Media Trailer Film

Top PDF Media Trailer Film:

PENGGUNAAN METODE SUGESTI IMAJINASI BERBASIS MEDIA TRAILER FILM DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI.

PENGGUNAAN METODE SUGESTI IMAJINASI BERBASIS MEDIA TRAILER FILM DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI.

2. Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan pada penggunaan metode sugesti imajinasi berbasis media trailer film dalam pembelajaran menulis karangan deskripsi menurut tanggapan siswa pada angket yang disebar. Kelebihan tersebut menurut 55% siswa mempermudah mereka dalam menemukan ide tulisan dan sisanya merasa terangsang imajinasinya dalam membuat karangan deskripsi setelah mendapat perlakuan (treatment) serta merasa kegiatan pembelajaran menjadi tidak membosankan. Kekurangannya yaitu sebagian siswa terlalu terfokus kepada pemutaran trailer film sehingga sebagian siswa tersebut merasa metode ini membatasi kreatifitas dan imajinasi mereka dan membuat karangan tidak terarah.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN METODE SUGESTI IMAJINASI BERBASIS MEDIA TRAILER FILM DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI - repository UPI S PRS 0900527 Title

PENGGUNAAN METODE SUGESTI IMAJINASI BERBASIS MEDIA TRAILER FILM DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI - repository UPI S PRS 0900527 Title

PENGGUNAAN METODE SUGESTI IMAJINASI BERBASIS MEDIA TRAILER FILM DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI Oleh Dita Eka Puspita Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi sal[r]

3 Baca lebih lajut

S PRS 0900527 Abstract

S PRS 0900527 Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kontribusi metode pembelajaran sugesti imajinasi berbasis media trailer film dalam pencapaian tujuan pembelajaran, dan (2) kelebihan dan kekurangan dari penggunaannya. Penelitian ini dilakukan karena kenyataan di lapangan menunjukkan kurangnya kemampuan dan antusiasme pembelajar terhadap keterampilan menulis. Penelitian ini menggunakan metode pra eksperimen dengan desain penelitian the one shot case study. Metode pembelajaran sugesti imajinasi diterapkan dengan cara memberikan dua kali perlakuan kepada 20 orang siswa kelas XI Jurusan Akuntansi di SMK Pasundan Putra Cimahi dan selanjutnya diberikan tes untuk mengetahui kemampuan menulis siswa setelah pemberian perlakuan. Dalam penelitian ini, metode pembelajaran sugesti imajinasi berbasis media trailer film yang telah digunakan sebagai salah satu metode pembelajaran dalam keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas XI menunjukkan hasil yang baik. Berdasarkan hasil tes, nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 76.5 yang berarti nilai rata-rata tersebut berada pada interval persentase 76%-85%, sehingga dapat dikategorikan penguasaan materi dan penggunaan metode serta media pembelajaran baik. Berdasarkan hasil analisis tes di atas dapat menunjukkan bahwa penggunaan metode sugesti imajinasi berbasis media trailer film berkontribusi dalam pembelajaran menulis karangan deskriptif bahasa Perancis pada tingkatan pemula A1. Berdasarkan hasil analisis angket peneliti menyimpulkan kesulitan yang dialami pembelajar yaitu mengkonjugasikan kata kerja dan tata bahasa Perancis, menemukan kosa kata yang tepat dan menemukan ide dalam membuat karangan. Setelah menggunakan metode sugesti imajinasi 55% siswa merasa sangat terbantu untuk menulis bahasa Perancis karena lebih mudah dalam menemukan ide tulisan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

S PRS 0900527 Chapter1

S PRS 0900527 Chapter1

1) apakah penggunaan metode sugesti imajinasi berbasis media trailer film berkontribusi dalam pencapaian tujuan pembelajaran menulis karangan deskripsi pada siswa kelas XI SMK Pasundan Putra Cimahi? 2) apa saja kelebihan dan kekurangan penggunaan metode sugesti

4 Baca lebih lajut

S PRS 0900527 Bibliography

S PRS 0900527 Bibliography

Dita Eka Puspita, 2014 Penggunaan Metode Sugesti Imajinasi Berbasis Media Trailer Film dalam Pembelajaran Menulis Karangan Deskripsi Universitas Pendidikan Indonesia | repository.up[r]

5 Baca lebih lajut

S PRS 0900527 Table of Content

S PRS 0900527 Table of Content

Dita Eka Puspita, 2014 Penggunaan Metode Sugesti Imajinasi Berbasis Media Trailer Film dalam Pembelajaran Menulis Karangan Deskripsi Universitas Pendidikan Indonesia | repository.up[r]

8 Baca lebih lajut

ANALISIS KARAKTERISTIK AERODINAMIKA SEMI TRAILER TRUCK DENGAN MODIFIKASI VORTEX TRAP MENGGUNAKAN CFD (COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS).

