nyaman 1 Tahun 1 Tahun 100 1 Tahun 1 Tahun 100
- Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundangan
Terpenuhinya kebutuhan
informasi dan bahan refrensi 12 bulan 12 bulan 91,67 12 bulan 12 bulan 100
- Penyediaan makanan
dan minuman Lancarnya kegiatan
rapat/operasional lapangan 1 Tahun 1 Tahun 95,92 1 Tahun 1 Tahun 100
- Rapat-rapat Koordinasi dan konsultasi ke luar daerah
Terwujudnya koordinasi dengan
Pemerintah Pusat. 1 Tahun 1 Tahun 99,96 1 Tahun 1 Tahun 100
- Penyusunan dokumen
perencanaan Tersedianya dok.perencanaan
yang akurat 4 Jenis 4 Jenis 100 4 Jenis 4 Jenis 100
- Pengelolaan Administrasi Umum Kepegawaian
Terwujudnya kelembagaan
BPBD yang maju dan eksis 12 Bulan 12 Bulan 100
- Penyediaan Administrasi Keuangan
Lancarnya kegiatan Badan. 1 Tahun 1 Tahun 99,29 1 Tahun 1 Tahun 96,87
3. Program Peningkatan Sarana & Prasarana Aparatur
Meningkatnya kelancaran
pelaksanaan tugas Badan 1 Tahun 1 Tahun 99,47 1 Tahun 1 Tahun 99,72
- Pengadaan
Perlengkapan Gedung Kantor
Lancarnya pelaksanaan tugas. 1 Tahun 1 Tahun 99,72
- Pengadaan Peralatan
Gedung Kantor Lancarnya pelaksanaan tugas. 1 Tahun 1 Tahun 100 1 Tahun 1 Tahun 100
- Pengadaan mebeleur Tersedianya Peralatan Gedung
Kantor 1 Tahun 1 Tahun 100
- Pemeliharaan rutin /
berkala gedung kantor Terciptanya lingkungan kerja
yang nyaman 1 Tahun 1 Tahun 100 1 Tahun 1 Tahun 100
- Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional.
Lancarnya pelaksanaan tugas. 1 Tahun 1 Tahun 100 1 Tahun 1 Tahun 99,65
- Pemeliharaan rutin /berkala peralatan gedung kantor
Lancarnya pelaksanaan tugas 1 Tahun 1 Tahun 94,52 1 Tahun 1 Tahun 100
4. Program Peningkatan
Disiplin Aparatur Meningkatnya motivasi kerja
dan disiplin Aparatur. 1 Tahun 1 Tahun 100 1 Tahun 1 Tahun 100
- Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu
Meningkatnya semangat/
motivasi kerja Aparatur 1 Tahun 1 Tahun 100
- Pengadaan Pakaian
Kerja Lapangan Meningkatnya semangat/
motivasi kerja Aparatur 62 buah 62 buah 100
5. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
Meningkatnya kualitas penyajian laporan capaian kinerja dan keuangan.
1 Tahun 1 Tahun 98,14 1 Tahun 1 Tahun 100
- Penyusunan Pelaporan Keuangan Semesteran
Memudahkan penyusunan Lap.
Keuangan Tahunan/CALK. 1 Tahun 1 Tahun 100 1 Tahun 1 Tahun 100
- Penyusunan Pelaporan
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Memudahkan evaluasi dan
penilaian kinerja 1 Tahun 1 Tahun 95,78 1 Tahun 1 Tahun 100
6. Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam.
Persentase kelurahan tangguh bencana
1 Tahun 1 Tahun 98,31 1 Tahun 1 Tahun 91,70
- Pemantauan dan penyebarluasan informasi potensi bencana
Meningkatnya pemahaman, kesiapsiagaan aparatur dan masyarakat terhadap ancaman bencana.
1 Tahun 1 Tahun 100 1 Tahun 1 Tahun 100
- Pengadaan Saran dan prasarana evakuasi penduduk dari ancaman / korban bencana alam
Lancarnya pelak. evakuasi
korban bencana 1 Tahun 1 Tahun 100
- Pengadaan logistik dan obat-obatan bagi penduduk
ditempatpenampunga n sementara.
Terpenuhinya kebutuhan dasar
pengungsi / korban bencana. 1 Tahun 1 Tahun 93,31
- Peningkatan Kapasitas Penanggulangan Bencana Bagi BPBD
Tercegahnya secara dini dan tertanggulanginya korban bencana alam
96 Orang 96 Orang 100
- Pencegahan/
pengurangan potensi bencana
Terpenuhinya hasil sosialisasi dan kegiatan pencegahan dan pengurangan bencana
1 Tahun 1 Tahun 99,45
- Antisipasi potensi
bencana Terpenuhinya hasil sosialisasi
dan kegiatan ansipasi bencana 1 Tahun 1 Tahun 100 1 Tahun 1 Tahun 85,78
- Forum pengurangan
resiko bencana Lancarnya operasional
penanggulangan bencana. 1 Tahun 1 Tahun 100 1 Tahun 1 Tahun 100
- Fasilitasi pembentukan sekolah/madrasah Aman Bncana
Berkurangnya resiko dan dampak bencana
10 sekolah 10 sekolah 99,84
7. Program Pemulihan Pasca
Bencana Alam Terwujudnya pemulihan pasca
bencana 1 Tahun 1 Tahun 95,43
- Monitoring dan evaluasi penanganan pasca bencana
Terwujudnya pembangunan sarana dan prasarana pasca bencana
50 Data 50 Data 95,43
8. Program : Kedaruratan dan Logistik
Penanggulangan Bencana
Terpenuhinya logistik dan obat-
obatan bagi korban bencana 1 Tahun 1 Tahun 99,94
- Pengadaan logistik dan obat-obatan di tempat penampungan
Lancarnya pelayanan korban
bencana 80 Paket 80 Paket 99,94
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah.
