• Tidak ada hasil yang ditemukan

141 yang mereka lakukan di Kemah Pertemuan 22 Namun,

Dalam dokumen Alkitab Yang Terbuka (DRAFT) BAHASA INDONESIA (Halaman 144-148)

orang Israel yang lain dak boleh mendeka Kemah Pertemuan. Jika mereka melakukannya, mereka akan berdosa dan ma !23Akan tetapi, orang Lewi akan melakukan pelayanan mengurus Kemah Pertemuan. Mereka harus bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukannya. Itulah peraturan yang berlaku selamanya dari generasi ke generasi. Mereka dak akan mendapat tanah pusaka yang telah Kujanjikan kepada orang Israel lainnya.24Umat Israel harus memberikan persembahan pemberian sepersepuluh kepada TUHAN. Aku akan memberikan sepersepuluh itu kepada orang Lewi sebagai milik pusaka. Karena itulah Aku berkata demikian tentang orang Lewi: ‘Mereka dak akan memperoleh tanah yang telah Kujanjikan kepada bangsa Israel.’”

25TUHAN berkata kepada Musa,26“Katakanlah

kepada orang Lewi: Orang Israel harus memberikan sepersepuluh dari semua yang mereka miliki kepada TUHAN yang menjadi bagian orang Lewi. Namun, mereka juga harus memberikan sepersepuluh kepada Tuhan sebagai persembahan pemberian itu.

27Persepuluhan yang menjadi persembahanmu itu

akan dianggap seper gandum dari lantai penggilingan dan anggur dari pemerasan anggurmu.28Dengan demikian, kamu akan memberi persembahan kepada TUHAN sama seper yang dilakukan oleh umat Israel lainnya. Kamu akan memperoleh sepersepuluh dari persembahan orang Israel kepada TUHAN. Kemudian, kamu memberikan sepersepuluhnya kepada Imam Harun.29Apabila orang Israel memberimu sepersepuluh dari segala sesuatu yang mereka punya, kamu harus memberikan yang terbaik dan bagian yang paling kudus sebagai persembahanmu kepada TUHAN.

30Katakanlah kepada mereka: Apabila kamu

mempersembahkan bagian yang terbaik dari yang kamu terima kepada Tuhan, hal itu akan sama seper gandum dari tempat pengirikanmu dan anggur dari tempat pemerasanmu.31kamu dan keluargamu

boleh memakan semua sisanya. Itulah imbalan atas pelayananmu dalam Kemah Pertemuan.32Kamu

dak akan bersalah apabila kamu selalu memberikan bagian yang terbaik kepada Tuhan. Kamu akan selalu mengingat bahwa persembahan ini adalah kurban kudus dari bangsa Israel dan kamu dak akan ma .”

19

•1 Air pentahiran dari abu lembu be na merah.

•11 Aturan untuk penggunaannya dalam mentahirkan orang yang najis.

Abu Lembu Merah

1TUHAN berkata kepada Musa dan Harun.

Ia berkata,2“Inilah hukum yang diberikan TUHAN kepada umat Israel ‘Ambillah seekor lembu merah tanpa cacat, dak terluka sedikit pun, dan dak pernah membawa beban.3Berikanlah lembu itu kepada Imam Eleazar, ia akan membawanya keluar dari perkemahan dan menyembelih lembu itu di depannya.

4Imam Eleazar harus mengambil sedikit darahnya

dengan menggunakan jarinya dan memercikkannya ke arah Kemah Pertemuan itu sebanyak tujuh kali.

5Kemudian, lembu itu harus dibakar di depannya;

kulit, daging, darah, dan isi perutnya harus dibakar sampai dak tersisa.6Imam harus mengambil kayu cemara, sebatang hisop, dan kain merah. Ia harus melemparkannya ke dalam api, tempat lembu dibakar.7Kemudian, imam harus mandi dan mencuci pakaiannya. Sesudah itu, ia harus kembali ke perkemahan dan ia akan najis hingga sore hari.8Orang yang membakar lembu itu harus mandi dan mencuci pakaiannya. Ia akan najis hingga sore hari.

