Myristica fragrans Houtt

Top PDF Myristica fragrans Houtt:

Determination of Safrole in Ethanol Extract of Nutmeg (Myristica fragrans Houtt) Using Reversed-Phase High Performance Liquid Chromatography.

Determination of Safrole in Ethanol Extract of Nutmeg (Myristica fragrans Houtt) Using Reversed-Phase High Performance Liquid Chromatography.

Dehydrodiisoeugenol (DDIE), myristicin, and safrole are chemical compounds contained in fruit and seed of nutmeg (Myristica fragrans Houtt). DDIE shows antidiabetic activity on PPARγ receptor, while myristicin is hallucinogenic agent. Of the three compounds, safrole is the most toxic substance due to its carcinogenic activity (Lestari, 2010; Li & Yang, 2012). Safrole and isosafrole (0.5%) has been shown to increase the occurance rate of malignant tumours in mice (Benedetti, Malnoe, & Broillet, 1977). The major toxicity of safrole is caused by its metabolite character. Safrole is oxidized into 1-hydroxysafrole in human body, which is carcinogenic (Peele Jr. & Oswald, 1978). The maximum dose of safrole as stated by UK and French governments is 1 mg/day (European Commission, 2002).
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Pengaruh Jus Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap Waktu Reaksi Sederhana pada Laki-Laki Dewasa.

Pengaruh Jus Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap Waktu Reaksi Sederhana pada Laki-Laki Dewasa.

Tanaman pala (Myristica fragrans Houtt.) merupakan salah satu tanaman rempah asli Indonesia dari daerah Banda, Maluku . Di masyarakat, buah pala dikenal sebagai obat alternatif untuk mengatasi gangguan tidur (insomnia) dikarenakan tanaman ini mengandung senyawa hidrokarbon terpenoid yang berefek depresi susunan saraf pusat (SSP). Depresi SSP akan memperpanjang waktu reaksi seseorang dan menyebabkan kantuk.

12 Baca lebih lajut

Efek Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap Memori Jangka Pendek pada Perempuan Dewasa.

Efek Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap Memori Jangka Pendek pada Perempuan Dewasa.

dapat dikarenakan faktor usia tua (Mastin, 2010). Penurunan daya ingat dapat disebabkan oleh adalah rasa kantuk. Rasa kantuk dapat diakibatkan oleh kurang tidur, kelelahan fisik, kondisi fisik yang menurun akibat penyakit, dan efek samping obat. Obat-obat yang dapat menurunkan daya ingat sering ditemukan sebagai efek samping dari obat hipnotik-sedatif. Obat hipnotik-sedatif ini merupakan golongan obat pendepresi susunan saraf pusat (SSP) yang menyebabkan kantuk dan mempermudah tidur serta mempertahankan tidur yang menyerupai tidur fisiologis.. Efek obat-obat ini bergantung kepada dosis, mulai dari yang ringan yaitu menyebabkan tenang atau kantuk, menidurkan, hingga yang berat yaitu kehilangan kesadaran, keadaan anestesi, koma dan kematian. Beberapa contoh golongan obat yang termasuk dalam obat hipnotik-sedatif yaitu golongan benzodiazepin, golongan barbiturat, dan alkohol. (Wiria, 2007). Selain pengaruh obat-obatan beberapa jenis makanan tertentu juga dapat menyebabkan rasa kantuk yang dapat mempengaruhi proses mengingat. Salah satu makanan yang dipercayai dapat menyebabkan rasa kantuk yang berefek terhadap proses mengingat adalah buah pala (Myristica fragrans Houtt.)
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Karakteristik Pemanasan Pada Proses Pengalengan Manisan Pala Basah (Myristica fragrans Houtt)

Karakteristik Pemanasan Pada Proses Pengalengan Manisan Pala Basah (Myristica fragrans Houtt)

