• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Danau Toba terhadap Desain Resort (Studi Kasus: Samosir Villa Resort)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Danau Toba terhadap Desain Resort (Studi Kasus: Samosir Villa Resort)"

Copied!
108
0
0

Teks penuh

  • Sekolah: Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Mata Pelajaran: Teknik Arsitektur
  • Topik: Pengaruh Danau Toba terhadap Desain Resort (Studi Kasus: Samosir Villa Resort)
  • Tipe: tesis
  • Tahun: 2015
  • Kota: Bandung

I. METODE PENELITIAN

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami fenomena desain resort yang dipengaruhi oleh Danau Toba. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola dan karakteristik resort serta pengaruh budaya terhadap kenyamanan penghuni. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi langsung, serta wawancara dengan masyarakat setempat. Hal ini penting untuk mendapatkan gambaran yang holistik mengenai desain resort dan bagaimana budaya setempat berperan dalam menciptakan pengalaman bagi pengunjung.

1.1. Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan kondisi resort dan pengaruh Danau Toba. Penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk memahami fenomena secara mendalam melalui deskripsi yang kaya dan kontekstual. Dengan memanfaatkan metode ini, peneliti dapat menggali informasi mengenai pola desain resort yang dipengaruhi oleh budaya lokal dan karakteristik lingkungan.

1.2. Variabel Penelitian

Variabel yang diteliti dalam penelitian ini mencakup pola resort, orientasi view, pengaruh Danau Toba, ornamen budaya pada cottage resort, dan aktivitas penghuni resort. Variabel-variabel ini penting untuk dianalisis karena dapat menunjukkan bagaimana desain resort dapat disesuaikan dengan lingkungan dan budaya lokal, serta bagaimana hal ini mempengaruhi pengalaman pengunjung.

1.3. Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa teknik, yaitu dokumentasi, observasi, dan wawancara. Dokumentasi mencakup kajian literatur yang relevan, observasi dilakukan secara langsung di lokasi penelitian, dan wawancara dengan masyarakat setempat untuk mendapatkan perspektif lokal. Teknik-teknik ini saling melengkapi dan memberikan data yang komprehensif untuk analisis lebih lanjut.

1.4. Kawasan Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Desa Tuk-Tuk, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, yang merupakan lokasi strategis di tepi Danau Toba. Kawasan ini dikenal sebagai tujuan wisata yang menawarkan pemandangan alam yang indah dan budaya lokal yang kaya. Pemilihan lokasi ini sangat relevan karena dapat memberikan wawasan mengenai interaksi antara desain resort dan lingkungan sekitarnya.

1.5. Tahapan Analisa Data

Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengumpulan data, pengelompokan temuan, penyajian data, hingga analisis akhir. Peneliti menghubungkan temuan dengan teori-teori yang relevan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pengaruh Danau Toba terhadap desain resort. Proses ini penting untuk memastikan bahwa analisis dilakukan secara sistematis dan terstruktur.

II. PENGARUH BUDAYA DAN DANAU TOBA TERHADAP DESAIN SAMOSIR VILLA RESORT

Desain Samosir Villa Resort sangat dipengaruhi oleh budaya lokal dan keindahan alam Danau Toba. Resort ini tidak hanya menawarkan akomodasi tetapi juga berfungsi sebagai tempat untuk menikmati keindahan alam. Budaya Batak Toba tercermin dalam ornamen dan desain arsitektur cottage, yang menggabungkan elemen tradisional dengan kenyamanan modern. Hal ini menunjukkan bagaimana budaya lokal dapat berkontribusi pada daya tarik wisata dan pengalaman pengunjung.

2.1. Gambaran Umum Pulau Samosir

Pulau Samosir, yang terletak di tengah Danau Toba, merupakan destinasi wisata yang menarik dengan berbagai potensi alam dan budaya. Ketinggian pulau ini dan keindahan pemandangannya menjadikannya sebagai tempat yang ideal untuk pengembangan resort. Pengetahuan tentang sejarah dan budaya lokal juga penting untuk memahami konteks dari desain resort yang ada.