Mengingat rencana kerja tahun anggaran 2020 baru akan berjalan satu tahun kedepan , maka kajian terhadap capaian kinerja pelayanan BPBD 2 tahun sebelumnya dapat dilakukan untuk tahun ( 2018s/d2019 ). Adapun target Renstra dan Proyeksi tahun 2018 s/d2019 dapat dilihat pada table berikut.
Tabel 2.4
Pencapaian Kinerja Pelayanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram
Dalam Ribuan Rupiah
No. Indikator SPM IKK Target Renstra BPBD Realisasi Capaian Proyeksi
Catata n Analis
is
2018 2019 2020 2021 2018 2019 2020 2021
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (10) (11) (12) (13) (14)
1
Jumlah SKPD/Lembaga yang terlibat dalam tim
koordinasi
36.000
30 SKPD 36.000
30 SKPD 36.000
30 SKPD 25.350
30 SKPD 12.860 30 SKPD
25.35 045 SKPD
25.350 30 SKPD
Frekwensi Rpt Koord 4 kali 4 kali 4 kali 4 kali 2 kali 4 kali 4 kali
2
Sosialisasi 20 kali 20 kali 20 kali 20 kali 20 kali 20 kali 20
kali 20 kali
Jumlah masy. tersuluh 2000 Orang 2400
Orang 2800
Orang 4000
Orang 2000
Orang 2000
Orang Frekwensi Penyuluhan 20 Kali 20 Kali 20 Kali 20 Kali 20 Kali 20 Kali 20
Kali 20 Kali
3 Pamflet Info Bencana 1.500
1000 Lbr
1.500 1000 Lbr
1.500
1000 Lbr 1.500
1000 Lbr - - 1.500
1000 Lbr
1.500 1000 Lbr
4 Peta Rawan Bencana 2.400
20 Lbr 2.400
20 Lbr 2.400
20 Lbr 2.400
20 Lbr - - 2.400
20 Lbr 2.400 20 Lbr
5 Siker Siaga Bencana 3.000
2000 Lbr
3.000 2000 Lbr
3.000
2000 Lbr 3.000
2000 Lbr - - 3.000
2000 Lbr
3.000 2000 Lbr
6 Pengamanan Hari-hari 15.500 15.500 15.500 15.500 15.500 15.500 15.50 15.500
Besar/Raya 12 Kgt 12 Kgt 12 Kgt 12 Kgt 12 Kgt 12 Kgt 0
12 Kgt 12 Kgt
Piket Siaga Bencana 9.000
45 hari 9.000
45 hari 9.000
45 hari 9.000
45 hari 9.000 45 hari
9.000 45 hari
9.000 120 hari
9.000 120 hari
7 Gotong royong antisipasi
potensi bencana 18.000
30 Kgt 18.000
30 Kgt 18.000
30 Kgt 18.000
30 Kgt 18.000
30 Kgt 18.000 30 Kgt
18.00 0 30 Kgt
18.000 30 Kgt
14 Juml logistik
75.000
750 pkt 75.000
750 pkt 75.000
750 pkt 75.000
750 pkt 75.000
750 pkt 75.000 750 pkt
75.00 0 750 pkt
75.000 750 pkt
Jenis logistik 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis 5 jenis
16 Jumlah bantuan tersalur 21.000 21.000 21.000 21.000 21.000 21.00
0 21.000
Jumlah KK terbantu 10 KK 10 KK 10 KK 35 KK 10 KK 35 KK 35 KK
Dari tabel pencapaian kinerja diatas dapat dijelaskan bahwa sebagian target Renstra Tahun 2017 sudah memenuhi capaian relaisasi yang direncanakan, namun demikian harus diakui bahwa masih banyak terdapat kekurangan antara lain :
a. Adanya Target Renstra yang belum dapat direlisasikan/diakomodir dalam dalam Renja maupun DPA tahun anggaran berjalan / berikutnya, disebabkan keterbatasan anggaran atau adanya target Renstra yang bentuk Kegiatannya belum terakomodir dalam Simda Keuangan, seperti Penyusunan Perencanaan Kontinjensi, Perencanaan Mitigasi bencana, dll.