Tanaman pala (Myristica fragrans houtt) adalah tanaman asli Indonesia yang pada mulanya berasal dari pulau Banda. Tanaman ini merupakan tanaman keras yang dapat berumur panjang hingga lebih dari 100 tahun. Tanaman pala tumbuh dengan baik di daerah tropis. Selain di Indonesia tanaman pala terdapat pula di Amerika, Asia dan Afrika. Pala termasuk famili Myristicaceae yang terdiri atas 15 genus (marga) dan 250 species (jenis). Dari 15 marga tersebut 5 marga di antaranya berada di daerah tropis Amerika, 6 marga di daerah tropis Afrika dan 4 marga di daerah tropis Asia (Rismunandar 1990). Tanaman pala merupakan tumbuhan berbatang sedang dengan tinggi mencapai 18 m, memiliki daun berbentuk bulat telur atau lonjong yang selalu hijau sepanjang tahun. Pohon pala dapat tumbuh di daerah tropis pada ketinggian di bawah 700 m dari permukaan laut, beriklim lembab dan panas, curah hujan 2.000-3.500 mm tanpa mengalami periode musim kering secara nyata. Daerah penghasil utama pala di Indonesia adalah Kepulauan Maluku, Sulawesi Utara, Sumatra Barat, Nanggroe Aceh Darusalam, Jawa Barat dan Papua.
Baca lebih lanjut

123 Baca lebih lajut

Pengaruh Sirop Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif Perempuan Dewasa.

Pengaruh Sirop Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif Perempuan Dewasa.

Setelah mendapat keterangan sepenuhnya menyadari, mengerti, dan memahami tentang tujuan,manfaat dan risiko yang mungkin timbul dalam penelitian,serta sewaktu-waktu dapat mengundurkan diri dari keikutsertaannya, maka saya setuju ikut serta dalam penelitian yang berjudul: Pengaruh Sirop Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif Perempuan Dewasa.

23 Baca lebih lajut

Efek Hipnotik Ekstrak Etanol Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Pada Mencit Swiss Webster Jantan Yang Diinduksi Fenobarbital.

Efek Hipnotik Ekstrak Etanol Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Pada Mencit Swiss Webster Jantan Yang Diinduksi Fenobarbital.

Simpulan penelitian adalah ekstrak etanol daging buah pala Myristica fragrans Houtt memiliki efek hipnotik dengan mempercepat mula tidur pada dosis 626,5 mg/kgBB, 1253 mg/kgBB, dan 2506[r]

34 Baca lebih lajut

Fraksionasi miristisin dari minyak atsiri pala (Myristica fragrans Houtt) sebagai pelangsing aromaterapi secara in vivo

Fraksionasi miristisin dari minyak atsiri pala (Myristica fragrans Houtt) sebagai pelangsing aromaterapi secara in vivo

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Fraksionasi Miristisin dari Minyak Atsiri Pala (Myristica fragrans Houtt) sebagai Pelangsing Aromaterapi secara In Vivo adalah karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi mana pun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini.

25 Baca lebih lajut

Determination of Safrole in Ethanol Extract of Nutmeg (Myristica fragrans Houtt) Using Reversed-Phase High Performance Liquid Chromatography.

Determination of Safrole in Ethanol Extract of Nutmeg (Myristica fragrans Houtt) Using Reversed-Phase High Performance Liquid Chromatography.

Dehydrodiisoeugenol (DDIE), myristicin, and safrole are chemical compounds contained in fruit and seed of nutmeg (Myristica fragrans Houtt). DDIE shows antidiabetic activity on PPARγ receptor, while myristicin is hallucinogenic agent. Of the three compounds, safrole is the most toxic substance due to its carcinogenic activity. In this work, we developed an analytical method to determine safrole in ethanol extract of nutmeg. Reversed-Phase High Performance Liquid Chromatography (Dionex Ultimate 3000) using C-18 LiChroCART 250-4, LiChrospher 100 RP 18e (5 µm) 250 mm column as stationary phase, was selected as the method of analysis. A mixture of methanol:water (73:27) at flow rate 1 mL/min was used as mobile phase. Detection was done at 282 nm. Using such conditions, retention time for safrole was 10.45 minutes. The recovery was 101.421%, while the value of CV was 0.838%. LOD and LOQ were 0.668 µg/mL and 2.023 µg/mL, respectively. Mean concentration of safrole in the nutmeg seed extract was 10.979%.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Penggunaaan Zeolit Untuk Mempertahankan Viabilitas Benih Pala (Myristica Fragrans Houtt) Selama Di Penyimpanan

Penggunaaan Zeolit Untuk Mempertahankan Viabilitas Benih Pala (Myristica Fragrans Houtt) Selama Di Penyimpanan

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Penggunaan Zeolit untuk Mempertahankan Viabilitas Benih Pala (Myristica fragrans Houtt) Selama di Penyimpanan adalah benar karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi mana pun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini.

