• Tidak ada hasil yang ditemukan

skripsi penelitian - Universitas Muhammadiyah Makassar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "skripsi penelitian - Universitas Muhammadiyah Makassar"

Copied!
95
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Faktor apa saja yang dihadapi guru dalam pembinaan akhlak siswa di MTs Radiatul Adawiah Tabariah Kota Makassar?

Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui faktor-faktor yang dihadapi guru ketika melaksanakan pembelajaran agama Islam dalam pembinaan akhlak siswa di MTs Radiatul Adawiah Tabaria Kota Makassar.

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Pengertian Impelementasi

Pengertian Pembelajaran

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembelajaran

Kondisi fisik secara umum yang menunjukkan tingkat kebugaran organ, tubuh, dan persendian dapat mempengaruhi semangat dan intensitas siswa dalam mengikuti pelajaran. Faktor-faktor yang mempengaruhi kuantitas dan kualitas belajar siswa meliputi tingkat kecerdasan, sikap, bakat. dan Minat siswa dan motivasi siswa. Faktor pendekatan pembelajaran adalah segala cara atau situasi yang digunakan siswa untuk menunjang efektifitas dan efisiensi dalam proses pembelajaran suatu materi tertentu.

Pendidikan Agama Islam

  • Pengertian Pendidikan Agama Islam
  • Tujuan Pendidikan Agama Islam
  • Aspek-Aspek Pendidikan Agama Islam

Menurut Abdurrahman An-Nahlawi, pendidikan Islam adalah “suatu tatanan individu dan sosial yang dapat menjadikan seseorang menaati Islam dan menerapkannya secara sempurna dalam kehidupan individu dan masyarakat.” 7. Lebih lanjut Imam Bawami menyatakan dalam Tohirin bahwa pendidikan Islam adalah “bimbingan jasmani rohani berdasarkan hukum agama Islam yang mengarah pada pembentukan kepribadian utama menurut standar Islam”.9. Berdasarkan pengertian di atas maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa pendidikan agama Islam adalah suatu proses dimana tingkah laku individu diubah agar sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan dalam agama Islam, guna mencapai pencerahan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

18 Pendidikan agama Islam bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan dengan cara menanamkan dan membina pengetahuan, penghayatan, pengamalan dan pengalaman peserta didik mengenai agama Islam sehingga menjadi umat Islam yang terus berkembang dalam keimanan, ketakwaan, berbangsa dan bernegara, dan untuk dapat melanjutkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.11. Hal ini sesuai dengan tujuan pendidikan agama yang ingin dicapai, yaitu membimbing peserta didik menjadi muslim sejati, beriman, tabah, beramal shaleh dan berakhlak mulia serta bermanfaat bagi masyarakat, agama, dan negara. 11 Abdul Majid dan Dian Andiyani, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi, (Cet. III, Bandung: PT Teen Rosdakarya 2006), hal.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pendidikan agama harus ditawarkan pada semua jenjang dan jenis sekolah dan dimasukkan dalam kurikulum sekolah mulai dari SD hingga SMA. Berbagai aspek materi yang tercakup dalam pendidikan Islam dapat dilihat pada Al-Qur'an dan Sunnah serta pendapat para ulama.

Akhlak

  • Pengertian Akhlak
  • Sumber Akhlak
  • Kedudukan Akhlak
  • Tujuan Akhlak
  • Pembentukan Akhlak
  • Faktor – faktor yang Mempengaruhi Pembentukan

Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, kata “akhlak” mempunyai arti budi pekerti, budi pekerti, budi pekerti. 17 Mengenai pengertian khuluq yang berarti keimanan, Al-Fairuzzabadi mengatakan: “Tahukah Anda, agama pada hakikatnya adalah akhlak. Dari segi akhlak adalah ‘suatu sistem nilai yang mengatur pola hubungan dan perbuatan manusia di muka bumi. '. Moralitas adalah kualitas yang tertanam dalam diri seseorang dan bisa baik atau buruk.

Menurut Ibnu Maskawaih akhlak ialah keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya melakukan sesuatu perbuatan tanpa terlebih dahulu memikirkan akal. Masyarakat yang tertutup hati nuraninya dan fikirannya dicemari oleh sikap dan tingkah laku yang tidak terpuji sudah tentu tidak boleh dijadikan penanda aras. Secara ringkasnya, matlamat utama akhlak ialah setiap muslim mempunyai budi pekerti yang baik, berkelakuan baik dan berkelakuan baik mengikut ajaran Islam.

Tujuan lain dari mempelajari akhlak adalah untuk mendorong kita menjadi orang yang menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Muhammad Athiyah al-Abrasyi dalam Abuddin Nata, beliau mengatakan bahwa “pendidikan akhlak dan akhlak merupakan ruh dan tujuan pendidikan Islam.”35 Senada dengan Ahmad D. Salah satu kekuatan yang melatarbelakangi perilaku manusia adalah kemauan atau kemauan.

Dari sinilah akan timbul niat baik dan buruk, sehingga perbuatan atau perilaku tersebut menjadi baik dan buruk pula akibatnya.