ANALISIS KARAKTERISTIK AERODINAMIKA SEMI TRAILER TRUCK DENGAN MODIFIKASI VORTEX TRAP MENGGUNAKAN CFD (COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS).

Aerodynamic characteristics can be controlled by modifying the shape of the vehicle or using aerodynamic parts. A semi-trailer truck models already modified by using vortex trap device to create trapped vortex in the gap. Vortex trap device are mounted on the front of the trailer and simulated by using finite element method. Steady state analysis already done at the speed range from 40 km/h to 120 km/h with an interval of 20 km/h. This numerical analysis is already done by using CFD software, ANSYS Fluent 14.5. The results showed that using 5 panels vortex trap has the lowest drag coefficient at a speed of 80 km/h with a Cd value of 0.723. Overall, 6 vertical panel is the best configuration has a lower drag coefficient in every speed range, while 7 panels will increase the drag coefficient of the model semi trailer truck
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

TA : Pembuatan Video Pariwisata Kabupaten Pacitan Bergenre Mockumentary Laporan Perjalanan dengan Judul Hidden Paradise.

TA : Pembuatan Video Pariwisata Kabupaten Pacitan Bergenre Mockumentary Laporan Perjalanan dengan Judul Hidden Paradise.

Kendala utama yang berkaitan dengan terhambatnya kemajuan pariwisata Pacitan adalah media promosi kota yang kurang. Humas Dinas Pariwisata Pacitan kurang begitu meluas, hanya menggunakan brosur dan stiker, bentuk publikasi dan promosinya dalam meningkatkan pengunjung masih belum jelas (Tjiptian, 2008). Media promosi saat ini sudah banyak berkembang bentuk dan macamnya. Tidak hanya dalam bentuk media cetak saja, namun media elektronik pun banyak yang digunakan untuk promosi. Sehingga dalam mempromosikan potensi wisata alamnya diperlukan media promosi lain yang mudah di akses dan mudah dalam penyerapan informasinya seperti media film ataupun video.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Perkembangan Moral Anak Usia Dini 1. Hakekat Anak Usia Dini - Miswahyuningsih BAB II

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Perkembangan Moral Anak Usia Dini 1. Hakekat Anak Usia Dini - Miswahyuningsih BAB II

Menurut Les Copaque Awal mulanya film Upin Ipin dibuat hanya untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan yang bertujuan untuk mendidik anak-anak agar menghayati dan melaksanakan bulan Ramadhan. Dimana film ini memiliki banyak pesan yang disampaikan yaitu, agar anak mengerti makna dan indahnya bulan suci Ramadhan. Selain itu, banyak adegan atau perilaku baik yang dapat dijadikan contoh bagi anak-anak dikehidupan sehari-hari. Perilaku baik seperti, bertingkah laku baik dengan siapun dan dimanapun, berbicara yang sopan, berteman dengan siapapun dan tidak pilih-pilih teman, juga menghormati orang yang lebih tua. Seiring dengan berjalannya waktu tayangan tersebut mendapat respon positif dari mayarakat, sehingga film Upin Ipin diperpanjang untuk penayangannya. Kini film Upin Ipin bukan hanya untuk menyambut bulan Ramadhan saja tetapi untuk menyambut hari-hari besar lainnya seperti hari kemerdekaan, hari ibu, hari pahlawan, bahkan hari tradisional sekalipun. Di Indonesia sendiri Upin Ipin ditayangkan di salah satu stasiun televisi yaitu MNCTV yang tayang setiap hari pada pukul 17.00 WIB (http://lescopaque.com/v10/)
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Representasi Cinta Tanah Air dalam Film 5 cm (Analisis Semiotika John Fiske mengenai Representasi Cinta Tanah Air dalam Film 5 cm)

Representasi Cinta Tanah Air dalam Film 5 cm (Analisis Semiotika John Fiske mengenai Representasi Cinta Tanah Air dalam Film 5 cm)

Film anak-anak diproduksi tidak sebanyak film roman dan horor namun film bertema ini seringkali sukses besar di pasaran. Film umumnya berkisah tentang perjuangan seorang anak atau sekelompok anak-anak untuk menggapai impian dan cita-citanya. Film-film anak-anak yang populer antara lain Denias, Senandung di Atas Awan karya John De Rantau. Laskar Pelangi (2008) dan Sang Pemimpi (2009) karya Riri Reza diangkat dari novel best seller karya Andrea Hirata. Laskar Pelangi (2008) menjadi film terlaris di Indonesia dengan penonton mencapai 4.606.785. Film anak-anak tidak jarang pula dipadukan dengan genre olah raga, seperti Garuda di Dadaku (2009), King (2009), dan Tendangan Dari Langit (2011). Industri perfilman kita melakukan terobosan dengan memproduksi film animasi musikal melalui Meraih Mimpi (2009).
Baca lebih lanjut

92 Baca lebih lajut

LKP : Perancangan Desain Motion Graphic OBB Acara TV Movie Zone di Kompas TV Surabaya.

