Santo Antonius dari Padua

Top PDF Santo Antonius dari Padua:

Peran film “Cheng-Cheng Po� untuk mananamkan semangat perdamaian bagi remaja Katolik di Stasi Santo Antonius Padua, Paroki Santo Hendrikus, Melolo, Sumba Timur - USD Repository

Peran film “Cheng-Cheng Po� untuk mananamkan semangat perdamaian bagi remaja Katolik di Stasi Santo Antonius Padua, Paroki Santo Hendrikus, Melolo, Sumba Timur - USD Repository

Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis mengungkapkan beberapa saran bagi remaja Katolik stasi St. Antonius Padua agar menyadari pentingnya memiliki semangat untuk menjadi pembawa damai. Beberapa saran yang dapat diberikan oleh penulis bagi remaja Katolik stasi St. Antonius Padua. Pertama, para pembina atau katekis perlu mampu mengadakan pendekatan dengan para remaja sehingga mudah memahami situasi mereka dan perlu mengadakan pembinaan iman untuk membantu mereka dalam menghayati imannya. Perlu juga memperhatikan tujuan dari pelaksanaan katekese dimana mengupayakan nilai- nilai kristiani dan menyadarkan mereka terhadap tugas dan tanggung jawabnya sebagai pengikut Kristus. Kedua, para remaja perlu kritis dalam menikmati media hiburan (film) yang ada jangan sampai terbawa oleh arus yang ditawarkan. Ketiga, para remaja hendaknya terlibat dalam menciptakan dunia yang damai dan itu dapat dimulai dengan terlibat aktif dalam kegiatan hidup menggereja.
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

Evaluasi pengendalian internal dalam sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas: studi kasus pada Paroki Santo Antonius Padua Kendal.

Evaluasi pengendalian internal dalam sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas: studi kasus pada Paroki Santo Antonius Padua Kendal.

St. Antonius sendiri memberikan nilai yang lebih besar pada keselamatan jiwa-jiwa daripada pada studi. Dengan alasan itulah dia tidak pernah berhenti melaksanakan tugasnya sebagai pengkhotbah, di samping karyanya sebagai pengajar. Jumlah para pendengarnya seringkali sedemikian besar sehingga tidak ada gereja yang cukup luas untuk menampungnya; dan dia harus berkhotbah di tempat terbuka. Dia dihiasi dengan mukjizat-mukjizat pentobatan yang sejati. Orang- orang yang sudah bermusuhan sampai mati dapat dirujukkan kembali satu sama lain. Pencuri-pencuri dan pemeras-pemeras memberikan kembali barang-barang yang telah diperolehnya dengan tidak halal. Orang-orang pemfitnah dan pengumpat menjadi saling minta maaf. Dia sedemikian bersemangat mempertahankan kebenaran Iman Katolik, sehingga banyak orang-orang tersesat kembali masuk ke naungan Gereja, sehingga Paus Gregorius IX menggelarinya “tabut perjanjian.”
Baca lebih lanjut

233 Baca lebih lajut

Makna perayaan ekaristi bagi anggota misdinar di Paroki Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta. - USD Repository

Makna perayaan ekaristi bagi anggota misdinar di Paroki Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta. - USD Repository

Makna perayaan Ekaristi misdinar Paroki Santo Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta, dibagi kedalam makna secara primer dan sekunder Makna perayaan Ekaristi secara primer mengatakan bahwa makna yang mereka dapatkan pada saat mengikuti perayaan Ekaristi dapat pelajaran baru mengenai injil pada saat romo memberikan homily dan tempat berdoa memohon pertolongan Tuhan untuk kehidupan sehari-hari. Jika mengalami kesulitan dapat dibantu oleh Tuhan, lebih dekat dengan Tuhan dan bertobat. Kesulitan-kesulitan hidup yang dihadapi mereka, melakukan upaya dengan “berdoa dan berserah diri ke pada Tuhan, dan intropeksi diri. Dalam mengalami kesulitan mereka selalu bawa dalam doa. Ekaristi belum menjadi sumber dan puncak dalam hidup mereka. Pada saat menghadapi kebahagiaan yang dilakukan mereka berbagi kepada teman. Tujuan mereka untuk mengikuti perayaan Ekaristi khususnya ada Syukur dan ujud-ujud doa pibadi dan keluarga. Dari tujuan yang diungkapkan mereka maknanya mereka berdoa belum tentu ada hubungannya dalam kehidupan sehari-hari yaitu pada saat kesulitan dan kebahagiaan. Tapi untuk keinginan, masih kurang lebih pada keluarga. Pemahaman mereka sebatas hafalan berarti tak paham tujuan mereka mengikuti Ekaristi hanya berdoa.
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

