Volume penjualan Semen Indonesia meningkat 9%.
Kredit bermasalah turun, BNI incar laba tumbuh 30%.
BRI turunkan bunga deposito 0,25%.
TKIM meraup Rp 441 miliar dari penukaran waran.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
R
edahnya resiko capital outflow
ditandai dengan pembelian balik
pemodal asing pada perdagangan
kemarin menjadi penopang rebound
IHSG. Setelah sebelumnya rajin mela‐
kukan penjualan bersih, pemodal
asing kemarin mencatatkan pembe‐
lian bersih hingga Rp387,88 miliar.
Ini merupakan pembelian bersih
asing pertama kali sejak perdagan‐
gan 29 Agustus 2017 lalu. IHSG ber‐
hasil rebound 43,417 poin (0,74%) di
5926,204. Nilai transaksi di Pasar
Reguler kemarin melonjak mencapai
Rp7,47 triliun di atas nilai transaksi
rata‐rata bulanan selama sembilan
bulan pertama tahun ini yakni sebe‐
sar Rp5,22 triliun. Aksi beli asing teru‐
tama melanda saham emiten bank
seperti Bank Mandiri Tbk (BMRI),
Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
yang beberapa sesi sebelumnya dilanda tekanan jual namun kemarin berhasil
rebound hingga 12%.
Saat ini pemodal tengah mengantisipasi rilis laba 3Q17 sejumlah emiten
sektoral. Kemarin Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melaporkan pertumbuhan
laba sepanjang sembilan bulan pertama 2017 sebesar 31,6% (yoy) mencapai
Rp10,16 triliun. Harga sahamnya kemarin menguat 2,7% di Rp7500 merespon rilis
laba tersebut. Sementara Wall Street tadi malam dilanda aksi ambil untung sete‐
lah dua hari perdagangan sebelumnya menguat ke level tertinggi baru. Indeks
DJIA dan S&P tadi malam masing‐masing koreksi 0,14% dan 0,17% di 22841,01
dan 2550,93. Indeks Nasdaq koreksi 0,18% di 6591,51. Pasar mulai mengantisipasi
rilis laba 3Q17 sejumlah emiten keuangan seperti JP Morgan dan Citigroup yang
terkoreksi tadi malam. Agenda reformasi perpajakan Trump kembali menjadi spe‐
kulasi pasar dan rencana kenaikan bunga FFR akhir tahun di tengah isu pergentian
kepemimpinan The Fed. Harga minyak mentah tadi malam koreksi 1,4% di
USD50,60/barel turut menekan pergerakan harga saham sektor energi.
Melanjutkan perdagangan akhir pekan ini. IHSG diperkirakan berpeluang
melanjutkan penguatannya terutama ditopang bullish sejumlah harga komoditas
logam seperti nikel yang tadi malam di LME naik 2% di USD11407,5/MT. Pasar
juga akan digerakkan dengan sejumlah isu individual terutama terkait rilis laba
3Q17 sejumlah emiten. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 5890
hingga resisten di 5950 cenderung menguat. Dari kawasan Asia, pasar juga akan
digerakkan dengan data ekspor‐impor China September. Neraca perdagangan
China September diperkirakan kembali surplus mencapai USD38,4 miliar.
