Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
PUTUSAN
NOMOR 0008/Pdt.G/2017/PTA.PAL
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PENGADILAN TINGGI AGAMA PALU
Dalam tingkat banding telah memeriksa, mengadili dan menjatuhkan putusan dengan sidang majelis terhadap perkara gugatan surat wasiat antara:
1. Abd. Kadir bin Katili, umur 36 tahun, pekerjaan Pegawai Negeri Sipil, alamat Kelurahan Pagimana, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, sebagai Penggugat I;
2. Irawati binti Syarif Labuan, umur 39 tahun, pekerjaan Pegawai Negeri Sipil, alamat Kelurahan Pagimana, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, sebagai Penggugat II;
3. Nuriana binti P. Bada’u, umur 60 tahun, pekerjaan Pegawai Negeri Sipil, alamat Kelurahan Pagimana, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, sebagai Penggugat III;
4. Zainuddin bin P. Bada’u, umur 56 tahun, pekerjaan Pegawai Negeri Sipil, alamat Kelurahan Pagimana, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, sebagai Penggugat IV;
5. Achmad bin Bada’u, S.Pd., umur 55 tahun, pekerjaan Pegawai Negeri Sipil, alamat Kelurahan Pagimana, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, sebagai Penggugat V;
Dalam hal ini Para Penggugat memberi kuasa kepada : Bambang Djaafar, SH., Advokat/Pengacara/Konsultan Hukum beralamat di Jalan Dahlia, Kelurahan Hanga-Hanga II, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, berdasarkan Surat Kuasa yang terdaftar dikepaniteraan Pengadilan Agama Luwuk dengan Nomor
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
02/SK/IV/2017 tanggal 23 Januari 2017, dahulu Kuasa Para Penggugat sekarang sebagai Pembanding;
Melawan
Neldawati binti Zainuddin Bada’u, umur30 tahun, pekerjaan Plh Camat Pagimana, Kewarganegaraan Indonesia, beralamat di Kelurahan Pagimana, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, dahulu Tergugat sekarang sebagai Terbanding;
Pengadilan Tinggi Agama tersebut;
Telah mempelajari berkas perkara yang dimohonkan banding;
DUDUK PERKARA
Memperhatikan semua uraian yang termuat dalam putusan Pengadilan Agama Luwuk Nomor 0031/Pdt.G/2017/PA.Lwk., tanggal 23 Maret 2017 Masehi, yang bertepatan dengan tanggal 24 Jumadil Akhir 1438 Hijriyah, dengan mengutip amarnya sebagai berikut:
1. Menyatakan gugatan Para Penggugat tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijke verklaard atau NO);
2. Menghukum kepada Para Penggugat untuk membayar biaya perkara ini sejumlah Rp 436.000,00 (empat ratus tiga puluh enam ribu rupiah);
Bahwa terhadap putusan tersebut, Penggugat untuk selanjutnya disebut Pembanding telah mengajukan permohonan banding pada tanggal 30 Maret 2017 sebagaimana tercantum dalam Akta Permohonan Banding yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Agama Luwuk. Permohonan banding tersebut diberitahukan kepada Tergugat untuk selanjutnya disebut Terbanding pada tanggal 10 April 2017;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Bahwa selanjutnya Pembanding telah mengajukan memori banding pada tanggal 12 April 2017 yang isi pokoknya antara lain sebagai berikut:
1. Bahwa Pembanding keberatan terhadap surat wasiat yang diberikan kepada Terbanding yang terbit tanggal 1 Februari 2006 tidak diberitahukan kepada semua ahli warisnya serta jumlah besaran wasiatnya melebihi haknya (1/3) dari harta warisan;
2. Bahwa Pembanding telah melakukan perubahan surat gugatan Pembanding, yaitu telah melakukan penambahan bin atau binti untuk menentukan ke Islaman seseorang;
3. Bahwa tidak memasukan semua ahli waris pengganti tidak bertentangan dengan hukum atau dipandang kurang pihak;
