• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN KHUSUS MAJOR INTEREST SDN BHD 2.1. BANGUNAN - Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri di Major Interst SDN BHD Malaysia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB II TINJAUAN KHUSUS MAJOR INTEREST SDN BHD 2.1. BANGUNAN - Laporan Praktek Kerja Profesi Farmasi Industri di Major Interst SDN BHD Malaysia"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

TINJAUAN KHUSUS MAJOR INTEREST SDN BHD

2.1. BANGUNAN

MISB berada pada area indutri yang jauh dari pemukiman penduduk.

Perusahaan ini dikelilingi oleh industri-industri lain yang tidak menghasilkan polusi

udara sehingga wilayah tersebut bebas dari polusi udara.

Luas area bangunan adalah 21,176 x 19,190 m2 yang terbagi atas beberapa

ruangan berdasarkan fungsi masing-masing. Gedung tesebut memiliki ruang-ruang

produksi bergantung pada jenis produk dan alat yang digunakan. Ruang-ruang yang

ada di MISB adalah ruang krim, ruang tablet, ruang kapsul, ruang pencampuran,

ruang antara, ruang produk ruahan, ruang karantina, ruang penyimpanan bahan awal,

ruang produksi the, ruang pengawasan mutu, ruang pengemasan blister, ruang ganti

wanita dan pria, ruang pencucian, toilet, ruang rapat dan kantor. Seluruh ruangan

telah dirancang dan disusun sedemikian rupa sehingga seluruh proses produksi bebas

dari kontaminasi silang.

Setiap ruangan dilengkapi dengan penghawa udara dingin (AC) dan detektor

suhu dan kelembaban untuk mengontrol suhu dan kelembaban ruangan. Lantai dibuat

tanpa celah dan dilapisi dengan bahan standar Epoxyflorine sehingga memudahkan

untuk melakukan pekerjaan, perawatan dan pembersihan. Setiap ruangan produksi

yang berhubungan dengan serbuk dilengkapi dengan ekshauster atau pengumpul

(2)

2.2. PERSONALIA

Seluruh karyawan MISB dipilih berdasarkan pengetahuan yang cukup,

ketrampilan dan pengalaman untuk melakukan tugas dan fungsi yang sesuai. Total

karyawan MISB berjumlah 25 orang yang terbagi ke dalam beberapa divisi, 6

karyawan bertugas di bagian manajemen dan administratif dan 19 orang merupakan

(3)

2.2.2. Pelatihan Karyawan

Seluruh karyawan di MISB disubsidi dengan latihan umum setiap 2 bulan

sekali dengan tipe latihan yang berbeda. Manajer produksi dan pengawas mutu juga

mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Biro Farmaseutikal Kebangsaan Malaysia

(National Pharmaceutical Control Beaureau).

2.3. PERALATAN DAN MESIN

Seluruh proses produksi di MISB berhubungan dengan mesin-mesin semi-automatis

yang dijalankan sekurang-kurangnya oleh satu operator. Jenis peralatan atau mesin

yang berbeda diletakkan pada tempat yang berbeda.

Jenis peralatan atau mesin yang terdapat pada MISB berdasarkan tipe produksinya

adalah:

1. Produksi Tablet

Produksi tablet dilengkapi dengan mesin penggiling, mesin pencampur serbuk, oven,

(4)

(5)
(6)

Gambar 2.3. Alat timbang

Gambar 2.4. Oven

Gambar 2.5. Mesin pencetak tablet

2. Produki Krim

(7)

Gambar 2.6. Mesin pencampur krim

Gambar 2.7. Mesin pengisi

3. Pengemasan dan labeling

Bagian pengemasan dan pelabelan dilengkapi dengan mesin pembungkus blister,

(8)

Gambar 2.8. Mesin pembungkus blister

(9)

Gambar 2.10. Mesin pencetak tinta

4. Produksi teh

Produksi teh dilengkapi dengan mesin pembungkus sachet dan mesin penutup

kemasan.