Peranan lagu rohani ekaristi dalam meningkatkan pemaknaan perayaan ekaristi bagi kaum muda Katolik di Paroki Santo Antonius Kotabaru.

Peranan lagu rohani ekaristi dalam meningkatkan pemaknaan perayaan ekaristi bagi kaum muda Katolik di Paroki Santo Antonius Kotabaru.

potensi dalam hal musik untuk mencipta lagu rohani Ekaristi yang sesuai dengan minat kaum muda. Dari fakta ini diketahui bahwa kaum muda masih perlu dilibatkan untuk mencipta lagu rohani Ekaristi. Paroki St. Antonius Kotabaru merupakan paroki yang memiliki perhatian khusus pada kaum muda, termasuk dalam hal musik Gereja. Paroki St. Antonius Kotabaru selalu memberikan peluang bagi umat untuk menyumbangkan karyanya dalam bentuk lagu rohani Ekaristi ciptaan mereka untuk dapat dimasukkan ke dalam buku Kidung Ekaristi Kotabaru (KEK.. KEK merupakan buku yang digunakan oleh Paroki St Antonius sebagai alternatif pilihan lagu Ekaristi yang dapat digunakan dalam perayaan Ekaristi di paroki tersebut. Lagu-lagu dalam buku KEK adalah kumpulan lagu rohani Ekaristi yang sering digunakan dalam Perayaan Ekaristi. KEK menjadi peluang bagi para pencipta lagu rohani yang mengharapkan lagu yang mereka buat dapat dipergunakan dan bermanfaat bagi umat dalam memaknai Ekaristi. Namun dari tabel 4 pada momor item yang sama, terdapat sebanyak 10 responden yang tidak menyetujui bahwa, kaum muda tidak perlu dilibatkan dalam mencipta lagu rohani Ekaristi. Hal ini menunjukkan bahwa ada sejumlah kaum muda yang kurang memiliki perhatian pada bidang liturgi, khususnya lagu rohani. Kalaupun ada yang berminat bukan berarti mereka mampu mencipta lagu yang sesuai dengan makna dari Ekaristi itu sendiri.
Baca lebih lanjut

146 Baca lebih lajut

Deskripsi pengaruh ekaristi kaum muda terhadap keterlibatan hidup menggereja Orang Muda Katolik di Paroki Santo Antonius Kotabaru Yogyakarta - USD Repository

Deskripsi pengaruh ekaristi kaum muda terhadap keterlibatan hidup menggereja Orang Muda Katolik di Paroki Santo Antonius Kotabaru Yogyakarta - USD Repository

Kaum muda identik dengan perubahan dan kreatifitas. Mereka ingin mencari dan menemukan hal-hal baru yang dirasa lebih sesuai dengan jiwa kaum muda, termasuk mengenal peribadatan atau Liturgi Ekaristi. Maka tidaklah mengherankan apabila, sebelum menyatakan diri sebagai Gereja yang terbuka bagi keterlibatan kaum muda, Gereja Santo Antonius Kotabaru melalui kaum mudanya telah beberapa kali menyelenggarakan perayaan Ekaristi dengan nuasa kaum muda. Biasanya itu, diselenggarakan untuk event-event tertentu seperti: HUT Proklamasi RI, Valentine’s Day, Sumpah Pemuda, dll. Namun seiring perjalanan waktu, Ekaristi semacam ini semakin jarang diselenggarakan, bahkan akhirnya tidak pernah lagi diadakan.
Baca lebih lanjut

169 Baca lebih lajut

Perbedaan Akurasi Skor Wells Dengan Skor Padua Dalam Diagnosis Deep Vein Trombosis Chapter III V