30 Baca lebih lajut

Pengaruh Sirop Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Kewaspadaan dan Ketelitian Laki-Laki Dewasa.

Pengaruh Sirop Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Kewaspadaan dan Ketelitian Laki-Laki Dewasa.

Indonesia merupakan produsen utama tanaman pala (Myristica fragrans Houtt.) di dunia 2 . Tanaman pala (Myristica fragrans Houtt.) banyak ditemukan di Kepulauan Ambon, Maluku yang merupakan salah satu tanaman asli Indonesia.Buah pala sering digunakan untuk terapi insomnia dan sebagai obat pelega perut 3. Di Bogor banyak masyarakat yang mengonsumsi berbagai olahan buah pala dalam bentuk manisan dan sirop. Kandungan minyak atsiri dalam buah pala dapat menyebabkan keadaan kantuk sehingga kewaspadaan dan ketelitian menurun.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

this PDF file ISOLATION OF ESSENSIAL OIL OF NUTMEG (Myristica fragrans Houtt) and ANTIOXIDANT ACTIVITY TEST WITH DPPH | Ginting | Jurnal Natural 2 PB

this PDF file ISOLATION OF ESSENSIAL OIL OF NUTMEG (Myristica fragrans Houtt) and ANTIOXIDANT ACTIVITY TEST WITH DPPH | Ginting | Jurnal Natural 2 PB

Abstract. The essential oil of the nutmeg plant (Myristica fragrans Houtt) has been obtained from roots, bark, fruit, mace and seeds using Stahl steam distillation. Each essential oil have tested for antioxidant activity with DPPH. Antioxidant activity of essential oil from each nutmeg plant to DPPH with concentration 25, 50 and 100 ppm. Each essential oil did not show strong antioxidant activity but the result of nutmeg isolation had strong antioxidant activity with IC 50 that was 80,555 ppm. Based on GC-MS analysis of essential oil of

7 Baca lebih lajut

Pengaruh Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Ketelitian dan Kewaspadaan Pada Laki-Laki Dewasa.

Pengaruh Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Ketelitian dan Kewaspadaan Pada Laki-Laki Dewasa.

Dalam mengerjakan aktivitas sehari-hari, seperti belajar, mengerjakan tugas, dan mengemudi, kewaspadaan dan ketelitian merupakan faktor yang berperan dalam menentukan tingkat keberhasilan seseorang. Salah satu penyebab penurunan ketelitian dan kewaspadaan adalah rasa kantuk. Rasa kantuk dapat diakibatkan oleh kurang tidur, kelelahan fisik, kondisi fisik yang menurun akibat penyakit, dan efek samping obat. Beberapa jenis makanan tertentu juga dapat menyebabkan rasa kantuk, misalnya buah pala (Myristica fragrans Houtt.).

26 Baca lebih lajut

Isolasi Dan Elusidasi Struktur Kimia Flavonoida Dari Daun Pala (Myristica fragrans Houtt) dan Uji Aktivitas Antioksidan

Isolasi Dan Elusidasi Struktur Kimia Flavonoida Dari Daun Pala (Myristica fragrans Houtt) dan Uji Aktivitas Antioksidan

Penelitian terhadap daun Pala ( Myristica fragrans Houtt) bertujuan untuk mengetahui senyawa kimia (struktur kimia) dan aktivitas antioksidan dengan menggunakan 1,1-diphenyl-2-picryl-hydrazil (  ,  -diphenyl-  -picrylhidrazyl) atau DPPH radical-scavenging. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut metanol, ekstrak pekat metanol ditambahkan pelarut etilasetat dan disaring. Ekstrak etil asetat dipartisi dengan metanol : n- heksana (1:1), kemudian ekstrak pekat etil asetat dihidrolisis dengan HCl 6%. Total flavonoid yang diperoleh dipisahkan menggunakan kromatografi kolom dengan fasa diam silika gel 60 dan fasa gerak campuran n- heksana : etil asetat (elusi gradien). Hasil kromatografi kolom ditemukan tiga senyawa flavonoid yang dilanjutkan dengan identifikasi dengan analisis UV, FT- IR, 1 H-NMR, 13 C-NMR, DEPT dan NMR-2D (COSY, HMQC dan HMBC). Senyawa yang ditemukan tersebut dinyatakan sebagai 3,5,7,4  -tetrahidroksi- dihidroflavonol atau dihidrokaempferol; 3,5,7,4  -tetrahidroksi flavonol atau Kaempferol dan yaitu 3,5,7,3  ,4  -pentahidroksi flavonol atau Quercetin dengan aktivitas antioksidan berturut-turut 9,75; 6,85 dan 4,85 ppm.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Isolasi Dan Elusidasi Struktur Kimia Flavonoida Dari Daun Pala (Myristica fragrans Houtt) dan Uji Aktivitas Antioksidan

