Dal am t ahun 20 13, bagi an Pem er i nt ah at as l aba BU M N di t ar get k an m encapai Rp32,6 triliun. Target tersebut berasal dari tingginya perkir aan laba tahun buku 2012 sejalan sem aki n mem bai knya ki ner j a sej um l ah BUM N. Untuk m engopt i m al kan pener i m aan tersebut, Pemerintah akan menempuh beberapa kebijakan sebagai berikut: (a) pay out r atio (POR) 0 persen s.d 25 persen untuk BUM N sektor kehutanan, asuransi, dan BUM N dengan akumulasi rugi; (b) POR 5 persen s.d 55 per sen untuk BUM N laba tanpa akumulasi rugi; (c) POR 40 persen s.d 45 persen untuk PT. Pertamina; (d) POR 30 per sen untuk PT. PLN; dan (e) tidak menarik dividen untuk BUM N laba yang mengalami kesulitan cash flow. Di
samping it u, BUM N juga di har apkan dapat melakukan opti mal isasi invest asi (capi tal expendi tur e) BUM N, ter utama dar i penyisihan laba yang ditahan, untuk meningkatkan kiner janya. Pr oyeksi pener imaan bagian Pemer intah atas laba BUM N untuk tahun 2012 dan 2013 dapat dilihat dalam Gr afik 3.31.
PN BP Lainnya
PNBP l ainnya dal am t ahun 2013 dir encanakan sebesar Rp77,6 t r il iun. Tar get ter sebut sebagian besar berasal dar i kontribusi PNBP K/ L atas jasa pelayanan yang diber ikan kepada masyar akat. Di antara seluruh K/ L yang berkontr ibusi ter hadap PNBP lainnya, terdapat tujuh K/ L yang berkontribusi paling besar, yaitu: (a) Kementerian Komunikasi dan I nformasi, ( b) Kem ent er i an Pendi di k an dan Kebudayaan, ( c) Kem ent er i an Kesehat an, (d) Kepolisian Negara Republik I ndonesia, (e) Kementerian H ukum dan H AM , (f) Badan Pertanahan Nasional, dan (g) Kementerian Perhubungan.
PNBP Kementerian Komunikasi dan I nformasi direncanakan sebesar Rp9,7 triliun. Upaya-upaya yang di l akukan untuk mencapai tar get ter sebut ant ar a lai n: (a) m elaksanakan penagihan PNBP secar a intensi f kepada penyelenggar a t el ekom uni kasi dan pengguna spektrum frekuensi radio yang beker ja sama dengan BPKP untuk mengaudit wajib bayar; (b) menegakkan hukum terhadap penyelenggar aan telekomunikasi dan pengguna frekuensi radio; dan (c) melakukan otomasi/ modernisasi pr oses perijinan sehingga mempercepat dan m em per m udah pr oses pel ayanan publ i k. Pr oyek si pener i m aan PNBP Kem ent er i an Komunikasi dan I nformasi untuk tahun 2012 dan 2013 dapat dilihat dalam Gr afik 3.32
.
PNBP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan direncanakan sebesar Rp2,0 tr iliun. Untuk m enj am i n t er capai nya t ar get t er sebut , Pem er i nt ah akan t er us ber upaya unt uk : (a) melaksanakan sistem anggaran yang ber sifat transparan dan akuntabel ser ta berbasis pada aktifitas (activity based budgeting); (b) optimalisasi aset yang dimiliki dalam rangka m eningkat kan ni lai t ambah l embaga sesuai vi si , m i si , dan t ujuan pendi di kan t i nggi ; ( c) t i dak ada k enai k an t ar i f uang k ul i ah/ SPP unt uk per gur uan t i nggi neger i ; (d) m enggunakan tar if uang kuliah tunggal untuk per gur uan ti nggi neger i mulai tahun 2013, yaitu tar if dihitung ber dasar kan har ga satuan dar i semua komponen yang ter kait dengan pr oses pembelajaran di perguruan tinggi; (e) menyediakan bantuan oper asional per gur uan tinggi neger i oleh Pemer intah; ser ta (f) sumbangan mur ni yang tidak terkait dengan penerimaan mahasiswa baru dari masyarakat dapat diter ima oleh perguruan tinggi negeri. Proyeksi penerimaan PNBP Kementer ian Pendidikan dan Kebudayaan untuk tahun 2012 dan 2013 dapat dilihat dalam Gr afik 3.33.
