bersalah.
Ia bukan saja menghukum orang yang bersalah, melainkan juga menimpakan hukuman itu
kepada
anak, cucu, dan cicitnya.”
8Musa segera sujud dan menyembah Tuhan. 9Ia berkata, “Tuhan, jika Engkau berkenan kepadaku,
biarlah Engkau berkenan berjalan bersama kami meskipun umat itu keras kepala. Ampunilah kesalahan dan dosa kami dan terimalah kami sebagai umat-Mu.”
10Tuhan berkata, “Aku akan membuat perjanjian
dengan bangsamu. Di depan mata umat Israel, Aku akan melakukan banyak mukjizat yang belum pernah dilakukan di seluruh bumi di antara semua bangsa. Semua bangsa yang nggal di sekelilingmu akan melihat perbuatan TUHAN karena Aku akan melakukan hal-hal yang ajaib.11Pas kan untuk menaa apa yang
Kuperintahkan kepadamu hari ini. Maka, Aku akan mengusir orang Amori, Kanaan, Het, Feris, Hewi, dan Yebus.12Ha -ha lah! Jangan membuat perjanjian apa pun dengan penduduk yang nggal di tanah yang akan kamu masuki. Jika kamu membuat sesuatu perjanjian dengan mereka, itu akan mendatangkan kesusahan bagimu.13Melainkan, robohkanlah mezbah mereka, hancurkanlah ang- ang berhala mereka, dan lenyapkanlah patung-patung Dewi Asyera mereka.
14Jangan menyembah dewa lain apa pun. Sebab,
TUHAN KANAH adalah Allah yang cemburu.
15Jika dak demikian, kamu mungkin saja
mengikat perjanjian dengan penduduk negeri itu. Mereka mungkin saja melacurkan diri dengan para dewa mereka dan mempersembahkan kurban bagi dewa-dewa itu. Beberapa dari mereka mungkin saja akan mengundang kalian untuk makan persembahan mereka.16Kamu mungkin saja akan mempersun ng
anak-anak perempuan mereka untuk anak-anakmu laki-laki. Anak-anak perempuan yang kausun ng itu mungkin akan melacurkan diri dengan dewa-dewa mereka sehingga anak-anakmu akan melakukan hal yang sama.
17Jangan membuat allah tuangan bagi dirimu
sendiri.
18Kamu harus memelihara perayaan Hari Raya
Ro Tidak Beragi. Selama 7 hari, kamu harus makan ro yang dak beragi seper yang Kuperintahkan kepadamu. Rayakanlah itu pada bulan yang telah Kutetapkan, yaitu bulan Abib. Sebab, dalam bulan itulah kamu keluar dari Mesir.
19Semua yang lahir pertama dari rahim adalah
milik-Ku, termasuk semua ternakmu yang jantan, yang pertama lahir dari lembu atau dombamu.20Kamu harus menebus anak pertama keledai dengan seekor domba. Jika kamu dak mau menebusnya, kamu harus mematahkan leher anak keledai itu. Kamu harus menebus semua anak sulungmu. Tidak seorang pun
dari mereka boleh datang kepada-Ku dengan tangan kosong, tanpa membawa persembahan.
21Kamu harus bekerja selama 6 hari, tetapi pada
hari ketujuh, kamu harus beris rahat, sekalipun itu pada musim membajak atau musim menuai.
22Rayakanlah Hari Raya Tujuh Minggu, yaitu
hasil pertama dari panen gandum. Juga rayakan Hari Raya Pengumpulan Hasil pada pergan an tahun.
23Tiga kali setahun, semua laki-laki dari
bangsamu harus menghadap ke hadirat Tuhan ALLAH, Allah Israel.
24Aku akan mengusir bangsa-bangsa dari
hadapanmu dan memperluas wilayahmu. Tidak seorang pun akan merebut negerimu ke ka kamu menghadap Aku ga kali dalam setahun itu.
25Bila kamu menyembelih hewan dan
mempersembahkan darahnya sebagai kurban, jangan mempersembahkannya bersama ro yang beragi.
Jangan biarkan ada persembahan Paskah yang tersisa hingga pagi hari.
26Berikan kepada Tuhan hasil pertama dari
ladangmu. Bawalah itu ke rumah TUHAN, Allahmu. Jangan masak anak kambing dengan air susu induknya.”
