dari Mesir dengan maksud membunuh mereka di gunung-gunung. Ia mau membasmi mereka dari muka bumi.’ Janganlah melakukan hal itu ya TUHAN. Hamba mohon, urungkan niat itu dan jangan membinasakan umat-Mu.13Ingatlah akan Abraham, Ishak, dan Israel. Mereka adalah para hamba-Mu dan kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berkata, ‘Aku akan membuat keturunanmu menjadi sangat banyak seper bintang di langit. Aku akan memberikan seluruh negeri ini kepada keturunanmu seper yang telah Kujanjikan. Keturunanmu akan memiliki negeri itu selama-lamanya.’”
14Maka, TUHAN mengurungkan niat-Nya untuk
membinasakan umat Israel.
15Kemudian, Musa turun dari gunung. Ia
membawa kedua lempeng batu hukum di tangannya. Hukum itu dituliskan pada kedua sisi batu itu, muka dan belakang.16Allah sendiri yang membuat lempeng
batu itu dan Ia sendiri juga yang menuliskan perintah itu di atasnya.
17Ke ka Yosua mendengar suara bangsa itu yang
bersorak-sorak, ia berkata kepada Musa, “Seper nya ada sorak-sorai perang di perkemahan!”
18Jawab Musa, “Itu bukan sorak kemenangan
tentara ataupun suara tangisan kekalahan. Sorak yang kudengar adalah nyanyian.”
19Saat Musa sudah dekat dengan perkemahan,
ia melihat patung anak sapi itu dan tari-tarian. Maka, Musa menjadi sangat marah dan ia melemparkan lempeng batu hukum itu ke tanah sehingga pecah di kaki gunung.20Musa menghancurkan patung anak sapi yang dibuat umat itu dan meleburkannya dengan api. Lalu, ia menggiling emas itu hingga halus dan melemparkannya ke dalam air. Kemudian, ia memaksa Bangsa Israel meminum air itu.
21Musa berkata kepada Harun, “Apa yang
telah diperbuat bangsa ini kepadamu sehingga kamu mendatangkan dosa yang sangat besar kepada mereka?”
22Jawab Harun, “Janganlah marah, Tuan. Kamu
sendiri tahu bahwa bangsa ini cenderung melakukan hal yang jahat.23Mereka berkata kepadaku, ‘Musa telah membawa kami keluar dari Mesir, tetapi kita
dak tahu apa yang terjadi padanya sekarang. Jadi, buatlah allah yang akan memimpin kami.’24Jadi, aku berkata kepada mereka, ‘Tanggalkanlah semua emas yang kalian pakai.’ Maka, mereka memberikan semua emas mereka kepadaku. Aku melemparkan semua emas itu ke dalam api dan keluarlah anak sapi itu dari dalam api!”
25Musa melihat bahwa bangsa itu sudah lepas
kendali. Sebab, Harun telah membiarkan mereka lepas kendali sehingga menjadi ejekan bagi musuh-musuh mereka.26Kemudian, Musa berdiri di depan pintu masuk perkemahan dan berkata, “Siapa yang mau ikut
TUHAN, datanglah kepadaku.” Maka, semua orang dari suku Lewi datang kepada Musa.
27Musa berkata kepada mereka, “Inilah yang
dikatakan TUHAN Allah Israel: ‘Ambilah pedangmu dan berjalan dari satu ujung perkemahan ke ujung yang lain. Kamu harus membunuh siapa pun yang melawan Allah, biarpun mereka itu saudaramu, temanmu, atau tetanggamu.’”
28Suku Lewi melakukan apa yang dikatakan
Musa. Pada hari itu, kira-kira 3.000 orang ma terbunuh.29Kemudian, Musa berkata, “Hari ini, kamu telah memberikan dirimu sendiri sebagai pelayan TUHAN sebab kamu telah rela berperang biarpun melawan anak-anak dan saudara-saudaramu sendiri, supaya TUHAN menurunkan berkat atasmu hari ini.”