Perbedaan Akurasi Skor Wells Dengan Skor Padua Dalam Diagnosis Deep Vein Trombosis Chapter III V

Dari hasil uji korelasi diketahui bahwa skor wells dan skor padua memiliki korelasi sedang dengan nilai koefisien korelasi 0,570. Dalam bentuk korelasi regresi linier diketahui signifikansi dan kofisien korelasi hubungan dari kedua metode pengukuran seperti tertera dalam tabel di bawah ini:

13 Baca lebih lajut

Upaya meningkatkan keterlibatan kaum muda dalam hidup menggereja di Paroki Santo Antonius, Bade, Keuskupan Agung Merauke melalui shared christian praxis - USD Repository

Upaya meningkatkan keterlibatan kaum muda dalam hidup menggereja di Paroki Santo Antonius, Bade, Keuskupan Agung Merauke melalui shared christian praxis - USD Repository

Di satu pihak pendampingan iman kaum muda di Paroki St. Antonius mutlak diperlukan, di pihak lain pendampingan iman kaum muda selama ini kurang dilaksanakan dengan baik, sehingga belum memberikan makna bagi kaum muda. Pendampingan iman kaum muda, tidak hanya merupakan suatu kegiatan yang rutin dan harus dilaksanakan, tetapi perlu dipersiapkan dengan baik sehingga tujuan pendampingan iman dapat tercapai. Permasalahan mendasar dari skripsi ini dapat dirumuskan sebagai berikut: bagaimanakah mengusahakan suatu pendampingan bagi kaum muda, sehingga iman mereka semakin berkembang? Lewat pendampingan kaum muda diharapkan mau terlibat dalam kegiatan-kegiatan Gereja dan kemasyarakatan. Menyadari akan kondisi dan situasi tersebut, Paroki St. Antonius perlu memikirkan suatu upaya dalam meningkatkan pendampingan terhadap kaum muda melalui berbagai kegiatan hidup menggereja. Dengan demikian kaum muda mendapat peluang untuk mengembangkan potensi diri, sehingga mereka semakin termotivasi untuk terlibat secara aktif dalam hidup menggereja.
Baca lebih lanjut

141 Baca lebih lajut

Peranan mengikuti kegiatan persekutuan doa Karismatik Katolik di Gereja Santo Antonius Kotabaru Keuskupan Agung Semarang terhadap keaktifan anggota dalam hidup menggereja - USD Repository

Peranan mengikuti kegiatan persekutuan doa Karismatik Katolik di Gereja Santo Antonius Kotabaru Keuskupan Agung Semarang terhadap keaktifan anggota dalam hidup menggereja - USD Repository

Kami tidak hanya berhenti pada berdoa saja, namun juga beraksi secara konkret. Kami melakukan bakti sosial, Doa Taize, Doa Yesus, Sharing, Doa Rosario bersama (selama bulan Maria dan bulan Rosario), Praise and Worship, Pelayanan Doa, dan Retret Hidup Baru dalam Roh Kudus (Retret Awal) yang diadakan dua tahun sekali, kira-kira bulan September dan Februari. Dalam retret ini peserta diajak untuk mengalami dan merasakan kembali cinta kasih dari Allah dan pembaharuan hidup dalam Roh Kudus. Kegiatan lain yang juga dilakukan oleh PDKK adalah pendampingan PIA, berkunjung ke panti asuhan, ziarah bersama, liburan bersama, tugas Koor di Gereja St. Antonius Kotabaru dan Kebangunan Rohani Katolik (KRK), dan kami melaksanakan semuanya itu secara bergantian.
Baca lebih lanjut

159 Baca lebih lajut

Perbedaan Akurasi Skor Wells Dengan Skor Padua Dalam Diagnosis Deep Vein Trombosis

Perbedaan Akurasi Skor Wells Dengan Skor Padua Dalam Diagnosis Deep Vein Trombosis

Results: Obtained 72 subjects with men are 39 people (54.2%) and the mean age of 53.14 years. Scores wells has a sensitivity, specificity, and accuracy of 80.6% respectively; 80.6% and 87.5%; whereas padua score had a sensitivity, specificity, and accuracy of 50% respectively; 75% and 67%. From the results of correlation known that scores and scores padua wells have moderate correlation with a correlation coefficient of 0.57.