(10)

Gambar 2.12. Mesin penutup kemasan

5. Alat-alat pembersih

Pembersihan debu dan serbuk sisa produksi dibantu dengan menggunakan ekshauster

dan alat penghisap debu.

(11)

Gambar 2.14. Penghisap debu

6. Peralatan untuk uji pengawasan mutu

Laboratorium untuk pengawasan mutu dilengkapi dengan alat uji kekerasan, alat uji

waktu hancur dan neraca analitik.

(12)

Gambar 2.16. Alat uji waktu hancur

Gambar 2.17. Neraca Analitik

7. Enkapsulasi

(13)

Gambar 2.18. Mesin pengisi kapsul

2.4. Sanitasi dan higienitas

2.4.1. Personalia

Seluruh pekerja produksi menggunakan seragam dengan kemeja lengan panjang dan

celana panjang. Seragam disediakan dalam dua warna, merah dan ungu. Seragam

merah dipakai pada hari Senin, Rabu dan Jum’at sedangkan seragam ungu dipakai

pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu.

Seluruh pekerja menggunakan penutup kepala, sarung tangan dan penutup mulut atau

(14)

Gambar 2.19. Pekerja dalam seragam lengkap

Dalam menjaga higienitas, seluruh pekerja mencuci tangan dengan sabun sebelum

dan sesudah bekerja. Pengecekan kesehatan dilakukan setiap 6 bulan sekali untuk

menjamin bahwa mereka berada dalam kondisi kesehatan yang baik.

2.4.2. Bangunan

Toilet dan wastafel ditempatkan di daerah yang sesuai dimana para pekerja dapat

dengan mudah membersihkan badan mereka dan mencuci tangan sebelum dan

sesudah bekerja.

Pestisida dan insektisida ditempatkan di luar gedung yaitu di depan dan di belakang

gedung yang dikontrol oleh perusahaan Rentokil Pest sebulan sekali (minggu ketiga

setiap bulannya). Disinfektan ditempatkan di ruang ganti dan toilet yang tidak akan

mengkontaminasi mesin-mesin produksi, bahan awal, bahan pengemas, produk

ruahan ataupun produk yang siap dipasarkan.

(15)

Seluruh ruangan dan mesin yang digunakan pada hari itu dibersihkan sebelum dan

sesudah penggunaan.

2.5. PRODUK-PRODUK

MISB memproduksi lebih kurang 43 produk yang terdiri dari krim, kapsul, tablet dan

teh. Seluruh pembuatan produk-produk mengikuti proses GMP. Contoh proses

pembuatan dari bahan awal hingga proses pengemasan dan pelabelan:

a. Teh misai kucing

Bahan awal teh disediakan oleh Keda Agrobiz Sdn Bhd. dari Sik, Kedah. Bahan awal

berupa serbuk Misai kucing. Bahan awal dicek spesifikasinya dan ditimbang pada

saat penerimaan. Seluruh berat dan nomor kelompok dicatat.

Bahan awal tanpa perlakuan lanjut diletakkan di dalam mesin pembungkus sachet

untuk tahap pengemasan yang pertama. Selama proses ini, berat dari sachet dicek

setiap 20 menit untuk memperoleh berat yang seragam dari waktu ke waktu. Rentang

berat yang diterima 2,159 sampai 2,350 gram. Sachet-sachet ini dipindahkan ke ruang

pengemasan dan pelabelan untuk pengemasan akhir. Pembungkus dibuat oleh Bagan

Printers Sdn. Bhd. Setiap bungkus berisi 30 sachet teh misai kucing. Selama proses

ini, setiap bungkus ditimbang dalam rentang 75-80 gram. Bungkusan yang memiliki

berat kurang atau lebih dari rentang yang ditetapkan dinyatakan ditolak dan harus

dilakukan perhitungan ulang dan pembungkusan kembali. Bungkusan yang lulus uji

(16)

dalam kotak. Setiap kotak berisi 60 bungkus. Diagram alir proses produksi the misai

kucing dapat dilihat pada Lampiran 1.

