• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview S S R R Jumat, 4 Agustus ksi jual kembali mendominasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview S S R R Jumat, 4 Agustus ksi jual kembali mendominasi"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



Kinerja WOOD tumbuh doble digit, semester I-2017.



Semester I, laba BCA capai Rp 10,5 triliun.



Kredit naik, aset Bank Mandiri bertambah 9%.



BRI cetak laba Rp 13,4 triliun, semester I 2017.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

ksi jual kembali mendominasi 

perdagangan  kemarin.  IHSG 

gagal  melanjutkan  penguatan, 

sebaliknya  terkoreksi  43,673  poin 

(0,75%)  tutup  di  kisaran  support 

harian  di  5780,576.  Koreksi  IHSG 

kemarin  dipicu  aksi  ambil  untung 

atas  saham  batubara,  perbankan, 

dan  infrastruktur.  Sedangkan  sa‐

ham  properti  berhasil  rebound 

setelah  hampir  sepanjang  tahun 

ini  bergerak  bearish.  Koreksi  IHSG 

kemarin  turut  dipicu  masih  deras‐

nya  arus  dana  asing  yang  keluar 

dan sentimen negatif dari pergera‐

kan  bursa  saham  kawasan  Asia 

yang  umumnya  tutup  di  teritori 

negatif.  Penjualan  bersih  asing 

kemarin mencapai Rp305 miliar. Di 

pasar  saham  Asia,  indeks  saham  Korea  Selatan,  Kospi  anjlok  tajam  hingga 

1,7% menyusul rencana Presiden Korsel Moon Jae‐in yang akan menaikkan 

tarif pajak korporasi dan individu.  

 

Sementara Wall Street tadi malam didominasi koreksi. Indeks S&P 

dan  Nasdaq  masing‐masing  koreksi  0,22%  dan  0,35%  di  2472,16  dan 

6340,34. Indeks DJIA berhasil melanjutkan penguatan tutup di level tertinggi 

baru  di  22026,10  atau  menguat  9,86  poin  (0,04%).  Sentimen  negatif  Wall 

Street  tadi  malam  kembali  dipicu  isu  politik  Gedung  Putih  terkait  perkem‐

bangan penyelidikan oleh Robert Mueller yang ditunjuk sebagai jaksa khusus 

dalam  kasus  dugaan  intervensi  Rusia  terhadap  hasil  Pilpres  AS  November 

lalu. Pasar juga tengah menanti data tenaga kerja AS Juli lalu yang akan rilis 

akhir pekan ini. Terkait harga komoditas, harga minyak mentah tadi malam 

koreksi  1,3%  di  USD48,93/barel.  Harga  nikel  di  LME  naik  tipis  0,34%  di 

USD10377/MT.  

 

Kondisi  pasar  saham  global  yang  kurang  kondusif  dan  minimnya 

sentimen positif dari domestik, sementara di sisi lain resiko capital outflow 

masih membayangi perdagangan, membuat pergerakan IHSG akhir pekan ini 

akan  rawan  koreksi  kembali.  Pasar  saat  ini  juga  tengah  menanti  rilis  data 

pertumbuhan ekonomi domestik 2Q17 yang diperkirakan akan relatif sama 

dengan 1Q17 di  kisaran 5%, dibawah target  pemerintah untuk  tahun  ini  di 

5,2%.  IHSG  diperkirakan  bergerak  di  kisaran  support  5750  hingga  5770 

hingga resisten di kisaran 5800.       

 

S1 5770  S2 5750  R1 5800  R2 5830   

Index Last Chg % DJIA  22026.10  9.86   0.04   S&P 500  2472.16  (5.41)  (0.22)  FTSE 100  7474.77  63.20   0.85   CAC 40  5130.49  23.24   0.46   DAX  12154.72  (26.76)  (0.22)  NIKKEI 225  19966.17  (57.17)  (0.29)  HANGSENG  27531.01  (76.37)  (0.28)  STI  3342.92  4.11   0.12   SHENZHEN  1869.21  (0.10)  (0.01)  SHANGHAI  3272.93  (12.13)  (0.37)  Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  49.03  (0.42)  (0.85)  CPO (RM/M.T)  2604.00  (38.00)  (1.44)  Gold (USD/T.oz)  1276.00  6.20   0.49   Nikel (USD/M.T  10240.00  40.00   0.39   Timah (USD/M.T)  20475.00  15.00   0.07   Coal (USD/M.T)  87.75  (1.35)  (1.52)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  13325.00  (13.00)  (0.10)  USD/EUR  1.188  0.00   0.29   JPY/USD  110.02  (0.64)  (0.58)  IDR/SGD  9820.27  23.26   0.24   IDR/AUD  10609.70  28.20   0.27   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  35.17  4686  (0.47)  (1.32)  Top Gainers IDR % Chg

