Inflasi & isu Pilkada turut menahan penjualan ECII.
BNI ingin jaga NIM 2017 di level 6%.
BIRD ketiban berkah kedatangan Raja Salman.
BJB torehkan laba 2016 tumbuh 14,4%.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
I
HSG berhasil rebound pada
perdagangan kemarin terimbas
sentimen positif pergerakan bursa
global dan kawasan pasca Pidato
Trump di depan Kongres AS Selasa
lalu. IHSG berhasil menembus
level 5400 dan tutup di 5408,254
atau
menguat
45,198
poin
(0,84%). Aksi beli turut ditopang
pemodal asing yang mencatatkan
pembelian bersih Rp503,7 miliar.
Aksi beli terutama melanda sa‐
ham sektor konsumsi, aneka in‐
dustri,dan yang berbasis komodi‐
tas seperti tambang dan perkebu‐
nan. Sementara bursa saham
global tadi malam dilanda aksi
ambil untung. Indeks DJIA dan
S&P di Wall Street terkoreksi
masing‐masing 0,5% dan 0,6% tutup di 21002,97 dan 2381,92.
Indeks Nasdaq koreksi 0,7% di 5861,22. Setelah mencapai level
tertinggi baru hari sebelumnya merespon pidato Trump di depan Kongress
Selasa kemarin, tadi malam pemodal cenderung merealisasikan keuntun‐
gan. Koreksi ini di nilai wajar di tengah tren bullish Wall Street. Harga ko‐
moditas energy dan logam tadi malam turut terkoreksi. Harga minyak
mentah di AS turun 2,2% di USD52,62/barel, harga nikel di LME turun 2%
di USD10807/MT dan harga timah turun 0,4% di USD19407. Harga emas
turun 1,2% di USD1235,10/t.oz. Sedangkan yield obligasi AS 10 yr naik
0,8% di 2,48%. Data‐data ekonomi AS yang keluar tadi malam kembali
mengkonfirmasi The Fed kemungkinan akan menaikan tingkat bunga FFR
pada pertemuan 15 Maret ini. Angka klaim pengangguran pekan lalu turun
19.000 ke 223.000 di bawah perkiraan 245.000. Ini merupakan angka ter‐
endah sejak Maret 1973.
Melanjutkan perdagangan hari ini, pergerakan IHSG diperkirakan
rawan koreksi menyusul minimnya insentif dari pasar saham global dan
koreksi yang terjadi di sejumlah harga komoditas tambang. IHSG diperkira‐
kan bergerak dengan support di 5370 dan resisten di 5420. Di tengah
minimnya insentif, pasar diperkirakan mulai mengantisipasi rencana pem‐
bagian dividen sejumlah emiten sektoral menjelag agenda RUPS tahunan
sejumlah emiten di Maret ini.
S1 5370 S2 5350 R1 5420 R2 5445
Index Last Chg % DJIA 21002.97 (112.58) (0.53) S&P 500 2381.92 (14.04) (0.59) FTSE 100 7382.35 (0.55) (0.01) CAC 40 4963.80 2.97 0.06 DAX 12059.57 (7.62) (0.06) NIKKEI 225 19554.06 (59.95) (0.31) HANGSENG 23728.07 (48.42) (0.20) STI 3136.48 (18.07) (0.57) SHENZHEN 1997.72 (10.74) (0.53) SHANGHAI 3230.03 75.48 2.39 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 52.72 (0.98) (1.82) CPO (RM/M.T) 2862.00 31.00 1.10 Gold (USD/T.oz) 1234.70 (13.20) (1.06) Nikel (USD/M.T 11060.00 120.00 1.10 Timah (USD/M.T) 19300.00 135.00 0.70 Coal (USD/M.T) 81.55 (0.70) (0.85) Exchange Rates Chg % IDR/USD 13371.00 11.00 0.08 USD/EUR 1.051 (0.00) (0.28) JPY/USD 114.23 0.36 0.32 IDR/SGD 9466.54 (12.36) (0.13) IDR/AUD 10117.00 (117.90) (1.15) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 28.25 3777 (0.41) (1.43)Top Gainers IDR % Chg
ICON 350 24.10 68 IKAI 78 20.00 13 HOME 280 12.00 30 LPPF 12,925 10.20 1,200
SRIL 384 9.70 34
Top Losers IDR % Chg
AIMS 104 (35.00) (56) TGKA 3,230 (24.90) (1,070) CANI 460 (22.00) (130) RDTX 9,600 (20.00) (2,400) INDX 156 (15.20) (28) Top Value IDR % (miliar)
LPPF 12,925 10.20 1,476 B ASII 8,475 1.80 1,061 B HMSP 4,090 6.20 926 B
SRIL 384 9.70 677 B MYRX 125 0.80 558 B
Top Volume IDR % (juta)
MYRX 125 0.80 4,466.198 SRIL 384 9.70 1,818.932 BUMI 292 (2.70) 971.891 DEWA 65 (3.00) 658.770 BRMS 88 (2.20) 531.487 IHSG 5,408.25 Change 45.19 Change (%) 0.84 Change (%/ytd) 2.11 Total Value (IDR triliun) 7.398 Total Volume (miliar saham) 10.384 Net Foreign Buy (IDR miliar) 503.000
News Update
2
Inflasi & isu Pilkada turut menahan penjualan ECII.