2. Tablet PCP (Phyto Cleanse Plus)

a. Persiapan bahan awal

Bahan awal seperti Cassia angustifolia folium extract, Glycyrhizae glabra radix,

Eugenia carryophyllus flos, Zingiber officinale rhizome and Trachyspermum ammi

semen diproduksi oleh Sashi Phytochemical Industries dan disalurkan oleh MISB

Resources Sdn. Bhd.

b. Proses granulasi

Bahan-bahan serbuk (ekstrak tanaman dan laktosa) dicampur di dalam mesin

pencampur, kemudian ditambahkan CMC (5%) secukupnya sedikit demi sedikit

dengan pengadukan berterusan. Semua campuran diaduk dengan kecepatan tinggi

hingga diperoleh adonan yang homogen. Adonan dipotong-potong dan diletakkan di

dalam loyang kemudian dikeringkan di dalam oven dengan suhu 500C selama 10 jam.

(17)

Gambar 2.20. Bahan-bahan serbuk dicampur di dalam mesin pengaduk

Gambar 2.21. Granul kering sebelum (kiri) and sesudah (kanan) dihaluskan

c. Pencetakan tablet

Sejumlah granul kering halus dimasukkan ke dalam suatu kantong plastik kemudian

0,05 % magnesium stearat ditambahkan dan dihomogenkan. Campuran dimasukkan

ke dalam hooper mesin pencetak tablet. Mesin pencetak tablet dihidupkan dan tablet

mulai dicetak. Mesin pencetak diatur untuk memproduksi tablet dengan berat

rata-rata 750 mg. Tablet dicek penampilannya (tidak ada capping atau keretakan) maka

proses pencetakan dilanjutkan untuk keseluruhan granul. Seluruh tablet yang

(18)

Gambar 2.22. Tablet yang dihasilkan mesin pencetak

Gambar 2.23. Tablet PCP

d. Evaluasi Tablet

Tablet yang dihasilkan dievaluasi keseragaman berat dan kekerasannya. Tablet yang

(19)

Tablet PCP merupakan produk kontrak dimana MISB bertanggung jawab untuk

pengolahan saja. Seluruh pelabelan dan pengemasan akhir dilakukan oleh MISB

Resources Sdn. Bhd.

3. Tablet Gamat Plus Haruan

a. Persiapan bahan awal

Bahan awal seperti Stichopus horrens disalurkan oleh sebuah perusahaan dari

Langkawi, rhizome Zingiber officinale, rhizome Kaempferia galanga, folium Cassia

angustifolia, cortex Cinnamomum zeylanicum, cortex Cinnamomum pathenoxylon,

lignum Cinnamomum inners, dan Channa striatus diterima dalam bentuk serbuk dari

MISB Resources Sdn. Bhd. Setiap bahan yang diterima diperiksa spesifikasinya,bila

tidak sesuai maka bahan awal akan ditolak.

b. Proses granulasi

Bahan-bahan awal dicampur di dalam mesin pencampur, kemudian ditambahkan

CMC (5%) secukupnya sedikit demi sedikit dengan pengadukan berterusan. Semua

campuran diaduk dengan kecepatan tinggi hingga diperoleh adonan yang homogen.

Granul basah diletakkan dan disebarkan di dalam loyang kemudian dikeringkan di

dalam oven dengan suhu 500C selama 10 jam. Granul yang telah kering dihaluskan

(20)

Gambar 2.24. Granul basah di dalam mesin pengaduk (kiri) dan granul basah

disebarkan pada loyang untuk dikeringkan di oven (kanan)

c. Proses pencetakan tablet

Sejumlah granul kering halus dimasukkan ke dalam suatu kantong plastik kemudian

0,05 % magnesium stearat ditambahkan dan dihomogenkan. Campuran dimasukkan

ke dalam hooper mesin pencetak. Mesin pencetak tablet dihidupkan dan tablet mulai

dicetak. Mesin pencetak diatur untuk memproduksi tablet dengan berat rata-rata 450

mg. Tablet dicek penampilannya (tidak ada capping atau keretakan) maka proses

pencetakan dilanjutkan untuk keseluruhan granul. Seluruh tablet yang dihasilkan

(21)

