Pengaruh Pemberian Monosodium Glutamate (MSG) Peroral Terhadap Kolesterol Pada Tikus Putih Jantan (Rattus Novergicus Strain Wistar)

23  Download (0)

Full text

(1)

KARYA TULIS AKHIR

Pengaruh Pemberian Monosodium Glutamate (MSG) Peroral Terhadap Kolesterol Pada Tikus Putih Jantan (Rattus Novergicus Strain Wistar)

Oleh:

Dwi Prasetianah Rosadi 08020066

FAKULTAS KEDOKTERAN

(2)

HASIL PENELITIAN

PENGARUH PEMBERIAN MONOSODIUM GLUTAMATE (MSG PERORAL

TERHADAP KOLESTEROL PADA TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS

NOVERGICUS STRAIN WISTAR)

KARYA TULIS AKHIR

Diajukan Kepada

Universitas Muhammadiyah Malang

Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan

dalam Menyelesaikan Program Sarjana

Fakultas Kedokteran

Oleh:

DWI PRASETIANAH ROSADI

08020066

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG FAKULTAS KEDOKTERAN

(3)

LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN HASIL PENELITIAN

Telah disetujui sebagai hasil penelitian

Untuk memenuhi persyaratan

Pendidikan Sarjana Fakultas Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Malang

Tanggal: 16 Maret 2013

Pembimbing I

Prof. Dr. Djoni Djunaedi, dr., Sp.PD., KPTI

Pembimbing II

dr. Mochamad Aleq Sander, M.Kes., Sp.B., FINACS

Mengetahui,

Fakultas Kedokteran

Dekan,

(4)

LEMBAR PENGUJIAN

Karya Tulis Akhir oleh Yusuf ini telah diuji dan dipertahankan di depan Tim

penguji pada tanggal 16 Maret 2013

Tim Penguji

Prof. Dr. Djoni Djunaedi, dr., Sp.PD., KPTI Ketua

dr. Mochamad Aleq Sander, M.Kes., Sp.B., FINACS Anggota

(5)

KATA PENGANTAR

Assalamu‟alaikum wr.wb

Segala puji bagi Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya, shalawat

serta salam terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya. Alhamdulillah, Karya Tulis Akhir yang berjudul “Pengaruh Pemberian Monosodium Glutamate (MSG) Peroral Terhadap Kolesterol Pada

Tikus Putih Jantan (Rattus Novergicus Strain Wistar)” dapat terselesaikan.

Karya Tulis Akhir ini Penulis susun untuk memenuhi salah satu

persyaratan dalam menyelesaikan program sarjana Fakultas Kedokteran.

Meskipun saat penyusunan Karya Tulis Akhir ini tidak sedikit hambatan dan

masalah yang senantiasa Penulis temui, akan tetapi dengan semangat dan

dorongan dari berbagai pihak, akhirnya Karya Tulis Akhir ini dapat Penulis

selesaikan.

Penulis menyadari bahwa Karya Tulis Akhir ini masih jauh dari

kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati penulis mohon maaf dan

mengharapkan saran dan kritik yang membangun. Semoga Karya Tulis Akhir ini

dapat bermanfaat bagi semua pihak. Wassalamu‟alaikum wr.wb

Malang, 16 Maret 2013

(6)

UCAPAN TERIMA KASIH

Pada kesempatan ini, penulis menyampaikan terima kasih kepada :

1. Allah SWT, terima kasih Kau telah memberikan rahmat dan hidayahMu,

memberikan petunjuk, kemudahan dan kekuatan untukku sampai

terselesaikannya Tugas Akhir ini. Terima kasih atas segala nikmat yang

telah Engkau berikan selama ini.

2. Rasulullah Muhammad SAW, sebagai teladan bagi kami semua atas

kesabaran, kebaikan dan kegigihannya dalam perjuangannya.

3. Ibunda Hj. Tri Rahayu Pujianingsih, SH, terima kasih atas kasih

sayangmu, dukungan, motivasi serta doa-doa untuk anakmu selama ini

sehingga ananda diberikan kemudahan dalam menjalani kehidupan ini.

Terima kasih mama.

4. Ayahanda H. M.Rosydi terima kasih atas kasih sayangmu, dukungan, doa

dan segala ilmu yang telah diberikan terlebih saat mengerjakan tugas akhir

ini. Terima kasih papa.