9Orang yang tahir akan mengumpulkan abu

lembu itu dan menaruhnya di tempat yang bersih, di luar perkemahan. Dengan demikian, abu itu digunakan umat Israel sebagai air penyucian. Itulah yang digunakan untuk menghapus dosa.

10Orang yang mengumpulkan abu lembu itu

harus mencuci pakaiannya. Ia akan najis hingga sore hari.

Itulah peraturan untuk seterusnya bagi umat Israel dan orang asing yang ada di tengah-tengahmu.

11Siapa pun yang menyentuh mayat akan najis selama

7 hari.12Ia harus membersihkan diri dengan air itu pada hari ke ga dan pada hari ketujuh. Jika ia dak melakukannya, ia akan tetap najis.13Siapa pun yang menyentuh mayat orang ma dan dak menyucikan dirinya berar ia menajiskan Kemah Suci TUHAN. Orang itu harus dipisahkan dari umat Israel. Sebab, air penyucian itu dak dipercikkan kepadanya sehingga ia menjadi najis.

14Itulah peraturan bagi seseorang yang ma

dalam kemahnya. Se ap orang yang berada dalam kemah itu akan najis selama 7 hari.15Dan, se ap bejana yang dak bertutup menjadi najis.16Jika ada mayat di ladang, apakah orang itu terbunuh oleh pedang atau karena sebab-sebab lain, siapa pun yang menyentuh mayat itu, atau tulang-belulangnya, atau bahkan kuburannya, ia menjadi najis selama 7 hari.

17Siapa pun yang najis, harus mengambil abu

penyucian dari kurban bakaran penghapus dosa. Mereka harus menuangkan air segar ke atas abu yang ada dalam bejana.18Lalu, orang yang tahir harus mengambil sebatang hisop dan mencelupkannya ke dalam air tadi. Ia harus memercikkannya ke atas kemah dan se ap bejana, serta se ap orang yang ada dalam kemah. Hal yang sama juga harus dilakukan terhadap se ap orang yang menyentuh mayat orang ma yang terbunuh, tulang-belulangnya, bahkan kuburannya.

19Orang yang tahir harus memercikkan air itu

kepada orang yang najis pada hari ke ga dan pada hari ketujuh untuk menyucikannya. Pada hari ketujuh orang yang najis harus mencuci pakaiannya dan mandi. Dengan demikian, ia menjadi tahir pada sore harinya.

20Akan tetapi, siapa pun yang najis dan dak

142 BILANGAN 19.21–20.26 dari tengah-tengah umat karena ia telah menajiskan

tempat kudus TUHAN. Orang itu najis karena dak diperciki dengan air penyucian21Itulah peraturan untuk selama-lamanya. Siapa pun yang memercikkan air penyucian itu harus mencuci pakaiannya. Dan orang lain yang terkena percikan air itu akan menjadi najis hingga sore hari.22Segala sesuatu yang disentuh orang yang najis juga akan menjadi najis sampai sore hari.”

20

•1 Keturunan Israel ba di Zin, dimana Miryam meninggal. •2 Mereka bersungut-sungut meminta air.

•7 Musa memukul bukit batu, mengeluarkan mata air di Meriba. •14 Musa di Kadesy hendak melalui Edom, tetapi ditolak.

•22 Di gunung Hor, Harun menyerahkan jabatannya kepada Eleazar, kemudian dia meninggal.

Miryam Ma

1Bangsa Israel sampai di Padang Gurun Zin

pada bulan pertama. Mereka nggal di Kadesh. Lalu, Miryam ma dan ia dikuburkan di sana.

