• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Selasa, 28 November 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Selasa, 28 November 2017"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

• LTLS bukukan laba bersih 33% di kuartal 3 2017. • Waskita Karya amankan pendapatan Rp 15 triliun. • BNI belum berencana bagikan dividen interim. • JMA Syariah masih giat edukasi asuransi mikro.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD Change

Market Preview

I

HSG pada perdagangan awal pekan kemarin gagal melanjut-kan tren penguatannya terimbas sentimen negatif pasar saham kawasan Asia. Setelah sempat koreksi 11 poin di penutupan sesi pertama, IHSG akhirnya berhasil mengurangi koreksinya di sesi dua hanya turun 2,55 poin di 6064,589. Pergerakan saham sek-toral yang berhasil menguat antara lain sektor konsumsi, manufaktur dan perdagangan. Sedangkan saham sektor industri dasar, perkebunan, dan infrastruk-tur dan tambang logam cenderung koreksi. Harga nikel yang koreksi di pasar Asia kemarin hingga 3%

kembali menekan pergerakan saham INCO. Begitu juga dengan koreksi harga CPO kembali menekan pergerakan saham sektor perkebunan. Sedang-kan aksi beli selektif melanda sejumlah saham yang memiliki isu individual positif seperti rencana pembagian dividen interim Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Dari eksternal, sentimen pasar saat ini tengah menanti pemba-hasan UU Pajak yang tengah di bahas Senat AS, Kamis pekan ini akan dipu-tuskan. Pemodal kemarin juga tengah mencermati kenaikan yield obligasi China mengindikasikan ketatnya likuiditas. Indeks saham Shanghai Compos-ite kemarin koreksi 0,94%. Indeks The MSCI Asia Pacific kemarin koreksi 0,3%. Sementara Wall Street tadi malam bergerak bervariasi dalam rentang terbatas. Indeks DJIA menguat 22,8poin (0,10%) di 23580,78 terutama dito-pang kenaikan saham sektor ritel. Sedangkan indeks S&P dan Nasdaq ko-reksi masing-masing 0,04% dan 0,15% di 2601,42 dan 6878,52. Saham sek-tor energi menjadi penopang koreksi menyusul koreksi harga minyak men-tah tadi malam di AS 1,9% di USD57,82/barel. Harga komoditas logam seperti nikel yang terkoreksi hingga 3,7% di LME ikut menekan saham sektor material.

Melanjutkan perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak ber-variasi dalam rentang konsolidasi rawan koreksi lanjutan di tengah minim-nya katalis positif dari domestic dan pelemahan harga sejumlah komoditas. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 6050 hingga resisten di 6080

rawan koreksi. S1 6050 S2 6030 R1 6080 R2 6100 Index Last Chg % DJIA 23580.78 22.79 0.10 S&P 500 2601.42 (1.00) (0.04) FTSE 100 7383.90 (25.74) (0.35) CAC 40 5360.09 (13.98) (0.26) DAX 13000.20 (59.64) (0.46) NIKKEI 225 22421.57 (175.35) (0.78) HANGSENG 29686.19 (180.13) (0.60) STI 3436.99 (5.01) (0.15) SHENZHEN 1892.82 (29.90) (1.56) SHANGHAI 3322.23 (31.59) (0.94) Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 57.85 (0.86) (1.46) CPO (RM/M.T) 2589.00 (41.00) (1.56) Gold (USD/T.oz) 1294.50 7.80 0.61 Nikel (USD/M.T 12100.00 0.00 0.00 Timah (USD/M.T) 19530.00 0.00 0.00 Coal (USD/M.T) 92.67 (3.43) (3.57) Exchange Rates Chg % IDR/USD 13525.00 17.00 0.13 USD/EUR 1.190 (0.00) (0.13) JPY/USD 111.13 (0.40) (0.36) IDR/SGD 10048.04 13.29 0.13 IDR/AUD 10288.00 16.10 0.16 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 31.23 4224 (0.57) (1.79) Top Gainers IDR % Chg

KARW 148 34.55 38

MYTX 180 34.33 46

INCF 362 24.83 72

RBMS 284 24.56 56

VINS-W 73 19.67 12

Top Losers IDR % Chg ASRM 1,850 (22.92) (550)

