• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PERKEMBANGAN HARGA : JANUARI 2008

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN PERKEMBANGAN HARGA : JANUARI 2008"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

A. INFLASI BULAN JANUARI 2008

I. Inflasi bulan Januari 2008 sebesar 1,77% (m-t-m), sumbangan terbesar berasal dari inflasi kelompok bahan makanan sebesar 0,74%.

• Perkembangan harga yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Januari

2008 mengalami kenaikan (inflasi) sebesar 1,77% (m-t-m), lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan Desember 2007 (1,10%). Tingkat inflasi bulan Januari 2008 merupakan inflasi bulanan tertinggi selama 2 tahun terakhir (2006 – 2007), dan inflasi bulan Januari tertinggi selama 5 tahun terakhir (2003-2007).

• Penyumbang utama inflasi bulan Januari 2008 adalah kelompok bahan makanan sebesar

0,74%, kemudian kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,49% dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,34%.

• Sementara itu, dari sisi komoditas barang dan jasa yang dominan menyumbang inflasi adalah minyak tanah (0,35%), beras (0,27%), tempe (0,16%), tahu mentah dan emas perhiasan masing-masing 0,13%, mie dan nasi beserta lauk masing-masing 0,09%, minyak goreng (0,07%), telur ayam ras (0,06%), Ikan Tongkol (0,04%), dan kue kering berminyak (0,03%). Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi terbesar adalah bawang merah (-0,18%), cabe merah (-0,05%), petai, tomat sayur, jeruk, tomat buah, bawang putih, cabe rawit dan televisi berwarna masing-masing -0,01%.

• Berdasarkan perkembangan harga 744 komoditas yang dipantau, 663 komoditas tercatat

mengalami inflasi dengan total sumbangan sebesar 2,10% dan 81 komoditas mengalami deflasi dengan total sumbangan sebesar -0,33%.

• Inflasi tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan (2,77%), kemudian kelompok

sandang (2,31%) dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (2,02%). Sumber Tekanan Komoditi Utama Penyumbang Inflasi Januari 2008

• Minyak Tanah: Kenaikan harga minyak tanah secara nasional tercatat sebesar 14,69% dan

menyumbang 0,35% terhadap inflasi umum. Berdasarkan harga yang dipantau di 45 kota, 15 kota tercatat terjadi kenaikan harga (0,72% s.d. 100,00%) dan 2 kota terjadi penurunan harga (-0,74% s.d. -11,77%), sedangkan harga di 28 kota lainnya stabil. Kenaikan harga yang sangat tinggi terutama terjadi di Kota Palangkaraya (100,00%), Banjarmasin (53,85%), Jakarta (52,77%), Sampit (41,18%), Lhokseumawe (38,90%) dan Bandung (22,11%).

• Beras: Kenaikan harga beras secara nasional tercatat sebesar 4,38% dan menyumbang

0,27% terhadap inflasi umum. Berdasarkan harga yang dipantau di 45 kota, 42 kota tercatat terjadi kenaikan harga (1,11% s.d. 10,22%) dan 2 kota terjadi penurunan harga (-0,02% s.d. -0,15%), sedangkan harga di satu kota lainnya stabil. Kenaikan harga yang cukup tinggi terutama terjadi di Kota Bandarlampung (10,22%), Mataram (8,71%), Kupang (8,50%), Serang/Cilegon (8,29%), Bengkulu (8,18%), Denpasar (8,03%) dan Surabaya (6,48%). • Tempe dan Tahu Mentah: Akibat kenaikan harga kedelai yang tercatat secara nasional

sebesar 31,28%, harga tempe dan tahu mentah mengalami kenaikan sebesar 30,38% dan 25,98%, serta masing-masing menyumbang 0,16% dan 0,13% terhadap inflasi umum. Kenaikan harga tempe dan tahu hampir terjadi di semua kota yang dipantau, kecuali di 4 kota (Sibolga, Pematang Siantar, Balikpapan dan Kendari). Kenaikan harga tempe yang sangat tinggi terjadi di Kota Sampit (149,99%), Samarinda (100,00%), Denpasar (86,10%) Jambi (83,32%), Makasar (74,20%) dan Palembang (70,27%). Sedangkan kenaikan harga tahu mentah yang sangat tinggi terjadi di Kota Sampit (133,33%), Samarinda (99,99%), Malang (70,58%), Makasar (67,74%) dan Cirebon (63,94%).