Musa Melakukan Kesalahan

2Suatu ke ka, dak ada air bagi umat itu. Maka,

mereka berkumpul mengeluh terhadap Musa dan Harun.3Kemudian, umat itu berselisih dengan Musa dan berkata, “Lebih baik kami ma di hadapan TUHAN seper saudara-saudara kami.4Mengapa kamu membawa umat TUHAN ke padang gurun ini? Apakah kamu menginginkan supaya kami dan binatang ternak kami ma di sini?5Mengapa kamu membawa kami keluar dari negeri Mesir? Mengapa kamu membawa kami ke tempat celaka ini? Di tempat ini dak ada gandum, dak ada pohon ara, anggur, atau buah delima bahkan dak ada air untuk diminum.”

6Musa dan Harun pun meninggalkan orang

banyak itu dan pergi ke pintu masuk Kemah Pertemuan. Mereka sujud sampai ke tanah, dan Kemuliaan TUHAN tampak kepada mereka.

7TUHAN berkata kepada Musa,8“Ambillah

tongkatmu itu. Kumpulkanlah umat Israel bersama Harun, kakakmu. Berkatalah kepada bukit batu itu di depan mata mereka supaya mengeluarkan airnya. Dengan demikian, air akan mengalir dari batu itu, dan kamu dapat memberikan air itu kepada umat dan binatang ternak mereka.”

9Lalu, Musa mengambil tongkat itu dari

hadapan Tuhan sesuai dengan apa yang diperintahkan kepadanya.10Musa dan Harun mengumpulkan umat di depan bukit batu itu. Kemudian, Musa berkata, “Dengarkanlah aku, hai kamu yang sering mengeluh. Haruskah kami mengeluarkan air dari bukit batu ini?”

11Musa mengangkat tangannya dan memukul bukit

batu itu dua kali. Kemudian, air memancar keluar dari bukit batu itu. Seluruh umat dan binatang ternak mereka meminum air itu.

12Namun, TUHAN berkata kepada Musa dan

Harun, “Oleh karena kamu dak mempercayai Aku,

dan dak menjaga kekudusan-Ku di mata orang Israel. Oleh sebab itu, kamu dak akan memimpin umat itu memasuki negeri yang telah Kuberikan kepada mereka.”

13Tempat ini disebut Air Meriba karena umat

Israel berselisih dengan TUHAN dan di sinilah Ia menyatakan kepada mereka bahwa Ia kudus.

Edom dak akan Mengizinkan Israel Melintas

14Ke ka Musa berada di Kadesh, ia

mengutus beberapa orang kepada raja Edom untuk menyampaikan pesan, “Saudara-saudaramu orang Israel berkata kepadamu: Kamu tahu tentang segala kesulitan yang telah kami alami.15Beberapa tahun yang lalu nenek moyang kami pergi ke Mesir, dan kami

nggal di sana beberapa tahun. Orang Mesir sangat kejam kepada kami.16Namun, kami berseru meminta tolong kepada TUHAN, dan Dia mendengar kami dan mengirim malaikat membawa keluar dari Mesir. Sekarang kami ada di Kadesh, di perbatasan negerimu.

17Izinkanlah kami melewa negerimu. Kami dak akan

melintas melewa ladang atau kebun anggur. Kami dak akan minum air sumurmu. Kami hanya berjalan pada jalan rayamu. Kami dak menyimpang ke kanan atau ke kiri. Kami akan tetap pada jalan hingga kami sampai perbatasan negerimu.”

18Raja Edom menjawab, “Kamu dak boleh

melewa wilayah kami atau kami akan mendatangimu dan memerangimu dengan pedang.”

19Jawab umat Israel, “Kami akan berjalan di

jalan raya. Jika ternak kami meminum airmu, kami akan membayarnya. Kami hanya berjalan melewa negerimu dan dak mempunyai tujuan lain.”

20Raja Edom berkata lagi, “Kami dak

mengizinkanmu melewa negeri kami.” Kemudian, raja Edom mengumpulkan seluruh rakyatnya dengan kekuatan yang penuh dan pergi melawan orang Israel.

21Raja Edom dak mengizinkan orang Israel melewa

negerinya, lalu orang Israel membelok dan pergi melalui jalan yang lain.

