• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA NY. E D

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA NY. E D"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK

PADA NY. E DENGAN RESIKO GOUT ARTRITIS

DI L.A SUCIPTO PANDANWANGI

PUSKESMAS PANDANWANGI

KOTA MALANG

Oleh:

ANNA MIFTAHUL JANNAH

201310461011004

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

(2)

2014

PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK

I. IDENTITAS KLIEN

Nama : Ny. E

Umur : 75 tahun

Jenis Kelamin : Perempuan

Suku : Madura

Agama : Islam

Status Perkawinan : Kawin

Pendidikan : SMA

Pekerjaan : IRT

Alamat : Jln. L.A Sucipto Gg. Mungil 212

Orang yang paling dekat /yang dapat dihubungi: Suami

II. RIWAYAT KELUARGA Genogram :

1. Genogram :

Keterangan:

: Perempuan : Tinggal serumah

: Laki-laki : Penderita/pasien

(3)

Keterangan :

/ : Laki/Wanita

/ : Yang meninggal dunia : Klien

: Hubungan perkawinan : Tinggal serumah

III. RIWAYAT PEKERJAAN

a. Status pekerjaan saat ini : Ibu Rumah Tangga b. Pekerjaan sebelumnya :

-c. Sumber-sumber pendapatan dan kecukupan thd kebutuhan : Dari pensiunan suami

IV. RIWAYAT REKREASI

a. Hobi / minat : Membuat kerajinan

b. Keanggotaan organisasi: Mengikuti kegiatan posyandu lansia

c. Kegiatan keagamaan : Klien mengikuti kegiatan tahlilan setiap hari Jum’at

d. Liburan / perjalanan : Klien jarang bepergian jauh, namun setiap tahun pulang kampung ke Madura

V. SUMBER / SISTEM PENDUKUNG YANG DIGUNAKAN

Klien mengatakan apabila sakit biasanya klien sering berobat di Puskemas dan kontrol kesehatan tiap bulan di Posyandu Lansia di sekitar rumahnya.

VI. STATUS KESEHATAN SAAT INI a. Keluhan kesehatan utama :

Klien mengeluh batuk pilek karena klien mengaku alergi oleh debu b. Riwayat penyakit sekarang:

Klien mengatakan tidak mengeluh apa-apa, hanya saja batuk pilek yang sudah 2 hari diderita cukup mengganggu aktifitasnya.

c. Pengetahuan/pemahaman dan penatalaksanaan masalah kesehatan:

 Klien mengatakan “Saya tidak tahu mbak kenapa bisa asam urat dan tidak tahu bagaimana cara memilih makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan biar linuya tidak kambuh lagi”

 Klien mengatakan “ Saya sering makan tape, daun bayam dan

(4)

 Klien mengatakan “Kalau kaki saya terasa linu klien saya hanya membiarkan saja rasa linu tersebut dan hanya memberikan obat untuk asam urat mbak”

VII. OBAT-OBATAN

a. Nama : protexinal, dasabion dan OBH batuk

b. Dosis : 3x1 sehari

c. Bagaimana / kapan menggunakannya: Diminum setiap pagi,siang dan sore hari

VIII. ALERGI

Klien mengatakan memiliki alergi terhadap debu.

IX. STATUS KESEHATAN MASA LALU a. Penyakit masa kanak-kanak:

Klien mengatakan tidak pernah memiliki riwayat penyakit saat masih kanak-kanak

b. Penyakit serius / kronik :

Klien mengatakan pernah memiliki riwayat asam urat, dulu klien mengeluh sering nyeri pada sendi dan kaki hingga tidak bisa jalan, namun sekarang sudah tidak lagi. Dulu klien pernah memeriksakan diri ke dokter dan dinyatakan mempunyai penyakit asam urat.

c. Trauma :

Klien mengatakan tidak memiliki trauma jatuh d. Perawatan di RS:

Klien mengatakan pernah dirawat di rumah sakit e. Operasi :

Klien mengatakan tidak pernah melakukan operasi apapun

X. STATUS FISIOLOGIS

A. Bagaimana postur tulang belakang lansia: Kifosis (membungkuk)

B. Tanda-tanda vital dan keadaan umum:

(1) Keadaan umum : Cukup

(2) Tingkat kesadaran : Composmentis

(3) Suhu : 36,3 0C

(4) Tekanan darah : 120/80 mmHg

(5) Nadi : 88x/menit

(6) Respirasi : 20x/menit

(7)Tinggi badan : 160 cm

(8) BB:58 kg Naik : - kg Turun : 2 kg

(5)

a. Kebersihan : Bersih

b. Kerontokan rambut : Tidak ada

c. Warna : Putih

d. Keluhan : Tidak ada

2. Mata

a. Konjungtiva : Tidak anemis

b. Sklera : Tidak ikterik

c. Strabismus : Tidak

d. Penglihatan : Penglihatan menurun dibuktikan dengan klien tidak bisa membaca tulisan kecil dengan jelas jika tidak memakai kacamata