LAPORAN

LAPORAN

LAPORAN

LAPORAN PERKEMBANGAN HARGA :

PERKEMBANGAN HARGA :

PERKEMBANGAN HARGA :

PERKEMBANGAN HARGA :

JANUARI 2008

JANUARI 2008

JANUARI 2008

(2)

• Emas Perhiasan: Kenaikan harga emas perhiasan secara nasional tercatat sebesar 8,88% dan menyumbang 0,13% terhadap inflasi umum. Kenaikan harga terjadi hampir disemua kota, kecuali Kota Tasikmalaya yang harganya stabil. Kenaikan harga yang cukup tinggi terjadi di Kota Kupang (16,80%), Kediri (13,31%), Sibolga (13,20%), Pekanbaru (11,89%) dan Jakarta (11,78%).

• Minyak Goreng: Kenaikan harga minyak goreng berkisar antara 0,44% s.d. 13,34% dan secara nasional tercatat sebesar 4,23% serta menyumbang 0,07% terhadap inflasi umum. Kenaikan harga terjadi hampir disemua kota, kecuali Kota Bandarlampung yang harganya stabil dan Kota Palu yang sedikit mengalami penurunan (-0,22%). Kenaikan harga yang cukup tinggi terjadi di Kota Purwokerto (13,34%), Padang Sidempuan (12,07%), Surakarta (11,25%) dan Manado (10,73%).

• Ikan Tongkol dan Ikan Kembung: Kenaikan harga ikan tongkol berkisar antara 1% s.d. 31%

dan secara nasional tercatat sebesar 10,36%. Sedangkan kenaikan harga ikan kembung antara 1% s.d. 99% dan secara nasional tercatat sebesar 6,64%. Secara umum kenaikan harga ikan tongkol dan ikan kembung yang cukup tinggi terjadi di kota-kota yang ada kepulauan Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, sedangkan harga di Kota Jakarta relatif stabil.

• Tepung Terigu: Kenaikan harga tepung terigu tercatat sebesar 10,34% selama bulan Januari

2008, dan sumbangan inflasi tepung terigu terhadap inflasi secara umum hanya 0,01%. Kenaikan harga tepung terigu mengakibatkan harga komoditi turunannya (roti, mie, kue, dll.) mengalami kenaikan sebesar 1% s.d. 6,5%, sehingga secara keseluruhan, kenaikan harga tepung terigu dan produk turunannya menyumbang inflasi sebesar 0,21%.

Grafik A. Inflasi Umum & Sumbangan Inflasi

Kelompok Bahan Makanan Grafik B. Disagregasi Inflasi

-1,00 0,00 1,00 2,00 3,00 4,00 5,00 6,00 7,00 8,00 9,00 1 2 3 4 5 6 7 8 9 101112 1 2 3 4 5 6 7 8 9 101112 1 2 3 4 5 6 7 8 9 101112 1 2 3 4 5 6 7 8 9 101112 1 2004 2005 2006 2007 2008 Inflasi IHK Sumbangan Kelompok Bahan Makanan % M T M 0,00 5,00 10,00 15,00 20,00 25,00 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2007 2008 0,00 1,00 2,00 3,00 4,00 5,00 6,00 IHK Inti Volatile Administered Administered % Y O Y

IHK, Inti, Volatile % Y O Y

II. Inflasi Inti bulan Januari 2008 sebesar 1,52% (mtm)

Inflasi inti (core inflation) pada bulan Januari 2008 tercatat sebesar 1,52% (mtm), sementara komponen yang harganya diatur pemerintah (administered price) dan komponen bergejolak (volatile foods) mengalami inflasi sebesar 1,84% dan 2,36%.

• Komponen inti memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,89%, sementara komponen yang

harganya diatur pemerintah menyumbang inflasi sebesar 0,39% dan komponen bergejolak menyumbang inflasi sebesar 0,49%.

(3)

III. Perkembangan Inflasi Menurut Kota bulan Januari 2008

• Berdasarkan perkembangan harga di 45 kota pada bulan Januari 2008, seluruh kota tercatat

mengalami kenaikan harga (inflasi) dengan inflasi tertinggi terjadi di Palangkaraya sebesar 5,02% dan terendah di Manado sebesar 0,10%.

• Sementara itu, Kota Jakarta mengalami inflasi sebesar 2,37% dan menyumbang inflasi nasional sebesar 0,65%.

IV. Inflasi Menurut Kantor Koordinator Bank Indonesia bulan Januari 2008

Inflasi menurut wilayah kerja Kantor Koordinator Bank Indonesia (KKBI) dan Kantor Pusat (KP) yang terbagi dalam 9 wilayah zona (terdiri atas 3 s.d. 8 kota), adalah sbb.:

• Inflasi Januari 2008 (mtm) tertinggi terjadi di wilayah kerja KKBI Banjarmasin (2,41%) dan terendah di wilayah kerja KKBI Palembang (1,02%).

