• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelaksanaan Taking Order Pada Rendezvous Bar And Lounge Di Grand Swiss-Bell Hotel Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pelaksanaan Taking Order Pada Rendezvous Bar And Lounge Di Grand Swiss-Bell Hotel Medan"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

1 1.1 Alasan Pemilihan Judul

Medan merupakan kota metropolitan terbesar di luar Pula

terbesar ketiga di Indonesia setelKota Medan merupakan

pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat dan juga sebagai pintu gerbang bagi

para wisatawan. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Medan,

sekarang banyak didirikan hotel-hotel berbintang untuk memberikan kenyamanan

bagi para wisatawan yang berkunjung ke Medan.

Hotel Grand Swiss-Belhotel Medan merupakan salah satu hotel bintang lima

yang berada di Medan. Grand Swiss-Belhotel Medan berdiri pada tahun 2008 yang

lalu di bawah naungan Swiss-BellHotel International Hotels and Resort. Hotel ini

merupakan kompleks multi-fasilitas pertama di Medan, Sumatera Utara. Grand

Swiss-BelHotel Medan terletak bersebelahan dengan Cambridge Condominium dan

Cambridge Mall.

Grand Swiss-BelHotel Medan memiliki beberapa depatremen, salah satunya

adalah Food and Beverage Service (FBS). Food And Beverages Service (FBS) adalah

salah satu departemen yang ada di hotel yang bertanggung jawab menyajikan

makanan dan minuman kepada tamu secara profesional dengan tujuan mendapatkan

income atau revenue dan profit, merupakan departemen yang berperan penting dalam

suatu hotel, Service. Selain itu, FBS juga memberikan kontribusi kepada hotel, baik

(2)

Grand Swiss-BelHotel memiliki beberapa outlet yang dikelola oleh Food &

Beverage departemen yaitu Swiss Cafe, Room Service, The Edge Restaurant, The

View Restaurant dan Rendezvous Bar and Lounge.

Rendezvous Bar and Lounge merupakan lobby lounge yang berada di lobby

Grand Swiss-BelHotel Medan yang Ideal untuk pertemuan bisnis atau bersantai

sambil minum dengan rekan dan kerabat yang menyediakan menu makanan ringan

ala barat maupun hidangan lokal sepanjang hari. Alunan musik hidup memberikan

nuansa yang sempurna untuk bersantai melewatkan malam yang menyenangkan

dengan kapasitas 40 tempat duduk. Berbeda dengan Swiss cafe yang lebih

mengutamakan sistem Buffet service dari pada ala carte, Rendezous Bar and Lounge

hanya menggunakan sistem ala carte yang melibatkan pramusaji dalam melakukan

pencatatan pesanan makanan atau minuman yang di pesan oleh tamu atau biasa di

sebut dengan taking order. Taking Order merupakan suatu momentum yang sangat

penting, baik bagi pramusaji maupun pihak tamu. Ketrampilan seorang pramusaji

dapat dilihat dari cara ia mencatat pesanan tamu karena pada saat inilah ia mulai

mengadakan kontak yang baik kepada tamu. Oleh sebab itu penulis merasa tertarik

untuk menuliskan Kertas Karya dengan judul “Pelaksanaan Taking Order pada

Rendezvous Bar and Lounge di Grand Swiss-BelHotel Medan”

1.2 Batasan Masalah

Dalam penulisan kertas karya ini penulis membuat batasan masalah agar

pembahasannya tidak menyimpang dari judul, namun tetap membahas aspek-aspek

(3)

Bagaimana pelaksanaan taking order di rendezvous bar and lounge di Grand swiss

bellHotel Medan?

1.3 Tujuan Penulisan

Adapun tujuan penulisan kertas karya ini adalah :

1. Untuk melengkapi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan di Program

Studi Pariwisata, Bidang Keahlian Perhotelan, Fakultas Ilmu Budaya,

Universitas Sumatera Utara.

2. Menguraikan dan menjelaskan hasil pengamatan penulisan selama Praktek

Kerja Lapangan di Grand Swiss-BelHotel Internasional Medan mengurai

tentang prosedur pelaksanaan taking order pada Rendezvous Bar and Lounge

di Grand Swiss-BelHotel Medan.

3. Membandingkan teori dan praktek yang penulis dapat selama di bangku

perkuliahan dengan yang diperoleh selama mengikuti Praktek Kerja Lapangan.