Harun Ma

22Semua orang Israel berjalan meninggalkan

Kadesh dan sampai di Gunung Hor.23TUHAN berkata kepada Musa dan Harun di Gunung Hor, dekat perbatasan Edom.24“Harun akan dikumpulkan bersama dengan nenek moyangnya. Harun dak akan memasuki negeri yang telah Kujanjikan kepada orang Israel. Aku mengatakan ini kepadamu karena kalian berdua, kamu dan Harun dak mematuhi perintah yang Kuberikan kepadamu di Air Meriba.

25Sekarang, bawalah Harun dan Eleazar, anaknya

ke puncak Gunung Hor.26Tanggalkanlah pakaian Harun dan kenakanlah itu pada anaknya, Eleazar. Harun akan ma di atas gunung. Ia akan dikumpulkan bersama dengan nenek moyangnya.”

BILANGAN 20.27–21.24 143

27Musa melakukan apa yang diperintahkan

TUHAN. Ke ganya naik ke atas Gunung Hor. Semua orang Israel melihat mereka pergi.28Musa menanggalkan pakaian Harun dan mengenakannya kepada anaknya, Eleazar. Lalu, Harun ma di puncak gunung. Musa dan Eleazar turun dari gunung.

29Semua orang Israel mengetahui bahwa Harun sudah

ma . Seluruh orang di Israel pun berdukacita selama 30 hari.

21

•1 Israel menumpas orang Kanaan di Horma.

•4 Orang-orang yang bersungut-sungut dikenai tulah ular tedung. •7 Mereka yang bertobat disembuhkan melalui ular tembaga. •10 Serba-serbi perjalanan bangsa Israel.

•21 Sihon dikuasai, •33 dan Og.

Perang terhadap Kanaan

1Raja Kanaan dari Arad nggal di Negeb. Ia

mendengar bahwa umat Israel datang melalui jalan ke Atarim, maka raja itu datang menyerang orang Israel dan menangkap beberapa orang dari mereka untuk dijadikan tawanan.2Umat Israel bernazar kepada TUHAN: “Jika Engkau menyerahkan bangsa ini kepada kami, kami akan menghancurkan seluruh kota-kota mereka.”

3TUHAN mendengar umat Israel dan membantu

mereka mengalahkan orang Kanaan. Mereka benar-benar membinasakan orang Kanaan dan menghancurkan kota-kota mereka. Kemudian, tempat itu dinamakan “Horma.”

Ular Perunggu

4Bangsa Israel meninggalkan Gunung Hor dan

berjalan menuju Laut Teberau untuk mengelilingi negeri Edom. Namun, umat itu mengeluh selama dalam perjalanan.5Mereka mengeluh terhadap Allah dan Musa dengan mengatakan, “Mengapa kamu membawa kami keluar dari Mesir? Kami akan ma di padang gurun! Tidak ada ro dan air! Kami muak dengan makanan yang dak enak ini!”

6Kemudian. TUHAN mengirimkan ular-ular

tedung ke tengah-tengah umat. Ular-ular itu menggigit mereka, dan orang Israel banyak yang ma .7Mereka datang kepada Musa dan berkata, “Kami tahu bahwa kami telah berdosa karena kami mengeluh terhadap TUHAN dan kamu. Berdoalah kepada TUHAN. Minta kepada-Nya agar Ia menjauhkan ular-ular ini.” Musa pun berdoa untuk mereka.

8TUHAN berkata kepada Musa, “Buatlah seekor

ular tedung dan letakkan di atas sebuah ang. Jika ada orang digigit ular, orang itu harus memandang kepada ular tedung pada ang itu. Maka orang itu dak akan ma .”9Lalu, Musa membuat seekor ular dari perunggu dan menempatkannya di atas sebuah ang. Apabila ada orang yang digigit ular, orang itu harus memandang ular perunggu di atas ang itu. Maka, orang itu akan tetap hidup.