5. Kakakku dan adekku dr. Maya Rosdiana dan Tri Prasetio Rahman Rosadi

Permata Sari terima kasih yang tak terhingga atas semua doa, cinta, kasih

sayang, dan dukungan selama ini. Terima kasih mbakku dan adekku.

6. Kakak-kakak sepupuku dr. Hj. Dian Puspita Sari dan Isna Romadhona L,

S. Farm, apt terima kasih telah memberikan solusi yang terbaik saat saya

kesusahan, dan memberikan waktu luang untuk membantu apa yang tidak

saya mengerti dalam mengerjakan tugas akhir ini. Terima kasih

mbak-mbakku.

7. Adek sepupuku Novi Y, S.Farm terima kasih yang tak terhingga atas

semua doa, cinta, kasih sayang, dukungan selama ini dan menemaniku saat

saya konsul malam-malam Terima kasih mbakku.

8. Keluarga besar di Gresik dan Jakarta yang selalu memberikan kasih

sayang, dukungan dan doa untukku.

9. Prof. Dr. Djoni Djunaedi, dr., Sp.PD., KPTI, dr. Mochamad Aleq Sander,

M.Kes., Sp.B., FINACS, dr. Isbandiyah, Sp. PD , terima kasih selama ini

(7)

ini, terima kasih atas semua ilmu, saran, dan kritik yang telah diberikan,

sehingga terselesaikan karya tulis ini.

10.dr. Diah Hermayanti, SpPK terima kasih selama ini sudah menjadi dosen

wali yang selalu memberikan saran, motivasi, masukkan yang sangat

membangun dan bermanfaat sekali untuk saya.

11.Jajaran Dekanat dan seluruh dosen pengajar FK UMM atas bimbingan dan

ilmu yang diberikan yang InsyaAllah dapat menjadi suatu amalan yang

tidak akan terputus pahalanya.

12.Laboran, Mbak Emi, Mbak Dila, Bu Tyas, Bu Fat, Pak Joko, Mas Mifta,

Mbak Tia dan seluruh staf laboratorium Terpadu FK UMM terima kasih

banyak atas bantuan, waktu, dukungan dan semangat menyertai kami

selama proses penelitian maupun perkuliahan.

13.Laboran, Mbak Kiki, Mas Didin, dan seluruh staf laboratorium Terpadu

FK UB terima kasih banyak atas bantuan, waktu, dukungan dan semangat

menyertai kami selama proses penelitian maupun perkuliahan.

14.Seluruh staf Tata Usaha FK UMM (Mas Didit, Mas Faisol, Pak Yono, dan

Bu Rom). Terima kasih atas bantuan yang banyak kepada kami.

15.Terima kasih buat sahabat-sahabatku Devi Ria, Qonita Hanif, Restu,

Suaida, Dwi Hardiyanthy H, Nurhiqmah Aisyah, Annisah, Anita Hugeng,

Fatimah maupun sahabat-sahabatku di Unmer, UB, Unesa, UM yang tidak

bisa disebutkan namanya satu-persatu yang sudah memberikan dukungan,

menemaniku waktu ujian, memberikan solusi saat saya mengalami

kesusahan dan doa kalian. Terima kasih

16.Terima kasih pula kepada teman-teman Ade Ayu S, Wina Ayu Diana, Cut

Nova, Suaida, atas kerja sama saat penelitian tugas akhir, FK UMM angkatan‟07, „08, ‟09, „10 yang tak bisa disebutkan namanya satu-persatu....terima kasih kawan...kalian inspirasi-ku..

Malang, 16 Maret 2013

(8)

ABSTRAK

Rosadi, Dwi Prasetianah. 2013. Pengaruh Pemberian Monosodium Glutamat (MSG) Terhadap Kolesterol Pada Tikus Putih Jantan (rattus novergicus

strain wistar). Tugas Akhir, Fakultas Kedokteran, Universitas

Muhammadiyah Malang, Pembimbing: (1) Djoni Djunaedi (2) Mochamad Aleq Sander

Latar Belakang: MSG adalah bahan penyedap makanan dengan nama lain vetcin atau micin (dalam bahasa lokal). Di Indonesia, setiap tahun produksi MSG mengalami kenaikan. Batas aman penggunaan MSG pada manusia adalah 2,5-3,5 g. Dengan konsumsi sehari-hari diperkirakan menggunakan satu sendok makan setara ± 15 g.

