• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN IKAN MAS DI KECAMATAN PAGELARAN, KABUPATEN TANGGAMUS, PROVINSI LAMPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN IKAN MAS DI KECAMATAN PAGELARAN, KABUPATEN TANGGAMUS, PROVINSI LAMPUNG"

Copied!
123
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Data Produksi Perikanan Air Tawar di Provinsi Lampung   Tahun 2004-2006  No  Jenis Ikan   2004  2005  2006*  1   Ikan Mas  5.122 3.852 3.206,7  2   Tawes  237 283 233,5  3   Mujair  709 185 218,6  4   Nilem  96 121 61,0  5   Nila  2.028 1.700 1.67
Tabel 3. Produksi Kolam Menurut Jenis Ikan dan Kecamatan Tahun 2007  Jenis Ikan
Gambar 1. Ikan Mas
Gambar 2. Pola Pemasaran Hasil Perikanan Bahan Konsumsi  Sumber : Hanafiah dan Saeffudin 1986
+7

Referensi

Dokumen terkait

Besarnya marjin pemasaran, bagian harga yang diterima pembudidaya/produsen ikan nila atau farmer’s share, keuntungan dan biaya akan menentukan efisiensi pemasaran

Distribusi marjin, share, serta rasio keuntungan dan biaya pemasaran bunga mawar potong pada saluran yang kedua ini melibatkan 3 lembaga pemasaran, yaitu

Tabel 17 Rincian Distribusi Margin, Farmer Share, Share Keuntungan dan B/C Ratio Lembaga Pemasaran Kopi Robusta Pada Saluran Pemasaran III: Petani - Tengkulak Lokal 2

Keragaan pasar menunjukkan terdapat tiga saluran pemasaran dengan penyebaran marjin dan Rasio Profit Margin yang tidak merata antar lembaga pemasaran, korelasi harga

farmer’s share dan rasio keuntungan terhadap biaya maka pemasaran sapi potong di pasar hewan Desa Suka Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo dinyatakan.

(2) Kinerja pasar dalam saluran pemasaran kopi Arabika dapat dilihat pada sebaran marjin pemasaran, farmer share dan rasio keuntungan biaya yang didapat berbeda-beda tergantung

Distribusi marjin, share, serta rasio keuntungan dan biaya pemasaran bunga mawar potong pada saluran yang kedua ini melibatkan 3 lembaga pemasaran, yaitu

Keragaan pasar menunjukkan terdapat tiga saluran pemasaran dengan penyebaran marjin dan Rasio Profit Margin yang tidak merata antar lembaga pemasaran, korelasi harga