Isolasi Dan Elusidasi Struktur Kimia Flavonoida Dari Daun Pala (Myristica fragrans Houtt) dan Uji Aktivitas Antioksidan

Research on plant leaves Myristica fragrans Houtt Pala was aimed to find a chemical compound and antioxidant activity with 1,1-diphenyl-2-picryl-hydrazil (,-diphenyl--picrylhidrazyl) atau DPPH radical-scavenging methods. Extraction have done by maceration using the methanol solvent, methanol extract was added ethylacetate solvent and filtered. Ethylacetate extract partioned with methanol : n-hexane (1:1) and then ethylacetate fractions were hydrolised with HCl 6%. The total flavonoid yielded was separated using column chromatography with silica gel 60 as stasionary phase and n-hexane : ethylacetate as mobile phase (gradient elution). After that coloumn chromatography find to three flavonoid compounds and then do identify with UV, FTIR, 1 H-NMR, 13 C-NMR, DEPT and NMR-2D (COSY, HMQC and HMBC). That compound called as 3,5,7,4- tetrahydroxy-dihydroflavonol or dihydrocaempferol; 3,5,7,4-tetrahydroxy flavonol or Kaempferol and 3,5,7,3,4-pentahydroxy flavonol or Quercetin with antioxidant activity 9,75; 6,85 and 4,85 ppm respectively.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

UJI TOKSISITAS TABLET EKSTRAK BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt.) PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2.

UJI TOKSISITAS TABLET EKSTRAK BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt.) PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2.

Modular analyzer (pemeriksaan kreatinin, SGOT, dan SGPT) beserta alat-alat pendukungnya dan Sysmex XT -2000i (pemeriksaan hematologi). Data hasil percobaan dianalisis secara statistik dengan metode Analisis of Varians (ANOVA) Single factor . Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perubahan yang bermakna antara sebelum dan sesudah penggunaan tablet ekstrak biji pala ( Myristica fragrans Houtt) bebas safrol dan miristisin dengan dosis 300 mg/hari selama 4 minggu (28 hari). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan tablet ekstrak biji pala tersebut aman pada pasien diabetes mellitus tipe 2.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Karakterisasi Morfoekotipe dan Proksimat Pala Banda (Myristica fragrans Houtt.) Morpho-Ecotype and Proximates Characterization of Banda Nutmeg, (Myristica fragrans Houtt)

Karakterisasi Morfoekotipe dan Proksimat Pala Banda (Myristica fragrans Houtt.) Morpho-Ecotype and Proximates Characterization of Banda Nutmeg, (Myristica fragrans Houtt)

A field research was conducted to study morpho-ecotype and proximate aspects of Banda nutmeg (Myristica fragrans Houtt.) in three ecotypes: Banda Islands, Ambon Island, and Ceram Island in Maluku. The objectives of the study were to characterize morpho-ecotype of the Banda nutmeg, to investigate the trees productivity across three ecotypes, and to identify the proximate characteristics of the fruit. Ten productive nutmeg sample trees aged ranging 25 to 50 years were chosen for observations. In morphological observation, 21 items were described based on IBPGR procedure, and then subjected to UPGMA cluster analysis. The proximates of nutmeg flesh including edible portion (EP), water content, protein content, fat content, and pectin content were analyzed by AOAC procedure. Morphological and proximate data were analyzed using SAS. Results show that Moluccas ecotypes characterized by hill and mountain has tectonic mountain physiography and karst soils with a slope of 16 to 40%. Ambon and Banda ecotypes are mainly composed of volcanic soils, whilst Luhu has sediment. The climate of Moluccas ecotype is dominated by IIIC type, except Banda Island which has IIB. The morphological traits of the nutmeg are stabile across three ecotypes (similarity index, SI 90%). Productions of fruit, nutmeg, and mace show no difference between the three sites. They are 137.73, 19.27, and 3.07 kg per tree, respectively. All proximate parameters analyzed are not statistically different, except EP. EP of Ambon ecotype is statistically different from that of Ceram but it is similar to Banda ecotype.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