S1 5890 S2 5860 R1 5930 R2 5950
Index Last Chg % DJIA 22841,01 (31,88) (0,14) S&P 500 2550,93 (4,31) (0,17) FTSE 100 7556,24 22,43 0,30 CAC 40 5360,81 (0,60) (0,01) DAX 12982,89 12,21 0,09 NIKKEI 225 20956,73 14,73 0,07 HANGSENG 28459,03 69,46 0,24 STI 3311,86 31,58 0,96 SHENZHEN 2023,36 (3,11) (0,15) SHANGHAI 3386,10 (2,18) (0,06) Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 50,81 (0,25) (0,49) CPO (RM/M.T) 2711,00 15,00 0,56 Gold (USD/T.oz) 1297,30 2,00 0,15 Nikel (USD/M.T 11010,00 20,00 0,18 Timah (USD/M.T) 20675,00 (150,00) (0,72) Coal (USD/M.T) 95,75 0,40 0,42 Exchange Rates Chg % IDR/USD 13510,00 (7,00) (0,05) USD/EUR 1,184 (0,00) (0,21) JPY/USD 112,19 (0,19) (0,17) IDR/SGD 9979,39 (5,93) (0,06) IDR/AUD 10585,20 32,50 0,31 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 32,44 4383 0,07 0,22Top Gainers IDR % Chg
KIOS 1.360 24,80 270
TAXI 67 21,80 12
FISH 2.500 19,00 400 BRAM 4.800 18,50 750 BBLD 555 14,20 69
Top Losers IDR % Chg
DNAR 234 (16,40) (46) SHID 1.225 (14,60) (210) DPNS 342 (12,30) (48) CMPP 1.020 (8,50) (95) BIPP‐W 11 (8,30) (1) Top Value IDR % (miliar)
TLKM 4.440 0,90 1,448 B BMRI 6.825 1,50 1,137 B PGAS 1.590 12,40 1,067 B BBRI 15.375 0,70 999 B BBCA 20.800 2,10 825 B Top Volume IDR % (juta)
MYRX 128 (0,80) 1.023,110 BUMI 202 4,10 765,708 RIMO 482 (1,20) 753,735 PGAS 1.590 12,40 697,214 TAXI 67 21,80 683,661 IHSG 5.926,20 Change 43,41 Change (%) 0,74 Change (%/ytd) 11,88 Total Value (IDR triliun) 7,448 Total Volume (miliar saham) 7,604 Net Foreign Buy (IDR miliar) 410,000
News Update
2
Volume penjualan Semen Indonesia meningkat 9%. Penjualan semen terlihat mulai menggeliat di kuartal III-2017 lalu. Kenaikan volume penjualan ini juga dirasakan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). Mengutip laporan penjualan SMGR, Kamis (12/10), total penjualan semen SMGR dari Januari hingga September 2017 sudah mencapai 20,78 juta ton. Jumlah itu sudah memenuhi 77% dari target penjualan SMGR di akhir tahun, yakni sekitar 27 juta ton. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, volume penjualan SMGR naik 9% year on year (yoy). Penjualan semen domestik masih jadi kontributor utama SMGR. Volume penjualan domestik SMGR mencapai 19,39 juta ton, naik 4% dibanding periode yang sama tahun lalu, 18,64 juta ton. Di sisi lain, kontribusi penjualan ekspor masih kecil, yakni 1,38 juta ton, atau hanya sekitar 7% dari total volume penjualan SMGR. Tapi, pertumbuhan penjualan ekspor justru paling moncer, naik 229% dibandingkan penjualan ekspor di periode yang sama tahun 2016, yakni 420.916 ton. Semen Padang menyumbang penjualan ekspor terbesar, yakni 882.798 ton atau setara 64% dari total penjualan ekspor. Sementara, sisanya berasal dari Semen Tonasa, sebanyak 502.908 ton. Agung Wiharto, Sekretaris Perusahaan SMGR, mengatakan, pasar luar negeri SMGR berasal dari beberapa negara, seperti Malaysia, Filipina, Timor Leste, Bangladesh, Maladewa, Srilanka, Kuwait, dan Australia. "Kami juga telah mengoptimalkan utilisasi pabrik," ujar Agung. (Kontan)
Kredit bermasalah turun, BNI incar laba tumbuh 30%. Kinerja PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) kembali melejit. Bank milik pemerintah ini mencatat pertumbuhan laba bersih 31,6% dengan nilai Rp 10,15 triliun per kuartal III-2017. Kuartal III-2016, BNI mencatatkan laba bersih Rp 7,71 triliun. Direktur BNI Adi Sulistyowati mengatakan, kenaikan laba bersih berasal dari dua segmen. Yaitu, pendapatan bunga bersih yang tumbuh 7,5% dan pendapatan non bunga naik 15,1%. Nah, pendapatan bunga bersih berasal dari penyaluran kredit yang tumbuh 13,3% atau menjadi Rp 421,4 triliun per kuartal III-2017. Sektor pendorong kredit BNI adalah sektor korporasi, BUMN dan UMKM. Sedangkan, pendapatan non bunga mampu tumbuh dua digit karena didorong oleh sejumlah bisnis. Sebut saja, bisnis trade finance, bancassurance, bank guarantee, sindikasi kredit dan bisnis kartu. Tak hanya itu, kualitas kredit macet BNI mulai membaik. Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross BNI menyusut 38 bps menjadi 2,75% per kuartal III-2017, dibandingkan posisi 3,13% per kuartal III-2016. Perbaikan kualitas kredit bermasalah berasal dari segmen kredit korporasi, dan kredit kecil. Kedua segmen kredit ini mencatat penurunan rasio NPL di kuartal III 2017. Alhasil, penyaluran kredit mulai mengarah ke atas. Tercatat rasio NPL kredit korporasi turun 60 bps menjadi 2,4% per kuartal III-2017. Sedangkan, rasio NPL kredit kecil turun 30 bps menjadi 3,5% di kuartal III-2017. Direktur Keuangan dan Risiko Kredit BNI Rico Rizal Budidarmo menyampaikan, perbaikan rasio NPL ini disebabkan karena kenaikan kredit. "Kami akan terus melakukan perbaikan dari konteks industri dan nasabah," kata Rico. Selanjutnya, bank berlogo 46 ini optimistis laba bersih akan tumbuh 30% hingga akhir tahun ini. Nah, kenaikan laba akan ditopang penyaluran kredit. Untuk itu, BNI mengincar kredit tumbuh 13%-14% hingga akhir tahun ini. Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta menambahkan, pihaknya akan terus melakukan ekspansi untuk mencapai target penyaluran kredit di tahun ini. (Kontan)
BRI turunkan bunga deposito 0,25%. Setelah Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan sebanyak 50 basis poin (bps) dalam dua bulan, beberapa perbankan mulai ikut menurunkan bunga deposito milik mereka. Hal ini turut dilakukan juga oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Dihubungi melalui pesan singkat pada hari Kamis (12/10), Direktur BRI Randi Anto mengatakan, tren saat ini memang bunga turun secara bertahap, demikan pula dengan bunga deposito BRI. “Saat ini penurunan maksimal sebesar 25 basis poin. Dari sisi angka, penurunan bunga tersebut masih tidak mempengaruhi minat nasabah menyimpan, Karena ada peningkatan pelayanan dan kenyamanan”, ujar Randi. Penurunan bunga deposito masih belum berpengaruh kepada minat masyarakat yang ingin menyimpan dana mereka dalam bentuk deposito. Sebagai informasi, pada bulan Agustus lalu, BRI mencatat kenaikan pada dana pihak ketiga (DPK) sebanyak 14,08% bila dibandingkan dengan bulan Agustus 2016 (year on year). (Kontan)
TKIM meraup Rp 441 miliar dari penukaran waran. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) telah menyelesaikan periode penukaran waran seri II yang melekat pada rights issue tahun 2014. Hingga akhir masa berlaku waran pada 11 Juni 2017, TKIM menerima penukaran 441,82 juta waran dengan nilai Rp 441,82 miliar. Dalam laporan penggunaan dana hasil penawaran umum terbatas II ke Bursa Efek Indonesia, Rabu (11/10), TKIM mengungkapkan telah menggunakan seluruh dana hasil penukaran waran. Perusahaan kertas ini menggunakan seluruh dana penukaran waran untuk untuk modal kerja. "Sampai akhir masa berlaku waran, terdapat 3,41 juta waran seri II yang tidak dilaksanakan," ungkap Arman Sutedja, Direktur dan Sekretaris Perusahaan TKIM kepada bursa. Setelah penukaran waran seri II menjadi saham, total saham tercatat dan dikeluarkan TKIM mencapai 3,11 miliar saham. Sekadar mengingatkan, TKIM menggelar rights issue dengan harga pelaksanaan Rp 1.000 per saham pada Juli 2014. Kala itu, TKIM menerbitkan 1,33 miliar saham alias 50% dari modal ditempatkan dan disetor. Dengan harga pelaksanaan Rp 1.000 per saham, TKIM meraup dana segar Rp 1,33 triliun. Per akhir September 2017, PT Purinusa Eka Persada tercatat sebagai pemegang saham mayoritas TKIM dengan kepemiikan 59,67%. PT Asuransi Simas Jiwa menggenggam 5,78% saham TKIM, dan sisanya 34,55% saham publik dengan kepemilikan di bawah 5%. (Kontan)Stock Picks
3PTPP 2500‐2700.