27Kemudian, TUHAN berkata kepada Musa,
“Tulislah segala sesuatu yang telah Kukatakan kepadamu. Inilah perjanjian yang telah Kubuat denganmu dan dengan Bangsa Israel.”
28Musa berada bersama TUHAN selama 40 hari
dan 40 malam. Ia dak makan apa pun atau minum air. Dan, ia menulis kata-kata perjanjian itu, yaitu 10 Hukum, pada kedua lempeng batu.
Wajah Musa Bersinar
29Kemudian, Musa turun dari Gunung Sinai
dengan membawa kedua lempeng batu Perjanjian itu. Ia dak mengetahui bahwa wajahnya bersinar karena ia telah berbicara dengan Allah.30Ke ka
Harun dan Bangsa Israel melihat bahwa wajah Musa bersinar, mereka takut mendeka nya.31Namun, Musa memanggil mereka. Maka, Harun dan semua pemimpin umat datang kepadanya. Musa mulai berbicara kepada mereka.32Sesudah itu, seluruh bangsa itu mendeka Musa, dan ia menyampaikan kepada mereka perintah yang telah diberikan TUHAN kepadanya di Gunung Sinai.
33Setelah Musa selesai berbicara kepada
mereka, Musa menutupi wajahnya dengan kain.
34Se ap kali Musa menghadap TUHAN untuk
berbicara dengan-Nya, ia membuka penutup wajahnya sampai ia selesai berbicara dengan TUHAN. Setelah keluar, Musa menyampaikan perintah TUHAN kepada Bangsa Israel.35Bangsa Israel akan melihat wajah Musa bercahaya sehingga Musa akan menutupi wajahnya lagi. Ia hanya membuka penutup wajahnya ke ka berbicara kepada TUHAN.
86 KELUARAN 35.1–35
35
•1 Hari Sabat.•4 Persembahan sukarela untuk Kemah Suci. •20 Kesiapan segenap jemaat untuk memberi persembahan. •30 Bezaleel dan Aholiab diangkat.
Peraturan tentang Sabat
1Musa mengumpulkan seluruh orang Israel
dan berkata kepada mereka, “Aku menyampaikan kepadamu apa yang telah diperintahkan TUHAN untuk kamu lakukan:
2Selama 6 hari semua pekerjaan boleh
dikerjakan, tetapi hari ketujuh adalah hari yang kudus bagimu, yaitu Sabat, hari peris rahatan khusus bagi TUHAN. Siapa pun yang bekerja pada hari itu harus dibunuh.3Kamu dak boleh menyalakan api di mana pun kamu nggal pada hari itu.”
Barang-barang Untuk Kemah Suci
4Musa berkata kepada seluruh orang Israel,
“Inilah yang diperintahkan TUHAN:5‘Kumpulkanlah
pemberian bagi TUHAN. Se ap orang ikhlas ha nya, biarlah ia membawa pemberian kepada TUHAN: emas, perak, dan perunggu;6benang berwarna biru, ungu, dan merah, dan linen halus, rambut kambing,7kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit halus, kayu akasia;8minyak untuk lampu, rempah-rempah untuk minyak urapan, dan rempah-rempah untuk kemenyan yang harum.9Juga, bawalah permata krisopras dan permata ukiran untuk baju efod dan untuk tutup dada.’
10Se ap orang yang memiliki keahlian dari
antaramu harus membuat barang-barang yang telah diperintahkan TUHAN, yaitu:11Kemah Suci, tenda bagian luar, dan penutupnya; kaitan, kerangka, balok, tonggak, dan alasnya;12Tabut Perjanjian, kayu pengusungnya, tutup pendamaiannya, dan rai penutup tabut itu;13meja dan kayu pengusungnya, semua perlengkapannya, dan ro sajiannya;14tatakan
lampu beserta lampu dan perlengkapannya, termasuk minyak lampu itu;15mezbah untuk membakar
kemenyan dan kayu pengusungnya, minyak urapan dan kemenyan yang harum, rai pintu ke Kemah Suci;16mezbah untuk kurban bakaran dengan jeruji perunggunya, kayu pengusungnya, dan semua perlengkapannya, bejana pembasuhan dan penyangganya;17 rai sekeliling pelataran, ang penyangga, dan alasnya, rai untuk pintu pelataran,
18patok Kemah Pertemuan dan patok rai sekeliling
pelataran, beserta semua talinya;19dan pakaian khusus imam untuk melayani di Ruang Kudus. Inilah pakaian khusus untuk Imam Harun dan anak-anaknya apabila mereka melayani sebagai imam.”