30Pada hari berikutnya, Musa berkata kepada
umat, “Kamu telah melakukan dosa yang sangat besar! Akan tetapi, sekarang aku akan pergi kepada TUHAN, siapa tahu aku dapat melakukan sesuatu untuk penebusan atas dosamu.”31Musa pun kembali
kepada TUHAN dan berkata, “Umat ini memang telah melakukan dosa yang sangat besar dengan membuat allah dari emas.32Kiranya Engkau berkenan mengampuni mereka atas dosa ini. Jika Engkau dak berkenan mengampuni mereka, hapuskanlah namaku dari buku yang Kautulis.”
33Namun, TUHAN berkata kepada Musa, “Orang
yang Kuhapus dari buku-Ku hanyalah orang yang berdosa terhadap Aku.34Jadi sekarang, turunlah dan bawalah bangsa ini ke tempat yang telah Kuberitahukan kepadamu. Malaikat-Ku akan berjalan di depanmu dan memimpinmu. Meski demikian, pada hari penghakiman-Ku, aku akan menghukum mereka yang berbuat dosa.”35Kemudian, TUHAN mendatangkan tulah ke atas bangsa itu karena mereka telah menyuruh Harun membuat sebuah patung anak sapi emas.
33
•1 TUHAN dak mau pergi seper yang telah dijanjikan-Nya kepada bangsa itu.•4 Bangsa itu bersungut-sungut karenanya. •7 Kemah Suci dikeluarkan dari perkemahan. •9 TUHAN berbicara akrab dengan Musa.
•12 Musa memohon kepada Allah, dan ingin melihat kemuliaan-Nya.
Aku Tidak Akan Menyertai Engkau
1Kemudian, TUHAN berkata kepada Musa,
“Kamu dan umat yang kaubawa dari Mesir harus meninggalkan tempat ini. Pergilah ke negeri yang sudah Kujanjikan kepada Abraham, Ishak, dan Yakub dengan berkata, “Kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri itu.”2Aku akan menyuruh malaikat berjalan di depanmu, dan Aku akan mengusir keluar orang Kanaan, Amori, Het, Feris, Hewi, dan Yebus dari negeri yang Kujanjikan itu.3Jadi, pergilah ke tanah yang melimpah dengan susu dan madu itu, tetapi Aku dak akan pergi bersamamu karena kamu adalah bangsa yang sangat keras kepala. Jika Aku pergi
84 KELUARAN 33.4–34.7 bersamamu, mungkin saja Aku akan membinasakanmu
di perjalanan.”
4Ke ka umat Israel mendengar berita buruk
itu, mereka menjadi sangat sedih. Jadi, mereka menanggalkan perhiasan mereka.5Sebab, TUHAN berkata kepada Musa, “Katakan kepada bangsa Israel, ‘Kamu adalah bangsa yang keras kepala. Aku dapat membinasakan kalian jika Aku berjalan di tengah-tengah kalian biarpun hanya sebentar saja. Karena itu, lepaskanlah semua perhiasanmu supaya Aku memper mbangkan apa yang harus Aku lakukan terhadapmu.’”6Maka, Bangsa Israel dak lagi memakai perhiasan mereka sejak di Gunung Horeb dan seterusnya.
Kemah Pertemuan Sementara
7Biasanya, Musa mengambil tenda dan
mendirikannya di luar, dak terlalu jauh dari perkemahan. Ia menyebutnya Kemah Pertemuan. Se ap orang yang ingin mencari TUHAN harus pergi ke Kemah Pertemuan yang berada di luar perkemahan itu.8Se ap kali Musa pergi ke kemah itu, semua orang harus memerha kannya. Mereka harus berdiri di pintu kemah masing-masing dan memerha kan Musa sampai ia memasuki kemah pertemuan itu.
9Se ap kali Musa masuk ke dalam Kemah Pertemuan
itu, turunlah ang awan dan berdiri di depan pintu kemah. Dan, TUHAN akan berbicara dengan Musa di situ.10Bila umat melihat ang awan berdiri pada pintu masuk Kemah Pertemuan itu, mereka akan sujud menyembah Allah, masing-masing di pintu kemahnya.
11Demikianlah biasanya TUHAN berbicara
kepada Musa berhadapan muka, seper orang berbicara kepada temannya. Apabila Musa kembali ke kemah, Yosua anak Nun, seorang muda yang menjadi pelayan Musa, akan tetap berada dalam Kemah Pertemuan itu.