e. Peradangan : Tidak

f. Riwayat katarak : Tidak g. Pandangan kabur : Ya

h. Nyeri tekan : Tidak

i. Keluhan : Klien mengatakan “penglihatan saya kabur mbak apalagi kalau melihat orang dari jarak jauh dan juga saat melihat tulisan al-Qur’an. Saya tidak bisa membaca kalau tidak pakai kacamata”

j. Penggunaan kacamata : Ya 3. Hidung

a. Bentuk : Simetris

b. Peradangan : Tidak ada

c. Penciuman : Tidak terganggu d. Pernafasan cuping hidung: Tidak ada e. Nyeri tekan : Tidak

f. Obstruksi : Tidak

g. Keluhan : Tidak ada

4. Mulut dan tenggorokan a. Kebersihan : Baik

b. Mukosa : Lembab

c. Peradangan/stomatitis : Tidak

d. Gigi geligi : Ompong

e. Radang gusi : Tidak

f. Karies : Tidak

g. Lesi : Tidak ada

h. Kesulitan mengunyah : Ya i. Kesulitan menelan : Tidak

j. Keluhan : Jika makan-makanan yang keras klien

tidak bisa mengunyah 5. Telinga

a. Kebersihan : Bersih

b. Peradangan : Tidak

c. Pendengaran : Terganggu

(6)

pertanyaan dengan volume suara agak keras dan sedikit mendekat kepada klien.

6. Leher

a. Pembesaran kelenjar thyroid : Tidak ada

b. JVD : Tidak ada

c. Kaku kuduk : Tidak ada

d. Nyeri tekan : Tidak

e. Benjolan/massa : tidak ada

d. Keluhan : Tidak ada

7. Dada

a. Bentuk dada : Normal chest

b. Retraksi : Tidak

c. Wheezing :

-d. Ronchi :

-e. Suara jantung tambahan : Tidak ada

f. Ictus cordis : (+), tidak ada pelebaran

g. Keluhan : Tidak ada

8. Abdomen

a. Bentuk : Distend

b. Nyeri tekan : Tidak

c. Auskultasi : Tympani

d. Supel : Ya

e. Bising usus : Ada

frekwensi 18 kali/menit

f. Massa : Tidak ada

g. Keluhan : Tidak ada

9. Genetalia

a. Kebersihan : Tidak terkaji

b. Haemoroid : Tidak ada

c. Keluhan : Tidak ada

10. Ekstremitas

a. Kekuatan otot :

b. Postur tubuh : Membungkuk/lordosis

c. Rentang gerak : Maksimal

e. Deformitas : Tidak

f. Tremor : Tidak

g. Nyeri : Iya, pada lutut dan pinggang

h. Pembengkakan sendi : Tidak

i. Edema :

j. Penggunaan alat bantu : Tidak

5 5 5 5

(7)

-i. Refleks

Area Kanan Kiri

Biceps + +

Triceps + +

Knee + +

Achiles + +

Keterangan:

Refleks +: normal

Refleks -: menurun/meningkat

11. Integumen

a. Kebersihan : Baik

b. Warna : Tidak

c. Kelembaban : Lembab

d. Lesi : Tidak ada

e. Turgor : 2 detik

f. Akral : Hangat

g. Pruritus : Tidak ada

h. Perubahan tekstur : Tidak

i. Perubahan tekstur : Tidak

g. Gangguan pada kulit : Tidak ada

12. Hasil Pemeriksaan Penunjang a. Kadar asam urat : 2,2 mg/dl b. kadar gula darah : 80 mg/dl

XII. PENGKAJIAN KESEIMBANGAN UNTUK LANSIA

A. PENGKAJIAN POSISI DAN KESEIMBANGAN (Sullivan)

No Tes koordinasi Keteran

gan Nilai

1 Berdiri dengan postur normal 4

2 Berdiri dengan postur normal, menutup mata 4

3 Berdiri dengan kaki rapat 4

4 Berdiri dengan satu kaki 4

5 Berdiri, fleksi trunk dan berdiri ke posisi

netral 4

6 Berdiri, lateral dan fleksi trunk 4

7 Berjalan, tempatkan tumit salah satu kaki

didepan jari kaki yang lain 4

8 Berjalan sepanjang garis lurus 4

9 Berjalan mengikuti tanda gambar pada lantai 4

10 Berjalan menyamping 4

11 Berjalan mundur 4

12 Berjalan mengikuti lingkaran 4

13 Berjalan pada tumit 2

14 Berjalan dengan ujung kaki 2

(8)

Keterangan

4 : mampu melakukan aktifitas dengan lengkap 3: mampu melakukan aktifitas dengan bantuan

2 : mampu melakukan aktifitas dengan bantuan maksimal 1 : tidak mampu melakukan aktifitas

Nilai

42-54 : mampu melakukan aktifitas

28-41 : mampu melakukan sedikit bantuan 14-27 : mampu melakukan bantuan maksimal 14 : tidak mampu melakukan

