13
1
BAB III
LANDASAN TEORI
3.1 Konsep Dasar Sistem
3.1.1 Pengertian Sistem
Sistem dapat diartikan sebagai kumpulan prosedur yang saling berkaitan dan saling terhubung untuk melakukan tugas bersama-sama. Secara garis besar, sebuah sistem informasi terdiri atas tiga komponen utama. Ketiga komponen tersebut mencakup software,
hardware dan brainware. Ketiga komponen ini saling berkaitan satu
sama lain. (Eka Pratama I Putu Agus, 2014)
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional dengan satuan fungsi dan tugas khusus yang saling berkaitan untuk memenuhi suatu proses tertentu.
3.1.2 Karateristik Sistem
Menurut Sutabri (2012) Mode umum sebuah sistem adalah input, proses, dan output. Hal ini merupakan konsep sebuah sistem yang sangat sederhana sebab sebuah sistem dapat mempunyai beberapa masukan dan keluaran. Selain itu, sebuah sistem mempunyai karateristik atau sifat – sifat tertentu yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem. Adapun karateristik yang dimaksud adalah sebagai berikut:
1. Komponen Sistem (component)
Komponen – komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
2. Batasan Sistem (Boundary)
Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem yang lain. Batasan ini memunginkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
3. Lingkungan Luar Sistem (Environtment)
Bentuk apapun yang ada di luar lingkup atau batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem tersebut disebut lingkungan luar sistem. Lingkungan luar sistem ini dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut.
4. Penghubung (Interface)
Media yang menghubungan sistem dengan subsistem yang lain disebut penghubung sistem atau interface. Penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya menggalir dari satu subsistem ke subsistem lain. Bentuk keluaran dari satu subsistem.
3.2 Konsep Dasar Infromasi
3.2.1 Pengertian Informasi
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya, sedangkan data merupakan sumber informasi yang menggambarkan suatu kejadian yang nyata. Agus Mulyanto (2009:12)
3.2.2 Kualitas Informasi
Menurut Agus Mulyanto (2009:20), Kualitas informasi bergantung pada tiga hal yang sangat domain yaitu:
1. Informasi harus akurat.
Sebuah informasi harus akurat karena dari sumber informasi hingga penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan yang dapat mengubah atau merusak informasi tersebut. Informasi dikatakan akurat apabila informasi
tersebut tidak biasa atau menyesatkan, bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya.
2. Informasi harus tepat waktu.
Informasi yang dihasilkan dari suatu proses pengolahan data, datangnya tidak boleh terlambat (usang). Informasi yang terlambat tidak akan mempunyai nilai yang baik, karena
informasi merupakan landasan dalam pengambilan
keputusan.
3. Informasi harus relevan.
Informasi dikatakan berkualitas jika relevan bagi pemakainya. Hal ini berarti bahwa informasi tersebut harus bermanfaat bagi pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda.
3.3 Konsep Dasar Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan transaksi harian yang mendukung fungsi organisasi yang bersifat manajerial dalam kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan. (Sutabri, 2012)
Menurut Mulyanto (2009) Sistem informasi merupakan suatu komponen yang terdiri dari manusia, teknologi informasi dan prosedur kerja yang memproses, menyimpan, menganalisis dan menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan.
3.4 Analisa Sistem
Menurut Mulyato (2009:125), Analisa sistem adalah teori sistem umum yang sebagai sebuah landasan konseptual yang mempunyai tujuan untuk memperbaiki berbagai fungsi didalam sistem yang sedang berjalan agar menjadi lebih efisien, mengubah sasaran sistem yang sedang berjalan,
merancang/mengganti output yang sedang digunakan, untuk mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat input yang lain (biasa jadi lebih sederhana dan lebih interaktif) atau melakukan beberapa perbaikan serupa.
Menurut Mulyanto (2009:129), Di dalam tahap analisis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh seorang analis sistem, diantaranya adalah:
1. Identify, yaitu proses yang dilakukan untuk mengidentifikasi masalah.
2. Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada.
