Arah perubahan
C. Sikap Kritis dalam Menghadapi Tantangan Globalisas
1. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
Percayakah Anda bahwa manusia diciptakan sebagai pemimpin dunia? Ya, Tuhan menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna. Keunggulan manusia dibanding makhluk lainnya adalah akal pikiran yang memiliki potensi luar biasa. Melalui akal yang dimiliki, manusia mampu menciptakan benda dan mengupayakan cara memenuhi kebutuhan hidup. Terkait tantangan dan kesempatan globalisasi, sumber daya manusia memiliki peran penting untuk mampu bertahan menghadapi persaingan global. Sumber daya manusia merupakan aset paling berharga yang dimiliki oleh suatu negara. Anda pun menjadi salah satu aset berharga penerus masa depan bangsa. Yakinlah melalui ketekunan dan usaha keras Anda akan mampu menjadi pemimpin bangsa.
Coba Anda simak artikel berikut!
Sumber: dokumen penerbit; pengolah gambar: Muhammad Sidik R.
Gambar 2.13 Konsep teori kritis
Pekerja di Indonesia akan menghadapi persaingan dari pekerja-pekerja lain di Asia Tenggara. Persaingan di bursa tenaga kerja akan semakin meningkat menjelang pemberlakuan pasar bebas ASEAN pada akhir tahun 2015. Kondisi tersebut akan memengaruhi banyak orang, terutama pekerja yang berkecimpung pada sektor keahlian khusus. Anda pun perlu mempersiapkan diri menghadapi pasar bebas Asia Tenggara yang dikenal dengan sebutan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Lebih dari satu dekade lalu, para pemimpin ASEAN sepakat membentuk sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir tahun 2015. Kebijakan tersebut dilakukan agar daya saing ASEAN meningkat serta diharapkan mampu menyaingi Tiongkok dan India. Upaya menarik investasi asing dilakukan karena penanaman modal asing di wilayah ASEAN sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan. Tujuan utama diadakannya kebijakan tersebut adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Asia Tenggara. Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi semakin ketat.
Sumber:h t t p : / / w w w.bb c . c o. u k / i n d o n e s i a / b e r i t a _ i n d o n e s i a / 2 0 1 4 / 0 8 / 1 4 0 8 2 6 _ p a s a r _ t e n a g a _ ke r j a _ a e c , diunduh 18 Desember 2014
Apa yang dapat Anda simpulkan setelah membaca artikel tersebut? Sudahkah Anda mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang harus Anda hadapi mulai akhir tahun 2015? Ya, sumber daya manusia memiliki peran penting terhadap kelangsungan kemajuan pembangunan negara. Sumber daya manusia
A. Pilihlah jawaban yang tepat!
1. Sikap kritis perlu dimiliki masyarakat dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial dalam masyarakat. Adapun yang dimaksud sikap kritis adalah . . . .
a. mampu mengamati kondisi lingkungan sekitar b. mampu membedakan perilaku yang baik dan
tidak baik
c. mampu menilai situasi dan kondisi krisis dalam masyarakat
d. mampu memberikan solusi/tindakan per- baikan atas kondisi krisis
e. mampu memberikan masukan dalam meng- hadapi permasalahan sosial
Jawaban: d
Sikap kritis muncul atas krisis dan kritik yang dihadapi masyarakat. Sikap kritis merupakan upaya yang dilakukan untuk memberikan daya dalam mengatasi permasalahan sosial. Oleh karena itu, sikap kritis dapat dikatakan sebagai pencerahan bagi permasalahan dalam masyarakat. Artinya, daya dan pencerahan tersebut mampu mem- berikan solusi/tindakan perbaikan atas kondisi krisis masyarakat. Pilihan jawaban a, b, c, dan e merupakan bentuk kritik. Adapun yang mem- bedakan kritik dan kritis terdapat pada tindakan untuk mengatasi permasalahan sosial (krisis). 2. Pada tahun 2015 Indonesia dan negara-negara
Asia Tenggara akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Tiap negara berlomba-lomba mengupayakan perbaikan dalam berbagai aspek kehidupan agar masyarakat mampu menghadapi tantangan tersebut. Salah satu sikap kritis dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia bagi masyarakat yang memiliki tingkat ekonomi rendah dan keterbatasan fisik yaitu . . . .