LKP : Perancangan Desain Motion Graphic OBB Acara TV Movie Zone di Kompas TV Surabaya.

Namun demikian selain dampak negatif di atas, televisi dapat berperan sebagai sarana yang sangat penting untuk mengkomunikasikan hasil-hasil yang telah dicapai dalam pembangunan nasional. Peran lain dari media televisi adalah sebagai media pendidikan, karena melalui penayangan yang beragam acara akan dapat memberikan pendidikan kepada masyarakat luas tentang sesuatu hal yang belum dan ingin diketahui oleh masyarakat. Melalui media televisi itulah masyarakat akan mendapatkan tambahan pengetahuan tentang hal baru. Lebih jauh lagi, televisi dapat dimanfaatkan sebagai kontrol sosial masyarakat terhadap seluruh aspek kehidupan masyarakat karena televisi dapat membeberkan fakta-fakta suatu fenomena yang terjadi di masyarakat serta dapat menggalang opini publik. Oleh karena itu, dengan adanya televisi diharapkan masyarakat diajak berpikir kritis dan dapat menyaring hal-hal positif untuk kemajuan manusia.
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

S PRS 1101101 Chapter1

S PRS 1101101 Chapter1

Selain itu, agar tidak terjadi salah penafsiran maka penulis membatasi masalah dalam penelitian ini pada penggunaan media movie trailer berbasis teknik writing workshop dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan naratif bahasa Perancis mahasiswa semester V Departemen Pendidikan Bahasa Perancis tahun akademik 2015/2016.

6 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN PEMBUATAN FILM PADA REMAJA YANG BERUSIA 16-18 TAHUN

PENDIDIKAN PEMBUATAN FILM PADA REMAJA YANG BERUSIA 16-18 TAHUN

pembuatan film sangat kecil. Akses in - ternet mempermudah akses pada pen- getahuan tersebut, namun secara nasi- onal, akses internet juga masih terbatas. Kendala lain adalah, pembuatan se- buah film tidak bisa dilakukan sendirian, pembuatan film memerlukan sebuah tim yang mempunyai tanggung jawab yang berbeda-beda. Maka, seorang anak yang memiliki pengetahuan pembuatan film dan memiliki perlengkapan pembuatan film, akan tetap terhambat sampai me - nemukan kelompok atau teman-teman lain yang memiliki keinginan yang sama.

5 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Wacana Kapitalisme Dalam Film The Hunger Games (Analisis Wacana Kritis) T1 362009073 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Wacana Kapitalisme Dalam Film The Hunger Games (Analisis Wacana Kritis) T1 362009073 BAB I

Dari beberapa sumber sepakat dampak dari kapitalisme adalah mendorong motivasi dan persaingan dari para pelaku bisnis dari berbagai aspek kehidupan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Masyarakat kapitalisme global dibangun di atas iklim persaingan yang tinggi (Piliang, 2011, p. 208). Adanya persaingan „siapa yang dapat menguasai pasar‟ ini menandakan Industri B udaya mulai marak terjadi. Industri budaya yang paling nyata dalam dunia hiburan adalah rumah produksi (production house) didalamnya terdapat produser yang dalam hal ini berperan sebagai kapitalis sekaligus menggaji pegawainya - pekerja media, selebritis dan lainnya (Suwardi, 2011, p. 212).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

this PDF file PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM ANIMASI TERHADAP KREATIVITAS MENGGAMBAR ILUSTRASI PADA PEMBELAJARAN SENI RUPA | Apriyani | Jurnal Pena Ilmiah 1 SM

this PDF file PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM ANIMASI TERHADAP KREATIVITAS MENGGAMBAR ILUSTRASI PADA PEMBELAJARAN SENI RUPA | Apriyani | Jurnal Pena Ilmiah 1 SM

Dalam penelitian ini, pembelajaran menggambar ilustrasi menggunakan media film animasi bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa. Menurut Clark (dalam Munandar, 1983, p.54; Nurti, 2013, pp. 12–13) dan Munandar (dalam Aprianti, 2013, p. 14) bahwa pengembangan kreativitas siswa dapat terjadi karena adanya pemberian sebuah rangsangan mental kepada siswa, adanya peran guru dan orangtua dalam pengembangan kreativitas siswa, serta situasi lingkungan yang mendukung terjadinya proses kreatif. Untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung pembelajaran menggambar ilustrasi menggunakan media film animasi, instrumen angket, wawancara guru, dan wawancara siswa digunakan dalam penelitian. Berdasarkan hasil penghitungan angket dan wawancara, didapatkan pernyataan yang termasuk faktor penghambat diantaranya kebisingan diluar kelas, siswa yang tidak dapat dikondisikan, cara mengajar guru, kesulitan siswa, serta kurangnya inovasi guru dalam proses pembelajaran. Selain itu, faktor pendukungnya adalah tingginya minat siswa untuk menonton film animasi dan menggambar, suasana kelas yang kondusif, adanya dukungan orangtua, guru yang membantu memecahkan kesulitan siswa, tersedianya alat penunjang penggunaan media.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Strategi Dakwah Melalui Media Film