TKIM 2,990 (15.77) (560) INKP 4,870 (14.19) (805) MBSS 675 (12.90) (100) MGNA 104 (11.86) (14) Top Value IDR % (miliar)

BMRI 7,425 (0.34) 454.930 TLKM 4,300 (0.46) 355.470 BBRI 3,300 (1.49) 351.460 BBCA 21,300 1.43 328.900

ASII 8,525 (0.29)

Top Volume IDR % (juta) MYRX 104 (2.80) 925.903 BRMS 80 9.59 783.769 BUMI 308 2.67 558.530 IIKP 312 2.63 278.874 RIMO 182 (2.15) 190.015 IHSG 6,064.59 Change (2.55) Change (%) (0.04) Change (%/ytd) 14.50

Total Value (IDR triliun) 7.181

Total Volume (miliar saham) 9.747

Net Foreign Buy (IDR miliar) 246.000

(2)

News Update

2

 LTLS bukukan laba bersih 33% di kuartal 3 2017. PT Lautan Luas Tbk (LTLS) memperoleh lonjakan laba bersih yang tinggi di kuartal ketiga tahun 2017 ini. Padahal pendapatan perseroan hanya tumbuh mini. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, total pendapatan bersih LTLS di triwulan ketiga ini ialah Rp 4,94 triliun atau naik 3,3% dibanding dengan periode yang sama tahun lalu Rp 4,78 triliun. Sementara beban pokok penjualan meningkat 3% menjadi Rp 4,05 triliun, menyebabkan laba kotor perseroan berjumlah Rp 883 miliar. Adapun laba bersih LTLS terkerek hingga 33%, dari Rp 101 miliar di kuartal ketiga tahun lalu menjadi Rp 135 miliar di sembilan bulan pertama tahun ini. "Kami memperoleh laba dari perusahaan asosiasi, yang mengalami kenaikan," terang Ridwan Adipoetra, Head of Corporate Communication LTLS kepada KONTAN (27/11). Menurut Ridwan, hal tersebutlah yang membikin perolehan laba bersih kondosilidasi LTLS mengalami peningkatan besar. Sebab di triwulan ketiga tahun lalu, menurut laporan keuangannya, perusahaan terasosiasi dengan LTLS memperoleh rugi Rp 42 miliar dan berimbas pada perolehan keuntungan perseroan. Sementara pada akhir September 2017 ini perusahaan terasosiasi dengan LTLS tersebut meraup laba Rp 20 miliar dan menebalkan kocek laba bersih perseroan. (Kontan)

 Waskita Karya amankan pendapatan Rp 15 triliun. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mengamankan sejumlah pendapatan. Dana sekitar Rp 12 triliun hingga Rp 15,7 triliun akan masuk ke kas Waskita untuk beberapa waktu ke depan. "Itu untuk periode 2018 hingga 2019," ujar Tunggul Rajagukguk, Direktur Keuangan WSKT. Pemasukan itu berasal dari sejumlah kontrak proyek yang sebelumnya telah perusahaan dapatkan. Salah satunya proyek tol Batang-Semarang. Kontrak pengerjaan tol tersebut dimulai pada 25 Juli 2016 dengan nilai kontrak Rp 6,42 triliun. Ada juga kontrak proyek tol Salatiga-Boyolali yang diperoleh WSKT awal tahun ini. Nilai proyeknya Rp 2,7 triliun. Bukan hanya tol, pemasukan tersebut juga berasal dari pengerjaan proyek light rail transit Palembang. Nilai kontrak proyek ini mencapai Rp 10,9 triliun. Proyek-proyek tersebut merupakan proyek yang pembiayaannya ditanggung oleh WSKT terlebih dahulu. WSKT akan mendapatkan pembayaran setelah proyek diserahterimakan kepada pemilik proyek. Dalam dunia kontruksi, skema pengerjaan proyek seperti ini namanya turnkey. Hingga kuartal III-2017, WSKT mengantongi pendapatan Rp 28,53 triliun, naik 113% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 14,01 triliun. Dari pendapatan tersebut, pendapatan jasa konstruksi paling dominan, Rp 26,36 triliun. Tahun ini, WSKT menargetkan pendapatan konsolidasi Rp 45 triliun. Namun, WSKT belum bersedia memberikan target pertumbuhan pendapatan tahun depan. "Masih finalisasi," pungkas Tunggul. (Kontan)