Tujuan: Membuktikan pengaruh pemberian MSG peroral terhadap kadar kolesterol pada tikus putih rattus novergicus strain wistar.

Metode Penelitian: Eksperimen laboratoris, dengan rancangan The Post Test

Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah tikus putih strain wistar

berjenis kelamin jantan yang dibagi dalam IV kelompok. N sebagai kontrol tanpa pemberian MSG, P1 dengan pemberian MSG 54 mg atau 3 g, P2 dengan pemberian MSG 108 mg atau 6 g, P3 dengan pemberian MSG 270 mg atau 15 g. Analisa data menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji Anova, Uji Korelasi, dan Uji Regresi.

Hasil dan Pembahasan: Dengan pemberian MSG dapat meningkatkan kolesterol pada kelompok P1 dengan dosis MSG 3 gram atau 54 mg, pada kelompok P2 dengan dosis MSG 6 gram atau 108 mg mengalami penurunan sehingga mendekati kelompok kontrol atau normal, dan pada kelompok P3 dengan dosis MSG 15 gram atau 270 mg [P=(0,289 > 0,05) (R2) = 0,070]

Kesimpulan: Pemberian MSG per oral tidak memberikan perubahan yang signifikan pada peningkatan kolesterol tikus putih strain wistar jantan.

(9)

ABSTRACT

Rosadi, Dwi Prasetianah, 2013. The Effect of Monosodium Glutamate (MSG) Treatment on Cholesterol at Male White Mouse (Rattus Novergicus Strain Wistar). Final Paper, Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah Malang. Promotor: (1) Djoni Djunaedi. (2) Mochamad ALeq Sander.

Background: MSG was a food flavoring matter. It was also known as vetcin or micin (in local dialect). In Indonesia, MSG production was increased every year. The safety threshold of MSG usage in human was 2.5 – 3.5 g. Daily food consumption of human was estimated using one food spoon equivalent to ± 15 g.

Objective: The objective of research was to understand the effect of per-oral MSG treatment on cholesterol of white mouse (Rattus Novergicus Strain Wistar).

Research Method: Method of research was laboratory experiment and research desaign was The Post Test Control Group Design. Research sample was male strain wistar white mouse. It was divided into four groups. N group remained as control without MSG treatment, while P1 with 55 mg or 3 g MSG treatment, P2 with 108 mg or 6 g MSG treatment, and P3 with 270 mg or 15 g MSG treatment. Data analysis was using Normality Test, Homogeneity Test, Anova Test, Correlation Test, and Regression Test.

Result and Discussion: MSG treatment could increase cholesterol rate at P1 Group, which included 3 g or 54 mg dose. At P2 Group with 6 g or 108 mg MSG dose. Group with 15 g or 270 mg MSG dose, [P (0,289 > 0,05) (R2) = 0,070].

Conclusion: The per-oral treatment of MSG did not give significant change in the increase of cholesterol of male strain wistar white mouse.

(10)

DAFTAR ISI

2.1.2 Klasifikasi Kadar Lipid Plasma ... 7

2.1.3 Komposisi LDL ... 8

2.1.4 Modifikasi LDL oleh Oksidasi Lemak ... 9

(11)

2.2Lipoprotein ... 11

2.2.1 Metabolisme Lipoprotein ... 12

2.3Hiperlipoproteinemia ... 14

2.3.1 Hiperkolesterolemia ... 14

2.3.2 Hipertrigliserida ... 16

2.3.3 Hiperlipidemia Kombinasi ... 16

2.4Tikus ... 16

4.3Populasi dan Karakteristik Sampel Penelitian ... 26

4.3.1Populasi... 26

4.3.2Pemilihan Sampel ... 26

4.3.3Estimasi Besar Sampel ... 27

4.3.4Tehnik Pengambilan Sampel ... 28

4.3.5Karakteristik Sampel Penelitian ... 28

(12)