CKRA  101  34.70   26  TAMU  2,980  21.60   530  MKNT  695  19.80   115  APII  248  19.20   40  TBMS  1,380  15.00   180 

Top Losers IDR % Chg

BYAN  5,725  (19.90)  (1,425) 

MLIA  480  (18.60)  (110) 

FORU  192  (15.80)  (36) 

GOLL‐W  16  (11.10)  (2) 

FIRE‐W  392  (10.90)  (48)  Top Value IDR % (miliar)

ASII  7,775  (0.60)  614 B  BBRI  14,850  (0.70)  607 B  TLKM  4,700  (2.10)  541 B  BMRI  13,125  (1.10)  496 B  LPPF  10,950  3.80   388 B 

Top Volume IDR % (juta)

ENRG  138  (9.20)  923.490  MYRX  132  0.00   847.496  RIMO  282  (0.70)  703.616  IIKP  248  0.00   651.932  TRAM  107  2.90   485.386  IHSG 5,780.58 Change (43.67) Change (%) (0.75) Change (%/ytd) 9.14

Total Value (IDR triliun) 5.456 Total Volume (miliar saham) 6.285 Net Foreign Buy (IDR miliar) (304.000)

(2)

News Update

2



Kinerja WOOD tumbuh doble digit, semester I-2017. Salah satu pendatang baru bursa saham, PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) mencatatkan kinerja apik pada semester I-2017 lalu. Pertumbuhan penjualan perusahaan manufaktur produk kayu ini, menopang laba yang diraup. Pada enam bulan pertama 2017, WIID mencatat laba Rp 90,72 miliar. Pencapaian ini lebih tinggi 32,93% dibanding periode yang sama tahun 2016, yang sebesar Rp 68,25 miliar. Angka penjualan pada semester I tercatat Rp 846,24 miliar, naik 24,79% year on year dari sebelumnya Rp 627,8 miliar. Sementara beban pokok penjualan perusahaan naik 36,1% menjadi Rp 572,16 miliar dari sebelumnya Rp 417,9 miliar. Penjualan WOOD pada semester I-2017 disumbang oleh penjualan produk manufaktur untuk ekspor sebesar Rp 676,32 miliar, produk kehutanan untuk lokal sebesar Rp 51,76 miliar, produk manufaktur untuk lokal sebesar Rp 98,89 miliar, dan produk perdagangan untuk lokal yakni Rp 19,28 miliar. (Kontan)



Semester I, laba BCA capai Rp 10,5 triliun. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) hingga semester I-2017 membukukan perolehan laba mencapai Rp 10,5 triliun. Jumlah tersebut meningkat 10% dibanding pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 9,6 triliun. Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan salah satu pendongkrak pertumbuhan laba perseroan antara lain dari menurunnya biaya pencadangan. Benar saja, biaya pencadangan bank swasta terbesar ini menurun 53,3% per Juni 2017 menjadi Rp 936 miliar dari Rp 2 triliun pada periode tahun sebelumnya. "Provisi kami berkurang, ini artinya potensi kredit macet makin sedikit," kata Jahja kepada KONTAN, Kamis (3/8). Lebih lanjut, meski tidak mematok pertumbuhan laba secara spesifik, BCA menyebut pihaknya akan mencoba mengendalikan biaya operasional guna menekan tergerusnya laba. Selain itu, bank bersandi saham BBCA ini juga akan meningkatkan volume usaha atau pertumbuhan kredit perseroan. Sebagai informasi saja, selain penurunan pencadangan, laba perseroan ditopang oleh biaya pendapatan. Pendapatan bunga bersih dan pendapatan lainnya yang mengalami kenaikan 4,9% menjadi Rp 27,4 triliun di semester I 2017 dibanding periode tahun lalu Rp 26,1 triliun. Pendapatan bunga bersih pun masih berkontribusi sebesar 74,3% terhadap total pendapatan operasional yang mencapai Rp 27,41 triliun. Sementara itu, penyaluran kredit BCA tercatat tumbuh 11,9% secara yoy menjadi Rp 433,61 triliun pada paruh pertama tahun lalu. (Kontan)



