• Tidak ada hasil yang ditemukan

131 itu 18 Akan tetapi, Aku telah mengambil orang Lew

Dalam dokumen Alkitab Yang Terbuka (DRAFT) BAHASA INDONESIA (Halaman 134-136)

sebagai gan semua anak sulung umat Israel.19Dari antara umat Israel, Aku telah memberikan orang Lewi sebagai pemberian kepada Harun dan anak-anaknya. Aku mau mereka melakukan tugas pelayanan bagi umat Israel di Kemah Pertemuan untuk mengadakan pendamaian bagi mereka. Dengan begitu, umat Israel

dak akan mendapat tulah karena mendeka Kemah Suci.”

20Maka, Musa, Harun, dan seluruh umat Israel

melakukan hal itu kepada orang Lewi. Umat Israel memperlakukan orang Lewi seper yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.21Maka, orang Lewi pun menyucikan diri mereka dari dosa dan mencuci pakaian mereka. Kemudian, Harun memberikan mereka kepada TUHAN sebagai kurban unjukan. Harun juga mengadakan pendamaian bagi mereka untuk menyucikan mereka.22Sesudah itu, orang Lewi

datang ke Kemah Pertemuan untuk melaksanakan tugas mereka. Harun dan anak-anaknya mengawasi mereka. Harun dan anak-anaknya melakukan semua itu seper yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.

23Lalu, TUHAN berkata kepada Musa,24“Inilah

peraturan bagi orang Lewi: Semua laki-laki yang berusia 25 tahun atau lebih harus melayani dalam Kemah Pertemuan.25Namun, pada usia 50 tahun, mereka harus pensiun dari tugas pelayannya.

26Mereka boleh membantu saudara-saudaranya

dalam melakukan tugas di Kemah Pertemuan. Namun, mereka sendiri dak boleh mengerjakan pelayanan. Itulah yang harus kamu lakukan terhadap orang Lewi berkaitan dengan tugas mereka.”

9

•1 Paskah sekali lagi diperintahkan. •6 Paskah kedua untuk yang najis atau dak hadir.

•15 Tiang awan memimpin orang Israel untuk berpindah dan berkemah.

Paskah

1Pada bulan pertama tahun kedua setelah orang

Israel keluar dari negeri Mesir, TUHAN berbicara kepada Musa di padang belantara Sinai,2“Umat Israel harus merayakan Paskah pada waktu yang telah ditentukan.3Sore hari tanggal 14 bulan ini, harus kamu nyatakan sebagai waktu yang ditetapkan untuk merayakan Paskah. Kamu harus merayakannya sesuai dengan ketetapan dan peraturan yang sudah ditentukan.”

4Musa pun menyuruh umat Israel untuk

merayakan Paskah.5Umat Israel merayakan Paskah di padang belantara Sinai waktu sore pada tanggal 14 bulan pertama. Mereka melakukannya tepat seper yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.

6Namun, ada beberapa orang yang dak dapat

merayakan Paskah pada hari itu. Sebab, mereka najis karena menyentuh mayat. Maka, mereka menemui Musa dan Harun pada hari itu7dan berkata kepada Musa, “Kami najis karena menyentuh mayat, tetapi mengapa kami dilarang memberikan persembahan

kepada TUHAN pada waktu yang telah ditentukan bersama dengan orang Israel lainnya?”

8Musa menjawab, “Tunggulah dahulu. Aku akan

bertanya kepada TUHAN mengenai hal ini.”

9Kemudian, TUHAN berkata kepada Musa, 10“Katakan hal ini kepada umat Israel: ‘Apabila

seseorang dari antaramu atau keturunanmu menjadi najis karena menyentuh mayat, atau sedang dalam perjalanan, ia harus merayakan Paskah bagi TUHAN.

11Mereka harus merayakan Paskah pada sore hari

tanggal 14 bulan kedua. Pada saat itu, mereka harus memakan domba Paskah bersama dengan ro

dak beragi dan sayur pahit.12Mereka dak boleh menyisakannya sampai esok paginya dan dak boleh mematahkan tulang domba Paskah. Mereka harus merayakan Paskah sesuai dengan semua ketetapan yang telah ditentukan.13Akan tetapi, orang yang

dak najis dan dak sedang dalam perjalanan, namun dak merayakan Paskah, harus dipisahkan dari umat. Sebab, ia dak memberikan persembahan kepada TUHAN pada waktu yang telah ditetapkan. Ia akan menanggung dosanya.