Persembahan Besar Dari Umat
20Lalu, pergilah seluruh orang Israel
meninggalkan Musa.21Semua orang tergerak ha nya dan semua orang yang terdorong semangatnya datang dan membawa pemberian bagi TUHAN.
Pemberian itu digunakan untuk membangun Kemah Pertemuan, semua layanannya, dan semua pakaian kudus.22Semua orang yang tergerak ha nya, baik laki-laki maupun perempuan, datang dan membawa semua jenis perhiasan mereka: peni , an ng-an ng, cincin, dan perhiasan lainnya. Demikianlah mereka memberikan perhiasan emas mereka sebagai pemberian khusus kepada TUHAN.
23Se ap orang yang memiliki linen halus, benang
biru, ungu, dan merah, membawanya kepada Tuhan. Siapa saja yang mempunyai rambut kambing atau kulit domba yang diwarnai merah atau kulit halus juga membawanya kepada Tuhan.24Se ap orang yang mau memberikan perak atau perunggu, membawanya sebagai pemberian kepada TUHAN. Se ap orang yang mempunyai kayu akasia datang memberikannya kepada Tuhan.25Se ap perempuan yang terampil memintal membawa hasil pintalan mereka, yang berupa kain dari benang biru, ungu, dan merah, serta kain linen halus.26Dan, semua perempuan yang
ha nya tergerak karena memiliki keterampilan itu mulai memintal rambut kambing.
27Para pemimpin membawa permata krisopras
dan permata-permata ukiran untuk ditaruh pada baju efod dan tutup dada imam.28Umat juga membawa kemenyan dan minyak zaitun. Ini dipakai untuk dupa, minyak urapan, dan minyak lampu.
29Semua orang Israel, laki-laki dan perempuan,
yang ha nya tergerak memberikan bahan-bahan yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diperintahkan TUHAN melalui Musa, membawa pemberian mereka secara sukarela kepada TUHAN.
Bezaleel dan Aholiab
30Kemudian, Musa berkata kepada orang Israel,
“TUHAN telah memilih Bezaleel anak Uri, anak Hur, dari suku Yehuda.31Tuhan memenuhinya dengan Roh
Allah. Ia memberikan kepadanya hikmat, penger an, pengetahuan, dan semua keterampilan tangan manusia32untuk membuat desain semua pekerjaan yang berbahan emas, perak, dan perunggu.33Juga untuk mengukir batu permata, kayu, dan semua keahlian ukiran lainnya.34Tuhan telah memberikan kepada Bezaleel dan Aholiab kemampuan untuk mengajar orang lain. Aholiab adalah anak Ahisamakh dari suku Dan.35Tuhan memberikan keahlian khusus kepada mereka untuk melakukan berbagai macam pekerjaan. Mereka mampu melakukan pekerjaan sebagai tukang kayu maupun logam. Mereka dapat menenun pakaian dengan corak dari benang biru, ungu, dan merah, dan linen halus. Mereka adalah perancang yang ahli yang dapat melakukan segala macam pekerjaan.
36
•1 Persembahan diberikan kepada para pekerja. •4 Persembahan dari rakyat dihen kan. •8 Tenda dengan kerub-kerub.KELUARAN 36.1–38 87
•19 Tudung dari kulit. •20 Papan dengan pasaknya. •31 Kayu lintang. •35 Tabir.
•37 Tirai untuk pintu kemah.
1Bezaleel, Aholiab, dan semua orang yang ahli
harus mengerjakan semua pekerjaan yang telah diperintahkan TUHAN. TUHAN telah memberikan kepada mereka kemampuan dan penger an untuk melakukan pekerjaan pembangunan Kemah Suci.”
2Lalu, Musa memanggil Bezaleel, Aholiab, dan
semua orang yang ahli, yang telah menerima keahlian dari TUHAN. Mereka yang tergerak ha nya datang kepada Musa untuk melakukan pekerjaan itu.3Musa memberikan kepada mereka segala sesuatu yang telah diberikan orang Israel untuk pembangunan Kemah Suci. Umat Israel terus saja memberikan persembahan sukarela kepada Musa se ap pagi.4Maka, para
pekerja ahli meninggalkan pekerjaan yang mereka lakukan di Kemah Suci dan menemui Musa.5Mereka
berkata, “Umat ini sudah memberikan lebih dari yang diperlukan bagi pekerjaan pembangunan yang diperintahkan TUHAN.”