Harga saham emiten jasa konstruksi PT PP Tbk (PTPP), kemarin berhasil rebound terbatas
seiring membaiknya kondisi pasar. Sebelumnya tekanan jual akibat aksi ambil untung membuat harganya
koreksi ke Rp2510. Kemarin harga sahamnya tutup di Rp2560. Sepanjang tahun ini harga sahamnya
bergerak bearish seiring meningkatnya kekhawatiran pemodal atas arus dana perseroaan di tengah
meningkatnya pembangunan proyek infrastruktur. Akhir 2016 lalu harganya tutup di Rp3810. Hingga
kemarin di Rp2560 harga sahamnya sudah koreksi 32,8%. Tekanan jual membuat harganya akhir
September lalu anjlok ke Rp2280 (28/9), sebelum berhasil rebound memasuki Oktober ini. Dalam waktu
dekat pemodal akan merespon rilis laba 3Q17. Hingga akhir Sept 2017, PTPP telah meraih kontrak baru
sebesar Rp31,9 triliun atau tumbuh 40,5% (yoy) vs Rp22,7 triliun (periode yang sama tahun lalu). Raihan
kontrak baru tsbt mencerminkan 78,6% dari total target tahun ini sebesar Rp40,6 triliun. Target kontrak
baru tersebut naik 24,5% dari raihan kontrak baru 2016 sebesar Rp32,6 triliun. Kontribusi dari induk usaha
Rp28,1 triliun dan anak usaha Rp3,8 triliun. Beberapa proyek yang berhasil diraih selama September lalu
yaitu proyek bandara kulon progo Yogyakarta dengan nilai Rp6,5 triliun, Transmart Bali senilai Rp497
miliar, dan jalan tol ruas Gempol‐Pasuruan Rp423,5 miliar. Dari sisi kinerja, sepanjang 1H17 pendapatan
bersih tumbuh 25,56% mencapai Rp8,13 triliun vs Rp6,47 triliun (1H16). Pencapaian pendapatan bersih ini
mencerminkan 38% dari target tahun ini yang diperkirakan Rp21,40 triliun atau tumbuh 30% dari tahun
lalu. Laba bersih 1H17 tumbuh 61,13% (yoy) mencapai Rp572,55 miliar vs Rp355,34 miliar (1H16).
Pencapaian laba bersih ini mencerminkan 37,4% dari target laba bersih tahun ini yang diperkirakan Rp1,53
triliun atau tumbuh 50% dari tahun lalu. Raihan kontrak baru sepanjang 1H17 mencapai Rp20,2 triliun
tumbuh 43% (yoy) vs Rp14,1 triliun (1H16). Secara kuartalan, kinerja perseroan di 2Q17 juga tumbuh
dibandingkan 1Q17. Pendapatan bersih 2Q17 mencapai Rp5,21 triliun tumbuh 78,57% (qoq) vs Rp2,92
triliun (1Q17). Dan dibandingkan 2Q16 tumbuh 34,10%. Laba bersih 2Q17 mencapai Rp442,39 miliar naik
240% (qoq) vs Rp130,15 miliar (1Q17) dan naik 72% (yoy) vs Rp257,17 miliar (2Q16). EPS 2017 diperkirakan
Rp247,59. Tahun depan pendapatan bersih diperkirakan tumbuh 34% mencapai Rp28,67 triliun dan laba
bersih 2018 diperkirakan tumbuh 14,54% mencapai Rp1,76 triliun. EPS proyeksi 2018 Rp283,61. Kontrak
baru tahun depan diperkirakan tumbuh 20% mencapai Rp48,7 triliun. Harga sahamnya diperkirakan
berpeluang ditransaksikan dengan PE 11,7x (E/18) atau mencapai Rp3314. Dari harga saat ini ada ruang
penguatan 29%. Maintain Buy, SL 2440
4
Stock Picks
ASII 8000‐8400.