4.4 Alat dan Bahan Penelitian ... 29

4.4.1Alat ... 29

4.4.2Bahan ... 30

4.5 Prosedur Penelitian ... 30

4.5.1Proses Adaptasi ... 30

4.5.2Penentuan Dosis ... 30

4.5.3Perlakuan pada Tikus ... 31

4.5.4Pemeriksaan Lipoprotein Plasma ... 32

4.5.5Skema dan Alur Penelitian ... 38

4.6 Analisis Data ... 38

4.7 Jadwal Penelitian ... 39

DAFTAR PUSTAKA

(13)

DAFTAR TABEL

(14)

DAFTAR GAMBAR

1. Gambar 2.1 Klasifikasi Kadar Lipid Plasma (mg/dl) ... 7

2. Gambar 2.2 MSG ... 16

3. Gambar 2.3 Struktur Asam Glutamat ... 17

(15)

DAFTAR SINGKATAN

3-HMG-KoA : 3-Hidroksi-3-Metilglutaril-KoA

Ast : absorpsi sampel standart

Apo B : Apolipoprotein B

ApoCII : Apolipoprotein C-II

CETP : Cholesterol Ester Transfer Protein

Cu2+

: Tembaga

EDTA : Asam etilendiamintetraasetat

FFA : Free Fatty Acid

H2O : Air

H+

: Hidrogen

HDL : High Density Lipoprotein

HDL-C : High Density Lipoprotein-Cholesterol

HNE : 4-Hidroksinonenal

IDL : Intermediate Density Lipoprotein

LCAT : Lecithin Cholesterol Acyltransferase

LDL : Low Density Lipoprotein

LDL-C : Low Density Lipogenesis-Cholesterol

LPL : Lipoprotein Lipase

: Nikotinamid adenine dinukleotida (teroksidasi)

NADP+

: Nikotinamid adenine dinukleotida fosfat ( teroksidasi)

NADPH : Nikotinamid adenine dinukleotida (tereduksi)

NH2 : Aminobenzena (anilin)

(16)

OH : Hidroksida

RN : Radon

SH : Sulfhidril

St : Sampel standart

TC : Teknetium

TG : Triasilgliserol/Trigliserida

(17)

DAFTAR PUSTAKA

Ahluwalia, P, and Singh, K, 2002, Alteration in Lipid Peroxidation, Cytochrome P450, Gluthatione and its Metabolizing Enzyme Upon MSG

Administration in Hepatic Tissue Of Adult Male Nice, Indian J Toxicol, 9

(1): 23 – 27.

Ardyanto Dwi, Tonang 2004, Sejarah Efek dan Kontrovensinya, MSG dan Kesehatan 1, [online] (diunduh 16 oktober 2011), tersedia dari: http://io.ppijepang.org/article.php?id=18

Budiarso, Dr.Iwan T, 2003. Waspadalah, Monosodium Glutamat/Vetsin Faktor Potensial Pencetus Hipertensi dan Kanker, [online] (diunduh 10 oktober

2011), tersedia dari:

http://www.medikaholistik.com/medika.html?xmodule=document_detail& xid=56&ts=1348556906&qs=health

Bernard, N.O, A.R Scialli, and S. Bobela, 2002. The current use of estrogen for

growth suppressant therapy in adolescent girls. Journal Pediatri, Adolese

Gynacol., 15: 23-26

Food standarts Australia New Zealand, 2003, Monosodium glutamate a safety

assessment, no.20, [online] (diunduh 1 mei 2012), tersedia dari:

Markers of Lipid Status in Male Wistar rats, [online] (diunduh 18 agustus

2012), tersedia dari:

Guyton, A.C., 2007, Buku Ajar Fisiologi Kedokteran,edisi 10, ECG, Jakarta, Hal: 883-901

Goldstein, J.L., and Brown, M.S., 1979, Low Density Lipoprotein Pathways and

its Relation to Atherosclerosis, Annu, Rev, Biochem, 46: 897-930

Gianturco, S.H., and Bradley, W.A., 1987, Lipoprotein Receptor Dalam Plasma

(18)

Haberland, M.E., 1984, Role of Lysine in Mediating Interaction of Modified Low Density Lipoproteins with The Scavenger Receptor of Human Monocyte