Kesimpulan: Pada pengkajian posisi dan keseimbangan didapatkan nilai 52 yang artinya klien mampu melakukan aktifitas

XIII. PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL 1. Hubungan dengan orang lain:

(1)Tidak dikenal (2)Sebatas kenal

(3) Mampu berinteraksi

(4) Mampu kerjasama

2. Kebiasaan lansia berinteraksi dengan tetangga: (1)Sering

(2) Jarang

(3)Tidak pernah 4. Stabilitas emosi:

(1)Labil

(2) Stabil

(3)Iritabel (4)Datar

XIV. PENGKAJIAN FUNGSIONAL LANSIA

1. Aktivitas kehidupan sehari-hari

Katz indeks aktivitas kehidupan sehari-hari (ADL)

A: Kemandirian dalam hal makan, kontinen, berpindah, ke kamar kecil, berpakaian, dan mandi.

B: Kemandirian dalam semua hal, kecuali satu dari fungsi tersebut.

C: Kemandirian dalam semua hal, kecuali mandi dan satu fungsi tambahan.

D: Kemandirian dalam semua hal, kecuali mandi, berpakaian dan satu fungsi tambahan.

E: Kemandirian dalam semua hal, kecuali mandi, berpakaian, ke kamar kecil, dan satu fungsi tambahan.

F: Kemandirian dalam semua hal, kecuali mandi, berpakaian, ke kamar kecil, berpindah, dan satu fungsi tambahan.

G: Ketergantungan pada keenam fungsi tersebut.

(9)

Kesimpulan: Indek Katz klien adalah A yang artinya klien mandiri dalam hal makan, kontinen, berpindah, ke kamar kecil, berpakaian, dan mandi

2. Masalah emosional a. Pertanyaan tahap 1

(1)Apakah klien mengalami susah tidur (2)Ada masalah atau banyak pikiran

(3)Apakah klien murung atau menangis sendiri (4)Apakah klien sering was-was atau kuatir

Lanjutkan pertanyaan tahap 2 jika jawaban ya 1 atau lebih.

b. Pertanyaan tahap 2

(1)Keluhan >3 bulan/>1 bulan 1 kali dalam satu bulan (2)Ada masalah atau banyak pikiran

(3)Ada gangguan atau masalah dengan orang lain

(4)Menggunakan obat tidur/penenang atas anjuran dokter (5)Cenderung mengurung diri

>1 atau = 1 jawaban ya, maka ada masalah gangguan emosional. Gangguan emosional

Kesimpulan:

Pada pertanyaan tahap 1 klien tidak mengalami kesulitan tidur, banyak pikiran, ataupun murung, sehinnga masalah emosional klien baik.

3. Tingkat kerusakan intelektual

a. SPMSQ (short portable mental status quesioner). Ajukan beberapa pertanyaan pada daftar dibawah ini:

Bena

√ 7 Siapa presiden Indonesia ? Bambang

Yudhoyono

√ 8 Siapa presiden Indonesia sebelumnya ?

Megawati

√ 9 Siapa nama ibu anda ? Sarminah

√ 10 Kurangi 3 dari 20 dan tetap pengurangan 3

dari setiap angka baru, secara menurun. 20-3= 17

17-3= 14 14-3= 11

(10)

Interpretasi:

Salah 0 – 3 : Fungsi intelektual utuh

Salah 4 – 5 : Fungsi intelektual kerusakan ringan Salah 6 – 8 : Fungsi intelektual kerusakan sedang Salah 9 – 10 : Fungsi intelektual kerusakan berat

Kesimpulan: Dari 10 pertanyaan yang diajukan kien dapat menjawab semuanya. Sehingga kesimpulannya fungsi intelektual klien utuh.

XV. IDENTIFIKASI ASPEK KOGNITIF a. MMSE (Mini Mental Status Exam)

N

o KognitifAspek MaksimalNilai NilaiKlie n

Kriteria

1 Orientasi 5 4 Menyebutkan dengan

benar

Tahun : 2014 Musim : Hujan Tanggal: 4 Hari : Rabu Bulan : Juni

2 Orientasi 5 5 Dimana sekarang kita

berada?

Negara : Indonesia Propinsi: Jawa Timur Kabupaten/kota: Malang Kelurahan: Pandanwangi Gang : Mungil

3 Registrasi 3 3 Sebutkan 3 nama obyek

(misal: kursi, meja, kertas), kemudian

ditanyakan kepada klien, menjawab:

a. kursi b. meja c. kertas 4 Perhatian

dan kalkulasi 5 2 Meminta klien berhitung mulai dari 100 kemudian kurangi 7 sampai 5

tingkat. Jawaban:

1. 93

2. 86

3. 79 4. 72 5. 65

5 Mengingat 3 1 Minta klien untuk

(11)

pada poin ke 2 (tiap poin

a. Menanyakan

pada klien tentang benda (sambil menunjukan benda tersebut):

Lantai

b. Minta klien

untuk mengulangi kata berikut:

tidak ada, dan, jika/ tetapi

c. Minta klien

untuk mengikuti perintah berikut yang terdiri 3 langkah: 1. Ambil kertas ditangan anda 2. Lipat dua

3. Taruh di lantai

d. Perintahkan

pada klien untuk hal berikut (bila aktifitas sesuai perintah nilai satu poin).