Gambar 2.25. Tablet Gamat Plus Haruan yang dihasilkan mesin pencetak tablet

d. Evaluasi Tablet

Tablet yang dihasilkan dievaluasi untuk keseragaman bobot, kekerasan dan waktu

hancur.

e. Pengemasan

Tablet yang telah lulus uji dipindahkan ke ruang pengemas blister. Setiap satu

kemasan blister berisi 10 tablet. Tablet yang telah dikemas dalam blister diperiksa

dan dipilih. Semua tablet yang telah dikemas dimasukkan ke dalam kotak yang sudah

berlabel. Tiap kotak berisi 3 blister. Sebuah brosur yang berisikan informasi

mengenai tablet diletakkan ke dalam kotak sebelum kotak dikemas dengan plastik.

(22)

Gambar 2.27. Tablet Gamat Plus Haruan dengan kemasan akhir

2.6. Jaminan Mutu

2.6.1. Jaminan Mutu terhadap bahan mentah

Bahan mentah yang diterima diperiksa spesifikasinya terhadap karakteristik fisik dan

kondisinya. Jika tidak memenuhi spesifikasi maka bahan mentah akan ditolak dan

dikembalikan kepada penyalur.

2.6.2. Jaminan mutu terhadap pengolahan

Pembuatan dokumentasi selama proses pengolahan seperti catatan pengolahan bets

diterapkan untuk menjamin mutu dari proses pengolahan. Contoh dokumentasi

prodduksi ada pada Lampiran 4.

2.6.3. Pengawasan mutu dari produk

2.6.3.1. Tablet

(23)

Uji kesergaman bobot dilakukan berdasarkan prosedur yang tercantum dalam U.S.P.

Secara acak 20 tablet diambil dan ditimbang satu persatu menggunakan neraca

analitik. Berat masing-masing tablet dicatat dan dihitung berat rata-ratanya. Tablet

lulus uji jika tidak ada dua tablet yang menunjukkan nilai deviasi lebih dari 5% dari

nilai rata-rata, dan tidak ada satu tabletpun yang menunjukkan nilai deviasi dua kali

lipat dari kriteria di atas.

b. Uji kekerasan

10 tablet diambil secara acak dari tiap bets dan diletakkan pada alat uji kekerasan satu

persatu. Alat uji kekerasan dijalankan untuk satu persatu tablet. Tablet lulus uji jika

seluruh tablet menunjukan kekerasan 3- 8 kg.

c. Uji Waktu Hancur

Enam tablet diambil secara acak dari tiap bets dan dimasukkan ke dalam tube bulat

dari alat disintegrasi. Sebuah bulatan plastik dimasukkan ke dalam tube. Alat

dipasang di dalam sebuah gelas beaker yang berisi air suling dengan suhu yang diatur

370C. Alat dioperasikan selama 30 menit. Kemudian alat dikeluarkan dari cairan.

Tablet dinyatakan lulus uji jika seluruh tablet hancur pada waktu yang telah

ditetapkan.

2.6.3.2. Krim

(24)

Sepuluh tube krim dipilih secara acak dari masing-masing bets. Tiap-tiap tube

ditimbang isinya. Isi dalam satu tube harus menunjukkan 40 - 41 gram. Jika kurang

dari 40 gram, tube diisi kembali dengan krim sehingga memiliki berat 40 gram.

b. Uji Mikrobiologi dan Logam Berat

Enam tube krim dikirimkan ke BioChem Sdn. Bhd. untuk dilakukan uji mikrobiologi

dan logam berat.

2.6.3.3. Teh

a. Uji Keseragaman Berat

Sepuluh sachet teh misai kucing secara acak diambil dan ditimbang tip 20 menit

selama proses pensachetan. Berat tiap sachet tidak boleh kurang dari 2,159 dan tidak

boleh lebih dari 2,350 gram.

b. Uji Mikrobiologi dan Logam Berat

Tiga bungkus teh masing-masing berisi 30 sachet dikirimkan ke BioChem Sdn. Bhd.

untuk dilakukan uji microbiologi dan logam berat.

