• Tidak ada hasil yang ditemukan

ETNOBOTANI dan MANAJEMEN KEBUN PEKARANGAN RUMAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ETNOBOTANI dan MANAJEMEN KEBUN PEKARANGAN RUMAH"

Copied!
279
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Luchman Hakim
  • Pengajar:
    • Prof. Dr. Soemarno
    • Prof. Sutiman B Sumitro
    • Prof. Fathcyah
    • Prof. Estri Laras Arumingtyas
    • Prof. Muhaimin Rifai
    • Prof. Purwanto
    • Dr. Widodo
    • Dr. Rodiyati
    • Dr. Bagyo Yanuwiadi
    • Dr. Jati Batoro
    • Dr. Tri Ardyati
    • Dr. Serafinah Indryani
  • Sekolah: Universitas Brawijaya
  • Mata Pelajaran: Biologi
  • Topik: Etnobotani dan Manajemen Kebun-Pekarangan Rumah: Ketahanan Pangan, Kesehatan dan Agrowisata
  • Tipe: buku
  • Tahun: 2014
  • Kota: Malang

I. Pengantar Etnobotani

Bagian ini memberikan pengantar mengenai etnobotani sebagai cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan tumbuhan. Etnobotani sangat relevan dalam konteks modern, terutama dalam menghadapi krisis sumber daya. Buku ini menekankan pentingnya memahami kearifan lokal dalam memanfaatkan tumbuhan secara berkelanjutan, serta kontribusi etnobotani dalam konservasi keanekaragaman hayati. Hal ini juga mencakup pentingnya penelitian etnobotani kebun dan pekarangan rumah yang jarang dibahas, namun memiliki potensi besar dalam pelestarian lingkungan.

II. Interaksi Manusia dan Tumbuhan

Interaksi manusia dengan tumbuhan telah berlangsung lama dan menjadi bagian penting dari kehidupan manusia. Bagian ini membahas tentang bagaimana manusia, dari berbagai latar belakang, bergantung pada tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dengan meningkatnya ketergantungan manusia terhadap sumber daya tumbuhan, pengetahuan tentang manfaat tumbuhan menjadi semakin penting, terutama dalam konteks kesehatan dan ketahanan pangan.

III. Etnobotani Kebun dan Pekarangan Rumah

Etnobotani kebun dan pekarangan rumah menekankan pentingnya ruang ini sebagai sumber keanekaragaman hayati dan pengetahuan lokal. Penelitian tentang jenis tumbuhan yang ditanam, alasan pemilihan tumbuhan, serta manfaat yang diperoleh dari kebun pekarangan sangat penting untuk memahami peran etnobotani dalam kehidupan masyarakat. Ini juga berkaitan dengan upaya konservasi dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

IV. Prinsip Dasar Penelitian Etnobotani Kebun Pekarangan Rumah

Bagian ini menjelaskan metode penelitian yang digunakan dalam studi etnobotani, termasuk teknik pengumpulan data dan analisis. Memahami metode ini penting untuk menghasilkan penelitian yang valid dan dapat diterapkan, serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi keanekaragaman hayati melalui kebun dan pekarangan rumah.

V. Survey Sosial Etnobotani

Survey sosial dalam etnobotani bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat menggunakan dan mengelola sumber daya tumbuhan. Penelitian ini mencakup pengumpulan informasi tentang pengetahuan lokal, praktik pertanian, serta faktor sosial dan ekonomi yang mempengaruhi penggunaan tumbuhan. Hasil survey ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan yang mendukung pelestarian sumber daya alam.

VI. Kebun dan Pekarangan Rumah Sebagai Sumber Tanaman Obat dan Kesehatan

Kebun dan pekarangan rumah berfungsi sebagai sumber tanaman obat yang penting bagi kesehatan masyarakat. Bagian ini membahas berbagai jenis tanaman obat yang umum ditanam, serta manfaat kesehatan yang dapat diperoleh. Pengetahuan ini sangat berharga dalam konteks meningkatnya minat terhadap pengobatan tradisional dan alternatif.

VII. Kebun dan Pekarangan Rumah dalam Ketahanan Pangan

Ketahanan pangan menjadi isu penting di era modern, dan kebun serta pekarangan rumah dapat berkontribusi signifikan dalam hal ini. Penelitian ini menyoroti bagaimana tanaman yang ditanam di pekarangan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan sistem pangan lokal.

VIII. Kebun dan Pekarangan Rumah dalam Pengembangan Agrowisata

Agrowisata adalah salah satu cara untuk memanfaatkan kebun dan pekarangan rumah secara ekonomi. Bagian ini menjelaskan potensi agrowisata dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mempromosikan konservasi keanekaragaman hayati. Ini juga mencakup strategi untuk mengembangkan agrowisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

IX. Konservasi Kebun dan Pekarangan Rumah

Konservasi kebun dan pekarangan rumah adalah langkah penting dalam menjaga keanekaragaman hayati. Bagian ini membahas berbagai strategi konservasi yang dapat diterapkan, serta pentingnya peran masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan. Pengetahuan etnobotani dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung konservasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga sumber daya alam.

Gambar

Gambar. 1.1. Keanekaragaman tumbuhan kebun dan pekaranganrumah tropik di pedalaman Kalimantan miskin akan kajian ilmiah.
Gambar 2.1. Peta ekplorasi masyarakat Eropa dan kaitannya
Tabel 2.1. Contoh beberapa tanaman yang diperkirakan berasal
Gambar 2.3. Tanaman penghasil kayu saat ini banyak
+7

Referensi

Dokumen terkait

Norma-norma pada ajaran Islam sebagai wujud kebudayaan yang mengatur hubungan manusia dengan manusia ( Hablumminannas ) dan hubungan manusia dengan Sang Khalik

Terdapat hubungan yang sangat erat antara ilmu, filsafat dan agama karena ketiganya adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari diri manusia karena berhubungan dengan

Dengan demikian rekomendasi umum dari Teori Hubungan Antar Manusia adalah bahwa organisasi merupakan suatu sistem sosial dan harus memperhatikan kebutuhan sosial

Keduanya membahas masalah yang timbul akibat hubungan (interrelationship) manusia. Dengan kata lain, keduanya mempelajari masyarakat manusia. Adapun

Perlu dipertimbangkan bahwa isu terkait dengan komputer dan kajian manusia dalam Ilmu Informasi tidak harus dipandang sebagai isu yang besar dan kritis, melainkan

Manajemen didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang membahas pendidikan dari sudut pandang proses kerjasama antar manusia dalam mengembangkan potensi peserta didik melalui perubahan

Hubungan Perencanaan dengan Pengadaan Sumber daya Manusia Perencanaan sumber daya manusia sangat diperlukan untuk pengadaan tenaga kerja, dimana dalam proses pengadaan dibutuhkan

Kurikulum Al Islam dan Kemuhammadiyahan adalah pelajaran pendidikan yang membahas tentang agama Islam dalam kehidupan sehari-hari, yang membahas tentang hubungan manusia dengan manusia