AISA berencana divestasi unit bisnis beras.
Penjualan alat berat UNTR melesat.
Kapuas bidik dana IPO Rp 94 miliar.
Bank Permata jaga NPL di bawah 5%.DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD Change
Market Preview
T
ekanan jual kembali
men-dominasi perdagangan
sa-ham kemarin seiring
mening-katnya resiko pasar saham
global dan kawasan menyusul
meningkatnya eskalasi konflik
antara Korut dengan AS. IHSG
kemarin tutup koreksi 30,65
poin (0,52%) di 5863,962.
Tekanan jual terutama dipicu
saham sektor konsumsi,
tam-bang, perbankan dan
manufak-tur. Koreksi IHSG kemarin
se-jalan dengan koreksi yang
ter-jadi di kawasan emerging
mar-ket. Indeks The MSCI Emerging
Market kemarin koreksi 0,8%.
Sementara Wall Street tadi malam bergerak bervariasi di
warnai komentar Yellen tentang kebijakan moneter bank sentral.
In-deks DJIA tadi malam koreksi 0,05% di 22284,32. InIn-deks S&P dan
Nasdaq masing-masing menguat 0,01% dan 0,15% di 2496,84 dan
6380,16. Pasar saham Wall Street mencermati pernyataan Yellen
yang mengindikasikan kuat kemungkinan The Fed akan menaikkan
kembali bunga acuannya Desember mendatang dan mulai
menjalan-kan pelepasan portofolio di Neraca mulai Oktober mendatang.
Pern-yataan Yellen ini membuat dolar menguat dan harga obligasi koreksi.
Terkait harga komoditas, tadi malam harga minyak mentah di AS
koreksi tipis 0,25% di USD52,09/barel. Data API menyebutkan
ca-dangan minyak mentah AS pekan lalu turun 761 ribu barel di luar
perkiraan sebelumnya naik 3,1 juta barel. Harga emas tadi malam
koreksi 1% di USD1297,20/t.oz. Sedangkan harga nikel di LME koreksi
1,5% di USD10457,5/MT.
Melanjutkan perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan akan
bergerak bervariasi rawan koreksi lanjutan di tengah minimnya
insen-tif dan meningkatnya kekhawatiran kenaikan biaya dana di negara
maju. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 5840 hingga
re-sisten di 5890 rawan koreksi.
S1 5840 S2 5820 R1 5890 R2 5920
Index Last Chg % DJIA 22284.32 (11.77) (0.05) S&P 500 2496.84 0.18 0.01 FTSE 100 7285.74 (15.55) (0.21) CAC 40 5268.76 1.64 0.03 DAX 12605.20 10.39 0.08 NIKKEI 225 20242.63 (61.43) (0.30) HANGSENG 27513.01 12.67 0.05 STI 3212.04 3.87 0.12 SHENZHEN 1964.03 0.14 0.01 SHANGHAI 3343.58 2.03 0.06 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 52.07 1.46 2.88 CPO (RM/M.T) 2749.00 (21.00) (0.76) Gold (USD/T.oz) 1294.40 (2.70) (0.21) Nikel (USD/M.T 11125.00 (340.00) (2.97) Timah (USD/M.T) 20575.00 (150.00) (0.72) Coal (USD/M.T) 96.20 0.30 0.31 Exchange Rates Chg % IDR/USD 13389.00 71.00 0.53 USD/EUR 1.178 (0.02) (1.39) JPY/USD 112.48 0.28 0.25 IDR/SGD 9878.21 9.13 0.09 IDR/AUD 10550.10 3.50 0.03 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 34.76 4654 (0.24) (0.69)Top Gainers IDR % Chg
AKSI 210 25.00 42 CANI 398 19.90 66 INTD 410 17.10 60 JPFA 1,290 11.20 130 NASA-W 268 8.10 20
Top Losers IDR % Chg
RMBA 322 (23.30) (98) LEAD 104 (15.40) (19) INCF 190 (13.60) (30) CENT 100 (12.30) (14) DART 332 (9.80) (36)
Top Value IDR % (miliar)
BBCA 19,650 (0.10) 786 B TLKM 4,690 0.90 783 B BBRI 15,550 (0.80) 766 B SRIL 344 (2.30) 682 B BMRI 6,550 (0.40) 618 B
Top Volume IDR % (juta)