 BNI belum berencana bagikan dividen interim. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) masih belum berencana untuk membagikan dividen interim kepada para pemegang saham. Mekanisme pembagian dividen masih dilakukan secara tahunan setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BNI mengatakan bahwa memang BNI belum.ada rencana untuk membagikan dividen interim kepada pemegang saham. “Belum ada rencana. Selama ini pembagian dividen secara tahunan setelah RUPS tahunan,” jelas Herry kepada Kontan.co.id, Senin (27/11). Dari sisi rasio, BNI memberikan saran sekitar 25% dari laba untuk tahun buku 2017. Namun demikian, semuanya bergantung kepada pemegang saham. “Kita mintanya 25%, tergantung para pemegang saham,” ujar Herry. Untuk tahun depan Herry menjelaskan rasio dividen bisa lebih tinggi atau lebih rendah, semua tergantung laba yang dihasilkan di tahun 2018. Pada Maret lalu BNI telah membagikan dividen sebesar 35% dari laba bersih atau Rp 3,96 triliun untuk tahun buku 2016 dan ditetapkan sebagai dividen tunai yang dibagikan kepada para pemegang saham. Untuk tahun buku 2017 BNI sendiri belum membagikan dividen tahunan. (Kontan)

 JMA Syariah masih giat edukasi asuransi mikro. PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi alias JMA Syariah belum ingin terlalu agresif pasarkan produk asuransi mikro di tahun depan. Giatnya edukasi kepada masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah bagi perseroan. Direktur JMA Syariah Basuki Agus mengatakan, dari total perolehan kontribusi atau premi perusahaan hingga Oktober 2017 sebesar Rp 45 miliar, bisnis asuransi mikro masih memiliki porsi yang masih mini, jauh dari angka 5%. Tentu, pihaknya juga berusaha untuk menggeber bisnis asuransi beberapa tahun ke depan, hanya saja hal itu perlu pengembangan secara bertahap. "Kami masih dalam proses edukasi, karena memang bisnis ini bukan jadi target utama kami," kata Basuki, belum lama ini. Saat ini, manajemen JMA Syariah tengah menyiapkan berbagai strategi untuk membuat asuransi mikro bisa semakin digemari oleh masyarakat terutama kelas menengah ke bawah. Basuki bilang, pihaknya sedang berusaha mencari formula yang pas dan cocok untuk pasarkan asuransi mikro. "Karena sebetulnya harga produknya murah tapi secara infrastruktur untuk jualannya mahal," kata dia. Tak menutup kemungkinan, imbuh Basuki, dalam pengembangan bisnis ini akan memanfaatkan nasabah dari Kospin Jasa. Apalagi, kini Kospin Jasa telah memiliki 140 kantor cabang di kota-kota besar dengan 700.000 akun nasabah. Tahun depan, JMA Syariah membidik kontribusi sebesar Rp 120 miliar atau diprediksi melompat tiga kali lipat dari realisasi tahun ini. Untuk menggenjot kontribusi, JMA Syariah juga bersiap merilis enam produk anyar di tahun 2018. Dengan begitu, produk tersebut bakal melengkapi asuransi milik JMA Syariah yang saat ini baru terdapat 10 produk. (Kontan)

(3)