2 Baca lebih lajut

Gaya Desain pada Elemen Pembentuk Ruang dan Elemen Transisi Interior Gereja Santo Antonius Purbayan Surakarta | Andereas Pandu Setiawan | Intra 1318 2415 1 SM

Gaya Desain pada Elemen Pembentuk Ruang dan Elemen Transisi Interior Gereja Santo Antonius Purbayan Surakarta | Andereas Pandu Setiawan | Intra 1318 2415 1 SM

Gereja Santo Antonius Purbayan berada di jalan Arifin no.1, Surakarta. Gereja ini merupakan gereja tertua di Surakarta yaitu sebagai bangunan peninggalan zaman penjajahan kolonial Belanda, sehingga gaya desain pada interiornya termasuk elemen yang terdapat di dalamnya mendapat pengaruh dari gaya yang sedang berkembang di Eropa. Bangunan gereja ini tidak lepas dari gaya arsitektur klasik Eropa pada masa lampau yang menjadi cikal bakal timbulnya gaya arsitektur maupun interior pada bangunan gereja. Hal ini terlihat dari tampak bangunannya yang mencerminkan gaya klasik Eropa dan tentunya telah disesuaikan dengan keadaan dan iklim setempat. Tahun 1998 yaitu pada masa order baru, Surakarta mengalami kerusuhan besar puncaknya yaitu pada 14 Mei 1998 sebagai akibat gesekan antar golongan serta akumulasi berbagai kekecewaan yang dijadikan rembesan api politik melawan Soeharto. Peristiwa pembakaran terjadi di mana-mana bahkan sampai terjadi pembunuhan. Bangunan Gereja Santo Antonius Purbayan ini hampir menjadi sasaran pembakaran, namun berkat usaha masyarakat sekitar yang melakukan pemblokiran pada jalan masuk pekarangan gereja, akhirnya gereja Santo Antonius Purbayan dapat terlindungi sehingga tetap berdiri kokoh sampai saat ini dan telah diresmikan sebagai bangunan cagar budaya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERSAUDARAAN SEJATI SUSTER MISI FRANSISKANES SANTO ANTONIUS DALAM TERANG SPIRITUALITAS SANTO FRANSISKUS ASISI SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Ilmu Pendidikan Kekhususan Pendidikan Agama K

PERSAUDARAAN SEJATI SUSTER MISI FRANSISKANES SANTO ANTONIUS DALAM TERANG SPIRITUALITAS SANTO FRANSISKUS ASISI SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Ilmu Pendidikan Kekhususan Pendidikan Agama K

Persaudaraan sejati akan terwujud kalau orang mampu mengasihi, menerima kehadiran orang lain apa adanya dan tidak menjelek-jelekkannya. Mengasihi tidak hanya dengan perkataan, tetapi terutama ditunjukkan dalam perbuatan konkret. Mengasihi orang berarti menerima dan menghormati keberadaan orang itu apa pun sukunya, status sosialnya, dan agamanya. Semua akan terjadi bila manusia mampu menghargai dan menghormati martabat pribadi manusia sebagai makhluk ciptaan Allah. Akan tetapi, sayangnya, hal tersebut sekarang ini menjadi suatu yang sulit diterapkan dalam hidup sehari-hari. Orang lebih mementingkan diri sendiri, melihat sesama sebagai saingan, kebiasaan sapa menyapa mulai memudar, dengan demikian lama kelamaan persaudaraan akan memudar, bahkan bisa mati. Tidak ada hal lain yang dapat dilakukan para kaum religius terutama para Suster Misi Fransiskanes Santo Antonius, selain mengupayakan agar persaudaraan sejati tetap hidup di dalam biara dengan mengadakan rekoleksi dalam bentuk katekese model SCP.
Baca lebih lanjut

186 Baca lebih lajut

Pengaruh sosok katekis terhadap minat umat dalam mengikuti katekese orang dewasa di Lingkungan Santo Yosef Benediktus Sagan Paroki Santo Antonius Kota Baru Yogyakarta.

