• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jenis-Jenis Media Sosial

Dalam dokumen Oleh: Andi Raita Umairah Syarif (Halaman 36-40)

BAB II MEDIA SOSIAL

B. Media Sosial

4. Jenis-Jenis Media Sosial

Ada ragam klasifikasi yang dikemukakan oleh para ahli terkait jenis-jenis media sosial dengan masing-masing istilah yang digunakan.

Menurut Kaplan dan Haenlein, ada enam jenis media sosial. Keenam jenis tersebut dikelompokkan sebagai berikut:42

1. Proyek Kolaborasi

Media sosial jenis proyek kolaborasi mengizinkan penggunanya mengubah, menambah, hingga menghapus konten-konten yang terdapat di website tersebut. Contoh dari jenis proyek kolaborasi ini adalah Wikipedia.

2. Blog dan Microblog

Pada blog dan microblog, pengguna lebih bebas dalam mengekspresikan diri melalui tulisan, seperti menulis tentang pengalaman diri atau kritikan terhadap kebijakan pemerintah.

3. Konten

Para pengguna dari website ini saling berbagi konten-konten media, baik dalam bentuk video, gambar, ebook, ataupun selainnya. Contoh dari media sosial konten ini adalah Youtube.

4. Virtual Game World

Pada dunia virtual, para pengguna bisa muncul dalam bentuk avatar-avatar yang diinginkan serta berinteraksi dengan orang lain selayaknya di dunia nyata. Contoh jenis media sosial ini adalah game virtual.

5. Virtual Social World

Sama seperti virtual game world, pada virtual social world pengguna dapat berinteraksi dengan yang lain. Namun, virtual social world lebih bebas dan lebih ke arah kehidupan. Contoh dari virtual social world adalah Second Life.

Menurut Kotler dan Keller, terdapat tiga jenis pokok media sosial.

Ketiga jenis tersebut adalah sebagai berikut:43 1. Online Communities and Forums

Komunitas online memiliki beragam bentuk dan ukuran. Komunitas ini disponsori oleh perusahaan dan menjadi sarana bagi pelanggan untuk bertanya atau berdiskusi mengenai produk perusahaan.

2. Blogs

Ada jutaan pengguna blog dengan konten blog yang sangat beragam.

Beberapa blog dirancang untuk konsumsi pribadi dan orang-orang dekat, dan beberapa lainnya dirancang untuk menjangkau dan mempengaruhi khalayak luas.

3. Social Networks

Jaringan sosial telah menjadi kekuatan yang penting, terutama dalam bisnis sebagai media pemasaran. Di antara contoh media sosial jenis ini

42Anang Sugeng Cahyono, “Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Indonesia,” h. 144.

43Arum Wahyuni Purbohastuti, “Efektivitas Media Sosial sebagai Media Promosi,”

h. 216-217.

adalah Facebook, Twitter, Messenger, dan selainnya. Masing-masing media memiliki kelebihan tersendiri yang ditawarkan kepada pengguna.

Adapun menurut Puntoadi, jenis-jenis media sosial dapat diklasifikasikan sebagai berikut:44

1. Bookmarking

Bookmarking adalah alamat website yang memberi kesempatan untuk berbagi link dan tag yang diminati.

2. Content Sharing

Melalui situs-situs content sharing, orang-orang menciptakan berbagai media dan publikasi untuk di-share kepada orang lain. Youtube merupakan salah satu content sharing yang banyak dikunjungi.

3. Wiki

Wiki merupakan situs yang memiliki macam-macam karakteristik yang berbeda. Contoh dari situs ini adalah Wikitravel yang memuat informasi tempat secara lebih eksklusif.

4. Flickr

Situs yang dimiliki Yahoo ini mengkhususkan image sharing (berbagi gambar/foto) dengan kontributor yang ahli di bidang fotografi di seluruh dunia.

5. Social Network

Social network merupakan situs untuk menjalin hubungan dan interaksi dengan sesama. Contoh situs social network adalah Facebook dan MySpace.

6. Creating Opinion

Media sosial jenis ini memberi sarana bagi pengguna untuk berbagi informasi dengan orang lain di seluruh dunia. Di media ini semua orang dapat menulis dan memberi komentar.

Menurut Nasrullah, setidaknya ada enam kategori besar dalam pembagian jenis-jenis media sosial. Kategori tersebut adalah sebagai berikut:45

1. Jejaring Sosial (Social Networking)

Media jejaring sosial merupakan medium yang paling populer dari semua jenis media sosial. Media ini merupakan sarana yang digunakan pengguna untuk melakukan hubungan sosial, termasuk menerima konsekuensi atau efek dari hubungan sosial di dunia virtual tersebut.