2.7. INSPEKSI DIRI

MISB memilih 4 orang ahli dalam hal GMP dan pengawasan obat-obat tradisional.

Evaluasi industri dilakukan setiap 6 bulan yaitu pada bulan Januari dan Juli setiap

tahunnya. Manajer pengawasan mutu juga membuat pengamatan harian untuk

(25)

2.8. DOKUMENTASI

Seluruh prosedur yang berkaitan dengan bahan mentah, pengolahan, penngemasan

dan daerah penyimpanan didokumentasikan.

2.8.1. Dokumen spesifikasi

Spesifikasi dari bahan mentah, produk ruahan dan produk jadi didokumentasikan.

2.8.2. Dokumen pengolahan induk

SOP dari masing-masing pengolahan didokumentasikan dan ditempelkan pada

dinding di ruangan produksi. Seluruh proses pengolahan mulai dari nama, dosis,

bentuk kemasan, komposisi bahan aktif, SOP pengolahan dan pengemasan, daftar

mesin dan alat yang berhubungan dengan pengolahan, evaluasi dalam proses dan

tanggal kadaluarsa dari produk didokumentasikan.

2.8.3. Catatan Pengolahan Bets

Seluruh proses dari penimbangan bahan mentah sampai menjadi produk jadi dicatat.

2.8.4. Dokumentasi Pengawasan Mutu

Dokumentasi pengawasan mutu termasuk dokumentasi prosedur pengambilan untuk

pengujian, metode pengujian, catatan dan laporan hasil analisa. Seluruh prosedur ini

didokumentasikan.

(26)

Ada dua dokumen yang diperlukan sebagai dokumen penyimpanan dan distribusi

yaitu kartu stok dan catatan pendistribusian. Di MISB, ada formulir yang harus diisi

setiap bahan mentah datang, diambil dan digunakan. Catatan pendistribusian

dilakukan oleh bagian administrasi dari perusahaan.

2.8.6. Dokumen pemeliharaan dan pembersihan

Setiap ruangan di industri MISB mempunyai suatu formulir yang harus diisi untuk

pembersihan dan pemeliharaan ruang dan mesin. Setiap pekerja yang bertugas

Gambar

Gambar 2.1. Mesin penggiling
Gambar 2.2. Mesin pencampur serbuk / pembuat granul
Gambar 2.5. Mesin pencetak tablet
Gambar 2.7. Mesin pengisi
+7

Referensi

Dokumen terkait

Untuk membuktikan secara tertulis bahwa metode pembersihan mesin Super Mixer dengan Luas alat: 200,96 cm 2 , yang digunakan cukup efektif untuk menghilangkan residu bahan

Tujuan : Sistem pengolahan air adalah salah satu bagian yang terpenting dalam proses produksi ob untuk itu harus senantiasa dilakukan pemantauan dan pemeriksaan agar diperoleh air

pengujian untuk setiap bahan awal, produk antara, produk ruahan, dan obat jadi. memuat ketentuan dan cara pemeriksaan serta pengujian

kemasan), buangan proses produksi, bahan awal yang rusak, produk obat. jadi yang rusak, wadah bekas bahan produksi dan limbah

CPOB merupakan bagian dari sistem Pemastian Mutu yang mengatur dan memastikan obat diproduksi dan mutunya dikendalikan secara konsisten sehingga produk yang dihasilkan

Pengawasan mutu merupakan bagian yang esensial dari cara pembuatan obat yang baik untuk memberikan kepastian bahwa produk secara konsisten mempunyai mutu yang sesuai dengan

Sasaran dari pengendalian terhadap perubahan ini adalah untuk menjamin bahwa perubahan yang dilakukan terhadap proses produksi, jenis bahan baku yang digunakan, termasuk

Manajer pengawasan mutu adalah satu-satunya yang memiliki wewenang untuk meluluskan bahan awal, produk antara, produk ruahan dan obat jadi bila produk tersebut sesuai