Harga saham Astra International Tbk (ASII) beberapa sesi perdagangan terakhir bergerak di
teritori positif dan kemarin berhasil break Rp8000 mengindikasikan keluar dari rentang konsolidasinya se‐
belumnya di kisaran Rp7750 hingga Rp8000. Kemarin harga sahamnya tutup di Rp8250 mengindikasikan
sinyal bullish continuation. Saat ini support bergeser ke kisaran di Rp7900 hingga Rp8000. Sedangkan pen‐
guatan akan menguji resisten terdekat di Rp8250. Bila berhasil tembus maka akan menguji resisten berikut
di Rp8400. Dalam waktu dekat pasar akan merespon rilis laba 3Q17. Pertumbuhan laba perseroan tahun ini
akan tumbuh solid dengan dukungan pertumbuhan laba anak‐anak usahanya yang bergerak di bisnis tam‐
bang, alat berat, dan perkebunan. Sektor otomotif juga turut menopang pertumbuhan labanya terutama
memasuki paruh kedua dengan dukungan kebijakan moneter yang lebih longgar oleh Bank Indonesia (BI).
Tantangan kinerjanya saat ini adalah fluktuasi rupiah atas dolar AS yang menjelang akhir tahun ini
cenderung melemah di kisaran Rp13500. Dari sisi kinerja, penjualan neto perseroan di 2Q17 mencapai
Rp49,25 triliun atau hanya naik 0,96% (qoq) dari 1Q17 sebesar Rp48,78 triliun. Periode yang sama di 2016
(2Q16) penjualan neto naik 10,58% (qoq). Sedangkan laba bersih di 2Q17 mencapai Rp4,27 triliun turun
16% (qoq) dibandingkan 1Q17 yang mencapai Rp5,09 triliun. Periode yang sama di 2016 (2Q16) laba bersih
naik 28,66% (qoq) mencapai Rp4 triliun. Secara tahunan, laba bersih 2Q17 tumbuh 6,64% (yoy) melambat
dibandingkan pertumbuhan laba 1Q17 yang mencapai 63,46% (yoy). Marjin bersih 2Q17 turun menjadi
8,67% dari 1Q17 10,43% namun sedikit naik dari 2Q16 sebesar 8,64%. Sepanjang 1H17 laba bersih tumbuh
31,49% (yoy) mencapai Rp9,36 triliun dari periode yang sama di 2016 sebesar Rp7,12 triliun. Marjin bersih
1H17 sebesar 9,54% lebih tinggi ketimbang 2016 lalu 8,37%. Sedangkan penjualan neto di 1H17 tumbuh
11,14% mencapai Rp98,03 triliun dari Rp88,21 triliun di 1H16. Meskipun kinerja turun di 2Q17, namun pen‐
capaian penjualan sepanjang 1H17 telah mencerminkan 50,25% dari target tahun ini yang sebelumnya
diperkirakan Rp195,05 triliun atau naik 7,7% dari 2016 sebesar Rp181,08 triliun. Laba bersih sepanjang
1H17 mencapai Rp9,36 triliun naik 31,49% dari 1H16 sebesar Rp7,12 triliun. Pencapaian laba bersih 1H17
telah mencerminkan 50,5% dari target tahun ini yang diperkirakan mencapai Rp18,53 triliun atau naik
22,31% dari 2016 lalu sebesar Rp15,16 triliun. EPS tahun ini diperkirakan Rp457,7. Kami tetap memper‐
tahankan target harga di Rp9150 dengan PE 20x (E/17). Dari harga saat ini di Rp8200 ada ruang penguatan
11,6%. Maintain Buy, SL 7700
5
Stock Picks
CPIN 3000‐3200.
