Kajian Teor
1. Media Pembelajaran yang Murah Meriah
Penggunaan media pembelajaran yang sesuai akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi keberhasilan proses pembelajaran. Penca- paian hasil belajar bahasa Indonesia di sekolah pada umumnya masih sangat rendah, disebab- kan beberapa faktor di antaranya guru dan siswa. Guru sangat berperan dalam keberhasilan belajar siswa antara lain faktor pemilihan strategi, metode dan model pembelajaran yang tepat dalam proses belajar mengajar di kelas. Menurut Ginting (2011 : 14), pada hakikatnya seorang pendidik adalah seorang fasilitator, baik dalam aspek kognitif, efektif, psikomotor, maupun konatif. Oleh sebab itu, seorang guru harus mampu membangun suasana belajar yang kondusif. Namun, pada umumnya guru masih menggunakan teknik dan strategi yang masih
Penggunaan Media Gambar Berseri
konvensional serta kurang kreatif dan menarik dalam penggunaan media pembelajaran, bahkan masih banyak guru yang kurang mampu menggunakan media pembelajaran dengan baik. Media pembelajaran adalah salah satu faktor yang mendukung keberhasilan proses pembelajaran karena media pembelajaran berfungsi sebagai perantara atau pengantar pesan dari guru (tenaga pendidik) kepada penerima pesan (peserta didik). Dengan penggunaan media yang sesuai dengan karakter materi pelajaran, pembelajaran akan terasa menarik dan membuat siswa senang serta mudah memahami bahan pelajaran (Ngarso, 2012). Salah satu manfaat penggunaan media pembelajaran ialah memungkinkan adanya interaksi langsung perserta didik dengan lingkungannya (sesuai dengan nilai falsafah CTL/Contextual Teaching Learning). Dengan demikian, dapat disampaikan bahwa media pembelajaran merupakan alat bantu yang dapat dimanfaatkan untuk menghubungkan pesan dari guru kepada siswa dengan tujuan untuk meningkatkan proses belajar mengajar (Iskandar, 2011 : 43)
Selain faktor guru yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran adalah siswa itu sendiri. Pengaruh siswa antara lain adalah bagaimana ketertarikan, motivasi, rasa senang, respon, dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini sesuai dengan pendapat Ginting (2011:14) mendidik tidak sekedar mentransfer ilmu pengetahuan, melatih keteram- pilan verbal kepada peserta didik, namun merupakan bantuan agar peserta didik dapat menumbuh-kembangkan dirinya secara optimal. Untuk mengatasi masalah kurangnya kreatifitas guru membuat media pembelajaran maka penulis mencoba menyampaikan sebuah bentuk media pembelajaran yang sangat sederhana dan murah bahkan tanpa mengeluar- kan dana sebagai biaya pembuatan media yaitu media pembelajaran yang berbahan baku kemasan makan cepat saji atau kardus bekas refill tinta printer. Menggunakan media pembelajaran kemasan makanan cepat saji dapat meningkatkan partisipasi serta keaktifan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran sebab siswalah yang harus menyediakan.
Banyak tenaga pendidik atau guru yang merasa kesulitan membuat dan menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah. Alasannya terbentur masalah dana dan bahan. Padahal media pembelajaran tidak harus sesuatu yang mahal dan dapat menggunakan bahan yang sangat sederhana. Media dapat dibuat dengan biaya rendah atau bahkan tanpa penggunaan dana.
Untuk mengatasi hal ini penulis mencoba memberi solusi yakni pemanfaatan barang bekas sebagai sumber belajar sekaligus media pembel- ajaran bahasa Indonesia. Salah satu materi yang dituntut dalam Standar Isi Bahasa Indonesia siswa kelas 8 adalah Teks Prosedur. Informasi teks prosedur ini terdapat pada kemasan makanan yang menampilkan informasi sesuai dengan langkah yang dituntut dalam sebuah teks prosedur. Langkah tersebut tidak hanya menggunakan bahasa Indonesia, tetapi juga dalam bahasa Inggris, bahkan ada juga yang dilengkapi bahasa Arab (3 bahasa).