b. Adanya kegiatan yang bersifat prioritas/mendesak namun belum terprogram dalam Renstra, hal ini karena keberadaan BPBD yang relative baru dimana penyusunan Renstra dilakukan dengan segala keterbatasan baik wawasan Aparatur Penyelenggaranya, bahan refrensi dan waktu, sehingga Penyusunan Renstra BPBD tentu masih banyak terdapat kekurangan, sehingga kebutuhan sumber daya penanganan bencana yang sangat urgen baru terdata setelah melakukan kegiatan operasional lapangan, itulah sebabnya terdapat Usulan Kegiatan baru yang belum terprogram dalam Renstra bahkan belum terprogram dalam Simda Keuangan seperti : Pelaksanaan Koordinasi dan pengerahan sumber daya penanganan bencana, Penyusunan Laporan Monev Penanganan Tanggap darurat, dan bebrapa Kegiatan Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.
c. Adanya Target Renstra yang realisasinya lebih kecil / lebih besar dalam Renja dan DPA, hal ini adanya perbedaan kondisi dan kebutuhan riil dilapangan.
d. Upaya peningkatan pelayanan SKPD secara bertahap terus diupayakan seiring meningkatnya alokasi anggaran, ketersediaan sumber daya dan sarana/prasarana penunjang, baik yang bersumber dari dana APBD Kota Mataram, Bantuan Pemerintah Pusat maupun Sumbangan Pihak Ketiga. Berdasarkan data kejadian bencana tahun 2018 dan upaya penanganannya, terdapat puluhan kejadian bencana banjir/genangan air, gelombang pasang, kebakaran, angin putting beliung, konflik social yang mengakibatkan korban jiwa dan harta benda mencapai ratusan juta rupiah. Dalam upaya penenganan bencana tersebut diatas BPBD Kota Mataram telah mengambil langkah secara maksimal dan proporsional sesuai Tugas Pokok, Fungsinya dan kewenangannya. Dan Alhamdulillah dari sejumlah kejadian tersebut dapat ditangani dengan mengerahkan semua sumber daya yang dimiliki baik peralatan evakuasi maupun logistik untuk bantuan korban
bencana dan membangun koordinasi dengan semua SKPD/Lembaga terkait lainnya.
e. Beberapa Target Sasaran Renstra untuk Kegiatan Pasca Bencana yang belum dapat diakomodir dalam Renja maupun DPA adalah untuk Kegiatan Rehabilitasi / pemulihan psikologis akibat bencana, dan beberapa kegiatan Rekonstruksi lainnya karena membutuhkan biaya yang relative besar, untuk itu akan diupayakan melalui Bantuan dana APBN, dan meningkatkan koordinasi dengan semua Unit terkait.
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi BPBD.
Dalam kurun waktu 2tahunterakhir inipelaksanaan tugas dan fungsi BPBD Kota Mataram sudah mengalami peningkatan walaupun belum bisa berjalan secara maksimal disebabkan oleh beberapa hal antara lain :
a. Masih terbatasnya alokasi Anggaran untuk Bidang-bidang yang menangani kegiatan tehnis BPBD dalam DPA BPBD 2018. Khususnya untuk kegiatan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan sebagai garda terdepan dalam proses perencanaan yang sifatnya prefentif antisipatif kebencanaan untuk mengeliminir dampak yang mungkin timbul dari sebuah bencana yang terjadi, Bidang Kedaruratan dan Logistik yang menangani Tanggap Darurat, dan kegiatan Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang menangani kegiatan pasca bencana dimana memerlukan Anggaran yang relatif besar untuk itu masih bergantung dana APBN ( BNPB ).
b. Terbatasnya personil terutama yang memiliki keahlian/kompetensi dibidang Kebencanaan.
c. Terbatasnya sarana/prasarana penunjang kegiatan termasuk sarana mobilitas, sarana evakuasi dan penyelamatan korban bencana.Sebagai SKPD yang masih relatif baru, Keberadaan BPBD Kota Mataram yang belum memiliki fasilitas penunjang kegiatan yang memadai tentunya dapat menjadi kendala dalam melaksanakan kegiatan, terutama Gudang penyimpanan logistik& peralatan.
d. Belum efektifnya penerapan SOP Penanggulangan Bencana.
e. Belum maksimalnya koordinasi dan kerjasama dengan semua stakeholder.
Adanya faktor-faktor hambatan diatas dapat berpengaruh terhadap capaian kinerja BPBD, terutama dalam mewujudkan Visi dan Misi BPBD sekaligus Visi dan Misi Kota Mataram.
Sebagai unsur Pelaksana BPBD yang memiliki tugas melaksanakan penanggulangan bencana secara terintegrasi meliputi : pra bencana, saat tanggap
darurat dan pasca bencana, BPBD Kota Mataram memiliki fungsi : pengkoordinasian, pengkomnadoan sekaligus sebagai pelaksana penanggulangan bencana di Kota Mataram.