3. Analysis, yaitu melakukan analisa terhadap sistem.
4. Report, yaitu membuat laporan dari hasil analisis yang telah dilakukan dalam kurun waktu tertentu.
Fungsi Analisa Sistem
Adapun fungsi dari analisa sistem diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi masalah–masalah kebutuhan pemakai (user).
2. Menyatakan secara spesifik sasaran yang harus dicapai untuk memenuhi kebutuhan pemakai.
3. Memilih alternatif–alternatif metode pemecahan masalah yang paling tepat.
4. Merencanakan dan menerapkan rancangan sistemnya. Pada tugas atau fungsi terakhir dari analisa sistem menerapkan rencana rancangan sistemnya yang telah disetujui oleh pemakai.
3.5 UML (Unified Moeling Language)
UML (Unified Modeling Language) adalah ‘bahasa’ pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma ‘berorientasi objek”. Pemodelan (modelling) sesungguhnya digunakan untuk penyederhanaan permasalahan-permasalahan yang kompleks sedemikian rupa sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami. (Nugroho, 2010).
Berikut macam – macam diagram pada UML (Unified Modeling Language) yang paling sering digunakan dalam pembangunan aplikasi berorientasi objek.
1. Use Case Diagram
Use case diagram adalah aktivitas yang dilakukan oleh sistem berupa
reson terhadap permintaan pengguna serta hubungan antara aktor-aktor pengguna (Satzinger, Jackson, dan Burd, 2012)
Tabel 1.1 Komponen Diagram Use Case (Nugroho, 2010)
2. Class Diagram
Class Diagram adalah sebuah diagram uml yang mempresentasikan
kelas-kelas, domain, atribut, pekerjaan pengguna serta hubungan antara kelas tersebut. Pada class diagram, bentuk kontak menggambarkan classes dan garis menunjukkan antara class tersebut.
Domain class diagram digunakan untuk memahami hubungan antar class yang terdiri dari beberapa objek di dalam pengembangan sistem nantinya. (Satzinger, Jackson, dan Burd, 2012)
SIMBOL KETERANGAN
Actor adalah menggambarkan pihak –
pihak yang berperan dalam sistem
Use case digambarkan sebagai lingkaran elips dengan nama use case dituliskan didalam elips tersebut. Undirectional Association, bentuk paling umum dari semua hubungan
Dependency digunakan untuk
menotasikan relasi antara dua
komponen.
Sebuah relasi generalization sepadan dengan sebuah relasi inheritance pada konsep berorientasi obyek.
Tabel 1.2 Simbol Class Diagram (Nugroho, 2010) NO GAMBAR KETERANGAN 1 Kelas nama_kelas +atribut +operasi()
Kelas pada struktur Sistem.
2 Antarmuka / interface nama_interface
Sama dengan konsep interface dalam pemograman berorientasi objek.
3 Asosiasi/association Relasi antar keas dengan makna
umum asosiasi basanya juga disertai multiplicity.
4 Generalisasi Relasi antar kelas dengan makna
generalisasi – spesialisasi (umum – khusus)
5 Kebergantungan
/dependency
_ _ _ _ _ _ _ _ _
Relasi anatar kelas dengan
makna keberuntungan antar
kelas
6 Agregation Relasi anatar kelas dengan makna semua bagian (whole –
part)
3. Sequence Diagram
Sequannce Diagram merupakan diagram yang menunjukan urutan pesan
antara aktor eksternal dan internal sistem didalam use case yang sudah dirancang sebelumnya. (Satzinger, Jackson, dan Burd, 2012)
Tabel 1.3 Simbol Sequence Diagram (Nugroho, 2010)
NO GAMBAR KETERANGAN
1 Actor
nama aktor atau
tanpa waktu aktif
Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar sistem informasi yang akan dibuat itu sendiri, jadi walaupun simbol dari aktor adalah gambar orang tapi aktor belum tentu merupakan
orang, biasanya dinyatakan
menggunakan kata benda di awal frase nama aktor.
2 Garis Hidup / Lifetime Menyatakan kehidupan suatu
objek.
3 Objek Menyatakan objek yang
berinteraksi pesan.