“tutup mata anda”

e. Perintahkan

kepada klien untuk menulis kalimat dan menyalin gambar. Klien dapat menulis

Total nilai 30 22

Interpretasi hasil :

24 – 30 : tidak ada gangguan kognitif 18 – 23 : gangguan kognitif sedang 0 - 17 : gangguan kognitif berat

Kesimpulan:

Dari ke 6 poin yang diajukan, klien mendapatkan skor 30 yang artinya klien tidak memiliki gangguan kognitif.

b. Inventaris Depresi Beck (IDB)

(12)

r

Saya merasa sedih atau galau. Saya tidak merasa sedih.

B. (Pesimisme):

Saya merasa bahwa masa depan adalah sia-sia dan sesuatu tidak dapat membaik.

Saya merasa saya tidak mempuyai apa-apa untuk memandang ke depan.

Saya merasa berkecil hati mengenai masa depan.

Saya tidak begitu pesimis atau kecil tentang masa depan.

C. (Rasa kegagalan):

Saya merasa saya benar-benar gagal sebagai seseorang (orang tua, suami, istri).

Seperti melihat ke belakang hidup saya, semua yang dapat saya lihat hanya kegagalan.

Saya merasa saya telah gagal melebihi orang pada umumnya. Saya tidak merasa gagal.

D. (Ketidakpuasan):

Saya tidak puas dengan segalanya.

Saya tidak lagi mendapatkan kepuasan dari apapun. Saya tidak menyukai cara yang saya gunakan.

Saya tidak merasa tidak puas.

E. (rasa bersalah):

Saya merasa seolah-olah saya sangat buruk atau tidak berharga.

Saya merasa sangat bersalah.

Saya merasa buruk atau tidak berharga sebagai bagian dari waktu yang baik.

Saya tidak merasa benar-benar bersalah.

F. (Tidak menyukai diri sendiri): Saya benci diri saya sendiri.

Saya muak dengan diri saya sendiri. Saya tidak suka dengan diri saya sendiri.

Saya tidak merasa kecewa dengan diri sendiri.

G. (Membahayakan diri sendiri):

(13)

1

Saya mempunyai rencana pasti tentang tujuan bunuh diri. Saya merasa lebih mati.

Saya tidak mempunyai pikiran mengenai membahayakan diri sendiri.

H. (Menarik diri dari sosial):

Saya telah kehilangan semua minat saya pada orang lain dan tidak peduli pada mereka semua.

Saya telah kehilangan semua minat saya pada orang lain dan mempunyai sedikit perasaan pada mereka.

Saya kurang berminat pada orang lain dari pada sebelumnya. Saya tidak kehilangan minat pada orang lain.

I. (Keragu-raguan):

Saya tidak dapat membuat keputusan sama sekali.

Saya mempunyai banyak kesulitan dalam membuat keputusan.

Saya berusaha mengambil keputusan. Saya membuat keputusan yang baik.

J. (Perubahan gambaran diri):

Saya merasa bahwa saya jelek atau tampak menjijikkan.

Saya merasa bahwa ada perubahan yang permanen dalam penampilan saya, dan ini membuat saya tidak menarik.

Saya kuatir bahwa saya tampak tua atau tidak menarik.

Saya tidak merasa bahwa saya tampak lebih buruk dari pada sebelumnya.

K. (Kesulitan kerja):

Saya tidak melakukan pekerjaan sama sekali.

Saya telah mendorong diri saya sendiri dengan keras untuk melakukan sesuatu.

Ini memerlukan upaya tambahan untuk mulai melakukan sesuatu.

Saya dapat bekerja kira-kira sebaik sebelumnya.

L. (Keletihan):

Saya sangat lelah untuk melakukan sesuatu. Saya lelah untuk melakukan sesuatu.

Saya lelah lebih dari yang biasanya. Saya tidak lebih lelah dari biasanya.

M. (Anoreksia):

Saya tidak lagi mempunyai nafsu makan sama sekali. Nafsu makan saya sangat memburuk sekarang.

Nafsu makan saya tidak sebaik sebelumnya.

Nafsu makan saya tidak buruk dari yang biasanya. Penilaian:

(14)

5-7 Depresi ringan. 8-15 Depresi sedang. ≥16 Depresi berat.

Kesimpulan:

Dari beberapa pertanyaan di atas tentang depresi didapatkan nilai 2 yang artinya klien tidak mengalami depresi atau depresi minimal.