Kredit naik, aset Bank Mandiri bertambah 9%. PT Bank Mandiri (persero) Tbk hingga semester I 2017 membukukan pertumbuhan aset (bank only) mencapai Rp 968,27 triliun. Jika dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya, jumlah tersebut meningkat 9% secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 858,89 triliun. Sementara itu, aset konsolidasi bank Mandiri juga mengalami peningkatan sebesar 9,87% menjadi Rp 1.067,41 triliun. Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan pertumbuhan aset perseroan didorong oleh realisasi penyaluran kredit perseroan yang mencapai Rp 682 triliun atau tumbuh 11,65%. "Kenaikan aset didorong pertumbuhan kredit mandiri, terutama segmen ritel, mikro dan korporasi," ujar Rohan dalam pesan singkatnya kepada KONTAN, Kamis (3/8). Sebagai informasi saja, pertumbuhan kredit Bank Mandiri terjadi di seluruh kelompok pembiayaan. Kredit modal kerja tumbuh 5,2% menjadi Rp 319,9 triliun, kredit investasi tumbuh 16,6% menjadi Rp 194,4 triliun serta kredit konsumer naik 20% menjadi Rp 91,3 triliun. Adapun kredit infrastruktur menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi sebesar Rp 133,7 triliun per akhir kuartal II 2017. Angka tersebut mengalami pertumbuhan mencapai 15% dibanding periode yang sama tahun lalu. Selain itu, Rohan mengatakan realisasi penyaluran kredit untuk sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) juga menyumbang kenaikan aset perseroan. Hingga semester I-2017, bank berlogo pita emas ini telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 3,82 triliun untuk program kredit usaha rakyat (KUR). "Untuk kredit mikro baik KUR atau non mikro juga pertumbuhannya tinggi," tuturnya. (Kontan)



BRI cetak laba Rp 13,4 triliun, semester I 2017. Hingga paruh pertama tahun 2017 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan positif. Hal ini tercermin dari perolehan laba bersih hingga akhir Juni 2017 sebesar Rp 13,4 triliun atau naik 10,4% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu (year on year/yoy) sebesar Rp 12,1 triliun. Direktur utama Bank BRI Suprajarto mengatakan bahwa kenaikan laba bersih tersebut didorong oleh beberapa faktor, di antaranya pertumbuhan kredit dan Dana Pihak ketiga (DPK) yang pada semester I 2017 tumbuh, perbaikan kualitas kredit serta fokus perseroan untuk memperkuat bisnis transaction banking seringga meningkatan fee based income. Sementara dari segi penyaluran kredit, hingga akhir Juni 2017, secara konsoldasi BRI telah menyalurkan kredit senilai Rp 687,9 triliun. Jumlah tersebut, tumbuh 11,8% dibanding penyaluran kredit akhir Juni 2016 sebesar Rp 615,5 triliun. Suprajarto menjelaskan, dari seluruh kredit yang disalurkan Bank BRI (bank only) 74,4% di antaranya atau senilai Rp 490 triliun disalurkan ke segmen UMKM. Penyaluran kredit berhasil meningkatkan pendapatan bunga bersih (NII) naik sebesar 12,4% yoy menjadi Rp 36,3 triliun. Sementara dari sisi kualitas kredit, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross pada semester I 2017 konsolidasi tercatat 2,34% atau turun dibandingkan dengan NPL semester I 2016 sebesar 2,39%. Kendati secara tahunan menurun, jika dibandingkan dengan kuartal I 2017 rasio NPL BRI naik cukup tinggi. Tercatat di kuartal I 2017 NPL BRI berada di posisi 2,16% atau naik 18 basis poin (bps). Jika dirinci, dana murah atau CASA masih mendominasi DPK dengan komposisi mencapai 56,09%. DAna giro tercatat memiliki pertumbuhan yoy tertinggi sebesar 17,4% menjadi Rp 130,6 triliun. Sedangkan tabungan tumbuh 11,5% yoy menjadi Rp 300,1 triliun. Simpanan berjangka atau deposito BRI juga mengalami kenaikan sebesar 11,1% yoy menjadi Rp 337,2 triliun. (Kontan)

(3)

Stock Picks

3

MNCN  1500‐1675. 

Harga  saham  emiten  Media  Nusantara  Citra  Tbk  (MNCN)  kemarin  kembali  dilanda 

teanan  jual  untuk  tiga  sesi  perdagangan  berturut‐turut.  Harganya  kemarin  bergerak  fluktuatif,  sempat 

rebound di Rp1670 namun di sesi akhir kembali tertekan tutup di Rp1570. Tekanan jual yang terjadi dipicu 

pencapaian  laba  2Q17  yang  di  bawah  perkiraan.  Secara  technical,  level  support  saat  ini  di  Rp1500  dan 

rebound  berpeluang  menuju  resisten  terdekat  di  Rp1675  hingga  Rp1700.  Laba  bersih  2Q17  perseroan 

mencapai  Rp356,05  miliar  turun  15%  (qoq)  dibandingkan  1Q17  sebesar  Rp419  miliar  dan  turun  31,86% 