Musa Melihat Kemuliaan Tuhan
12Musa berkata kepada TUHAN, “Engkau
berkata kepadaku untuk membawa umat ini, tetapi Engkau dak mengatakan siapa yang akan Kauutus bersamaku. Engkau juga berkata kepadaku, ‘Aku sangat mengenalmu dan Aku berkenan kepadamu.’13Jika aku benar-benar berkenan kepada-Mu, izinkanlah aku mengetahui jalan-jalan-Mu supaya mengenal Engkau, sehingga aku tetap berkenan kepada-Mu. Ingatlah bahwa bangsa ini adalah umat-Mu.”
14Jawab Tuhan, “Aku sendiri akan menyertaimu
dan Aku akan memberikan ketenteraman.”
15Musa pun berkata kepada-Nya, “Jika Engkau
dak pergi bersama kami, janganlah suruh kami meninggalkan tempat ini.16Sebab, bagaimana kami, yaitu aku dan bangsa ini, akan mengetahui bahwa aku ini berkenan kepada-Mu? Bukankah dengan penyertaan-Mulah kami, yaitu aku dan bangsa ini, akan dibedakan dari semua bangsa di seluruh bumi?”
17TUHAN menjawab Musa, “Aku akan
melakukan yang kamu minta. Aku akan melakukannya karena kamu berkenan kepada-Ku dan Aku sangat mengenalmu.”
18Lalu, Musa berkata, “Aku mohon, tunjukkanlah
kemuliaan-Mu kepadaku.”
19Jawab Tuhan, “Aku akan menunjukkan
seluruh kebaikan-Ku kepadamu dan akan menyatakan nama-Ku, TUHAN, di hadapanmu. Aku akan bermurah ha dan berbelas kasihan kepada siapa saja yang Kuinginkan.20Namun, kamu dak dapat melihat wajah-Ku karena dak seorang pun dapat melihat Aku dan tetap hidup.”
21Kemudian, TUHAN berkata, “Di samping-Ku
ada bukit batu, kamu harus berdiri di atasnya.
22Aku akan menempatkanmu di celah batu itu dan
menutupimu dengan tangan-Ku, sampai kemuliaan-Ku melintas.23Kemudian, Aku akan menarik tangan-Ku,
dan kamu akan melihat punggung-Ku. Namun, kamu dak akan melihat wajah-Ku.”
34
•1 Loh hukum diperbarui. •5 Nama TUHAN diserukan.•8 Musa mendesak TUHAN agar pergi bersama mereka.
•10 TUHAN membuat perjanjian dengan mereka, mengulangi beberapa pokok pen ng dari loh hukum.
•28 Musa, setelah 40 hari di gunung, turun dengan membawa loh hukum. •29 Wajahnya bersinar, dan menutupinya dengan selubung.
Loh Batu Baru
1Kemudian, TUHAN berkata kepada Musa,
“Buatlah dua lempeng batu seper lempeng batu yang dahulu kamu pecahkan. Aku akan menulis kata-kata yang sama pada batu itu seper Aku tulis sebelumnya.2Bersiap-siaplah untuk besok pagi dan datanglah ke Gunung Sinai. Berdirilah di hadapan-Ku di puncak gunung.3Tidak seorang pun boleh ikut naik bersamamu. Tidak seorang boleh terlihat di gunung itu. Bahkan, ternak atau domba pun dak diperbolehkan merumput di kaki gunung itu.”
4Maka, Musa memahat dua lempeng batu sama
seper yang sebelumnya. Pagi-pagi benar, ia mendaki Gunung Sinai dengan membawa dua lempeng batu, sesuai dengan perintah TUHAN.5TUHAN turun menemui Musa dalam awan. Ia berdiri di dekat Musa dan menyatakan nama-Nya, yaitu TUHAN.6TUHAN lewat di depan Musa dan berkata,
“TUHAN, TUHAN
adalah Allah yang baik dan Pengasih. Ia dak cepat marah.
Ia penuh kasih. Ia dapat dipercayai.
7Ia menyatakan kasih se a-Nya kepada beribu-ribu
keturunan.
Ia mengampuni kesalahan, pelanggaran, dan dosa seseorang,
KELUARAN 34.8–35 85