XVI. IDENTIFIKASI ASPEK FUNGSI SOSIAL

a. APGAR Keluarga

1. Saya puas bisa kembali pada keluarga saya untuk membantu pada waktu ada sesuatu yang menyusahkan saya. (adaptasi) = selalu (2) 2. Saya puas dengan cara keluarga saya membicarakan sesuatu dan

mengungkapkan masalah dengan saya. (hubungan) = hampir tidak pernah (0)

3. Saya puas bahwa keluarga saya menerima dan mendukung keinginan saya untuk melakukan aktivitas. (pertumbuhan) = selalu (2)

4. Saya puas dengan cara keluarga saya mengekspresikan afek dan berespon terhadap emosi saya, seperti marah, sedih, atau mencintai. (afek) = kadang-kadang (1)

5. Saya puas dengan cara keluarga saya dan saya menyediakan waktu bersama-sama = selalu (2)

Penilaian:

Pernyataan yang dijawab: selalu (poin 2), kadang-kadang (poin 1), hampir tidak pernah (poin 0).

Nilai <3: disfungsi keluarga sangat tinggi. 4-6: disfungsi keluarga sedang.

Kesimpulan:

(15)

XVII. PENGKAJIAN PERILAKU TERHADAP KESEHATAN 1. Kebiasaan merokok:

(1) > 3 batang sehari (2) < 3 batang sehari (3) Tidak merokok

2. Pola pemenuhan kebutuhan sehari-hari: a. Pola pemenuhan kebutuhan nutrisi

1. Frekwensi makan (1)1 kali sehari (2) 2 kali sehari (3)3 kali sehari (4)Tidak teratur

2. Jumlah makanan yang dihabiskan (1) 1 porsi dihabis

(2)½ porsi yang dihabiskan (3)< ½ porsi yang dihabiskan (4)Lain-lain

3. Makanan tambahan (1)Dihabiskan

(2)Tidak dihabiskan

(3) Kadang-kadang dihabiskan

b. Pola pemenuhan cairan 1. Frekwensi minum

(1)< 3 gelas sehari

(2) > 3 gelang sehari

2. Jika jawaban < 3 gelas sehari, alasan (1) Takut kencing malam hari (2) Tidak haus

(3) Persediaan air minum terbatas (4) Kebiasaan minum sedikit

3. Jenis Minuman

(1) Air putih (2) Teh (3) Kopi (4) susu (5) lainnya, jelaskan………

c. Pola kebiasaan tidur 1. Jumlah waktu tidur

(1) <4 jam (2) 4-6 jam (3) >6 jam Keluhan: Tidak ada

2. Gangguan tidur berupa

(1) Insomnia (2) Sering terbangun

(3) Sulit mengawali (4) Tidak ada gangguan 3. Penggunaan waktu luang ketika tidak tidur

(1) Santai (2) Diam saja

(16)

d. Pola eliminasi BAB 1. Frekwensi BAB

(1) 1 kali sehari (2) 2 kali sehari

(3) Lainnya, jelaskan ... 2. Konsisitensi

(1) Encer (2) Keras (3) Lembek(4) Padat 3. Gangguan BAB

(1) Inkontinensia alvi (2) Konstipasi

(3) Diare (4) Tidak ada

e. Pola BAK

1. Frekwensi BAK (1) 1 – 3 kali sehari (2) 4 – 6 kali sehari (3) > 6 kali sehari 2. Warna urine

(1) Kuning jernih (2) Putih jernih (3) Kuning keruh 3. Gangguan BAK

(1) Inkontinensia urine (2) Retensi urine

(3) Lainnya, jelaskan …

f. Pola aktifitas

1. Kegiatan produktif lansia yang sering dilakukan (1) Membantu kegiatan dapur

(2) Berkebun

(3) Pekerjaan rumah tangga (4) Ketrampilan tangan

2. Pola pemenuhan kebersihan diri mandi (1) 1 kali sehari

(2) 2 kali sehari (3) 3 kali sehari (4) < 1 kali sehari 3. Memakai sabun

(1) ya (2) tidak

4. Sikat gigi

(1) 1 kali sehari (2) 2 kali sehari

(3) Tidak pernah, alasan karena sudah tidak ada giginya 5. Menggunakan pasta gigi

(1) ya (2) tidak

6. Kebiasaan berganti pakaian bersih (1) 1 kali sehari

(17)

(3) Tidak ganti

7. Tingkat kemandirian dalam kehidupan sehari-hari (Indeks Barthel)

Nama Pasien: Ny.J Tanggal: 26 / 2 / 2013 13 : 00

Aktifitas Score

Makan

0 = Bantuan penuh

5 = Bantuan untuk memotong, mengoles mentega, modifikasi diet 10 = independent

0 5 10

Mandi

0 = Menbutuhkan bantuan

5 = independent (menggunakan shower)

0 5

Berdandan

0 = Perlu bantuan

5 = independent berbedak/menyisir/gosok gigi/mencukur

0 5

Memasang Baju

0 = Dengan bantuan 5 = Dengan bantuan 50%

10 = independent (mengancing baju, restleting)

0 5 10

Buang Hajat (buang air besar)