30 ,8 32,6 25 27 29 31 33 2012 APBNP 2013 RAPBN triliun Rp GRAFI K 3.31
BAGI AN PEM ERI NTAH ATAS LABA BU M N , 2 0 12 - 20 13
Sumber : Kementer ian Keuangan
10 ,1 9,7 0 2 4 6 8 10 12 2012 APBNP 2013 RAPBN triliun Rp GRAFI K 3.32 PN BP K EM EN K OM I N FO, 20 12 - 20 13
PNBP Kem ent er i an Kesehat an di r encanakan sebesar Rp0 ,3 t r i l i un. Dengan t i dak mengesampingkan tugas utama melakukan pelayanan kesehatan ter hadap masyar akat, target tersebut akan dicapai melalui upaya-upaya: (a) meningkatkan ketertiban pengelolaan PNBP ser ta penyetor an PNBP; (b) meningkatkan mutu pelayanan secar a ber kelanjutan sesuai dengan yang diper syar atkan; dan (c) meningkatkan pr ofesionalisme sumber daya manusia serta ilmu pengetahuan dan teknologi. Pr oyeksi penerimaan PNBP Kementerian Kesehatan untuk tahun 2012 dan 2013 dapat dilihat dalam Gr afik 3.34.
PNBP Polri direncanakan sebesar Rp4,8 tr iliun. Target tersebut akan dioptimalkan melalui upaya-upaya, antara lain: (a) memperkuat Polres sebagai unit pelayanan terdepan polantas yang meliputi pelayanan samsat, satpas, pelayanan BPKB dan pelayanan kecelakaan, serta mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat; (b) meningkatkan kemampuan SDM Polri melalui pendidikan dan pelatihan teknis, dan fungsional lalu lintas; (c) membangun jar i ngan onli ne samsat di selur uh Polda dalam r angka onli ne system nati onal t r affi c management center (NTM C); (d) menyiapkan pembangunan tr affic management centr e (TM C) di wilayah yang terintegrasi dari tingkat M abes Polri sampai dengan tingkat Polres, dalam rangka mewujudkan keamanan keselamatan ketertiban dan kelancar an lalu lintas (kamseltibcar); (e) menyelenggarakan kegiatan open gover nment i nfor mation (OGI ) dalam rangka keter bukaan informasi terhadap pelayanan publik di bidang SI M , BPKB, STNK dan TN KB ( SBST) , ant ar a l ai n dengan m engi k ut i k om pet i si pel ayanan publ i k yang di sel enggar ak an ol eh uni t k er j a pr esi den bi dang pengawasan dan pengendal i an pem bangunan ( U KP4) ; ( f ) m encuk upi k ebut uhan bl angk o/ for m ul i r dal am r angk a penyelenggar aan pelayanan di bidang fungsi lalu lintas dan fungsi i ntelij en keamanan ( i nt el kam ) dan m encuk upi bi aya l i st r i k ,
t el epon sat uan pel ayanan adm i ni st r asi ( sat pas) ser t a honor pet ugas pel ak sana k egi at an PN BP; ser t a ( g) m em per l uas pel ayanan sur at ket er angan cat at an kepoli si an (SKCK) sampai dengan ti ngkat polsek (kecamatan) sebagai uj ung tombak pelayanan Polri kepada masyarakat. Proyeksi pener imaan PNBP Polr i untuk tahun 2012 dan 2013 dapat dilihat dalam Gr afik 3.35.