Pengaruh sosok katekis terhadap minat umat dalam mengikuti katekese orang dewasa di Lingkungan Santo Yosef Benediktus Sagan Paroki Santo Antonius Kota Baru Yogyakarta.

dimaksudkan ialah keterampilan dalam mengungkapkan bahasa, pengetahuan dan mengolah materi yang kreatif dan menarik minat umat. Prodiakon dan para pemimpin katekese di lingkungan Santo Yosef Benediktus memiliki keterampilan dan cara mereka masing-masing dalam berkatekese. Mereka sudah berusaha memberikan yang terbaik agar umat berminat untuk semakin terlibat dalam katekese lingkungan. Kenyataan yang terjadi, umat masih terlihat pasif dan kehadiran umat pun sedikit. Minat merupakan keinginan yang kuat, kecenderungan hati terhadap sesuatu (KBBI, 532). Minat seseorang tidak dapat dipaksakan oleh orang lain. Minat muncul dalam hati setiap orang. Dalam berkatekese, salah satu peran prodiakon dan pemimpin katekese ialah membantu umat lingkungan Santo Yosef Benediktus membangun minat agar terlibat dalam kegiatan katekese baik kehadiran maupun saat proses katekese, yaitu sharing, doa umat, dsb.
Baca lebih lanjut

173 Baca lebih lajut

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA RUMAH SAKIT KATOLIK SANTO ANTONIUS KARANG UJUNG AMPENAN EGENIUS SIBA1 THATOK ASMONY2 ALAMSYAH

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA RUMAH SAKIT KATOLIK SANTO ANTONIUS KARANG UJUNG AMPENAN EGENIUS SIBA1 THATOK ASMONY2 ALAMSYAH

7.4.3. Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Hasil penelitian ini menyatakan bahwa lingkungan kerja non fisik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Rumah Sakit Katolik Santo Antonius Karang Ujung Ampenan. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori yang disampaikan oleh para ahli seperti Siagian (2011), Robbins (2002), Sedarmayanti ( 2009 ), Artoyo dalam Sariyathi ( 2007 ) dan hasil kajian penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Paripurna (2013), Baraba ( 2014), Susetyo, Kusumaningtyas dan Tjahjono (2014 ), Sugyarti (2014), dan Parimita (2013), yang menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kepuasan kerja karyawan. Secara khusus hasil penelitian Nur, Siburian dan Robiansyah (2013), Vemmylia (2009) dan Putranto, Suryoko dan Djoko ( 2012 ) menyatakan bahwa lingkungan kerja non fisik yaitu hubungan interpersonal dan komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Usaha menemukan makna sakramen Ekaristi demi pengembangan iman umat lingkungan Santo Antonius Joton Paroki Santo Yusuf Pekerja Gondangwinangun Klaten.

Usaha menemukan makna sakramen Ekaristi demi pengembangan iman umat lingkungan Santo Antonius Joton Paroki Santo Yusuf Pekerja Gondangwinangun Klaten.

Kegiatan-kegiatan rutin inilah yang umat paroki Santo Yusuf Pekerja Gondangwinangun lakukan. Kegiatan ini membangkitkan semangat umat untuk lebih terlibat dalam menggereja. Hal ini merupakan awal untuk meneladani Santo Yusuf Pekerja, sebagai pelaksana sabda yang tanpa banyak kata, saleh dan prasaja (sederhana), serta dapat hidup dan bekerja sama dengan siapa pun untuk menghadirkan Kerajaan Allah. Allah yang memulai pekerjaan baik di antara kita akan menyelesaikannya (Flp 1:6). Tetapi menurut penulis kegiatan rutin ini masih bersifat interen maksudnya terbatas hanya pada liturgi. Hal ini belum cukup sehat karena hanya berfokus satu aspek kegiatan pastoral. Pada hal ada beberapa aspek yakni kerygma (pewartaan), diakonia (pelayanan), koinonia (persaudaraan), liturgia (liturgi), dan martiria (bersaksi) yang perlu mendapat perhatian secara seimbang.
Baca lebih lanjut