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat inflasi
Februari 2017 sebesar 0,23%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan inflasi Februari 2015 dan Februari 2016.
Kenaikan harga secara umum bisa mempengaruhi bisnis emiten peritel elektronik. Emiten peritel elektronik
PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) menyatakan, kondisi bisnis di awal tahun ini belum baik. Pemicunya
antara lain inflasi, faktor cuaca dan keamanan selama pilkada. "Kami fokus pada mendatangkan trafik di
toko-toko kami," ujar Wiradi, Sekretaris Perusahaan ECII. ECII pun meyakini konsumen masih memiliki kemampuan
belanja. Tapi konsumen dianggap masih mencemaskan sentimen negatif tadi. ECII juga akan meningkatkan
efisiensi selama 2017. Dari sisi makro, faktor ketenangan atau keamanan bisa menjadi sentimen positif bagi
ECII. Manajemen juga akan mengerek kinerja dengan menggandeng mitra dan menggencarkan promosi
untuk menarik minat belanja. Pada kuartal III-2016, ECII mencatatkan pendapatan senilai Rp 1,19 triliun.
Jumlah itu turun 4,03% dibandingkan pendapatan tahun lalu sebesar Rp 1,24 triliun. Dari sisi , ECII masih
menderita rugi Rp 14,42 miliar pada kuartal III-2016. Padahal di periode sama tahun 2015, ECII masih meraih
laba Rp 9,05 miliar. (Kontan)
BNI ingin jaga NIM 2017 di level 6%.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menargetkan margin bunga
bersih alias net interest margin (NIM) pada 2017 sebesar 6%. NIM pada tahun ini diproyeksi hampir sama
dengan realisasi pada 2016 yang mencapai 6,2%. Anggoro Eko Cahyo, Direktur Konsumer BNI mengatakan,
untuk mempertahankan NIM, perusahaan berusaha untuk meningkatkan dana murah alias CASA di atas 65%.
Sebagai gambaran, pada 2016 lalu, rasio dana murah bank berkode BBNI ini sebesar 64,6%. “Jika target CASA
ini tercapai diharapkan suku bunga kredit bisa turun,” ujar Anggoro. Terkait suku bunga KPR BNI pada tahun
ini, secara umum akan cenderung stabil. Hal ini karena melihat tren suku bunga BI rate yang cenderung stabil.
Berdasakan data suku bunga dasar kredit (SBDK) BNI akhir 2016, bunga KPR BNI tercatat sebesar 10,5%.
(Kontan)
BIRD ketiban berkah kedatangan Raja Salman.