SRIL 344 (2.30) 1,953.551 BUMI 189 (7.40) 1,497.898 MYRX 123 (2.40) 905.193 IIKP 216 (3.60) 523.602 ELSA 310 1.30 516.074 IHSG 5,863.96 Change (30.65) Change (%) (0.52) Change (%/ytd) 10.71
Total Value (IDR triliun) 6.775 Total Volume (miliar saham) 9.406 Net Foreign Buy (IDR miliar) (176.000)
News Update
2
AISA berencana divestasi unit bisnis beras.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) berencana mendivestasi
anak usaha beras. Hal ini tertuang dalam agenda rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 2
November 2017 nanti. AISA punya beberapa anak usaha di bisnis beras, seperti PT Swasembada Tani Selebes,
PT Dunia Pangan, PT Indo Beras Unggul, PT Jatisari Srirejeki, PT Sukses Abadi Karya Inti dan PT Tani Ungul
Usaha. Belum diketahui anak usaha mana yang akan didivestasi. Juga belum dipastikan apakah semua bisnis
beras akan menjadi sasaran divestasi. Manajemen AISA belum banyak berkomentar. "Dasarnya adalah sesuai
agenda RUPSLB yang telah disampaikan kepada OJK," kata Desilina, Sekretaris Perusahaan AISA. Beras sebagai
kebutuhan primer saat ini banyak memiliki risiko politik (politic risk) dari pemerintah. Misalnya penetapan harga
eceran tertinggi (HET). Risiko saham AISA dan saham beras lainnya masih lebih besar dibandingkan imbal balik
yang ditawarkan. Artinya, saham produsen beras akan susah naik. (Kontan)
Penjualan alat berat UNTR melesat.
Penjualan PT United Tractors Tbk (UNTR) terus bertumbuh. Pada Agustus
2017, UNTR mencetak penjualan alat berat sebanyak 350 unit, meningkat dari bulan sebelumnya yakni 310 unit.
Angka ini merupakan penjualan bulanan tertinggi sejak tahun lalu. Jika dilihat dari bulan Januari hingga
Agustus, total penjualan alat berat UNTR mencapai 2.411 unit atau naik 74,08% jika dibandingkan periode yang
sama tahun sebelumnya. Mengutip laporan UNTR, penjualan alat berat yang berasal dari sektor pertambangan
memberi kontribusi terbesar, yakni 51%. Menyusul, sektor konstruksi memberi kontribusi 22%, sektor
perkebunan sebesar 15%, dan kehutanan 12%. Sekretaris Perusahaan UNTR Sara K. Loebis mengatakan,
peningkatan penjualan ini dipicu jadwal kedatangan (arrival) alat berat yang memang lebih banyak terjadi di
Agustus lalu. Selain itu, peningkatan penjualan juga ditopang dari membaiknya industri tambang. "Pemicunya
adalah rebound di sektor pertambangan," ujar Sara, Selasa (26/9). Hingga akhir 2017, UNTR yakin bisa
mengantongi penjualan alat berat 3.200 unit. Aktivitas kontraktor pertambangan dari anak usaha PT
Pamapersada Nusantara juga cukup menggembirakan. Hingga delapan bulan pertama tahun ini, kinerja
overburden removal UNTR mencapai 509,3 juta bank cubic meters (bcm). Jumlah ini meningkat 9,1%
dibandingkan periode sama tahun lalu, yakni sebanyak 466,8 juta bcm. Total produksi batubara yang dihasilkan
juga meningkat 3,88% year on year menjadi 72,2 juta ton. Lalu, dari anak usaha di sektor batubara, UNTR
membukukan volume penjualan batubara sebesar 4,64 juta ton. Tapi, angka ini turun 14,96% ketimbang
periode yang sama tahun 2016, yakni 5,46 juta ton. UNTR masih menargetkan volume penjualan batubara bisa
mencapai 6,5 juta ton hingga akhir tahun. (Kontan)
Kapuas bidik dana IPO Rp 94 miliar.