Perjalanan ke Moab

10Bangsa Israel meninggalkan tempat itu dan

berkemah di Obot.11Kemudian, mereka meninggalkan Obot dan berkemah di Abarim, di padang gurun sebelah mur Moab.12Dari sana, mereka melanjutkan perjalanan dan berkemah di Lembah Zered.13Mereka kembali berjalan dan berkemah di seberang Sungai Arnon di padang gurun yang merupakan batas antara Moab dan Amori. Sungai itu mengalir dari perbatasan wilayah orang Amori.14Itulah sebabnya kata-kata ini ditulis dalamKitab Peperangan TUHAN,

“Waheb di Sufa, dan lembah- lembah di Arnon,15dan bukit-bukit dekat lembah- lembah yang terbentang hingga Kota Ar. Tempat-tempat ini berada pada perbatasan Moab.”

16Mereka meninggalkan tempat itu dan berjalan

ke Beer. Di sini terdapat sumur tempat TUHAN berkata kepada Musa, “Kumpulkanlah umat itu, dan Aku akan memberi mereka air.”17Lalu, umat Israel menyanyikan nyanyian ini:

“Hai sumur, meluaplah dengan air! Nyanyikanlah itu!

18Ini adalah sumur yang digali bangsawan itu.

Sumur itu digali oleh para pemimpin besar kami,

memakai tongkat kerajaan dan tongkatnya. Dari padang gurun mereka berjalan menuju ke

kota Matana.

19Dan, dari Matana mereka berangkat ke

Nahaliel. Dari Nahaliel mereka pergi ke Bamot.20Dari

Bamot mereka berjalan ke Lembah Moab, di mana puncak gunung Pisga menghadap ke padang gurun.

Sihon dan Og

21Bangsa Israel mengutus beberapa orang

kepada Sihon raja Amori. Katanya,22“Izinkanlah kami melewa negerimu. Kami dak akan berjalan melalui ladang atau kebun anggurmu. Kami dak akan meminum air dari sumurmu. Kami hanya akan berjalan di jalan raya. Kami akan tetap pada jalan itu hingga kami melintasi negerimu.”

23Namun, Raja Sihon dak mengizinkan

orang Israel melewa negerinya. Ia mengumpulkan tentaranya dan keluar ke padang gurun untuk melawan orang Israel. Sesampainya di Yahas, tentara itu berperang melawan orang Israel.

24Orang Israel mengalahkan raja itu dengan

pedang dan merebut negerinya mulai dari Sungai Arnon hingga Sungai Yabok. Orang Israel merebut

144 BILANGAN 21.25–22.13 tanah itu sampai perbatasan orang Amon. Mereka

berhen pada perbatasan itu karena perbatasan orang Amon itu.25Israel merebut semua kota orang Amori dan mereka nggal di kota-kota itu. Mereka mengalahkan kota Hesybon dan semua kota kecil di sekitarnya.26Hesybon adalah kota tempat nggal Sihon, raja Amori. Ia pernah berperang melawan raja Moab dan merebut tanah sepanjang Sungai Arnon.

27Sebab itu, para penyair mengatakan:

Datanglah dan bangunlah kembali Hesybon! Buatlah kota Sihon teguh.

28Api keluar dari Hesybon.

Api mulai dari kota Sihon. Api itu membinasakan Ar-Moab.

Api itu membakar bukit-bukit di atas Sungai Arnon.

29Celakalah kamu, Moab.

Binasalah kamu, bangsa Kamos. Anak-anaknya laki-laki menjadi pelarian.

Anak-anaknya perempuan menjadi tawanan Sihon, raja Amori.

30Namun, kami mengalahkan orang-orang Amori.

Kami membinasakan kota-kota mereka dari Hesybon hingga Dibon,

dari Nasim hingga Nofa, dekat Medeba.

31Bangsa Israel pun nggal di tanah orang

Amori.

32Musa mengutus beberapa orang untuk

menyelidiki kota Yaezer. Kemudian, orang Israel merebut kota itu dan semua kota kecil di sekitarnya. Mereka memaksa orang Amori yang nggal di tempat itu untuk meninggalkannya.