(4)

LAMPIRAN GRAFIK

Grafik 1. Sasaran & Realisasi Inflasi Grafik 2. Inflasi Inti (mtm)

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 2007 2008 Y-O-Y Y-T-D SASARAN INFLASI 2007 : 6 ± 1 SASARAN INFLASI 2008 : 5 ± 1 (%) 0,00 0,50 1,00 1,50 2,00 2,50 3,00 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2006 2007 2008 Inflasi Inti % M T M

Grafik 3. Sumbangan Inflasi (mtm)

kelompok Barang & Jasa Grafik 3. Sumbangan Inflasi (mtm) komponen Barang & Jasa

-0,50 0,00 0,50 1,00 1,50 2,00 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2007 2008

INFLASI UMUM BAHAN MAKANAN

MAKANAN JADI,MINUMAN,ROKOK & T EMBAKAU PERUMAHAN, AIR, LIST RIK, GAS & BHN BAKAR

SANDANG KESEHAT AN

PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAHRAGA T RANSPOR, KOMUNIKASI & JASA KEUANGAN

(%) -0,50 0,00 0,50 1,00 1,50 2,00 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2007 2008 Inflasi Umum Inti Administered Volatile (%)

Grafik 5. Inflasi Bulan Januari 2008 (yoy) menurut Wilker KKBI

Grafik 6. Sebaran Inflasi Bulan Januari 2008 (yoy) di 45 kota 6,05 6,56 7,43 8,15 6,52 6,50 5,72 7,13 6,94 -6,00 -4,00 -2,00 0,00 2,00 4,00 6,00 8,00 10,00 KKBI MEDAN KKBI PALEMBANG KKBI PADANG KP JAKARTA KKBI BANDUNG KKBI SEMARANG KKBI SURABAYA KKBI MAKASAR Inflasi (%, YOY) KKBI BANJARAMASIN 0,00 2,00 4,00 6,00 8,00 10,00 12,00 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 I N F L A S I (%)

(5)

LAMPIRAN TABEL

Tabel 1. PERKEMBANGAN INFLASI UMUM YANG DIUKUR DENGAN IHK

INDEKS Inflasi Bulanan Inflasi Kumulatif Inflasi Tahunan

HARGA KONSUMEN MTM YTD YOY

2003 Januari 276,33 0,80 0,80 8,74 Februari 276,87 0,20 1,00 7,34 Maret 276,23 -0,23 0,77 7,12 April 276,65 0,15 0,92 7,54 Mei 277,23 0,21 1,13 6,91 Juni 277,49 0,09 1,23 6,62 Juli 277,58 0,03 1,26 5,79 Agustus 279,92 0,84 2,11 6,38 September 280,93 0,36 2,48 6,20 Oktober 282,48 0,55 3,05 6,22 November 285,32 1,01 4,08 5,33 Desember 287,99 0,94 5,06 5,06 2004 Januari 4) 110,45 0,57 0,57 4,82 Februari 110,43 -0,02 0,55 4,60 Maret 110,83 0,36 0,91 5,11 April 111,91 0,97 1,89 5,92 Mei 112,90 0,88 2,80 6,47 Juni 113,44 0,48 3,29 6,83 Juli 113,88 0,39 3,69 7,20 Agustus 113,98 0,09 3,78 6,67 September 114,00 0,02 3,80 6,27 Oktober 114,64 0,56 4,38 6,22 November 115,66 0,89 5,31 6,18 Desember 116,86 1,04 6,40 6,40 2005 Januari 118,53 1,43 1,43 7,32 Februari 118,33 -0,17 1,26 7,15 Maret 120,59 1,91 3,19 8,81 April 121,00 0,34 3,54 8,12 Mei 121,25 0,21 3,76 7,40 Juni 121,86 0,50 4,28 7,42 Juli 122,81 0,78 5,09 7,84 Agustus 123,48 0,55 5,66 8,33 September 124,33 0,69 6,39 9,06 Oktober 135,15 8,70 15,65 17,89 November 136,92 1,31 17,17 18,38 Desember 136,86 -0,04 17,11 17,11 2006 Januari 138,72 1,36 1,36 17,03 Februari 139,53 0,58 1,95 17,92 Maret 139,57 0,03 1,98 15,74 April 139,64 0,05 2,03 15,40 Mei 140,16 0,37 2,41 15,60 Juni 140,79 0,45 2,87 15,53 Juli 141,42 0,45 3,33 15,15 Agustus 141,88 0,33 3,67 14,90 September 142,42 0,38 4,06 14,55 Oktober 143,65 0,86 4,96 6,29 November 144,14 0,34 5,32 5,27 Desember 145,89 1,21 6,60 6,60 2007 Januari 147,41 1,04 1,04 6,26 Februari 148,32 0,62 1,67 6,30 Maret 148,67 0,24 1,91 6,52 April 148,43 -0,16 1,74 6,29 Mei 148,58 0,10 1,84 6,01 Juni 148,92 0,23 2,08 5,77 Juli 149,99 0,72 2,81 6,06 Agustus 151,11 0,75 3,58 6,51 September 152,32 0,80 4,41 6,95 Oktober 153,53 0,79 5,24 6,88 November 153,81 0,18 5,43 6,71 Desember 155,50 1,10 6,59 6,59 2008 Januari 158,26 1,77 1,77 7,36 BULAN TAHUN Keterangan :