PT Kapuas Prima Coal Tbk bersiap masuk Bursa Efek Indonesia. Jika tak
ada aral melintang, emiten ini akan menggelar IPO pada 16 Oktober 2017. Kapuas akan menjual maksimal 550
juta saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Harga penawarannya berkisar Rp 120-Rp
170 per saham. Jadi, Kapuas berpotensi meraup dana Rp 66 miliar hingga Rp 93,5 miliar. Kapuas juga
melaksanakan mandatory convertible bond (MCB) maksimal 500 juta saham atau Rp 70 miliar. Jadi total saham
yang dilepas mencapai 1,05 miliar saham. Toto Sosiawanto, Senior Vice President PT Erdhika Elit Sekuritas,
selaku penjamin pelaksana emisi, menyatakan, rencana porsi publik merupakan kombinasi antara MCB dan
penawaran umum. "Sehingga total yang ditawarkan pada publik maksimal 20,79% dari modal ditempatkan dan
disetor penuh sesudah penawaran umum," kata dia usai paparan publik di BEI, kemarin. Direktur Utama Kapuas
Prima Coal Harjanto Widjaja menyatakan, dana hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal dan modal kerja.
(Kontan)
Bank Permata jaga NPL di bawah 5%.
PT Bank Permata Tbk mengatakan pihaknya terus melakukan
restrukturisasi kredit bermasalah perseroan. Langkah ini diambil untuk menekan laju non performing loan (NPL)
Bank Permata terus berada di bawah level 5%. Direktur Utama Bank Permata Ridha DM Wirakusumah menyebut
kendati demikian langkah ini masih sangat awal. "NPL kami jaga di bawah 5% dan NPL net sudah 1,8%. Semoga
bisa dipertahankan," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (26/9). Secara terpisah, Direktur Keuangan Bank
Permata Lea Kusumawijaya mengatakan selain melakukan restrukturisasi, pihaknya juga melakukan langkah
penjualan aset bermasalah untuk menekan laju NPL. Sayangnya, Lea belum dapat menyebut besaran kredit
yang telah direstrukturisasi sampai saat ini. Asal tahu saja, berdasarkan laporan keuangan kuartal II 2017 Bank
Permata mencatat rasio NPL gross sebesar 4,72%. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan posisi periode
tahun sebelumnya sebesar 4,59%. Adapun, untuk NPL net memang terjadi penurunan dari 2,67% pada Juni
2016 menjadi 1,79% per Juni 2017. (Kontan)
Stock Picks
3UNTR 29700-32200.
Harga saham United Tractors Tbk (UNTR) kemarin melanjutkan tren bullishnya setelah
beberapa sesi perdagangan sebelumnya dilanda aksi ambil untung. Kemarin harga sahamnya tutup
menguat 2,4% di Rp31000. Secara technical, support saat ini di Rp29700 dengan peluang penguatan
lanjutan menguji resisten di Rp32200. Dalam waktu dekat sentimen pasar akan tertuju pada rilis laba 3Q17.