6Maka, Musa menyampaikan pesan ini ke
seluruh perkemahan: “Jangan ada lagi laki-laki atau perempuan yang memberikan apa pun sebagai pemberian untuk pembangunan Kemah Suci.” Begitulah umat itu dilarang untuk memberikan persembahan lagi.7Sebab, bahan-bahan yang diperlukan untuk pembangunan Kemah Suci sudah cukup, bahkan lebih.
Kemah Suci
8Kemudian, para ahli mulai membuat Kemah
Suci. Mereka membuatnya dari 10 rai dari linen halus dan benang biru, ungu, dan merah. Mereka menyemat gambar kerub, buatan seorang ahli, pada rai itu.
9Semua rai itu ukurannya sama, panjangnya 28 hasta
dan lebarnya 4 hasta.10Para pekerja membagi 10 rai
itu menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok rai terdiri atas 5 rai.11Mereka memakai kain biru untuk membuat lubang-lubang di sepanjang tepi rai pada kelompok rai pertama dan juga pada kelompok
rai kedua.12Para ahli membuat 50 lubang dalam satu rai pada kelompok rai pertama dan 50 lubang pada kelompok rai kedua. Lubang-lubang dari kedua kelompok rai itu berhadap-hadapan.13Mereka membuat 50 pengait emas untuk menghubungkan kedua kelompok rai itu. Jadi, rai- rai Kemah Suci itu dihubungkan menjadi satu.
14Kemudian, para pekerja membuat rai lain
untuk menutup Kemah Suci. Mereka memakai rambut kambing untuk membuat 11 rai.15Semua rai itu mempunyai ukuran yang sama, panjangnya 30 hasta dan lebarnya 4 hasta.16Mereka membagi 11 rai itu menjadi dua kelompok. Satu kelompok terdiri atas 5 rai dan kelompok satunya terdiri atas 6 rai.
17Mereka membuat 50 lubang di sepanjang tepi rai
terluar pada kelompok rai pertama, demikian juga dengan kelompok rai kedua.18Mereka membuat 50 pengait dari perunggu untuk menyatukan kedua kelompok rai itu.19Sesudah itu, mereka membuat dua penutup lagi untuk Kemah Suci, yang satu terbuat dari kulit kambing yang diwarna merah dan yang satunya lagi terbuat dari kulit halus.
20Lalu, para pekerja membuat kerangka Kemah
Suci yang didirikan tegak lurus dari kayu akasia.
21Masing-masing kerangka panjangnya 10 hasta dan
lebarnya 1,5 hasta.22Mereka membuat dua pen kayu pada masing-masing kerangka untuk menyambungkan satu kerangka dengan kerangka yang lain. Demikianlah mereka membuat kerangka Kemah Suci.23Mereka membuat 20 kerangka pada sisi Selatan Kemah Suci.
24Kemudian, mereka membuat 40 alas perak untuk
kerangka itu. Dua alas untuk se ap kerangka—satu alas untuk se ap pen kayu.25Untuk sisi Utara Kemah
Suci, mereka juga membuat 20 kerangka,26dan
40 alas peraknya. Dua alas untuk se ap kerangka.
27Sedangkan untuk bagian belakang Kemah Suci, yaitu
sisi Barat, mereka membuat 6 kerangka.28Mereka membuat dua kerangka untuk kedua sudut bagian belakang Kemah Suci.29Kerangka itu disatukan di bagian bawah sampai bagian atasnya dengan sebuah gelang. Demikianlah kerangka itu dibuat rangkap untuk masing-masing sudut belakang Kemah Suci.30Ada 8 kerangka untuk sisi Barat Kemah Suci ini, lengkap dengan 16 alas peraknya—dua alas untuk se ap kerangka.
31Kemudian, para pekerja menggunakan kayu
akasia untuk membuat kayu usuk. Lima usuk untuk kerangka sebelah Selatan Kemah Suci,32lima usuk untuk kerangka sebelah Utara, dan 5 usuk untuk kerangka sebelah Barat, yaitu bagian belakang Kemah Suci.33Mereka membuat kayu belandar
yang melintang di tengah-tengah kerangka, dari ujung ke ujung.34Semua kerangka itu dilapisi emas.
Mereka membuat gelang-gelang emas sebagai tempat memasukkan kayu-kayu usuk, yang juga mereka lapisi dengan emas.