Strategi Dakwah Melalui Media Film

Film Negeri 5 Menara merupakan sebuah film garapan Kompas Gramedia production bersama Million Pictures yang merupakan adaptasi dari novel karya Ahmad Fuadi berjudul Negeri 5 Menara. Skenario film ini ditulis oleh Salman Aristo yang juga penulis naskah film Ayat-Ayat Cinta, Laskar Pelangi, dll. Film berdurasi 100 menit ini, disutradarai oleh Affandi Abdul Rachman. Film ini mengambil lokasi syuting di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur, Sumatera Barat, Bandung, hingga London.

7 Baca lebih lajut

Penggunaan Film Sebagai Media Pembelajar

Penggunaan Film Sebagai Media Pembelajar

Film yang baik ada dimana saja, ia bisa dengan mudah ditemukan di youtube dan pada kepingan CD atau DVD. tugas guru untuk menghadirkan film yang berkualitas sebagai sarana mengajar dengan kreatif.Menonton film adalah salah satu cara membuat siswa mengerti akan sebuah konsep atau mendapatkan lebih dari yang gurunya informasikan di kelas. menggunakan film sebagai alat pembelajaran bukan sebuah ide yang datang tiba-tiba, karena ia mesti dipikirkan dan direncanakan. Apa jadinya ketika film yang kita sajikan dikelas ternyata tidak sesuai atau malah terdapat adegan yang diluar konteks.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

SUARA TIGA HATI:FILM PEMBELAJARAN SASTRA INDONESIA BERDASAR CERITA PANJI-SEKARTAJI

SUARA TIGA HATI:FILM PEMBELAJARAN SASTRA INDONESIA BERDASAR CERITA PANJI-SEKARTAJI

is an innovation that can be a bridge of solutions between the fulfillment of the needs of innovative media literature learning as well as preserving folklore. Learning films for high school can be utilized for some relevant basic competence (Kompetensi Dasar/KD). The duration of the produced film is thirty minutes. It is intended to be freely used as a medium of learning to adjust the lesson in the classroom. The research design used is development research. The steps are to compile a screenplay based on selected folklore, production (shooting), editing, finalization, and field testing. Before being tested to the field, in this case to one of high school, the learning film product has been through expert validation. The results show if the packaging in the form of film more effective to be accepted and understood by the learners. In the future, the development of folklore-based learning media becomes an alternative choice as a bridge to bring together the value of past and life in the present.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Representasi Perempuan Dalam Film (Analisis Semiotika Representasi Perempuan Dalam Film “Fifty Shades of Grey”)

Representasi Perempuan Dalam Film (Analisis Semiotika Representasi Perempuan Dalam Film “Fifty Shades of Grey”)

pemaknaan (signification). Semiotika atau semiologi merupakan terminologi yang merujuk pada ilmu yang sama. Istilah semiologi lebih banyak digunakan di Eropa sedangkan semiotika lazim dipakai oleh ilmuwan Amerika. Secara substansial, semiotika adalah kajian yang concern dengan dunia simbol. Alasannya, seluruh isi media massa pada dasarnya adalah bahasa (verbal), sementara itu bahasa merupakan dunia simbolik (Sobur, 2006: 140). Menurut Morissan, semiotika merupakan studi mengenai tanda (signs) dan simbol yang menggunakan tradisi penting dalam pemikiran tradisi komunikasi. Tradisi semiotika mencakup teori utama mengenai bagaimana tanda mewakili objek, ide, situasi, keadaan, perasaan dan sebagainya yang berada di luar diri (Morissan, 2009: 27).
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

S PLB 1003250 chapter5

S PLB 1003250 chapter5

Kepada peneliti selanjutnya yang meneliti tentang peningkatan kemampuan berbahasa reseptif dengan menggunakan media film berteks, diharapakan untuk lebih mengembangkan materi pembelajarannya seperti untuk mengkaji proses belajar mengajar pada suatu mata pelajaran yang diterapkan pada anak tunarungu disekolah agar memperoleh hasil pembelajaran yang memuaskan, dan tidak hanya terfokus pada satu subjek saja, tetapi dilakukan pada sekelompok subjek penelitian sehingga hasil penelitian dapat dibandingkan.

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...