AKTIVITAS 2
Kasutku
Sasaran:
Membuat sepasang kasut (sandal) untuk mengingatkan murid-murid tentang kerendahan hati dan kasih Yesus yang tidak egois.
Bahan: Karton tebal Pensil Gunting Benang nilon Cara:
1. Potonglah pola kasut dan jiplaklah pada selembar karton tebal. 2. Potonglah gambar jiplakan kasut yang ada pada karton tebal itu. 3. Buat lubang kecil yang telah ditandai. Hati-hatilah jangan sampai terluka. 4. Masukkan benang nilon ke lubang kecil pada kasut.
5. Ikatkan kasut bersama dan gantungkan pada kamar tidurmu untuk mengingatkan sikap Yesus yang rendah hati dalam melayani manusia.
“Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.”
(Yoh. 13:8b)
Petrus merasa bersalah bila
Pertanyaan:
1. Yesus menunggangi seekor keledai dan anaknya memasuki kota __________. (Yerusalem)
2. Ketika orang banyak melihat Yesus memasuki kota, maka mereka menyerukan __________ (sorak-sorai), karena mereka tahu bahwa Yesus akan menjadi __________. (Raja)
3. Ketika kita mengikuti Sakramen Perjamuan Kudus, maka kita telah turut mengambil bagian dalam __________ (tubuh) dan __________ (darah) Yesus. 4. Yesus berkata, "Apabila ingin menjadi yang __________ (pertama), maka harus
menjadi yang __________. " (terakhir)
MENGULANG
Kitab Bacaan:
Semua kitab bacaan pada pelajaran sebelumnya.
Kebenaran Alkitab:
Semua kebenaran Alkitab pada pelajaran sebelumnya.
Tujuan Pelajaran:
Semua tujuan pada pelajaran sebelumnya.
Ayat Hafalan:
Doa:
Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Kami bersyukur kepada-Mu, Tuhan, karena Engkau telah menuntun kami selama separuh kwartal ini. Kami telah mempelajari pengajaran-Mu tentang baptisan, basuh kaki, dan perjamuan kudus. Engkau pun telah mengajari kami menjadi seorang hamba yang rendah hati. Kami tahu bahwa Engkau datang ke dunia ini untuk menyelamatkan kami. Kami bersyukur untuk segala anugerah dan kemurahan-Mu. Tolonglah kami agar dapat mengingat semua pengajaran-Mu ini, sehingga kami dapat tinggal bersama dengan-Mu di surga suatu hari kelak. Haleluya, Amin.
“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian,
Yang Awal dan Yang Akhir.
” (Why. 22:13)Ulasan
PELAJARAN
Siapakah Aku?
1. Kami mengadakan perjamuan malam yang terakhir bersama dengan Yesus. (Murid-murid Yesus)
2. Saat tengah malam, aku pergi menemui Yesus untuk menanyakan perihal Allah. (Nikodemus)
3. Aku meminta Yesus agar membasuh tangan dan kepalaku juga, tetapi Ia berkata: Barangsiapa yang telah mandi, ia tidak perlu mandi lagi, selain membasuh kakinya. (Petrus)
4. Kami menyiapkan Perjamuan Paskah. (Petrus dan Yohanes)
5. Aku sungguh terkejut ketika Yesus meminta air minum dari padaku. (Perempuan Samaria)
6. Aku berkata, "Barangsiapa ingin menjadi yang terbesar dalam kerajaan Allah, maka ia harus menjadi seorang hamba." (Yesus)
Ayat Hafalan:
1. “Sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari __________ (air) dan __________ (Roh), ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
(Yoh. 3:5)
2. “Tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam __________ (kasih) kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus,
yang adalah kepala.” (Ef. 4:15)
3. “Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu,
hendaklah ia menjadi __________ (pelayan)mu.” (Mrk. 10:43) 4. “Aku mau bersukacita dan bersukaria karena Engkau, __________
(bermazmur) bagi nama-Mu, ya Mahatinggi.” (Mzm. 9:3) 5. “Akulah jalan dan kebenaran dan __________ (hidup).
Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
(Yoh. 14:6)
6. “Jikalau Aku tidak __________ (membasuh) engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.” (Yoh. 13:8b)
5. Yesus berkata kepada perempuan Samaria bahwa manusia harus menyembah Allah dalam roh dan __________. (kebenaran)
AKTIVITAS
Sasaran:
Menolong murid-murid untuk mengingat kembali cerita Alkitab.
Petunjuk:
Bagilah murid-murid menjadi dua kelompok. Mintalah mereka untuk membuat nama kelompoknya masing-masing. Lalu, kelompok yang satu mengawali dengan seorang anggota kelompoknya mencoba untuk memperagakan peristiwa yang tertulis pada kartu. Kemudian kelompok lainnya akan mencoba untuk menebak apa yang ia peragakan. Mintalah mereka untuk bergiliran. Ingatkan bahwa mereka tidak boleh berbicara. (Menebak jawabannya dengan menggambarkan peristiwa di papan tulis juga boleh)
Tulislah peristiwa berikut pada selembar kartu. Peristiwa di bawah ini hanyalah beberapa contoh ide. Anda dapat menuliskan peristiwa lainnya dengan mengembangkan ide Anda sendiri.
1. Yesus menunggangi seekor keledai memasuki kota Yerusalem. 2. Perempuan Samaria mengambil air dari sumur.
3. Yesus memecah-mecahkan seketul roti yang tidak beragi. 4. Yesus membasuh kaki Petrus.
5. Banyak orang mengambil daun-daun palem untuk menyambut Yesus.
6. Banyak orang sakit yang dibawa ke bait Allah untuk disembuhkan oleh Yesus.
Menebak Kata Dengan Gerakan
PERSIAPAN
MENGAJAR
Kitab Bacaan:
Mat. 26:31-45; Mrk. 14:27-41; Yoh. 15:9-17; 17:1-26
Kebenaran Alkitab:
Yesus patuh terhadap kehendak Allah.
Tujuan Pelajaran:
Memutuskan untuk mengikuti Yesus dengan sepenuh hati.
Ayat Hafalan:
“Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.”
(2 Tim. 2:3) Doa:
Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Kami mengucap syukur atas kasih-Mu yang besar. Kami tahu bahwa Engkau harus menanggung banyak penderitaan
selama hidup-Mu di dunia ini. Engkau menderita bagi kami, karena Engkau ingin menyelamatkan kami. Tuhan, kami ingin berusaha agar kami dapat menaati dan
meneladani-Mu. Tolonglah kami agar dapat menjadi seorang hamba yang beriman dan setia serta kuatkan kami saat kami lemah. Terima kasih atas segala anugerah dan kemurahan-Mu. Haleluya, Amin.
Rangkaian Peristiwa Minggu Suci
Banyak ahli sejarah dan teologia berpendapat bahwa satu minggu terakhir dari kehidupan Yesus disebut sebagai "Minggu Penderitaan atau Minggu Suci"; dimulai pada hari Minggu, ketika Ia mendapat seruan: "Hosana bagi Anak Daud..." dari orang banyak saat memasuki kota Yerusalem (Pelajaran 4), yang kemudian berbalik menjadi teriakan: “Salibkanlah Dia!" Dalam hari-hari itu, Yesus mengajarkan kepada orang banyak dengan perumpamaan dan juga berbicara di bait Allah. Pada hari Kamis, Yesus makan perjamuan Paskah bersama dengan murid-murid-Nya dan membasuh kaki mereka (Pelajaran 5 dan Pelajaran 6). Setelah menyanyikan pujian, mereka pergi ke taman Getsemani di mana Yesus berdoa dengan perasaan begitu sedih dan gentar, karena Ia mengetahui semua hal yang akan menimpa diri-Nya. Pada hari Jumat, Yesus ditangkap, disalibkan dan dikuburkan. Pada hari Minggu, dua orang malaikat menampakkan diri kepada beberapa orang perempuan yang datang ke makam Yesus untuk menyatakan bahwa Dia telah bangkit (Pelajaran 10). Selama empat puluh hari, Yesus berusaha untuk meneguhkan iman mereka dan mengingatkan kembali akan kerajaan Allah dengan menampakkan diri kepada mereka, sebelum akhirnya Ia terangkat ke surga (Pelajaran 11 dan Pelajaran 12).