35Mereka menggunakan linen halus, benang
biru, ungu, dan merah untuk membuat rai untuk menutup pintu masuk ke Ruang Mahakudus. Mereka menyematkan gambar kerub yang dibuat oleh seorang ahli pada rai itu.36Mereka membuat 4 ang lengkap dengan pengaitnya dari kayu akasia untuk
rai itu, dan melapisinya dengan emas. Kemudian, mereka membuat empat alas perak sebagai tumpuan
ang- ang itu.37Kemudian, mereka membuat rai dari benang biru, ungu, dan merah, dan dari linen halus untuk pintu masuk ke Kemah Suci.38Dan, mereka membuat 5 ang lengkap dengan pengaitnya untuk
rai itu. Mereka melapisi ujung atas dan penyambung ang itu dengan emas, sementara kelima alasnya dilapisi dengan perunggu.
88 KELUARAN 37.1–38.8
37
•1 Tabut perjanjian dan tutup pendamaian dengan kerub-kerub dibuat. •10 Meja ro sajian dengan tempat-tempatnya.•17 Kandil dengan lampu dan bagian-bagiannya. •25 Mezbah pembakaran ukupan.
•29 Minyak urapan dan ukupan dari wangi-wangian.
Kotak Perjanjian
1Bezaleel membuat Tabut Perjanjian dari kayu
akasia. Tabut itu panjangnya 2,5 hasta, lebarnya dan ngginya 1,5 hasta.2Ia melapisi bagian luar dan dalam Tabut dengan emas murni dan membuat relief emas di sekelilingnya.3Ia membuat 4 gelang emas dan memasang gelang itu pada keempat kaki Tabut. Ada dua gelang untuk se ap sisi.4Kemudian, ia membuat kayu pengusung Tabut dari kayu akasia dan melapisinya dengan emas murni.5Ia memasukkan kayu pengusung ke dalam gelang pada kedua sisi kotak itu untuk mengangkatnya.6Ia membuat tutup
pendamaian dari emas murni. Panjangnya 2,5 hasta dan lebarnya 1,5 hasta.7Ia membuat dua kerub
dari emas tempaan dan memasangnya di atas tutup pendamaian.8Kerub yang satu dipasang di ujung tutup pendamaian dan yang satunya di ujung yang lain. Kerub-kerub itu dipasang menyatu dengan tutup pendamaian.9Sayap kerub-kerub itu terbentang ke langit, menutupi tutup pendamaian. Wajah kedua kerub itu saling berhadapan, memandang ke tutup pendamaian.
Meja Khusus
10Kemudian, Bezaleel membuat meja dari kayu
akasia. Panjang meja itu 2 hasta, lebarnya 1 hasta, dan ngginya 1,5 hasta.11Ia melapisinya dengan emas murni dan membuat relief emas di sekelilingnya.
12Kemudian, ia membuat bingkai selebar telapak
tangan di sekeliling meja itu, serta membuat relief pada sekeliling bingkai.13Ia membuat 4 gelang emas
dan memasangnya pada keempat sudut meja itu, yaitu pada keempat kaki meja.14Gelang itu berada dekat
bingkai sebagai tempat memasukkan kayu pengusung untuk membawa meja tersebut.15Bezaleel memakai kayu akasia untuk membuat kayu pengusung meja dan melapisinya dengan emas murni.16Ia membuat semua perlengkapan meja itu, yaitu piring, sendok, mangkuk, dan kendi dari emas murni. Mangkuk dan kendi dipakai untuk menuang kurban minuman.
Lampu
17Kemudian, Bezaleel membuat tatakan lampu.
Ia memakai emas murni dan menempanya menjadi alas dan pegangannya. Sesudah itu, ia membuat bunga, kuncup, dan daun bunga. Ia melekatkan semua itu ke tatakan lampu sehingga semuanya itu menjadi satu.
18Tatakan lampu itu mempunyai 6 cabang, ga cabang
pada se ap sisinya.19Se ap cabang mempunyai ga kuncup bunga badam, lengkap dengan kelopak dan mahkotanya.20Pegangan lampu itu dihiasi
dengan 4 bunga badam, lengkap dengan kelopak dan mahkotanya.21Ada 6 cabang pada tangkai lampu itu. Pada se ap pasang cabang, buatlah kuncup bunga di bawah tangkai di mana cabang-cabang itu bertemu.