Kemarin saham emiten pakan ternak, Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) kembali
melanjutkan tren bullishnya. Harga sahamnya berhasil untuk pertama kali break Rp3000 sejak
perdagangan 26 Juli lalu. Harganya tutup di Rp3090. Pergerakan bullish harganya mulai terbentuk sejak
perdagangan akhir September lalu. Namun dibandingkan harganya akhir 2016 di Rp3090, harga sahamnya
saat ini masih flat. Sebelumnya harga sahamnya secara valuasi diperkirakan berpeluang mencapai Rp3440
dengan PE 17x (E/17). Dari harga saat ini di Rp3090 ada ruang penguatan 11,3%. Sepanjang 1H17
penjualan bersih mencapai Rp24,9 triliun naik 32% dari 1H16 sebesar Rp18,8 triliun. Pencapaian penjualan
hingga 1H17 mencerminkan 48,79% dari target penjualan tahun ini yang diperkirakan mencapai Rp51,12
triliun atau tumbuh 33,66% dari tahun 2016 sebesar Rp38,25 triliun. Bila dilihat secara kuartalan,
pencapaian penjualan di 2Q17 berhasil tumbuh 31,17% (yoy) mencapai Rp12,9 triliun dari 2Q16 sebesar
Rp9,8 triliun dan dibandingkan 1Q17 naik 7,6%. Sedangkan di bottom line, laba bersih sepanjang 1H17
turun 12% (yoy) mencapai Rp1,5 triliun dari 1H16 sebesar Rp1,7 triliun. Marjin bersih turun menjadi 6,11%
dari 9,18% di 1H16 namun naik bila dibandingkan 2016 (FY) sebesar 5,80%. Secara kuartalan, laba bersih di
2Q17 mencapai Rp898 miliar turun 7,4% (yoy) dari 2Q16 sebesar Rp969,5 miliar. Namun laba bersih di
2Q17 berhasil tumbuh 43,5% dibandingkan 1Q17 sebesar Rp625,7 miliar. Jadi kinerja perseroan di 2Q17
berhasil tumbuh dibandingkan 1Q17. Marjin bersih 2Q17 juga naik menjadi 6,95% ketimbang 1Q17 sebesar
5,21%. Pencapaian laba bersih sepanjang 1H17 mencerminkan 45,78% dari target laba bersih tahun ini
yang sebelumnya diperkirakan mencapai Rp3,32 triliun atau naik 49,7% dari tahun sebelumnya Rp2,22
triliun. EPS proyeksi tahun ini Rp202,64. Secara technical, pergerakan harganya mengindikasikan sinyal
bullish continuation dengan resisten sederhana di Rp3110. Bila berhasil break Rp3110 akan melanjutkan
penguatan menguji resisten berikut di Rp3200. Sedangkan support saat ini bergeser ke Rp3000. Sepanjang
support bertahan peluang penguatan akan berlanjut. Maintain Buy, SL 2850
Jumat, 13 Oktober 2017
Saham Pilihan
TLKM 4370-4500 Buy, SL 4350
ITMG 21000-22200 Buy, SL 19800
PTBA 10900-11500 Buy, SL 9800
BBNI 7300-7700 TB, SL 7200
INCO 2930-3050 TB, SL 2900
ASRI 390-410 TB, SL 370
PGAS 1540-1640 Buy, SL 1400
Stock View
6
Jumat, 13 Oktober 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5926,20 5944,31 5962,41 5895,80 5865,39