Berkah kedatangan Raja Salman menghampiri PT Blue Bird
Tbk (BIRD). Emiten transportasi tersebut memperoleh kontrak untuk menyediakan kendaraan delegasi
kerajaan tersebut. "Kami memperoleh kontrak pelayanan kendaraan untuk delegasi kerajaan saudi, jumlahnya
sekitar 600 unit Alphard dan Mercedes," jelas Andrianto Djokosoetono, Direktur BIRD kepada KONTAN,
Kamis (2/3). Sayang, ia enggan merinci nilai kontrak tersebut. Rental kendaraan roda empat memang menjadi
salah satu lini bisnis yang dimiliki BIRD. Unit yang tersedia untuk disewakan malah kebanyakan mobil yang
tergolong mewah. Perseroan menyediakan Mercedes-Benz seri E 200 CGI. Ada juga Mercedes S 300/350. Seri
S merupakan salah satu seri paling premium yang dikeluarkan pabrikan mobil asal jerman tersebut. Ada juga
Mercedes-Benz Viano V220. Dari pabrikan Jepang, BIRD menyediakan Toyota New Alphard, Vellfire dan New
Camry. Untuk segmen penyewaan yang lebih murah, BIRD menyediakan Toyota Grand Innova Type V/G/E
dan New Avanza. (Kontan)
BJB torehkan laba 2016 tumbuh 14,4%.
PT Bank Pembangunan Daerah Jabar Banten Tbk (BJB)
mencatatkan kinerja positif pada 2016. Hal ini bisa dilihat dari laba bersih yang naik 14,4% secara tahunan
atau year on year (yoy) menjadi Rp 1,56 triliun. Kenaikan laba bersih didorong pendapatan bunga bersih
yang naik lebih besar dari biaya operasional. Pendapatan bunga bersih pada 2016 meningkat 23,3% yoy,
sedangkan biaya operasional hanya naik 20,7% yoy. Selain itu, laba bersih BJB juga bersumber dari
pendapatan komisi alias fee based income yang naik sebesar 3,8% yoy. "Bank berhasil menutup kinerja 2016
dengan hasil positif," ujar Ahmad Irfan, Direktur Utama Bank BJB. Secara intermediasi, BJB mencatatkan
kenaikan pertumbuhan kredit sebesar 14,2% yoy menjadi Rp 63,1 triliun. Kenaikan kredit ini didorong oleh
sektor komersial dan konsumer. Kredit komersial BJB tercatat tumbuh 17,2 % yoy menjadi Rp 10,8 triliun. Lalu,
untuk kredit konsumer naik 15,7% yoy menjadi Rp 44,2 triliun. Dari sisi kualitas kredit, pada 2016 lalu, BJB
mencatat rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) sebesar 1,69%, atau turun dari 2015
sebesar 2,91%. NPL ini terutama dikontribusikan dari kredit komersial, mikro dan KPR. Dari sisi permodalan,
capital adequacy ratio (CAR) BJB terjaga di angka 18,4%, sedangkan profitabilitas alias net interest margin
(NIM) berada di angka 7,4%. Irfan mengatakan, pada 2016 lalu, BJB telah menerbitkan MTN sebesar Rp 1,1
triliun untuk memperkuat likuiditas serta mendukung ekspansi kredit 2017. (Kontan)
Stock Picks
3BBTN 2050‐2200.
Harga saham Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) setelah dilanda aksi ambil untung dalam
beberapa hari perdagangan terakhir, kemarin berhasil rebound terbatas tutup di Rp2120 setelah sempat
menyentuh Rp2140. Saat ini level support di Rp2050 dan peluang rebound lanjutan akan menguji resisten
di Rp2200 hingga Rp2250. Sentimen positif dalam waktu dekat adalah rencana pembagian dividen tahun
buku 2016 menjelang RUPS Tahunan 17 Maret mendatang. Tahun buku 2015 perseroan membagikan divi‐
den tunai sebesar Rp34,96/saham atau 20% laba bersih. Dengan asumsi DPR yang sama maka dividen ber‐
peluang mencapai Rp49,4/saham. Pada harga saat ini di Rp2120, pemodal berpeluang mendapatkan yield
sekitar 2,3%. Ini cukup menarik bagi pemodal. Selain potensi dividen, prospek pertumbuhan bisnisnya juga
akan memberikan peluang capital gain ke depan mengingat secara valuasi harga sahamnya saat ini relatif
murah karena hanya ditransaksikan dengan PBV 0,9x dan PE 7,1x (E/17). Sebelumnya kami menargetkan
harga sahamya tahun ini berpeluang ditransaksikan dengan PB 1,2x atau mencapai Rp2678. Dari harga saat