Tahun ini kinerja perseroan akan tumbuh signifikan ketimbang tahun lalu dengan dukungan kenaikan harga
sejumlah komoditas yang mendorong pertumbuhan penjualan alat berat. Tahun ini penjualan alat berat di
pasar domestik diperkirakan tumbuh 40% dibandingkan tahun 2016. Penjualan alat berat tahun ini
diperkirakan mencapai 10.000 -11.000 unit. Tahun lalu penjualan alat berat mencapai 7.250 unit. Dari sisi
kinerja, pendapatan bersih perseroan sepanjang 1H17 tumbuh 30,43% mencapai Rp29,43 triliun
dibandingkan 1H16 sebesar Rp22,56 triliun. Laba bersih naik 84,67% mencapai Rp3,42 triliun dibandingkan
1H16 sebesar Rp1,85 triliun. Marjin bersih naik menjadi 11,63% dari 8,21%.Pendapatan perseroan
dikontribusikan dari penjualan alat berat 38%, kontraktor penambangan 45%, pertambangan 13% dan
industri konstruksi 4%. Pendapatan dari penjualan alat berat di 1H17 tumbuh 63% mencapai Rp11,19
triliun dibandingkan Rp6,86 triliun di 1H16. Sedangkan dari pertambangan pendapatan tumbuh 24%
mencapai Rp3,96 triliun dibandingkan 1H16 sebesar Rp3,19 triliun. Dari pendapatan kontraktor
pertambangan tumbuh 14,6% mencapai Rp13,25 triliun dari Rp11,56 triliun. Volume penjualan alat berat
perseroan (merek Komatsu) sepanjang 1H17 tumbuh 69% mencapai 1751 unit. Sedangkan untuk periode
Januari-Juli 2017 penjualan alat berat perseroan telah mencapai 2061 unit atau naik 70% dibadningkan
peride yang sama di 2016 sebanyak 1211 unit. Dari jumlah tersebut, 51% diserap sektor tambang. Volume
produksi batubara perseroan 1H17 tumbuh mencapai 52 juta ton dari 50,2 juta ton di 1H16. Perseroan
menargetkan penjualan alat berat tahun ini mencapai 2500 unit naik 14,6%. Pencapaian pendapatan bersih
hingga 1H17 telah mencerminkan pencapaian 57% dari target tahun ini sebesar Rp51,46 triliun atau
tumbuh 13% dari tahun sebelumnya. Sedangkan pencapaian laba bersih hingga 1H17 telah mencerminkan
57,8% dari target laba bersih tahun ini yang diperkirakan mencapaiRp5,92 triliun atau tumbuh 18% dari
tahun sebelumnya. EPS tahun ini diperkirakan Rp1586,5. Sebelumnya harga sahamnya ditargetkan
mencapai Rp31730 atau PE 20x. Harga pasar sahamnya saat ini sudah mencerminkan target harganya
tahun ini. Pelaku pasar disarankan bermain dalam pola trading, mengingat fluktuasi harga komoditas
sangat mempengaruhi kinerjanya. Trading Buy, SL 29000
4
Stock Picks
SCMA 2200-2350.
Di tengah pasar konsolidasi, harga saham emiten media, Surya Citra Media Tbk (SCMA),
kemarin berhasil rebound setelah sempat dilanda aksi ambil untung. Support sederhana bertahan di
Rp2200. Kemarin harganya tutup di Rp2270. Rebound tertahan di resisten sederhana di Rp2300.
Perge-rakan harganya mengindikasikan sinyal bullish reversal. Sepanjang support bertahan di Rp2200, pergePerge-rakan
harganya cenderung menguat. Dari sisi kinerja, sepanjang 1H17 pendapatan neto tumbuh 3,22% mencapai
Rp2,3 triliun vs Rp2,3 triliun. Pertumbuhan ini melambat dibandingkan pertumbuhan di 1H16 yang
men-capai 7,7% (yoy). Laba bersih 1H16 stagnan di Rp838,91 miliar atau hanya tumbuh tipis 0,24% dibandingkan
1H16 sebesar Rp836,91 miliar. Periode yang sama 2016 laba bersih berhasil tumbuh 4% (yoy). Namun bila
dilihat secara kuartalan, kinerja perseroan di 2Q17 menunjukkan pertumbuhan baik dibandingkan dengan
1Q17 maupun dengan pertumbuhan di 2Q16 (qoq). Pendapatan neto di 2Q17 tumbuh 40,25% (qoq)
men-capai Rp1,41 triliun vs Rp1 triliun (1Q17) dan naik 10,97% (yoy) dibandingkan 2Q16 sebesar Rp1,27 triliun.