METODE PENELITIAN

Lokasi dan Obyek Penelitian

Fokus Penelitian

Apalagi dalam proses pembelajaran di kelas, saat inilah yang paling efektif untuk menyampaikan materi pembentukan akhlak siswa. 56 materi pendidikan agama Islam yang dianggap sulit oleh siswa tidak terasa tegang saat diserahkan. Radiatul Adawiah Makassar juga mengajarkan siswa untuk jujur, disiplin, bertanggung jawab dan juga selalu memilih hal-hal positif dalam hidup.

Di akhir pembelajaran, para siswa berdoa bersama..."8 Dari hasil observasi peneliti MTs. Hal ini juga dipengaruhi oleh penerapan kurikulum yang fokus pada pembentukan akhlak pada diri siswa perempuan. Ada pula yang beberapa upaya yang dilakukan guru dalam mengembangkan akhlak siswa di kelas seperti yang dijelaskan oleh Muhammad Jamil, selaku Wakil Kepala Sekolah dan Bimbingan Konselor MTs Radiatul Adawiah Makassar mengenai pentingnya pembinaan akhlak, pada tanggal 16 April 2018 pukul 10.15 WIB Memberikan materi WITA - materi tentang perilaku positif.

Hal ini sejalan dengan hasil wawancara dengan Muhammad Jamil berikut ini tentang pembinaan dalam pembinaan akhlak siswa di luar kelas. Senada dengan pernyataan Ibu Nur Danial yang menekankan pentingnya menggalakkan doa berjamaah bagi santri berikut ini. Ada pula pengembangan karakter positif di kalangan siswa yang sering melakukan pelanggaran.

Hal ini menunjukkan bahwa pihak sekolah sangat mendukung upaya penanaman moral pada siswanya.

Tabel 4.1 Keadaan Guru Di MTs. Radhiatul Adawiyah Tabaria  No  Nama  L /P  Jabatan/Status  Bidang studi
Tabel 4.1 Keadaan Guru Di MTs. Radhiatul Adawiyah Tabaria No Nama L /P Jabatan/Status Bidang studi

Definisi Operasioanl Variabel

Sumber Data

Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini diperlukan subjek penelitian yang disebut data primer dan sekunder. Menurut Sugiyon, data primer adalah sumber data yang langsung memberikan data langsung, memberikan data kepada pengumpul data.” 39. Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa data primer adalah data utama yang diperoleh langsung dari apa yang diteliti. .

Data primer dalam penelitian ini adalah dengan melakukan angket/wawancara dengan tujuan memperoleh data dari responden yaitu guru. Menurut Sugiyono, data sekunder adalah data yang tidak langsung memberikan data kepada peneliti, misalnya peneliti harus melalui orang lain atau mencari melalui dokumen. Data tersebut diperoleh dengan bantuan literatur dari banyak buku dan diperoleh berdasarkan catatan-catatan yang berkaitan dengan penelitian. Data sekunder dalam penelitian ini merupakan penelitian yang dihasilkan dari hasil objek yang mendukung pernyataan data primer yaitu siswa.

Instrument Penelitian

Metode observasi adalah suatu pengamatan yang dilakukan dengan sengaja, sistematis mengenai gejala-gejala yang terjadi kemudian dicatat. 41 Observasi diartikan sebagai usaha mengamati fenomena-fenomena yang akan diselidiki baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan alat-alat panca indera observasi yang digunakan untuk memperoleh informasi dan data akan dibutuhkan tanpa bantuan dan alat lainnya. Sedangkan observasi tidak langsung adalah observasi yang tidak dilakukan pada saat peristiwa yang ingin diselidiki sedang berlangsung, misalnya peristiwa tersebut diamati melalui film, serangkaian slide, atau serangkaian foto. Apabila menggunakan teknik observasi baik langsung maupun tidak langsung, diharapkan setiap sistem indra yang digunakan dapat memperoleh data yang lengkap dan berbobot.

Wawancara merupakan suatu proses interaksi antar responden untuk mengetahui informasi atau informasi dengan cara bertatap muka secara langsung dan berbicara secara lisan dengan mengajukan beberapa pertanyaan. Dalam hal ini penulis menggunakan dokumentasi untuk memperkuat hipotesis agar hasil penelitian lebih akurat dan bertanggung jawab.

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Analisis Data

Radhiatul Adawiyah Tabaria, tak lain adalah membentuk santrinya berakhlak positif agar mampu menjadi manusia yang sesuai harapan agama, tanah air, dan bangsanya. Dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas, semua guru juga bertanggung jawab terhadap perkembangan siswanya agar menjadi anak yang bermoral (berkarakter). Dari pernyataan Muhammad Jamil di atas maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa penanaman akhlak pada siswa MTs Radiatul Adawiah Makassar di dalam kelas, selain memberikan materi tentang perilaku positif melalui kisah-kisah keteladanan orang-orang terdahulu, juga menekankan pada gambaran kehidupan sehari-hari. , serta pembentukan moralitas dalam diri sendiri.