ini di Rp2120 masih ada ruang penguatan 26,3%. Tahun 2016 lalu, laba bersih perseroan tumbuh 41,5%
mencapai Rp2,62 triliun dibandingkan periode yang sama 2015 sebesar Rp1,85 triliun. Pertumbuhan laba
bersih 2016 lalu melanjutkan pertumbuhan labanya 2015 lalu sebesar 61,6%. Pertumbuhan labanya tahun
lalu terutama ditopang pertumbuhan kredit sektor perumahan terutama perumahan subsidi. Kredit sektor
perumahan berkontribusi 90% terhadap total penyaluran kredit perseroan tahun lalu. Pertumbuhan kredit
tahun lalu tumbuh 18,34% mencapai Rp164,4 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp138,95 triliun. Per‐
tumbuhan kredit ini di atas rata‐rata industri yang hanya 8%. KPR subsidi tahun lalu tumbuh 30,57% men‐
capai Rp56,83 triliun dibandingkan 2015 Rp43,52 triliun. Rasio NPL gross perseroan tahun lalu turun men‐
jadi 2,84% dari tahun sebelumnya 3,42%. Ini juga mengindikasikan keberhasilan perseroan memperbaiki
kualitas aset kreditnya. Sedangkan DPK perseroan tumbuh 25,4% mencapai Rp160,19 triliun dari tahun
2015 sebesar Rp127,74 triliun. Dari jumlah DPK tersebut, porsi dana murah (CASA) mencapai 50,36% naik
dari tahun sebelumnya 48,63%. Rasio NIM perseroan naik menjadi 4,98% dari 4,87%. Rasio CAR naik men‐
jadi 20,34% dari 16,97%. Tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan kredit berkisar 21%‐23% di atas
target rata‐rata perbankan tahun ini berkisar 9%‐12%. Sedangkan target DPK tahun ini tumbuh 22%‐24%.
Laba tahun ini ditargetkan minimal tumbuh 20% dengan pertumbuhan aset berkisar 20%‐23% dan ekuitas
23%. Maintain Buy, SL 1980
4
Stock Picks
ADHI 2130‐2260.
Setelah tertekan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, kemarin harga saham
emiten jasa konstruksi, Adhi Karya Tbk (ADHI), berhasil rebound. Harga sahamnya kemarin tutup di Rp2180.
Secara technical support bertahan di Rp2130 dengan peluang rebound lanjutan akan menguji resisten di
Rp2260. Dengan pendekatan candlestick pattern, terbentuk pola inverted hammer setelah downtrend
channel mengindikasikan sinyal bullish reversal. Tekanan jual atas saham perseroan sejak pertengahan
Februari lalu terutama dipicu pencapaian kinerja 2016 yang di bawah perkiraan dan masih
menggantungnya pembiayaan LRT Jabodetabek porsi APBN. Tahun lalu pendapatan usaha perseroan naik
17,85% mencapai Rp11,06 triliun dibandingkan 2015 sebesar Rp9,39 triliun. Pencapaian pendapatan usaha
ini di bawah perkiraan sebelumnya Rp11,5 triliun. Sedangkan laba bersih tahun lalu turun 32,40% mencapai
Rp313,45 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp463,85 miliar. Pencapaian laba bersih ini di atas
perkiraan manajemen sebelumnya sebesar Rp302 miliar. Tahun lalu kontrak baru mencapai Rp17,9 triliun
turun dari target awal sebesar Rp25 triliun. Tahun ini target kontrak baru perseroan mencapai Rp44 triliun
terdiri dari proyek LRT Rp23 triliun dan Non‐LRT Rp21 triliun. Sepanjang Januari 2017 perseroan
memperoleh kontrak baru Rp1 triliun. Realisasi perolehan kontrak baru antara lain dari proyek Jalan Tol
Medan‐Kualanamu‐Tebing Tinggi Paket 1A (Rp299,7 miliar), Transmart Bekasi (Rp192,9 miliar), Apartemen
Bintaro Pavilion (Rp135,4 miliar), pembangunan Intake PDAM Banjarmasin (Rp120,5 miliar), dan proyek
SPAM Kartamantul Yogyakarta (Rp78,6 miliar). Perseroan menargetkan pendapatan usaha tahun ini
Rp14,31 triliun naik 29,4% dari tahun lalu. Sedangkan laba bersih tahun ini diperkirakan mencapai Rp500
miliar atau tumbuh 65,6% dari perkiraan tahun lalu sebesar Rp301,9 miliar. EPS tahun ini diperkirakan
mencapai Rp140,5. Pada harga saat ini di Rp2180, harga sahamnya ditransaksikan dengan PE 15,5x (E/17).