Di 1Q17 pendapatan neto turun 6% (yoy). Pertumbuhan kuartalan (qoq) di 2Q17 juga lebih tinggi
ketim-bang pertumbuhan 2Q16 yang hanya 18,82% (qoq). Ini menunjukkan kinerja perseroan menunjukkan
per-baikan dibandingkan 1Q17 maupun di periode yang sama 2016 lalu. Kami menargetkan pendapatan neto
tahun ini berpeluang tumbuh 3,87% mencapai Rp4,70 triliun dari 2016 Rp4,52 triliun. Hingga 1H17
penda-patan neto mencerminkan 51,4% dari target tahun ini. Sedangkan laba bersih 2Q17 mencapai Rp537,80
miliar naik 78,61% (qoq) dan naik 13,10% (yoy). Pertumbuhan laba 2Q17 lebih tinggi ketimbang
pertum-buhan di 2Q16 sebesar 31,57% (qoq). Pertumpertum-buhan di 2Q17 (yoy) juga membalikan penurunan laba
16,68% (yoy) di 1Q17 sebesar Rp301,11 miliar. Kami memperkirakan laba bersih tahun ini berpeluang
men-capai Rp1,65 triliun atau naik 9,93% dari 2016 sebesar Rp1,50 triliun. Hingga 1H17 raihan laba bersih
menc-erminkan 50,8% target 2017. EPS tahun ini diperkirakan Rp112,85. Harga sahamnya setahun terakhir
ditransaksikan dengan rata-rata PE 25-27x. Dalam kondisi pasar bullish saham perseroan berpeluang
ditransaksikan dengan PE 27x atau mencapai Rp3040. Dari harga saat ini ada ruang penguatan 35%.
Main-tain Buy, SL 2150
5
Stock Picks
TLKM 4650-4730.
Harga emiten unggulan, Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM),kemarin berhasil
melanjutkan rebound dalam rentang konsolidasi. Pergerakan harganya saat ini di kisaran support Rp4650
hingga resisten di Rp4730. Pasar tengah bergerak konsolidasi di tengah kekhawatiran ketegangan
geopolitik kawasan Korea Utara. Harga sahamnya kemarin tutup di Rp4690. Peluang penguatan lanjutan
akan menguji resisten terdekat di Rp4730. Harga saham TLKM sepanjang tahun ini bergerak dalam tren
bullish. Akhir tahun lalu harga sahamnya masih ditransaksikan di Rp3980. Sebelumnya harga sahamnya
diperkirakan berpeluang mencapai Rp5330 atau PE 21x (E/17) dalam kondisi pasar bullish. Ini
mencerminkan ruang penguatan sekitar 13,6% dari harga saat ini di Rp4690. Tahun ini pendapatan
diproyeksikan tumbuh 13,9% mencapai Rp132,5 triliun. Hingga 1H17 raihan pendapatan mencerminkan
48,3% dari target tahun ini. Ini mencerminkan pencapaian di 1H17 sejalan dengan proyeksi tahun ini.