Stock Picks

3

SCMA 2230-2350.Harga saham emiten media, Surya Citra Media Tbk (SCMA) kemarin melanjutkan tren pengua-tannya yang terbentuk sejak 20 November lalu. Kemarin harga sahamnya berhasil break resisten Rp2230 tutup di Rp2290, tertinggi sejak awal Oktober lalu. Pergerakan positif harga sahamnya memasuki Desember terutama dipicu sejumlah sentimen positif seperti peningkatan belanja iklan menjelang musim liburan akhir tahun. Secara individual, pasar juga digerakkan dengan peluang perseroan membagikan dividen interim tahun buku 2017 yang diperkirakan bisa mencapai Rp50/saham. Periode yang sama tahun lalu perseroan membagikan dividen interim sebesar Rp55/ saham. Dari sisi kinerja, tahun ini kinerja perseroan stagnan menyusul melambatnya pertumbuhan belanja iklan aki-bat pertumbuhan ekonomi yang teraki-batas, di bawah target awal. Namun tahun depan, belanja iklan diperkirakan tum-buh lebih kuat terutama ditopang sejumlah event olah raga seperti Piala Dunia mulai Juni 2018 dan Asean Games mulai Agustus 2018. Belanja konsumsi masyarakat diperkirakan juga akan terdorong ke atas menyusul sejumlah agenda pilkada domestik. Pendapatan neto perseroan sepanjang 9M17 stagnan atau hanya naik tipis 0,19% di Rp3,42 triliun dari periode yang sama 2016 Rp3,42 triliun. Pendapatan iklan perseroan periode tersebut Rp4,11 triliun turun 1,4% dari 9M16 sebesar Rp4,17 triliun. Periode yang sama di 2016 pendapatan neto masih bisa tumbuh 6,64% (yoy). Sebelumnya diperkirakan tahun ini pendapatan neto bisa mencapai Rp4,7 triliun atau tumbuh 3,87% dari 2016 lalu Rp4,52 triliun. Namun dengan pencapaian hingga 3Q17 yang masih Rp3,42 triliun (73% dari target), maka diperkira-kan pendapatan neto tahun ini hanya adiperkira-kan mencapai Rp4,45 triliun atau turun 1,52% dari 2016 lalu. Namun tahun depan, diperkirakan pendapatan bersih berpeluang tumbuh 6,85% mencapai Rp4,76 triliun dari perkiraan 2017 Rp4,45 triliun. Di bottom line, laba bersih 9M17 turun 5,35% mencapai Rp1,09 triliun dibandingkan periode yang sama 2016 Rp1,15 triliun. Penurunan ini selain akibat stagnasi pendapatan juga dipicu kenaikan beban program dan siaran, dan beban usaha masing-masing 1,9% dan 7%. Sedangkan pendapatan bunga turun 77% menjadi hanya Rp7,85 miliar dari Rp33,81 miliar. Dengan pencapaian laba bersih tersebut, diperkirakan target laba bersih tahun ini Rp1,65 triliun bakalan tidak akan tercapai. Diperkirakan laba bersih tahun ini hanya mencapai Rp1,37 triliun atau tu-run 8,65% dari 2016 lalu Rp1,50 triliun. EPS 2017 diperkirakan tutu-run menjadi Rp93,77 dari estimasi awal Rp112,85. Tahun depan laba bersih diperkirakan berpeluang mencapai Rp1,57 triliun tumbuh 14,58% dari perkiraan 2017 Rp1,37 triliun. Marjin bersih berpeluang naik mencapai 33%. EPS 2018 diperkirakan Rp107,44. Kami memperkirakan harga sahamnya tahun depan berpeluang ditransaksikan dengan rata-rata PE 25x merujuk pada pergerakan harga sahamnya setahun terakhir dalam kondisi pasar bullish. Ini mencerminkan target harga di Rp2686. Secara technical, rebound lanjutan akan menguji resisten di Rp2350 (dengan pendekatan Fibonacci). Sedangkan support saat ini berge-ser ke Rp2230 dari Rp2170 sebelumnya. Maintain Buy, SL 2140

(4)