Harga sahamnya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 18x (E/17) atau mencapai Rp2530.
Maintain Buy, SL 2050
5
Stock Picks
CPIN 3100‐3300.
Harga saham emiten pakan ternak, Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), kemarin
berhasil rebound setelah dilanda aksi ambil untung dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Secara
technical saat ini level support bertahan di 3100 dengan peluang resisten di Rp3300. Saat ini pemodal
tengah mengantisipasi rilis kinerja 2016 perseroan yang diperkirakan akan tumbuh positif dengan
dukungan penguatan rupiah terhadap dolar AS sepanjang 2016 lalu. Bila dilihat kinerja hingga akhir
September 2016 lalu laba kurs berkontribusi hingga Rp211,8 miliar setelah periode yang sama tahun
sebelumnya menderita rugi kurs Rp743 miliar. Selain laba kurs, kinerja perseroan tahun lalu juga didukung
pertumbuhan penjualan neto. Sepanjang 9M16 penjualan neto tumbuh 26% mencapai Rp28,35 triliun dari
Rp22,52 triliun periode yang sama 2015. Penjualan bersih perseroan tahun lalu berpeluang tumbuh 32%
mencapai Rp39,69 triliun dibandingkan 2015 sebesar Rp30,11 triliun. Sedangkan laba bersih tahun lalu
diperkirakan tumbuh 83,67% mencapai Rp3,37 triliun dari 2015 sebesar Rp1,84 triliun. Hingga 9M16 laba
bersih tumbuh 99% mencapai Rp2,49 triliun. EPS 2016 lalu diperkirakan Rp205,76. Tahun ini penjualan
bersih diperkirakan tumbuh 15% mencapai Rp45,65 triliun. Laba bersih tahun ini dengan asumsi marjin
8,5% diperkirakan mencapai Rp3,88 triliun tumbuh 15% dari perkiraan laba 2016 lalu. EPS proyeksi tahun
ini diperkirakan Rp236,62. Harga sahamnya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 17x atau
mencapai Rp4022. Dari harga saat ini di Rp3170 ada ruang penguatan 27%. Maintain Buy, SL 3000
Jumat, 03 Maret 2017
Saham Pilihan
ASII 8300-8550 SoS, SL 8100
INDF 7900-8200 BoW, SL 7850
GGRM 64200-66500 TS, SL 63000
AALI 14700-16300 TB, SL 14500
JSMR 4720-5100 Buy, SL 4650
PTPP 3540-3670 Buy, SL 3450
KIJA 306-338 BoW, SL 292
Stock View
6
Jumat, 03 Maret 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5408.25 5428.04 5447.83 5391.60 5374.94
PERKEBUNAN AALI 15325 15,391.67 15,458.33 15,241.67 15,158.33 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 380 386.67 393.33 372.67 365.33 LSIP 1525 1,538.33 1,551.67 1,518.33 1,511.67 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2050 2,060.00 2,070.00 2,040.00 2,030.00 SIMP 555 575.00 595.00 545.00 535.00 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 50 50.00 50.00 50.00 50.00PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1685 1,691.67 1,698.33 1,676.67 1,668.33 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 292 308.00 324.00 282.00 272.00 DEWA 65 69.33 73.67 62.33 59.67 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2200 2,246.67 2,293.33 2,146.67 2,093.33 ITMG 17950 18,208.33 18,466.67 17,633.33 17,316.67 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 11200 11,283.33 11,366.67 11,108.33 11,016.67 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 860 873.33 886.67 848.33 836.67
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 108 113.67 119.33 104.67 101.33
ELSA 412 418.00 424.00 408.00 404.00 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 50 50.00 50.00 50.00 50.00
ESSA 1875 1,875.00 1,875.00 1,875.00 1,875.00
MEDC 2570 2,683.33 2,796.67 2,403.33 2,236.67
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 770 786.67 803.33 751.67 733.33 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 2560 2,583.33 2,606.67 2,513.33 2,466.67 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 1010 1,031.67 1,053.33 996.67 983.33 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 15400 15,533.33 15,666.67 15,308.33 15,216.67 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 905 910.00 915.00 900.00 895.00 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 9425 9,516.67 9,608.33 9,366.67 9,308.33 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 105 108.33 111.67 103.33 101.67 JPRS 140 142.00 144.00 139.00 138.00 KRAS 710 730.00 750.00 700.00 690.00 PAKAN TERNAK CPIN 3170 3,210.00 3,250.00 3,100.00 3,030.00 JPFA 1705 1,740.00 1,775.00 1,660.00 1,615.00 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44
OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8475 8,558.33 8,641.67 8,383.33 8,291.67 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71
GJTL 1250 1,271.67 1,293.33 1,226.67 1,203.33
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8250 8,333.33 8,416.67 8,208.33 8,166.67 INDF 8025 8,108.33 8,191.67 7,983.33 7,941.67 MYOR 2060 2,080.00 2,100.00 2,020.00 1,980.00 ROTI 1555 1,566.67 1,578.33 1,546.67 1,538.33 GGRM 65850 66,333.34 66,816.67 65,033.34 64,216.67 INAF 2380 2,476.67 2,573.33 2,236.67 2,093.33 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 1875 1,935.00 1,995.00 1,830.00 1,785.00 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1475 1,503.33 1,531.67 1,458.33 1,441.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 226 228.00 230.00 224.00 222.00 ASRI 370 373.33 376.67 367.33 364.67 BKSL 95 96.33 97.67 94.33 93.67 BSDE 1785 1,806.67 1,828.33 1,771.67 1,758.33 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1285 1,303.33 1,321.67 1,263.33 1,241.67 CTRA 1305 1,330.00 1,355.00 1,285.00 1,265.00 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 314 318.67 323.33 306.67 299.33 MDLN 316 326.00 336.00 308.00 300.00 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2180 2,223.33 2,266.67 2,143.33 2,106.67 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 146 152.67 159.33 142.67 139.33 PTPP 3580 3,640.00 3,700.00 3,510.00 3,440.00 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 555 560.00 565.00 545.00 535.00 TOTL 820 835.00 850.00 810.00 800.00 WIKA 2510 2,543.33 2,576.67 2,483.33 2,456.67 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02
INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2770 2,803.33 2,836.67 2,753.33 2,736.67 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61
JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1475 1,481.67 1,488.33 1,471.67 1,468.33 JSMR 4810 4,863.33 4,916.67 4,713.33 4,616.67 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 2910 2,970.00 3,030.00 2,880.00 2,850.00 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 7100 7,158.33 7,216.67 7,008.33 6,916.67 TLKM 3830 3,856.67 3,883.33 3,816.67 3,803.33 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 340 342.67 345.33 338.67 337.33 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 430 434.67 439.33 426.67 423.33 WINS 272 272.67 273.33 270.67 269.33 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95
KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 725 736.67 748.33 716.67 708.33 BANK BBCA 15500 15,625.00 15,750.00 15,425.00 15,350.00 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 620 623.33 626.67 613.33 606.67 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 6225 6,308.33 6,391.67 6,183.33 6,141.67 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 11850 11,950.00 12,050.00 11,800.00 11,750.00 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2120 2,150.00 2,180.00 2,080.00 2,040.00 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 4750 4,913.33 5,076.67 4,643.33 4,536.67 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2310 2,326.67 2,343.33 2,286.67 2,263.33 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 11325 11,408.33 11,491.67 11,283.33 11,241.67 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1010 1,036.67 1,063.33 981.67 953.33 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6250 6,341.67 6,433.33 6,166.67 6,083.33 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 344 350.67 357.33 332.67 321.33 UNTR 25075 25,433.33 25,791.67 24,483.33 23,891.67 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 5400 5,441.67 5,483.33 5,316.67 5,233.33 RALS 1225 1,250.00 1,275.00 1,205.00 1,185.00
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1660 1,683.33 1,706.67 1,623.33 1,586.67
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 88 92.67 97.33 84.67 81.33
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta
PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam
TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.