(yoy) dibandingkan 2Q16 sebesar Rp522,57 miliar. Sepanjang 1H17 laba bersih mencapai Rp775,05 miliar 

turun  22,66%  dibandingkan  1H16  sebesar  Rp1  triliun.  Penurunan  laba  bersih  ini  terutama  dipicu 

melambatnya  pertumbuhan  pendapatan  usaha  yang  hanya  1,6%  (yoy)  mencapai  Rp3,62  triliun 

dibandingkan 1H16 sebesar Rp3,57 triliun dan turunnya laba kurs hingga 80,33% mencapai Rp32,7 miliar 

dari  Rp166,6  miliar.  Periode  yang  sama  2016  (1H16)  pendapatan  usaha  bisa  tumbuh  hingga  7%  (yoy). 

Pendapatan  usaha  di  2Q17  turun  0,68%  (yoy)  mencapai  Rp2  triliun  dari  Rp2,03  triliun.  Padahal  di  1Q17 

pendapatan usaha tumbuh 4,61% (yoy) mencapai Rp1,61 triliun dibandingkan 1Q16 sebesar Rp1,54 triliun. 

Secara  kuartalan  pendapatan  usaha  di  2Q17  naik  25,24%  (qoq),  melambat  dbandingkan  pertumbuhan  di 

periode  yang  sama  2016  (2Q16)  yang  mencapai  31,92%  (qoq).  Melambatnya  pertumbuhan  pendapatan 

usaha terutama dipicu melambatnya pertumbuhan pendapatan iklan di 2Q17 yang mencapai Rp1,87 triliun 

atau  hanya  tumbuh  1%  (yoy)  dibandingkan  periode  1Q17  yang  tumbuh  5%  (yoy).  Pertumbuhan 

pendapatan  iklan  secara  kuartalan  di  2Q17  mencapai  21.93%  (qoq)  melambat  dibandingkan  2Q16  yang 

tumbuh  26,79%  (qoq).  Namun  pencapaian  pendapatan  usaha  sepanjang  1H17  telah  sejalan  dengan 

estimasi tahun ini, atau mencerminkan pencapaian 49,79% dari target tahun ini sebesar Rp7,27 triliun atau 

tumbuh 8% dari 2016 sebesar Rp6,73 triliun.  Sedangkan di bottom line, laba bersih 1H17 baru mencapai 

39,5% dari target tahun ini yang sebelumnya diperkirakan Rp1,96 triliun atau naik 43% dari 2016 sebesar 

Rp1,37  triliun.  Marjin  bersih  1H17  turun  menjadi  21,38%  dari  1H16  sebesar  28,08%,  Marjin  bersih  2Q17 

hanya 17,66% turun dari 26,03% di 1Q17 dan 25,74% di 2Q16. Kami merevisi target laba bersih tahun ini 

menjadi Rp1,70 triliun dari Rp1,96 triliun sebelumnya. Marjin bersih diperkirakan hanya 23,4%. EPS tahun 

ini  diperkirakan  turun  menjadi  Rp122,88  dari  sebelumnya  Rp145,35.  Target  harga  sahamnya  tahun  ini 

diperkirakan  hanya  Rp2100  atau  PE  17x  (E/17).  Dari  harga  saat  ini  ada  ruang  penguatan  33,7%.  Secara 

technical, potensi rebound ditopang posisi harga berada di area oversold saat ini. Maintain Buy, SL 1490       

 

(4)

4

Stock Picks

ASII  7750‐8100. 

Tekanan  jual  terhadap  saham  Astra  International  Tbk  (ASII)  sejak  pertengahan  Juli  lalu 

membuat  harganya  bergerak  di  area  oversold  beberapa  sesi  perdagangan  terakhir  sehingga  peluang 

terjadinya technical rebound cukup besar. Harga sahamnya awal Agustus kemarin telah berada di Rp7725 

(1/8),  terendah  sejak  perdagangan  27  Desember  2016  lalu.  Kemarin  harganya  bergerak  konsolidasi  dan 

tutup di Rp7775. Saat ini support di Rp7750 dan resisten terdekat di Rp8100. Tekanan jual terutama dipicu 

sentimen  rilis  kinerja  2Q17  yang  di  bawah  perkiraan  dan  meningkatnya  resiko  capital  outflow,  tercermin 

dari  aksi  jual  asing  di  saham  ini  telah  berlangsung  beberapa  sesi  perdagangan  terakhir.  Dari  sisi  kinerja, 

penjualan neto perseroan di 2Q17 hanya mencapai Rp49,25 triliun atau hanya naik 0,96% (qoq) dari 1Q17 

sebesar Rp48,78 triliun. Periode yang sama di 2016 (2Q16) penjualan neto naik 10,58% (qoq). Padahal di 