PERKEBUNAN AALI 14800 14.875,00 14.950,00 14.725,00 14.650,00 13.059.216,00 ‐19,91 393,15 ‐75,27 45,02 BWPT 246 248,67 251,33 244,67 243,33 LSIP 1460 1.473,33 1.486,67 1.448,33 1.436,67 4.189.615,00 ‐11,36 91,36 ‐32,01 18,72 SGRO 2370 2.383,33 2.396,67 2.363,33 2.356,67 SIMP 535 540,00 545,00 525,00 515,00 13.835.444,00 ‐7,53 16,72 ‐68,60 25,18 UNSP 228 236,00 244,00 222,00 216,00PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1900 1.925,00 1.950,00 1.885,00 1.870,00 37.032.346,42 ‐10,48 65,74 ‐5,12 10,50 BORN 50 33,33 16,67 33,33 16,67 BRAU 82 54,67 27,33 54,67 27,33 BUMI 202 205,67 209,33 196,67 191,33 DEWA 50 50,00 50,00 50,00 50,00 3.312.510,21 13,47 0,30 48,03 166,35 HRUM 2250 2.290,00 2.330,00 2.230,00 2.210,00 ITMG 21150 21.483,33 21.816,67 20.783,33 20.416,67 21.925.897,16 ‐9,27 770,46 ‐65,05 8,53 PTBA 11200 11.333,33 11.466,67 11.108,33 11.016,67 13.733.627,00 5,01 883,59 0,98 7,64 PTRO 1180 1.198,33 1.216,67 1.148,33 1.116,67
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 86 87,67 89,33 84,67 83,33
ELSA 318 322,67 327,33 314,67 311,33 3.775.323,00 ‐10,56 51,43 ‐8,99 7,17
ENRG 73 74,00 75,00 72,00 71,00
ESSA 2110 2.110,00 2.110,00 2.110,00 2.110,00
MEDC 795 808,33 821,67 783,33 771,67
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 650 656,67 663,33 641,67 633,33 10.531.504,80 11,79 ‐151,06 85,85 ‐3,10 INCO 2990 3.020,00 3.050,00 2.950,00 2.910,00 10.894.532,28 ‐15,64 70,11 ‐67,49 26,24 TINS 865 875,00 885,00 855,00 845,00 6.874.192,00 ‐6,74 13,64 ‐84,08 56,09 SEMEN INTP 19275 19.391,67 19.508,33 19.116,67 18.958,33 17.798.055,00 ‐10,99 1.183,48 ‐17,34 17,00 SMCB 840 845,00 850,00 835,00 830,00 9.239.022,00 ‐12,25 22,85 ‐73,80 47,91 SMGR 9200 9.308,33 9.416,67 9.108,33 9.016,67 26.948.004,47 ‐0,14 762,28 ‐18,76 14,07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 85 87,00 89,00 84,00 83,00 JPRS 137 138,00 139,00 135,00 133,00 KRAS 498 506,00 514,00 494,00 490,00 PAKAN TERNAK CPIN 3090 3.130,00 3.170,00 3.010,00 2.930,00 JPFA 1370 1.395,00 1.420,00 1.325,00 1.280,00 25.022.913,00 2,31 43,92 40,87 18,44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8200 8.258,33 8.316,67 8.083,33 7.966,67 184.196.000,00 ‐8,68 357,28 ‐24,59 20,71
GJTL 710 716,67 723,33 701,67 693,33
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8700 8.775,00 8.850,00 8.625,00 8.550,00 INDF 8400 8.450,00 8.500,00 8.350,00 8.300,00 MYOR 2170 2.190,00 2.210,00 2.160,00 2.150,00 ROTI 1275 1.286,67 1.298,33 1.256,67 1.238,33 GGRM 65600 66.116,67 66.633,33 65.216,67 64.833,33 INAF 2240 2.280,00 2.320,00 2.200,00 2.160,00 1.621.898,67 17,41 2,12 463,17 184,06 KAEF 2760 2.786,67 2.813,33 2.746,67 2.733,33 4.860.371,48 7,51 44,81 6,06 28,68 KLBF 1700 1.725,00 1.750,00 1.680,00 1.660,00
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 284 289,33 294,67 281,33 278,67 ASRI 398 404,00 410,00 392,00 386,00 BKSL 144 149,33 154,67 141,33 138,67 BSDE 1775 1.783,33 1.791,67 1.768,33 1.761,67 6.209.574,07 11,45 1.164,55 460,00 1,60 COWL 1170 1.191,67 1.213,33 1.156,67 1.143,33 CTRA 1170 1.176,67 1.183,33 1.161,67 1.153,33 CTRP 1170 1.176,67 1.183,33 1.161,67 1.153,33 CTRS 1170 1.176,67 1.183,33 1.161,67 1.153,33 ELTY 50 50,00 50,00 50,00 50,00 