4)Inflasi bulan Januari 2004 s.d. sekarang menggunakan Tahun Dasar 2002 =100

Survei Biaya Hidup (SBH) tahun 2002 dilakukan di 45 Kota dan dikelompokkan menjadi 7 kelompok barang dan jasa. ** Inflasi Bulanan (mtm) dihitung dengan cara membandingkan indeks bulan yang bersangkutan terhadap bulan sebelumnya

Inflasi Kumulatif (ytd) dihitung dengan membandingkan indeks bulan yang bersangkutan dengan indeks bulan Desember tahun sebelumnya Inflasi Tahunan (yoy) dihitung secara point-to-point yakni dengan membandingkan indeks bulan yang bersangkutan

dengan indeks bulanyang sama tahun sebelumnya

(6)

Tabel 2. PERKEMBANGAN INFLASI INTI

INDEKS Inflasi Bulanan Inflasi Kumulatif Inflasi Tahunan

HARGA KONSUMEN MTM YTD YOY

2003 Januari 104,55 1,41 1,41 6,89 Februari 104,94 0,37 1,78 6,71 Maret 105,03 0,09 1,87 6,51 April 105,47 0,42 2,30 6,87 Mei 105,70 0,21 2,52 6,77 Juni 105,97 0,26 2,78 6,85 Juli 106,28 0,30 3,09 6,28 Agustus 107,19 0,86 3,97 6,64 September 107,79 0,56 4,55 6,78 Oktober 108,06 0,25 4,81 6,48 November 108,77 0,66 5,50 6,31 Desember 109,37 0,55 6,08 6,08 2004 Januari 109,79 0,39 0,39 5,01 Februari 110,36 0,52 0,91 5,17 Maret 111,06 0,64 1,55 5,74 April 111,71 0,58 2,14 5,91 Mei 111,96 0,22 2,36 5,92 Juni 112,43 0,43 2,80 6,10 Juli 112,90 0,42 3,23 6,23 Agustus 113,92 0,90 4,16 6,27 September 114,55 0,56 4,74 6,27 Oktober 115,08 0,46 5,23 6,50 November 115,97 0,77 6,03 6,61 Desember 116,72 0,65 6,73 6,73 2005 Januari 117,63 0,78 0,78 7,14 Februari 117,81 0,15 0,93 6,75 Maret 118,74 0,79 1,73 6,91 April 119,35 0,51 2,25 6,84 Mei 119,75 0,34 2,59 6,96 Juni 120,09 0,28 2,88 6,81 Juli 120,52 0,36 3,25 6,75 Agustus 121,35 0,69 3,96 6,53 September 122,40 0,87 4,86 6,85 Oktober 125,89 2,85 7,85 9,39 November 127,40 1,20 9,15 9,86 Desember 128,10 0,55 9,75 9,75 2006 Januari 129,02 0,72 0,72 9,68 Februari 129,83 0,63 1,35 10,20 Maret 130,19 0,28 1,63 9,64 April 130,61 0,32 1,96 9,43 Mei 131,18 0,44 2,40 9,54 Juni 131,59 0,31 2,72 9,58 Juli 132,07 0,36 3,10 9,58 Agustus 133,10 0,78 3,90 9,68 September 133,57 0,35 4,27 9,13 Oktober 134,53 0,72 5,02 6,86 November 134,94 0,30 5,34 5,92 Desember 135,82 0,65 6,03 6,03 2007 Januari 136,82 0,74 0,74 6,05 Februari 137,59 0,56 1,30 5,98 Maret 137,83 0,17 1,48 5,87 April 138,11 0,20 1,69 5,74 Mei 138,55 0,32 2,01 5,62 Juni 138,69 0,10 2,11 5,40 Juli 139,67 0,71 2,83 5,75 Agustus 140,64 0,69 3,55 5,66 September 141,63 0,70 4,28 6,03 Oktober 142,77 0,80 5,12 6,13 November 143,38 0,43 5,57 6,25 Desember 144,36 0,68 6,29 6,29 2008 Januari 146,55 1,52 1,52 7,11 Keterangan :