2Q17 ada momen lebaran yang biasanya mendongkrak penjualan otomotif. Sedangkan laba bersih di 2Q17 

mencapai Rp4,27 triliun turun 16%  (qoq) dibandingkan 1Q17 yang mencapai Rp5,09 triliun. Periode yang 

sama di 2016 (2Q16) laba bersih naik 28,66% (qoq) mencapai Rp4 triliun. Secara tahunan, laba bersih 2Q17 

tumbuh 6,64% (yoy) melambat dibandingkan pertumbuhan laba 1Q17 yang mencapai 63,46% (yoy). Marjin 

bersih  2Q17  turun  menjadi  8,67%  dari  1Q17  10,43%  namun  sedikit  naik  dari  2Q16  sebesar  8,64%. 

Sepanjang 1H17 laba bersih tumbuh 31,49% (yoy) mencapai Rp9,36 triliun dari periode yang sama di 2016 

sebesar  Rp7,12  triliun.  Marjin  bersih  1H17  sebesar  9,54%  lebih  tinggi  ketimbang  2016  lalu  8,37%. 

Sedangkan penjualan neto di 1H17 tumbuh 11,14% mencapai Rp98,03 triliun dari Rp88,21 triliun di 1H16. 

Meskipun  kinerja  turun  di  2Q17,  namun  pencapaian  penjualan  sepanjang  1H17  telah  mencerminkan 

50,25%  dari  target  tahun  ini  yang  sebelumnya  diperkirakan  Rp195,05  triliun  atau  naik  7,7%  dari  2016 

sebesar  Rp181,08  triliun.    Sepanjang  1H17,  ASII  mencatat  penjualan  mobil  sebanyak  298.488  unit  vs 

272.661 unit atau naik 9,5% (yoy). Penjualan mobil LCGC perseroan di 1H17 melonjak 72% (yoy) mencapai 

93.594  unit  vs  54.389  unit.  ASII  optimis  mempertahankan  pangsa  pasar  di  bisnis  otomotif  nasional  57%. 

Laba  bersih  sepanjang  1H17  mencapai  Rp9,36  triliun  naik  31,49%  dari  1H16  sebesar  Rp7,12  triliun. 

Pencapaian laba bersih 1H17 telah mencerminkan 50,5% dari target tahun ini yang diperkirakan mencapai 

Rp18,53 triliun atau naik 22,31% dari 2016 lalu sebesar Rp15,16 triliun. EPS tahun ini diperkirakan Rp457,7. 

Kami tetap mempertahankan target harga di Rp9150 dengan PE 20x (E/17). Dari harga saat ini di Rp7775 

ada ruang penguatan 17,7%. Maintain Buy, SL 7650       

 

 

(5)

5

Stock Picks

KLBF  1685‐1780. 

Harga  saham  emiten  farmasi  Kalbe  Farmasi  Tbk  (KLBF)  sepanjang  tahun  ini  hingga  posisi  kemarin 

bergerak bullish. Akhir 2016 lalu harganya tutup di Rp1515. Kemarin harga sahamnya sudah mencapai Rp1735 atau 

menguat 14,5% (YTD) dan secara technical bergerak di area overbought sehingga rawan aksi ambil untung. Setahun 

terakhir  harganya  terendah  di  Rp1385  (28/11/2016)  dan  tertinggi  di  Rp1815  (23/8/2016).  Pergerakan  bullish  harga 

sahamnya  sejalan  dengan  pencapaian  kinerjanya  di  paruh  pertama  tahun  ini  (1H17)  terutama  di  2Q17.  Pergerakan 

rupiah terhadap dolar AS yang relatif stabil tahun ini membuat perseroan berhasil mempertahankan marjinnya. Mar‐

jin kotor di 1H17 relatif stabil di kisaran 48,92% dari 1H16 di 48,79%. Laba bersih sepanjang 1H17 tumbuh 6,11% (yoy) 

mencapai Rp1,22 triliun dibandingkan 1H16 Rp1,15 trilun. Marjin bersih stabil di 12,08% vs 11,99% di 1H16. Penca‐

paian  laba  bersih  1H17  ditopang  pertumbuhan  penjualan  neto  5,34%  mencapai  Rp10,07  triliun  dibandingkan  1H16 

Rp9,55 triliun. Kami menargetkan tahun ini penjualan bersih tumbuh 9% mencapai Rp21,12 triliun dibandingkan 2016 

sebesar Rp19,37 triliun. Hingga 1H17 pencapaian penjualan neto mencerminkan 47,68% dari target tahun ini. Di lihat 

secara kuartalan penjualan bersih 2Q17 tumbuh melambat secara tahunan yakni 3,2% (yoy) dibandingkan pertumbu‐

han  penjualan  di  1Q17  yang  mencapai  7,66%  (yoy).  Dibandingkan  kuartal  sebelumnya,  penjualan  bersih  naik  5,5% 