Dalam kondisi eksisting BPBD seperti ini sementara tugas BPBD selaku garda terdepan dalam Penanggulangan Bencana di Kota Mataram yang notabena masuk dalam kawasan rawan bencana, maka hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri yang patut dan memerlukan perhatian ekstra dari stakholder khususnya jajaran BPBD sendiri untuk menghadapi tantangan tersebut dengan segala keterbatasan potensi dan sumber daya yang dimiliki BPBD Kota Mataram saat ini.
Beberapa tantangan yang dihadapi BPBD dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya :
1. Masih tingginya potensi bencana di Kota Mataram seperti : banjir/genangan air, angin kencang/puting beliung, ancaman gelombang pasang/abrasi pantai, kebakaran, gempa bumi, dan bencana sosial lainnya.
2. Tingginya tuntutan kebutuhan pelayanan masyarakat dalam penanggulangan bencana terutama dalam upaya pencegahan dini dan pengurangan resiko bencana.
3. Masih rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dini dan penanggulangan bencana.
Disamping tantangan tersebut diatas, BPBD Kota Mataram juga memiliki beberapa peluang yang dapat dimanfaatkan guna menunjang pelaksanaan tugas BPBD antara lain :
1. Adanya dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemprov/Pemkot.
2. Adanya Keterbukaan informasi melalui IT yang memudahkan kita mengakses berbagai kebutuhan refrensi berkaitan dengan pelaksanaan tugas BPBD.
3. Adanya potensi sumber daya lokal termasuk komunitas peduli bencana, pengusaha dan relawan yang dapat di manfaatkan/berdayakan.
Dari hasil penelaahan/ kajian terhadap data, informasi yang dihimpun dikaitkan dengan potensi dan kondisi Kelembagaan maupun karakteristik wilayah Kota Mataram, maka dapat dirumuskan beberapa isu-isu strategis yang direkomendasikan untuk ditindak lanjuti dalam perumusan program/kegiatan prioritas ditahun mendatang adalah :
a. Penguatan Kapasitas Kelembagaan beserta dukungan kelengkapan sarana mobilitas dan prasarana lainnya.
b. Pencegahan dini dan peningkatan kesiapsiagaan dalam upaya pengurangan resiko/dampak bencana, mengingat masih tingginya potensi bencana di Kota Mataram.
c. Peningkatan Kemampuan penanganan kedaruratan dan logistik baik kemampuan management maupun kemampuan tehnis operasional lapangan (evakuasi dan penyelamatan) beserta fasilitas pendukungnya.
d. Peningkatan Kemampuan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi sarana/prasarana umum maupun rumah penduduk akibat bencana dalam masa pasca bencana.
2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD.
Untuk menjaga konsistensi dan sinkronisasi RKPD dengan Renja SKPD dipandang perlu dilakukan Review terhadap Rancangan Awal RKPD Kota Mataram sebagaimana terlihat dalam tabel dibawah ini.
Tabel 2.5
Review Terhadap Rancangan Awal RKPD tahun2020 Kota Mataram
No
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan
Catatan penting Program/
Kegiatan Lokasi Indikator
Kinerja Target Capaian Pagu
Indikatif (Rp.)
Program / Kegiatan
Lokasi Indikator
Kinerja Target
Capaian Pagu In (Rp.) (1
) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
1 Pencegah an dini dan penanggu langan korban bencana alam
BPBD Kota Matara m
Prosentase Kelurahan Tangguh Bencana
97% 527,925,
000 Program
Pencega han dini dan penangg ulangan korban bencana alam
BPBD Kota Mataram
Prosentase Kelurahan Tangguh Bencana
100% 5,000,00
0,000,- Realisa si 97,91
%
2. Pemuliha n Pasca Bencana Alam
BPBD Kota Matara m
Persentase penangana n rehabilitas i dan rekonstruk si
100% 113,550,
000,- Program Pemulih an Pasca Bencana Alam
BPBD Kota Mataram
Persentase penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi
100% 215,000,
000,- Realisa si 100%
3. Program Kedarura tan dan Logistik Penanggu langan Bencana
BPBD Kota Matara m
Prosentase Kejadian Bencana yang Tertangani
100% 324,782,
500,- Program Kedarur atan dan Logistik Penangg ulangan Bencana
BPBD Kota Mataram
Prosentase Kejadian Bencana yang Tertangani
100% 950,000,
000,- Realisa si 100%
Berdasarkan tabel review tersebut diatas, terlihat bahwa hasil analisis kebutuhan dilapangan dalam penyelenggaraan Penanggulangan bencana dikaitkan dengan
karakteristik wilayah Kota Mataram yang masuk dalam zona rawan bencana serta data kejadian bencana dua tahun terakhir ini ternyata kebutuhan alokasi dana untuk penyelenggaraan Penanggulangan bencana relative tinggi, jauh diatas Rancangan Awal RKPD Tahun 2017. Hal ini karena BPBD adalah Lembaga Baru yang masih sangat minim dengan ketersediaan sumber daya baik untuk Kapasitas Kelembagaan maupun kegiatan tehnis operasional yang memerlukan peralatan evakuasi yang harganya relative mahal, dan yang lebih penting lagi adalah alokasi anggaran untuk bantuan pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana. Itulah yang menyebabkan angka hasil analisis kebutuhan jauh lebih tinggi dari pagu indikatif dalam Rancangan Awal RKPD.