22Semua kuncup bunga dan cabang-cabang tatakan
lampu harus menyatu dan dibuat dari satu emas murni yang ditempa.23Bezaleel membuat 7 lampu, lengkap dengan alat pemadam lampu dan penampannya dari emas murni.24Ia menggunakan 1 talenta emas murni untuk membuat lampu dan semua perlengkapannya.
Mezbah Pembakaran Kemenyan
25Kemudian, Bezaleel membuat mezbah untuk
membakar kemenyan dari kayu akasia. Mezbah itu berbentuk persegi dengan panjang dan lebarnya 1 hasta. Tinggi mezbah itu 2 hasta. Tanduk-tanduk mezbah itu menyatu dengan mezbah.26Ia melapisi semua itu dengan emas murni, baik sisi atas mezbah, sekeliling sisi sampingnya, maupun tanduk-tanduknya. Ia juga membuat relief pada sekeliling mezbah dengan emas.27Ia membuat 2 gelang emas untuk se ap sisi mezbah dan memasangnya di bawah relief. Gelang itu adalah tempat memasukkan kayu pengusung mezbah.
28Ia membuat kayu pengusung itu dari kayu akasia
dan melapisinya dengan emas.
29Ia juga membuat minyak urapan kudus dan
kemenyan murni yang harum. Keduanya dikerjakan seper seorang ahli parfum membuatnya.
38
•1 Mezbah korban bakaran. •8 Bejana pembasuhan. •9 Pelataran, dan layar-layarnya.•21 Jumlah dari apa yang dipersembahkan oleh jemaat, dan penggunaannya.
Mezbah Kurban Bakaran
1Kemudian, Bezaleel memakai kayu akasia
untuk membuat mezbah kurban bakaran. Mezbah itu berbentuk persegi, panjang dan lebarnya 5 hasta, sedangkan ngginya 3 hasta.2Pada keempat
sudutnya, ia membuat 4 tanduk yang menyatu dengan mezbah dan melapisi dengan perunggu.3Ia memakai perunggu untuk membuat semua perlengkapan mezbah, yakni panci, sekop, mangkuk, garpu, dan kuali.4Ia membuat terali perunggu untuk mezbah yang berbentuk seper jaring. Ia memasangnya di bawah jalur tepi, mulai dari bawah hingga mencapai setengah nggi mezbah.5Kemudian, ia membuat 4 gelang perunggu untuk keempat sudut mezbah, yang berfungsi sebagai tempat memasukkan kayu pengusung.6Kayu pengusung itu terbuat dari kayu akasia yang dilapisi dengan perunggu.7Ia memasukkan kayu pengusung itu ke dalam gelang pada kedua sisi mezbah untuk mengangkatnya. Ia membuat mezbah itu dari papan dan bagian dalamnya berongga.
8Ia membuat bejana dan alasnya dari cermin
perunggu yang diberikan oleh para perempuan yang melayani di pintu masuk Kemah Pertemuan.
KELUARAN 38.9–39.7 89
Pelataran Sekitar Kemah Suci
9Lalu, Bezaleel membuat pelataran Kemah
Suci. Pada sisi Selatan, ia memasang rai sepanjang 100 hasta, yang terbuat dari kain linen halus,
10kedua puluh ang penyangga rai dan kedua puluh
alasnya, yang terbuat dari perunggu, dan pengait serta penyambung rai, yang terbuat dari perak.
11Pada sisi Utara, juga terdapat rai sepanjang 100
hasta, 20 ang penyangga rai, dan 20 alasnya yang terbuat dari perunggu. Pengait ang penyangga dan penyambungnya terbuat dari perak.
12Pada sisi Barat, terdapat rai sepanjang 50
hasta, lengkap dengan 10 ang penyangga dan 10 alasnya. Pengait ang penyangga dan penyambungnya terbuat dari perak.
13Sementara untuk sisi Timur, panjang rainya
50 hasta.14Tirai yang dipasang di sebelah kanan
pintu masuk pelataran panjangnya 15 hasta, dengan 3 ang penyangga dan 3 alasnya.15Demikian juga
dengan sebelah kiri pintu pelataran. Di kedua sisi pintu masuk pelataran Kemah Suci terdapat rai sepanjang 15 hasta, lengkap dengan 3 ang penyangga dan 3 alasnya.16Semua rai sekeliling pelataran terbuat dari kain linen halus.17Alas ang penyangga itu terbuat dari perunggu. Pengait ang dan penyambungnya terbuat dari perak. Bagian atas ang penyangga juga dilapisi dengan perak. Semua ang penyangga