Sumber : Badan Pusat Statistik

(7)

Tabel 3. PERKEMBANGAN INFLASI BERDASARKAN KELOMPOK PENGGUNAAN BARANG DAN JASA

IHK TAHUNAN (YOY)

No. KELOMPOK/SUBKELOMPOK

I. BAHAN MAKANAN 163,41 2,77 0,74 11,35

A. Padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya 194,89 4,15 0,30 8,93

B. Daging dan hasil-hasilnya 138,04 0,60 0,02 13,57

C. Ikan segar 147,66 3,61 0,17 7,05

D. Ikan diawetkan 140,56 2,51 0,02 7,52

E. Telur, susu dan hasil-hasilnya 142,24 4,11 0,08 18,20

F. Sayur-sayuran 161,07 1,87 0,05 4,60

G. Kacang-kacangan 209,17 22,98 0,29 46,81

H. Buah-buahan 143,83 -0,56 -0,01 5,43

I. Bumbu-bumbuan 152,09 -10,31 -0,25 -4,24

J. Lemak dan minyak 193,31 4,04 0,09 37,33

K. Bahan makanan lainnya 129,70 1,21 0,00 3,26

II. MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK DAN TEMBAKAU 151,91 2,02 0,34 7,62

A. Makanan jadi 156,12 2,87 0,29 8,73

B. Minuman yang tidak beralkohol 146,00 0,59 0,02 1,93

C. Tembakau dan minuman beralkohol 145,72 0,73 0,03 9,09

III. PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS DAN BAHAN BAKAR 158,38 1,80 0,49 6,01

A. Biaya tempat tinggal 152,66 0,78 0,11 5,70

B. Bahan bakar, penerangan dan air 201,28 5,24 0,35 8,20

C. Perlengkapan rumah tangga 117,53 0,50 0,01 3,33

D. Penyelenggaraan rumah tangga 136,03 0,58 0,02 6,49

IV. SANDANG 143,66 2,31 0,13 11,21

A. Sandang laki-laki 126,61 0,28 0,00 3,78

B. Sandang wanita 120,08 0,24 0,00 3,47

C. Sandang anak-anak 124,07 0,11 0,00 3,06

D. Barang pribadi dan sandang lainnya 226,49 6,94 0,13 32,75

V. KESEHATAN 133,47 0,72 0,03 4,51

A. Jasa kesehatan 149,79 0,58 0,01 2,55

B. Obat-obatan 125,27 0,30 0,00 4,41

C. Jasa perawatan jasmani 144,68 0,66 0,00 4,45

D. Perawatan jasmani dan kosmetik 125,26 1,08 0,02 6,28

VI. PENDIDIKAN, REKREASI, DAN OLAH RAGA 160,75 0,01 0,00 8,73

A. Pendidikan 210,25 0,00 0,00 13,45

B. Kursus-kursus/pelatihan 122,96 0,15 0,00 2,23

C. Perlengkapan/peralatan pendidikan 122,05 0,08 0,00 3,07

D. Rekreasi 106,95 -0,03 0,00 0,59

E. Olah raga 119,56 0,11 0,00 3,79

VII. TRANSPOR, KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN 169,55 0,24 0,04 1,39

A. Transpor 190,88 0,13 0,01 1,34

B. Komunikasi dan pengiriman 120,68 0,00 0,00 0,04

C. Sarana dan penunjang transport 145,98 1,00 0,01 5,39

D. Jasa keuangan 157,96 4,90 0,01 4,91

158,26 7,36

Keterangan :

Sumber : Badan Pusat Statistik

1,77

U M U M

INFLASI (%)

BULANAN (MTM) Jan-08 INFLASI (%) SUMB. THDP

INFLASI (%)

TABEL 4. PERKEMBANGAN INFLASI BERDASARKAN KOMPONEN INFLASI (2007-2008)