4

Stock Picks

AKRA 6600-6900. Harga saham emiten perdagangan, AKR Corporindo Tbk (AKRA), sepekan terakhir bergerak konsoli-dasi di area downtrend. Kemarin harga sahamnya tutup di support Rp6600. Sepanjang support Rp6600 bertahan, pe-luang rebound akan kembali menguji resisten sederhana di Rp6900. Pergerakan harganya saat ini berada di area over-sold. Sentimen negatif yang menekan harga sahamnya sejak awal November ini adalah tren penguatan harga minyak mentah dunia. Kenaikan harga minyak mentah dunia akan menekan marjin keuntungan bisnis distribusi BBM yang dijalankannya mengingat harga jual BBM subsidi tidak dinaikkan hingga akhir tahun ini. Perseroan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini (9M17) berhasil mencatatkan peningkatan kinerja. Penjualan dan pendapatan usaha mening-kat 22,62% mencapai Rp13,43 triliun dibandingkan periode yang sama 2016 Rp10,95 triliun. Laba bersih berhasil tum-buh 28,30% mencapai Rp1,02 triliun dibandingkan periode yang sama 2016 Rp793,19 miliar. Marjin bersih 9M17 naik menjadi 7,58% dari 7,24% periode yang sama 2016. Kenaikan penjualan dan pendapatan bersih sepanjang 9M17 teru-tama didukung peningkatan harga produk-produk yang didistribusikan serta peningkatan permintaan bahan kimia dasar di Indonesia. Harga jual BBM tahun ini juga lebih tinggi. Pencapaian penjualan dan pendapatan bersih hingga 9M17 mencerminkan 83% dari target tahun ini yang sebelumnya diperkirakan Rp16,23 triliun atau tumbuh 6,7% dari tahun sebelumnya Rp15,21 triliun. Sedangkan pencapaian laba bersih hingga 9M17 telah mencerminkan 79% dari target laba tahun ini yang sebelumnya diperkirakan Rp1,29 triliun atau tumbuh 27,72% dari tahun sebelumnya Rp1,01 triliun. Secara kuartalan, laba bersih 3Q17 mencapai Rp429,22 miliar atau tumbuh 30% (qoq) dibandingkan kuartal sebelumnya Rp330 miliar dan naik 107% dibandingkan periode yang sama 2016 sebesar Rp207,63 miliar. Marjin ber-sih 3Q17 meningkat menjadi 10,20% dari 6,76% di 2Q17 dan 5,79% di 3Q16. Perseroan sebelumnya menargetkan marjin bersih tahun ini bisa mencapai 8% dari 2016 yang hanya 6,6%. EPS 2017 diperkirakan Rp325,42. Sebelumnya diperkirakan harganya berpeluang ditransaksikan dengan PE 25x (E/17) atau mencapai Rp8135. Sepanjang tahun ini harga sahamnya bergerak bullish. Akhir 2016 lalu harga sahamnya tutup di Rp6000. Maintain Buy, SL 6500

(5)

5

Stock Picks

PTBA 10700-11500. Harga saham emiten batubara, Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), kemarin berhasil rebound setelah pekan lalu dilanda koreksi. Tekanan jual pekan lalu tertahan di support Rp10700. Kemarin harganya tutup di Rp10900. Sentimen positif ditopang pergerakan bullish komoditas energi seperti minyak mentah yang sudah mendekati USD59/barel. Hal ini memberikan sentimen positif bagi pergerakan harga komoditas batubara yang saat ini berada di USD96,55/MT (24/11). Sebelumnya awal November ini harga sahamnya sempat menguat ke Rp12100 (8/11). Secara technical peluang rebound lanjutan akan menguji resisten berikut di Rp11500. Pergerakan harga saham batubara tahun ini bullish seiring tren penguatan harga batubara dunia yang mendorong pertumbuhan kinerjanya. Kami sebelumnya menargetkan harga sahamnya berpeluang mencapai Rp15300 dengan PE 9,13x (E/18). EPS tahun ini diperkirakan mencapai Rp1531 naik dari perkiraan sebelumnya Rp1214. Pendapatan usaha tahun ini berpeluang mencapai Rp17,5 triliun naik 24,5% dari tahun 2016 sebesar Rp14,06 triliun. Sedangkan laba bersih tahun ini bisa mencapai Rp3,54 triliun naik dari perkiraan sebelumnya yang hanya Rp2,79 triliun. Ini mencerminkan kenaikan 76,5% dari laba 2016 sebesar Rp2 triliun. Tahun depan pendapatan usaha diproyeksikan berpeluang tumbuh 20% mencapai Rp21 triliun. Sedangkan laba bersih diperkirakan tumbuh 9,03% mencapai Rp3,86 triliun. EPS 2018 diproyeksikan Rp1675,48. Dari harga saat ini di Rp11075 ada ruang penguatan 38%. Maintain Buy, SL 10600

Selasa, 28 November 2017 Saham Pilihan JSMR 6400-6800 Buy, SL 6300 BBTN 3070-3200 TB, SL 2930 UNVR 49700-51000 Buy, SL 48700 ICBP 8450-8800 Buy, SL 8300 INDF 7700-8000 Buy, SL 7600 MAPI 6400-6700 Buy, SL 6200 BUMI 300-320 BoW, SL 296

(6)