Bahwa memori banding tersebut telah diberitahukan kepada Terbanding pada tanggal 25 April 2017, terhadap memori banding tersebut Terbanding telah mengajukan kontra memori banding pada tanggal 2 Mei 2017 yang isi pokoknya agar Pengadilan Tinggi Agama Palu menolak banding Pembanding dan
menguatkan Putusan Pengadilan Agama Luwuk Nomor
0031/Pdt.G/2017/PA.Lwk., tanggal 23 Maret 2017;
Bahwa, berdasarkan hal-hal tersebut di atas Pembanding mohon kepada Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu atau Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk mempertimbangkan dan menerima permohonan banding Pembanding;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Bahwa Pembanding telah diberitahu untuk melakukan inzage pada tanggal 2 Mei 2017 dan Pembanding tidak melakukan inzage sebagaimana surat keterangan Panitera Pengadilan Agama Luwuk tanggal 17 Mei 2017;
Bahwa Terbanding telah diberitahu untuk melakukan inzage pada tanggal 3 Mei 2017 dan Terbanding telah melakukan inzage pada tanggal 10 Mei 2017;
Permohonan banding tersebut telah didaftar di kepaniteraan Pengadilan Tinggi Agama Palu pada tanggal 24 Mei 2017 dengan Nomor 0008/Pdt.G/2017/PTA.Pal. dan telah diberitahukan kepada Pembanding dan Terbanding dengan surat Nomor 0008/Pdt.G/2017/PTA.Pal., tanggal 24 Mei 2017;
PERTIMBANGAN HUKUM
Menimbang, bahwa Pembanding mengajukan banding pada tanggal 30 Maret 2017, Pembanding dan Terbanding hadir pada sidang pengucapan putusan Pengadilan Agama Luwuk yakni pada tanggal 23 Maret 2017 Masehi bertepatan dengan tanggal 24 Jumadil Akhir 1438 Hijriyah. Dengan demikian permohonan banding tersebut diajukan masih dalam tenggat masa banding sebagaimana diatur dalam pasal 7 ayat (1) Undang-undang Nomor 20 tahun 1947 Tentang Peradilan Ulangan. Atas dasar tersebut, permohonan banding Pembanding secara formal dapat diterima;
Menimbang, bahwa selanjutnya Pengadilan Tinggi Agama Palu akan mengadili perkara gugatan Surat Wasiat Pembanding;
Menimbang, bahwa Pengadilan Tinggi Agama Palu sependapat dengan Pengadilan Agama Luwuk yang menyatakan gugatan para
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Penggugat/Pembanding, tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijke verklaard atau NO) dengan pertimbangan sebagaimana akan diuraikan di bawah ini:
Menimbang, bahwa setelah mempelajari dan memperhatikan dengan seksama putusan Pengadilan Agama Luwuk Nomor 0031/Pdt.G/2017/PA.Lwk, tanggal 23 Maret 2017 Masehi bertepatan dengan tanggal 24 Jumadil Akhir 1438 Hijriyah, berita acara persidangan yang bersangkutan, memori banding dan kontra memori banding, serta surat-surat lain yang berkaitan dengan perkara aquo, utamanya pertimbangan-pertimbangan hukum hakim tingkat pertama yang memutus perkara tersebut, hakim banding berpendapat bahwa terlepas dari keberatan keberatan Pembanding dalam memori bandingnya, apa yang telah dipertimbangkan oleh hakim tingkat pertama dalam putusannya tersebut telah tepat dan benar, sehingga pertimbangan-pertimbangan tersebut diambil alih hakim tingkat banding sebagai pertimbangan dan pendapatnya sendiri;
Menimbang, bahwa berdasarkan dalil-dalil gugatan Penggugat/Pembanding dihubungkan dengan hal-hal yang terungkap di dalam persidangan, maka majelis hakim tingkat banding berpendapat sebagai berikut:
Menimbang, bahwa Pengadilan Tinggi memandang bahwa dari hasil pemeriksaan di Pengadilan Agama mengenai perkara yang disampaikan oleh Penggugat/Pembanding, ternyata dari judulnya saja sudah salah yaitu gugatan Surat Wasiat, seyogyanya apabila ada terjadi sengketa wasiat, baik yang disebabkan oleh karena wasiat tersebut tidak memenuhi syarat suatu perikatan atau melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan maka gugatan tersebut berupa gugatan pembatalan wasiat atau bila wasiat itu telah dilaksanakan sesuai