Sedangkan laba bersih tahun ini diperkirakan mencapai Rp25,2 triliun atau tumbuh 30% dari tahun
sebelumnya sebesar Rp19,3 triliun. Hingga 1H17 raihan laba bersih telah mencerminkan 48% dari target
laba tahun ini. EPS proyeksi tahun ini Rp254,14. Dalam waktu dekat sentimen pasar akan digerakkan
dengan rilis kinerja 3Q17. Maintain Buy, SL 4590
Rabu, 27 September 2017
Saham Pilihan
ASII 7700-8000 Buy, SL 7600
INDF 8500-8750 TB, SL 8250
ELSA 300-320 Buy, SL 280
CPIN 2750-2880 TB, SL 2600
JPFA 1220-1385 TB, SL 1140
ADRO 1680-1775 BoW, SL 1650
LSIP 1390-1440 Buy, SL 1370
Stock View
6
Rabu, 27 September 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5863.96 5892.66 5921.36 5847.56 5831.15
PERKEBUNAN AALI 14900 14,925.00 14,950.00 14,850.00 14,800.00 13,059,216.00 -19.91 393.15 -75.27 45.02 BWPT 276 285.33 294.67 269.33 262.67 LSIP 1400 1,411.67 1,423.33 1,391.67 1,383.33 4,189,615.00 -11.36 91.36 -32.01 18.72 SGRO 2330 2,343.33 2,356.67 2,303.33 2,276.67 SIMP 520 523.33 526.67 513.33 506.67 13,835,444.00 -7.53 16.72 -68.60 25.18 UNSP 150 153.33 156.67 148.33 146.67PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1710 1,756.67 1,803.33 1,686.67 1,663.33 37,032,346.42 -10.48 65.74 -5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 189 203.33 217.67 179.33 169.67 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2130 2,173.33 2,216.67 2,093.33 2,056.67 ITMG 18750 19,316.67 19,883.33 18,441.67 18,133.33 21,925,897.16 -9.27 770.46 -65.05 8.53 PTBA 9900 10,033.33 10,166.67 9,833.33 9,766.67 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1180 1,220.00 1,260.00 1,150.00 1,120.00
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 89 92.33 95.67 87.33 85.67
ELSA 310 320.00 330.00 304.00 298.00 3,775,323.00 -10.56 51.43 -8.99 7.17
ENRG 83 88.00 93.00 80.00 77.00
ESSA 1875 1,903.33 1,931.67 1,818.33 1,761.67
MEDC 850 893.33 936.67 823.33 796.67
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 645 660.00 675.00 635.00 625.00 10,531,504.80 11.79 -151.06 85.85 -3.10 INCO 2640 2,676.67 2,713.33 2,606.67 2,573.33 10,894,532.28 -15.64 70.11 -67.49 26.24 TINS 835 863.33 891.67 818.33 801.67 6,874,192.00 -6.74 13.64 -84.08 56.09 SEMEN INTP 19375 19,583.33 19,791.67 19,033.33 18,691.67 17,798,055.00 -10.99 1,183.48 -17.34 17.00 SMCB 805 815.00 825.00 800.00 795.00 9,239,022.00 -12.25 22.85 -73.80 47.91 SMGR 9900 10,000.00 10,100.00 9,850.00 9,800.00 26,948,004.47 -0.14 762.28 -18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 93 93.00 93.00 93.00 93.00 JPRS 137 139.33 141.67 134.33 131.67 KRAS 520 526.67 533.33 516.67 513.33 PAKAN TERNAK CPIN 2800 2,853.33 2,906.67 2,723.33 2,646.67 JPFA 1290 1,338.33 1,386.67 1,198.33 1,106.67 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 7800 7,850.00 7,900.00 7,750.00 7,700.00 184,196,000.00 -8.68 357.28 -24.59 20.71
GJTL 705 718.33 731.67 698.33 691.67
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8800 8,933.33 9,066.67 8,683.33 8,566.67 INDF 8525 8,591.67 8,658.33 8,466.67 8,408.33 MYOR 1900 1,910.00 1,920.00 1,895.00 1,890.00 ROTI 1265 1,278.33 1,291.67 1,253.33 1,241.67 GGRM 65675 66,616.67 67,558.34 65,166.67 64,658.34 INAF 2300 2,350.00 2,400.00 2,260.00 2,220.00 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2840 2,890.00 2,940.00 2,780.00 2,720.00 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1680 1,703.33 1,726.67 1,663.33 1,646.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 280 293.33 306.67 273.33 266.67 ASRI 398 404.00 410.00 394.00 390.00 BKSL 155 158.33 161.67 152.33 149.67 BSDE 1780 1,788.33 1,796.67 1,768.33 1,756.67 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1175 1,178.33 1,181.67 1,173.33 1,171.67 CTRA 1150 1,158.33 1,166.67 1,143.33 1,136.67 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 308 310.67 313.33 304.67 301.33 MDLN 296 300.67 305.33 292.67 289.33 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2010 2,033.33 2,056.67 1,993.33 1,976.67 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 70 73.00 76.00 68.00 66.00 PTPP 2480 2,503.33 2,526.67 2,463.33 2,446.67 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 