155 Baca lebih lajut

PEMBINAAN KELUARGA MUDA KATOLIK SECARA INTEGRAL DI PAROKI SANTO ANTONIUS KOTABARU YOGYAKARTA

PEMBINAAN KELUARGA MUDA KATOLIK SECARA INTEGRAL DI PAROKI SANTO ANTONIUS KOTABARU YOGYAKARTA

Suatu keprihatinan bagi keluarga muda karena mereka harus bergulat dengan keadaan di lingkungan sekitarnya dan juga dengan iman mereka. Untuk mengatasi keprihatinan ini tentu saja tidak bisa diserahkan kepada mereka sendiri melainkan perlu adanya pendampingan yang sesuai dengan keadaan mereka. Dalam hal ini peran gereja mutlak diperlukan. Maka Gereja wajib berusaha memahami berbagai situasi penghayatan pernikahan dan berkeluarga jaman sekarang, untuk menunaikan tugas pengabdiannya (FC, 4) sehingga mampu memenuhi harapan-harapan mereka untuk di dampingi dan dibina. Bertitik tolak dari apa yang dikemukakan di atas, maka penulis mengambil judul “UPAYA MENGEMBANGKAN KOMPONEN-KOMPONEN FORMATIF MELALUI PEMBINAAN KELUARGA MUDA KATOLIK SECARA INTEGRAL DI PAROKI SANTO ANTONIUS KOTABARU YOGYAKARTA”
Baca lebih lanjut

130 Baca lebih lajut

SISTEM PENGENDALIAN INTI PADA ORGANISASI RELIGIUS Studi Kasus pada Paroki Santo Antonius Kotabaru Yogyakarta

SISTEM PENGENDALIAN INTI PADA ORGANISASI RELIGIUS Studi Kasus pada Paroki Santo Antonius Kotabaru Yogyakarta

Penerapan sistem pengendalian inti di Paroki Santo Antonius Kotabaru menurut penulis adalah baik, yaitu menyusun program kerja dengan mengacu kepada tujuan yang telah disepakati bersama. Sebelum anggaran dan program kerja disahkan, Dewan Paroki akan mengadakan diskusi mengenai hal tersebut, hal ini merupakan bagian dari komponen perencanaan. Pelaksana kegiatan mengajukan proposal terlebih dahulu jika akan menyelenggarakan kegiatan dan Dewan Harian telah memiliki jadwal rapat, hal ini merupakan bagian dari komponen pengoperasian. Bendahara menyusun laporan keuangan berdasarkan Petunjuk Teknis Keuangan dan Akuntansi Paroki (PTKAP). Terdapat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) yang harus disusun pelaksana kegiatan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban, hal ini merupakan bagian dari komponen pengukuran. Setelah kegiatan selesai dilaksanakan, maka kegiatan tersebut akan dievaluasi. Penghargaan diberikan kepada pelaksana kegiatan sebagai salah satu bentuk ucapan terima kasih dan penghargaan Gereja terhadap kinerja yang baik.
Baca lebih lanjut

216 Baca lebih lajut

USAHA MENEMUKAN MAKNA SAKRAMEN EKARISTI DEMI PENGEMBANGAN IMAN UMAT LINGKUNGAN SANTO ANTONIUS JOTON PAROKI SANTO YUSUF PEKERJA GONDANGWINANGUN KLATEN SKRIPSI

USAHA MENEMUKAN MAKNA SAKRAMEN EKARISTI DEMI PENGEMBANGAN IMAN UMAT LINGKUNGAN SANTO ANTONIUS JOTON PAROKI SANTO YUSUF PEKERJA GONDANGWINANGUN KLATEN SKRIPSI