4 Waktu Aktif Menyatakan objek dalam keadaan
aktif dan berinteraksi, semua yang terhubung dengan waktu aktif ini
adalah sebuah tahapan yang
dilakukan di dalamnya. 5 Pesan tipe create
<<create>>
Menyatakan suatu objek membuat objek lain arah panah mengarah pada objek ain atau dirinya sendiri. 6 Pesan tipe call
1 : nama_metode ()
Menyatakan suatu objek
memanggil operasi / metode yang ada apada objek lain atau dirinya sendiri.
nama aktor
4. Activity Diagram
Activity Diagram merupakan diagram yang meunjukkan alur kerja atau
aktivitas user secara berurutan. Activity diagram sendiri dari beberapa notasi dan fungsi kegunaan masing-masing. (Satzinger, Jackson, dan Burd, 2012)
Tabel 1.4 Komponen Activity Diagram (Nugroho, 2010)
NO GAMBAR KETERANGAN
1 Status awal Status awal sistem, sebuah di
memiliki diagram aktivitas
memiliki sebuah status awal
2 Aktivitas
Aktivitas yang dilakukan sistem,
aktivitas biasanya diawali
dengan kata kerja.
3 Percabangan / decision Asosiasi percabangan dimana
jika ada pilihan aktivitas lebih dari satu.
7 Pesan tipe send 1 : masukkan
Menyatakan bahwa suatu objek mengirim data / masukkan / informasi ke objek lainnya, arah panah mengarah pada objek yang dikirm.
8 Pesan tipe return 1 : keluaran _ _ _ _ _ _ _
Menyatakan bahwa suatu objek yang telah menjalankan suatu operasi atau metode menghasilkan suatu kembalian ke objek tertentu arah panah mengarah pada objek yang menerima kembalian.
4 Penggabungan (join / fork) Asosiasi penggabungan dimana
lebih dari satu aktivitas
digabungkan menjadi satu.
5 Status Akhir Status akhir yang diakukan
sistem, sebuah diagram aktivitas memiliki sebuah status akhir. 6 Swimlane Memisahkan organisasi bisnis
yang bertanggung jawab
terhadap aktivitas yang terjadi.
3.6 Flowchart
Bagan alir (flowchart) adalah bagan atau suatu diagram alir yang mempergunakan simbol atau tanda untuk menyelesaikan suatu masalah. (Sariadin Siallagan ,2009)
Tabel 1.5 Simbol Flowchart
Arus / Flow Penghubung antara prosedur / proses
Connector Simbol keluar / masuk prosedur atau proses dalam lembar / halaman yang sama
Off-line Connector
Simbol keluar / masuk prosedur atau proses dalam lembar / halaman yang lain
Process Simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan Komputer
Decision Simbol untuk kondisi yang akan menghasilkan beberapa kemungkinan jawaban / aksi Predefined Process Simbol untuk mempersiapkan
penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan didalam storage Terminal Simbol untuk permulaan atau akhir darti suatu program
Manual Input Simbol untuk pemasukan data secara manual on-line keyboard
Input-Output Simbol yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya
Document Simbol yang menyatakan input berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau output di cetak dikertas
Disk and On-line Storage
Simbol untuk menyatakan input berasal dari disk atau output di simpan ke disk
3.7 Internet
Internet adalah jaringan global yang menghubungkan komputer – komputer diseluruh dunia. Dengan internet, sebuah komputer bisa mengakses data yang terdapat ada komputer lain benua yang berbeda. Dengan internet, sebuah toko online bisa tetap buka 24 jam dan 7 hari seminggu tanpa henti. Dengan internet, kejadian penting disuatu negara bisa diketahui oleh orang lain di negara yang berbeda (Priyanto Hidayatullah & Jauhari Khairul Kawistara, 2015).
3.8 Web
World Wide Web (WWW), lebih dikenal dengan web, merupakan salah satu layanan yang didapat oleh pemakai komputer yang terhubung ke Internet. Web pada awalnya adalah ruang informasi dalam Internet, dengan menggunakan teknologi hyperteks, pemakai dituntun untuk menemukan informasi dengan mengikuti link yang disediakan dalam dokumen web yang ditampilkan dalam browser web. Web memudahkan pengguna komputer untuk berinteraksi dengan pelaku Internet lainnya dan menelusuri (informasi) di Internet.