14Apabila ada orang asing yang nggal di

antaramu merayakan Paskah bagi TUHAN menurut ketetapan dan peraturan Paskah, ia harus mengiku ketetapan yang sama denganmu. Hanya ada satu peraturan Paskah, baik bagimu maupun bagi pendatang di antaramu.”

Awan dan Api

15Setelah Kemah Suci didirikan, pada siang hari

awan melingkupi Kemah itu, yaitu Kemah Kesaksian. Sementara dari malam sampai dini hari, ada semacam api di atas Kemah Suci.16Jadi, awan itu terus-menerus melingkupi Kemah Suci sepanjang siang hari dan api selalu tampak pada malam harinya.17Apabila awan itu bergerak dari Kemah Suci, umat Israel akan mengiku nya. Mereka akan berkemah di tempat awan itu berhen bergerak.18Umat Israel berangkat

dan berkemah menurut perintah TUHAN. Selama awan masih melingkupi Kemah Suci, umat Israel tetap berkemah di situ.19Bahkan, apabila awan itu melingkupi Kemah Suci untuk waktu yang lama, umat Israel akan tetap mematuhi TUHAN dan dak berangkat.20Kadang-kadang, awan itu melingkupi Kemah Suci selama beberapa hari saja, dan umat Israel tetap berkemah di situ sesuai dengan perintah TUHAN. Lalu, mereka akan berangkat setelah TUHAN memerintahkannya.21Kadang-kadang, awan itu ada di atas Kemah Suci hanya semalam. Ke ka pagi harinya awan itu bergerak, umat Israel akan berangkat. Atau, jika awan itu dak bergerak sampai siang hari, dan baru bergerak pada malam harinya, maka umat Israel akan berangkat mengiku nya.22Jika awan itu melingkupi Kemah Suci selama 2 hari, sebulan, ataupun setahun, umat Israel akan terus berkemah di tempat itu dan dak akan berangkat. Namun, apabila

132 BILANGAN 9.23–10.35 awan itu bergerak, mereka pun akan berangkat.

23Jadi, umat Israel berkemah dan berangkat apabila

TUHAN menyuruh mereka. Mereka tetap mematuhi TUHAN seper yang diperintahkan-Nya melalui Musa.

10

•1 Penggunaan trompet perak. •11 Orang Israel pergi dari Sinai ke Paran. •14 Urutan barisan mereka.

•29 Hobab didesak oleh Musa agar dak meninggalkan mereka. •33 Berkat Musa pada saat tabut perjanjian berangkat dan berhen .

Trompet Perak

1Selanjutnya, TUHAN berkata kepada Musa, 2“Buatlah 2 buah trompet dari perak yang ditempa.

Pakailah itu untuk mengumpulkan umat dan untuk menyuruh mereka berangkat.3Apabila kedua trompet itu di up, seluruh umat Israel harus berkumpul di depan pintu Kemah Pertemuan.4Namun, jika hanya satu trompet saja yang di up, hanya para pemimpin suku saja yang berkumpul di hadapanmu.

5Tiupan pendek pada trompet berar

perkemahan yang ada di sebelah Timur harus berangkat.6Tiupan pendek yang kedua berar perkemahan yang ada di sebelah Selatan harus berangkat. Tiupan pendek ini hanya dibunyikan apabila mereka hendak berangkat.7Namun, untuk mengumpulkan umat, uplah trompet itu dengan bunyi yang panjang, jangan meniupnya dengan bunyi yang pendek.8Anak-anak Harunlah, yaitu para imam, yang harus meniup trompet. Ini akan menjadi ketetapan bagimu selamanya, dari generasi ke generasi.

9Jika kamu pergi berperang melawan musuh

di negerimu sendiri, uplah trompet sebagai tanda peringatan supaya TUHAN, Allahmu, akan mengingatmu dan menyelamatkanmu dari musuh- musuhmu.10Kamu juga harus meniupkan trompet pada hari sukacitamu, pada perayaan-perayaan yang sudah ditetapkan, dan pada pergan an bulan. Tiuplah trompet saat kamu mempersembahkan kurban bakaran dan kurban pendamaian. Itu akan menjadi pengingat akan kamu bagi Allahmu. Akulah TUHAN, Allahmu.”