Kegiatan-kegiatan rutin inilah yang umat paroki Santo Yusuf Pekerja Gondangwinangun lakukan. Kegiatan ini membangkitkan semangat umat untuk lebih terlibat dalam menggereja. Hal ini merupakan awal untuk meneladani Santo Yusuf Pekerja, sebagai pelaksana sabda yang tanpa banyak kata, saleh dan prasaja (sederhana), serta dapat hidup dan bekerja sama dengan siapa pun untuk menghadirkan Kerajaan Allah. Allah yang memulai pekerjaan baik di antara kita akan menyelesaikannya (Flp 1:6). Tetapi menurut penulis kegiatan rutin ini masih bersifat interen maksudnya terbatas hanya pada liturgi. Hal ini belum cukup sehat karena hanya berfokus satu aspek kegiatan pastoral. Pada hal ada beberapa aspek yakni kerygma (pewartaan), diakonia (pelayanan), koinonia (persaudaraan), liturgia (liturgi), dan martiria (bersaksi) yang perlu mendapat perhatian secara seimbang.
Baca lebih lanjut

153 Baca lebih lajut

SKRIPSI MENGUPAYAKAN KATEKESE TENTANG KITAB SUCI DALAM KEHIDUPAN KOMUNITAS LEKTOR DI PAROKI SANTO ANTONIUS KOTABARU YOGYAKARTA

SKRIPSI MENGUPAYAKAN KATEKESE TENTANG KITAB SUCI DALAM KEHIDUPAN KOMUNITAS LEKTOR DI PAROKI SANTO ANTONIUS KOTABARU YOGYAKARTA

Permasalahan tersebut diolah dalam lima bab dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analisis yang memanfaatkan studi pustaka, observasi dan wawancara. Bab I adalah pendahuluan yang menguraikan latar belakang penulisan, rumusan permasalahan, tujuan penulisan, manfaat penulisan, metode penulisan dan sistematika penulisan. Bertitik tolak dari Bab I, Bab II berjudul “peranan lektor sebagai penyampai Sabda Allah bagi umat beriman”. Bab ini menguraikan lektor sebagai penyampai Sabda Allah, peranan Kitab Suci bagi lektor dan peranan Kitab Suci bagi umat beriman. Sedangkan, pada Bab III, penulis membicarakan mengenai komunitas lektor di Paroki St. Antonius Kotabaru memaknai Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari. Bab ini membahas tentang gambaran umum komunitas lektor dan penelitian peranan Kitab Suci dalam kehidupan komunitas lektor di Paroki St. Antonius Kotabaru. Kemudian Bab IV, penulis memaparkan katekese tentang Kitab Suci dalam kehidupan komunitas lektor di Paroki St. Antonius Kotabaru Yogyakarta. Bab ini membahas mengenai gambaran umum katekese, upaya menggali makna Kitab Suci dalam kehidupan melalui katekese, arah dasar katekese, model katekese dan usulan program katekese. Dan Bab V adalah penutup, penulis mengambil kesimpulan dan saran.
Baca lebih lanjut

158 Baca lebih lajut

this  file 1745 4577 2 PB

this file 1745 4577 2 PB

Dalam kasus penodaan agama di Temanggung, putusan yang dijatuhkan hakim erat kaitannya dengan dorongan publik. Penistaan agama oleh Antonius Richmond Bawengan pada Oktober 2010 dilakukan menyebarkan buku dan brosur yang isinya menyudutkan agama Islam (Antonius Richmond Bawengan: 06/Pid.B/2011/PN.TMG). Berbeda dengan yang ada di Aceh, masyarakat di Temanggung terlibat kerusuhan dalam memantau persidangan berlangsung. Tokoh agama di Kelurahan Kranggan yang juga saksi pelapor Bambang Suryoko menyatakan, massa yang mengatanasnamakan ormas Islam mendatangi Mapolres Temanggung menuntut pelaku diproses secara hukum (Suryoko, 2016). Setelah dilimpahkan ke Pengadilan, massa yang datang terus bertambah hingga puncaknya pada sidang pembacaan putusan. Sidang putusan dilakukan bersamaan agenda tuntutan dari Jaksa. Massa tidak puas hingga merusak beberapa tempat ibadah di Kota Temanggung. Menurut Fatkhurozi, anggota kepolisian Temanggung yang juga ketua RT tempat Antonius ditangkap, massa tetap minta hukuman bagi pelaku penodaan ditambah. Massa sendiri sudah merencanakan aksi perusakan terhadap gereja andai pelaku divonis ringan (Fatkhuronji, 2016).
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Show all 1908 documents...