Jika ada siswa yang masih berperilaku buruk, menurut saya itu karena shalatnya yang masih salah. Upaya pembentukan karakter Islami peserta didik, baik guru agama maupun guru lainnya, melibatkan semua pihak. Jika ada siswa yang berperilaku buruk, yang namanya manusia tidak lepas dari kekeliruan dan kesalahan.

Karena seorang guru menyikapi siswa yang mempunyai perilaku kurang baik maka harus menggunakan pembinaan dalam arti positif. Keberadaan sarana dan prasarana penunjang memang menjadi faktor penting dalam memperlancar proses pembelajaran dan pengembangan karakter khususnya penanaman akhlak pada peserta didik. Siswa yang melanggar akan segera diproses oleh CC dan semua guru bertanggung jawab.

Menanamkan akhlak pada diri peserta didik merupakan suatu keharusan bagi guru yang harus dilakukan dengan baik dan terus berlanjut sesuai dengan yang diharapkan.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Sejarah berdirinya sekolah MTs. Radhiadul Adawiah Tabariah

Visi dan Misi MTS.Radiatul Adawiah Tabaria

Keadaan Guru

Keadaan Peserta Didik

Keadaan Sarana Dan Prasarana

Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs.Radiatul

Iplementasi Pembelajaran Pendidikan Agama islam di

Faktor-Faktor Penghambat Yang dihadapi Guru dalam

PENUTUP

SARAN

Perkembangan zaman yang semakin pesat telah membawa perubahan yang sangat besar terhadap kehidupan generasi muda, baik positif maupun negatif, serta kepribadian dan moralnya. Oleh karena itu, dari hasil penelitian yang diperoleh peneliti mengenai implementasi pengajaran pendidikan agama Islam dalam pendidikan akhlak siswa di MTs Radiatul Adawiah Tabariah Kota Makassar, penulis dapat memberikan saran yang dapat membantu sebagai kontribusi bagi lembaga. Dengan menyikapi perbedaan akhlak siswa dan mengharapkan siswa memiliki akhlak (karakter) yang positif dalam kehidupan sehari-hari, maka sekolah harus mampu menciptakan lingkungan yang dapat mendukung terciptanya pengembangan karakter Islami.

Apabila keberadaan lingkungan sekitar mampu mencerminkan kegiatan positif bagi pembentukan karakter Islami, maka mampu memberikan kontribusi yang baik terhadap terselenggaranya pendidikan itu sendiri. Penanaman semangat juang pada peserta didik hendaknya dilakukan oleh semua pihak sekolah baik pendidik maupun tenaga kependidikan yang ada, agar hasil yang dicapai dapat sejalan dengan tujuan yang diinginkan. Secara khusus, guru pendidikan agama Islam hendaknya ikut serta dalam merancang program kegiatan dan strategi penyampaian materi keagamaan yang berkaitan dengan pembentukan karakter Islami siswa dan bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan yang telah dilaksanakan.

Walaupun pembinaan akhlak (karakter) peserta didik telah membawa perubahan positif bagi peserta didik itu sendiri, namun hendaknya pihak sekolah dan guru selalu melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terprogram secara terus menerus agar karakter yang terbentuk pada diri peserta didik tidak hilang. . Menanamkan nilai-nilai akhlak mulia di kalangan mahasiswa melalui perkuliahan pendidikan agama Islam di perguruan tinggi negeri.

Gambar

Tabel 4.1 Keadaan Guru Di MTs. Radhiatul Adawiyah Tabaria  No  Nama  L /P  Jabatan/Status  Bidang studi
Tabel 4.2 Keadaan Peserat didik di MTs.Radhiatul Adawiyah Tabaria

Referensi

Dokumen terkait

pendidikan bagi anak usia dini, sehingga hasil penelitian ini diharapkan. mempunyai manfaat baik secara teoritis maupun manfaat secara praktis

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dan acuan bagi para praktisi manajemen untuk digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan

Hasil penelitian menunjukkan cara berbahasa mahasiswa FKIP Unismuh Makassar baik dalam suasana formal maupun informal masih sering terjadi kedwibahasaan sehingga terjadi kesalahan

Berdasarkan kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum KTSP 2006 kelas IV dengan Standar Kompetensi “Membaca” diharapkan guru tidak memandang kegiatan membaca pemahaman dalam menentukan

Apalagi intruksi dari Tim Terpadu untuk senantiasa bekerja sama dalam melakukan pengawasan...Di Desa ini, sudah beberapa Kami lakukan dan memang di Desa ini juga sudah beberapa kali

Bagi pelaksana pendidikan, penelitian ini diharapkan dapat membuka cakrawala keilmuan agar lebih kreatif dalam mengajar sehingga pembelajaran yang dilaksanakan tidak monoton dan dapat

Manfaat lainnya juga Dari hasil wawancara berikut FK mengungkapkan bahwa: “Bahwa dengan adanya bantuan jamban, perilaku dari masyarakat ada yang berubah yang dulunya suka buang air

Berdasarkan penelitian terdahulu yang membedakan dengan penelitian penulis terkait Implementasi Program Pelayanan Berkelanjutan Inseminasi Buatan dan Gangguan Reproduksi Sapi pada Dinas