2008 KOMPONEN INFLASI INFLASI UMUM - INFLASI (%) 1,04 0,62 0,24 -0,16 0,10 0,23 0,72 0,75 0,80 0,79 0,18 1,10 1,77 CORE INFLATION - INFLASI (%) 0,74 0,56 0,17 0,20 0,32 0,10 0,71 0,69 0,70 0,80 0,43 0,68 1,52 - Sumbangan thdp. Inflasi (%) 0,42 0,32 0,10 0,12 0,18 0,05 0,40 0,40 0,41 0,46 0,24 0,39 0,89 ADMINISTERED PRICE - INFLASI (%) 0,36 0,53 0,14 0,30 0,23 0,24 0,17 0,86 0,01 0,05 -0,18 0,54 1,84 - Sumbangan thdp. Inflasi (%) 0,08 0,12 0,03 0,07 0,05 0,06 0,05 0,19 0,00 0,02 -0,04 0,12 0,39 VOLATILE FOOD - INFLASI (%) 2,73 1,03 0,47 -1,62 -0,56 0,45 1,39 0,81 1,91 1,71 -0,16 2,81 2,36 - Sumbangan thdp. Inflasi (%) 0,54 0,18 0,11 -0,35 -0,13 0,12 0,27 0,16 0,39 0,31 -0,02 0,59 0,49

Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Jan

2007

(8)

Tabel 5. KOMODITAS UTAMA PENYUMBANG INFLASI – JANUARI 2008 (MTM) SUMBANGAN KUMULATIF 1 Minyak Tanah 14,686 0,35 0,35 2 Beras 4,376 0,27 0,62 3 Tempe 30,381 0,16 0,78 4 Tahu Mentah 25,976 0,13 0,91 5 Emas Perhiasan 8,877 0,13 1,04 6 Mie 5,862 0,09 1,13 7 Nasi 3,574 0,09 1,22 8 Minyak Goreng 4,230 0,07 1,29

9 Telur Ayam Ras 8,040 0,06 1,35

10 Tongkol 10,358 0,04 1,39

11 Kue Kering Berminyak 6,357 0,03 1,41

12 Kembung/Gembung 6,641 0,02 1,44 13 Roti Manis 4,669 0,02 1,46 14 Kontrak Rumah 0,347 0,02 1,48 15 Besi Beton 10,995 0,02 1,50 16 Kelapa 4,937 0,02 1,52 17 Bayam 7,407 0,02 1,54 18 Roti Tawar 6,437 0,02 1,56

19 Rokok Kretek Filter 0,732 0,02 1,58

20 Daging Ayam Ras 1,153 0,02 1,59

21 Kangkung 5,808 0,01 1,61 22 Dencis 6,560 0,01 1,62 23 Sewa Rumah 0,366 0,01 1,63 24 Upah Pembantu RT 1,089 0,01 1,64 25 Kartu ATM 19,644 0,01 1,65 26 Semen 2,558 0,01 1,67 27 Pasta Gigi 3,780 0,01 1,68

28 Mie Kering Instan 2,363 0,01 1,69

29 Tepung Terigu 10,344 0,01 1,70 30 Udang Basah 3,110 0,01 1,71 ,,, 663 INFLASI (%) SUMB. THDP INFLASI (%) No KOMODITI T O T A L 2,10

Tabel 6. KOMODITAS UTAMA PENYUMBANG DEFLASI – JANUARI 2008 (MTM)

SUMBANGAN KUMULATIF 1 Bawang Merah -22,429 -0,18 -0,18 2 Cabe Merah -9,212 -0,05 -0,23 3 Bawang Putih -5,299 -0,01 -0,24 4 Jeruk -2,571 -0,01 -0,26 5 Tomat Sayur -4,479 -0,01 -0,27 6 Cabe Rawit -7,472 -0,01 -0,28 7 Tomat Buah -10,004 -0,01 -0,28 8 Petai -14,569 -0,01 -0,29 9 Televisi Berwarna -1,613 -0,01 -0,29 … 81 KOMODITI SUMB. THDP INFLASI (%) INFLASI (%) No T O T A L -0,33

(9)

TABEL 7. KOMODITAS UTAMA PENYUMBANG INFLASI – JANUARI 2007 (MTM) SUMBANGAN KUMULATIF 1 Beras 4,955 0,30 0,30 2 Tomat Sayur 32,784 0,07 0,37 3 Minyak Goreng 5,214 0,06 0,44 4 Bawang Merah 16,071 0,06 0,50 5 Kontrak Rumah 0,959 0,06 0,55 6 Kentang 19,045 0,05 0,60 7 Minyak Tanah 1,345 0,03 0,63

8 Rokok Kretek Filter 1,363 0,03 0,66

9 Kelapa 10,188 0,03 0,70 10 Nasi 1,136 0,03 0,72 11 Cabe Rawit 15,192 0,03 0,75 12 Tongkol 7,252 0,03 0,77 13 Gabus 25,918 0,03 0,80 14 Bayam 9,894 0,02 0,82 15 Gula Pasir 1,812 0,02 0,84