0 = incontinensia Alvy (menggunakan barium enema) 5 = Kadang tidak tertahan (tid

10 = Dapat mengontrol

0 5 10

Buang Air Kecil

0 = Menggunakan kateter 5 = Kadang ngompol 10 = Bisa mengontrol

0 5 10

Ke Toilet

0 = Butuh Bantuan Penuh 5 = Butuh Bantuan 50%

10 = independent (menghidupkan, dressing, wiping)

0 5 10

Berpindah dari kursi roda ke tempat tidur

0 = Bantuan penuh

5 = Saat berpindah membutuhkan 2 orang untuk membantu 10 = Bantuan minimal 1 orang

15 = independent

0 5 10 15

Berjalan di jalan yang datar

0 = immobilisasi atau < 50 yards 5 = Selalu menggunakan kursi roda

10 = Berjalan dengan bantuan 1 orang> 50 yards

15 = independent (but may use any aid; for example, stick) > 50 yards

0 5 10 15

(18)

0 = Tidak bisa

5 = Membutuhkan bantuan 10 = independent

TOTAL (0 - 100) 100

Interpretasi hasil:

0 – 20 : Ketergantungan penuh

21 – 61 : Ketergantungan berat/sangat tergantung 62 – 90 : Ketergantungan moderat

91 – 99 : Ketergantungan ringan 100 : Mandiri

Kesimpulan: Skor indeks barthel klien yaitu 100 yang artinya klien mandiri dalam memenuhi aktivitasnya sehari-hari

XVII. PENGKAJIAN LINGKUNGAN A. PEMUKIMAN

1. Luas bangunan: -2. Bentuk bangunan:

(1) Rumah (2) Petak (3) Asrama (4) Paviliun

3. Jenis bangunan:

(1) Permanen (2) Semi permanen (3) Non permanen

4. Atap rumah

(1) Genting (2) Seng (3) Ijuk (4) Kayu

(5) Asbes 5. Dinding

(1) Tembok (2) Kayu (3) Bambu (4) Lainya……

6. Lantai

(1) Semen (2) Tegel (3) Keramik(4) Tanah

(5) Lainnya ... 7. Kebersihan lantai

(1) Bersih dan tidak licin(2) Kurang 8. Lantai kamar mandi

(1) Licin (2) Tidak licin 9. Ventilasi

(1) < 15% luas lantai (2) 15% luas lantai 9. Pencahayaan

(1) Baik

(2) Kurang, Jelaskan: Pencahayaan dalam rumah kurang, sehingga terlihat gelap pada siang hari. Pada malam hari di bagian dalam rumah hanya diterangi oleh lampu 5 watt

Lantai rumah bersih dan tidak licin namun lantai kamar mandi sedikit licin.

10. Pengaturan penataan perabot

(1) Baik (2) Kurang

11. Kelengkapan alat rumah tangga

(19)

XII. SANITASI

1. Penyediaan air bersih (MCK):

(1) PDAM (2) Sumur (3) Mata air (4) Sungai

(5) Lainnya ……… 2. Penyediaan air minum

(1) Air rebus sendiri (2) Beli (aqua) (3) Air biasa tanpa rebus

3. Pengelolaan jamban

(1) Bersama (2) Kelompok (3) Pribadi (4)

Lainnya... 4. Jenis jamban :

(1) Leher angsa (2) Cemplung terbuka(3) Cemplung

tertutup

(4) Lainnya …... 5. Jarak dengan sumber air

(1) < 10 meter (2) > 10 meter 6. Sarana pembuangan air limbah (SPAL):

(1) Lancar (2) Tidak lancar 7. Petugas sampah

(1) Ditimbun (2) Dibakar (3) Daur ulang

(4) Dibuang sembarang tempat (5) Dikelola dinas

8. Polusi udara

(1) Pabrik (2) Rumah tangga (3) Industri(4)

Tidak ada

9. Pengelolaan binatang pengerat

(1) Tidak (2) Ya, (*) Dengan racun (*)

Dengan alat (*) Lainnya ...

XIV. FASILITAS 1. Peternakan

(1) Ada (2) Tidak

2. Perikanan

(1) Ada (2) Tidak

3. Sarana olah raga

(1) Ada (2) Tidak Jenis: lapangan olahraga

4. Taman

(1) Ada (2) Tidak

5. Ruang pertemuan

(1) Ada (2) Tidak

6. Sarana hiburan

(1) Ada (2) Tidak

7. Sarana ibadah

(1) Ada (2) Tidak Jenis Masjid

XX. KEAMANAN DAN TRANSPORTASI A. Keamanan

(20)

2. Penanggulangan kebakaran (1) Ada (2) Tidak

3. Penanggulangan bencana (1) Ada (2) Tidak

B. Transportasi

1. Kondisi jalan masuk

(1) Rata (2) Tidak rata (3) Licin

(4) Tidak licin

2. Jenis transportasi yang dimiliki

(1) Mobil (2) Sepeda motor (3) Lainnya

Jumlah 1

C.Komunikasi

1. Sarana komunikasi

(1) Ada (2) Tidak ada

2. Jenis komunikasi yang digunakan dalam panti

(1) Telphon (2) Kotak surat (3) Fax

(4) Handphone

3. Cara penyebaran informasi

(1) Langsung (2) Tidak langsung (3) Lainnya

ANALISA MASALAH N

o Data Etiologi Masalah

1 DS:

 Klien mengatakan

“penglihatan saya kabur mbak apalagi kalau melihat orang dari jarak jauh dan juga saat

melihat tulisan al-Qur’an. Saya tidak bisa membaca kalau tidak pakai

kacamata”