KIJA 310 312,00 314,00 308,00 306,00 MDLN 334 340,67 347,33 330,67 327,33 2.962.460,90 4,32 69,69 22,80 5,94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2030 2.046,67 2.063,33 2.016,67 2.003,33 9.389.570,10 8,51 130,22 43,08 20,93 DGIK 77 79,33 81,67 75,33 73,67 PTPP 2560 2.593,33 2.626,67 2.533,33 2.506,67 14.217.372,87 14,40 152,88 39,17 25,74 SSIA 670 683,33 696,67 648,33 626,67 TOTL 760 765,00 770,00 750,00 740,00 WIKA 2300 2.343,33 2.386,67 2.233,33 2.166,67 13.908.504,01 11,60 101,65 1,60 26,02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 1590 1.655,00 1.720,00 1.470,00 1.350,00 42.333.969,71 ‐0,16 228,31 ‐38,44 11,61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1370 1.376,67 1.383,33 1.356,67 1.343,33 JSMR 6075 6.141,67 6.208,33 6.016,67 5.958,33 9.848.242,05 7,33 213,14 3,23 26,27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 33,33 16,67 33,33 16,67 EXCL 3530 3.546,67 3.563,33 3.506,67 3.483,33 22.876.182,00 ‐2,49 ‐2,97 ‐97,16 ‐1.348,39 ISAT 6300 6.433,33 6.566,67 6.133,33 5.966,67 TLKM 4530 4.686,67 4.843,33 4.336,67 4.143,33 102.470.000,00 14,24 153,66 5,81 21,51 TRANSPORTASI GIAA 322 324,67 327,33 320,67 319,33 52.627.783,53 7,55 40,78 ‐122,73 10,94 MBSS 394 399,33 404,67 389,33 384,67 WINS 270 270,67 271,33 268,67 267,33 1.378.353,91 ‐37,37 ‐19,45 ‐129,08 ‐10,95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 2220 2.283,33 2.346,67 2.103,33 1.986,67 BANK BBCA 20800 20.958,33 21.116,67 20.508,33 20.216,67 47.081.728,00 7,56 730,83 9,30 18,47 BBKP 570 571,67 573,33 566,67 563,33 8.303.973,00 17,07 105,70 32,57 5,58 BBNI 7500 7.600,00 7.700,00 7.350,00 7.200,00 36.895.081,00 10,58 486,18 ‐15,91 10,90 BBRI 15375 15.483,33 15.591,67 15.258,33 15.141,67 85.434.037,00 13,73 1.029,53 4,77 10,95 BBTN 3140 3.193,33 3.246,67 3.043,33 2.946,67 14.966.209,00 16,86 174,91 65,91 10,43 BDMN 5550 5.675,00 5.800,00 5.400,00 5.250,00 22.420.658,00 ‐2,48 249,70 ‐8,09 16,40 BJBR 2580 2.616,67 2.653,33 2.556,67 2.533,33 10.084.451,00 14,70 142,02 23,39 6,79 BMRI 6825 6.908,33 6.991,67 6.708,33 6.591,67 71.570.127,00 14,26 871,50 2,33 11,76 BNGA 1240 1.256,67 1.273,33 1.221,67 1.203,33 22.318.759,00 7,24 17,02 ‐81,74 34,36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 7275 7.383,33 7.491,67 7.133,33 6.991,67 19.764.821,14 ‐12,03 261,74 27,59 27,03 INTA 300 302,67 305,33 294,67 289,33 UNTR 24150 24.550,00 24.950,00 23.575,00 23.000,00 49.347.479,00 ‐7,14 1.033,07 ‐28,24 14,86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6900 6.925,00 6.950,00 6.850,00 6.800,00 RALS 960 970,00 980,00 950,00 940,00
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1485 1.501,67 1.518,33 1.461,67 1.438,33
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 58 59,00 60,00 57,00 56,00
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam
TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.