Selain itu web telah diadopsi oleh perusahaan sebagai sebagian dari strategi teknologi informasinya, karena beberapa alasan,
a. informasi mudah,
b. Setup server lebih mudah,
c. Informasi mudah distribusikan, dan
d. Bebas platform; informasi dapat disajikan oleh browser web pada sistem operasi mana saja karena adanya standar dokumen berbagai tipe data dapat disajikan (Betha Sidik, Ir dan Husni Iskandar Pohan,Ir.,M.Eng. 2012)
3.9 PHP
PHP (Hyper Text Prepocessor) adalah sebuah bahasa utama script server-side yang disisipkan pada HTML yang dijalankan di server, dan juga bisa digunakan untuk membuat aplikasi desktop.
Menurut Betha Sidik, dalam bukunya yang berjudul Pemograman Web Dengan PHP (2012:4), menyebutkan bahwa:
“PHP secara umum dikenal dengan bahasa pemograman script-script yang membuat dokumen HTML secara on the fly yang dieksekusi di server web, dokumen HTML yang dibuat dengan menggunakan editor teks atau HTML, dikenal juga sebagai bahasa pemograman server side”.
3.10 My SQL
Menurut Nugroho (2013:26) “MySQL adalah software atau program database server”, sedangkan SQL adalah bahasa pemogramannya, bahasa permintaan (query) dalam database server termasuk dalam MySQL itu sendiri. SQL juga diapakai dalam software database server lain, seperti SQL Server, Oracle, PostgreSL dan lainnya.
Menurut Buana I Komang Setia (2014:2), “MySQL merupakan database server yang saling sering digunakan dalam pemograman PHP, MySQL digunakan untuk menyimpan data dalam database dan manipulasi data-data yang diperlukan. Manipulasi data tersebut berupa menambah mengubah, dan menghapus data yang berada dalam database.
3.11 Gaji
Pengertian gaji menurut Mulyadi dalam bukunya yang berjudul Sistem Akuntasi (2013), gaji umumnya merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan yang mencapai jenjang jabatan manajer, sedangkan upah merupakan pembayaran atas jasa yang dilakukan oleh karyawan pelaksana (buruh). Umumnya gaji dibayarkan secara
tetap perbulan, sedangkan upah dibayarkan berdasarkan hari kerja, jam kerja atau jumlah satuan produk yang dihasilkan.
3.12 Xampp
Menurut Betha Sidik, dalam bukunya yang berjudul Pemograman Web Dengan PHP (2012:72), menyebutkan bahwa:
“XAMPP (X(Windows/Linux) Apache MySQL PHP dan Perl) merupakan paket server web PHP dan database MySQL sebagai databasenya”.
3.13 Pengujian
Pengujian sistem merupakan proses mengeksekusi sistem perangkat lunak untuk menentukan apakah sistem perangkat lunak tersebut cocok dengan spesifikasi sistem yang diinginkan. Pengujian dilakukan dengan 2 cara pengujian, yaitu pengujian white box dan black box (Hanif Al Fatta, 2012).
a. White Box Testing
White box testing adalah cara pengujian dengan melihat ke dalam
modul untuk meneliti kode-kode program yang ada, dan menganalisis apakah ada kesalahan atau tidak. Jika ada modul yang menghasilkan output yang tidak sesuai dengan proses bisnis yang dilakukan, maka baris-baris program, variabel, dan parameter yang terlibat pada unit tersebut akan dicek satu persatu dan diperbaiki, kemudian di-compile ulang. Penggunaan metode white box dilakukan untuk:
1. Memberikan jaminan bahwa semua jalur independen pada suatu modul telah digunakan paling tidak satu kali.
2. Menggunakan semua keputusan logis pada sisi true and false.
3. Mengeksekusi semua loop pada batasan mereka dan pada batas operasional mereka.