DO:

 Penglihatan menurun dibuktikan dengan klien tidak bisa membaca tulian kecil dengan jelas jika tidak memakai

Penurunan

(21)

kacamata

 Usia 64 tahun

 Pencahayaan dalam

rumah kurang, sehingga terlihat gelap pada siang hari.

 Lantai rumah bersih dan tidak licin namun lantai kamar mandi sedikit licin.

3 DS:

 Klien mengatakan “Saya tidak tahu mbak kenapa bisa asam urat dan tidak tahu bagaimana cara memilih makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan biar linuya tidak kambuh lagi”

 Klien mengatakan “ Saya sering makan tape, daun bayam dan daun singkong namun setelah itu lutut kaki dan punggung saya terasa linu sekal”

 Klien mengatakan

“Kalau kaki saya terasa linu klien saya hanya membiarkan saja rasa linu tersebut dan hanya memberikan obat untuk asam urat mbak”

DO:

 Sering bertanya

mengenai makanan apa yang boleh dimakan untuk mengurangi linu serta cara-cara untuk mengurangi linu

 Klien bertanya mengenai pencegahan agar linu tidak kambuh lagi

 Klien terlihat bingung

dan menggeleng saat ditanya diit yang baik untuk asam urat serta

Kurangnya informasi mengenai

penyakit Artritis gout

Kurang

pengetahuan

(22)

saat ditanya klien tidak bisa mnjawab

 Usia 64 tahun

 Kadar asam urat: 2,2

mg/dl

DIAGNOSA PRIORITAS KEPERAWATAN

1. Resiko cedera dengan faktor resiko penurunan

penglihatan

2. Kurang pengetahuan (kebutuhan belajar)

(23)

PENYUSUNAN POA

N

O KeperawatanDiagnosa NOC NIC

1 Resiko cedera dengan faktor resiko dengan penurunan

penglihatan

Setelah dilakukan tindakan

keperawatan selama 1x30 menit, cedera tidak terjadi pada klien dengan kriteria:

No. NOC Skor

1 Klien terbebas dari

cedera 5

2 Klien mampu

menjelaskan cara untuk mencegah cedera menyediakan lingkungan yang aman untuk pasien

2. Identifikasi kebutuhan keamanan pasien, sesuai dengan kondisi fisik dan fungsi kognitif pasien dan riwayat penyakit terdahulu pasien 3. Ajarkan kepada keluarga dan klien

untuk menghindarkan lingkungan

yang berbahaya (misalnya

memindahkan perabotan berbahaya, kebersihan lantai rumah dan kamar mandi)

4. Ajarkan kepada keluarga untuk memberikan penerangan yang cukup di dalam rumah

5. Jelaskan manfaat senam mata 6. Ajarkan gerakan senam mata

2 Kurang pengetahuan (kebutuhan belajar) mengenai kondisi dan pengobatan

berhubungan dengan kurangnya informasi

Setelah dilakukan tindakan

keperawatan selama 1x30 menit, klien mengerti dan memahami

mengenai penatalaksanaan penyakit hipertensi dan Diabetes Mellitus dengan kriteria:

1. Jelaksan tanda dan gejala yang biasa muncul pada penyakit

2. Jelaskan tentang proses penyakit 3. Identifikasi kemungkinan penyebab

penyakit

(24)

mengenai penyakit

Artritis gout No NOC Skor

1 Klien memahami tanda gejala, penyebab, proses penyakit, serta penatalaksanaan penyakit seperti pengobatan dan diet yang sesuai

5

2 Klien mampu

menjelaskan kembali apa yang telah

dijelaskan oleh perawat

5

yang mungkin diperlukan untuk mencegah komplikasi di masa yang akan datang dan atau proses

pengontrolan penyakit

5. Diskusikan tentang rencana diet yang sesuai dengan kondisi klien

6. Jelaskan tentang penggunaan obat 7. Tanyakan kembali tentang penjelasan

yang telah diberikan untuk

(25)

EVALUASI KEPERAWATAN

TGL DIAGNOSA

KEPERAWATAN JAM IMPLEMENTASI EVALUASI

28 Feb 2013

Nyeri akut berhubungan dengan proses inflamasi akibat destruksi sendi

16.00 16.05

16.10

16.20

1. Memonitor skala nyeri (skala 5)

2. Memonitor TTV

3. Mengobservasi reaksi

nonverbal dan ketidaknyamanan (Grimmace +)

4. Mengajarkan teknik non-farmakologi untuk mengurangi (relaksasi nafas dalam, kompres hangat dan massase)

5. Mengkolaborasi dengan tim S:

(26)