33Orang Israel berjalan menuju Basan. Og, raja

Basan mengumpulkan rakyatnya dan pergi untuk menyerang orang Israel. Ia berperang melawan mereka di Edrei.

34Namun, TUHAN berkata kepada Musa,

“Janganlah takut kepada raja itu. Aku akan membiarkanmu mengalahkannya. kamu akan mengambil seluruh pasukan dan seluruh wilayahnya. Lakukanlah hal yang sama kepadanya seper yang telah kamu lakukan terhadap Sihon, raja Amori yang

nggal di Hesybon.”

35Mereka pun mengalahkan Og dan pasukannya.

Mereka membunuh anak laki-laki dan semua pasukannya. Lalu orang Israel mengambil seluruh wilayahnya.

22

•1 Pesan pertama Balak untuk Bileam ditolak. •15 Pesan Balak yang kedua sampai kepada Bileam.

•22 Seorang malaikat pas lah membunuhnya, jika dia dak diselamatkan oleh keledainya.

•36 Balak menjamu makan dia.

Bileam dan Raja Moab

1Umat Israel melanjutkan perjalanannya dan

berkemah di dataran Moab, seberang Sungai Yordan, dekat Yerikho.

2Balak anak Zipor telah melihat segala yang

dilakukan umat Israel terhadap orang-orang Amori.

3Seluruh orang Moab sangat takut terhadap orang

Israel karena jumlah mereka begitu banyak. Mereka menjadi ciut ha terhadap umat Israel.

4Orang-orang Moab berkata kepada para

sesepuh orang Midian, “Kumpulan orang banyak itu akan membabat habis segala sesuatu ada di sekitar kita, seper seekor lembu memakan semua rumput di ladang.” Raja Moab saat itu adalah Balak, anak Zipor.

5Ia mengirim utusan kepada Bileam anak Beor. Bileam

ada di Petor dekat Sungai Efrat. Di sanalah keluarga Bileam nggal. Ia berkata:

“Suatu bangsa yang baru telah keluar dari Mesir. Ada begitu banyak jumlahnya sehingga mereka menduduki seluruh negeri. Mereka berkemah di dekatku.6Datang dan tolonglah aku. Orang-orang ini terlalu kuat untukku. Aku tahu bahwa kamu memiliki kekuatan besar. Jika kamu memberka , maka akan diberka . Jika kamu mengutuk, maka akan kena kutuk. Datanglah dan kutuklah orang-orang ini. Aku akan mampu mengalahkan mereka dan mengusir mereka dari negeriku.”

7Para sesepuh Moab dan Midian pergi untuk

berbicara kepada Bileam. Mereka membawa uang di tangannya untuk membayar tukang ramal itu. Lalu, mereka berkata kepadanya seper apa yang telah dikatakan Balak.

8Bileam berkata kepada mereka, “Bermalamlah

di sini. Aku akan berbicara kepada TUHAN dan memberitahumu jawaban yang diberikan-Nya kepadaku.” Malam itu, para sesepuh Moab nggal di sana bersama Bileam.

9Kemudian, Allah datang kepada Bileam dan

berkata, “Siapa orang-orang yang bersamamu?”

10Jawab Bileam kepada Allah, “Balak, anak

Zipor, Raja Moab, mengutus mereka kepadaku dan memberikan pesan kepadaku.11Inilah pesannya: ‘Suatu bangsa baru telah keluar dari Mesir. Ada begitu banyak jumlahnya sehingga mereka memada negeri. Jadi datanglah dan kutuklah mereka ini. Lalu mungkin aku akan mampu menyerang dan mengusir mereka dari negeriku.’”

12Namun, Allah berkata kepada Bileam, “Jangan

pergi bersama mereka. Jangan mengutuk bangsa itu. Mereka adalah umat-Ku.”

13Keesokan paginya, Bileam bangun dan berkata

BILANGAN 22.14–41 145

Dalam dokumen Alkitab Yang Terbuka (DRAFT) BAHASA INDONESIA (Halaman 144-148)

Garis besar

Dokumen terkait