(qoq) melambat dbandingkan pertumbuhan di 2Q16 yang tumbuh 10% (qoq). Di Bottom line, laba bersih 2Q17 men‐

capai Rp628 miliar naik 6,75% (qoq) dan 7,72% (yoy). Pertumbuhan laba di 2Q17 lebih tinggi ketimbang 1Q17 yang 

tumbuh 4,44% (yoy) dan pertumbuhan 2Q16 sebesar 3,5% (qoq). Marjin bersih 2Q17 naik mencapai 12,15% diband‐

ingkan  1Q17  sebesar  12%  dan  2Q16  sebesar  11,64%.  Pencapaian  laba  bersih  di  2Q17  yang  di  atas  1Q17  dan  2Q16 

memberikan  sentimen positif  atas pergerakan harga  sahamnya  sepekan  terakhir.  Tahun  ini  kami menargetkan  laba 

bersih  Rp2,53  triliun  tumbuh  10,2%  dari  2016  sebesar  Rp2,3  triliun.  Hingga  1H17  perolehan  laba  bersih  mencer‐

minkan 48,22% target laba tahun ini. Posisi harga sahamnya saat ini di Rp1745 telah mencerminkan target harga kami 

sebelumnya  di  Rp1700  atau  PE  31,5x  (E/17).  Secara  technical,  support  saat  ini  di  Rp1685  dengan  target  resisten  di 

Rp1780  apabila  berhasil  break  Rp1745.  Pemodal  yang  sudah  memiliki  saham  ini  disarankan  menahannya  dan  yang 

memiliki outlook jangka pendek disarankan trading sell. Sell on Strength, SL 1660     

Jumat, 4 Agustus 2017

S

aham Pilihan

BBRI 14400-15250 TB, SL 14000

GGRM 69700-72500 TB, SL 69400

RALS 880-970 Buy, SL 860

HMSP 3450-3600 TB, SL 3400

ASRI 340-360 TB, SL 320

CTRA 1040-1120 TB, SL 990

BEST 292-312 TB, SL 290

(6)

Stock View

6

Jumat, 4 Agustus 2017

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG 

5780.58  5810.23  5839.88  5765.75  5750.93 

               PERKEBUNAN AALI  15175  15,366.67  15,558.33  14,891.67  14,608.33  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  216  220.00  224.00  212.00  208.00                LSIP  1420  1,431.67  1,443.33  1,406.67  1,393.33  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  2000  2,003.33  2,006.67  1,993.33  1,986.67                SIMP  510  515.00  520.00  505.00  500.00  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  185  189.00  193.00  183.00  181.00               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1845  1,880.00  1,915.00  1,825.00  1,805.00  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  82  82.00  82.00  82.00  82.00                BUMI  334  341.33  348.67  329.33  324.67                DEWA  50  50.00  50.00  50.00  50.00  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  2410  2,470.00  2,530.00  2,380.00  2,350.00                ITMG  20400  20,700.00  21,000.00  20,200.00  20,000.00  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  13325  13,466.67  13,608.33  13,241.67  13,158.33  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  995  1,005.00  1,015.00  990.00  985.00               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  111  113.67  116.33  107.67  104.33               

ELSA  256  261.33  266.67  253.33  250.67  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17 

ENRG  138  152.67  167.33  129.67  121.33               

ESSA  2660  2,680.00  2,700.00  2,620.00  2,580.00               

MEDC  2610  2,650.00  2,690.00  2,590.00  2,570.00               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  680  693.33  706.67  673.33  666.67  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  2430  2,473.33  2,516.67  2,403.33  2,376.67  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  800  816.67  833.33  786.67  773.33  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  18550  18,808.33  19,066.67  18,383.33  18,216.67  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  810  830.00  850.00  800.00  790.00  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  10475  10,641.67  10,808.33  10,366.67  10,258.33  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  100  100.33  100.67  99.33  98.67                JPRS  138  139.33  140.67  137.33  136.67                KRAS  580  588.33  596.67  573.33  566.67                PAKAN TERNAK CPIN  2770  2,790.00  2,810.00  2,750.00  2,730.00                JPFA  1185  1,205.00  1,225.00  1,175.00  1,165.00  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44  OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  7775  7,825.00  7,875.00  7,725.00  7,675.00  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71 