Karakter utama dari situs jejaring sosial adalah setiap pengguna membentuk jaringan pertemanan, baik terhadap pengguna yang sudah diketahui dan kemungkinan bertemu di dunia nyata (offline), maupun

44Arum Wahyuni Purbohastuti, “Efektivitas Media Sosial sebagai Media Promosi,”

h. 217-218.

45Ahmad Setiadi, “Pemanfaatan Media Sosial untuk Efektivitas Komunikasi,” h. 2-3.

terhadap pengguna yang tidak dikenal dan membentuk jaringan pertemanan baru.

2. Jurnal Online (Blog)

Blog merupakan media sosial yang memungkinkan penggunanya mengunggah aktivitas harian, saling mengomentari dan berbagi, baik tautan web lain, informasi, dan sebagainya.

Awalnya blog merupakan suatu situs pribadi yang berisi kumpulan tautan ke situs lain yang dianggap menarik dan diperbarui setiap harinya.

Pada perkembangan selanjutnya, blog banyak diisi dengan jurnal (tulisan keseharian pribadi) pemilik media dan tersedia kolom komentar yang dapat diisi oleh para pengguna.

Secara mekanis, jenis media sosial ini dapat lagi dibagi menjadi dua macam, yaitu:

a. Pemilik menggunakan nama domain sendiri seperti .com atau .net. Jenis ini disebut dengan personal homepage.

b. Pemilik menggunakan fasilitas penyedia halaman weblog gratis seperti blogspot dan wordpress.

3. Jurnal Online Sederhana (Microblog)

Sama dengan jenis sebelumnya, jurnal online (blog), microblog merupakan jenis media sosial yang memfasilitasi pengguna untuk menulis dan mempublikasikan pengalaman dan pendapatnya. Contoh microblogging yang paling banyak digunakan adalah Twitter.

4. Media Berbagi (Media Sharing)

Situs berbagi ini merupakan jenis media sosial yang memfasilitasi pengguna untuk berbagi media, yang mencakup bentuk dokumen (file), video, audio, gambar, dan sebagainya. Contoh media ini adalah Youtube, Flickr, Photobucket, dan Snapfish.

5. Penanda Sosial (Social Bookmarking)

Penanda sosial (social bookmarking) merupakan jenis media sosial yang bekerja untuk mengorganisasi, menyimpan, mengelola, dan mencari informasi atau berita tertentu secara online.

Beberapa situs social bookmarking yang populer adalah delicious.com, stumbleUpon.com, dan Reddit.com. Adapun situs Indonesia yang populer seperti LintasMe.

6. Media Konten Bersama atau Wiki

Media sosial jenis ini merupakan situs yang kontennya adalah hasil kolaborasi dari para penggunanya. Situs ini mirip dengan kamus atau ensiklopedia dengan menghadirkan pengertian, sejarah, hingga rujukan buku atau tautan tentang satu kata atau istilah.

Penjelasan-penjelasan tersebut digarap oleh para pengunjung dengan adanya kolaborasi atau kerjasama di antara mereka untuk mengisi konten dalam situs ini.

Dari beberapa pendapat para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis media sosial secara umum dapat dikategorisasikan sebagai berikut:

1. Wiki

Wiki atau media konten bersama merupakan situs yang memuat konten hasil kolaborasi atau kerjasama para pengguna. Situs ini layaknya ensiklopedia online dengan memuat informasi atau detail mengenai satu kata atau istilah. Contoh dari jenis proyek kolaborasi ini adalah Wikipedia.

2. Blog dan Microblog

Blog merupakan media sosial yang memungkinkan penggunanya mengekspresikan diri melalui tulisan, baik berupa pengalaman pribadi, ataupun berupa opini. Selain itu, para pengguna juga dapat saling mengomentari dan berbagi.

3. Social Network

Social network (jejaring sosial) merupakan situs untuk menjalin hubungan sosial dan interaksi antar pengguna dari seluruh dunia. Social network merupakan media yang paling populer dari semua jenis media sosial.

Contoh media sosial jenis ini adalah Facebook.

4. Content Sharing

Melalui situs content sharing, pengguna menciptakan berbagai media dan dibagikan kepada orang lain. Media atau konten tersebut di antaranya dalam bentuk video, gambar, dokumen (file), dan selainnya. Contoh dari media sosial konten ini adalah Youtube.

5. Virtual World

Pada dunia virtual, para pengguna muncul dalam bentuk avatar-avatar yang diinginkan serta berinteraksi dengan orang lain selayaknya di dunia nyata.

6. Social Bookmarking

Social bookmarking (penanda sosial) merupakan jenis media sosial yang bekerja untuk mengorganisasi, menyimpan, mengelola, dan mencari informasi atau berita tertentu secara online. Situs ini memberi kesempatan pengguna untuk berbagi link dan tag yang diminati. Contoh situs social bookmarking Indonesia yang populer adalah LintasMe.

C. Platform Youtube

Dalam dokumen Oleh: Andi Raita Umairah Syarif (Halaman 36-40)