Stock View

6 Selasa, 28 November 2017

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG

6064.59 6079.41 6094.24 6042.84 6021.10

PERKEBUNAN AALI 14300 14,458.33 14,616.67 14,158.33 14,016.67 13,059,216.00 -19.91 393.15 -75.27 45.02 BWPT 222 226.00 230.00 220.00 218.00 LSIP 1405 1,431.67 1,458.33 1,391.67 1,378.33 4,189,615.00 -11.36 91.36 -32.01 18.72 SGRO 2540 2,580.00 2,620.00 2,500.00 2,460.00 SIMP 498 502.67 507.33 495.67 493.33 13,835,444.00 -7.53 16.72 -68.60 25.18 UNSP 184 187.00 190.00 181.00 178.00

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO 1695 1,715.00 1,735.00 1,680.00 1,665.00 37,032,346.42 -10.48 65.74 -5.12 10.50 BORN 50 33.33 16.67 33.33 16.67 BRAU 7675 5,116.67 2,558.33 5,116.67 2,558.33 BUMI 308 314.67 321.33 300.67 293.33 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2080 2,110.00 2,140.00 2,060.00 2,040.00 ITMG 19800 20,100.00 20,400.00 19,400.00 19,000.00 21,925,897.16 -9.27 770.46 -65.05 8.53 PTBA 10900 11,033.33 11,166.67 10,833.33 10,766.67 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1780 1,875.00 1,970.00 1,720.00 1,660.00

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI 84 85.33 86.67 83.33 82.67

ELSA 404 410.67 417.33 400.67 397.33 3,775,323.00 -10.56 51.43 -8.99 7.17

ENRG 103 106.33 109.67 100.33 97.67

ESSA 199 209.00 219.00 194.00 189.00

MEDC 925 933.33 941.67 918.33 911.67

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM 655 661.67 668.33 651.67 648.33 10,531,504.80 11.79 -151.06 85.85 -3.10 INCO 2900 2,933.33 2,966.67 2,873.33 2,846.67 10,894,532.28 -15.64 70.11 -67.49 26.24 TINS 895 916.67 938.33 851.67 808.33 6,874,192.00 -6.74 13.64 -84.08 56.09 SEMEN INTP 18500 19,025.00 19,550.00 18,175.00 17,850.00 17,798,055.00 -10.99 1,183.48 -17.34 17.00 SMCB 820 830.00 840.00 810.00 800.00 9,239,022.00 -12.25 22.85 -73.80 47.91 SMGR 10500 10,725.00 10,950.00 10,350.00 10,200.00 26,948,004.47 -0.14 762.28 -18.76 14.07

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST 86 86.67 87.33 85.67 85.33 JPRS 132 133.33 134.67 131.33 130.67 KRAS 474 480.67 487.33 470.67 467.33 PAKAN TERNAK CPIN 3020 3,050.00 3,080.00 2,980.00 2,940.00 JPFA 1335 1,358.33 1,381.67 1,318.33 1,301.67 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII 8525 8,600.00 8,675.00 8,450.00 8,375.00 184,196,000.00 -8.68 357.28 -24.59 20.71

GJTL 740 770.00 800.00 720.00 700.00

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP 8675 8,800.00 8,925.00 8,575.00 8,475.00 INDF 7825 7,866.67 7,908.33 7,741.67 7,658.33 MYOR 2000 2,023.33 2,046.67 1,963.33 1,926.67 ROTI 1290 1,291.67 1,293.33 1,286.67 1,283.33 GGRM 79500 80,700.00 81,900.00 78,300.00 77,100.00 INAF 2480 2,520.00 2,560.00 2,460.00 2,440.00 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2330 2,353.33 2,376.67 2,313.33 2,296.67 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1675 1,690.00 1,705.00 1,645.00 1,615.00