GJTL  970  998.33  1,026.67  953.33  936.67               

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  8300  8,341.67  8,383.33  8,241.67  8,183.33                INDF  8250  8,325.00  8,400.00  8,200.00  8,150.00                MYOR  1765  1,793.33  1,821.67  1,748.33  1,731.67                ROTI  1200  1,208.33  1,216.67  1,188.33  1,176.67                GGRM  71100  71,533.33  71,966.66  70,533.33  69,966.66                INAF  2560  2,610.00  2,660.00  2,530.00  2,500.00  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  2950  3,003.33  3,056.67  2,923.33  2,896.67  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1735  1,756.67  1,778.33  1,716.67  1,698.33               

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  230  234.67  239.33  224.67  219.33                ASRI  350  360.67  371.33  332.67  315.33                BKSL  108  110.00  112.00  105.00  102.00                BSDE  1805  1,820.00  1,835.00  1,785.00  1,765.00  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  1230  1,236.67  1,243.33  1,226.67  1,223.33                CTRA  1070  1,083.33  1,096.67  1,043.33  1,016.67                CTRP  690  690.00  690.00  690.00  690.00                CTRS  2710  2,710.00  2,710.00  2,710.00  2,710.00                ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  312  314.00  316.00  310.00  308.00                MDLN  272  280.00  288.00  266.00  260.00  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2120  2,160.00  2,200.00  2,100.00  2,080.00  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  71  75.67  80.33  67.67  64.33                PTPP  3060  3,076.67  3,093.33  3,046.67  3,033.33  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  665  676.67  688.33  656.67  648.33                TOTL  725  730.00  735.00  720.00  715.00                WIKA  2010  2,036.67  2,063.33  1,996.67  1,983.33  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02  INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2170  2,186.67  2,203.33  2,156.67  2,143.33  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61  JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1330  1,331.67  1,333.33  1,326.67  1,323.33                JSMR  5550  5,633.33  5,716.67  5,508.33  5,466.67  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00                EXCL  3570  3,590.00  3,610.00  3,560.00  3,550.00  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  6500  6,591.67  6,683.33  6,366.67  6,233.33                TLKM  4700  4,770.00  4,840.00  4,650.00  4,600.00  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  342  344.00  346.00  340.00  338.00  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  346  352.67  359.33  340.67  335.33                WINS  282  282.67  283.33  280.67  279.33  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95  KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  855  873.33  891.67  843.33  831.67                BANK BBCA  18750  19,016.67  19,283.33  18,516.67  18,283.33  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  605  610.00  615.00  600.00  595.00  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  7175  7,258.33  7,341.67  7,133.33  7,091.67  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  14850  14,950.00  15,050.00  14,775.00  14,700.00  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  2610  2,636.67  2,663.33  2,586.67  2,563.33  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  5275  5,358.33  5,441.67  5,233.33  5,191.67  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  2100  2,156.67  2,213.33  2,056.67  2,013.33  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  13125  13,250.00  13,375.00  13,050.00  12,975.00  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  1280  1,295.00  1,310.00  1,270.00  1,260.00  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  6575  6,683.33  6,791.67  6,508.33  6,441.67  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  290  296.00  302.00  282.00  274.00                UNTR  29200  29,733.33  30,266.67  28,933.33  28,666.67  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  6125  6,166.67  6,208.33  6,066.67  6,008.33                RALS  900  933.33  966.67  868.33  836.67               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1570  1,638.33  1,706.67  1,533.33  1,496.67               

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  60  61.00  62.00  59.00  58.00               

(8)

Corporate Action

8

Code

Name

Type

Date

Time

Venue

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   AGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   EGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

SCPI   Merck Sharp Dohme 

Pharma Tbk.   AGM   03/08/2016   00:10:00     

MYRX   Hanson International Tbk.   AGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    MYRX   Hanson International Tbk.   EGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    GMCW   Grahamas Citrawisata Tbk.   AGM   27/07/2016   00:09:00   Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman 

Kav 58 Jakarta    PTIS   Indo Straits Tbk   AGM   22/07/2016   00:09:00  

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo  Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara 

14350, Indonesia   

BSSR   Baramulti Suksessarana Tbk   EGM   22/07/2016   00:10:00   Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56,  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   AGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   EGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta   

SKYB   Skybee Tbk   AGM   21/07/2016   00:09:00     

WTON   Wijaya Karya Beton Tbk   EGM   20/07/2016   00:14:00   Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur   

CTBN   Citra Tubindo Tbk.   AGM   20/07/2016   00:10:30   Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2,  Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam   

TRIO   Trikomsel Oke Tbk   EGM   15/07/2016   00:10:00     

LMAS   Limas Indonesia Makmur 

Tbk   AGM   14/07/2016   00:09:30  

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center  Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta 

12190   

BEKS   Bank Pundi Indonesia Tbk.   EGM   11/07/2016   00:15:00   Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12,  Jakarta Selatan   