a. memberikan jaminan pendidikan bagi warga miskin
b. memberikan kursus pelatihan dan keterampil- an
c. mengupayakan pertukaran pelajar antar- negara
d. mengupayakan lapangan pekerjaan e. memberikan bantuan modal usaha Jawaban: b
Masyarakat yang memiliki tingkat ekonomi rendah dan keterbatasan fisik lebih tepat dibantu melalui kursus pelatihan dan keterampilan. Dengan demikian, masyarakat dalam kondisi tersebut mampu memberdayakan diri dan bertahan hidup
secara mandiri. Pelatihan/kursus lebih tepat karena waktu yang dibutuhkan relatif singkat dan dapat langsung diterapkan sesuai kondisi (keterbatasan tiap-tiap individu).
3. Sebagai umat beragama tiap individu perlu meningkatkan ketakwaan dalam menjalankan norma-norma agama yang telah ditetapkan. Peran penting norma agama dalam menghadapi tantangan globalisasi ditunjukkan dalam bentuk . . . .
a. mengatur kehidupan bersama agar manusia mencintai Tuhannya
b. memberikan dasar moral dalam menciptakan kehidupan harmonis
c. mengembangkan kesalehan pribadi untuk menyembah Tuhannya
d. menjaga kelangsungan hidup dengan cara mengedepankan kepentingan duniawi e. mendorong individu untuk bekerja lebih keras Jawaban: b
Agama merupakan sumber kebenaran yang tidak diragukan lagi. Oleh karena itu, aturan yang ditetapkan agama ditaati dan dipercaya setiap pemeluknya. Adapun peran norma agama adalah membentuk kehidupan sosial yang harmonis antarsesama manusia, Tuhan, dan alam. Dengan demikian, tiap individu mampu menghadapi tantangan globalisasi dengan mengedepankan kehidupan yang harmonis.
4. Perhatikan gambar berikut!
Dampak positif kegiatan pada gambar di atas dalam menghadapi tantangan globalisasi adalah . . . .
a. menumbuhkan rasa cinta budaya bangsa b. mendatangkan wisatawan asing
c. memperkukuh identitas kesukuan d. mengajarkan etnosentrisme e. mengajarkan budaya populer
Jawaban: a
Mengajarkan budaya bangsa sejak dini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa. Dengan demikian, anak memiliki pengetahuan dasar mengenai identitas kebudayaannya. Adapun dalam menghadapi tantangan globalisasi, anak tidak mudah terbawa arus budaya global yang bertentangan dengan budaya lokal.
5. Perhatikan indikator berikut!
1) Membangun akses dan pemerataan pendidikan di berbagai wilayah. 2) Membuka lowongan penerimaan pegawai negeri sipil setiap tahun. 3) Membangun taman pintar, rumah pintar, dan perpustakaan keliling. 4) Menyalurkan tenaga pendidik profesional di daerah-daerah terpencil. 5) Membuka pameran pekerjaan dan akses informasi lowongan pekerjaan. Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia terdapat pada nomor . . . . a. 1), 2), dan 3) d. 2), 3), dan 5)
b. 1), 2), dan 5) e. 3), 4), dan 5) c. 1), 3), dan 4)
Jawaban: c
Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia terdapat pada nomor 1), 3), dan 4). Pilihan 2) dan 5) merupakan upaya mengatasi permasalahan pengangguran. Pengembangan sumber daya manusia tidak hanya dapat dikembangkan melalui lembaga formal seperti sekolah. Terdapat pula lembaga nonformal seperti tempat kursus dan lembaga informal yaitu keluarga.
6. Globalisasi mendorong perubahan yang cenderung berlangsung cepat. Pada kenyataannya, sebagian