1.4 Metode Penelitian

Penulisan kertas karya ini menggunakan metode penelitian kualitatif disusun

dan diuraikan secara deskriptif, serta menggunakan metode Pengumpulan data

sebagai berikut :

1. Library Research ( Penelitian Perpustakaan )

Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan bahan memalui data-data

dari perpustakaan atau buku-buku serta sumber lainnya yang dapat

(4)

2. Field Research ( Penelitian Lapangan )

Penelitian ini yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung sewaktu

mengikuti Praktek Kerja Lapangan di Grand Swiss Belhotel Internasional

Medan untuk mendapatkan data atau informasi. Pengumpulan data diperoleh

berdasarkan pengamatan dan analisa selama 4 bulan pelaksanaan praktek kerja

lapangan sejak tanggal 22 februari sampai dengan tanggal 22 juni 2015.

Terutama dalam pelaksanaan taking order pada Rendezvous Bar and Lounge di

Grand Swiss-BelHotel Medan. Untuk mendukung data yang diperoleh, maka

penulis melakukan interview secara langsung terhadap pimpinan food and

beverage supervisior dan beberapa orang karyawan.

1.5 Sistematika Penulisan

Pembahasan masalah dalam kertas karya ini dibuat dengan sistematika

penulisan yang teratur dan terperinci. Pembahasan masalah dibagi ke dalam lima bab.

Masing-masing bab menjelaskan topik sesuai dengan judul yang tercantum.

Adapun sistematika penulisan yang dibuat dengan urutan sebagai berikut:

BAB I : PENDAHULUAN

Menjelaskan tentang alasan pemilihan judul, batasan

masalah,tujuan penulisan, metode Penelitian,dan sistematika

penulisan.

BAB II : URAIAN TEORITIS

Menjelaskan tentang pengertian Food and Beverage, ruang

(5)

pengertian dan tugas Pramusaji, tanggung jawab pramusaji,

Pengertian dan tujuan Taking Order, dan tahapan pelaksanaan

Taking Order

BAB III : TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

Menjelaskan tentang sejarah berdirinya Grand Swiss Belhotel

Internasional Medan, klasifikasi Grand Swiss Belhotel

Internasional Medan, fasilitas yang dimiliki Grand Swiss

Belhotel Internasional Medan, struktur organisasi Grand Swiss

Belhotel Internasional Medan.

BAB IV : PEMBAHASAN

Menjelaskan tentang pelaksanaan Taking Order di Rendezvous

Bar and Lounge, Menu pada rendezvous dan hambatan dan

masalah.

BAB V : PENUTUP

Bab ini berisikan kesimpulan dan saran

Referensi

Dokumen terkait

Taking order berfungsi untuk mempromosikan kepada tamu menu favorite dan menu special di restoran sehingga dapat menaikkan pendapatan restoran dan juga membuat tamu

Menguraikan tentang peranan dan fungsi manajemen sumberdaya manusia ( human resources ), kemampuan staff Departemen Sumberdaya Manusia Hotel Grand Swiss-Bel Medan dalam

I stated wholeheartedly that this thesis entitled A Comparison of Mode Analysis in Press Releases Between Grand Swiss-Belhotel Medan and The Ritz-Carlton Jakarta (A Systemic

Tujuan penelitian dalam kertas karya ini adalah untuk mengetahui peran dan tanggung jawab bagian Tata Graha dalam menjaga kualitas kebersihan area umum Grand Swiss-BelHotel

mengenai tugas dan tanggung jawab pramusaji, kebutuhan dan keinginan tamu di Swiss Cafe, pelaksanaan kerja pramusaji dalam pelayanan makan dan minum, usaha yang dilakukan dalam

Kertas karya yang berjudul Sistem Pengadaan Barang dan Bahan Untuk Kelancaran Operasional Dapur di Grand Swiss-belhotel Medan.. Metode penelitian yang digunakan sistem

Pengadaan barang dan bahan yang dilakukan Grand Swiss-belhotel Medan dikarenakan jumlah tamu yang relatif ramai serta adanya acara-acara besar sehingga pihak dapur tidak

Begitu pula dengan peranan telephone operator untuk mencapai penjualan kamar di front office department Grand Swiss-Bel Hotel Medan juga telah direncanakan dan