Adapun barang bekas yang dapat dipergu- nakan antara lain kemasan makanan cepat saji dan kardus bekas refill tinta printer. Di samping dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang murah meriah serta memperoleh materi yang bervariasi dan menarik, penggunaan kemasan makanan atau kardus bekas ini untuk mengaplikasikan pendidikan karakter cinta lingkungan hidup kepada siswa.
Untuk memperoleh media ini, mencari di sekitar tempat tinggalnya. Langkah ini juga sebagai pembelajaran bagi sisiwa untuk peduli dengan lingkungannya dan menanamkan nilai- nilai ‘penemuan’ dan ‘penelitian’ (sesuai falsa- fah pendekatan inquiri). Siswa akan berlatih mengidentifikasi kemasan makanan yang memenuhi kriteria yang diharapkan, karena tidak semua kemasan makanan layak pakai untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada genre procedure. Beberapa kemasan yang dapat digunakan adalah kemasan mie instan, agar-agar powder, cereal, soft drink, dll. Kemasan makanan ini sesuai untuk kelas 8, dan kita dapat menggunakan petunjuk manual dari beberapa alat elektronik dapat dipergunakan sebagai penyesuaian tingkat kesulitan kosa kata (Ngarso, 2012).
Sumber : Agar-agar cap Argapura PT Sinar Kentjana Surabaya
Sumber :
http://liounilovawhite.blogspot.co.id/2011/11/pengertian-dan-berbagai-contoh-petunjuk.html Media gambar berseri yang dapat kita
gunakan adalah sebagai berikut. a. Bungkus Agar- Agar.
Penggunaan Media Gambar Berseri
Sumber: https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Indomie_2010.
b. Kardus bekas isi ulang tinta printer.
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Indomie_%28reverse%29.jpg
Sumber : http://resephariini.com/3-resep-membuat-mie-instan-mirip-bungkus/
Langkah-langkah penulisan teks prosedur berdasarkan Resep Membuat Mie Instan Mirip Bungkus – Mie Kuah Rasa Ayam Bawangyang diambil dari Sumber : http://resephariini.com/3-resep- membuat-mie-instan-mirip-bungkus/sebagai berikut.
Penggunaan Media Gambar Berseri
Mie instan kuah dengan rasa ayam bawang merupakan sajian mie instan yang paling terkenal, karena hampir semua merk mie instan memiliki rasa ini dan tentunya sangat mudah ditemukan. seperti di supermarket, minimarket, alfamart, warung kopi bahkan angkringan. Rasa ini yang paling banyak tersedia.
Menyajikan mie kuah rasa ayam bawang yang sama dan mirip sama seperti bungkusnya, sangat mudah. Bahan dan cara membuatnya adalah seperti berikut.
Bahan-bahan Mie Kuah :
· Mie instan rasa ayam bawang 1 buah · Telur 1 butir ( rebus lalu belah menjadi 2 ) · Paha ayam goreng 1 buah
· Tomat 1 buah ( iris menjadi 4 bagian dan ambil 4 saja )
· Bawang merah 1 butir ( cuci bersih dan biarkan bulat )
· Irisan daun bawang secukupnya · Daun seledri 1 tangkai
Cara membuatmie Kuah rasa ayam bawang: 1. Langkah awal, rebus mie instan hingga matang, tuang ke mangkuk lalu campur bumbu instannya.
2. Setelah itu, tambahkan bahan-bahan yang sudah disiapkan tadi dengan garnish sesuai dengan saran penyajian yang ada di bungkusan.
3. Terakhir, tambahkan bawang goreng di atasnya untuk penambah rasa sedapanya. 4. Mie kuah rasa ayam bawang sama seperti
bungkusnya siap disantap.
Berdasarkan contoh sederhana tersebut di atas, siswa dapat tertarik dan berkesimpulan bahwa tidak terlalu sulit menulis teks prosedur. Dengan demikian, penggunaan media dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam menulis teks prosedur dengan benar. Media gambar berseri yang berasal dari bungkus makanan instan bekas tepat dipergunakan dalam kasus seperti ini.
2. Penerapan dan Penggunaan Media