Bangsa Israel Memindahkan Kemah

11Pada tanggal 20 bulan kedua, tahun kedua,

awan yang melingkupi Kemah Suci Kesaksian bergerak.

12Dan, umat Israel pun memulai perjalanan mereka.

Mereka meninggalkan padang belantara Sinai dan berjalan sampai awan itu berhen di padang belantara Paran.13Itulah pertama kalinya umat Israel memindahkan kemah mereka atas perintah TUHAN yang disampaikan melalui Musa.

14Panji perkemahan Yehuda adalah yang

berangkat pertama, menurut pasukan-pasukannya. Nahason, anak Aminadab, adalah pemimpin Suku Yehuda ini.15Netaneel, anak Zuar, adalah pemimpin

suku Isakhar.16Dan, Eliab anak Helon, adalah pemimpin Suku Zebulon.

17Kemudian, Kemah Suci dibongkar. Orang-orang

dari keluarga Gerson dan Merari mengangkut Kemah Suci itu. Jadi, orang-orang dari keluarga inilah yang berangkat berikutnya.

18Panji perkemahan Ruben adalah kelompok

yang berangkat berikutnya, menurut pasukan- pasukannya. Elizur, anak Sedeur, adalah pemimpin Suku Ruben.19Selumiel, anak Zurisyadai, adalah pemimpin Suku Simeon.20Dan, Elyasaf, anak Rehuel, adalah pemimpin Suku Gad.21Kemudian, berangkatlah orang-orang Kehat. Mereka mengangkut benda-benda kudus. Dan, Kemah Suci harus didirikan sebelum mereka datang.

22Selanjutnya, berangkatlah panji perkemahan

Efraim, menurut pasukan-pasukannya. Elisama, anak Amihud, adalah pemimpin Suku Efraim.23Gamaliel,

anak Pedazur, adalah pemimpin Suku Manasye.

24Dan, Abidan, anak Gideoni, adalah pemimpin Suku

Benyamin.

25Yang terakhir adalah panji Suku Dan,

menurut pasukan-pasukannya. Mereka membentuk pengawalan dari belakang bagi suku-suku yang ada di depannya. Pemimpin Suku Dan adalah Ahiezer, anak Amisyadai.26Pegiel, anak Okhran, adalah pemimpin Suku Asyer.27Dan, Ahira, anak Enan, adalah pemimpin Suku Na ali.28Itulah urutan keberangkatan umat Israel saat mereka berangkat dari satu tempat ke tempat lain.

29Musa berkata kepada Hobab, anak Rehuel

orang Midian, ayah mertua Musa, “Kami sedang berjalan menuju tempat yang akan dikatakan TUHAN. ‘Aku akan memberikan tempat itu kepadamu.’ Mari, ikutlah dengan kami dan kami akan memperlakukanmu dengan baik. Sebab, TUHAN telah menjanjikan yang baik kepada Israel.”

30Namun, Hobab menjawab, “Tidak, aku dak

akan pergi bersamamu. Aku akan kembali ke negeriku dan kepada kaum keluargaku.”

31Musa menjawab, “Tolong, jangan nggalkan

kami. Kamu tahu lebih banyak tentang padang gurun daripada kami. Kamu dapat menjadi penunjuk jalan bagi kami.32Jika kamu pergi bersama kami, semua kebaikan yang dilakukan TUHAN kepada kami akan kami lakukan juga kepadamu.”

33Jadi, mereka berangkat dari gunung TUHAN

selama 3 hari perjalanan. Tabut Perjanjian TUHAN berjalan di depan mereka selama 3 hari, untuk mencari tempat peris rahatan bagi mereka.34Awan TUHAN berada di atas mereka selama siang hari saat mereka membongkar kemah untuk berangkat.

35Apabila mereka mengangkat Tabut Perjanjian,

Musa berkata,

“Bangkitlah, ya TUHAN!

BILANGAN 10.36–11.25 133

Dalam dokumen Alkitab Yang Terbuka (DRAFT) BAHASA INDONESIA (Halaman 134-136)

Garis besar

Dokumen terkait