2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat.
BPBD Kota Mataram dibentuk berdasarkan Peraturan Walikota Mataram Nomor 20 Tahun 2010 tanggal 25 November 2010, maka penanganan kebencanaan sebelum BPBD terbentuk dilakukan oleh SKPD terkait seperti Dinas Sosial, Dinas PU, PMK serta dukungan dari SAR, LSM dan pihak peduli lainnya dibawah koordinasi Satkorlak Kota Mataram.
Dengan telah terbentuknya BPBD Kota Mataram maka fungsi koordinasi dan komando secara otomatis menjadi kewenangan BPBD Kota Mataram dan Satkorlak Kota Mataram secara otomatis juga dibubarkan sesuai Ketentuan Pasal 8 Permendagri Nomor 46 Tahun 2008. Sedangkan Dinas/Unit kerja terkait lainnya menjadi komponen/
unsur pendukung potensial yang dapat digerakkan serta dibawah Koordinasi/Komando BPBD Kota Mataram.
Dari hasil pembahasan dalam Forum Gabungan SKPD dan MPBM Tingkat Kota Mataram dalam upaya mendukung penanggulangan bencana di Kota Mataram, parapemangku kepentingan dari Unsur SKPD memberikan dukungan usulan beberapa program/kegiatan penanganan bencana di Kota Mataram, sedangkan usulan program/kegiatan dari masyarakat melalui MPBM memang belum ada yang muncul dalamMPBM Perencanaan di Tingkat Kelurahan, hal ini karena seyogyanya usulan-usulan yang disampaikan oleh masyarakat telah terakomodir di dalam seluruh kegiatan BPBD Kota Mataram hanya adanya perbedaan bahasa penyajian tanpa merubah makna dari esensi kegiatan tersebut,usulan spontan muncul pada saat pembahasan MPBM Perencanaan Tingkat Kecamatan dan Tingkat Kota Mataram, antara lain Usulan Kegiatan Pelatihan Relawan Penanggulangan Bencana, Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Warga
diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan Penanggulangan Bencana kepada masyarakat.
Tabel 2.6
Usulan Program dan Kegiatan dari Para Pemangku Kepentingan Tahun 2019 Kota Mataram
No Program/
Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Besaran / Volume
Kegiatan
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1.
2.
Prog.
Pencegahan dini dan
penanggulangan korban bencana social
Prog.
Kedaruratan dan logistik penanggulangan bencana
Kota Mataram
Kota Mataram
Prosentase Kelurahan
Tangguh Bencana
Prosentase
kejadian bencana yang tertangani
24
100%
1. Pemantauan dan penyebarluasan informasi
potensi bencana alam
2. Penyusunan dokumen rencana
penanggulangan bencana
3. Fasilitasi pembentukan Sekolah/Madras ah aman
bencana
4. Pemberdayaaan masyarakatpeng urangan resiko bencana
5. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam penanggulangan bencana
1. Penyusunan prosedur
penanggulangan bencana
2. Simulasi bencana 3. Pengadaan
logistik dan obat-obatan 4. Pengadaan
sarana dan prasarana pennggulangan bencana
3. Program
Pemulihan Pasca Bencana Alam
Kota
Mataram Persentase penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi
100% 1. Monitoring dan evaluasi
penanganan pasca bencana 2. Penyusunan SOP
pendataan kerusakan akibat bencana
BAB III
TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH 3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional.