16 Telur Ayam Ras 2,836 0,02 0,86

17 Sewa Rumah 0,569 0,02 0,88 18 Ayam Goreng 2,626 0,02 0,90 19 Cakalang 13,743 0,01 0,91 20 Tomat Buah 27,983 0,01 0,93 21 Pisang 2,671 0,01 0,94 22 Kembung/Gembung 3,433 0,01 0,95 23 Upah Pembantu RT 1,079 0,01 0,97 24 Anggur 12,479 0,01 0,98 25 Wortel 9,800 0,01 0,99 26 Gula Merah 10,151 0,01 1,00 27 Pasir 2,932 0,01 1,01 28 Dencis 5,012 0,01 1,02 29 Mie 0,566 0,01 1,03 30 Pepaya 4,108 0,01 1,04 ,,, 544 T O T A L 1,31

No KOMODITI INFLASI (%) SUMB. THDP INFLASI (%)

TABEL 8. KOMODITAS UTAMA PENYUMBANG DEFLASI – JANUARI 2007 (MTM)

SUMBANGAN KUMULATIF

1 Daging Ayam Ras -6,785 -0,09 -0,09

2 Cabe Merah -5,487 -0,04 -0,14

3 Kacang Panjang -11,441 -0,02 -0,16

4 Emas Perhiasan -1,561 -0,02 -0,18

5 Ketimun -15,556 -0,01 -0,19

6 Buncis -14,256 -0,01 -0,20

7 Daging Ayam Kampung -5,213 -0,01 -0,21

8 Bandeng -1,886 -0,01 -0,22

9 Terong Panjang -8,676 -0,01 -0,22

… 200

T O T A L -0,27

No KOMODITI INFLASI (%) SUMB. THDP INFLASI (%)

(10)

TABEL 9. INFLASI/ DEFLASI TERTINGGI DAN TERENDAH DARI 45 KOTA PADA BULAN JANUARI 2008

KOTA INFLASI (%) SUMB. THDP INFLASI (%)

Inflasi Tertinggi Palangkaraya 5,02 0,03

Inflasi Terendah Manado 0,10 0,00

KATEGORI

JANUARI 2008 (MTM)

Tabel 10. CAKUPAN WILAYAH KERJA KANTOR KOORDINATOR BI (KKBI)

KKBI MEDAN KKBI PADANG KKBI PALEMBANG KP JAKARTA KKBI BANDUNG KKBI SEMARANG KKBI SURABAYA KKBI BANJARMASIN KKBI MAKASSAR

I II III IV V VI VII VIII IX

Lhokseumawe Padang Jambi Jakarta Tasikmalaya Purwokerto Jember Pontianak Manado

Banda aceh Pekanbaru Palembang Serang/Cilegon Bandung Surakarta Kediri Sampit Palu

Padang Sidempuan Batam Bengkulu Cirebon Semarang Malang Palangkaraya Makassar

Sibolga Bandar Lampung Tegal Surabaya Banjarmasin Kendari

Pematang Siantar Pangkal Pinang Yogyakarta Denpasar Balikpapan Gorontalo

Medan Mataram Samarinda Ambon

Kupang Ternate

Jayapura

ZONA

TABEL 11. INFLASI MENURUT WILAYAH KERJA KANTOR BANK INDONESIA

TAHUN 2008 (YOY) NO Z O N A KKBI

I KKBI MEDAN 168,15 1,27 0,10 6,94

II. KKBI PADANG 156,83 1,20 0,07 6,56

III. KKBI PALEMBANG 166,26 1,02 0,09 7,13

IV. KP JAKARTA 155,19 2,33 0,70 6,05

V. KKBI BANDUNG 159,89 1,42 0,12 5,72

VI. KKBI SEMARANG 156,36 1,31 0,11 6,50

VII. KKBI SURABAYA 153,85 1,77 0,29 6,52

VIII. KKBI BANJARMASIN 162,32 2,41 0,17 8,15

IX. KKBI MAKASSAR 157,75 1,86 0,14 7,43

7,36 INFLASI (%) JANUARI 2008 (MTM) 1,77 INFLASI (%) SUMB. THDP INFLASI (%) IHK JAN. 2008 TOTAL

(11)