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN 240 244.00 248.00 238.00 236.00 ASRI 386 388.67 391.33 382.67 379.33 BKSL 153 156.33 159.67 151.33 149.67 BSDE 1680 1,698.33 1,716.67 1,653.33 1,626.67 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 880 896.67 913.33 871.67 863.33 CTRA 1210 1,218.33 1,226.67 1,193.33 1,176.67 CTRP 1210 1,218.33 1,226.67 1,193.33 1,176.67 CTRS 1210 1,218.33 1,226.67 1,193.33 1,176.67 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 296 298.00 300.00 294.00 292.00 MDLN 318 322.00 326.00 310.00 302.00 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 1985 2,035.00 2,085.00 1,950.00 1,915.00 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 66 68.00 70.00 64.00 62.00 PTPP 2660 2,716.67 2,773.33 2,626.67 2,593.33 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 575 588.33 601.67 568.33 561.67 TOTL 740 746.67 753.33 726.67 713.33 WIKA 1950 1,976.67 2,003.33 1,931.67 1,913.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS 1770 1,796.67 1,823.33 1,756.67 1,743.33 42,333,969.71 -0.16 228.31 -38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP 1510 1,510.00 1,510.00 1,510.00 1,510.00 JSMR 6475 6,533.33 6,591.67 6,408.33 6,341.67 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 2900 3,003.33 3,106.67 2,843.33 2,786.67 22,876,182.00 -2.49 -2.97 -97.16 -1,348.39 ISAT 5275 5,300.00 5,325.00 5,250.00 5,225.00 TLKM 3950 4,050.00 4,150.00 3,880.00 3,810.00 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 332 338.00 344.00 326.00 320.00 52,627,783.53 7.55 40.78 -122.73 10.94 MBSS 675 751.67 828.33 636.67 598.33 WINS 286 296.67 307.33 272.67 259.33 1,378,353.91 -37.37 -19.45 -129.08 -10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY 2860 2,896.67 2,933.33 2,836.67 2,813.33 BANK BBCA 21300 21,458.33 21,616.67 20,983.33 20,666.67 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 575 580.00 585.00 570.00 565.00 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 8150 8,250.00 8,350.00 8,075.00 8,000.00 36,895,081.00 10.58 486.18 -15.91 10.90 BBRI 3300 3,340.00 3,380.00 3,270.00 3,240.00 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 3100 3,120.00 3,140.00 3,080.00 3,060.00 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 5400 5,483.33 5,566.67 5,308.33 5,216.67 22,420,658.00 -2.48 249.70 -8.09 16.40 BJBR 2400 2,436.67 2,473.33 2,376.67 2,353.33 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 7425 7,475.00 7,525.00 7,375.00 7,325.00 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1220 1,240.00 1,260.00 1,185.00 1,150.00 22,318,759.00 7.24 17.02 -81.74 34.36

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA 6600 6,675.00 6,750.00 6,550.00 6,500.00 19,764,821.14 -12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 436 440.00 444.00 432.00 428.00 UNTR 36250 36,733.34 37,216.67 35,358.34 34,466.67 49,347,479.00 -7.14 1,033.07 -28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6500 6,575.00 6,650.00 6,350.00 6,200.00 RALS 960 973.33 986.67 938.33 916.67

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN 1435 1,461.67 1,488.33 1,421.67 1,408.33

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS 80 83.67 87.33 74.67 69.33

(8)

Corporate Action

8

Code Name Type Date Time Venue

ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan

ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan

SCPI Merck Sharp Dohme

Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00

MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman

Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara

14350, Indonesia

BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 - Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of

Indo-nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00

Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta

ISSP Steel Pipe Industry of

Indo-nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00

Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta

SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00

WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai-tan Kav. 9, Jakarta Timur

CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00

LMAS Limas Indonesia Makmur

Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta

12190

BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan

JPFA Japfa Comfeed Indonesia

Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960

INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo-nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 Jakarta Selatan -

12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan

12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan

12190

PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta - Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150

GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta

ECII Electronic City Indonesia

Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA 7 24-Jun-16 27-Jun-16 21-Jul-16