Pada Tahun 2020, Tema Pembangunan Nasional yang ditetap kandala Rancangan RKP Tahun 2020 adalah ”Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Berkualitas” dengan Prioritas Nasional (PN) dan Program Prioritas (PP) yang ditetapkan dalam Rancangan RKP Tahun 2020 adalah sebagai berikut:
Tabel 3.1
Prioritas Nasional dan Program Prioritas dalam Rancangan RKP Tahun 2020
Prioritas Nasional Program Prioritas
PN 1: Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan
PP1: Perlindungan Sosial danTata Kelola Kependudukan
PP2: Peningkatan Akses danKualitias Pelayanan Kesehatan
PP3: Pemerataan Layanan Pendidikan Berkualitas PP4: Pengentasan Kemiskinan
PP5: Pembangunan Budaya,Karakter, dan PrestasiBangsa
PN 2: Konektivitas dan Pemerataan
PP1: Perluasan InfrastrukturDasar PP2: Penguatan InfrastrukturKawasan
Tertinggal dan Ketahanan Bencana PP3: Peningkatan Konektivitas
Multimoda dan Antar Moda
MendukungPertumbuhan Ekonomi
PP4: Peningkatan Infrastruktur Perkotaan
PP5: Perluasan
TeknologiInformasi danKomunikasi PN 3: Nilai Tambah Ekonomi
dan Kesempatan Kerja PP1: Penguatan Kewirausahaandan UMKM
PP2: Peningkatan NilaiTambah
Ekonomi dan Invesatasi di Sektor Riil
PP3: Peningkatan ProduktivitasTenaga Kerja dan Penciptaan Lapangan Kerja
PP4: Peningkatan Ekspor Bernilai Tambah Tinggi dan Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)
PP5: Penguatan Pilar Pertumbuhan dan Daya Saing Ekonomi PN 4: Ketahanan Pangan,
Air, Energi dan Lingkungan Hidup
PP1: Pemenuhan Kebutuhan Energi melalui Peningkatan EBT
PP2: Peningkatan Ketersediaan,Akses dan Kualitas Konsumsi Pangan
Prioritas Nasional Program Prioritas
PP3: Peningkatan Kuantitas, Kualitas dan Aksesibilitas Air
PP4: Peningkatan Daya DukungSDA dan Daya Tampung Lingkungan PP5: Penguatan Ketahanan Bencana PN 5: Stabilitas Pertahanan
dan Keamanan PP1: Penguatan
Kemampuan Pertahanan
PP2: Peningkatan Diplomasi Politik dan Kerjasama Pembangunan
Internasional
PP3: Penguatan Sistem Peradilandan Upaya AntiKorupsi
PP4: Penanggulangan Narkotika, Terorisme, dan Peningkatan Kamtibmas
PP5: Peningkatan Keamanan Siber
Selain itu berdasarkan hasil penelaahan terhadap Standar Pelayanan Minimal Sub Urusan Bencana, diketahui bahwa Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Sub Urusan Bencana dilakukan melalui:
1. Pelayanan informasi rawan yang meliputi:
a. Penyusunan Kajian Risiko Bencana.
b. Komunikasi, Informasi dan Edukasi RawanBencana.
2. Pelayanan Pencegahan dan Kesiapsiagaan terhadap Bencana yang meliputi:
a. Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana.
b. Pembuatan Rencana Kontinjensi.
c. Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi.
d. Gladi Kesiapsiagaan terhadap Bencana
e. Pengendalian Operasi dan Penyediaan Sarana Prasarana.
f. Penyediaan Peralatan Perlindungan dan Kesiapsiagaan.
3. Pelayanan Penyelamatan dan Evakuasi Korban Bencana yang meliputi:
a. Respon cepat kejadian luar biasa penyakit/wabah zoonosis.
b. Respon cepat darurat bencana.
c. Aktivasi Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana.
d. Pencarian, Pertolongan dan Evakuasi Korban Bencana.
e. Pemenuhan Kebutuhan Dasar Korban Bencana.
3.2 Tujuan dan Sasaran Renja BPBD.
Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu satu sampai lima tahun. Penetapan tujuan didasarkan pernyataan Visi dan Misi serta mengakomodasi isu-isu strategis yang berkembang kearah perubahan. Tujuan harus dapat menunjukkan suatu kondisi konkrit dan logis yang ingin dicapai dimasa mendatang dengan tujuan yang telah ditetapkan, maka perumusan Sasaran, Kebijakan, Program dan Kegiatan akan semakin terarah dalam rangka terealisasinya suatu misi.
Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata dengan rumusan yang lebih spesifik dan dapat diukur capaiannya lewat indikator yang telah ditetapkan dalam jangka waktu relatif pendek yaitu satu tahun berkesinambungan sehingga dapat sejalan dengan tujuan yang ditetapkan dalam Renstra.
Tabel 3.2
Tujuan dan Sasaran Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram Tahun 2019
TUJUAN/ SASARAN INDIKATO R KINERJA
TUJUAN/ SASARAN SATUAN TARGET
2019
Tujuan :
Meningkatkan kapasitas daerah dalam
penanggulangan bencana
Indeks kapasitas daerah dalam penanggulangan bencana
Persen 100
Sasaran 1 : Meningkatkan kesiapsiagaan dan
kewaspadaan dini bencana alam
Persentase kelurahan tangguh bencana
Persen 100
Sasaran 2 :
Meningkatkan manajemen pengelolaan sumber daya kebencanaan pada saat tanggap darurat
Persentase kejadian
bencana tertangani Persen 100
Sasaran 3 :
Meningkatkan pemulihan kehidupan masyarakat korban bencana
Persentase penanganan rehabilitasi dan
rekonstruksi
Persen 98
Tujuan yang ingin dicapai berkaitan dengan visi dan misi di atas adalah : 1. Meningkatkan Efektifitas Administrasi Kepegawaian & Perlengkapan.