ISOLATION OF ANTIOXIDANT COMPOUNDS OFN-HEXANE EXTRACT OF NUTMEG (Myristica fragrans Houtt)LEAVES

ISOLATION OF ANTIOXIDANT COMPOUNDS OFN-HEXANE EXTRACT OF NUTMEG (Myristica fragrans Houtt)LEAVES

tersebut yaitu enzim (katalase) ataupun antioksidan yang berasal dari luar tubuh yang umumnya berasal dari makanan. Kegunaan utama dari antioksidan adalah menghentikan atau memutuskan reaksi berantai dari radikal bebas dengan cara menyediakan dirinya bereaksi dengan radikal bebas itu sendiri. Dengan kata lain, antioksidan dapat menyelamatkan sel-sel tubuh dari kerusakan, akibat serangan radikal bebas. Antioksidan dapat berasal dari alam maupun sintetik. Antioksidan alam lebih disukai karena efek sampingnya lebih kecil. Salah satu sumber antioksidan alam yang terdapat dalam tanaman adalah flavonoid yang bisa ditemukan pada beberapa tanaman dari Famili Zingiberaceae seperti rimpang kunyit (Curcuma domestica. Val), rimpang kencur (Kaemferia galanga. Linn), rimpang jahe (Zingiber officinale. Rosc), rimpang lengkuas (Alpinia galang. Linn, Willd), dan dari tanaman famili Myristicaceae seperti buah Pala (Myristica fragrans. Houtt) [1].
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pengaruh Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif Pada Laki-Laki Dewasa.

Pengaruh Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif Pada Laki-Laki Dewasa.

setelah mendapat keterangan sepenuhnya menyadari, mengerti, dan memahami tentang tujuan, manfaat dan risiko yang mungkin timbul dalam penelitian, serta sewaktu-waktu dapat mengundurkan diri dari keikut sertaannya, maka saya setuju ikut serta dalam penelitian yang berjudul: Pengaruh Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif pada Laki-laki Dewasa Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya dan tanpa paksaan.

24 Baca lebih lajut

Isolasi Senyawa Alkaloida Dari Biji Buah Pala (Myristica fragrans Houtt)

Isolasi Senyawa Alkaloida Dari Biji Buah Pala (Myristica fragrans Houtt)

Pengambilan sampel buah pala dilakukan secara acak random di pajak Pancur Batu dan sampel dalam penelitian ini digunakan sebanyak 2000 gr kering dan halus. Langkah awal yang dilakukan adalah skrining fitokimia terhadap sampel buah pala dengan menggunakan pereaksi-pereaksi alkaloida.Buah pala yang kering dan halus dimasukkan sebanyak 100 gr kedalam beaker glass ditambahkan pelarut etanol sampai sampel tersebut terendam. Sampel dibiarkan terendam selama 24 jam lalu disaring untuk mendapatkan larutan ekstrak dari buah Pala ( Myristica fragrans Houtt ). Kemudian larutan ekstrak ditest dengan pereaksi-pereaksi fitokimia untuk senyawa-senyawa alkaloida. Amati hasil reaksi yang terbentuk.
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

FORMULASI SEDIAAN GEL HAND SANITIZER MINYAK ATSIRI PALA (Myristica fragrans Houtt.): UJI STABILITAS  Hand Sanitizer Gel Formulations Oil Stocks Essential Pala ( Myristica Fragrans Houtt . ) : Stability Test Physical Activity And Test Against Antibacterial

FORMULASI SEDIAAN GEL HAND SANITIZER MINYAK ATSIRI PALA (Myristica fragrans Houtt.): UJI STABILITAS Hand Sanitizer Gel Formulations Oil Stocks Essential Pala ( Myristica Fragrans Houtt . ) : Stability Test Physical Activity And Test Against Antibacterial

Minyak atsiri pala (Myristica fragrans Houtt.) dengan kandungan miristisin memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus sehingga cocok digunakan sebagai zat aktif dalam sediaan gel hand sanitizer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi karbopol sebagai gelling agent terhadap sifat fisik dan stabilitas fisik selama penyimpanan serta mengetahui aktivitas antibakteri minyak atsiri pala terhadap bakteri Staphylococcus aureus setelah diformulasikan dalam bentuk gel.

13 Baca lebih lajut

Show all 180 documents...