Macrophages, J. Biol, Chem, 259: 11305 – 11311

Hessler, J.R., 1983, Lipoprotein Oxidation and Lipoprotein Induced Cytotoxity,

Arteriosclerosis 3: 215 – 222

Hoff, H.F., 1988. Chemical And Functional Changes in LDL Following

Modification by 4-Hydroxinonenal, Alan R Liss, New York, pp, 459-472

Lane, W, and Peter, 1976, The Laboratory Rat to The UFAW Handle on Care and

Management of Laboratory Animal, 5th, Choshill, Livigeton

Lehninger, A, Nelson, D.L., and Cox, M.M., 1993, Principles of Biochemistry,

Worth Publishers, New York

Murray, R.K., 2003, Biokimia Harper, edisi 25, ECG, Jakarta, Hal 297 – 303

Nelson, David, L, dan Michael, M, 2000, Lehninger Principles of Biochemistry, New York, Hal 818 – 826

Notoatmodjo Soekidjo, 2005, Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta

PDSPDI, 2007, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi IV, FKUI, Jakarta

Schuh, J, 1978, Oxigen Mediated heterogeneity of Apo-Low-Density-Lipoprotein, Proc, Natl, Acad, Sci, U.S.A 75: 3173 – 3177

Silbernagl, S, 2002, Teks Dan Atlas Berwarna Patofisiologi, ECG, Jakarta

Smith, J.B., dan Mangkoewidjoyo, S, 1988, Pemeliharaan, Pembiakan dan Penggunaan Hewan Coba di daerah Tropis hal 37 – 57, UI Press, Jakarta

Singh, K, and Ahluwalia, P, 2003, Studies on the Effect Of MSG Administration

on Some Antioxidant Enzymes in Arterial Tissue of Adult Male Nice, J

Nutr Sci Vitaminol, 49: 145-148

Singh, K, and Ahluwalia P, 2005, Alteration in Some Antioxidant Enzymes in

Cardiac Tissue Upon MSG Administration to Adult Male Nice, Ind J Clin

Biochem, 20(1): 43 – 46

Sukawan, Uke, 2008, Efek Toksik Monosodium Glutamat (MSG) Pada Binatang Percobaan, [online] (diunduh 8 juni 2012), tersedia dari: http:/www.ukip.ac.id/journaldown/EfekToksikMonosodiumGlutamatMSG PadaBinatangPercobaan.pdf

(19)

Tonang, Ardyanto Dwi, 2004, Sejarah Efek dan Kontroversinya, [online] (diakses 10 oktober 2011), tersedia dari: http:/www.inovasi-

(20)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

MSG merupakan salah satu bahan penyedap makanan yang lebih dikenal

dengan nama vetsin atau micin (dalam bahasa lokal). MSG termasuk suatu bahan

aditif. MSG tidak hanya ditemukan pada makanan buatan pabrik, tetapi juga pada

makanan tradisional misalnya bakso, mie basah atau goreng, dan sayur. Takaran

penggunaan MSG pada makanan tersebut cenderung tidak terukur atau hanya

berdasarkan perkiraan saja. Batas aman penggunaan MSG pada manusia adalah

2,5-3,5 g (BB 50-70 kg) (Ardyanto, 2004). Dalam penggunaan sehari-hari

masyarakat hanya menggunakan perkiraan saja dan telah diteliti bahwa satu

sendok makan setara dengan ±15 g MSG (Budiarso, 2003).

Total pemakaian MSG pada beberapa Negara cukup tinggi, yaitu antara lain

di Jepang yang mencapai 65.000 ton/tahun. Korea mencapai 30.000 ton/tahun,

dan di Amerika mencapai 26.000 ton/tahun (Sukarwan, 2008). Di Indonesia,

setiap tahun produksi MSG mencapai 254.900 ton/tahun dengan konsumsi

mengalami kenaikan rata-rata sekitar 24,1% tahun (Ardyanto, 2004).

MSG terdiri dari garam natrium, glutamat, dan H2O (Foodstandart, 2003).