16.25

medis pemberian analgesik

 Ibuprofen 3x1

 B1 3x1

6. Mengevaluasi pemberian

analgesik dan teknik

nonfarmakologi untuk

mengurangi nyeri

O:

No. NOC Skor

1 Mampu

mengontrol nyeri dengan teknik non-farmakologi

5

2 Menggunakan

analgesik yang sesuai

5

3 Menyatakan nyeri

berkurang 4

4 Skala nyeri

berkurang (Skala 5)

4

5 TTV dalam batas normal

TD= 130/90 mmHg N= 88x/menit RR= 20x/menit

5

A:

Masalah teratasi sebagian P:

Lanjutkan intervensi no. 4 dan 5 28

Feb 2013

Resiko cedera dengan faktor resiko dengan penurunan

16.30

16.40

1. Mengajarkan

kepada keluarga untuk

menyediakan lingkungan yang aman untuk pasien

S:

(27)

penglihatan riwayat penyakit terdahulu pasien

3. Mengajarkan

kepada keluarga dan klien untuk menghindarkan lingkungan yang

berbahaya (misalnya

memindahkan perabotan

berbahaya, kebersihan lantai rumah dan kamar mandi)

4. Mengajarkan

kepada keluarga untuk

memberikan penerangan yang cukup di dalam rumah

5. Menjelaskan

manfaat senam mata

6. Mengajarkan

gerakan senam mata

saya peragakan mbak senam mata tadi biar mata saya menjadi lebih jelas saat melihat nanti.”

O:

No. NOC Skor

1 Klien terbebas dari

cedera 5

2 Klien mampu menjelaskan cara untuk mencegah cedera

5

3 Klien mampu menjelaskan manfaat senam mata

5

4 Klien mampu mendemonstrasika n senam mata

5

A:

Masalah teratasi

P:

Hentikan intervensi. Motivasi klien untuk tetap melakuakn senam mata secara rutin untuk mencegah cedera karena

(28)

28 mengenai kondisi dan pengobatan berhubungan dengan kurangnya informasi mengenai penyakit Artritis gout

1. Menjelaskan

tanda dan gejala yang biasa muncul pada penyakit

2. Menjelaskan

tentang proses penyakit

3. Mengidentifik

asi kemungkinan penyebab penyakit

4. Meniskusikan

perubahan gaya hidup yang mungkin diperlukan untuk mencegah komplikasi di masa yang akan datang dan atau proses pengontrolan penyakit

5. Diskusikan

tentang rencana diet yang sesuai dengan kondisi klien

6. Jelaskan

tentang penggunaan obat

7. Instruksikan

pasien mengenai tanda dan gejala untuk melaporkan pada pemberi perawatan kesehatan, dengan cara yang tepat.

S:

Ny J mengatakan “iya mbak, sudah cukup jelas dengan

penjelasan mbak tentang penyakit asam urat, saya baru tahu kalau makanan tersebut ternyata yang membuat kaki saya semakin linu. Jadi mulai sekarang saya akan membatasi makanan tersebut mbak. ”

O:

No. NOC Skor

1 Klien terbebas dari

cedera 5

2 Klien mampu menjelaskan cara untuk mencegah cedera

5

3 Klien mampu menjelaskan manfaat senam mata

5

4 Klien mampu mendemonstrasika n senam mata

5

A:

(29)

P:

Hentikan intervensi.

Discharge planning:

Referensi

Dokumen terkait

- Saat berpertemuan klien juga terlihat berbicara sendiri, setelah ditanya klien mendengar apa, klien mengatakan kalau klien diberitahu keluarganya

Klien bertanya mengenai perawatan penyakit asam urat selain pengaturan makanan... mengualangi kembali informasi yang telah

Klien mengatakan hari pertama menstruasi terakhir tanggal 2 Februari 2014. Klien mengatakan saat ini kehamilannya memasuki minggu ke-30. Selama hamil klien tidak merasa mual,

Hanya karena kehendak Allah SWT, akhirnya penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah dengan judul “Asuhan Keperawatan Gerontik pada Ny.. S dengan Asam Urat Tinggi

Pada saat melakukan pengkajian klien datang ke posyandu dengan keluhn sakit kepala sejak 3 hari yang lalu, klien mengatakan sakitnya berdenyut-denyut serta terasa kaku kuduk, sakitny

Anggota keluarga mengatakan bahwa ia tidak mengetahui akibat yang bisa timbul akibat dari tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol serta cara merawat anggota keluarga yang

62 DS : - Klien mengatakan mampu menerima kondisi yang saat ini dialami - Klien mengatakan masih gerogi bertemu orang lain - klien mengatakan akan rajin berolahraga dan tidak malas

Data Subjektif : Klien mengatakan :  Sering merasa pusing dan tidak nyaman saat darahnya sedang naik  Leher terasa berat dan kaku  Mata suka merasa nyeri dan pandangan tiba-tiba