JPFA   Japfa Comfeed Indonesia 

Tbk.   EGM   01/07/2016   00:10:00  

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191,  Jakarta 12960   

INCO   Vale Indonesia Tbk   EGM   01/07/2016   00:09:00   Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl.  Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta    MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐ 

12950    NIRO   Nirvana Development Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190    NIRO   Nirvana Development Tbk   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

PKPK   Perdana Karya Perkasa Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00   Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta  Pusat 10150   

GREN   Evergreen Invesco Tbk   AGM   30/06/2016   00:09:00   Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan,  Jakarta   

ECII   Electronic City Indonesia 

Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00     

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA 

24‐Jun‐16 

27‐Jun‐16 

21‐Jul‐16 

SQBB 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

SQBI 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

DPNS 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

GEMA 

16 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

MREI 

50 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

JTPE 

14 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

PEGE 

10 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CPIN 

29 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

TALF 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

12‐Jul‐16 

KBLI 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

SRTG 

32 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

KKGI 

20 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CTRP 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRS 

22 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRA 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

IDPR 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

30‐Jun‐16 

UNVR 

424 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

KANTOR CABANG

Taman Palem Lestari :

Taman Palem Lestari Blok B 17/8

Jakarta Barat 11730

Phone : +62 21 7799 888

Yogyakarta :

Ruko Gajah Mada Square Kav. E

Jl. Juminahan No. 26

Yogyakarta 55212

Phone : +62 274 557559

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Jambi :

Kantor Perwakilan BEI Jambi

Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan

11B

Jambi 36129

Phone : +62 741 591 1819

GALERI INVESTASI

Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta :

Fakultas Ekonomi Universitas

Sarjanawiyata Tamansiswa

Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 157

Yogyakarta 55165

Phone : +62 274 562265

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta :

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta

Jl. Lingkar Selatan

Tamantirto, Bantul

Yogyakarta 55183

Phone : +62 274 387656

Universitas Muhammadiyah

Surakarta :

Universitas Muhammadiyah

Surakarta

Jl. A. Yani Tromol Pos 1

Pabelan Kartasura, Surakarta

Jawa Tengah 57161

Phone : +62 271 717417

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Banjarmasin :

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

Indonesia

Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu

Tangi

Banjarmasin 70124

Phone : +62 511 3265783

Bireun :

Institut Agama Islam

Almuslim Aceh

Jl. Banda Aceh – Medan,

Simpang Paya Lipah

Matang Glumpangdua, Bireuen

Aceh 24261

Phone : +62 644 441989

Padang :

Universitas Putra Indonesia

“YPTK” Padang

Jl. Raya Lubuk Begalung

Lubuk Begalung, Kota Padang

Sumatera Barat 25145

Phone : +62 751 776666

Bengkulu :

IAIN Bengkulu

Jl. Raden Patah

Bengkulu 38211

Phone : +62 736 51276

Jambi

IAIN Jambi :

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Islam IAIN Sultan Thaha

Syaifuddin

Jl. Arif Rahman Hakim No. 01

Telanaipura

Jambi 36363

Phone : +62 741 582573

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan pencapaian laba bersih hingga 1H17 telah men- cerminkan 57,8% dari target laba bersih tahun ini yang diperkirakan mencapaiRp5,92 triliun atau tumbuh 18% dari

Dileep Srivastava, Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI, mengemukakan, pada tahun 2016, volume penjualan batubara gabungan meningkat 10,6% year-on-year (yoy) menjadi 87,7 juta

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, volume penjualan SMGR naik 9% year on year (yoy).. Penjualan semen domestik masih jadi kontributor

Pencapaian laba bersih 1H17 tersebut ditopang pertumbuhan total pendapatan hingga 95% (yoy) mencapai Rp13,1 triliun dibandingkan 1H16 sebesar Rp6,7 triliun.. Pencapaian

Perolehan marketing sales tersebut setara 15% dari target yang dipatok tahun ini yakni Rp 4,5 triliun.. Adrianto Adhi, Direktur Utama SMRA mengatakan sekitar Rp 275 miliar didapat

 Akhir  Juni  2018,  Bank  Panin  Akan  Terbitkan  Obligasi  Total  Rp  1,4  Triliun.  PT  Bank  Pan  Indonesia  Tbk  (Bank  Panin)  akan  menerbitkan 

Kemudian, laba usaha SCMA per Juni 2015, tercatat turun jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya menjadi Rp 1,04 triliun dari Rp 1,08 triliun.. Sementara,

Selain pendapatan yang naik menjadi Rp 6 triliun, tahun depan LKPR juga optmis dapat meraih laba usaha Rp 826 miliar, naik 17% dari periode sebelumnya.. Terdapat penambahan laba luar