Glutamat akan mensintesis glukosa dan lemak dalam metabolisme protein di

hepar melalui proses deaminasi. Dalam proses deaminasi, glutamat ini akan

berikatan dengan H2O dan NAD+ yang menghasilkan α-ketoglutarat (Guyton,

2003). Faktor-faktor yang akan mempengaruhi MSG pada kadar kolesterol dapat

(21)

3-hidroksil-3-metoksil-2

CDA reduktase, HMGR yang mengkatalisasi proses pembatasan laju sintesis

kolesterol (seperti konversi HMG-CoA menjadi mevalonat) melalui modifikasi

kovalen, dan mengkonversi bentuk terfosforilasi (inaktif) dan mengkonversi

bentuk defosforilasi (aktif). Enzim ini paling aktif dalam bentuk defosforilasi

(Bernard, 2002). Sehingga waktu pemberian MSG, MSG tersebut akan

mempengaruhi kadar glutamat dan pada saat perlakuan MSG selama 4 minggu

dapat terjadi perubahan profil lipid yaitu meningkatkan kolesterol

(hiperkolesterol) pada tikus putih jantan (rattus novergicus strain wistar)

(Egbounu, 2010).

Perlakuan MSG yang diberikan selama 30 hari atau selama 4 minggu

(1 bulan) belum mencapai kondisi hiperkolesterol. Namun dibutuhkan

induksi terus-menerus selama 67 hari atau selama 16 minggu (±2 bulan)

menimbulkan resiko aterosklerosis yang mana mengakibatkan peningkatan

produksi radikal bebas oksigen, yang nantinya menyebabkan peroksidasi

lipid, sehingga berakibat pada kerusakan sel endothelial (Kuldip, 2010).

Ada pula yang akan menyebabkan terjadinya nekrosis hepar karena reaksi

toksisitas yang terus-menerus dari induksi kolesterol tinggi (Egbuonu,

2010).

Studi penelitian yang dilakukan oleh Egbouno yaitu mengevaluasi pengaruh

MSG dalam beberapa marker serum status lipid pada tikus wistar jantan dewasa.

Di dalam serum, perlakuan MSG secara signifikan (p<0,05) meningkatkan

kolesterol (Egbouno, 2010). Beberapa penelitian yang juga dilakukan oleh

Ahluwalia dan Singh, 2002 untuk mengevaluasi perubahan dalam bagian lipid

(22)

3

bahaya MSG pada peningkatan LDL, VLDL, pada penelitian tersebut digunakan

dosis tinggi yaitu 4 mg/gr per berat badan dan lebih pada tikus putih jantan

dewasa yang menimbulkan hiperlipidemia, hiperlipoproteinemia, dan

hiperglisemia yang berperan pada timbulnya arterosklerosis (Ahluwalia dan

Singh, 2002). Berdasarkan penelitian Ardyanto bahwa pemberian MSG terhadap

tikus juga mengganggu metabolisme lipid dan aktivitas enzim anti-oksidan di

jaringan pembuluh darah, menjadikan risiko hipertensi dan penyakit jantung

(Ardyanto,2004). Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh MSG

peroral tehadap peningkatan kolesterol pada tikus jantan putih rattus novergicus

strain wistar.

1.2Rumusan Masalah

Apakah pemberian MSG peroral dapat mempengaruhi kadar kolesterol pada

tikus putih jantan rattus novergicus strain Wistar?

1.3Tujuan Penelitian

1.3.1Tujuan Umum

Membuktikan adakah pengaruh pemberian MSG peroral terhadap kadar

kolesterol pada tikus putih jantan Rattus novergicus strain Wistar.

1.3.2Tujuan Khusus

a) Mengetahui jumlah dosis minimal MSG peroral yang dapat

menyebabkan peningkatan kolesterol dalam darah tikus putih jantan

rattus novergicus strain Wistar.

b)Mengetahui hubungan antara pemberian MSG dengan kadar kolesterol

(23)

4

1.3.3Manfaat Penelitian

1.3.3.1Manfaat Klinisi

Sebagai bukti ilmiah dalam penelitian yang sedang dilakukan

tentang pengaruh pemberian MSG terhadap kolesterol.

1.3.3.2Manfaat Akademik

a.Digunakan sebagai referensi penelitian selanjutnya.

b.Memberikan pengetahuan mengenai pengaruh pemberian MSG

terhadap kolesterol.

1.3.3.3Manfaat Masyarakat

Memberikan pengetahuan tambahan mengenai bahaya penggunaan

Figure

Updating...

References

Scan QR code by 1PDF app
for download now

Install 1PDF app in