2. Meningkatkan Kualitas Perencanaan.
3. Meningkatkan Itensitas Dan Efektifitas Pencegahan dini dan Penanggulangan Bencana.
4. Meningkatkan Integritas Dan Efektifitas Penyediaan Dan Pendistribusian Logistik.
5. Meningkatkan Efektifitas Penanganan Pemulihan Pasca Bencana Alam.
Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut di atas ditetapkan Sasaran dan Kegiatan sebagai berikut :
a). Sasaran di Unit Kesekretariatan, Meningkatkan Profesionalisme dalam Proses Pengadministrasian dengan kegiatan sbb :
1. Tersedianya Dokumen Kepegawaian.
2. Tersedianya Sarana Dan Prasarana Kerja Perkantoran.
3. Tersusunnya Renja, Renstra dan IKU BPBD.
4. Tersesusunnya LAKIP dan data LPPD.
5. Tersusunnya SOP.
7. Tersusunnya Laporan Bulanan dan Semesteran.
8. Terbinanya Staf Administrasi Keuangan.
b). Sasaran di Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, meningkatkan Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan dini Bencana Alam dengan Kegiatan sbb :
1. Pemantauan dan penyebarluasan informasi potensi bencana alam 2. Penyusunan dokumen Rencana Penanggulangan Bencana.
3. Fasilitasi pembentukan sekolah/madrasah aman bencana 4. Pemberdayaan masyarakat pengurangan resiko bencana
5. Peningkatan Kapasitas sumber daya manusia dalam penanggulangan bencana.
c). Sasaran dibidang Kedaruratan dan Logistik, meningkatkan Manajemen Pengelolaan Sumber Daya Kebencanaan pada saat Tanggap Darurat, dengan kegiatan sbb : 1. Penyusunan Prosedur Penanggulangan Bencana.
2. Simulasi bencana.
3. Pengadaan Logistik dan Obat-obatan.
4. Pengadaan Sarana dan Prasarana Penanggulangan Bencana.
d). Sasaran dibidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi yaitu Meningkatkan pemulihan kehidupan masyarakat korban bencana, dengan kegiatan sbb :
1. Monitoring dan Evaluasi penanganan pasca bencana 2. Penyusunan SOP Pendataan Kerusakan Akibat Bencana 3.3 Program dan Kegiatan.
Dalam upaya mewujudkan Visi dan Misi BPBD Kota Mataram ( Terdepan Dalam Penanggulangan Bencana ), strategi dan arah kebijakan yang ditempuh tentu dengan mengacu pada RPJMD Kota Mataram yang memuat Visi dan Misi Kepala Daerah.Dengan demikian berarti bahwa pencapaian Visi dan Misi BPBD Kota Mataram dapat memberikan kontribusi yang proporsional dalam mewujudkan Visi dan Misi Kepala Daerah. Sebagaimana diuraikan diatas bahwa dampak bencana yang diakibatkan oleh faktor alam maupun non alam, yang dapat menimbulkan korban jiwa, harta, kerusakan lingkungan, kerusakan fasilitas umum dan dampak psikologis, dalam kondisi tertentu dapat menghambat proses pembangunan. Terlebih lagi potensi kawasan rawan bencana di Kota Mataram yang relatif tinggi adalah disepanjang pantai Meninting hingga Mapak yang notabena dihuni penduduk miskin dengan mata pencaharian sebagai nelayan dan buruh.
Oleh karena itu jika penanganan bencana ini, baik pra bencana, saat tanggap darurat maupun pasca bencana tidak dilakukan dengan cepat, cermat, terarah, terpadu dan terintegrasi maka akan dapat mempengaruhi program pembangunan lainnya termasuk pencapaian MDGs dan pengentasan kemiskinan.
Itulah sebabnya rumusan program dan kegiatan dalam Rencana Kerja BPBD Kota Mataram ini tentu dengan mengacu dan mempertimbangkan berbagai aspek yang terkait dengan upaya penanggulangan bencana dan tugas pokok BPBD serta data empiric kejadian bencana dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini.
Adapun jumlah program yang dirumuskan dalam Rencana Kerja ini sebanyak 7 (tujuh) program yaitu :
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran meliputi 13 kegiatan.
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur meliputi 5 kegiatan.
3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur meliputi 1 kegiatan.
4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan dengan 2 kegiatan.
5. Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam meliputi 5 kegiatan.
6. Program Pemulihan Pasca Bencana Alam meliputi 1 kegiatan.
7. Program Kedaruratan dan Logistik Penanggulangan Bencana Alam meliputi 1 kegiatan.
Dari tujuh program diatas, empat program (1,2,3 dan 4) merupakan program Kesekretariatan dan tiga program (5, 6 dan 7) merupakan program yang mengakomodir ketiga Bidang yang ada dalam Struktur BPBD Kota Mataram, dan jumlah kegiatan dirincii menurut Bidang dan Seksi masing-masing.
Dari semua program dan kegiatan yang dirumuskan dalam Rencana Kerja ini secara garis besar tersebar secara proposional sesuai analisis kebutuhan pada semua lokasi di Kota Mataram antara lain :
1. Program Kesekretariatan (1,2,3, dan 4) terfokus pada upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan aparatur di BPBD Kota Mataram, yang muaranya dihajatkan untuk dapat memberikan dukungan signifikan terhadap penyelenggaraan penanganan bencana di Kota Mataram, termasuk didalamnya teralokasi untuk biaya pemeliharaan
peralatan penangulangan bencana dan Honor Tenaga TRC yang penggunaan tenaganya lebih banyak untuk keperluan operasional penanganan tanggap darurat.
2. Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam, dengan kegiatan-kegiatannya :
a. Untuk kegiatan penyusunan dokumen rencana penanggulangan bencana Mataram, dengan sub kegiatan : Pengurangan resiko bencana dimana dalam hal ini direncanakan untuk dapat menyusun dokumen rencana penanggulangan bencana
b. Kegiatan pemberdayaan masyarakat pengurangan resiko bencana, dengan sub kegiatan : pemberdayaan masyarakat pengurangan resiko bencana dimana dari kegiatan ini diharapkan akan meningkatnya kapasitas pemahaman masyarakat akan kebencanaan, dalam kegiatan ini direncanakan akan dibentuknya kelompok siaga bencana sebagai ujung tombak dalam kesiapsiagaan bencana di masyarakat, sebagai awal program ini akan dibentuk 6 kelompok yang mewakili dari tiap kecamatan yang ada di kota mataram.
c. Kegiatan Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam penanggulangan bencana , dari kegiatan ini diharapkan meningkatnya kemampuan kapasitas seluruh personil BPBD sehingga selalu tanggap dan tangkas didalam penanggulangan bencana yang terjadi.
d. Kegiatan Sosialisasi sekolah tangguh bencana dengan sub kegiatan pemfasilitasian pembentukan sekolah /madrasah aman bencana, dimana diharapkan dari kegiatan ini akan terbentuk sekolah atau madrasah yang aman bencana terutama diprioritaskan untuk sekolah yang lokasinya di daerah rawan bencana
e. Kegiatan Pemantauan dan penyebarluasan informasi potensi bencana alam, dengan harapan untuk menyampaikan informasi tentang kebencanaan sehingga masyarakat semakain teredukasi
3. Program Kedaruratan dan Logistik penanggulanagan bencana
a. Kegiatan penyusunan prosedur penanggulangan bencana, dalam kegiatan ini direncanakan tersusunnya dokumen mengenai prosedur di dalam penanggulangan bencana sehingga apabila terjadi sebuah bencana maka dapat
segera tetanggulangi dengan cepat, tepat, dan akurat karena telah memiliki dokumen mengenai prosedur penanganannya.
b. Kegiatan simulasi bencana direncanakan dalam kegiatan ini untuk mensimulasikan dari segala aspek kemungkinan yang bakalan terjadi dalam situasi tanggap darurat sehingga apabila salah satu dari scenario simulasi tadi terjadi menjadi sebuah bencana maka telah meningkat kesiapan dari masyarakat didalam menghadapi bencana tersebut, sehingga dapat mengeliminir segala dampak dari bencana yang terjadi.
c. Kegiatan Pengadaan Logistik dan Obat-obatan, dalam kegiatan ini direncanakan untuk penambahan stock logistik dengan mengadakan paket- paket yang diperuntukkan bagi para masyarakat yang terkena dampak bencana baik yang berada di tempat-tempat penampungan atau berada di rumah masing-masing.
d. Kegiatan Pengadaan Sarana dan Prasarana Penanggulangan Bencana diarahkan untuk Penambahan peralatan/sarana evakuasi dan Penyiapan pengerahan sumber daya penanganan tanggap darurat, baik SDM maupun bahan / material untuk kebutuhan pemulihan saat tanggap darurat.
4. Program Pemulihan Pasca Bencana, kegiatan dalam program ini direncanakan untuk penyusunan standar operasional prosedur dalam pendataan segala kerusakan yang terjadi akibat segala bencana yang terjadi sehingga meningkatkan validitas dan efektifitas penggunaan data yang membuat semakin terarah dan tepat sasaran dalam proses penyaluran bantuan yang akan disalurkan baik perorangan maupun dari pihak pemerintah.
Tabel 3.3
Rumusan Rencana Program dan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2019 dan Prakiraan Maju Tahun 2020
Kota Mataram Nama Perangkat Daerah : Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram
Kode
Urusan Wajib Pelayanan Dasar Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan
Indikator Kinerja Program/Kegiata
n
Rencana Tahun 2019 Prakiraan Maju
Rencana Tahun 2020
Lokasi
Target Capaia
n Kinerja
Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif (Rp.)
Sumbe r Dana
Catatan Pentin
g
Target Capaian
Kinerja
Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif
(Rp.) 00.2
2
Program Pencegahan Dini dan
Penanggulangan Korban Bencana Alam
Prosentase
Kelurahan Tangguh Bencana
Kota Matara m
100% 1,362,595,000, -
APBD - 100% 527,925,000,-
00.3 1
Program Pemulihan Pasca Bencana Alam
Prosentase
Pemulihan Pasca Kejadian Bencana Sesuai Jadwal Rehab Rekon
Kota Matara m
100% 199,695,000,- APBD - 100% 113,550,000,-
00.3 5
Program Kedaruratan dan Logistik
Penanggulangan Bencana
Prosentase
Kejadian Bencana yang Tertangani
Kota Matara m
100% 100,000,000,- APBD - 100% 324,782,500,-