SQBB 16000 23-Jun-16 24-Jun-16 20-Jul-16

SQBI 16000 23-Jun-16 24-Jun-16 20-Jul-16

DPNS 5 23-Jun-16 24-Jun-16 20-Jul-16

GEMA 16 23-Jun-16 24-Jun-16 20-Jul-16

MREI 50 23-Jun-16 24-Jun-16 20-Jul-16

JTPE 14 22-Jun-16 23-Jun-16 15-Jul-16

PEGE 10 22-Jun-16 23-Jun-16 15-Jul-16

CPIN 29 22-Jun-16 23-Jun-16 15-Jul-16

TALF 3 22-Jun-16 23-Jun-16 12-Jul-16

KBLI 7 22-Jun-16 23-Jun-16 15-Jul-16

SRTG 32 22-Jun-16 23-Jun-16 15-Jul-16

KKGI 20 22-Jun-16 23-Jun-16 15-Jul-16

CTRP 4 22-Jun-16 23-Jun-16 13-Jul-16

CTRS 22 22-Jun-16 23-Jun-16 13-Jul-16

CTRA 6 22-Jun-16 23-Jun-16 15-Jul-16

IDPR 5 21-Jun-16 22-Jun-16 30-Jun-16

UNVR 424 21-Jun-16 22-Jun-16 15-Jul-16

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

KANTOR CABANG

Taman Palem Lestari :

Taman Palem Lestari Blok B 17/8 Jakarta Barat 11730 Phone : +62 21 7799 888

Yogyakarta :

Ruko Gajah Mada Square Kav. E Jl. Juminahan No. 26

Yogyakarta 55212 Phone : +62 274 557559

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71 Makassar 90157 Phone : +62 411 361 3122

Jambi :

Kantor Perwakilan BEI Jambi Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan

11B Jambi 36129 Phone : +62 741 591 1819 GALERI INVESTASI Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta :

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Yogyakarta Jl. Kusumanegara 157

Yogyakarta 55165 Phone : +62 274 562265

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail

: [email protected]

Universitas Muhammadiyah Yogayakarta : Universitas Muhammadiyah Yogayakarta Jl. Lingkar Selatan Tamantirto, Bantul Yogyakarta 55183 Phone : +62 274 387656 Universitas Muhammadiyah Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura, Surakarta

Jawa Tengah 57161 Phone : +62 271 717417

Sampit :

Universitas Darwan Ali Jl. Batu Berlian No. 10 Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Banjarmasin :

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia

Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu Tangi

Banjarmasin 70124 Phone : +62 511 3265783

Bireun :

Institut Agama Islam Almuslim Aceh Jl. Banda Aceh – Medan,

Simpang Paya Lipah Matang Glumpangdua, Bireuen

Aceh 24261 Phone : +62 644 441989

Padang :

Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang Jl. Raya Lubuk Begalung Lubuk Begalung, Kota Padang

Sumatera Barat 25145 Phone : +62 751 776666 Bengkulu : IAIN Bengkulu Jl. Raden Patah Bengkulu 38211 Phone : +62 736 51276 Jambi IAIN Jambi :

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Thaha

Syaifuddin

Jl. Arif Rahman Hakim No. 01 Telanaipura

Jambi 36363 Phone : +62 741 582573

Referensi

Dokumen terkait

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional lainnya menjadi Rp 30,1 triliun, naik 22,9% (9M14), dibandingkan dengan

Lalu pendapatan interkoneksi berkontribusi sebesar Rp 2,23 triliun atau turun dari Rp 2,38 triliun, pendapatan jaringan Rp 479 miliar atau turun dari Rp 587 miliar pada semester

Pertumbuhan pendapatan usaha perseroan di 1H17 ditopang perolehan kontrak baru Rp32,47 triliun atau sekitar 40,6% dari proyeksi kontrak baru tahun ini sebesar Rp80

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, pendapatan bersih naik tipis menjadi Rp6.47 triliun dari pendapatan bersih Rp6.43 triliun tahun sebelumnya dan Laba bruto turun menjadi

Peresroan meraih pendapatan neto Rp1,20 triliun hingga periode yang berakhir 31 Desember 2016 naik tajam dari pendapatan neto Rp559,80 miliar di periode sama tahun sebelumnya..

Pendapatan bersih 3Q17 mencapai Rp1,44 triliun turun 8,24% (qoq) dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar Rp1,57 triliun namun berhasil tumbuh 21% (yoy) dari periode yang sama di

TOBA membukukan laba berjalan US$ 14,6 juta pada semester pertama, naik 57% dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 9,3 juta.. Sementara penjualan Toba Bara turun 8%

Selain pendapatan yang naik menjadi Rp 6 triliun, tahun depan LKPR juga optmis dapat meraih laba usaha Rp 826 miliar, naik 17% dari periode sebelumnya.. Terdapat penambahan laba luar