610 620.00 630.00 600.00 590.00 TOTL 740 750.00 760.00 735.00 730.00 WIKA 1820 1,843.33 1,866.67 1,803.33 1,786.67 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 1520 1,565.00 1,610.00 1,490.00 1,460.00 42,333,969.71 -0.16 228.31 -38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1335 1,380.00 1,425.00 1,305.00 1,275.00 JSMR 5700 5,741.67 5,783.33 5,641.67 5,583.33 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 3780 3,803.33 3,826.67 3,753.33 3,726.67 22,876,182.00 -2.49 -2.97 -97.16 -1,348.39 ISAT 6400 6,458.33 6,516.67 6,283.33 6,166.67 TLKM 4690 4,720.00 4,750.00 4,650.00 4,610.00 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 330 332.00 334.00 328.00 326.00 52,627,783.53 7.55 40.78 -122.73 10.94 MBSS 394 400.00 406.00 390.00 386.00 WINS 242 247.33 252.67 239.33 236.67 1,378,353.91 -37.37 -19.45 -129.08 -10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 2000 2,048.33 2,096.67 1,973.33 1,946.67 BANK BBCA 19650 19,750.00 19,850.00 19,575.00 19,500.00 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 570 583.33 596.67 563.33 556.67 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 7400 7,516.67 7,633.33 7,341.67 7,283.33 36,895,081.00 10.58 486.18 -15.91 10.90 BBRI 15550 15,675.00 15,800.00 15,475.00 15,400.00 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 3230 3,253.33 3,276.67 3,213.33 3,196.67 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 5275 5,341.67 5,408.33 5,216.67 5,158.33 22,420,658.00 -2.48 249.70 -8.09 16.40 BJBR 2530 2,590.00 2,650.00 2,500.00 2,470.00 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 6550 6,583.33 6,616.67 6,533.33 6,516.67 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1305 1,316.67 1,328.33 1,286.67 1,268.33 22,318,759.00 7.24 17.02 -81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6975 7,133.33 7,291.67 6,883.33 6,791.67 19,764,821.14 -12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 260 262.67 265.33 254.67 249.33 UNTR 31000 31,625.00 32,250.00 30,400.00 29,800.00 49,347,479.00 -7.14 1,033.07 -28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 7075 7,158.33 7,241.67 6,908.33 6,741.67 RALS 890 913.33 936.67 878.33 866.67
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1340 1,356.67 1,373.33 1,321.67 1,303.33
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 58 60.67 63.33 56.67 55.33
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Phar-ma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 - Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of
Indo-nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00
Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
ISSP Steel Pipe Industry of
Indo-nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00
Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai-tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam
TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo-nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 Jakarta Selatan -
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta - Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24-Jun-16
27-Jun-16
21-Jul-16
SQBB
16000
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
SQBI
16000
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
DPNS
5
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
GEMA
16
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
MREI
50
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
JTPE
14
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
PEGE
10
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
CPIN
29
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
TALF
3
22-Jun-16
23-Jun-16
12-Jul-16
KBLI
7
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
SRTG
32
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
KKGI
20
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
CTRP
4
22-Jun-16
23-Jun-16
13-Jul-16
CTRS
22
22-Jun-16
23-Jun-16
13-Jul-16
CTRA
6
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
IDPR
5
21-Jun-16
22-Jun-16
30-Jun-16
UNVR
424
21-Jun-16
22-Jun-16
15-Jul-16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.