1,9 2,0 0 1 2 2012 APBNP 2013 RAPBN triliun Rp GRAFI K 3.33 PNBP KEM ENDI KBUD, 20 12 - 20 13
Sumber : Kementerian Keuangan
0 ,2 0 ,3 0,0 0,1 0,1 0,2 0,2 0,3 0,3 2012 APBNP 2013 RAPBN tr iliun Rp GRAFI K 3.34 PN BP KEM EN KES, 20 12 - 20 13
Sumber : Kementerian Keuangan
4,6 4 ,8 0,0 1,0 2,0 3,0 4,0 5,0 2012 APBNP 2013 RAPBN t riliun Rp GRAFI K 3.35 PNBP POLRI , 20 12 - 20 13
PN BP Kem ent er i an H uk um dan H AM direncanakan sebesar Rp2,4 triliun. Target tersebut akan dicapai melalui upaya-upaya: (a) menerapkan elektronik kartu ijin tinggal terbatas (E-KI TAS) dan elektronik kartu ijin t i nggal t et ap ( E- KI TAP) ; ( b) m engem bangk an si st em i nfor m asi manajemen keimigrasian (SI M KI N) secara ber kel anj ut an; ( c) m em bangun si st em inteli jen kei migr asi an; (d) membi na dan mengelola PNBP di bidang keimigr asian; ( e) m eni ngk at k an j um l ah l ayanan hak kekayaan i nt el ekt ual secar a onl i ne; dan (f) mengusulkan peningkatan jenis dan tarif
atas jenis PNBP yang berlaku pada Kementer ian Hukum dan H AM . Pr oyeksi pener imaan PNBP Kem enter ian H ukum dan H AM untuk t ahun 2012 dan 2013 dapat dilihat dalam
Gr afik 3.36.
PN BP Badan Per t anahan N asi onal dir encanakan sebesar Rp1,6 triliun. Upaya unt uk m encapai t ar get t er sebut ak an di l akuk an ant ar a l ai n m el al ui : (a) membangun keper cayaan masyar akat pada BPN (tr ust building) melalui sosialisasi tarif kepengur usan tanah di media cetak; ( b) m eni ngk at k an pel ayanan dan pelaksanaan pendaftar an ser ta ser tifikasi tanah secara menyelur uh; (c) memastikan penguat an hak - hak r akyat at as t anah;
(d) menyelesaikan persoalan pertanahan di daerah korban bencana alam dan daer ah konflik; serta (e) membangun sistem informasi dan manajemen pertanahan nasional (SI M TANAS) dan sistem pengaman dokumen pertanahan di seluruh I ndonesia. Proyeksi penerimaan PNBP Badan Pertanahan Nasional untuk tahun 2012 dan 2013 dapat dilihat dalam Gr afik 3.37. PNBP Kementerian Perhubungan dir encanakan sebesar Rp0,7 triliun. Untuk mencapai target tersebut, beberapa upaya akan dilakukan, di antaranya: (a) memperbaiki keselamatan dan k ual i t as pel ayanan l al u l i nt as angkut an sungai danau penyeber angan ( L L ASDP) ; (b) melaksanakan penguji an kendar aan ber m ot or sesuai St andar Eur o-2 unt uk m obil penumpang berkategori bahan bakar bensin dan sepeda motor; (c) investasi ter kait sarana dan prasarana pelayanan publik; (d) memberikan kepastian usaha di bidang angkutan laut unt uk m em bi na dan m em ber dayakan ekonom i kepul auan I ndonesi a, m el ayani dan m endor ong per tumbuhan ekonomi nasional guna menj am in konti nuit as ar us bar ang; (e) m enci pt akan i kl i m usaha yang sehat unt uk m el i ndungi kel angsungan hi dup dan pengembangan usaha pelayaran, termasuk pembinaan usaha-usaha tradisional dan golongan ekonomi lemah; (f) intensifikasi PNBP dengan cara meningkatkan penagihan ter hadap wajib bayar; (g) meninjau kembali tar if pelayanan jasa dalam PP 6 Tahun 2009 tentang Jenis dan Tarif atas PNBP Kementerian Perhubungan; dan (h) ekstensifikasi PNBP dengan cara
2,2 2,4 0,0 0,4 0,8 1,2 1,6 2,0 2,4 2,8 2012 APBNP 2013 RAPBN tr iliun Rp GRAFI K 3.36 PN BP KEM EN K U M H AM , 20 12 - 20 13
Sumber : Kementer ian Keuangan
1,7 1,6 0,0 0,4 0,8 1,2 1,6 2,0 2012 APBNP 2013 RAPBN triliun Rp GRAFI K 3.37 PNBP BPN, 20 12 - 20 13
mengoptimalkan aset/ BM N dan meningkatkan kualitas sar ana dan pr asar ana. Pr oyeksi pener imaan PNBP Kementer ian Perhubungan untuk tahun 2012 dan 2013 dapat dilihat dalam Gr afik 3.38.