• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KRED (11)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KRED (11)"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KREDIT DAN INSTRUMEN DERIVATIF PADA PT BANK PUNDI INDONESIA Tbk.

Nurjanah Alawiyah

Universitas Trilogi

1. LATAR BELAKANG

(2)

2. TUJUAN PENULISAN

Menentukan dan menganalisis instrument derivatif untuk mengatasi risiko kredit pada PT Bank Pundi Indonesia Tbk.

3. PEMBAHASAN

(3)

bermasalah utamnya mikro ke beberapa bank atau lembaga. Selaitu itu cara kedua adalah dengan teteap mengupayakan penagihan kepada debitur. Risiko Pasar adalah Risiko pada posisi neraca dan rekening administratif termasuk transaksi derivatif, akibat perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar, termasuk Risiko perubahan harga option. Risiko Pasar meliputi antara lain Risiko suku bunga, Risiko nilai tukar, Risiko ekuitas, dan Risiko komoditas. Tujuan utama Manajemen Risiko untuk Risiko Pasar adalah untuk meminimalkan kemungkinan dampak negatif akibat perubahan kondisi pasar terhadap aset dan permodalan Bank.

4. REKOMENDASI

Rekomendasi yang dapat diberikan untuk Bank Pundi Indonesia Tbk. dalam

menerapkan manajemen resiko kredit yaitu dengan menggunakan instrument

derivatif yang sebaiknya mampu untuk meminimalisasi risiko yang ada karena

melihat pergerakan ekonomi saat ini yang sangat dinamis yaitu dengan

Forward dan SWAP.

5. KESIMPULAN

Bank Pundi Indonesia Tbk. tergolong Bank yang tidak sehat karena sempat

mengalami kredit macet yang cukup tinggi karena kesulitan penyaluran kredit

mikro yang porsinya sangat besar akibatnya Bank Pundi Indonesia Tbk,

diakuisisi oleh BPD Banten karena mengalami kerugian. Dengan

meningkatkan kualitas dalam hal penerapan manajemen risiko dan instrument

derivatif pada Bank Pundi Indonesia Tbk maka kegiatan transaksi yang

dilakukan perusahaan kemungkinan risikonya rendah sehingga nasabah aman

dalam kegiatan transaksi dan mempunyai persepsi yang baik terhadap Bank

Pundi Indonesia Tbk.

6. REFERENSI

1) Kisman, Z. Model For Overcoming Decline in Credit Growth (Case Study of Indonesia with Time Series Data 2012M1-2016M12). Journal of Internet Banking and Commerce.Vol.22, No. 3,2017.

2) Kisman, Z., & Shintabelle Restiyanita, M. The Validity of Capital Asset Pricing Model (CAPM) and Arbitrage Pricing Theory (APT) in Predicting the Return of Stocks in

(4)

3) Kisman, Z. Disappearing Dividend Phenomenon: A Review of Theories and Evidence.Transylvanian Review. Vol XXIV, No. 08,2016.

4) Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/25/PBI/2009 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum

5) http://keuangan.kontan.co.id/news 6) https://www.emis.com

Referensi

Dokumen terkait

Rekomendasi yang dapat diberikan untuk Bank Mestika Dharma Tbk dalam menerapkan manajemen risiko kredit dan instrumen derivatif yang digunakan telah baik dengan risiko yang

PT Bank Bukopin Tbk menjaga kualitas penerapan manajemen risiko yang baik, dengan mengimplementasikan konsep manajemen risiko untuk 8 jenis risiko yaitu risiko

ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KREDIT DAN INSTRUMENT DERIVATIF PADA BANK MAYBANK INDONESIA

instrumen derivatif yang tepat untuk meminimalisasi risiko-risiko yang akan terjadi dan.. dapat mengurangi kerugian

maka dapat disimpulkan jika bank telah berhasil mengatasi risiko kredit macet dan tidak perlu meningkatkan cadangan aset pendapatan untuk mengatasi risiko kredit.. Pendapatan

Penerapan manajemen risiko di Bank Bukopin meliputi 8 jenis risiko yaitu: risiko kredit, risiko stratejik, risiko operasional, risiko reputasi, risiko pasar, risiko

Menentukan dan menganalisis instrument derivatif untuk mengatasi risiko kredit pada PT. Bank Permata Tbk.. PEMBAHASAN 1) Risiko Kredit.. Risiko kredit adalah risiko akibat

Bank Bukopin menjaga kualitas penerapan manajemen risiko yang baik, dengan mengimplementasikan konsep manajemen risiko untuk 8 jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko pasar,