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
syarat suatu perikatan atau tidak melanggar undang-undang maka permohonan pengesahan wasiat;
Menimbang, bahwa permohonan banding Pembanding dalam menguraikan posita gugatan surat wasiat dihubungkan dengan maksud petitum Pembanding mohon kepada Pengadilan Agama supaya menyatakan menurut hukum bahwa :
a. Djaurah binti Palolo Bada’u;
b. Nurhayati binti Palolo Bada’u;
c. Nuriana binti Bada’u;
d. Zainuddin bin R. Bada’u;
e. Achmad R. bin Bada’u;
adalah ahli waris almarhum Palolo bin Bada’u dan almarhumah Hapiah binti Talombo, menyatakan sebagai hukum bahwa Abd. Kadir bin Katili sebagai ahli waris pengganti almarhum Djaurah binti Palolo Bada’u dan Irawati binti Syarif Labuan sebagai ahli waris pengganti almarhumah Nurhayati binti Palolo Bada’u adalah tidak sinkron antara posita dan petitum, oleh karena itu gugatan Para Penggugat/Pembanding tidak jelas atau kabur(obscuur libel);
Menimbang, bahwa dengan menambahkan pertimbangan seperti tersebut di atas, maka putusan Pengadilan Agama tersebut dapat dikuatkan;
Menimbang, bahwa dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas memori banding yang diajukan Pembanding tidak mempunyai alasan hukum, oleh karena itu harus dikesampingkan;
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut diatas, Pengadilan Tinggi Agama Palu berpendapat putusan Pengadilan Agama Luwuk dalam pekara ini harus dikuatkan;
Menimbang, bahwa oleh karena Pembanding adalah adalah pihak yang kalah, maka biaya dalam perkara ini harus ditanggung oleh Pembanding, hal ini
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
sesuai dengan ketentuan Pasal 192 ayat (1) R.Bg. yang jumlahnya akan disebutkan dalam diktum amar putusan ini;
Memperhatikan pasal-pasal peraturan perundang-undangan yang berlaku dan hukum Islam yang berkaitan dengan perkara ini;
MENGADILI
1. Menyatakan permohonan banding Pembanding secara formal dapat diterima;
2. Menguatkan putusan Pengadilan Agama Luwuk Nomor 0031/Pdt.G/2017/PA.Lwk. tanggal 23 Maret 2017 Masehi, yang bertepatan dengan tanggal 24 Jumadil Akhir 1438 Hijriyah;
3. Membebankan biaya perkara dalam tingkat banding kepada Pembanding sejumlah Rp 150,000.00 (seratus lima puluh rubu rupiah);
Demikian diputuskan dalam rapat musyawarah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Agama Palu pada hari Rabu tanggal 21 Juni 2017 Masehi bertepatan dengan tanggal 26 Ramadhan 1438 Hijriah, oleh kami Dr. Hj. Aisyah Ismail, SH., MH. sebagai Ketua Majelis serta Drs. H. Jaharuddin S., S.H. dan Drs. Supardi masing-masing sebagai Hakim Anggota. Putusan tersebut diucapkan pada hari itu juga dalam sidang terbuka untuk umum oleh Ketua Majelis tersebut didampingi oleh Hakim Anggota dan dibantu oleh Dra. Nuranah, MH. sebagai Panitera Pengganti dengan tidak dihadiri oleh Pembanding dan Terbanding;
Hakim Anggota, Ketua Majelis,
Ttd Ttd
Drs. H. Jaharuddin S., SH. Dr. Hj. Aisyah Ismail, SH., MH.
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Hakim Anggota Ttd
Drs. Supardi
Panitera Pengganti, Ttd
Dra. Nuranah, MH.
Rincian Biaya Perkara :
1. Pemberkasan : Rp.139.000,- Salinan sesuai aslinya 2. Redaksi : Rp. 5.000.- Pengadilan Tinggi Agama Palu 3. Meterai : Rp. 6.000.- Panitera,
Jumlah : Rp.150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah)
H.Abdul Wahid, SH., M.Hum
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8