2.2. Budaya Pada Samosir Villa Resort

Budaya yang diterapkan dalam desain Samosir Villa Resort meliputi penggunaan ornamen Batak Toba yang khas. Setiap cottage dirancang dengan elemen budaya yang memperkuat identitas lokal, seperti ornamen pada lisplank dan balkon. Hal ini tidak hanya mempercantik bangunan tetapi juga memberikan pengalaman yang otentik bagi pengunjung yang ingin merasakan budaya Batak.

2.3. Pengaruh Danau Toba terhadap Aktivitas Pengunjung

Danau Toba berfungsi sebagai daya tarik utama bagi pengunjung Samosir Villa Resort. Aktivitas yang dilakukan pengunjung sangat terkait dengan keindahan danau, seperti bersantai di tepi danau, berenang, dan menikmati pemandangan. Orientasi view cottage yang menghadap ke Danau Toba juga memperkaya pengalaman pengunjung, menjadikan resort ini sebagai tempat yang ideal untuk relaksasi dan rekreasi.

2.4. Pola Samosir Villa Resort

Pola desain cottage di Samosir Villa Resort umumnya berbentuk linier, dengan cottage-cottage yang terletak berdekatan dengan Danau Toba. Desain ini tidak hanya memperhatikan estetika tetapi juga fungsi, memastikan bahwa setiap cottage memiliki akses yang baik terhadap pemandangan danau. Hal ini menunjukkan pentingnya perencanaan yang baik dalam pengembangan resort yang berkelanjutan.

III. KESIMPULAN DAN SARAN

Penelitian ini menunjukkan bahwa desain Samosir Villa Resort sangat dipengaruhi oleh budaya lokal dan keindahan alam Danau Toba. Ornamen budaya Batak Toba yang diterapkan dalam desain cottage dan orientasi view yang menghadap ke danau memberikan pengalaman yang unik bagi pengunjung. Untuk pengembangan lebih lanjut, penting untuk mempertimbangkan pola dan orientasi bangunan agar dapat memaksimalkan potensi view Danau Toba serta menjaga keberlanjutan budaya lokal.

3.1. Kesimpulan

Desain Samosir Villa Resort mencerminkan integrasi antara budaya lokal dan keindahan alam. Pola desain yang memperhatikan orientasi view dan ornamen budaya Batak Toba berkontribusi pada pengalaman pengunjung. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya mempertimbangkan faktor budaya dan lingkungan dalam pengembangan resort.

3.2. Saran

Diharapkan pengembang resort dapat lebih memperhatikan orientasi bangunan dan ornamen budaya untuk meningkatkan daya tarik wisata. Selain itu, fasilitas pendukung harus dirancang untuk memaksimalkan pengalaman pengunjung dengan memanfaatkan potensi alam sekitar, termasuk Danau Toba.

Gambar

Gambar 4.42
Gambar 4.43
Gambar 4.44
Gambar 4.50 cottage tipe deluxe di lokasi ketiga berada di area   samping kiri resort Sumber: Penulis, 2015
+7

Referensi

Dokumen terkait

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai tetap di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Toba Samosir yang memenuhi kriteria populasi sebagai berikut: pegawai

PDRB perkapita adalah jumlah seluruh nilai tambah dari produk yang dihasilkan. oleh berbagai sektor yang melakukan kegiatan usahanya disuatu

Nilai adjusted R square diperoleh 0.140 yang berarti bahwa 14,00% kepuasan wisatawan pada Danau Toba dipengaruhi oleh faktor-faktor kualitas pelayanan, sedangkan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalis pengaruh kualitas pelayanan yang terdiri dari bukti fisik, daya tanggap, kehandalan dan empati

yang terdiri dari : bukti fisik, keandalan, daya tanggap dan empati berpengaruh. terhadap kepuasan wisatawan di Danau

Melalui kualitas pelayanan yang baik yang diberikan kepada wisatawan maka diharapkan akan tercipta kepuasan pelanggan yang merupakan suatu hal yang sangat berharga

Kuesioner penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatawan di objek wisata Danau Toba.. Penelitian ini dilakukan

Apakah komunikasi saudara dengan pegawai sederajat di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Toba Samosir dapat membantu menciptakan rasa persaudaraan?.