Tabel 12. INFLASI BULAN JANUARI 2008 DI 45 KOTA TAHUNAN (YOY) 1 Lhokseumawe 160,79 1,89 0,00 5,62 2 Banda Aceh 204,80 2,26 0,01 11,07 3 Padang Sidempuan 165,88 1,20 0,00 5,75 4 Sibolga 163,31 2,51 0,01 8,22 5 Pematang Siantar 158,34 1,12 0,01 7,46 6 Medan 165,84 1,08 0,06 6,50 7 Padang 161,68 0,87 0,02 6,48 8 Pakanbaru 166,31 1,76 0,03 6,52 9 Batam 140,24 0,92 0,02 3,47 10 Jambi 165,49 0,60 0,01 6,48 11 Palembang 171,79 0,91 0,04 8,98 12 Bengkulu 161,14 1,58 0,01 6,53 13 Bandar Lampung 159,65 0,68 0,02 6,48 14 Pangkal Pinang 161,10 4,31 0,02 4,81 15 Jakarta 154,85 2,37 0,65 7,77 16 Tasikmalaya 167,40 1,40 0,01 7,65 17 Bandung 160,15 1,39 0,09 6,20 18 Cirebon 151,86 1,74 0,02 7,92 19 Purwokerto 152,57 1,41 0,01 6,76 20 Surakarta 142,35 1,48 0,02 3,96 21 Semarang 158,84 1,21 0,05 7,65 22 Tegal 160,36 1,61 0,01 10,02 23 Yogyakarta 165,08 1,25 0,02 8,38 24 Jember 158,51 2,13 0,02 8,59 25 Kediri 154,66 1,66 0,01 7,18 26 Malang 153,84 2,17 0,04 7,40 27 Surabaya 153,28 1,38 0,12 6,62 28 Serang/Cilegon 159,50 1,87 0,04 7,47 29 Denpasar 148,59 2,50 0,05 6,77 30 Mataram 153,61 1,70 0,02 8,04 31 Kupang 171,10 3,36 0,02 8,10 32 Pontianak 155,24 1,60 0,02 8,61 33 Sampit 154,01 3,96 0,01 9,70 34 Palangkaraya 160,81 5,02 0,03 12,83 35 Banjarmasin 166,94 2,89 0,06 9,23 36 Balikpapan 163,52 1,13 0,01 7,48 37 Samarinda 163,65 2,51 0,04 9,82 38 Manado 156,07 0,10 0,00 8,68 39 Palu 167,87 1,56 0,01 7,57 40 U. Pandang / Makassar 152,02 2,29 0,07 5,88 41 Kendari 172,64 1,94 0,01 7,49 42 Gorontalo 156,87 0,63 0,00 5,63 43 Ambon 149,48 3,90 0,02 9,86 44 Ternate 162,96 1,70 0,01 8,09 45 Jayapura 179,87 3,33 0,01 10,92 U M U M 155,50 7,36 NO K O T A IHK JAN. 2008 BULANAN (MTM) 1,77 INFLASI (%) SUMB. THDP INFLASI (%) INFLASI (%)

Gambar

Grafik 3. Sumbangan Inflasi (mtm)
Tabel 1.  PERKEMBANGAN INFLASI UMUM YANG DIUKUR DENGAN IHK
Tabel 2.  PERKEMBANGAN INFLASI INTI
TABEL 4.  PERKEMBANGAN INFLASI BERDASARKAN KOMPONEN INFLASI (2007-2008)
+5

Referensi

Dokumen terkait

Pada Bulan Januari 2016 kelompok-kelompok komoditi memberikan andil/sumbangan inflasi adalah: kelompok Bahan Makanan sebesar 0,08 persen; kelompok Makanan Jadi,

Dengan kenaikan indeks ini berarti kelompok bahan makanan pada bulan Januari 2016 memberikan andil terbesar terhadap pembentukan inflasi Kota Batam, yaitu sebesar

Sementara komponen harga diatur pemerintah juga memberikan andil deflasi sebesar 0,14 persen, juga berlawan arah dengan bulan sebelumnya yang memberikan andil inflasi sebesar

Pada bulan Januari 2017, kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi adalah kelompok kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan

Inflasi year-on-year bulan Januari 2015 dari 6 ibukota provinsi di pulau Jawa, inflasi tertinggi terjadi di kota Serang sebesar 9,64 persen, diikuti oleh kota

Berdasarkan hasil pemantauan oleh BPS Kota Dumai pada bulan Januari 2017, Kota Dumai mengalami inflasi sebesar 1,58 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 129,65.

Pada bulan Juli 2017 kelompok komponen yang memberikan sumbangan terhadap Inflasi/Deflasi kota Lubuk Linggau adalah komponen inti, inflasi (0,0213 persen) dengan

sebesar 0,07 persen dengan andil inflasi sebesar 0,04 persen, komponen harga diatur pemerintah/administrative inflasi sebesar 0,85 persen dengan andil inflasi